Mengenal Warung’e Cak Moel Itali yang Dikunjungi Sandiaga Uno di Bojonegoro

Liputan6.com, Jakarta – Sandiaga Uno terlihat mengunjungi beberapa willayah di Jawa Timur sejak Kamis, 14 Februari 2019. Dalam kunjungannya, lelaki 49 tahun itu sempat bertandang ke salah satu warung makan populer di Bojonegoro.

Lewat unggahan di akun Instagram-nya @sandiuno, baru-baru ini, ia terlihat menyantap sajian Warung’e Cak Moel Itali setelah melaksanakan ibadah salat Jumat. “Saya diajak oleh warga lokal untuk mencoba masakan di Warung’e Cak Moel Itali,” tulis Sandi di keterangan foto.

Ia melanjutkan, tempat ini merupakan salah satu tujuan wisata kuliner yang populer di Bojonegoro. Bertempat di Desa Kabunan Lor Kecamatan Balen, warung makan ini buka Senin-Sabtu dari pukul 08.00 hingga 17.00.

Menu yang disediakan antara lain sop buntut, asem-asem, rawon, kikil, kare ayam, soto ayam, sayur lodeh, dan pecel. Terkesan sederhana memang, namun rasanya disebut sudah membuat tak sedikit pelanggan ketagihan.

Karena terletak di Jl. Raya Bojonegoro, warung yang berdiri sejak Mei 2006 ini kerap dikunjungi wisatawan dari berbagai kota. “Dari Surabaya, Semarang, Solo, bahkan Jakarta juga ada,” ucap Mulyono, pemilik Warung Cak Moel Itali saat dihubungi Liputan6.com melalui pesan singkat, Sabtu (16/2/2019).

“Kalau sudah langganan pasti sering mampir, bahkan dari luar kota pun ada langganan,” sambungnya. Jadi, maukah Anda mampir ke warung makan pilihan Sandiaga Uno ketika berada di Bojonegoro? (Esther Novita Inochi)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pertemuan Pertama Pongki – Icha di Jikustik Reunian Bakal Obati Kerinduan Fans

Liputan6.com, Jakarta Band yang populer pada pertengahan 90-an, Jikustik, akan menggelar konser reuni di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 29 Maret mendatang. Konser bertajuk ‘Jikustik Reunian’ yang dipromotori oleh Rajawali Indonesia ini, menghadirkan formasi awal lengkap band tersebut.

Pongki (vokal dan gitar) dan Icha (bass dan vokal) sebagai mantan personel Jikustik akan bermain penuh dalam pergelaran ini.

Lewat formasi awal, Jikustik berhasil melahirkan delapan buah album dengan sederet single hits yang tak lekang ditelan waktu. Beberapa album di antaranya adalah, Seribu Tahun (2000), Perjalanan Panjang (2002), Sepanjang Musim (2003), dan Pagi (2004).

Polemik muncul di tubuh Jikustik setelah belasan tahun berkarya bersama. Pongki Barata hengkang dan Malam menjadi album terakhirnya di Jikustik. Beberapa tahun kemudian, Icha mengikuti jejak mantan vokalis.

2 dari 3 halaman

Tak Terganti

Kendati demikian, band yang menelurkan lagu “Setia” itu tetap berusaha menunjukkan eksistensinya dengan formasi baru. Jikustik kini diisi oleh Brian (vokal dan gitar), Dadi (gitar dan vokal), Adhit (keyboard), dan Carlo (drum).

“Setelah Pongki dan Icha keluar, mereka belum pernah lagi bermain musik bersama dalam satu panggung dan  Konser Jikustik Reunian ini jadi ajang pertama kalinya bagi mereka bermain musik bersama lagi,” ujar Anas Syahrul Alimi, CEO Rajawali Indonesia, Sabtu (16/2/2019).

Menurut Anas, Jikustik merupakan salah satu band fenomenal asal Yogyakarta yang mampu mengguncang publik di Tanah Air dengan karya-karya yang menyayat hati pendengarnya. 

“Jikustik formasi awal tak pernah terlupakan, walau sampai saat ini mereka masih tetap eksis dengan formasi baru dan konser ini berupaya mengobati kerinduan penggemar band ini,” ucapnya.

3 dari 3 halaman

Penjualan Tiket

Penjualan tiket pre sale akan dibuka pada 18 Februari 2018 hanya di Tiketapasaja.com. Pada 19 Februari 2019, penjualan tiket reguler di afiliasi Melon, seperti tiketcom, traveloka, kiostix, rajakarcis, blibli, dan blanja.com dibuka.

Kategori tiket Jikustik Reunian presale dan reguler ini terdiri dari empat kelas Tiket Festival dibanderol Rp 150 ribu, Gold Rp 250 ribu, Platinum Rp 350 ribu dan Diamond Rp 600 ribu. Untuk penjualan secara offline, tiket bisa diperoleh di Parsley Bakery And Resto. (Switzy Sabandar)

Selain Joko Driyono, 2 Ketua Umum PSSI Ini Sempat Bermasalah dengan Hukum

Jakarta Sejak mendeklarasikan diri sebagai organisasi sepak bola tertinggi Tanah Air pada 19 April 1930, tercatat 17 figur bercokol sebagai Ketua Umum PSSI. Mulai dari Soeratin Sosrosoegondo hingga yang terkini Joko Driyono yang berstatus caretaker menggantikan Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri pada saat kongres tahunan awal 2019 ini.

Sejak pertama kali berdiri PSSI sering mencuatkan banyak kontroversial. Mulai dari keberanian PSSI melakukan perlawanan ke penjajah Belanda dan Jepang, kasus-kasus yang melibatkan Timnas di pentas internasional, hingga kisruh internal organisasi yang tak berkesudahan sejak 2011 silam.

Sebagai organisasi yang memayungi sepak bola, olahraga paling populer di Indonesia, merupakan sesuatu hal yang wajar jika PSSI seringkali mendapat sorotan dari banyak pihak. Di sepanjang sejarahnya mencuat sejumlah figur kontroversial yang duduk di singgasana kepemimpinan PSSI.

