Potensi Pendukung Kehidupan Ditemukan di Planet Asing Dekat Bumi?

NASA belum lama ini mengungkap kalau eksoplanet (planet asing) terdekat Bumi, Proxima Centauri b (Proxima b), yang konon kelak bisa dihuni manusia.

Dalam keterangan resminya seperti dikutip Phys, Selasa, 18 September 2018, Proxima Centauri b ternyata memiliki kehidupan organisme lewat sumber air yang ada di dalamnya.

Hasil penelitian ini, dipublikasikan dalam sebuah jurnal ilmiah berjudul Habitable Climate Scenarios for Proxima Centauri b with Dynamic Ocean. Adapun penelitian dipimpin oleh Anthony Del Genio, ilmuwan dari NASA Goddard Institute of Space Studies.

Del Genio mengakui, adanya kandungan air di atas permukaan planet menjadikan ekosistem planet bisa bertahan dalam berbagai kondisi.

Karenanya, ekosistem tersebut bisa jadi dikatakan layak untuk menjadi tempat tinggal organisme hidup.

Tak cuma adanya bukti kandungan air, Proxima Centauri b juga berada dalam zona layak huni dari posisi orbit planet. 

Planet mengorbit bintang yang bernama Proxima Centauri, di mana jaraknya sekitar 4,2 tahun cahaya dari Bumi, atau setara dengan 40 triliun kilometer.

Meski begitu, para astronom membutuhkan waktu lebih lama untuk mempelajari karakteristik dari planet ini. Pasalnya, kata Del Genio, kandungan air dan zona layak huni bukan jadi jaminan bahwa Proxima Centauri b bisa dihuni manusia.

“Kita tidak tahu kalau Proxima b ini memiliki atmosfer atau tidak, tanpa ini ya mana mungkin manusia bisa hidup,” ucapnya.

Tak cuma itu, karakteristik bintang Proxima Centauri juga digolongkan sebagai kategori ‘kurcaci merah’.

Menurut Del Genio, bintang ini tidak sepanas Matahari, jadi planet harus berada sangat dekat untuk mendapat cahaya demi iklim yang mendukung kehidupan di dalamnya.

Meskipun planet ini hanya berjarak sekitar 4,2 tahun cahaya, para peneliti menyebut kemungkinan mengunjunginya masih sangat jauh. Apalagi dengan wahana luar angkasa yang diluncurkan, terlebih dengan teknologi yang ada saat ini.

Masalah lain yang belum dipecahkan adalah lokasi pasti tersebut. Para peneliti menuturkan tak mungkin Proxima b terbentuk di lokasinya saat ini.

Menurut seorang peneliti Anglada-Escude kemungkinan planet itu itu terbentuk di tempat lain dan sampai di sana karena migrasi.

Cuaca Hari Ini: Waspada Potensi Hujan Lebat di Jakarta Selatan Sore Hari

Liputan6.com, Jakarta – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca berawan akan menyelimuti sebagian wilayah Jakarta pagi ini, Jumat (19/4/2019). Sedangkan hujan lokal di daerah Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu.

Lewat laman resminya, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini bahwa hujan sedang hingga lebat di Jakarta Selatan pada siang hingga sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jaksel dan Jaktim pada siang dan sore hari. Waspada potensi hujan lebat di Jakarta Selatan pada sore hari.”

Sementara itu, kondisi cuaca di wilayah Depok, Bogor Bekasi pagi ini diprediksi cerah berawan. Siang hari, ketiga kota dan juga Tangerang diguyur hujan ringan dan lokal. 

Usai diguyur hujan, langit berawan akan menyelimuti sebagian besar wilayah Jabodetabek pada malam hari.

