Sandiaga Prihatin Lihat Kondisi Ahmad Dhani di Lapas Medaeng

Liputan6.com, Surabaya – Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menjenguk Ahmad Dhani di Lapas Kelas I Surabaya Jalan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019). 

Sandiaga langsung masuk ke lapas untuk bertemu Dhani yang sudah 10 di penjara Medaeng setelah dipindahkan dari Cipinang beberapa waktu lalu. 

Selama 15 menit berada di dalam lapas, Sandiaga mengaku menyatakan keprihatinannya pada pentolan grup band Dewa 19 itu. 

“Kami prihatin keadaan beliau dan Alhamdulillah hari ini senyum, jadi hadapi dengan senyuman betul- betul dilakukan. Dhani memiliki spirit sangat postitif dan memyampaikan kondisinya sehat- sehat saja,” ungkap cawapres nomor urut 1 ini. 

Kepada Sandi, Dhani mengaku diperlakukan dengan baik. Suami Mulan Jameela ini menitipkan salam kepada teman-teman seperjuangan.

“Insya Allah, berliau diberikan kesehatan dan ketabahan. Karena tentunya menghadapi tekanan, baik proses hukum dan prosedur hukum. Ini membutuhkan mental yang sangat kuat,” jelas Sandi. 

2 dari 3 halaman

Kapasitas Lapas Medaeng

Selain menjenguk Dhani, Sandiaga juga menyoroti kapasitas Lapas Medaeng. Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini ingin pengelolaan lapas lebih baik.

“Di sini kapasitasnya hanya 700 napi, tapi ada 2.900 napi di sini. Delapan puluh persen lebih napi narkoba. Ini mesti jadi catatan kita. Dan ini bukan hanya terjadi di Medaeng, tapi di seluruh Lembaga Pemasyarakatan di negeri ini. Kita negara darurat narkoba,” jelas Sandi.

Sandi pun berharap proses hukum Ahmad Dhani berlangsung adil, tidak tebang pilih dan tidak tajam ke satu sisi.

“Hukum itu tidak digunakan untuk memukul lawan, tapi memihak kepada kawan. Hukum itu harus adil tanpa pandang bulu. Itu harapan kita. Insya Allah, hukum di bawah kepemimpinan Prabowo Sandi, lebih adil lagi,” tutup Sandiaga Uno.


Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Gerindra DKI Dukung Rencana Anies Kucurkan APBD Lewat Ormas

Jakarta – Fraksi Gerindra DPRD DKI mendukung penuh rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang kucuran APBD untuk dikelola mandiri (swakelola) oleh organisasi kemasyarakatan (ormas). Gerindra menilai Anies justru mewujudkan Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah.

“Saya mendukung penuh. Yang dimaksud itu bukan ormas organisasi masyarakat, tetapi organisasi kemasyarakatan. Di Permendagri (Peraturan Menteri Dalam Negeri) disebut (organisasi kemasyarakatan) itu ada RT, RW, LMK,” jelas anggota Fraksi Gerindra DKI, Syarif, kepada detikcom, Sabtu (16/2/2019).

“Kebijakan Gubernur untuk mengubah sistem belanjaannya. Pengadaannya itu melalui swakelola itu, disebutkan hanya berapa persen untuk kelompok organisasi kemasyarakatan itu,” imbuh Syarif.


Syarif melihat maksud Anies akan menyerahkan dana ke ormas karena hendak mempercepat penyerapan anggaran dan penggunaan anggaran sesuai kebutuhan masyarakat. Dengan begitu, lanjut Syarif, warga juga dapat mengawasi penggunaan APBD secara langsung.

“Pak Gubernur hanya melaksanakan regulasi. Sistem pengadaan barang dan jasa seperti itu memang sudah ditunggu lama, dalam rangka mempercepat penyerapan anggaran, karena yang tahu kebutuhannya apa, kan masyarakat itu sendiri,” terang Syarif.

