David Luiz Tak Terkejut MU Bangkit Bersama Solskjaer

Liputan6.com, London – Bek Chelsea David Luiz tidak kaget dengan peningkatan performa Manchester United (MU) di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Menurut Luiz, Setan Merah sudah punya tim yang bagus sebelum ditangani Solskjaer.

MU menjalani start yang buruk di bawah asuhan Jose Mourinho pada musim ini. Namun, manajer asal Portugal itu kemudian digantikan oleh Solskjaer pada bulan Desember lalu.

Solskjaer baru saja menelan kekalahan pertamanya setelah ditaklukkan oleh PSG di Liga Champions. Namun, sebelum itu pria asal Norwegia itu berhasil memimpin timnya tidak tersentuh kekalahan dalam 11 pertandingan.

Setan Merah kini sudah berhasil menembus posisi empat besar di klasemen sementara Premier League. Selain itu, para pemain MU sekarang sudah tampil dengan penuh percaya diri.

2 dari 2 halaman

Komentar Luiz

Chelsea akan menjamu United dalam putaran kelima Piala FA pada hari Senin (18/2/2019). Luiz pun memberikan penilaian tentang performa United di bawah Solskjaer.

“Bahkan sebelumnya sudah mereka menjadi tim yang hebat dengan manajer hebat, Jose Mourinho mencoba melakukan segalanya untuk yang terbaik bagi Man United tetapi kemudian mereka memutuskan untuk berubah,” kata pemain Brasil itu di situs resmi Chelsea.

“Kemudian datang Solskjaer dan dia melakukan hal luar biasa karena dia pelatih yang hebat dan juga dia memiliki pemain-pemain hebat. United sudah memiliki tim yang sama sejak lama, mereka memahami filosofinya dan mereka mencoba menikmatinya.”

Statistik Manchester United di bawah manajer interim Ole Gunnar Solskjaer sejak Desember 2018 memang mengundang decak kagum. Bahkan tidak ada yang menyangka jika mantan striker United itu menjalani start yang bagus di Old Trafford.

Di bawah tangan dingin manajer asal Norwegia itu, Setan Merah mencatatkan sepuluh kemenangan, satu kali imbang, dan satu kali kekalahan. Selain itu, Paul Pogba dan kawan-kawan juga berhasil menyarangkan 28 gol.

Sumber: bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Usai Dipecat MU, Mourinho Buka Peluang Latih Klub Brasil

Liputan6.com, Rio de Janeiro – Jose Mourinho telah dipecat Manchester United (MU) pada Desember 2018. Kini, pelatih berpaspor Portugal itu berstatus pengangguran.

Untuk menghabiskan masa senggangnya, Mourinho memilih berlibur ke Brasil. Mourinho mengaku ini bukan yang pertama kalinya dia ke Brasil.

Mantan pelatih Inter Milan itu menyukai pemandangan di Brasil. Dia pun tidak menutup peluang suatu saat menangani klub Brasil.

“Masa depan melatih di klub Brasil? Jangan pernah katakan tidak akan pernah dalam hidup,” ucap Mourinho, seperti dilansir DAZN Brasil.

Namun, menukangi klub Brasil bukan prioritas pelatih berusia 56 tahun itu. Mourinho juga mengaku tidak ingin menganggur lebih lama lagi.

2 dari 3 halaman

Sering Berlibur

“Saya sering datang berlibur (ke Brasil) dan semuanya baik-baik saja,” terang mantan pelatih Real Madrid tersebut.

“Tapi untuk sekarang, saya masih mencari klub di Eropa secara eksklusif,” tutur bapak dua anak ini.

3 dari 3 halaman

Kompensasi Mourinho

Manchester United mengumumkan bahwa Mourinho akan menerima kompensasi 15 juta poundsterling dari pemecatannya. Liburan ke Brasil bisa jadi untuk menikmati uang kompensasi tersebut.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Benfica Halangi MU Dapatkan Wonderkid Portugal

Manchester – Benfica takkan mudah melepas Joao Felix ke MU. Klub Portugal itu akan berjuang keras agar mendapat untung besar pada bursa transfer musim panas mendatang.

Pemain berusia 19 tahun tersebut dibanderol tinggi oleh Benfica. Seperti dilansir Mirror, Kamis (14/2/2019), Benfica membanderol Joao Felix senilai 100 juta poundsterling atau setara Rp 1,8 triliun.