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG, Jumat (19/4/2019):

 Kota   Pagi   Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Berawan  Hujan Lokal  Berawan
 Jakarta Pusat  Berawan  Hujan Lokal  Berawan
 Jakarta Selatan  Berawan  Hujan Petir  Berawan
 Jakarta Timur  Berawan  Hujan Lokal  Berawan
 Jakarta Utara  Hujan Lokal  Berawan  Berawan
 Kepulauan Seribu  Hujan Lokal  Berawan  Hujan Lokal
 Bekasi  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
 Depok  Cerah Berawan  Hujan Ringan  Berawan
Bogor Cerah Berawan Hujan Lokal Hujan Ringan
 Tangerang   Berawan  Hujan Lokal   Berawan

Potensi Hujan dan Persiapan Pemilu di Beberapa Provinsi Sumatera

Komisi Independen Pemilihan (KIP) sekabupaten/kota di Provinsi Aceh telah menyelesaikan pendistribusian logistik Pemilu pada Selasa, 16 April 2019. Proses pengiriman berlangsung tanpa kendala atau hambatan.

Termasuk pengiriman di pulau terluar Aceh, seperti Kecamatan Pulo (pulau) Aceh, di Kabupaten Aceh Besar, dan Kepulauan Simeulue, di kabupaten Simeulue. Cuaca yang cerah mendukung pengiriman logistik.

KIP sekabupaten/kota di Aceh mulai menyalurkan logistik Pemilu sejak Senin pagi, 15 April 2019. Distribusi dimulai di daerah terpencil, lalu dilanjutkan daerah dekat perkotaan.

“Tidak ada hambatan, diantar pakai kapal bermotor. Sejak 2 hari lalu. Cuaca yang bagus mendukung,” kata Ketua KIP Aceh, Syamsul Bahri, kepada Liputan6.com, Selasa malam (16/4/2019).

Syamsul mengakui ada beberapa kabupaten/kota yang kekurangan surat suara, tetapi kekurangan tersebut teratasi karena sebagian daerah kelebihan surat suara. Misalnya, kekurangan surat suara di Kabupaten Aceh Tengah kurang, yang dibantu dengan pasokan suara dari Kabupaten Gayo Lues dan Bener Meriah.

Selanjutnya kekurangan juga terjadi di Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya. Namun, ditutupi dengan surat suara yang lebih dari Kabupaten Bireuen.

Masalah yang ditemui hanya kekurangan hologram untuk form C1 dan C Plano. Namun, kata Syamsul, masalah yang sama terjadi, hampir di seluruh Indonesia.

Berdasarkan data KIP Aceh, jumlah pemilih di provinsi paling barat Indonesia tersebut bertambah menjadi 3.524.399 orang dari sebelumnya 3.523.774 orang. Ini sesuai hasil rapat pleno DPTb digelar di Banda Aceh, Selasa 19 Februari 2019.

Dari total jumlah tersebut, pemilih tersebar di 23 kabupaten/kota, 289 kecamatan di 6.498 desa dengan total 15.616 Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Hari Tenang, PKS Minta KPU Tak Ikut Tenang Lihat Potensi Kecurangan

Liputan6.com, Jakarta Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid mengimbau kepada masyarakat untuk memantapkan pilihan calonnya di masa tenang Pemilu serentak 2019. Dia mengingatkan, supaya masyarakat tidak Golput pada 17 April nanti.

“Saya mengimbau kepada masyarakat agar hari-hari ini digunakan untuk menginternalisasi segala yang mereka dengar dari kampanye dan pada 17 April nanti menggunakan hak pilihnya,” kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/4).

Hidayat pun mengimbau, masyarakat mewaspadai kecurangan Pemilu serentak 2019 di masa tenang. Salah satunya politik uang atau money politics.

“Kemarin ada yang ketangkap melakukan money politics atau serangan fajar. Jadi warga pun juga penting untuk mewaspadai jika di hari-hari tenang ini ada genderuwo yang menakut-nakuti mereka dengan intimidasi atau mengambil kedaulatan mereka,” ucapnya.

Pemilu serentak 2019 memasuki hari kedua masa tenang. Seluruh aktivitas kampanye dihentikan. Presiden Jokowi memilih melawat ke Arab Saudi bertemu Raja Salman. Sementara Prabowo, memilih takziah ke makam orangtuanya.