“Dan ada keterlibatan masyarakat karena dia yang tahu kebutuhan, masyarakat megawasi langsung. Itu yang disebut dengan co-working,” sambung dia.

Namun Syarif memberikan catatan, jika rencana itu direalisasikan, yaitu Pemprov DKI harus mendesain sistem pengawasan dana tersebut. Menurut dia, penggunaan dana harus dikawal dari mulai tahap lelang hingga pembayaran.

“Memang tetap ada catatan terkait akuntabilitas dan pengawasannya sepeti apa. Harus dipikirkan secara baik-baik protap (prosedur tetap)-nya untuk menghindari kebocoran dan penyimpangan untuk bagaimana,” tutur dia.

Sebelumnya, Anies memastikan kebijakan memberikan langsung anggaran kepada warga sesuai dengan aturan. Anies mengatakan kebijakan tersebut sesuai dengan Perpres 16/2018. Menurut Anies, pemberian dana langsung kepada masyarakat merupakan salah satu cara dalam mengelola APBD. Dia menyebut ada empat tipe pengelolaan APBD. Dalam tipe ketiga dan keempat, dana bisa langsung diberikan ke masyarakat.
(aud/knv) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 Jaksa Teliti Berkas Perkara Ketua Alumni 212 Slamet Ma’arif

Liputan6.com, Solo – Kejaksaan Negeri Surakarta menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) dengan nomor SPDP/24/II/RES.1.24/2019/Reskrim tanggal 4 Februari 2019 dalam perkara dugaan tindak pidana pemilu Ketua Persaudaraan Alumni 212, Slamet Maarif.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan RI Mukri mengatakan dengan diterimanya SPDP tersebut, Kepala Kejaksaan Negeri Surakarta telah menerbitkan surat perintah penunjukan tim jaksa penuntut umum.

“Tim JPU Kejaksaan Negeri Surakarta yang ditunjuk beranggotakan empat orang jaksa untuk mengikuti perkembangan penyidikan dan meneliti berkas perkara hasil penyidikan perkara yang dimaksud,” ujar Mukri.

Saat ini Kejaksaan Negeri Surakarta masih menunggu pengiriman berkas perkara dari Penyidik Kepolisian Resor Kota Surakarta.

Ada pun Slamet Maarif diduga melanggar Pasal 280 ayat (1) huruf a, huruf b, huruf c, huruf e, huruf f, huruf g, huruf h, huruf i, atau huruf j atau Pasal 276 ayat (2) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

 

2 dari 3 halaman

Sesuai Prosedur

Sebelumnya, Polresta Surakarta menetapkan Slamet sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran Pemilu. Hal itu terkait orasi Slamet dalam acara Tabligh Akbar PA 212 di Solo, Jawa Tengah yang digelar pada 13 Januari 2019.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Pol Dedi Prasetyo menegaskan penetapan Slamet Maarif sebagai tersangka sudah melalui prosedur hukum yang berlaku.

“Semua berproses hukum. Kami menjunjung persamaan kedudukan di mata hukum. Kami juga mengedepankan asas praduga tidak bersalah,” kata Brigjen Dedi.

Polri tidak bekerja sendiri dalam mengusut kasus ini, melainkan bekerja sama dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kejaksaan yang tergabung dalam Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakkumdu).

 

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Pesawat Lion Air Rute Makassar-Palu Putar Balik, Apa Penyebabnya?

Liputan6.com, Jakarta – Pesawat Lion Air rute Makassar-Palu memutuskan putar balik setelah terbang kurang lebih 30 menit. Peristiwa ini terjadi pada Selasa 12 Februari 2019 lalu sekitar pukul 21.28 WITA.

Corporate Communications Strategic Lion Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan pesawat dengan nomor penerbangan JT-780 tengah mengangkut 149 penumpang. Pilot memutuskan memutar balik atau return to base karena suatu insiden yang mewajibkan teknisi melakukan pengecekan ulang di darat.

