[Cek Fakta] Bagaimana Penanganan Kasus Korupsi Sumber Daya Alam di Pemerintahan Jokowi?

Liputan6.com, Jakarta Capres nomor urut 01 Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan pemerintah sudah bekerjasama aparat penegak hukum dalam rangka penyelamatan sumber daya alam Indonesia, termasuk dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Hal ini disampaikan Jokowi dalam debat kedua Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta Pusat pada Minggu (17/2/2019).

“Jadi sejak 2015, kita pemerintah sudah bekerjasama dengan KPK yaitu dengan gerakan penyelamatan SDA. Oleh karena itu banyak sekali yang sudah dikerjakan KPK. Selain penegakan hukum, kita juga sudah mengerjakan banyak hal,” kata Jokowi.

Lantas, berapa kasus berkaitan dengan SDA yang sudah diungkap aparat penegak hukum?

Berdasarkan data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) terdapat 115 kasus selama kurun waktu 2010 hingga 2017, yang ditangani KPK, kejaksaan, dan polisi. 

“Dalam kurun 2010-2017 sekurangnya 326 orang menjadi tersangka dalam perkara korupsi SDA mulai dari sektor perkebunan, kehutanan, dan pertambangan ini mengerikan,” kata Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesia Corruption Watch (ICW) Tama S Langkun seperti yang dikutip dari cnnindonesia.com.

Dari ketiga sektor itu kasus korupsi SDA paling banyak berada di sektor perkebunan dengan 52 kasus, disusul kehutanan 43 kasus dan pertambangan 20 kasus.

Hanya saja, kata Tama, banyaknya kasus korupsi di sektor perkebunan tidak mencerminkan bahwa sektor tersebut paling korup. 

“Angka itu bukan menunjukan itu sektor paling korup, hal itu mungkin karena sektor itu perkaranya lebih mudah ditangani dan penegak hukumnya lebih agresif,” kata Tama.

Ia bilang kasus-kasus tersebut ada yang sudah dalam tahapan penetapan tersangka, penyidikan, vonis, hingga kasus yang belum jelas penyelesaiannya.

Sayangnya, Tama mengaku pihaknya belum mendata berapa total kerugian negara akibat 115 kasus korupsi SDA itu. Namun, Tama menyebut, kasus korupsi SDA potensi kerugian negaranya tidak terbatas.

Ia mencontohkan dari total enam kasus saja potensi kerugian negara bisa mencapai Rp7,26 triliun. Hal itu, kata Tama, menunjukan potensi kerugian negara sangatlah besar dari kasus korupsi di sektor SDA dibandingkan dengan yang lain.

“Korupsi SDA ini kerugiannya unlimited, banyak sekali, kalau korupsi pengadaan barang dan jasa, uangnya habis korupsi selesai, tapi kalau SDA dia tidak akan berhenti sampai SDA-nya habis,” katanya.

Korupsi Rp 5,8 Triliun

Kasus yang berkaitan dengan sumber daya alam beberapa waktu lalu kembali mencuat. Ketika KPK mengungkap kasus dugaan korupsi dalam proses pemberian izin usaha pertambangan terhadap tiga perusahaan di lingkungan Pemkab Kotawaringin Timur, Kalimantan dengan tersangka Bupati Kotawaringin Timur Supian Hadi (SH).

“KPK meningkatkan status penanganan perkara ke Penyidikan dan menetapkan SH sebagai tersangka,” ujar Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif dalam jumpa pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (1/2/2019).

Diduga Supian Hadi selama periode 2010-2015 telah merugikan keuangan negara dalam pemberian Izin Usaha Pertambangan (IUP) kepada PT FMA (PT. Fajar Mentaya Abadi), PT Bl (PT. Billy Indonesia), dan PT AIM (PT. Aries Iron Mining) di Kabupaten Kotawaringin Timur periode 2010 2015.

Syarif menjelaskan, Supian saat diangkat menjadi Bupati Kotawaringin Timur periode 2010-2015, langsung mengangkat teman-teman dekatnya yang merupakan tim suksesnya sebagai petinggi di perusahaan-perusahaan tersebut.

Tak tanggung-tanggung, kasus ini duduga merugikan negara sampai Rp 5,8 triliun.

“Diduga terjadi kerugian keuangan negara sekurang-kurangnya Rp 5,8 triliun dan US$ 711 ribu yang dihitung dari hasil produksi pertambangan bauksit, kerusakan lingkungan dan kerugian kehutanan akibat produksi dan kegiatan pertambangan yang dilakukan PT FMA, PT BI, dan PT AIM,” kata Syarif.