Bawaslu Sulut Gelar Patroli Cegah Potensi Kecurangan di Pemilu 2019

Liputan6.com, Manado – Bawaslu Provinsi Sulut menginstruksikan perangkatnya mulai tingkat kabupaten/kota hingga yang ada di 1.838 desa dan kelurahan untuk memperketat pengawasan mulai H-5 hingga hari H pelaksanaan Pemilihan Umum tahun 2019 (Pemilu 2019).

“Pastikan tahapan Pemilu 2019 ini dimulai H-5 sampai hari-H pemungutan dan penghitungan suara berjalan sesuai aturan yang ada,” ujar Ketua Bawaslu Provinsi Sulut, Herwyn Malonda, Minggu (14/04/2019) malam.

Herwyn mengingatkan jajarannya agar memastikan tahapan pemilu selanjutnya hingga hari H tidak ada yang melakukan politik uang, pelibatan birokrasi dan Aparatur Sipil Negara (ASN) juga perangkat birokrasi di semua tingkatan pemerintahan.

“Jangan ada pelibatan guru-guru, para pendamping desa atau PKH untuk memenangkan salah satu peserta pemilu termasuk caleg tertentu,” ujar Herwyn.

Dia juga menginstruksikan jajaran pengawas untuk melakukan patroli secara terus-menerus, mengawasi pergerakan para pihak yang berpotensi dilibatkan oleh peserta pemilu.

“Ayo, kita wujudkan Pemilu tanpa kecurangan,” ucap Herwyn.

Pelaksanaan Pemilu 2019 untuk Provinsi Sulut, terdapat 7.826 TPS yang tersebar di 1.838 Kelurahan/Desa, 171 Kecamatan, 15 Kabupaten/Kota.

Saksikan Video Pilihan Di Bawah Ini:

ribuan warga di Manado deklarasikan Pemilu damai 2019

Cuaca Hari Ini: Waspada Potensi Hujan Petir dan Angin Kencang Siang hingga Malam

Liputan6.com, Jakarta – Cuaca akhir pekan Ibu Kota diprediksi cerah berawan. Informasi ini dilaporkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) lewat laman resminya, Sabtu (13/4/2019).

Kondisi ini tak hanya terjadi di wilayah DKI Jakarta, namun juga di tiga kota penyangga, yaitu Depok, Bogor, dan Bekasi pada pagi hari. 

Namun, cuaca cerah di langit Ibu Kota tak bertahan lama. Siang hingga malam hari wilayah Jakarta dan sekitarnya bakal diguyur hujan ringan hingga lokal. 

BMKG bahkan mengeluarkan peringatan dininya akan adanya potensi cuaca ekstrem di sejumlah wilayah pada siang dan sore hari.

“Waspada potensi hujan disertai kilat/petir dan angin kencang dengan durasi singkat di wilayah Jakpus dan Jaktim pada siang dan sore hari.”

Sementara itu, cuaca di tiga kota penyangga Jakarta siang hari diperkirakan cerah berawan, sedangkan langit mendung akan menyelimuti Kota Tangerang. 

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG, Sabtu (13/4/2019):

 Kota   Pagi   Siang   Malam 
 Jakarta Barat  Cerah  Hujan Lokal  Hujan Ringan
 Jakarta Pusat  Cerah  Hujan Lokal  Hujan Lokal
 Jakarta Selatan  Cerah Berawan  Hujan Lokal  Hujan Lokal
 Jakarta Timur  Cerah Berawan  Hujan Lokal  Hujan Lokal
 Jakarta Utara  Cerah  Berawan  Hujan Ringan
 Kepulauan Seribu  Cerah Berawan   Cerah Berawan  Hujan Lokal
 Bekasi  Cerah Berawan  Cerah Berawan  Hujan Ringan
 Depok  Cerah Berawan  Cerah Berawan   Hujan Lokal
Bogor Cerah Berawan Hujan Ringan Hujan Ringan
 Tangerang  Berawan  Berawan  Berawan

Rupiah Dibuka Melemah, Namun Potensi Kenaikan Masih Terbuka Lebar

Liputan6.com, Jakarta – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS)bergerak melemah pada perdagangan Jumat ini. Namun analis memperkirakan rupiah masih bisa menanjak jelang akhir pekan ini.