Namun, Manchester United sepertinya tak gentar dengan harga selangit sang pemain. Pencari bakat MU disebut telah beberapa kali mengamati secara langsung aksi sang pemain pada musim ini.  

Manajer interim Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, juga telah menyaksikan langsung pemampilan Joao Felix dan tertarik. Jika statusnya sebagai manajer MU dipermanenkan pada akhir musim, Solskjaer diprediksi akan melakukan manuver memboyong Joao Felix ke Old Trafford. 

Manchester United kemungkinan akan merealisasikan transfer Felix pada musim panas. Salah seorang sumber di Old Trafford mengonfirmasi rencana tersebut kepada The Sun

“Klub telah melihat aksi Felix dan hasilnya positif. Dia benar-benar bertalenta. Dia benar-benar seseorang yang menarik perhatian. Dia plyamaker pandai dan mirip dengan legenda Portugal, Deco,” kata sumber tersebut. 

“Pencari bakat MU sudah melihatnya saat laga kontra Sporting Lisbon dan dia mencetak gol. Sepertinya mereka akan berusaha menggaetnya,” imbuh sumber tersebut.  

2 dari 2 halaman

Sejarah Pemain Asal Portugal

Manchester United punya sejarah cukup banyak dengan pemain asal Portugal. Pemain Portugal paling fenomenal di Old Trafford tentu saja Cristiano Ronaldo yang kini berseragam Juventus. 

Setan Merah juga pernah merekrut Nani, serta yang terbaru adalah Diogo Dalot. 

Namun, ambisi Setan Merah mendatangkan Felix diprediksi bakal menemui rintangan besar. Beberapa klub raksasa Eropa dikabarkan juga tertarik, di antaranya Real Madrid dan Barcelona. 

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Chiellini Bandingkan Ronaldo dengan 2 Atlet Hebat dari Cabang Lain

Jakarta Bek Juventus Giorgio Chiellini memuji kualitas Cristiano Ronaldo. Menurut Cheillini, Ronaldo mirip dengan petenis Roger Federer dan pelari Usain Bolt.

Ronaldo gabung ke Juventus pada pramusim 2018-2019 dengan banderol 110 juta euro atau Rp 1,74 triliun. Pemain asal Portugal itu datang bermodal kesuksesan selama sembilan tahun di Real Madrid.

Di Italia Ronaldo juga tak butuh waktu lama untuk beradaptasi. Dia tampil moncer dengan melesakkan 18 gol dalam 23 pertandingan di Serie A. 

Kedatangan Ronaldo juga membantu mengisi kekosongan di Juventus setelah kepergian Gianluigi Buffon, yang gabung Paris Saint-Germain. Kekosongan yang diisi terutama dari sisi pengalaman dan kepemimpinan. Ban kapten yang dulu dipegang Buffon berpindah ke lengan Chiellini.

“Menggantikan Buffon tak mudah. Sebagai kapten, Anda tak butuh mengerjakan tugas orang lain. Tapi, Anda harus membantu menjaga keseimbangan (di skuat), (karena) ruang ganti yang beragam, latar belakang yang berbeda, kebiasan dan agama. Ini tak mudah, tapi berbagi di lingkungan seperti itu indah,” kata Chiellini, seperti dilansir Four Four Two, Rabu (13/2/2019).    

Chiellini mengaku menjadi kapten tim merupakan tantangan tersendiri. 

“Saya orang yang ingin tahu, pengamat yang baik, dan saya suka belajar. Sebagai contoh, memiliki Ronaldo yang dekat dengan saya sungguh menarik. Dia seperti Bolt dan Federer,” ujar Chiellini. 

“Memahami orang-orang yang memiliki kemampuan lebih sangat membantu. Saya tak bermaksud meniru Cristiano Ronaldo, tapi lebih untuk memperluas horison saya (sebagai kapten),” imbuh dia. 

Bonucci Segera Kembali Bela Juventus

Liputan6.com, Jakarta Juventus mendapat kabar gembira jelang 16 besar Liga Champions. Bek Leonardo Bonucci tidak lama lagi akan bisa kembali bermain setelah sempat absen selama dua pekan karena cedera engkel.

Bonucci mendapat cedera dalam pertandingan melawan Lazio pada akhir Januari lalu. Awalnya pemain 31 tahun itu diperkirakan harus absen selama satu bulan. 

Namun perkembangan pemulihan cedera Bonucci rupanya berjalan dengan baik. Pemain yang musim lalu sempat memperkuat AC Milan itu bisa kembali lebih cepat dari jadwal.