“Keputusan tersebut sudah sesuai prosedur operasional dikarenakan ada technical dan membutuhkan pengecekan pesawat di darat,” kata Danang dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com di Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Danang menambahkan pesawat kemudian mendarat secara normal di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.24 WITA. Sesaat setelah mendarat dan posisi pesawat sudah sempurna di landas parkir.

“Seluruh penumpang diarahkan dan dibawa menuju ruang tunggu keberangkatan, guna mendapatkan informasi lebih lanjut,” ucap Danang.

Saat itu juga, Lion Air melakukan pengembalian dana atau refund dan perubahan jadwal terbang atau reschedule sesuai dengan ketentuan.

Lion Air telah memberangkatkan kembali JT-780D pada 12 Februari 2019 pukul 23.35 Wita menggunakan pesawat lain, yakni Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP, yang mengangkut tujuh kru beserta 136 penumpang.

“Pesawat sudah tiba di Palu pukul 00.35 Wita. Lion Air telah meminimalisir dampak yang timbul agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu. Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sudah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan serta dinyatakan laik terbang,” ujar Danang.

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di berikut ini:

Moeldoko Sebut AMT Pertamina Korban PHK Salah Sasaran Demo Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut massa Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (SP-AMT) Pertamina salah sasaran melakukan demo kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Menurut dia, demonstran korban pemutusan hubungan kerja (PHK) itu seharusnya menuntut perusahaan tempat mereka bekerja.

“Menurut saya, salah sasaran, jangan semuanya ke Presiden. Padahal itu mestinya dia harus kepada vendor di mana dia bekerja,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Moeldoko mengaku telah memanggil Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Nina Sulistyowati untuk meminta penjelasan terkait tuntutan SP-AMT tersebut. Dari penjelasan Patra Niaga, para demonstran itu merupakan pegawai vendor dan outsourcing yang tak berhubungan dengan Pertamina.

“Bahwa sopir-sopir ini adalah dari vendor, dari outsourcing, tidak langsung di bawah Pertamina. Mereka ini tidak langsung berhubungan dengan Pertamina Niaga itu. Mereka-mereka ini di bawah vendor,” jelasnya.

Untuk itu, Moeldoko meminta para demonstran menyelesaikan masalah ini kepada perusahaan vendor. Dia menegaskan, tak semua masalah harus diselesaikan di tingkat Presiden.

“Ya saya pikir, taat azas lah. Jangan dikit-dikit semuanya presiden. Itu lah saya buru- buru memanggil dirutnya untuk menjelaskan kepada saya sebenanrnya kondisinya bagaimana,” ucap Moeldoko.

Mantan Panglima TNI itu menyatakan banyak kelompok yang memanfaatkan situasi menjelang Pilpres 2019, dengan menuntut sejumlah permasalahan kepada Presiden. Dia menilai hal tersebut dilakukan untuk mendapatkan respons Presiden.

“Saya pikir mereka-mereka sudah diterima dan penyelesaiannya yang bagaimana, ya sesuai prosedur mereka bekerja,” pungkas Moeldoko.

2 dari 3 halaman

Ajukan 4 Tuntutan

Sebelumnya, salag satu demonstran SP-AMT nekat menerobos dan mengadang iring-iringan Presiden Jokowi di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, saat melintas Rabu kemarin sekitar pukul 18.54 WIB. Aksi tersebut berbuah manis, Presiden turun dan mendengar langsung keluhannya.

Iring-iringan Jokowi sempat tertahan selama 15 hingga 20 menit lamanya. Dalam kejadian itu, lima orang pingsan hingga harus dilarikan ke rumah sakit akibat bentrokan kecil dengan petugas pengamanan.

Terkait massa aksi AMT ada beberapa tuntutan yang diminta. Pertama, meminta segera dibayarkan upah lembur yang belum dibayarkan sesuai nota sudinaker dan Kementerian Tenaga Kerja dan upah proses selama di-PHK.