Selain merugikan negara hingga trilinan rupiah, Supian Hadi juga diduga telah menerima sejumlah pemberian dari izin tersebut, yakni mobil Toyota Land Cruiser senilai Rp 710.000.000, mobil Hummer H3 seharga Rp1.350.000.000, dan uang sebesar Rp 500.000.000 yang diduga diterima meIalui pihak lain.

Atas perbuatannya, Supian Hadi disangkakan melanggar Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan Undang Undang No 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsijuncta Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Kendaraan Lapis Baja hingga Mobil Pemadam Bersiaga di Lokasi Debat Capres

Liputan6.com, Jakarta – Pengamanan Hotel Sultan, Jakarta diperketat, menjelang debat calon presiden (debat capres) yang diselenggarakan pada Minggu (17/2/2019), pukul 20.00 WIB.

Pantauan Liputan6.com, di lokasi debat capres, di Hotel Sultan, pengamanan dilakukan pihak kepolisian dari berbagai kesatuan, di antaranya Brimob dan Sabara.

Untuk memperkuat pengamanan, ratusan petugas berseragam dan tanpa seragam disiagakan. Selain itu juga disiagakan kendaraan lapis baja dan menyiagakan anjing pelacak untuk mendeteksi adanya bom.

Selain pihak keamanan, juga disiagakan satu unit mobil pemadam kebakaran, serta fasilitas pendukung kehanda‎lan pasokan listrik. 

PLN Distribusi Jakarta Raya telah menyiapkan satu unit Power Bank berkapasitas 1.000 kilo Volt Amper (kVA), dan satu unit Power Bank 630 kVA untuk memenuhi kebutuhan pasokan listrik.

Sebagai cadangan pasokan PLN juga disiapkan tiga unit UPS masing-masing 500 kVA untuk menjamin keandalan pasokan listrik. Selain itu, langkah mitigasi risiko lain juga disiapkan, termasuk dengan memasok listrik dari 2 sumber yang berbeda dengan dilengkapi Automatic Change Over (ACO).

Apabila sumber utama terganggu, dapat secara otomatis berpindah ke sumber pasokan listrik lainnya.

Untuk diketahui, debat capres‎ akan dilaksanakan pukul 20.00, adapun yang akan dibahas dalam debat tersebut adalah pangan, energi, infrastruktur, sumber daya alam (sda) dan lingkungan hidup.

2 dari 2 halaman

Pengusaha: Debat Capres Bukan Ajang Saling Serang tapi Adu Terobosan

Sebelumnya, kedua kandidat calon presiden (capres) akan saling beradu program terkait masalah energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam dan lingkungan hidup pada malam ini.

Dalam debat nanti, para pengusaha berharap agar kedua capres akan mengemukakan visi dan misi jangka pendeknya dan jangka panjangnya secara konkret. Bukan hanya sekedar saling serang dan beradu argumen.

“Tentu kami dari pengusaha lebih melihat ke depannya seperti apa. Dari sisi energi, apa yang akan difokuskan oleh pemerintah dan bagaimana korelasinya dengan peluang investasi di bidang sumber daya alam yang ada,” ujar Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani saat berbincang dengan Liputan6.com di Jakarta, Minggu 17 Februari 2019.

Kemudian dari sisi kebijakan pangan, lanjut Shinta, pengusaha ingin melihat adanya terobosan yang dilakukan sehingga Indonesia tidak hanya menjadi negara pengimpor komoditas pangan, melainkan menjadi negara pengekspor.

“Minimal mampu memenuhi kebutuhan pokok sendiri dan memadukannya dengan potensi investasi jangka pendek dan jangka panjang,” ungkap dia.

Kebijakan di bidang lingkungan hidup, kata Shinta, juga tidak kalah penting. Sebab, keberlanjutan bangsa dan negara sangat didukung oleh daya dukung lingkungan.

“Nah, konsepnya gimana? bagaimana menciptakan keseimbangan antara investasi dan lingkungan dan bagaimana memperbaiki yang telah rusak. Negara akan berperan seperti apa? Bagaimana apresiasi pemerintah kepada perusahaan atau orang yang telah membantu dan mendukung pembangunan  yang berkelanjutan,” jelas dia.

Sementara untuk infrastruktur, dalam debat tidak tidak perlu membahas apa yang telah terjadi. Shinta berharap, kedua kandidat tidak berdebat soal perlu tidaknya membangun jalan tol.

“Ke depan bagaimana? apa fokus infrastruktur untuk mendukung seluruh kehidupan bangsa, energi, pangan, SDA, lingkungan dan lainnya. Jangan sampai infrastruktur menguntungkan salah satu sisi saja, baik untuk investasi tapi tidak baik dari sisi lingkungan. Itu tidak boleh. begitu pula sebaliknya. Ini yang ingin kita dengar,” tandas dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Keliling Asia, Putra Mahkota Arab Saudi Incar Sekutu dan Kerja Sama Potensial

Liputan6.com, Islamabad – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman tiba di Pakistan pada Minggu 17 Februari 2019. Hal itu menandai dimulainya tur Asia selama sepekan ke depan.