Joko Driyono yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri bukan orang pertama yang tersandung kasus hukum.

Sebelumnya ada dua orang lainnya Ketua Umum PSSI yang juga harus berurusan dengan pihak berwajib. Mereka bahkan sempat merasakan derita ada di balik jeruji besi.

2 dari 3 halaman

La Nyalla Mattalitti

Selama lima tahun terakhir, nama La Nyalla Mahmud Mattalitti begitu nyaring terdengar di telinga pecinta sepak bola Indonesia. Ia jadi figur sentral kasus dualisme federasi serta kompetisi dan kini pembekuan PSSI. Daftar sikap kontroversialnya banyak semenjak aktif sebagai pengurus teras di PSSI pada tahun 2011 silam.

Figur pria asal Makassar ini sebetulnya bukan orang baru di dunia sepak bola. Tercatat, ia adalah salah satu pendiri Yayasan Suporter Surabaya (YSS) yang saat ini lebih dikenal dengan Bonek YSS. Bersama enam tokoh suporter lainnya, La Nyalla membidani lahirnya kelompok suporter militan asal Surabaya ini pada 3 November 1994 lalu.

Setelah kelahiran YSS, nama La Nyalla seperti hilang ditelan bumi. Ini tak lepas dari kesibukannya mengurusi bisnis kontraktor yang ia geluti. Karena itu, ia memilih berada di belakang layar dan mempercayakan jalannya yayasan ke mendiang Wastomi Suheri.

Setelah tujuh tahun sejak berdirinya YSS, pada 2011 La Nyalla justru muncul lagi di dunia olahraga sebagai wakil ketua KONI Jatim era kepemimpinan Saifullah Yusuf. Dari sinilah cikal bakal La Nyalla menggeluti organisasi sepak bola.

Ada pun konflik Persebaya dengan PSSI era Nurdin Halid yang membuat La Nyalla terpanggil. Ia bersama pelaku sepak bola di Jawa Timur serta mayoritas klub di provinsi paling timur pulau Jawa itulah yang mendorong La Nyalla melakukan perlawanan terhadap PSSI kala itu. Ia mendirikan PSSI tandingan dengan basis di Surabaya.

Tampaknya, perlawanan yang dilakukan La Nyalla ini mengundang simpati klub-klub di Jawa Timur. Tak heran, di awal 2011 La Nyalla didorong maju dalam pencalonan Ketua Pengurus Provinsi (sekarang Asosiasi Provinsi) PSSI Jatim. Ia pun terpilih sebagai Ketua Pengprov PSSI Jatim.


Ketua Umum PSSI 2011-2015, Djohar Arifin Husin (kiri) berbincang dengan La Nyalla Mattalitti saat Kongres Luar Biasa PSSI 2015 di Surabaya, (18/4/2015). Kongres menetapkan La Nyalla sebagai Ketua Umum PSSI 2015-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)


Perlawanan yang ia lakukan semakin getol. Bersama mayoritas voters, La Nyalla pun terus berupaya melengserkan kepengurusan PSSI era Nurdin Halid. Arus besar yang menghendaki pergantian Ketua Umum PSSI inilah yang kemudian membuat FIFA turun tangan dan membentuk Komite Normalisasi yang bertugas menggelar Kongres PSSI.

Melalui Kongres PSSI pada 9 Juli 2011 La Nyalla terpilih sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Namun, tak lama setelah ia menjabat sebagai anggota Exco PSSI bidang hukum, La Nyalla bersama ketiga anggota Exco lainnya, Toni Aprilani, Roberto Rouw, dan Erwin Budiawan didepak oleh Komite Etik PSSI karena dianggap melanggar kode etik.

La Nyalla pun melawan, ia bersama Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) menggelar KLB di Hotel Mercure Ancol pada 18 Maret 2012. Di forum itu, La Nyalla terpilih sebagai ketua KPSI-PSSI untuk menandingi PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.

Pada 2013, melalui perjanjian antara KPSI dan PSSI yang dimediasi oleh AFC, pria yang menjabat sebagai ketua ormas Pemuda Pancasila Jatim kembali masuk ke PSSI. Melalui Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Maret 2013, La Nyalla pun terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

Setelah masa kepengurusan Djohar selesai, La Nyalla maju sebagai calon Ketua Umum PSSI. Ia pun terpilih sebagai ketua umum PSSI lewat Kongres PSSI pada 17 Maret 2015 di Hotel JW Marriot, Surabaya.

Namun, hanya saat setelah ia terpilih, Menpora Imam Nahrawi menjatuhkan sanksi administratif terhadap kepengurusan PSSI pimpinan La Nyalla. Kegaduhan pun terjadi, roda organisasi yang ia pimpin lumpuh akibat hukuman tersebut.

Selain oleh Kemenpora, status PSSI juga dibekukan sejak bulan Mei 2015 oleh FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi ke PSSI karena intervensi pemerintah (Kemenpora). Hal yang dinilai tabu oleh FIFA.

Selama setahun ia terpilih sebagai nakhoda PSSI, kepemimpinan La Nyalla tak berhenti digoyang prahara. Ditekan Kemenpora ia sama sekali tak takut. Hingga saat ini klub-klub anggota belum ada yang berani menggoyang kepengurusannya. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kaamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim. Suara-suara yang menginginkan digelarnya Kongres Luar Biasa PSSI untuk mencari pemimpin baru mulai bermunculan.

Gara-gara huru hara antara pemerintah dengan La Nyalla, FIFA sempat menjatuhkan vonis pembekuan keanggotaan selama setahun lebih. Otoritas tertinggi sepak bola dunia menilai pemerintah Indonesia terlalu ikut campur dalam urusan sepak bola.