Mengutip Bloomberg, Jumat (12/4/2019), rupiah dibuka di angka 14.145 per dolar AS, melemah jika dibandingkan dengan penutupan perdagangan sebelumnya yang ada di angka 14.139 per dolar AS.

Sejak pagi hingga siang hari ini, rupiah bergerak di kisaran 14.145 per dolar AS hingga 14.150 per dolar AS. Jika dihitung dari awal tahun, rupiah masih menguat 1,67 persen.

Sedangkan berdasarkan Kurs Referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), rupiah dipatok di angka 14.153 per dolar AS, menguat tipis jika dibandingkan dengan patokan sebelumnya yang ada di angka 14.156 per dolar AS.

Kepala Riset Samuel Aset Manajemen, Lana Soelistianingsih, menyebutkan beberapa indikator ekonomi global seperti pergerakkan bursa di Asia dan harga minyak mentah menunjukkan harga pembukaan yang bervariasi pada akhir pekan ini.

Di tengah sentimen dari dolar AS, mata uang kuat Asia seperti Yen Jepang dan dolar Singapura mampu menunjukkan penguatan terhadap “greenback” (dolar AS).

“Itu yang bisa menjadi sentimen penguatan rupiah hari ini menuju kisaran antara 14.120 per dolar AS hingga 14.130 per dolar AS,” ujar Lana.

Sementara itu, potensi penguatan mata uang Garuda juga datang dari hasil Survei Kegiatan Dunia Usaha (SKDU) kuartal I 2019 yang meningkat dengan Saldo Bersih Tertimbang sebesar 8,65 persen, dibandingkan 6,19 persen di kuartal IV 2018.

“Perbaikan ini terkonfirmasi dengan naiknya kapasitas usaha sebesar 76,1 persen, naik dari 75,18 persen pada kuartal IV 2018. Di sektor pengolahan (manufaktur), tercatat 52,56 persen lebih tinggi dibandingkan kuartal IV 2018 yang sebesar 52,58 persen.

Kemenpar Angkat Potensi MICE Indonesia di INAMICE 2019

Liputan6.com, Jakarta Salah satu sektor pariwisata yang paling menjanjikan untuk dikembangkan adalah MICE. Atau Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Kementerian Pariwisata terus menggali potensi ini. Salah satu lewat Indonesian MICE National Conference (INAMICE) 2019. Event ini akan digelar, Rabu (10/4), di Merak Room 1-2, Lower Lobby, Jakarta Convention Center (JCC), Jalan Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta.

“Potensi besar dimiliki industri MICE. Sebab, MICE ikut mengatrol pergerakan wisatawan. Dengan potensi itu, optimalisasi harus dilakukan. Untuk mendukung akselerasi industri pariwisata melalui MICE, maka SDM-nya (Sumber Daya Manusia) juga harus disiapkan,” ungkap Deputi Bidang Pengembangan Industri dan Kelembagaan Kemenpar Ni Wayan Giri Adnyani, Selasa (9/4).

INAMICE 2019 jadi kolaborasi antara Kemenpar Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta. Event ke-3 tersebut mengusung tema ‘Menjadikan MICE sebagai Tulang Punggung Pariwisata Indonesia’. INAMICE 2019 akan diikuti sekitar 150 peserta. Mereka terdiri dari unsur-unsur kementerian/lembaga, pemerintah daerah, destinasi, asosiasi industri MICE, industri MICE, akademisi, dan media.

“Peserta INAMICE dari berbagai latar belakang. Agenda tahunan ini sangat penting. Sebab, konferensi ini mengidentifikasi seluruh tren MICE di dunia. Nantinya juga akan digali strategi guna memenangkan persaingan pasar MICE. Khususnya, bidding event MICE yang ada di mancanegara,” jelas Giri Adnyani.