MBS, julukan akrabnya, disebut akan menggali potensi kerja sama yang menguntungkan, sekaligus memperkuat sekutu di Asia Raya.

Dikutip dari Channel News Asia pada Minggu (17/2/2019), MBS akan berada di ibu kota Pakistan, Islamabad, hingga hari Senin esok.

Kunjungan Mohammed bin Salman dilakukan di tengah kian meningkatnya ketegangan di wilayah Asia Selatan dan sekitarnya, terutama terkait tuduhan Iran bahwa Pakistan mendukung eksistensi kelompok militan.

Setelah Pakistan, MBS akan melakukan perjalanan ke India, di mana ia akan bertemu Perdana Menteri Narendra Modi dan Menteri Perminyakan Dharmendra Pradhan.

Dia diperkirakan akan menyelesaikan perjalanan dengan berkunjung ke China pada hari Kamis atau Jumat mendatang.

Dua perhentian singkat yang semula dijadwalkan berlangsung pada hari Minggu dan Senin di Indonesia dan Malaysia, ditunda tanpa penjelasan.

Perjalanan ke Asia itu terjadi lima bulan setelah krisis diplomatik pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, seorang kritikus sengit terhadap MBS, di konsulat Arab Saudi di Istanbul memicu krisis diplomatik.

Riyadh awalnya membantah pembunuhan itu, kemudian memberikan beberapa laporan yang bertentangan tentang kematian Khashoggi, dan sekarang mengklaim dia terbunuh dalam operasi yang tidak sah.

Turki mengatakan pada hari Jumat bahwa pihaknya belum mengungkapkan semua informasi yang telah mereka temukan dalam kasus tersebut, yang meluncurkan gelombang kritik dan telah sangat merusak citra kerajaan Negeri Petrodolar.

Tetapi bagi para analis, tur Asia –lawatan terbesar di kancah internasional bagi MBS sejak partisipasinya dalam KTT G20 di Argentina– tampil sebagai pembuktikan ke pihak Barat, bahwa Arab Saudi masih memiliki teman di wilayah Asia yang sedang naik daun.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Pembuktian tentang Akses Internasional

Menurut James N Dorsey, seorang peneliti di Sekolah Studi Internasional S. Rajaratnam di Singapura, lawatan tersebut adalah pembuktian bahwa MBS masih memiliki “akses internasional dan dia dapat berfungsi … sebagai perwakilan paling senior Arab Saudi di luar raja”.

Sementara menurut Li Guofu, direktur studi Timur Tengah di China Institute of International Studies, sebuah lembaga think tank yang berafiliasi dengan pemerintah Beijing, mencatat bahwa kasus Khashoggi terus menimbulkan kemarahan di negara-negara Barat, sehingga mengunjungi mereka akan “tidak nyaman”.

“Tidak bepergian ke Barat bukan berarti bahwa dia tidak bisa datang ke Timur. Arab Saudi juga membuat penyesuaian strategis, dan Asia adalah arah utama baru diplomasi Saudi,” katanya.

Negara-negara Asia, tambahnya, “memiliki karakteristik khusus yang penting – yaitu, kami tidak ikut campur dalam urusan internal negara lain”.

Perjalanan pangeran juga termasuk komponen ekonomi yang penting.

“China adalah pembeli minyak mentah terbesar Saudi, dan klien terbesar Arab Saudi lainnya adalah Asia, yakni India, Jepang, Korea Selatan,” kata Dorsey.

“Asia ada tujuan potensial bagi industri minyak dan investasi Arab Saudi, menyusul optimisme bahwa masa depan ekonomi global akan bertumpu di Asia,” kata Karen Young, seorang analis di American Enterprise Institute.

Gim Ini Bantu Ole Gunnar Solskjaer Bersinar di MU

Liputan6.com, Manchester – Football Manager ternyata menjadi salah satu alasan di balik kesuksesan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer interim Manchester United (MU).

Ditunjuk sebagai manajer interim menggantikan Jose Mourinho pada pertengahan Desember lalu, Solskjaer membawa MU meraih 10 kemenangan dan tidak terkalahkan pada 11 pertandingan.

Meski baru saja dikalahkan Paris-Saint Germain di Liga Champions, polesannya mengembalikan kinerja MU tetap dihargai. Pasalnya, sosok asal Norwegia ini berhasil memaksimalkan potensi skuat.