Lewat laman resmi mereka, Juventus mengkonfirmasi bahwa Bonucci telah mengikuti sesi latihan secara penuh yang diadakan pada Selasa (12/2). Sementara itu, bek lainnya, Andrea Barzagli hanya mengikuti sesi latihan tim.

Tiga penggawa Juventus, yakni Giorgio Chiellini, Cristiano Ronaldo, dan Douglas Costa menjalani latihan terpisah. Costa disebut mengalami perkembangan bagus dalam pemulihan cedera paha kirinya.

Berbeda dari pemain lainnya, Ronaldo sejatinya masih tampil ketika Juventus mengalahkan Sassuolo 3-0 akhir pekan kemarin. Bahkan pemain asal Portugal itu turut menyumbang satu gol dan menjadi kreator dua gol lainnya.

2 dari 2 halaman

Jadwal Juventus

Juventus akan kembali bermain pada Sabtu (16/2) dini hari mendatang. Tim asuhan Massimiliano Allegri bakal menjamu tim papan bawah, Frosinone di Allianz Stadium.

Selanjutnya pada tengah pekan depan, Juventus harus bertandang ke markas Atletico Madrid untuk melakoni laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Neville Minta MU Jangan Buru-Buru Tentukan Pelatih Permanen

Liputan6.com, Jakarta Gary Neville memberi masukan kepada manajemen Manchester United (MU) soal pelatih. Neville menilai manajemen tidak boleh terlalu terburu-buru dalam menentukan siapa nahkoda permanen Setan Merah berikutnya.

Pada bulan Desember kemarin, MU resmi berpisah dengan manajer mereka, Jose Mourinho. Manajer asal Portugal itu dipecat usai Paul Pogba dan kolega menelan sejumlah hasil buruk di beberapa kompetisi yang mereka ikuti.

Belakangan ini beredar rumor bahwa manajemen MU sudah menetapkan pilihan mereka. Mereka dikabarkan sudah sepakat untuk menjadikan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer permanen mereka, setelah pelatih 45 tahun itu menunaikan tugasnya dengan baik sebagai pelatih interim.

Namun di mata Neville, manajemen MU tidak boleh terlalu tergesa-gesa untuk menunjuk manajer baru mereka. “Menurut pendapat pribadi saya, pihak klub harus menunggu setidaknya hingga akhir Maret,” ujar Neville dalam Gary Neville Podcasts.

2 dari 3 halaman

Tidak Perlu Buru-Buru

Neville sendiri mengakui bahwa ia sudah mendengar bahwa mantan klubnya berencana untuk mempermanenkan Solskjaer dalam waktu dekat ini.

Namun Neville menilai timnya harus lebih bersabar dan mengamati lebih jauh pelatih 45 tahun itu sebelum mereka benar-benar menjadikannya manajer permanen MU.

“Saya rasa tidak ada alasan bagi mereka untuk tergesa-gesa mengumumkan siapa manajer baru mereka. Mereka tidak perlu membuat keputusan yang gegabah.”

3 dari 3 halaman

Keputusan Komprehensif

Neville menegaskan bahwa ia meminta manajemen MU untuk menunda penunjukkan Solskjaer bukan karena ia meragukan kualitas mantan rekannya tersebut.

Namun Neville menilai manajemen MU harus membuat keputusan yang komprehensif, karena masalah manajer ini sangat krusial untuk kelangsungan tim mereka.

“Saya tidak menyarankan mereka menunggu karena United sedang ditunggu rentetan pertandingan sulit. Namun saya rasa lebih masuk akal mereka melihat kondisi tim mereka setelah periode tiga atau empat bulan, karena bagi saya Ole Gunnar Soslkjaer sudah melakukan tugas yang baik selama ia berada di sana.” tandasnya.

Selain Solskjaer, MU dikabarkan juga meminati sosok Mauricio Pochettino sebagai manajer baru mereka.

Sumber: bola.net

5 Fakta yang Mengiringi Kekalahan Manchester United dari PSG

Jakarta – Manchester United takluk 0-2 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019, di Old Trafford, Selasa (12/2/2019) waktu setempat.

The Red Devils tidak bisa berbuat banyak di laga ini. Skuat asuhan Ole Gunnar Solskjaer kesulitan untuk keluar dari tekanan para pemain PSG sepanjang pertandingan.

Les Parisiens muncul sebagai pemenang di pertandingan ini berkat gol yang dicetak Presnel Kimpembe pada menit ke-53 dan Kylian Mbappe (60′). Dua gol tim tamu tercipta berkat assist Angel Di Maria.