La Nyalla Mattalitti, tetap keras hati menolak mundur sekalipun jadi tersangka.  Ia minta publik menghormati proses pengadilan hingga memiliki kekuatan hukum tetap. Ia secara kontroversial menuding Menpora, Imam Nahrawi, menjadi dalang penetapan status tersangka di kasus uang hibah Kadin Jatim.

La Nyalla akhirnya terpingirkan dari PSSI karena terkena penahanan oleh kepolisian. PSSI kemudian menggelar Kongres Luar Biasa dengan memunculkan Edy Rahmayadi sebagai nahkhoda baru.

Dalam persidangan pada 17 Desember 2016, La Nyalla diputus bebas. Walau divonis tak bersalah, kursi kekuasaannya di PSSI hilang.

3 dari 3 halaman

Nurdin Halid

Menggantikan Agum Gumelar, Nurdin Halid terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada Rapat Anggota PSSI di Hotel Indonesia tahun 2003. Ia dikenal sebagai sosok kontroversial karena beberapa kali memimpin organisasi dari balik terali besi penjara.

Pada 16 Juli 2004, pria asal Makassar tersebut ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam  distribusi minyak goreng.

Pada tanggal 16 Juni 2005, dia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dibebaskan. Hanya saja putusan itu kemudian dibatalkan Mahkamah Agung pada 13 September 2007. MA memvonis Nurdin dua tahun penjara.

Selanjutnya ia kemudian dituntut dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya ditolak majelis hakim pada 15 Desember 2005 karena berita acara pemeriksaan (BAP) perkaranya cacat hukum.

Selain kasus ini, ia juga terlibat kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Agustus 2005. Tanggal 17 Agustus 2006 ia dibebaskan setelah mendapatkan remisi dari pemerintah bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Indonesia.

Pada 13 Agustus 2007, Nurdin Halid kembali divonis dua tahun penjara akibat tindak pidana korupsi dalam pengadaan minyak goreng. Berdasarkan standar statuta FIFA, seorang pelaku kriminal tidak boleh menjabat sebagai ketua umum sebuah asosiasi sepak bola nasional.

Nurdin Halid (Liputan6.com/Johan Tallo)

Karena alasan tersebut, Nurdin didesak untuk mundur dari berbagai pihak. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI), Agum Gumelar (Ketua KONI), dan juga FIFA bersuara kritis ke NH.

FIFA bahkan mengancam untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI jika tidak diselenggarakan pemilihan ulang ketua umum. Namun, Nurdin tetap bersikeras untuk tidak mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Kekuasaannya tidak goyah sekalipun ia mengendalikan organisasi dari penjara.

Kontroversi muncul saat ia merubah statuta PSSI, berkaitan dengan status ketua umum. Statuta yang sebelum berbunyi “harus tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal” (They…, must not have been previously found guilty of a criminal offense) diubah dengan menghapuskan kata “pernah” (have been previously).

 Arti harafiah dari pasal tersebut menjadi “harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal” (must not found guilty of a criminal offense). Para anggota PSSI menyetujui perubahan tersebut. Posisi Nurdin aman sebagai Ketua Umum PSSI.

Sepanjang masa kepemimpinanya sejumlah kasus mencuat. Mulai dari penghilangan status degradasi kompetisi kasta tertinggi, pelanggaran disiplin di pentas kompetisi, hingga kasus-kasus dugaan pengaturan skor.

Nurdin jadi public enemy pencinta sepak bola Indonesia, karena di saat bersamaan prestasi Timnas Indonesia di berbagai event internasional terpuruk. 

Desakan meminta Nurdin lengser dari PSSI seusai Piala AFF 2010. Pengusaha minyak, Arifin Panigoro, terlibat aktif menggoyang kepengurusan PSSI. Ia menggelontorkan dana besar untuk membiayai pelaksanaan kompetisi tandingan, Liga Primer Indonesia.

Walau begitu pria kelahiran 17 November 1958 tetap percaya diri memimpin PSSI. Ia pun bersama Nirwan Dermawan Bakrie kembali mencalonkan diri dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI pada 2011. Ia menjegal duet George Toisutta-Arifin Panigoro untuk ikut bersaing. Suporter dari berbagai penjuru Tanah Air turun ke jalan mendemo PSSI.

Untuk mengamankan jabatannya ia menggelar kongres di Kepulauan Riau. Sayangnya kongres berakhir ricuh. FIFA kemudian mengambil keputusan tegas melarang Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro, ikut serta dalam pemilihan pemimpin di PSSI. Di sisi lain Menpora, Andi Mallarangeng, juga membekukan status kepengurusan PSSI.

Nurdin secara menyakitkan lengser dari PSSI digantikan oleh Djohar Arifin. Sang mantan manajer klub PSM Makassar dan Pelita Jaya tersebut mengaku trauma. Ia kini memilih tak mau lagi jadi pengurus bola untuk kemudian fokus di Partai Golkar.

Melihat Masa Muda Ani Yudhoyono, Ditemani Caktor hingga Menolak Asmara

Liputan6.com, Jakarta – Ani Yudhoyono yang lahir dari keluarga Sarwo Edhie Wibowo sudah terbiasa hidup dengan latar belakang TNI. Sebelum menikah dengan SBY, Ani juga pernah tinggal di Komplek RPKAD.

Kuatnya pengaruh gaya hidup sederhana dari kedua orangtua membuatnya tidak ada keinginan menjadi seperti anak gaul Jakarta. Dirinya hanya mendekam saja sebagai anak-anak RPKAD Cijantung yang bergaul hanya di sekitar kompleks. Fase masa mudanya sangat mempengaruhi pembentukan mental Ani keepan.

“Maka sesulit apa pun, berjuanglah untuk terus berada di bidang putih. Jika kita berdiri di atas titik yang benar, kita bisa membawa cahaya kepada semua warna. Yang putih tetap terang. Yang hitam terpanggil menuju terang. Dan yang abu-abu menjadi mantap memilih jati diri yang baik, yang memutihkan dirinya. Inilah kalimat Papi mengenai kepemimpinan yang kelak sangat berguna membentuk mentalku.”