Mengacu data Global Business Travel Association (GBTA) 2014, posisi MICE sangat kompetitif. Sebab, minimal 50% dari transaksi wisata dunia USD1,18 Triliun adalah perjalanan bisnis. Porsi menjanjikan pun dimiliki Asia Pasifik denga porsi transaksi MICE mencapai 40% dari slot tersebut. Giri Adnyani pun menambahkan, pertumbuhan MICE saat ini semakin positif.

“Pergerakan industri MICE sudah melesat jauh saat ini. Angka transaksinya semakin menjanjikan. Hal ini tentu harus dioptimalkan. Selain pergerakan wisatawannya, kemampuan spending wisatawan dari lini MICE juga sangat bagus. Momentum itu akan dioptimalkan melalui program tahunan INAMICE,” lanjutnya lagi.

Spending positif dimiliki wisatawan berbasis MICE. Berdasarkan International Congress & Convention Association (ICCA) pada 2018, wisatawan MICE memiliki kemampuan spending USD2.000 per orang per hari. Angka tersebut merupakan 7 kali lipat dari kemampuan spending wisatawan biasa. Spesialnya, wisatawan MICE ini memiliki rata-rata menginap 5 malam.

“Pemahaman seperti ini harus dimiliki oleh semuanya. Dengan visi yang sama, sinergi yang dilakukan pasti akan lebih efektif. Optimalisasi MICE ini sebagai upaya untuk menaikan inkam industri pariwisata. Ujungnya masyarakat luas juga ikut menikmati hasilnya. Untuk itu, INAMICE 2019 ini sebagai agenda wajib yang ikuti oleh para stakeholder,” kata Giri Adnyani.

INAMICE 2019 menawarkan narasumber kapabel. Keynote speech rencananya dilakukan Menteri Pariwisata Arief Yahya. Tema bahasannya, ‘Strategi Indonesia dalam Mendatangkan Wisatawan Bisnis Mancanegara’. Dimulai pukul 08.00 WIB, INAMICE 2019 akan terbagi menjadi beberapa segmen. Segmen 1, yaitu ‘Kunci Sukses Mendatangkan Event MICE ke Indonesia’.

Pada segmentasi pertama, ada sekitar 4 narasumber. Selain Giri Adnyani, ada juga Direktur Industri, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif BAPPENAS Leonardo AA Teguh Sambodo. Ikut bergabung juga Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Brahmantya Satyamurti Poerwadi. Lalu, ada juga Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia Emi Nurjasmi.

Untuk segmen 2 INAMICE 2019, sub tema yang disajikan ‘Tren dan Strategi Mendatangkan Event MICE ke Indonesia’. Segmentasi ini menampilkan 4 narasumber. Ada Ketua INAHPBA Toar JR Lalisang dan Chairman ICCA Asia Pacific Chapter Noor Ahmad Hamid, dan Ketua Biro INACEB Budi Tirtawisata. Slot lainnya, Wakil Ketua Tim Percepatan Pengembangan Wisata MICE Kemenpar Riyanthi Handayani.

“INAMICE 2019 ini program yang penting. Sebab, ada sharing terkait berbagai hal menyangkut wisata MICE. Dari sini, semoga ada input terbaik untuk menyusun strategi optimalisasi potensi pasar MICE. Sebab, potensi sangat besar MICE dimiliki Indonesia,” papar Asisten Deputi Pengembangan Industri dan Kelembagaan Pengembangan Wisata Alam dan Buatan Kemenpar Alexander Reyaan.

Digelar sehari dengan konten padat, INAMICE 2019 tetap menawarkan eksotisnya budaya nusantara. Program tersebut juga akan menampilkan Tari Topeng khas budaya Sunda. 

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya pun menjelaskan, MICE akan menjadi salah satu pilar utama yang mendukung pergerakan masuk wisman ke Indonesia.

“MICE ini sangat menjanjikan. Slot marketnya besar, lalu potensi transaksinya sangat menjanjikan. Hal ini harus dioptimalkan agar pergerakan wisman maksimal tahun ini. Lebih penting, MICE juga memiliki wisatawan berkualitas dengan kemampuan spending besar per harinya,” tutup Menpar.