Kekalahan yang dialami Manchester United semakin menyesakkan karena Paul Pogba menerima kartu kuning kedua setelah melanggar Dani Alves pada menit ke-89. Pogba pun harus absen pada leg kedua di markas PSG.

Berdasarkan statistik ESPN, PSG unggul penguasaan bola atas Manchester United dengan 56 persen berbanding 44 persen. Tim ibukota Prancis itu juga melakukan 17 upaya mencetak gol sedangkan tuan rumah hanya melakukan 11 usaha.

Selain beberapa catatan itu, Bola.com merangkum lima fakta menarik yang mewarnai bentrok Manchester United kontra PSG di Old Trafford.

2 dari 2 halaman

Fakta Menarik Manchester United Vs PSG

1. Manchester United untuk pertama kalinya kalah dengan margin lebih dari satu gol di pentas Eropa saat bermain di Old Trafford.

2. Paul Pogba menjadi pemain pertama Manchester United yang mendapatkan kartu merah di fase gugur Liga Champions setelah Luis Nani. Winger asal Portugal itu diusir wasit saat menghadapi Real Madrid pada leg kedua 16 Besar pada Maret 2013.

3. Kylian Mbappe menjadi pemain ketiga yang bisa mencetak gol dalam tiga laga tandang Liga Champions di Inggris setelah Luis Enrique dan Edin Dzeko.

4. Presnel Kimpembe merupakan pemain kedelapan PSG yang mencetak gol di Liga Champions musim ini. Torehan ini lebih baik dibandingkan tim manapun.

5. Manchester United hanya melepaskan satu tembakan tepat sasaran ke gawang PSG sepanjang pertandingan. Catatan ini merupakan yang terendah saat bermain di Old Trafford sejak Februari 2005 pada laga 16 besar kontra AC Milan.

Sumber: Opta

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini

5 Kandidat Penerus Luis Suarez di Barcelona

Jakarta – Barcelona dikabarkan mulai mencari penerus Luis Suarez. El Azulgrana membutuhkan suntikan darah baru karena penyerang asal Uruguay itu sudah berusia 32 tahun.

Pemain timnas Uruguay itu memang sangat diandalkan Barcelona untuk menjebol gawang lawan. Akan tetapi, penampilan Luis Suarez mulai menurun dan rentan cedera.

Oleh karena itu, manajemen Los Cules sepertinya tidak bisa bergantung dengan sang pemain lebih lama lagi. Blaugrana pun telah mengambil ancang-ancang untuk mencari pengganti Suarez.

Barcelona dikabarkan mengincar sejumlah pemain untuk menemukan solusi atas masalah di lini depan. Striker baru yang datang diharapkan bisa bersaing dengan Luis Suarez atau bahkan menggantikan sang pemain.

Berikut ini adalah lima striker yang bisa direkrut Barcelona untuk menggantikan Luis Suarez seperti dilansir Fox Sports Asia.

2 dari 6 halaman

Harry Kane

Kane sudah dianggap sebagai satu di antara striker terbaik di Eropa. Meski gaji dan harganya akan menjadi masalah besar bagi tim Catalan, Kane akan menjadi pemain yang sempurna untuk menggantikan Luis Suarez.

Kane sudah sebagus Luis Suarez jika tidak lebih baik dan akan cocok bermain di Camp Nou. Barcelona pasti bisa mendapatkan banyak gol dengan bantuan striker internasional Inggris tersebut.

3 dari 6 halaman

Mauro Icardi

Dengan sembilan gol dari 19 pertandingan di Serie A, Mauro Icardi kembali memulai musim dengan baik. Icardi pernah menimba ilmu di akademi Barcelona dan hal itu membuatnya menjadi kandidat yang sangat bagus untuk lini depan tim Catalan.

Striker asal Argentina itu memiliki klausul pelepasan sebesar 100 juta euro, sehingga dia tidak akan semahal Harry Kane. Namun, Inter pasti tidak akan membiarkan Icardi pergi dengan mudah.

4 dari 6 halaman

Bas Dost

Bas Dost bisa dibilang sebagai striker yang tidak banyak mendapat perhatian di Eropa. Dia mungkin hanya mampu mencetak satu gol untuk timnas Belanda dalam 18 pertandingan. Tetapi, tidak ada yang bisa menyangkal dampak yang dia buat di liga Portugal.