Demikian kata Ani Yudhoyono dikutip dari buku Kepak Sayap Putri Prajurit, Karya Alberthiene Endah, Jumat (15/2/2019).

Peristiwa G30S PKI merupakan pembelajaran pertama bagi dirinya. Dalam situasi saat itu, Ani dan anak-anak kompleks RPKAD menjadi lebih dewasa. Sebab semua menyadari keluarga RPKAD sedang berada dalam situasi yang berbahaya karena isu yang beredar.

Sang ayah yang diberi tugas untuk menumpas PKI, kerap bepergian. Sekali pergi bisa berbulan-bulan demi mencari sisa-sisa pengikut PKI.

Hal itu sering membuat Ani Yudhoyono bertanya pada dirinya sendiri, “Apa ibu tidak gelisah ditinggal suami yang entah bagaimana nasibnya.” Tetapi ia tahu bahwa ibunya adalah sosok yang tangguh dan seorang istri tentara sejati.

Saat G30S PKI sudah mereda dan menuju era Orde baru, sang ayah membawa kabar mengejutkan. “Papi akan pindah ke Medan,” kata Ani. Saat itu situasinya ia akan melakukan ujian SMP.

Akhirnya dibuatlah keputusan agar sang ayah dan ibu berangkat terlebih dulu. Kemudian disusul anak-anak setelah urusan sekolah mereka beres.

2 dari 3 halaman

Tidur Ditemani Caktor

Tinggal di Medan berbeda dengan situasi saat di Cijantung. Rumah mereka terletak di pinggir jalan. Saat itu sedang populer kendaraan bernama caktor, alias becak motor. Kendaraan ini beroperasi tanpa kenal waktu dan mengeluarkan suara yang memekakkan telinga. Hal itu yang menyebabkan mereka sulit tidur di malam hari.

Seiring berjalannya waktu sang Ayah dipindah ke Irian Jaya menjadi Pangdam XVII Cendrawasih. Keluarga harus pindah kembali. Tapi situasi Irian Jaya saat itu masih belum memungkinkan. Terutama untuk pendidikan, khususnya bagi Wiwiek yang harus berkuliah. Akhirnya empat anak terbesar kembali tinggal di Cijantung.

Setelah kembalinya Ani dan saudara ke Cijantung, dirinya kembali melanjutkan sekolah di SMA Slamet Riyadi, Cijantung sebelum mendapatkan kembali sekolah negeri. Tahun 1968 Ani dan saudarinya mendaftar di SMA 24. Inilah masa SMA seorang Ani Yudhoyono.

Sekolah di SMA 24 berbeda dengan sekolah di Medan yang murid-muridnya sangat patuh. “Pada hari pertama aku masuk, ada pelajaran menggambar. Gurunya sering terkantuk-kantuk. Pada saat itulah aku menyaksikan ragam perilaku yang mencengangkan. Murid cowok asyik mengepulkan asap rokok dan yang cewek dengan santai menarik sesuatu dari kolong meja, mangkuk bakso! Astaga!” kata Ani Yudhoyono.

Mulai dari situ, Ani memahami karakter kawannya. Hari-hari awal bersekolah memang butuh adaptasi. Kemudian Ani semakin dekat dengan sejumlah siswa.

Teman-teman di SMAnya merasa kaget, “Anak jenderal kok sekolah di sini?”. Tapi Ani menjelaskan bahwa keluarganya memang hidup sederhana saja.

Masa SMA Ani sama seperti anak SMA pada umumnya. Diisi dengan belajar, olahraga, main, makan di kantin, bahkan diwarnai dengan perkelahian dan candaan masa remaja.

3 dari 3 halaman

Menolak Asmara

Walau rajin belajar, Ani tidak menutup diri dari pergaulan. Pergi ke pusat perbelanjaan, berenang, atau hanya berkumpul di rumah bersama kawan sering dilakukan.

Asmara remaja bukan hal yang asing bagi anak SMA. Laki-laki yang naksir Ani juga ada. Tapi Ani memang tidak berani menanggapi. Sebab Ani hanya tinggal bersama Saudarinya, tanpa orangtua. Ibunya sudah mewanti-wanti agar semua anak bisa menjaga sikap sebagai remaja putri.

Tanpa nasihat dari Ibu sebenarnya Ani juga enggan berpacaran. Selain itu, para pria di kompleks Cijantung juga menjaga perempuan di kompleksnya. Seakan tak rela jika wanita dikompleks tersebut dipacari oleh lelaki luar.

Itulah masa muda Ani sebelum akhirnya bertemu sang suami, Susilo Bambang Yudhoyono.

Selepas SMA, Ani mengambil kuliah kedokteran. Hingga saat dirinya memasuki tahun ketiga kuliah, Ani bertemu SBY saat masih menjadi taruna. Hingga akhirnya saat SBY diwisuda menjadi AKABRI terbaik, orangtuanya bertemu Ayah dan ibu untuk melamar Ani. Kini usia pernikahan mereka telah menginjak 42 tahun.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Resep Mudah dan Murah Ramuan Tradisional Pencegah Lemah Syahwat

Liputan6.com, Jember – Kehidupan harmonis, bahagia, dan berkecukupan ekonomi, menjadi dambaan setiap keluarga. Namun, hidup harmonis dalam keluarga tidak datang begitu saja. Faktor kesehatan jasmani dan rohani juga mengambil peran penting.

Pekerjaan yang menyita tenaga tentu menjadi momok yang menggerogoti kesehatan dan stamina. Tentu, dampaknya selain mengganggu aktivitas sehari-hari, juga aktivitas di ranjang.

Di tengah kemajuan ilmu dan teknologi juga diikuti dengan kemajuan medis dan farmasi, tentunya banyak ditemukan obat penambah stamina untuk mengatasi impotensi atau lemah syahwat.