Kedua, mempekerjakan kembali 1.095 AMT yang di-PHK massal dan secara sepihak. Ketiga, pengangkatan sebagai karyawan tetap di PT Pertamina Patra Niaga dan PT Elnusa Petrofin, sesuai dengan nota sudinaker yang sudah disahkan oleh pengadilan.

Dan keempat, para AMP meminta pembayaran hak pensiun bagi pekerja yang lanjut usia sesuai perundang undangan yang berlaku.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

AHY Cerita Kondisi Ani Yudhoyono Drop Usai Pulang dari Aceh

Jakarta – Istri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono dirawat di Singapura karena kanker darah. Putra sulung SBY dan Ani, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bercerita kondisi ibunya mulai menurun usai kunjungan ke Sumatera Utara dan Aceh.

“Nah, pulang dari Aceh kondisinya drop, kami kira ya memang karena kelelahan ataupun ya karena perjalanan jauh, mungkin perlu istirahat, recovery-lah begitu,” ungkap AHY seperti dalam rekaman suara yang dikirimkan timnya kepada wartawan, Rabu (13/2/2019) malam.

Ani mendampingi SBY melakukan kunjungan ke Sumatera Utara hingga Aceh pada akhir Januari 2019 dalam rangkaian agenda ‘SBY Tour de Toba-Seulawa’. AHY melanjutkan ceritanya, ketika itu Bu Ani langsung melakukan cek darah.

“Nah, test darah di Jakarta dilakukan di RSPAD Gatot Subroto itu memang ada indikasi-indikasi yang cukup mengherankan karena sebelum sebelumnya tidak pernah terjadi adanya penurunan baik trombosit, leukosit dan hemoglobin yang ada di tubuh Bu Ani,” ujar AHY.

Setelah tes darah tersebut, kata AHY, Bu Ani langsung mendapat rekomendasi untuk pemeriksaan lanjutan ke Singapura. Salah satu rumah sakit terbaik yang direkomendasikan adalah National University Hospital (NUH) di Singapura.

Setelah mendapat rujukan, pihak keluarga masih berharap tidak terjadi sesuatu yang sangat serius. Namun rupanya hasil diagnosa menunjukkan Ani Yudhoyono menderita kanker darah.

“Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih yang setulus-tulusnya atas perhatian luar biasa. Banyak sekali yang mendoakan Bu Ani dari berbagai kalangan masyarakat dan juga banyak yang disampaikan melalui media sosial saya mengucapkan terima kasih karena doa, perhatian semacam itu tentunya menjadi kekuatan tersendiri. Apalagi kita tahu dalam melawan kanker ini yang dibutuhkan adalah semangat untuk mengalahkan kanker, semangat untuk terus survive dan menjalani prosedur medis ini secara sabar,” ungkap AHY.
(bag/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPK Cecar Ketua Fraksi PKB Soal Proses Anggaran DAK Kebumen

Liputan6.com, Jakarta -f Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Ketua Fraksi PKB DPR Jazilul Fawaid terkait pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kebumen yang menjerat Wakil Ketua nonaktif DPR Taufik Kurniawan sebagai tersangka.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, pemeriksaan Jazilul berkaitan dengan proses dan prosedur penganggaran DAK Kebumen. Hal tersebut juga ditelisik kepada anggota DPR-RI Fraksi Partai Demokrat, Djoko Udjianto yang juga diperiksa hari ini.

“Dua saksi dari DPR RI dikonfirmasi terkait proses dan prosedur penganggaran, khususnya Dana Alokasi Khusus (DAK),” ujar Febri saat dikonfirmasi, Jakarta, Rabu (13/2/2019).

Usai menjalani pemeriksaan, Jazilul tak banyak memberikan pernyataan kepada awak media. Dia mengaku telah menjelaskan semuanya ke penyidik KPK.

“Ini soal Pak Taufik Kurniawan, sudah saya jelaskan kepada penyidik terkait yang saya ketahui menyangkut dengan Pak Taufik Kuniawan,” kata Jazilul yang merupakan mantan Wakil Ketua Banggar itu.