(*)

KPK Jelaskan Potensi Rp 4.000 T, TKN Minta Prabowo Tak Salah Paham

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin meminta capres Prabowo Subianto tak salah memahami perbedaan potensi pendapatan negara Rp 4.000 triliun dengan kebocoran anggaran Rp 2.000 triliun. Menurut TKN, KPK telah memberi penjelasan yang benar.

“Penjelasan Pak Saut (Wakil Ketua KPK Saut Situmorang) benar. Beda antara kebocoran dengan potensi penerimaan negara. Kalau kebocoran itu, uang negara yang sudah dalam APBN lalu dalam proses implementasi anggarannya terjadi penyimpangan yang tidak sesuai peruntukannya. Itu yang namanya kebocoran dan bisa dikatakan dikorupsi,” kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Senin (8/4/2019).

“Jadi Prabowo jangan salah ya dalam memahami kebocoran dengan potensi penerimaan negara,” tambahnya.

Ace Ace Hasan (Foto: dok. pribadi)

Pernyataan Saut yang dinilai benar oleh Ace itu ialah terkait penjelasan soal pernyataan koleganya, Basaria Pandjaitan, yang kemudian Prabowo. Saut menyebut pernyataan Basaria disalahpersepsikan.

“Itu kan meng-quoted dari Ibu Basaria. Sebenarnya statement itu lebih banyak datang dari saya. Saya mengatakan Indonesia ini bisa mengumpulkan sampai Rp 4.000 triliun. APBN kita sekarang kan Rp 2.400 T. Kami berdiskusi di banyak tempat, kita bisa mengejar Rp 4.000 T,” kata Saut di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (8/4/).

Saut menegaskan bila yang disampaikan Basaria itu bukanlah kebocoran. Namun, ada potensi agar pendapatan negara Rp 2.000 triliun yang belum dapat diperoleh, sehingga pendapat negara belum mencapai Rp 4.000 triliun sebagaimana seharusnya pendapat yang disebutnya bisa dikumpulkan pemerintah Indonesia.

“Jadi kekurangan sekitar Rp 2.000 triliun, jadi itu bukan kebocoran, (tapi) potensi (pendapatan untuk APBN). Itu bukan soal kebocoran yang disampaikan oleh Ibu (Basaria) itu. Kita itu sebenarnya punya potensi banyak lagi (untuk APBN),” kata Saut.

Kembali ke Ace, dia mengatakan capres petahana Jokowi terus melakukan langkah kebijakan agar mendapatkan penerimaan negara yang maksimal. Contohnya anggaran APBN pemerintah saat ini terus naik dari tahun sebelumnya.

“Sementara kalau potensi penerimaan anggaran negara itu artinya bahwa kita memiliki sumber yang dapat digali secara maksimal untuk terus menambah pendapatan APBN kita. Misalnya, pajak pertambangan akan semakin besar kalau kita mampu terus mengeksplorasi kekayaan alam kita dengan sebaik-baiknya lalu pajak dan royaltinya dapat dipergunakan untuk menambah pendapatan negara. Langkah untuk mendapatkan penerimaan negara secara maksimal sudah dilakukan secara terus menerus oleh Pak Jokowi. Coba lihat, APBN kita dari tahun ke tahun semakin naik,” jelas Ace.

Adapun penjelasan Basaria yang dikutip Prabowo ialah:

“Tahun kemarin kita sudah berbicara berapa seharusnya penerimaan seluruh daerah yang bisa diterima kalau tidak terjadi kebocoran anggaran. Perhitungan sementara dari Litbang KPK harusnya kita bisa menerima Rp 4.000 triliun tapi di dalam kenyataannya sekarang APBN kita itu Rp 2.000 triliun sekian berarti hampir separuh tadi atau bahkan lebih mungkin, harusnya kalau kita melakukan dengan secara maksimal dan secara benar, tidak ada kebocoran, maka angka Rp 4.000 triliun itu harusnya bisa dicapai,” ujar Basaria pada Senin, (1/4).