Berbagai produk berbahan kimia sintetis ditawarkan, yang justru membawa efek samping yang berbahaya bagi kesehatan. Karena itu, muncul adanya kesadaran dan kampanye back to nature di kalangan masyarakat.

Apalagi di negeri kita tercinta, banyak warisan resep dari nenek moyang yang sudah teruji khasiatnya. Indonesia terkenal memiliki kekayaan keanekaragaman hayati berupa ratusan jenis obat.

Tanaman jenis obat tersebut telah digunakan dan dimanfaatkan untuk pencegahan dan penyembuhan berbagai penyakit berat di antaranya seperti diabetes melitus, hipertensi, kanker asam urat, hingga penyakit yang ditakutkan kaum pria yakni impotensi.

“Impotensi atau lemah syahwat adalah ketidakmampuan alat kelamin pria untuk ereksi, sehingga si penderita tidak bisa melakukan hubungan seksual,” ujar Bambang Sudewo, penulis buku Tanaman Obat Populer penggempur aneka penyakit, Kamis, 14 Februari 2019.

Dia menjelaskan banyak faktor yang menjadi pemicu terjadinya disfungsi ereksi antara lain faktor psikologis, kelelahan, gangguan sistem syaraf, dan penyakit diabetes melitus.

“Faktor psikis akibat hubungan suami istri yang kurang harmonis, stres, atau depresi berat. Kondisi kesehatan yang menurun akibat sakit yang berat,” katanya.

Karena itu, supaya impotensi tidak sampai mengganggu keharmonisan dalam berumah tangga, perlu ada pencegahan dan pengobatan bagi yang sudah terjangkit.

2 dari 2 halaman

Resep Mudah Obat Tradisional

Menurut Bambang Sadewo ada delapan langkah pencegahan impotensi. Pertaman, membangun rasa percaya diri bahwa kelemahan sementara pada gangguan psikis bisa segera diatasi.

Kemudian, menghindari minuman beralkohol, karena dapat menyebabkan menurunnya kemampuan hubungan seksual secara normal. Jika menderu penyakit diabetes melitus, maka segera lah mengatasinya.

Keempat, menghindari stres, cemas yang berlebihan, depresi berat, dan menjalankan pola hidup sehat. Lalu, menjaga keharmonisan hubungan suami istri, sehingga kemesraan dapat dibangkitkan saat berhubungan seks.

Jika terjadi gangguan pada fungsi organ lain seperti ginjal, sumsum tulang belakang, prostat dan pankreas harus diupayakan penyembuhan secara tuntas. Ketujuh, mengonsumsi makanan yang bergizi, sayuran, dan buah untuk menjaga kebugaran tubuh secara keseluruhan.

Terakhir, menjalankan pola hidup yang sehat dengan pola makan yang seimbang serta berolahraga secara teratur merupakan upaya terbaik untuk menghindari keluhan impotensi.

Di samping cara tersebut, ada ramuan sederhana yang mampu mengatasi impotensi dan meningkatkan vitalitas kaum pria.

Ramuan pertama hanya membutuhkan gingseng 30 gram, cabai jawa 20 gram, lada 20 gram, jahe merah 15 gram, dan air 800 mililiter.

Cara membuatnya terbilang mudah, yakni semua bahan tersebut dicuci bersih kemudian direbus hingga air rebusan tersisa 2 gelas, kemudian disaring.

Ramuan ini diminum 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum satu gelas dan bisa ditambahkan kuning telur, serta dua sendok madu yang diaduk hingga merata.

Sementara ramuan kedua berbahan gingseng jawa 30 gram, cabai jawa 20 gram, pegagan 20 gram, pronojiwo 10 gram, dan air 800 ml. Cara pembuatan dan aturan pemakaiannya sama dengan ramuan pertama.

Selain itu, untuk mengatasi impotensi juga bisa dengan jus buah dan sayuran, dengan bahan yang mudah dan paling gampang dicari, yakni kucai 30 gram, tauge 30 gram, anggur merah 100 buah, kurma 100 buah, dan air setengah gelas.

Cara pembuatan dengan mengejus semua bahan hingga halus. Penggunannya dengan meminum jus ini sehari 2 kali pada pagi dan sore. Sekali minum 1 gelas.


Simak video pilihan berikut ini: 

Joko Driyono Tersangka, Anggota DPR Minta Polri Usut Mafia Judi Bola

Jakarta – Plt Ketua Umum PSSI, Joko Driyono (Jokdri), ditetapkan sebagai tersangka kasus perusakan barang bukti yang terkait pengaturan skor sepakbola atau match fixing. Anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Martin Hutabarat, mendorong Polri untuk turut mengusut mafia judi bola yang melatarbelakangi munculnya praktik match fixing.

“Sesudah mengusut pelaku-pelaku pengaturan skor bola ini, Polri harus segera mengusut mafia-mafia judi, yang selama ini ada di belakang mereka,” kata Martin dalam keterangannya, Jumat (15/2/2019).

Martin berpendapat jika kejahatan match fixing tidak diberantas sampai ke akar, maka tak menutup kemungkinan akan terulang di waktu yang akan datang. “Kalau hanya pelaku-pelaku pengaturan skor saja, tanpa ikut menangkap gembong-gembong mafia judi sepakbola, maka pengaturan skor akan tetap berulang dalam pertandinganpertandingan bola kita,” ujar Martin.
Martin menggambarkan kebobrokan kondisi sepakbola di Tanah Air dibanding negara-negara lain, yang menurutnya lebih minim potensi sumber daya manusia (SDM)-nya.
“Kroasia negara kecil, berpenduduk empat juta orang dan luas wilayahnya tidak sebesar Banten, bisa menjadi finalis juara sepakbola dunia tahun lalu. Negara-negara Amerika Latin yang pemain-pemain bolanya tidak berbeda jauh tingginya dengan pemain sepakbola kita seperti Maradonna, Messie dan lain-lain bisa berulangkali menjadi juara dunia,” tutur dia.