Saat ditanya apakah dirinya dicecar penyidik KPK terkait proses dan prosedur penganggaran DAK Kebumen, Jazilul tak mengakuinya.

“Bukan (terkait anggaran), maksudnya saya dimintai keterangan dan sudah saya jelaskan ke penyidik,” kata Jazilul.

2 dari 3 halaman

Sudah Periksa Sejumlah Legislator

Sebelumnya, pada Selasa 12 Februari 2019, KPK memeriksa Ketua Komisi III DPR Kahar Muzakir, anggota DPR RI Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Ahmad Riski Sadig, dan anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Said Abdullah.

Ketiganya yang merupakan mantan Pimpinan Badan Anggaran (Banggar) DPR ini ditelisik soal proses dan pengajuan anggaran dana alokasi khusus (DAK) Kebumen.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Taufik Kurniawan sebagai tersangka. Taufik diduga menerima Rp 3,65 miliar yang merupakan bagian dari komitmen fee 5 persen atas Dana Alokasi Khusus (DAK) Kebumen yang disahkan sebesar Rp 93,37 miliar.

Taufik menerima suap tersebut dari Bupati nonaktif Kebumen Muhammad Yahya Fuad (MYF). Yahya sebelumnya sudah dijerat KPK dalam kasus suap DAK bersama delapan orang lainnya.

KPK mengisyaratkan kemungkinan ada keterlibatan pihak lain selain Taufik dalam kasus dugaan suap pengurusan DAK Kabupaten Kebumen ini.

“Memang ada upaya dari kepala daerah, MYF waktu itu, untuk mendekati beberapa pimpinan DPR. Meskipun sejauh ini baru ada satu orang,” kata Febri beberapa waktu lalu.

Febri juga sempat menyatakan jika proses pembahasan dan pengurusan DAK Kebumen ini tak mungkin dilakukan hanya satu orang.

“Kalau memang tersangka ingin membuka peran pihak lain, silakan saja. Karena proses anggaran pembahasan ini tidak mungkin dilakukan oleh satu orang,” kata Febri.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Cantiknya Raisa Usai Melahirkan

Liputan6.com, Jakarta – Raisa dan Hamish Daud resmi menyandang status sebagai orangtua. Seperti diberitakan sebelumnya, Raisa sudah melahirkan anak perempuan pada Selasa (12/2/2019).

Sehari usai melahirkan, di media sosial tersebar foto yang memperlihatkan Raisa tengah menggendong malaikat kecilnya, sementara Hamish Daud berdiri di sisinya.

Kebahagiaan begitu terpancar dari wajah Hamish Daud dan Raisa. Keduanya memandangi sang putri cantik dengan penuh kasih sayang.

Foto tersebut seketika mencuri perhatian warganet. Sejumlah warganet mengaku kagum dengan paras cantik natural pelantun lagu “Pemeran Utama” tersebut.

2 dari 3 halaman

Wajah Keibuan

“Mbak Raisa cantik banget dah. Aku habis lahiran rambut awut awutan, mata sebab,” tulis pengguna akun Instagram @shadheashelyms.

“Setelah melahirkan terlihatlah muka keibuan, selamat atas kelahirannya Raisa,” imbuh @ibrahimolshop.

“Ya Allah Raisa habis lahiran glowing amat ya. Gue udah mandi plus make up 7 steps korea skincare methods masih aja buluk,” kata @mouri.ran.

3 dari 3 halaman

Operasi Caesar

Sementara itu, salah seorang petugas keamanan di rumah sakit tempat Raisa melahirkan, mengatakan bahwa artis 28 tahun itu menjalani persalinan lewat prosedur operasi.

“Semalam jam 2.00 (dini hari) caesar. Ada orangtuanya juga. Caesar biasa empat hari pemulihan tiga hari, anaknya perempuan,” papar petugas itu pada Selasa (12/2/2018) malam.