Atas pernyataan Basaria itu, Prabowo mengaku bahagia. Dia menyatakan selama ini sering diejek ketika menyebut ada kebocoran anggaran Rp 1.000 triliun, namun ternyata data dari KPK menunjukkan angka lebih besar.

“Saya bersyukur alhamdulillah salah satu pimpinan KPK bilang bahwa sebenarnya kebocoran yang dihitung KPK Rp 2.000 triliun. Bahkan ada menteri pemerintah sendiri yang mengatakan loss di sektor tertentu lebih dari itu. Jadi akhirnya yang benar siapa?” kata Prabowo pada Jumat, (5/4).
(fai/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Survei LSI: PDIP Potensi Juara Pemilu, Gerindra-Golkar Bersaing di Posisi 2

Jakarta – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA melakukan survei terhadap elektabilitas partai politik peserta Pileg 2019 jelang pencoblosan. Hasilnya, PDIP masih berada di puncak disusul Gerindra dan Golkar.

“PDIP di posisi pertama dengan 24,6 persen, disusul Partai Gerindra 13,4 persen, Golkar 11,8 persen, Demokrat 5,9 persen, PKB 5,8 persen,” kata peneliti LSI, Rully Akbar dalam konferensi pers di kantor LSI Graha Dua Rajawali, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/4/2019).

Survei ini berlangsung pada 18-26 Maret 2019 dengan 1.200 responden. Survei dilakukan di 34 provinsi dengan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan secara tatap muka dengan menggunakan kuesioner. Margin of error survei ini adalah 2,8%.

LSI Denny JA melakukan riset kualitatif dengan metode FGD, analisis media, dan indepth interview untuk memperkaya analisis survei. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA.

Rully mengatakan PDIP potensial menjadi juara di Pemilu 2019. Posisi PDIP selalu di posisi pertama sejak survei bulan Agustus 2018 sampai Maret 2019.

“PDIP potensial menjadi juara di pemilu 2019. Survei LSI Denny JA, sejak Agustus 2018 hingga Maret 2019, menunjukkan bahwa PDIP tetap konsisten di posisi pertama elektabilitas partai politik. Dan PDIP adalah satu-satunya partai politik yang hingga saat ini elektabilitasnya melampaui angka 20%,” tutur Rully.

“Gerindra dan Golkar bersaing untuk posisi kedua. Jika caleg Golkar lebih efektif dibanding caleg Gerindra, Golkar dapat merebut posisi 2,” sambungnya.

Rully menambahkan setidaknya ada 5 parpol yang masih butuh kerja ekstra bila ingin lolos parliamentary threshold (PT) 4 persen. Kelima Parpol itu NasDem, PKS, PPP, PAN dan Perindo.

“Perolehan kelima partai ini peluang lolos dan tak lolos yang sama besarnya,” ungkap dia.

Selain itu, LSI Denny JA juga melakukan survei pengaruh caleg terhadap elektabilitas partai. Rully menyebut hanya 25,8 persen publik menyatakan mengenal caleg yang dipilih, sementara 70,6 persen menyatakan tidak mengenal caleg yang akan dipilih.

“Meski faktor caleg cukup penting dalam menopang posisi dan dukungan partai politik namun tak banyak caleg yang mampu menopang suara partai politik,” sebutnya.

Berikut hasil terbaru survei LSI Denny JA terkait elektabilitas partai politik peserta Pileg 2019:

PDIP: 24,6%
Gerindra: 13,4%
Golkar: 11,8%
Partai Demokrat: 5,9%
PKB: 5,8%
Perindo: 3,9%
PKS: 3,9%
PAN: 3,1%
PPP: 2,9%
Nasdem: 2,5%
Hanura: 0,9%
Partai Berkarya: 0,7%
PBB: 0,2%
PSI: 0,2%
PKPI: 0,1%
Garuda: 0,1%
(ibh/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>