Solskjaer pun menyatakan Football Manager sudah membantunya ketika beralih profesi. “Permainan fantastis. Saya banyak belajar tentang sepak bola dari sana, terutama bakat muda,” kata Solskjaer, dilansir Manchester Evening News.

“Football Manajer sangat mirip dunia nyata. Sebab, banyak talenta yang tumbuh menjadi pemain bagus. Pengembang permainan itu sudah melakukan penelitian luar biasa,” lanjutnya.

2 dari 3 halaman

Sudah Bermain Lama

Solskjaer mengaku sudah bermain Football Manajer sejak masih memperkuat MU. “Saya bermain untuk bersantai,” katanya.

“Saya menerapkannya seperti ketika bermain dulu. Sebagai manajer, saya memberi pemain muda kesempatan dan menyaksikan mereka berkembang,” sambung sosok berusia 45 tahun tersebut.

3 dari 3 halaman

Bina Talenta Muda

Dengan pendekatan tersebut, Solskjaer mengaku enggan membeli pemain. Dia membuktikannya ketika tidak beraktivitas pada bursa transfer Januari 2019.

Mantan manajer Cardiff City itu mengoptimalkan lulusan akademi MU seperti Marcus Rashford, Jesse Lingard, dan Paul Pogba.

Menggali Potensi Wisata di Rest Area Cipali Sejak Pagi

Liputan6.com, Cirebon – Tol Cipali tak hanya menyambungkan kendaraan dari Jakarta ke Pantura Jawa Barat maupun Jawa Tengah. Beragam potensi masih terus dikembangkan seiring dengan meningkatnya volume kendaraan yang melintas.

Salah satunya dengan menggelar Festival Cipali yang berada di KM 86 Kabupaten Subang Jawa Barat. Sejumlah stand minuman, makanan, serta batik khas Cirebon dihadirkan dalam festival tersebut.

Pengunjung bisa belajar membatik dengan pewarna alami, cukup membayar Rp 30 ribu. Festival yang digelar tiga hari pada akhir pekan ini.

“Ini gebrakan kami untuk mendongkrak sektor wisata yang ada di sepanjang Tol Cipali,” kata GM Operasional PT LMS Suyitno, Sabtu (16/2/2019).

Dia mengatakan, dalam festival tersebut pengelola Tol Cipali mengajak seluruh UMKM binaan mereka. Pantauan dilokasi, Festival Cipali cukup ramai dikunjungi pengguna tol yang tengah beristirahat di KM 86.

Mereka berkerumun di beberapa tenda UMKM binaan pengelola Tol Cipali tersebut. Dia mengatakan, target utama festival Cipali tersebut agar menciptakan potensi wisata di setiap rest area sepanjang tol.

“Tapi tetap akan kami evaluasi dan review dulu untuk melangkah bagaimana kedepannya dan apa yang harus kami lakukan termasuk tempat dan konsep lain. Untuk festival ini mungkin setahun bisa dua kali kecuali musim arus mudik ya,” kata dia.

Festival Cipali digelar dari pagi hingga siang hari pukul 13.00 WIB. Suyitno mengatakan, ide menggali potensi wisata di rest area sepanjang Cipali dapat meningkatkan volume kunjungan pengendara melintas di Tol Cipali.

“Kami sempat membuat buku saku kuliner khas daerah-daerah yang berada di sepanjang Cipali. Upaya tersebut merupakan dukungan untuk mendongkrak sektor pariwisata,” kata dia.

2 dari 2 halaman

Tertib Lalu Lintas

Suyitno mengaku, Festival Cipali merupakan salah satu cara PT LMS menarik pelanggan. Dia juga menjelaskan kegiatan tersebut tidak bisa digelar saat musim arus mudik.

“Kalau sudah musim arus mudik fungsi rest area lebih pada dan penuh kendaraan sehingga tidak efektif,” kata dia.

Selain menggelar pameran UMKM binaan pengelola Tol Cipali, PT LMS juga terus mengkampanyekan keselamatan lalu lintas. Terutama mengimbau agar tertib berkendara.

Pengendara yang melintas dan beristirahat di kawasan Festival Cipali akan mendapat fasilitas pengecekan ban gratis dari petugas. Suyitno mengatakan, salah satu penyebab utama terjadinya kecelakaan di tol adalah pecah ban.

“Selain itu tabrak belakang karena pengendara satu dan lain tidak mempedulikan batas kecepatan,” kata dia.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Tahun Politik Tak Hambat Bisnis Properti

Liputan6.com, Jakarta – Mengamati data Rumah.com Property Index dan data nasional, pasar properti nasional di tahun 2019 dipastikan akan lebih positif, melanjutkan tren yang telah terbentuk di sepanjang 2018.