Dost sudah memainkan 74 pertandingan liga untuk Sporting CP sejauh ini dan sudah mencetak 72 gol dalam prosesnya. Selain itu, pemain berusia 29 tahun itu tidak akan membuat Barcelona merogoh kocek dalam-dalam.

5 dari 6 halaman

Gabriel Jesus

Ini adalah opsi yang lebih mahal daripada Bas Dost. Tetapi yang akan didapat Barcelona adalah pemain dengan kemampuan yang sangat luar biasa.

Gabriel Jesus mungkin baru berusia 21 tahun tetapi dia sudah sangat dewasa, seperti yang bisa dilihat setiap kali dia bermain untuk Manchester City.

Dengan 15 gol dari 28 pertandingan di semua kompetisi musim ini, Gabriel Jesus terus tampil mengesankan untuk tim yang bermarkas di Etihad tersebut. Pemain internasional Brasil itu saat ini masih terikat kontrak dengan City sampai 2023 mendatang.

6 dari 6 halaman

Luka Jovic

Pemain Serbia itu sudah dikaitkan dengan Barcelona dan kenapa tidak? Jovic sekarang lebih tajam dari Robert Lewandowski di Bundesliga setelah mencetak 14 gol dari 18 pertandingan bersama Eintracht Frankfurt.

Jovic baru berusia 21 tahun dan potensinya sangat besar. Gaya bermainnya akan semakin berkembang bersama Blaugrana dan Luis Suarez akan punya penerus yang sepadan.


Sumber: Bola.net

Pastor Asal AS di Timor Leste Dipecat karena Kasus Seksual Anak-anak

Dili

Seorang pastor Katolik asal Amerika Serikat telah diihentikan dari ordonya setelah mengaku melakukan penganiayaan seksual terhadap anak-anak ketika bertugas di Timor Leste.

Pemecatan pastor di TimorLeste

  • Richard Daschbach sudah bertugas di Timor sejak tahun 1966
  • Dia dianggap berjasa menyelamatkan anak-anak selama masa konflik kemerdekaan Timor Timur dengan Indonesia
  • Pastor tersebut diminta meninggalkan Timor namun Daschbach kembali lagi ke sana tanpa ijin Gereja Katolik

Pastor tersebut Richard Daschbach sebelumnya dianggap pahlawan di Timor Leste karena mendirikan sebuah pusat penampungan anak-anak miskin yang sudah beroperasi selama 20 tahun.

Laporan media mengenai pemecatan pastor tersebut mengejutkan Timor Leste, salah satu dari dua negara yang bersama dengan Filipina di Asia memiliki penduduk mayoritas Katolik.

Uskup Dili Virgilio do Carmo da Silva mengatakan kepada wartawan bahwa Dascbach dikeluarkan dari gereja tahun lalu dan sekarang tidak lagi menjadi pastor.

Richard Daschbach lahir di Pennsylvania (Amerika Serikat) dan pertama kali tiba di Timor Timur di tahun 1966 ketika wilayah itu masih dikuasai oleh Portugal.

Dia mendirikan Rumah Topu Honis atau artinya Jalan Kehidupan bagi anak-anak terlantar di Oe-Kusi Ambeno, sebuah wilayah Timor Timur yang berada dalam wilayah Timor Barat yang ketika itu bagian dari Indonesia.

Pastor Dashbach juga banyak dihormati karena banyak menyelamatkan anak-anak dalam konflik Timor Leste untuk merdeka dari Indonesia.

Seorang anggota keluarga Dashbach di Amerika Seriakt, yang tidak mau namanya disebutkan karena sensitifnya masalah, mengatakan misionaris ini meninggalkan Oe-Kusi Ambeno namun kemudian kembali lagi.

Media Timor Leste mnengatakan bahwa mantan pastor ini masih memimpin misa di kawasan tersebut.

“Dia mengakui bahwa tuduhan terhadap dirinya memang benar.” kata anggota keluarga tersebut.

“Para pastor lain telah membawa dia dari Ambeno karena tuduhan pelecehan seksual. Dia mengakui hal itu memang benar. Dia kembali lagi ke sana tanpa persetujuan para pastor lainnya.”

Kantor kejaksaan di Oe-Kusi Ambeno mengatakan mereka mengetahui adanya skandal tersebut namun sampai saat ini tidak ada kasus kriminal resmi terhadap mantan pastor tersebut.