“Padahal iklim di Amerika Latin sama-sama tropis, tidak berbeda panas suhunya dengan Indonesia. Kok Indonesia yang memiliki penduduk 270 juta orang, memiliki lebih 26.000 lapangan sepakbola dan menjadikan sepakbola sebagai olahraga paling populer di Indonesia, tidak mampu mengukir prestasi ditingkat Asia Tenggara sekalipun,” sambung dia.

Terlepas dari dorongan agar mafia judi bola diberantas, Martin mengapresiasi ketegasan Polri dalam memberantas mafia bola. Dia mengungkapkan Kapolri Jenderal Tito Karnavian pantas mendapatkan penghargaan atas komitmennya.

“Kita di DPR mengapresiasi gebrakan Satgas Antimafia Bola, yang telah menetapkan Plt Ketum PSSI sebagai tersangka kasus pengaturan skor. Ini sudah perjuangan yang lama di DPR, untuk mendorong agar Polri serius mengusut mafia judi yang berada di belakang praktik pengaturan
skor ini. Secara khusus kepada Kapolri Tito, patut diberikan penghargaan,” ungkap Martin.

Sebelumnya, Satgas Antimafia Bola mengumumkan status Jokdri yang telah ditingkatkan dari saksi menjadi tersangka pada Jumat malam. Satgas juga telah mengajukan permohonan cekal Jokdri kepada pihak Imigrasi.
(aud/knv)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ini Game E-Sports Paling Laris di Thailand

Jakarta – LAPORAN DARI BANGKOK, THAILAND

Seperti halnya di Indonesia, game e-sports juga naik daun di Thailand. Ada beberapa game yang populer di kalangan anak muda negara Gajah Putih, baik yang mobile ataupun desktop.

Untuk MOBA (Multiplayer online battle arena), game yang paling populer itu adalah DOTA 2 dan AoV (Arena of Valor). Sementara itu, untuk game battle royale adalah PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). 

“Beberapa game mobile dan desktop cukup populer di Thailand, seperti DOTA 2 dan PUBG. Sementara itu, CS: GO (Counter-Strike: Global Offensive) kurang terkenal di sini,” ujar caster e-sports asal Thailand, Xyclopz, Jumat (15/2/2019). 

“Mobile Legends juga tidak terlalu di minati di sini. Game lain yang juga populer di Thailand itu ada AoV. Di sini sangat banyak turnamen AoV,” lanjut pria yang memiliki nama asli Treephob Tiangtrong tersebut.

Demi menyalurkan hasrat bermain dan bersaing para gamer di Thailand, sejumlah turnamen digelar, satu di antaranya adalah Asia Pacific Predator League 2019.

Dalam grand final Asia Pacific Predator League yang berlangsung di Nimibutr Stadium, Bangkok, dari 15 sampai 17 Februari 2019, Thailand diwakili oleh lima tim, yakni Alpha Red, SIGNATURE.PUBG, Purple Mood, Pinto Gaming, dan MITH.PUBG.

Untuk Alpha Red akan bersaing di game DOTA 2, sedangkan SIGNATURE.PUBG, Purple Mood, Pinto Gaming, dan MITH.PUBG bakal berlaga di game PUBG.

“Perkembangan para gamer e-sports juga cukup cepat, banyak gamer-gamer baru yang bermunculan,” papar Xyclopz.

Berdasarkan hasil drawing grand final DOTA 2 Asia Pacific Predator League 2019, Alpha Red akan menghadapi wakil Indonesia, BOOM ID, pada round 2. Duel kedua tim berlangsung pada Jumat (15/2/2019) pagi waktu setempat.

Sumber Bola.com

Pelajari 11 Ungkapan Khas Ini Sebelum Berwisata ke Korea Selatan

Liputan6.com, Korea Selatan – Demam K-Wave –julukan budaya populer Korea– melanda banyak wilayah di dunia, tidak terkecuali Indonesia. Paparannya meluas, tidak hanya dari musik dan drama televisi, melainkan juga peningkatan minat terhadap sektor pariwisatanya.

Menurut data Korea Tourism Agency (KTO) Jakarta pada kuartal ketiga 2018, sebagaimana pernah ditulis oleh Liputan6.com, jumlah wisatawan Indonesia ke Korea Selatan tercatat berjumlah hampir 130 ribu orang.

Data tersebut menunjukkan kenaikan signifikan sebanyak 15,5 persen dari kuartal serupa di 2017 lalu.

Tiga destinasi favorit wisatawan Indonesia di Korea Selatan, masih menurut KTO, adalah Seoul, Busan, dan Pulau Jeju,

Jika Anda tertarik untuk berwisata ke Korea Selatan, pastikan juga untuk menyiapkan sedikit kemampuan berbahasa setempat, setidaknya untuk sekadar menyatakan ekspresi dasar saat berkomunikasi di sana.

Berikut adalah 13 ekspresi dasar yang perlu Anda ketahui untuk menjalin komunikasi dengan penduduk lokal saat berwisata ke Korea Selatan, sebagaimana dikutip dari Koreabridge.net pada Jumat (15/2/2019).


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 5 halaman

1. Annyeonghaseyo

Ini adalah cara masyarakat lokal dalam mengatakan “Halo!” Atau “Hai!”. Orang Korea dikenal sangat sopan dan hormat terutama kepada orang tua. Jika Anda tidak menyapa orang yang lebih tua dari Anda, mereka akan sering menyebut Anda “tidak sopan”.

Anda juga bisa mengatakan “Annyeong!” Ketika Anda ingin mengatakan “Selamat tinggal!” Atau “Sampai jumpa!” kepada lawan bicara. Namun, angan pernah menggunakan singkatan kata ini ketika berbicara dengan orang yang lebih tua, jika Anda tidak ingin dimarahi.


2. Kamsahamnida atau Gomapsumnida

Ilustrasi Terima Kasih (dok. Pixabay.com/Putu Elmira)

Ungkapan ini berarti “Terima kasih” dalam bahasa Korea, dan sebaiknya dilakukan dengan ekspresi yang sangat antusias.