Meski kepuasan terhadap upaya Pemerintah dalam menjaga harga hunian tetap terjangkau sedikit menurun, namun mayoritas merasa optimistis dengan iklim properti Indonesia saat ini. Kendati begitu, berbelitnya proses pengurusan KPR bisa menjadi penahan laju pasar properti nasional.

Kebijakan Pemerintah yang melonggarkan Loan To Value (LTV) atau uang muka membuka kesempatan bagi para pencari properti untuk membeli rumah dengan uang muka yang serendah-rendahnya.

Secara umum, pasar properti Indonesia di tahun ini tidak akan begitu terpengaruh dengan keadaan politik.

Pasar properti akan terus merangkak naik dan menuju pemulihan, sehingga ini merupakan kesempatan yang tepat untuk membeli properti. Baik untuk dihuni atau dipakai sendiri maupun sebagai sarana investasi.

Simak juga: Mau tahu kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!

Senada, menurut pengembang PT Bakrie Swasakti Utama sebagai anak usaha Bakrieland Development Tbk (ELTY), situasi politik yang akan terus ramai hingga semester satu 2019 diyakini tak akan berdampak signifikan terhadap aktivitas penjualan.

“Sebab kami punya target pasar yang spesifik, sehingga kami tetap optimistis penjualan tiga proyek yang ada di kawasan Rasuna Epicentrum Kuningan, yakni The Masterpiece, The Empyreal serta Ocea Condotel, akan memenuhi target di tahun 2019,” kata Hermon Simanjuntak, Sales & Marketing Division Head PT Bakrie Swasakti Utama.

Ia melanjutkan, “Buktinya di Januari, empat unit apartemen telah terjual. Berbanding bulan yang sama tahun lalu, dimana hanya terjual 2 unit itu sudah bagus.”

The Masterpiece dan The Empyreal yang berada di megasuperblok terpadu Rasuna Epicentrum dibanderol dengan harga jual mulai Rp 3 miliaran. Terkini, unit di kedua apartemen hanya tersisa sekitar 5% dari total keseluruhan 463 unit.

Sementara Ocea Condotel ditawarkan mulai dari Rp 1 miliaran – Rp 2 miliaran. Kondotel ini mengusung konsep arsitektur modern, yang dibangun di atas lahan seluas 12.582 meter persegi dengan ketinggian 32 lantai dan berjumlah 324 unit.

“Ocea Condotel sangat ideal untuk ajang investasi, bisa digunakan investor sebagai penginapan pribadi namun dalam batas waktu tertentu. Pemiliknya bisa stay sampai 25 kali dalam satu tahun, mengikuti syarat dan ketentuan yang berlaku,” ujar Hermon.

2 dari 2 halaman

Peluang Itu Tetap Ada

Kilas balik di tahun lalu, Colliers International Indonesia menemukan fakta bahwa masyarakat Jakarta lebih memilih menabung daripada membelanjakan uangnya ke dalam bentuk properti.

Alasan turunnya minat dipicu oleh pertumbuhan harga tahunan apartemen, yang tercatat lebih rendah (2,5%) dari tingkat inflasi 2018 sebesar 3,13%.

Sedangkan di tahun ini, diperkirakan permintaan apartemen bakal cenderung stagnan. Hal tersebut disebabkan konsumen lebih menunggu sampai pemerintahan baru terbentuk.

Di samping itu, adanya potensi kenaikan suku bunga dan kemungkinan pelemahan rupiah akibat ketidakpastian global turut menjadi penyebab.

(Cek Rumah.com/Panduan untuk mengetahui informasi yang dibutuhkan terkait KPR dan membeli rumah sampai mengurus sertifikat rumah)

Kendati demikian, pangsa hunian vertikal tetap memiliki peluang dari efek lanjutan relaksasi Loan To Value (LTV) serta penurunan pajak properti (PPnBM dan Pajak Barang Sangat Mewah).

Untuk itu, terkait rencana penjualan ketiga produk, PT Bakrie Swasakti Utama berupaya menarik minat konsumen dengan mengimplementasikan strategi yang sudah terbukti berhasil pada tahun lalu.

“Tahun lalu properti disebut lesu, tapi penjualan kami masih tetap ada. Lalu sales di awal tahun ini sendiri sudah cukup memuaskan, meski belum mencapai 100% dari target yang ditentukan tiap bulannya. Dan kami tetap yakin, di akhir tahun semua produk yang tersisa akan sold out,” Hermon menjelaskan.

Beberapa metode penjualan yang bakal dilakukan diantaranya menyiasati uang muka (Down Payment) agar bisa lebih rendah dari harga normal. Ada juga komponen lain seperti gratis biaya-biaya terkait urusan perbankan.