Raisa Melahirkan Secara Caesar Didampingi Orangtua

Liputan6.com, Jakarta – Sejak Selasa (12/2/2019) malam, kabar mengenai persalinan Raisa sudah beredar di media sosial. 

Dari informasi yang berhasil dihimpun, Raisa diketahui melahirkan buah cintanya dari pernikahan bersama Hamish Daud di salah satu rumah sakit ibu dan anak di bilangan Jakarta Selatan. Raisa melahirkan pada Selasa (12/2/2019) dini hari.

Belakangan, muncul foto Raisa sedang menggendong bayi ditemani Hamish Daud. Foto tersebut viral di media sosial tanpa penjelasan langsung dari pasangan yang menikah pada 3 September 2017 itu.

Kepada pewarta, salah seorang petugas keamanan rumah sakit tempat Raisa melahirkan, menyatakan bahwa penyanyi berusia 28 tahun itu menjalani persalinan lewat prosedur operasi caesar.

2 dari 2 halaman

Anak Perempuan

“Semalam jam 2.00 (dini hari) caesar. Ada orangtuanya juga. Caesar biasa empat hari pemulihan tiga hari, anaknya perempuan,” papar petugas itu pada Selasa (12/2/2018) malam.

Sebelumnya, saat dikonfirmasi langsung oleh Liputan6.com, pihak Raisa belum bersedia membagikan kabar bahagia ini.

“Hi Mbak Informasinya akan di sampaikan melalui socmed nya Raisa & Hamish. Terima kasih atas Perhatian nya,” kata manajer Raisa, Matthew, lewat pesan singkat.

Sri Mulyani Ingin Industri Otomotif RI Masuk Peringkat 12 Dunia

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyederhanakan aturan ekspor kendaraan bermotor dalam keadaan utuh (completely built up/CBU). Penyederhanaan ini tertuang dalam peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor PER-01/BC/2019 tentang Tata Laksana Ekspor Kendaraan Bermotor dalam Bentuk Jadi, yang ditetapkan dan sudah berlaku pada 1 Februari 2019.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati berharap dengan adanya simplifikasi aturan ini maka ekspor kendaraan utuh Indonesia mampu bersaing dengan negara-negara yang juga memproduksi kendaraan.

Dia menargetkan, industri kendaraan Indonesia mampu menempati urutan ke 12 di dunia.”Ini akan menunjang keinginan Presiden agar jadi Indonesia pengekspor mobil terbesar di dunia. Kita berharap masuk ke ranking 12,” ujar Sri Mulyani di Kantor PT Indonesia Kendaraan Terminal (IKT), Jakarta, Selasa (12/2/2019).

Sri Mulyani mengatakan, tahun lalu ekspor kendaraan utuh Indonesia mencatatkan kinerja yang cukup baik. Per harinya, Direktorat Bea dan Cukai mendata, sebanyak 297.000 kendaraan telah di ekspor ke berbagai negara sepanjang 2018.

“Kata Ditjen Bea Cukai dalam 1 bulan ada 25 kali ekspor. Laporan total ekspor kita tahun lalu lebih dari 297.000 kendaraan. Atau proprosinya seluruh biaya ekspor kita itu 64 persen dibandingkan impornya yang menurun 40 persen,” jelasnya.


Reporter: Anggun P Situmorang

Sumber: Merdeka.com

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, tren ekspor dan impor kendaraan bermotor Indonesia menunjukkan angka yang membaik dalam lima tahun terakhir. Pada 2014, ekspor tercatat sebesar 51,57 persen dan impor sebesar 48,43 persen.

Pada 2015, ekspor mencapai 55,40 persen dan impor sebesar 44,60 persen. Selanjutnya, pada 2016 ekspor sebesar 61,40 persen dan impor sebesar 38,60 persen. Pada 2017, ekspor tercatat sebesar 53,16 persen dan impor sebesar 46,84 persen.