3. Gwenchana

Adikku korban bully, dia tetap tersenyum. (Ilustrasi: huffingtonpost.com)

Anda dapat menggunakan ungkapan ini ketika ingin mengatakan “tidak apa-apa” atau “tidak masalah”.

Harap perhatikan bahwa di Korea, sangat penting untuk menggunakan kata-kata formal ketika berbicara dengan seseorang yang lebih tua dari Anda, sebagai tanda penghormatan. Dalam hal ini, Anda harus menambahkan “-yo” di akhir kata, sehigga berbunyi “Gwenchanayo” bukannya “Gwenchana”.

3 dari 5 halaman

4. Geurae

Ungkapan ini berarti “Baiklah”, yang cenderung untuk menyepakati sebuah kompromi dengan penduduk lokal, di mana seseorang setuju untuk satu pendapat.


5. Jinjja

Ilustrasi terkejut melihat pulsa berkurang | Via: bibliofilland.wordpress.com

Ungkapan ini diucapkan untuk menunjukkan rasa kaget, kurang lebih bermakna “Sungguh?” atau “Serius?”.


6. Daebak

ilustrasi makanan korea/copyright unsplash/Filippo Faruffini

Ini adalah ungakan untuk menunjukkan rasa kagum, di mana kurang lebih bermakna sebagai “luar biasa”, atau bisa juga ditujukan untuk menyebut kata “enak” pada cita rasa makanan.

4 dari 5 halaman

7. Ottoke

Biasanya ungkapan singkat ini digunakan untuk mempermudah kebingungan akan suatu hal, di mana kurang lebih berarti: “apa yang harus saya lakukan sekarang?”.

Sebagai contoh:

Saya lupa di mana saya meletakkan Kartu Pengenal Orang Asing milik saya. Ottoke? (Apa yang harus saya lakukan sekarang?)”


8. Aigoo

Walaupun memasang ekspresi kaget, akan tetapi Suzy masih terlihat cantik menawan. (Foto: instagram.com/skuukzky)

Kurang lebih ungkapan ini berarti ungkapan terkejut, seperti “ya ampun”, atau “astaga”.


9. Wae

Ilustrasi Korea Selatan (iStock)

Konon katanya, ini merupakan kata serapan dari bahasa Inggris “why”, yang berarti “kenapa?”.

5 dari 5 halaman

11. Olmayeyo

Secara harafiah berarti “berapa?” yang merujuk pada harga pembelian barang dalam kegiatan membeli di toko atau penjual lokal.


11. Ige dan Geuge

Salah satu toko yang menjual beragam aksesoris dan kerajinan tangan tradisional Korea di Jalan Insadong, Seoul, Korea Selatan. (visitkore.or.kr)

Dalam aktivitas jual beli, kamu bisa mengatakan dua kata ini untuk menunjuk barang yang diinginkan, sebelum bertanya tentang harganya. Ige berarti “ini” dan geuge berarti “itu”.

Top3 Berita Hari Ini: Nasib Tragis Mobil Termurah dan Mitos Nitrogen buat Motor

Liputan6.com, Jakarta Nasib mobil termurah di dunia ternyata tragis. Hal ini membuktikan tidak selamanya yang murah itu digemari. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Nasib Tragis Mobil Termurah di Dunia

Meski menyandang gelar mobil termurah di dunia, Tata Nano kabarnya akan segera disuntik mati. Kabar tersebut muncul setelah angka penjualan yang dicatatkan sangat kecil.

Bahkan selama bulan Januari 2019 tidak ada produksi dan penjualan yang dilakukan untuk mobil mungil tersebut di pasar otomotif India. Selengkapnya baca di sini.

2. Mitos dan Fakta Penggunaan Nitrogen Pada Ban Motor

Mengisi ban menggunakan nitrogen saat ini menjadi salah satu pilihan pengguna kendaraan bermotor. Selain stasiun pengisiannya semakin banyak, penggunaan nitrogen diyakini memiliki keuntungan ketimbang angin biasa.

Zat nitrogen pada ban memang cenderung lebih tahan lama. Salah satunya karena sifat zat tersebut yang lebih dingin ketimbang udara biasa, juga ringan.Selengkapnya baca di sini.

2 dari 3 halaman

3. Tak Perlu Repot Angkat Telepon Saat Mengemudi dengan Cara Ini

Menelepon saat mengemudi telah dilarang di banyak negara karena dapat mengganggu konsentrasi pengemudi sehingga dapat mengakibatkan kecelakaan.

Pengemudi biasanya akan memegang telepon dengan satu tangan sembari ngobrol dengan lawan bicaranya. Risiko menyetir dengan satu tangan ini bisa mengakibat pengemudi kehilangan keseimbangan. Selengkapnya baca di sini.

3 dari 3 halaman

Simak Video Pilihan Berikut Ini:

Inilah Silsilah Keluarga Gen Halilintar, Total 27 Juta Lebih Subscriber di YouTube

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tidak mengenal Gen Halilintar? Keluarga besar yang terdiri dari orangtua dan sebelas anak ini sukses menyorot perhatian banyak orang dengan keunikannya.

Keluarga berdarah Minangkabau ini menjadi terkenal setelah sang ibu menulis buku yang berjudul Kesebelasan Gen Halilintar: My Family My Team pada awal 2015. Buku ini bercerita tentang keluarga Gen Halilintar yang telah melakukan perjalanan bisnis keliling dunia.

Keluarga ini melakukan perjalanan ke 120 negara dengan memboyong seluruh anggota keluarga tanpa didampingi asisten atau pembantu. Bisa terbayang kan bagaiaman ribetnya berjalan ke luar negeri dengan membawa 11 anak?

Keluarga ini beranggotakan 6 orang anak laki-laki, 5 anak perempuan dan 2 ayah-ibu yang berprofesi sebagai pengusaha, yaitu Halilintar Anofial Asmid sebagai ayah dan Lenggogeni Faruk, ibu.