“Namun teknik ini situasional, mana yang lebih disukai calon customer itu yang akan kami gencarkan. Sebab penetrasi kami lakukan lewat dua cara, baik konvensional dan digital,” tukasnya.

Dapatkan ulasan lebih mendalam tentang Rumah.com Property Outlook 2019 di sini (https://www.rumah.com/insights/rumah-com-property-market-outlook-2019-326)

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Ruang Komersial di Sawangan Siap Booming

Liputan6.com, Jakarta – Wilayah Sawangan dan sekitarnya sejak sepuluh tahun terakhir punya perkembangan yang cukup signifikan. Harus diakui, perkembangan ini didorong oleh kebutuhan akan hunian dan segala fasilitasnya yang dinamis.

Hal ini juga dipicu karena belakangan pembangunan Kota Depok memang mengarah ke Sawangan, setelah kawasan ‘élit’ Margonda mulai jenuh. Rencana pembangunan infrastruktur dan lokasi yang strategis, membuat Sawangan memiliki potensi perkembangan yang besar.

Begitupun untuk fasilitas kawasannya seperti sarana kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas yang mendukung gaya hidup.

(Sebelum beli rumah, simulasikan dulu cicilan rumah per bulannnya lewat Kalkulator KPR dari Rumah.com)

Hal ini juga, yang mendasari jaringan toko swalayan Farmers Market untuk membuka gerai ke-23 di CitraLake Sawangan, Depok. Berada di kawasan komersial CitraLake Food Festival (Ciffest) seluas 4.000m2, di mana Farmers Market menempati area seluas 1.000m2.

Meshvara Kanjaya, CEO PT Supra Boga Lestari mengatakan, dipilihnya perumahan CitraLake Sawangan lantaran kawasan tersebut merupakan area yang sedang tumbuh. Hal ini terlihat dari penduduknya yang didominasi kalangan menengah dan menengah “sedikit atas”.

“Sebelum dibuka kami sudah melakukan survei dan hasilnya cukup optimis. Bahwa pasar di sini sangat potensial. Meski dalam setahun dua tahun ke depan, kami belum mengharapkan breakeven, namun kami yakin trennya akan terus naik,” ujarnya.

Selain itu, kata Meshvara, optimisme tersebut juga karena lokasinya berada di proyek Grup Ciputra, yang dalam setiap pengembangan  proyek properti selalu sukses mengintegrasikan antara kawasan residensial dan area komersial.

(Ingin tahu apa yang menjadi kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!)

Sementara itu Nararya Ciputra Sastrawinata selaku Director PT Ciputra Residence mengungkapkan, pembukaaan swalayan ternama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan, dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan hidup untuk penghuni.

Di samping itu, manajemen juga berharap adanya peningkatan value kawasan dan properti yang dimiliki konsumen CitraLake Sawangan. Baca juga: Panduan Lengkap Beli Hunian Pertama

“Setelah ini, ke depan menyusul pembukaan tenant-tenant unggulan. Kami berharap kerjasama seperti ini membuahkan win win solution semua pihak, terutama konsumen dalam dan luar kawasan perumahan ini,” jelasnya.

Terkait perkembangan hunian, CitraLake Sawangan kini tengah menyiapkan beberapa produk yang akan dirilis tahun ini. Salah satunya, rumah compact tipe sedang yang permintaannya cukup tinggi.

“Di awal semester dua, kami punya proyek baru yakni townhouse di jalur utama (boulevard). Produknya semi ruko alias rumah yang bisa juga difungsikan sebagai properti komersial, dengan unit sangat berbatas,” ucap Edwin Wardhana, General Manager CitraLake Sawangan.

(Simak Review Properti dari Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan, sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya) 

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah

Rusia Akan Memutus Arus Internet yang Masuk ke Dalam Negeri, Mengapa?

Liputan6.com, Moskow – Pemerintah Rusia berencana untuk memutus jaringan internet dari seluruh dunia yang masuk ke negaranya, sehingga akan mempengaruhi lebih dari 100 juta pengguna internet di Negeri Beruang Merah.

Tindakan ini dilakukan untuk mengetahui sejauh mana internet Rusia yang terisolasi dapat berfungsi secara offline, jika terjadi serangan siber yang secara paksa harus memutuskannya dari server asing.

“Kami membahas tentang perlindungan infrastruktur kritis, yang seharusnya berlokasi di wilayah Rusia,” kata Klimenko, mantan penasihat internet untuk presiden Rusia, Vladimir Putin, pada 2016.

“Ada kemungkinan besar, penyebabnya lantaran muncul ‘pergeseran tektonik’ dalam hubungan kami dengan Barat. Oleh karena itu, tugas kami adalah menyesuaikan segmen internet Rusia untuk melindungi negeri ini dari skenario seperti itu,” imbuhnya, seperti dikutip dari Science Alert, Sabtu (16/2/2019).