A view from a boat looks across blue water to a red-roofed white Spanish-style church with mountains in the distance.
Mantan pastor itu kembali lagi ke Oe-Kusi Ambeno tanpa persetujuan gereja. (Flickr: Keith Miller)

Jovito Rego de Jesus Araujo, seorang pastor di Keuskupan Dili mengatakan kasus Daschbach merupakan kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak pertama yang diketahui terjadi di Timor Leste.

“Kami tidak pernah menduga sebelumnya ini dilakukan oleh seseorang yang sudah mendedikasikan dirinya bagi banyak orang. Dia seperti seorang bapak bagi komunitas, yang dibangun, dibesarkan dan didukungnya.” kata Pastor Araujo kepada media Catholic News Service.

“Ini adalah bencana, drama, situasi yang sangat dramatis. Seorang pria sepuh berusia 82 tahun dituduh sebagai pedofil.”

Belum ada komentar apapun dari Daschbach yang sudah dihubungi.

Dua rumah penampungan yang dibangun Daschbach digunakan untuk menampung anak-anak dari keluarga miskin, para difabel dan perempuan yang melarikan diri dari tindak kekerasan dalam rumah tangga.

Beberapa dari ratusan anak-anak yang pernah tinggal di sana kemudian melanjutkan pendidikan di universitas di Australia, Amerika Serikat dan Indonesia.

Lihat beritanya dalam bahasa Inggris di sini

ABC/AP

Simak berita-berita ABC Indonesia lainnya di sini


(ita/ita) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gara-Gara Tak Ada Air untuk Menyeduh Teh, Pesawat di Inggris Mendarat Darurat

Liputan6.com, Glasgow – Sebuah pesawat dengan rute penerbangan Glasgow, Skotlandia menuju Tenerife, Spanyol terpaksa mendarat darurat.

Bukan karena cuaca ekstrem atau masalah teknis pada mesin. Namun, itu semua terjadi lantaran tidak ada air untuk menyeduh teh dan kopi untuk para penumpang.

Dikutip dari laman BBC, Selasa (12/2/2019), terpaksa pesawat itu melakukan pendaratan di Manchester, Inggris.

Padahal, pesawat itu belum satu jam lepas landas. Insiden unik ini terjadi pada Minggu (10/2). Mayoritas penumpang yang kala itu ingin berlibur akhirnya mengalami penundaan.

Sang juru bicara kemudian memastikan, pengalihan itu disebabkan adanya masalah air untuk menyajikan teh dan kopi.

“Ada masalah teknis dengan air di dalam kabin. Tak ada air untuk membuat teh dan kopi,” ujar juru bicara itu.

Dia menambahkan, para penumpang sudah dialihkan ke penerbangan lain ke Tenerife dan mendapatkan pelayanan sebagaimana mestinya.

Meski demikian para penumpang pesawat nampaknya kesal dengan kondisi ini. Dan mereka pun menumpahkan kekesalannya lewat media sosial.

Banyak dari mereka menyesali jika alasan pendaratan darurat disebabkan oleh air.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

2 dari 2 halaman

Bau Badan

Pesawat milik maskapai Transavia mendarat darurat di bandara Faro, Portugal selatan akibat seisi pesawat tak kuasa mencium bau tak sedap.

Dikutip dari laman Mirror.co.uk, pesawat dengan rute penerbangan Amsterdam menuju Gran Canaria, Spanyol itu mendarat darurat karena bau badan seorang pria.

Awak kabin yang berhasil menemukan sumber bau itu langsung mengurung pria tersebut ke dalam toilet pesawat agar penumpang dapat terselamatkan dari aroma tak sedap. Kejadian ini terjadi pada Juni 2018 silam.

Meski sudah hampir mendekati tujuan, pilot maskapai tersebut akhirnya memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat di Fero, Portugal selatan.

Seorang penumpang asal Belgia bernama Piet van Haut mengatakan bahwa suasa di dalam pesawat begitu kacau akibat bau badan pria itu.

“Baunya seperti orang tidak mandi berhari-hari. Beberapa penumpang banyak yang mengeluh dan ada yang muntah-muntah,” jelas Haut.

Pihak maskapai Transavia telah mengeluarkan pernyataan soal kejadian ini. Mereka membenarkan bahwa ada seorang penumpang yang membuat penerbangan tidak nyaman.

“Pendaratan darurat terpaksa kami lakukan karena adanya masalah yang terjadi di dalam pesawat. Seorang penumpang pria sengaja kami turunkan karena bau badannya yang sangat menyengat,” ujar pihak Transavia.