Selain memiliki bisnis yang menggurita di berbagai bidang. Keluarga ini cukup populer dengan berbagai karyanya di media sosial. Setiap anggota keluarga ini memiliki channel YouTube loh, bahkan jika ditotal jumlah subscriber seluruh anggotanya bisa mencapai 27 Juta lebih subscriber.

Penasaran kan sebenarnya gimana sih silsilah keluarga Gen Halilintar ini? Berikut Liputan6.com, Jumat (15/2/2019) rangkum dari berbagai sumber, yuk langsung simak aja.

2 dari 5 halaman

Silsilah Keluarga Gen Halilintar

1. Halilintar Anofial Asmid

Sosok ayah yang dengan channel Youtube keluarga Gen Halilintar ini telah memiliki 5 juta subscriber. Dalam channel YouTubenya menyebutkan bahwa mereka adalah keluarga yang suka bepergian ke seluruh dunia sebagai bagian dari metode pendidikan dan gaya hidup.

2. Lenggogeni Faruk

Kekompakan mereka tak lepas dari tangan sang ibu, Lenggogeni Faruk. Tak cuma lihai mengurus kesebelas anaknya, wanita yang karib disapa Gen itu juga jago dalam mengelola YouTube. Jumlah subscribernya telah menyentuh angka 1,548,220.

Dengan ciri khas turban, Gen selalu tampil kece di channel Youtubenya yang berisi tips-tips, challenge, dan Inspirasi.

3. Atta Halilintar

Nama Atta Halilintar tentu sudah tidak asing lagi di telingamu. Anak pertama dari 11 bersaudara ini menjadi vlogger dengan subscriber terbanyak di Asia Tenggara. Kabar terbaru, Atta Halilintar sudah memiliki 10 juta pelanggan di chanel YouTube miliknya.

3 dari 5 halaman

Terdiri dari 6 anak laki-laki dan 5 anak perempuan

4. Sohwa Halilintar

Anak perempuan pertama dari Halilintar Anofial dan Geni ini memiliki 872,705 subscriber. Dalam akunnya ia membagikan soal kecantikan, seperti makeup, memilih fashion ataupun kehidupan sehari-hari Sohwa. Semua videonya telah ditonton sebanyak 33,145,987 pengunjung.

5. Sajidah Halilintar

Gadis berusia 21 tahun ini telah memiliki 636,032 subscriber. Adik dari Atta memiliki hobi memasak sehingga dalam channel YouTubenya tidak jauh tentang dunia dapur.

Dalam salah satu videonya dia bercerita tentang pengalamannya memakai kawat gigi hingga membuat berat badannya turun drastis.

6. Thariq Halilintar

Tharriq putra ke 4 dari keluarga ini telah memiliki 681,078 subscriber. Video yang diunggah masih sedikit masih sekitar 5 video, sepertinya Tharriq anggota keluarga yang jarang mengunggah video di akun channel Youtubenya. Video terakhir pun dibuat pada 1 tahun yang lalu, ia mengulas salah satu merek handphone.

4 dari 5 halaman

Keluarga yang memiliki semboyan

7. Abqariyyah Halilintar

Gadis yang mulai beranjak remaja kelahiran 13 Juli 2000 ini, juga memiliki akun channel YouTube yang berisi permainan bersama adik-adiknya atau kakaknya.

Gadis yang biasa disapa Abqariyyah ini hobi bernyanyi hingga melakukan cover pada sejumlah lagunya. Saat ini sudah memiliki 547,289 subscriber

8. Saiih Halilintar

Nama Saaih mungkin sudah sering terdengar jika kamu hobi melihat beberapa review produk dari Saiih. Anak lelaki kelahiran 16 Maret 2002 ini memiliki ketertarikan dalam dunia teknologi, dan pembuatan video ataupun film. Saat ini ia sudah memiliki 3,330,902 subscriber di akun YouTube kesayangannya.

 9. Fatimah Halilintar

Gadis cilik yang biasa disapa dengan Fatim ini telah memiliki 1,029,413 subscriber. Lumayan banyak juga ya? Dalam channel YouTubenya ia kerap merekam perjalanan mengasyikkan bersama keluarganya ataupun melakukan prank.

10. Fateh Halilintar

Anak laki-laki yang sebentar lagi akan berulang tahun pada 25 Februari ini hobi menari dan juga menyanyi. Maka tidak jarang ia kerap mengcover sejumlah lagu dan menari. Dalam akun channel YouTubenya ia juga mencicipi berapa kuliner. Laki-laki cilik ini telah memiliki 999,528 subscriber

5 dari 5 halaman

Keluarga yang memiliki 27 Juta lebih subscriber

11. Muntaz Halilintar

Muntaz Halilintar atau yang biasa disapa Muntaz ini kerap membagikan video unboxing, QnA ataupun challenge di akun channel Youtubenya. Dalam akun YouTubenya ia menuliskan ia ingin menjadi presiden. Anak kelahiran 20 Mei 2008 ini telah memiliki 817,297 subscriber

12. Saleha Halilintar

Saleha Halilintar adalah anak ke-10 dari keluarga Gen Halilintar. Dalam channel YouTubenya berisi unboxing mainan, bermain squishy ataupun traveling bersama dengan keluarganya. Gadis kelahiran 1 Oktober 2010 telah memiliki 550,179 subscriber.

13. Qahtan Halilintar

Anak terakhir dari 11 bersaudara, Qahtan meskipun masih anak-anak telah memiliki subscriber yang tak kalah banyak dari kakak-kakaknya. Ia memiliki 883,368 subscriber.

Anak yang biasa disapa Qahtan dalam akun channel Youtubenya berisi tentang kehidupan sehari-hari Qahtan seperti Qahtan saat periksa ke dokter gigi. Tak lupa, ia juga menunjukkan koleksi mainan dinosaurusnya.