Gagasan semacam itu sekarang sedang ‘digodog’ agar menjadi hukum yang sah, sedangkan Rancangan Undang-Undang (RUU) yang berkaitan, pertama kali diperkenalkan pada Desember 2018 dengan menerima persetujuan sementara dari anggota parlemen Rusia.

Di bawah RUU itu, penyedia internet di Rusia harus melakukan langkah-langkah teknis dalam jaringan mereka untuk melawan potensi ancaman dari penyerang asing –yang mengisolasi internet Rusia (kadang-kadang disebut Runet) dari situs web lainnya, dan memastikan semua akses dilakukan di sistem internal negara.

Pada saat yang sama, Roskomnadzor –agensi Rusia yang bertanggung jawab di sektor komunikasi– akan mendapatkan kekuatan baru untuk mengontrol dan menyensor media yang dilarang muncul di internet, yang saat ini tugas tersebut dilakukan oleh penyedia layanan internet (ISP) Rusia secara independen.

Mereka yang berada di belakang prakarsa itu mengatakan, langkah ini datang sebagai respons terhadap agresi “Strategi Keamanan Siber” baru pemerintah Amerika Serikat yang diluncurkan pada bulan September.

“Tekanan yang dilimpahkan pada negara kita, yang sebetulnya dibuat di Barat, mengharuskan kita untuk memikirkan cara-cara tambahan untuk melindungi kedaulatan Rusia di dunia maya,” Leonid Levin, ketua komite Rusia bidang teknologi informasi.

“Putusnya Rusia dengan jaringan internet adalah salah satu skenario yang mungkin terjadi di tengah meningkatnya ketegangan internasional,” imbuhnya.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 2 halaman

Kontra

Tetapi tidak semua penduduk yang tinggal di Rusia setuju dengan rencana tersebut.

“Terputusnya Rusia dari jaringan internet global akan menandakan bahwa kami sudah berperang dengan semua orang,” kata pakar internet Rusia, Filipp Kulin, kepada BBC di layanan bahasa Rusia.

“Dalam situasi ini, kita harus berpikir bagaimana menanam kentang di tengah musim nuklir, dan bukan tentang mematikan internet,” lanjutnya.

Terlepas dari keberatan ini, RUU tersebut tetap akan segera diabadikan dalam hukum.

Meskipun tidak ada yang tahu kapan pencabutan besar terhadap jaringan internet di Rusia akan dimulai, namun sebuah sumber Kremlin menyebut, “Itu bakal terjadi dalam waktu dekat, yang seharusnya terjadi sebelum 1 April tahun ini.”

RUU berjuluk Program Nasional Ekonomi Digital, mewajibkan penyedia layanan internet (ISP) Rusia untuk memastikan dapat beroperasi jika kekuatan asing berupaya mengisolasi secara online atau daring.

Sebelumnya, NATO dan sekutu telah mengancam sanksi kepada Rusia atas tuduhan serangan dunia maya dan campur tangan online lainnya, yang sering menyasar negara-negara Barat.

Langkah-langkah yang digariskan dalam RUU itu, termasuk pembangunan versi lokal dari sistem alamat internet (DNS), sehingga dapat beroperasi jika tautan ke server internasional tiba-tiba terputus.

Saat ini, 12 organisasi mengawasi akar server untuk DNS, dan semuanya tidak berlokasi di Rusia.

Namun banyak salinan dari buku alamat inti internet sudah ada di Rusia, di mana kini diklaim tetap berfungsi sistem internetnya, meskipun tindakan hukuman diambil untuk menyetopnya.

Optimis Menang, Ma’ruf Amin Targetkan 70 Persen Suara di Jawa Barat

Jakarta – Barisan Nusantara (Barnus) melantik pengurusnya untuk menggerakkan pemenangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Barat. Mendapat dukungan Barnus, Ma’ruf optimistis bisa meraup suara 70 persen di Jawa Barat.

“Saya ingin sampaikan terima kasih karena Barnus Jabar dengan seluruh pengurus DPC Jawa Barat telah menyatakan dukungannya kepada paslon nomor 01. Karena itu saya yakin dengan dukungan Barnus, calon capres no 01 akan memenangkan pilpres di Jawa Barat,” ujar Ma’ruf dalam sambutannya di gedung Cimahi Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

“Karena itu minimal menangnya di Jawa Barat harus 70 persen. Sanggup atau tidak? Yakin atau tidak? Pasti atau tidak? Ini harus dipegang, minimal 70 persen,” sambungnya.


Ma’ruf yakin Barnus dapat menaikkan elektabilitasnya lantaran gerakan itu sudah didukung oleh 11 komunitas di Jawa Barat. Sehingga, lanjutnya, dapat menaikkan suara Jokowi yang diketahui kalah pada tahun 2014.

