Prabowo: RI Katanya Akan 1.000 Tahun, Jangan-jangan 10 Tahun Setengah Mati

Jakarta – Capres Prabowo Subianto bicara soal kondisi bangsa dalam Pidato Kebangsaan Indonesia Menang. Prabowo menyinggung soal optimisme dan pesimisme.

Prabowo bicara soal harga-harga bahan pokok yang melambung tinggi, BUMN-BUMN yang tak lagi untung bahkan berutang, rumah sakit yang tidak bisa dibayar, anak-anak yang gagal tumbuh dan utang negara yang terus bertambah. Prabowo mengatakan kondisi negara yang seperti itu merupakan penghinaan bagi pendiri-pendiri bangsa.

“Negara yang sudah 73 tahun merdeka, kalau ada rakyat yang lapar, kalau ada rakyat yang gantung diri karena putus asa, ini adalah penghinaan kepada pendiri-pendiri kita. Ini adalah penghinaan kepada rakyat Indonesia,” kata Prabowo di JCC Plenary Hall, Jakarta, Senin (14/1/2019). Sandiaga Uno berdiri di sampingnya.


Prabowo bicara soal tanggapan atas pidato-pidatonya selama ini, yang menyatakan harus optimis, jangan pesimis. Prabowo lalu bicara soal kondisi negara.

“Saudara-saudara sekalian ada yang mengatakan jangan pesimis, harus optimis. Indonesia katanya akan bertahan 1.000 tahun lagi. Saudara-saudara, saya bertanya apakah negara yang tidak mampu membayar rumah sakit, tidak mampu menjamin makan untuk rakyatnya, tidak membela petani, nelayan, pekerja, tentaranya tidak kuat, bisa bertahan 1.000 tahun?” kata Prabowo.

“Jangan-jangan bertahan 10 tahun sudah setengah mati kita,” imbuhnya.

Prabowo mengatakan cadangan bahan bakar negara hanya 20, cadangan beras hanya 3 pekan. Mengutip Menhan, Prabowo mengatakan negara ini hanya bisa bertahan 3 hari jika dalam kondisi perang.

“Karena peluru hanya bertahan tiga hari. Bukan saya yang menyampaikan itu, tapi Menteri Pertahanan dari pemerintahan yang sekarang ini,” ujar Prabowo
(tor/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *