Potret PM New Zealand Berkerudung Saat Temui Keluarga Korban Teror

Minggu 17 Maret 2019, 14:39 WIB

Foto News

Pool – detikNews

Christchurch detikNews – PM New Zealand, Jacinda Ardern, berkerudung saat menemui bertemu dengan keluarga korban serangan teror di dua masjid di Christchurch. Seperti apa penampilannya?

Jacinda Ardern menemui keluarga korban teror di Christchurch dengan setelah serba hitam dan berkerudung (Foto: Dok. New Zealand Prime Minister’s Office/Handout via REUTERS)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com

Warganya Pelaku Penembakan Masjid Selandia Baru, PM Australia Mengutuk

Christchurch – Salah satu pelaku penembakan brutal di dua masjid di Selandia Baru dipastikan sebagai warga negara Australia. Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison mengutuk penembakan yang menewaskan 40 orang tersebut.

“Kita berdiri di sini dan mengutuk benar-benar, serangan yang terjadi hari ini oleh seorang teroris ekstremis, sayap kanan, dan kejam,” kata PM Morrison dalam konferensi pers di Sydney seperti dilansir media Channel News Asia, Jumat (15/3/2019).

“Ini adalah pengingat yang menyedihkan dan menghancurkan dari kejahatan yang bisa muncul di depan kita,” imbuhnya.


“Australia dan Selandia Baru, kita bukan hanya sekutu, kita bukan hanya mitra, kita adalah keluarga dan sebagai anggota keluarga dengan sepupu Selandia Baru kita hari ini, kita berduka, kita terkejut, kita ngeri, kita marah,” tegas Morrison.

Kepolisian Selandia Baru telah menangkap empat orang terkait penembakan brutal tersebut. Salah satunya adalah pria Australia berumur 28 tahun yang memposting manifesto setebal 87 halaman di media sosial.

Dalam manifesto itu, pria yang melakukan aksi penembakan brutal di Masjid Al Noor tersebut menyebutkan alasannya melakukan penembakan itu. Manifesto tersebut dipenuhi dengan pandangan anti-imigran dan anti-muslim.

Pria yang di Twitter menyebut dirinya sebagai ‘Brenton Tarrant’ tersebut, bahkan menyiarkan secara langsung di Facebook, aksi penembakan yang dilakukannya dan mengarahkan kamera ke arah dirinya sebelum melepaskan tembakan. Facebook kemudian telah menghapus siaran langsung tersebut.

Dalam manifesto yang diposting online itu, pria Australia itu menyebut dirinya sebagai “pria kulit putih biasa”. Dia juga menyebutkan bahwa dia dilahirkan dari sebuah keluarga kelas pekerja, berpenghasilan rendah … yang memutuskan untuk mengambil sikap untuk memastikan masa depan bagi rakyat saya”.

Dia menyebutkan bahwa dirinya melakukan penembakan itu untuk “secara langsung mengurangi tingkat imigrasi di tanah-tanah Eropa”.

(ita/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PM Selandia Baru: 40 Orang Tewas dalam Penembakan di 2 Masjid

Wellington – Perdana Menteri (PM) Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengonfirmasi bahwa sedikitnya 40 orang tewas dalam penembakan brutal di dua masjid yang ada di wilayah Christchurch.

Seperti dilansir CNN dan Reuters, Jumat (15/3/2019), kepastian jumlah korban tewas itu diumumkan PM Ardern setelah sebelumnya jumlah korban tewas dalam tragedi ini masih simpang siur. Laporan media-media lokal Selandia Baru sebelumnya menyebut korban tewas mencapai antara 9-27 orang.

Dituturkan PM Ardern dalam pernyataannya bahwa sekitar 20 orang lainnya mengalami luka-luka dalam penembakan brutal ini.


PM Ardern menyatakan empat orang telah ditangkap polisi terkait penembakan brutal di Masjid Al Noor di Deans Ave dan di sebuah masjid lainnya di pinggiran Linwood. Identitas keempat orang yang ditangkap belum diungkap ke publik.

Demikian halnya dengan identitas dan asal kewarganegaraan para korban tewas.

Ditegaskan PM Ardern bahwa Selandia Baru ini berada dalam level ancaman keamanan tertinggi.

Sebelumnya PM Ardern menyebut tragedi ini sebagai kejadian ‘luar biasa, tak pernah terjadi sebelumnya dan salah satu hari terkelam’ di Selandia Baru.

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Penembakan di Masjid Selandia Baru, PM Ardern: Ini Hari Terkelam

Christchurch

Suara tembakan terdengar dekat sebuah masjid di Christchurch, Selandia Baru, dalam kejadian yang disebut kepolisian sebagai “insiden kritis”. Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern, mengatakan ini adalah kejadian “luar biasa, tak pernah terjadi sebelumnya, dan salah satu hari terkelam” negara tersebut.

Dia juga mengatakan “seorang tersangka telah ditahan aparat”, tapi mungkin ada lainnya yang terlibat.

Insiden disebut berlangsung di Masjid Al Noor, di pusat Kota Christchurch.

“Sebuah situasi serius dan terus berkembang sedang berlangsung di Christchurch dengan seorang penembak aktif.

“Kepolisian merespons dengan kemampuan penuh untuk mengatasi situasi, tapi risiko tetap sangat tinggi.

“Kepolisian merekomendasikan warga Christchurch menjauhi jalan-jalan dan tetap berada di dalam ruangan sampai pemberitahuan selanjutnya. Sekolah-sekolah di Christchurch akan ditutup sampai pemberitahuan selanjutnya,” papar komisaris polisi, Mike Bush.

Harian New Zealand Herald melaporkan pelaku adalah seorang pria Australia yang telah menulis manifesto berisi ideologi ekstrem kanan yang anti-Islam dan anti-imigran.

Sejumlah saksi mata mengatakan kepada media setempat bahwa sejumlah orang tampak berdarah di tanah di luar gedung, namun ini belum dikonfirmasi kepolisian atau pejabat pemerintah.

“Awalnya saya pikir ada bunyi listrik, tapi ada banyak orang berlarian. Teman saya masih ada di dalam.

“Saya sudah menghubungi teman-teman saya, tapi banyak yang belum memberi kabar. saya khawatir akan nyawa teman-teman saya,” kata Mohan Ibrahim kepada New Zealand Herald.

Kepolisian memperingatkan agar warga menjauhi area tersebut.

Laporan media setempat menyebutkan sejumlah polisi bersenjata tengah menyisir gedung-gedung di area itu.

Para polisi dilaporkan juga telah meminta semua orang menjauhi Cathedral Square, tempat akan diadakannya pawai anak-anak untuk mendesak aksi mengatasi perubahan iklim.

Ada pula laporan yang menyebutkan penghuni masjid lain telah dievakuasi di Linwood, daerah pinggiran kota.

Seorang reporter yang mengikuti tim kriket Bangladesh yang tengah berada di Selandia Baru mencuit bahwa mereka telah “melarikan diri dari sebuah masjid dekat Hagley Park tempat adanya penembak aktif”.

Laporan ini akan diperbarui.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Wapres JK dan PM Djibouti Bahas Kerjasama Pengembangan Geotermal

Liputan6.com, Jakarta Wakil Presiden Jusuf Kalla atau JK menerima kunjungan Perdana Menteri Republik Djibouti HE Mr. Abdoulkader Kamil Mohamed di Istana Wapres, Jakarta, Kamis 14 Maret 2019. Dalam pertemuannya mereka membahas beberapa hal, salah satunya terkait pengembangan ilmu pengembangan khususnya kerja sama terkait energi panas bumi atau geotermal.

“Kami telah menyepakati berbagai antra Indonesia dan Djibouti khusunya di bidang pengembangan ilmu pengetahuan khususnya kerjasama geotermal,” kata Abdoulkader usai bertemu JK di Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat, Kamis 14 Maret 2019.

Mereka pun berharap Indonesia bisa meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan para ahli di industri geotermal di Djibouti.

“Pemerintah Indonesia akan membantu kemampuan Djibouti untuk dapat mengembangkan industri geotermalnya. Sementara ini lahan yang ada di Indonesia dan lahan yang ada di Djibouti serupa. kami mengharapakan dukungan dari pemerintah Indonesia, terhadap pengembangan industri geotermal di sana,” papar Abdoulkader.

JK, kata Abdoulkader, akan memberikan fasilitas pendidikan bagi mahasiswa Djibouti untuk belajar industri geotermal di Indonesia.

“Karena itu pemerintah Indonesia memilki kemampuan di sektor itu, di bidang itu. Telah membantu negara tetangga kita yaitu Kenya. untuk mengembangkan industri berkelanjutannya, energi berkelanjutannya. Oleh karena itu kami mengharapkan hal yg sama untuk Djibouti,” kata Abdoulkader.

Lagi-lagi! Parlemen Inggris Tolak Kesepakatan Brexit PM Theresa May

London

Kesepakatan penarikan diri Inggris dari Uni Eropa atau dikenal dengan istilah Brexit yang diajukan Perdana Menteri Inggris Theresa May ditolak sebagian besar anggota parlemen untuk kedua kalinya, dengan sisa waktu 17 hari sebelum Brexit berlaku.

Anggota parlemen Inggris kembali menolak kesepakatan Brexit yang diajukan May dengan selisih suara sebesar 149 suara – lebih sedikit dibandingkan ketika mereka menolaknya Januari lalu.

Kesepakatan itu ditolak setelah 242 anggota mendukungnya, sementara 391 lainnya menolak kesepakatan tersebut.

Sebanyak 75 anggota parlemen dari Partai Konservatif tidak menyetujui kesepakatan tersebut, angka yang lebih sedikit dibandingkan pemungutan suara Januari lalu, di mana 118 anggota Konservatif menolaknya.

Sebanyak 10 anggota parlemen dari Partai Unionis Demokratis juga menolak kesepakatan itu, demikian halnya Partai Buruh, Partai Nasional Skotlandia dan partai-partai oposisi lain.

Di sisi lain, tiga anggota parlemen Partai Buruh – Kevin Barron, Caroline Flint dan John Mann – mendukung kesepakatan yang diajukan May.

Hasil pemungutan suara terkait kesepakatan Brexit yang diajukan PM Theresa May kepada anggota parlemen Inggris BBC

Hasil pemungutan suara terkait kesepakatanBrexit yang diajukan PM Theresa May kepada anggota parlemen Inggris

Dengan hasil tersebut, perdana menteri Inggris itu mengatakan, para anggota parlemen kini akan memilih di antara dua pilihan: Inggris keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun dan – jika itu juga ditolak – Brexit sebaiknya ditunda.

Artinya, anggota parlemen dapat memilih sesuai hati nurani mereka ketimbang mengikuti arahan petinggi partai – sebuah langkah tak biasa dalam pemungutan suara untuk suatu kebijakan besar, di mana Partai Buruh menyebut langkah tersebut menunjukkan bahwa May telah “menyerah dalam berdalih tengah memimpin negeri”.

May mengajukan permohonan di menit terakhir kepada para anggota parlemen untuk mendukung kesepakatan Brexit yang diajukannya setelah ia mengamankan jaminan hukum soal ‘pintu belakang’ Irlandia Utara dari Uni Eropa.

Sementara itu, meski ia berhasil meyakinkan sekitar 40 anggota parlemen dari kubu konservatif untuk mengubah keputusan mereka, jumlah tersebut sama sekali tak cukup untuk membalikkan situasi setelah ia kalah besar dengan selisih 230 suara Januari lalu, membuat strategi Brexit-nya kacau balau.

Dalam pernyataan setelah kekalahannya, May mengatakan: “Saya terus meyakini bahwa, sejauh ini, keputusan terbaik adalah bagi Inggris untuk meninggalkan Uni Eropa secara teratur melalui suatu kesepakatan.

“Dan kesepakatan yang telah kami negosiasikan adalah kesepakatan terbaik dan memang satu-satunya yang tersedia.”

Menjabarkan langkah berikutnya, ia menyatakan bahwa anggota parlemen akan memberikan suara mereka hari Rabu ini untuk menentukan apakah Inggris harus meninggalkan Uni Eropa melalui kesepakatan atau tidak.

Jika mereka menolak Brexit yang tanpa-kesepakatan, mereka lantas akan melakukan voting kembali di hari berikutnya untuk menentukan apakah Pasal 50 – mekanisme hukum untuk penarikan Inggris dari keanggotaan Uni Eropa pada tanggal 29 Maret 2019 – perlu diperpanjang.

May mengatakan bahwa anggota parlemen harus memutuskan apakah mereka ingin menunda Brexit, menggelar referendum atau pemungutan suara rakyat lainnya, atau mereka ingin “meninggalkan Uni Eropa dengan suatu kesepakatan tetapi bukan kesepakatan yang ini”.

Ia menyatakan bahwa pilihan yang dihadapi Inggris “tak mengenakkan”, namun karena mereka menolak kesepakatan yang diajukannya, maka “itulah pilihan yang harus dihadapi”.

May juga mengatakan kepada anggota parlemen bahwa pemerintah akan mengumumkan detil tata cara Inggris mengatur perbatasannya dengan Irlandia apabila pilihan melakukan Brexit tanpa-kesepakatan dipilih.

May mengungkapkan bahwa melakukan Brexit tanpa-kesepakatan tetap menjadi prinsip standar pemerintah, namun Downing Street menyatakan bahwa May akan memberitahu para anggota parlemen terkait apakah ia mendukung pilihan tanpa-kesepakatan saat ia membuka sidang parlemen kembali pada hari Rabu ini.

Sang perdana menteri tidak berencana mengundurkan diri setelah kekalahan teranyarnya, karena pemerintahannya baru-baru ini mendapatkan dukungan kepercayaan dari parlemen, menurut juru bicara perdana menteri.

Ia juga tidak berencana kembali ke Brussels, markas Uni Eropa, untuk meminta lebih banyak kelonggaran, karena – seperti apa yang dikatakannya kepada anggota parlemen – ia masih percaya bahwa kesepakatan yang diajukannya merupakan kesepakatan terbaik dan satu-satunya yang ia tawarkan, tambahnya.


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sempat Calonkan Adik Raja Jadi PM, Partai Oposisi Terkuat Thailand Resmi Dibubarkan

Liputan6.com, Bangkok – Mahkamah Konstitusi Thailand secara resmi memerintahkan pembubaran Raksa Chart Party pada Kamis, 7 Maret 2019. Hal itu dikarenakan partai oposisisi sempat mencalonkan Putri Ubolratana, adik Raja Thailand, sebagai perdana menteri.

“Pengadilan telah memerintahkan agar partai dibubarkan,” kata Taweekiet Meenakanit, hakim kasus itu. Mahkamah juga melarang 14 eksekutif partai dari kegiatan politik selama satu dekade.

Putusan terhadap partai klan Thaksin Shinawatra itu diberikan oleh komite yang terdiri dari sembilan orang hakim. Terkait pembubaran, seluruh hakim bersuara bulat. Sedangkan mengenai pelarangan aktivitas politik bagi pimpinan partai diajukan oleh tiga orang saja, sebagaimana dikutip dari Al Jazeera pada Kamis (7/3/2019).

Saat sidang berlangsung, kepolisian Thailand menerjunkan lebih dari 1.000 petugas di dalam dan sekitar pengadilan, mengamankan daerah itu sebelum putusan dikeluarkan.

Pemimpin Raksa ChartParty, Preechapol Pongpanich mengatakan kepada media bahwa partainya menerima putusan itu.

“Kami semua memiliki niat baik untuk negara ini,” kata Preechapol.

Sementara itu, pendukung tampak menangis. Mereka mengatakan akan mendukung partai oposisi lainnya.

Sebagaimana diketahui bahwa Raksa Chart Party bukanlah satu-satunya partai yang memiliki kedekatan dengan klan Thaksin Shinawatra. Terdapat partai lain namun lebih kecil. Mereka memiliki posisi yang sama dalam usaha mengalahkan mantan pemimpin junta militer Prayut Chan-o-cha.

“Struktur polarisasi di Thailand dengan adanya Thaksin dan apa yang mereka perjuangkan sebagai “garis patahan” tetap kurang lebih sama,” kata Thitinan Pongsudhirak, ilmuwan politik dari Universitas Chulalangkorn.

Thitinan juga menggarisbawahi bahwa pelarangan Raksa Chart Party bukan berarti akan menambah suara bagi partai pro-militer.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Dianggap Melanggar Monarki Konstitusional

Komisi Pemilihan meminta pengadilan membubarkan partai setelah mencalonkan Puteri Ubolratana Rajakanya Sirivadhana Barnavadi sebagai perdana menteri beberapa waktu lalu. Partai oposisi terbesar itu digambarkan oleh Mahkamah Konstitusi sebagai “antagonis” terhadap monarki konstitusional.

Sang putri melepaskan gelar kerajaan pada tahun 1972 tetapi masih secara resmi diperlakukan sebagai anggota senior keluarga kerajaan, yang sangat dihormati di Thailand.

Sebelumnya, Raja Thailand Maha Vajiralongkorn sangat menentang pencalonan saudara perempuannya, menyebut hal tersebut sebagai “tidak pantas” dan tidak konstitusional. Pernyataan itu disampaikan dalam pidato yang diliput oleh seluruh televisi nasional.

Dengan cepat, pencalonan Putri Ubolratana dinyatakan tidak sah atau didiskualifikasi oleh Komisi Pemilihan. Raksa Chart Party juga meminta maaf segera setelahnya.

Banyak pihak berasumsi bahwa¬†pembubaran Raksa Chart Party tidak akan melemahkan strategi pendukungnya. Hal itu mengingat partai yang dibubarkan telah menerjunkan beberapa kader loyalis Thaksin dalam partai terpisah. Mungkin sebelumnya Raksa Chart menggunakan itu sebagai “strategi” agar mendapatkan lebih banyak kursi dewan. Namun saat ini, taktik politik itu akan bermanfaat dalam menjaga eksistensi Thaksin Shinawatra dalam perpolitikan pascapembubaran.

Akan Didakwa Korupsi, PM Netanyahu Berdalih Korban Politisasi

Tel Aviv – Kejaksaan Agung Israel mengumumkan akan menuntut PM Israel Benjamin Netanyahu ke pengadilan dengan dakwaan korupsi. Hal ini bisa memperburuk peluang Netanyahu dalam pemilu bulan April mendatang.

Jaksa Agung Avichai Mandelblit mengatakan hari Kamis (28/2), dia telah menerima rekomendasi penyidik kepolisian untuk mengajukan tuntutan terhadap PM Israel Benjamin Netanyahu dalam tiga kasus korupsi yang berbeda.

Dakwaan itu dapat memberikan pukulan besar bagi prospek Netanyahu dalam pemilihan umum 9 April mendatang. Netanyahu mencalonkan diri untuk masa jabatan ke-empat berturut-turut.

Sidang pengadilan atas dakwaan yang meliputi penyuapan, penipuan dan pelanggaran kepercayaan baru akan digelar setelah pemilihan umum. Sebelumnya Netanyahu akan diberi kesempatan untuk membela diri. Sidang dapat berlangsung setelah pemilihan 9 April. Netanyahu akan menjadi perdana menteri Israel pertama yang menghadapi kasus di pengadilan saat menjabat.

Netanyahu tuding ada politisasi

Benjamin Netanyahu antara lain diduga telah menerima gratifikasi dari pengusaha kaya dan memberikan kelonggaran regulasi kepada raksasa telekomunikasi Bezeq sebagai imbalan atas liputan pers positif di situs berita anak perusahaan itu, Walla.

Jika terbukti bersalah melakukan suap, Netanyahu bisa menghadapi hukuman 10 tahun penjara dan hukuman maksimal 3 tahun untuk penipuan dan pelanggaran kepercayaan.

Perdana Menteri Israel membantah telah melakukan kesalahan-kesalahan yang dituduhkan. Menanggapi pengumuman Jaksa Agung, dia mengatakan telah menjadi korban pembunuhan karakter dan politisasi yang bertujuan untuk menjegalnya pada pemilu mendatang. Dia menyatakan tuduhan terhadapnya akan runtuh seperti “rumah kartu”.

Likud berusaha tunda pengumuman tuntutan

Partai Netanyahu, Likud, menggambarkan tuduhan itu sebagai “penganiayaan politik.”

“Pengumuman Jaksa Agung secara sepihak hanya sebulan sebelum pemilihan umum, tanpa memberi Perdana Menteri kesempatan untuk (sebelumnya) membantah tuduhan-tuduhan palsu ini, adalah intervensi terang-terangan dan belum pernah terjadi sebelumnya dalam pemilu,” kata Likud dalam sebuah pernyataan.

Likud telah mengajukan petisi kepada Mahkamah Agung Israel untuk menunda pengumuman dakwaan secara terbuka sampai pemilu usai. Namun pengadilan tinggi Israel menolak permintaan itu dan hari Kamis mengumumkan rencana pengajuan tuntutan terhadap Netanyahu.

hp/rzn (afp, rtr,ap)


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ditemani Istri, Anies Terbang ke Singapura Jenguk Ani Yudhoyono

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bersama istrinya Fery Farhati bertolak ke Singapura. Anies akan menjenguk istri Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono.

“Benar, beliau ke Singapura menjenguk Bu Ani,” kata Anggota Tim Gubernur DKI Jakarta, Naufal Firman Yursak, melalui pesan singkat, Jumat (1/3/2019).

Naufal tidak mengungkapkan kapan Anies terbang ke Singapura. Namun dia mengatakan, Anies akan kembali Jakarta hari ini.
“Dengan Bu Fery, pulang hari ini,” sebutnya.
Ketua DPP Demokrat Jansen Sitindaon juga membenarkan kabar Anies ke Singapura. Sebelumnya, sejumlah tokoh juga sudah menjenguk Ani Yudhoyono.

Di antaranya Presiden Joko Widodo (Jokowi), PM Singapura Lee Hsien Loong, capres Prabowo Subianto, Mensesneg Pratikno, Chairul Tanjung, mantan wapres Boediono, mantan Menperin MS Hidayat, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa dan wakilnya Emil Dardak, dan sederet tokoh lainnya.

Elite-elite Partai Demokrat juga ada di Singapura. Sementara itu, keluarga Yudhoyono bergantian menjaga Ani Yudhoyono yang dirawat karena kanker darah.
(fdu/mae)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>