“Tahun 2014 Jokowi kalah di Jawa Barat, betul? Apa tahun 2019 mau kalah lagi? Mau kalah apa tidak? Pasti menang, karena itu 2019 harus menang. Dengan Barnus yang terkonsolidasi di Jabar dan didukung oleh 11 komunitas, maka elektabilitas 01 akan naik lagi. Sekarang sudah di 53 persen, kita harapkan akan naik terus, kalau bisa sampai 70 persen,” ucapnya.

Terlebih lagi jelas Ma’ruf, pihaknya didukung oleh 10 partai besar, lalu ia juga menyinggung seluruh capaian pada pemerintahan Jokowi. Ia pun menegaskan agar seluruh relawan dapat memanfaatkan potensi itu untuk menarik suara.

“Pak Jokowi bukan hanya janji tapi sudah bukti nyata, makanya pantas menang. Nah ini saya bilang banyak hal ya, tapi semua itu kalau kita tidak mampu mengonversi potensi yang kita miliki tidak ada artinya kalau kita tidak bisa konversi jadi elektabilitas,” tuturnya.
(eva/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bontang Bakal Jadi Kota Gas

Liputan6.com, Jakarta – Sebanyak 5.005 sambungan jaringan gas (jargas) rumah tangga di Kota Bontang, Kalimantan Timur resmi beroperasi. Hal ini untuk mewujudkan Kota Bontang menjadi City Gas pada 2020, dimana seluruh masyarkatnya sudah menggunakan bahan bakar untuk kebutuhan sehari-harinya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengatakan, Program city gas itu sudah berjalan di tiga wilayah, pertama Prabumulih, yang kedua Tarakan dan yang ketiga Bontang, di Kalimantan Timur.

“Banyak gas-nya, masak tidak bisa buat city gas,” kata Jonan, di Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Usulan Pemerintah Daerah Kalimantan Timur dan Bontang sangat mungkin untuk direalisasikan, mengingat Kota Bontang memiliki sumber gas yang cukup besar tingga melengkapinya dengan pipa distribusi untuk mengalirkannya ke masyarakat.

“Jika Pemerintah Kalimantan Tiimur mengusulkan jaringan gas kota, selama ada pipa transmisinya mak itu akan cepat direalisakan karena Pemerintah mengoptimalkan potensi sumber daya alam setempat sesuai dengan harapan Presiden Republik Indonesia yang akan dituangkan dalam Peraturan Presiden, dan jika sudah disetujui inshaa Allah keinginan menjadikan Bontang sebagai city gas dapat terwujud,” jelas Jonan.

Jonan menegaskan, pentingnya sinergi dari Pemerintah Daerah, DPR dan Pemerintah Pusat dalam mewujudkan program jaringan gas kota, untuk memberikan akses energi yang lebih murah dan bersih bagi masyarakat.

“Kalau ketiga lembaga tidak kompak, nanti implementasinya juga susah, jadi mohon dukungannya” harap Jonan kepada para Anggota DPR dan Pemerintah Daerah agar bisa terus bersama memajukan masing-masing daerah,” tuturnya.

2 dari 3 halaman

Harus Diikuti Kota Lain

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi, menambahkan, keinginan menjadikan Bontang sebagai City Gas pada 2020 harus diikuti pula dengan kota-kota lainnya di Provinsi Kalimantan Timur, seperti Samarinda dan Balikpapan. Sehingga menjadikan Kalimantan Timur sebagai provinsi pertama yang menyandang predikat sebagai City Gas pertama di Indonesia.

“Setelah Bontang, kota –kota lainnya di Kalimantan Timur seperti Samarinda dan Balikpapan juga akan menggunakan gas bumi sebagai bahan bakar sehingga harapan Kami nanti Kalimantan Timur menjadi provinsi pertama sebagai provinsi City Gas,”ujar Hadi.

Walikota Bontang Neni Moerniaeny menyampaikan, harapannya untuk menjadikan Bontang menjadi City Gas, bukan tanpa alasan, karena Bontang merupakan Kota penghasil gas yang cukup besar dengan infrastruktur gas relatif sudah memadai, dari 15 kelurahan yang ada tinggal 1 kelurahan saja yang belum ada infrastruktur jaringan gas kota.

“Saya ingin perjuangkan insya Allah Bontang tahun 2020 bisa dideklarasikan sebagai City Gas, semuanya teraliri gas, kita melihat api atau asap PT Badak setiap hari masa kita susah cari yang LPG 3 kilo, tapi berkat komitmen dari bapak Jokowi harapan itu dapat terwujud” harap Neni.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: