PLN Jaga Pasokan Listrik Handal Dukung Ujian Nasional

Sebelumnya, PT PLN (Persero) berkomitmen memasok listrik untuk empat calon pelanggan tegangan Tinggi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Hal ini untuk mendorong ekonomi Indonesia. 

Hal ini kembali dibuktikan dengan Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara PLN bersama dengan empat calon pelanggan.

Direktur Bisnis Regional Kalimantan PLN, Machnizon Masri mengatakan,  PLN menyatakan siap memasok listrik dengan daya total sebesar 188 juta volt ampere (VA), yang akan diserap oleh empat Pelanggan Tegangan Tinggi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

Adapun keempat pelanggan tersebut adalah PT Indocement Tunggal Prakarsa (ITP) yang berlokasi di Kotabaru, PT Sebuku Iron Lateric Ores (SILO) yang berlokasi di Pulau Sebuku Kotabaru, PT THU Green Energy (THUGE) yang berlokasi di Buntok dan PT Angkasa Jaya Mulia (AJM) yang berlokasi di Satui, Tanah Bumbu.

“PLN berkomitmen memasok listrik untuk empat pelanggan,” kata Machnizon, di Jakarta, Rabu 13 Maret 2019.

Dia pun mengapresiasi calon pelanggan tegangan tinggi yang telah mempercayakan kebutuhan listrik mereka kepada PLN, mengingat pelanggan tegangan tinggi merupakan suatu hal yang baru di kawasan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.

“Beberapa waktu lalu, kita juga telah melakukan MoU bersama PT Indo Tambangraya Megah (ITM), yang merupakan calon pelanggan Tegangan Tinggi pertama kita di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah,” lanjutnya.

Direktur Perencanaan Korporat PLN, Syofvi Felienty Roekman menambahkan, PLN kini memiliki kemampuan membangun jaringan transmisi sepanjang 5.000 kilometer sirkit (KMS) per tahun, dan Gardu Induk (GI) hingga 20 ribu MVA per tahunnya. 

“Itu adalah peningkatan yang luar biasa dibanding tahun-tahun sebelumnya,” ujar dia.

Sementara itu, General Manager Operation PT Indocement Tunggal Prakarsa Site Tanjung Katon Primanto mengungkapkan, selain untuk kelangsungan industri, kerja sama ini dia yakini akan menjadikan perusahaannya jauh lebih kompetitif. 

“Selama ini, jika terjadi black out kita perlu melakukan recovery lebih dari 12 jam. Jelas ke depannya suplai dari PLN akan sangat kita andalkan. Harapannya komunikasi akan terus berlangsung dengan baik,” ujar dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ini Cara PLN Mendeteksi Pencurian Listrik

Kuliah di 15 Perguruan Tinggi Ini, Kamu Bisa Jadi Pegawai PLN

Liputan6.com, Jakarta – Kamu tertarik berkarier di PLN? Tak perlu menunggu lulus kuliah baru melamar kerja di PLN, sekarang kamu bisa mulai mengambil langkah awal dahulu.

Salah satu caranya adalah dengan mendaftar ke salah satu dari 15 Perguruan Tinggi yang membuka Program D3 Kelas Kerjasama PLN.

PLN bekerja sama dengan 15 Perguruan Tinggi di 14 kota dengan membuka Program D3 Kelas Kerjasama Tahun Ajaran 2019/2020 guna menjaring dan membina tenaga-tenaga teknik terbaik untuk memenuhi kebutuhan pegawai.

Nantinya, lulusan D3 Kelas Kerjasama PLN akan diangkat sebagai pegawai PLN jika memenuhi seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh PLN.

Lantas, Institusi/Perguruan Tinggi mana saja yang menjalin kerjasama dengan PLN? Mengutip laman resmi PLN, Jumat (22/3/2019), berikut uraiannya:

1. Politeknik Negeri Medan

Link: http://www.polmed.ac.id

2. Politeknik Negeri Padang

Link: http://pmb.pnp.ac.id/umpn

3. Politeknik Negeri Sriwijaya

Link: http://www.pln.polsri.ac.id

4. Sekolah Tinggi Teknik PLN

Link: https://pmb.sttpln.ac.id

5. Politeknik Negeri Jakarta

Link: https://penerimaan.pnj.ac.id

PLN Pastikan Penyaluran Subsidi Tepat Sasaran di NTT

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) memastikan subsidi listrik di Nusa Tenggara Timur (NTT) diberikan secara tepat sasaran, dengan memadankan Data Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sebanyak tiga kali, yaitu pada 2016, 2017 dan 2019.

General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Ignatius Rendroyoko mengatakan, PLN berhasil menyelesaikan 100 persen pemadanan data  sebanyak 43.113 pelanggan. 

“Pasukan Transaksi Energi dan hampir seluruh pegawai PLN UIW NTT turut membantu pelaksanaan survei,” kata Rendroyoko, di Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Pada proses pemadanan data TNP2K, PLN bertugas mencocokan data Basis Data Terpadu dengan identitas pelanggan PLN. Hal ini bertujuan memastikan rumah tangga penerima subsidi benar–benar berhak menerima sesuai data terpadu.

“Pemadanan ini juga dilakukan dalam rangka pemuktahiran (updating) data terpadu oleh Kemensos dan TNP2K,” ungkapnya.

Rendroyoko menambahkan, saat ini PLN menggunakan data terpadu yang tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 32 Tahun 2016, selanjutnya akan diperbarui menjadi data terpadu Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 71 Tahun 2018.

Senior Manager Pemasaran dan PP (Pelayanan Pelanggan) UIW NTT, Andhoko Soeyono mengungkapkan, proses pemadanan data dimulai dengan survei pertama tahap pemilahan data. Pada tahap itu dilakukan pemilahan wilayah, mulai dari provinsi, kabupaten, kecamatan sampai desa.

Pemilahan provinsi dilakukan oleh Unit Induk, untuk kabupaten oleh Unit Pelaksanan Pelayanan Pelanggan (UP3) dan untuk kecamatan dan desa dilakukan oleh Unit Layanan Pelanggan (ULP).

Pemilahan ini bertujuan memastikan wilayah tersebut masuk dalam unit masing-masing. Setelah pemilahan, unit wajib mencetak dan menandatangani berita acara pemilahan data.

Tahapan selanjutnya adalah pencetakan data, yakni formulir survei yang dibawa ke lokasi. Proses pencetakan dilakukan di ULP, per lokasi (Desa), dan kemudian diberikan ke petugas dengan dilengkapi Berita Acara Serah Terima.

Setelah dicetak dan diserahkan ke petugas, tahap selanjutnya adalah pelaksanaan survei. Petugas datang ke lokasi sesuai alamat dan mendata sesuai dengan isi formulir.

“Sampai dengan 15 Maret 2019, seluruh ULP di bawah PLN Wilayah Nusa Tenggara Timur sudah menyelesaikan survei TNP2K, sehingga target yang diberikan dapat tercapai secara jumlah dan waktu. Selanjutnya akan dilakukan sampling backcheck dari PLN Pusat untuk memastikan data yang di-input sudah sesuai. Terima kasih kepada semua Tim TNP2K 2019 PLN NTT, dari Unit Induk, UP3 dan ULP atas kerja kerasnya, sehingga pekerjaan mulia ini dapat diselesaikan dengan baik dan tepat waktu,” ujar dia.

PLN: Pasokan Listrik Mulai Normal Usai Banjir Bandang Sentani

PLN: Pasokan Listrik Mulai Normal Usai Banjir Bandang Sentani Foto: PLN di Sentani, Kabupaten Jayapura. (Wilpret Siagian/detikcom)

Jayapura – Petugas Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah memulihkan pasokan listrik secara bertahap panca banjir bandang di wilayah Sentani, kabupaten Jayapura.

“Sejak Minggu (17/3) petugas kami telah berhasil menyalakan kembali 66 gardu distribusi atau 63% dari 104 Gardu Distribusi yang padam karena terkena bencana banjir bandang,” ujar Humas PLN Wilayah Papua, Septian Pujiyanto, saat dihubungi detikcom, Senin (28/3/2019).

Menurut Septian, saat kejadian banjir bandang sebanyak 104 gardu distribusi PLN yang mengalami kerusakan.

PLN: Pasokan Listrik Mulai Normal Usai Banjir Bandang Sentani Foto: PLN di Sentani, Kabupaten Jayapura. (Wilpret Siagian/detikcom)

“Ada 104 gardu distribusi PLN yang rusak dari 244 Gardu distribusi yang berada di wilayah kerja PLN ULP Sentani yang padam akibat bencana banjir bandang atau sengaja dipadamkan untuk keamanan warga, karena dikhawatirkan akan bahaya aliran listrik akibat banjir,” ujarnya.
Septian mengatakan PLN terus berupaya dan bekerja keras memulihkan pasokan listrik yang ada. Diharapkan hari ini Senin (18/3/2019) pukul 24.00 WIT seluruh gardu distribusi sudah pulih 100 %.

Dia juga menyampaikan kalau dalam pekerjaan jaringan listrik, PLN berkoordinasi dengan pihak Kepolisian dan pihak keamanan terkait pengamanan dan pemulihan listrik pasca bencana di wilayah Setani.

(dnu/dnu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Syarat Agar PLN Bisa Turunkan Tarif Listrik

Liputan6.com, Jakarta – PT PLN (Persero) masih menunggu beberapa hal untuk menurunkan tarif listrik. PLN memastikan bahwa perusahaan tidak akan menaikan tarif listrik.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, PLN akan menurunkan tarif listrik jika harga bahan bakar untuk pembangkit listrik mengalami penurunan. Selain itu, penurunan tarif listrik juga bisa terjadi apabila nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) mengalami penguatan.

“Kalau bahan bakar diturunkan, kurs turun nanti saya juga turunin tarif listrik,” kata Sofyan, di Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Menurut Sofyan, meski belum ada kepastian penurunan tarif listrik, tetapi PLN bisa memastikan tidak akan menaikan tarif listrik sepanjang 2019. Hal ini Sudah disepakati bersama pemerintah.

“Enggak ada kenaikan sampai 2019. kenaikan tarif itu enggak ada,” tuturnya.

Sebelumnya PLN telah memberikan diskon tarif listrik kepada pelanggan R-I 900 Volt Amper (VA) Rumah Tangga Mampu(RTM) mulai 1 Maret 2019, ‎insentif ini diberikan karena adanya efisiensi digolongan ini, serta terjadinya penurunan harga minyak dan kurs dolar AS.

Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka mengatakan,‎ dengan pemberlakuan insentif ini maka pelanggan golongan R-1 900 VA RTM hanya membayar tarif listrik sebesar Rp 1.300 per kilowatt hour (kWh) dari tarif normal sebesar Rp 1.352 per kWh.

“Penurunan tarif ini berlaku bagi 21 juta pelanggan listrik R-1 900 VA RTM,” kata Made.

PLN Cari Generasi Milenial untuk Direkrut Jadi Pegawai

PT PLN (Persero) membuka rekrutmen pegawai untuk lulusan S1, D4 dan D3, dengan lokasi tes di Surabaya. Lowongan kerja ini akan ditawarkan pada 13-14 Maret 2019, dalam acara Airlangga Carreer Fair yang diselenggarakan Universitas Airlangga (UNAIR).

Direktur Human Capital Management PLN Muhamad Ali mengatakan, perusahaan terbaik bagi karir masa depan para talenta unggulan di PLN. Ini terkait sektor kelistrikan akan menjadi kebutuhan di masa depan. Apalagi perkembangan teknologi turut membutuhkan pasokan listrik.

“Misalnya, kompor induksi dan kendaraan listrik. Negara maju pun sudah mulai beralih dari perangkat berenergi fosil ke perangkat berenergi listrik. Oleh karena itu, PLN menjadi sarana yang tepat dalam menyongsong masa depan,” kata Ali, di Jakarta, Rabu (13/3/2019).

Ali juga berharap, agar para generasi milenial terbaik dan terpilih yang mengikuti acara job fair dapat bergabung bersama PLN.

Senada dengan Muhamad Ali, Vice President Expert Development & PLN Group Agung Siswanto menjelaskan besarnya kesempatan para milenial untuk berkarir di PLN.

“PLN tidak kenal karir mentok, karena jumlah anak usahanya ada banyak (11) dan membutuhkan berbagai bidang ilmu, tidak hanya teknik. Anda bisa ditugaskan di mana saja dengan peluang karir sangat besar,” tutur Agung.

Periode pendaftaran rekrutmen ini mulai dibuka pada 13 Maret 2019 dan ditutup pada 22 Maret 2019. Pengumuman dan pendaftaran resmi hanya melalui rekrutmen.pln.co.id.

Sedangkan untuk penyampaian informasi rekrutmen, PLN hanya menggunakan akun email rekrutmen@pln.co.id. Adupun informasi lainnya mengenai PLN dapat diakses di www.pln.co.id.

Rekrutmen kali ini memberikan kesempatan bagi para pelamar untuk berkarir di 12 perusahaan yang tergabung dalam PLN Group.

Diantaranya PT PLN (Persero), PT Indonesia Power, PT Pembangkitan Jawa Bali, PT PLN Batam, PT ICON +, PT PLN Tarakan, PT PLN Batubara, PT PLN Geothermal, PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN-E), PT Haleyora Power, dan PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAG).

PLN menggunakan Aplikasi berbasis web yang dapat diakses di laman rekrutmen.pln.co.id. Melalui aplikasi ini peserta dapat mengetahui informasi terkini tentang rekrutmen PLN dan lowongan yang dibuka.

Selain itu, pelamar di luar wilayah Surabaya juga dimudahkan untuk melakukan pendaftaran secara online tanpa harus datang ke lokasi dengan berbagai kelengkapan berkas.

Rekrutmen jenjang pendidikan S1, D-IV kali ini diperuntukkan bagi pelamar yang memiliki latar belakang pendidikan Teknik Elektro, Teknik Elektronika dan Instrumentasi, Manajemen, Administrasi (Bisnis Pemasaran, Perusahaan, Niaga dan Perkantoran, Niaga). Sedangkan jenjang D-III untuk pelamar dari jurusan Teknik Elektro, Teknik Elektronika dan Instrumentasi, Teknik Lingkungan, Manajemen, Administrasi.

Lewat Mangrove, PLN Geliatkan Kembali Ekonomi Warga Terdampak Tsunami di Banten

Liputan6.com, Jakarta Anak perusahaan PT PLN (Persero) yaitu PT Indonesia Power melakukan pengembangan produk olahan dari tanaman mangrove. Salah satunya dengan melibatkan masyarakat yang terdampak tsunami di wilayah Banten.

Direktur Utama Indonesia Power, Sripeni Inten Cahyani mengatakan di beberapa lokasi, Indonesia Power melalui program CSR-nya menginisiasi pengembangan olahan dari tanaman mangrove mulai olahan makanan sampai dengan memanfaatkan tanaman mangrove untuk menjadi pewarna alami Batik. ‎

Saat ini di sekitar wilayah operasi unit pembangkitnya seperti di PLTU Labuan, Indonesia Power memberdayakan kelompok-kelompok perempuan untuk menjadi pengrajin batik mangrove.

“Tim CSR itu telah mendekati satu kampung yang terdampak tsunami kemarin, yaitu Kampung Cigondang (Banten). Kami melakukan pelatihan pewarnaan alami, jangan pakai yang kimia. Sekarang orang senang dengan yang sifatnya alami,” ujar dia di Labuan, Banten, Senin (11/3/2019).‎‎

Menurut dia, program CSR Pemberdayaan Kelompok Perempuan pengrajin Batik Mangrove ini dapat dikelompokkan sebagai Program Inspirasi Perempuan. Ini merupakan komitmen perusahaan dalam meningkatkan kemandirian perempuan di Indonesia.

“Ke depan kami akan lanjutkan selain latihan pewarnaan kami akan melakukan pelatihan membatik dan batiknya pun kami pakai batik (motif) listrik, karena seragam kami. Jadi nanti pemasarannya kami, kami juga pakai untuk 4.000 orang,” jelas dia.

‎Inten berharap, melalui program pemberdayaan perempuan ini akan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar serta bagi lingkungan hidup di sekitar pembangkit listrik.

“Jadi yang dulunya terdampak tsunami akan masuk dan ini ibu-ibu. Kami concern bahwa seorang perempuan akan bisa ikut membantu meningkatkan nafkah hidup keluarga, caranya dengan membatik. Dan ini responnya luar biasa. Ini akan menjadi kampung batik listik Cigondang,” tandas dia.

Menko Darmin Minta PLN Segera Terapkan B20 di Seluruh Pembangkit

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution berencana memanggil PT Freeport Indonesia, Perusahaan Listrik Negara (PLN) dan TNI terkait penggunaan Biodiesel 20 persen (B20). Hal ini untuk mendorong penggunaan B20 tercapai 100 persen.

“Untuk menaikkan ke 100 persen, ya 1 persen itu tidak mudah tapi barangkali kami akan fokus untuk membicarakan satu penggunaan B20 di PLN, di TNI/Polri dan di Freeport. Karena dari dulu yang minta dispensasi beberapa di antaranya adalah mereka,” ujar Darmin di Kantornya, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Untuk PLN memang sebagian sudah menggunakan B20. Namun masih ada beberapa pembangkit yang belum memakai B20. Ke depan, Kementerian ESDM akan melakukan komunikasi dengan PLN mencari solusi penggunaan B20.

“Kalau PLN tidak semuanya beberapa pembangkitnya. Tapi kami akan bicarakan itu ke depan ini secara keseluruhan kami akan persilakan ESDM saja yang ngurusinya. Karena kerja ribetnya sudah selesai,” jelasnya.

Mantan Direktur Jenderal Pajak tersebut menambahkan, hingga kini realisasi penyaluran dan penggunaan B20 sudah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menandakan kebijakan B20 berjalan dengan baik.

“Tapi ukuran dari kinerjanya 99 persen itu adalah realisasi dibandingkan dengan seharusnya berapa. Ya, 99 sudahlah itu saja indikatornya, lebih sederhana urusannya. Jadi itu berarti kami sudah boleh mengatakan, B20 sudah berjalan dengan baik,” tandasnya.

Reporter: Anggun P. Situmorang

Sumber: Merdeka.com

2 dari 3 halaman

Dalam 2 Bulan, Penyaluran B20 Capai 700 Ribu KL

Sebelumnya, Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan mengatakan penyaluran Biodiesel 20 persen (B20) pada Januari hingga Februari 2019 mencapai sekitar 700 ribu Kiloliter (Kl).

“700 ribu Kiloliter Januari hingga Februari,” ujar Paulus usai rapat koordinasi B20 di Kantor Kementerian Koordinator bidang Perekonomian, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Secara keseluruh angka penyaluran B20 ke seluruh wilayah Indonesia pada Januari-Februari telah mencapai 99 persen. Namun, masih ada daerah yang belum terjangkau seperti di Kalimantan. 


“Hanya daerah perbatasan yang memang susah dicapai, Kalimantan ada beberapa yang Pertamina beli dari Malaysia, dari kita sulit tapi kecil sekali. Persentasenya kurang lebih 99 persen ,” jelasnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) FX Sutijastoto mengatakan, pihaknya telah melapor kepada Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution terkait penyaluran B20.

“Ya pokoknya B20 sukses. Intinya 99 persen dari target B20 penyalurannya. Makanya Pak Menko apresiasi,” jelasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Hak Politik Eni Saragih Dicabut Hakim Selama 3 Tahun

Jakarta – Majelis hakim menjatuhkan hukuman tambahan bagi Eni Maulani Saragih yaitu pencabutan hak politik selama 3 tahun. Mantan anggota DPR itu sebelumnya divonis hukuman pidana penjara tahun selama 6 tahun karena terbukti bersalah menerima suap dan gratifikasi.

“Menjatuhkan hukuman tambahan kepada terdakwa berupa pencabutan hak dipilih dalam jabatan publik selama 3 tahun, yang dihitung sejak terdakwa selesai menjalani pokok pidana,” kata hakim ketua Yanto saat amar putusan dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Jumat (1/3/2019).

Eni Saragih divonis 6 tahun penjara dan denda Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan. Eni Saragih bersalah menerima uang suap Rp 4,75 miliar dari pengusaha Johanes Budisutrisno Kotjo.

Uang suap dimaksudkan agar Eni membantu Kotjo mendapatkan proyek PLTU Riau-1 di PLN. Proyek itu sedianya ditangani PT Pembangkitan Jawa Bali Investasi (PJBI) dengan Blackgold Natural Resources Ltd (BNR) dan China Huadian Engineering Company Limited (CHEC Ltd). Kotjo merupakan pemilik BNR yang mengajak perusahaan asal China, yaitu CHEC Ltd, untuk menggarap proyek itu.

Uang suap yang diterima Eni untuk kepentingan Partai Golkar melaksanakan munaslub. Ketika itu, Eni diminta Plt Ketum Idrus Marham meminta uang USD 2,5 juta dari Kotjo. Novanto selaku Ketum Golkar sekaligus Ketua DPR saat itu terjerat kasus proyek e-KTP dan digantikan Idrus Marham selaku Sekjen Golkar.

Eni juga menerima uang Rp 2 miliar dan Rp 500 juta dari Kotjo untuk keperluan Pilkada Temanggung yang diikuti oleh suami terdakwa, yaitu M Al Khadziq.

Selain itu, jaksa menyakini Eni bersalah menerima gratifikasi sebesar Rp 5,6 miliar dan SGD 40 ribu. Uang itu diterima Eni dari sejumlah direktur dan pemilik perusahaan di bidang minyak dan gas.

Seluruh uang gratifikasi yang diterima Eni digunakan membiayai kegiatan pilkada suami terdakwa, yaitu M Al Khadziq, serta untuk memenuhi kebutuhan pribadinya.

Dalam Pilkada Kabupaten Temanggung itu, Khadziq berpasangan dengan Heri Wibowo sebagai calon wakil bupati yang diusung Partai Golkar. Pada akhirnya, mereka memenangi pilkada dan terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Temanggung.
(fai/dhn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mobil Listrik Kolaborasi PLN-ITS Menyapa Kalimantan

Liputan6.com, Balikpapan – Mobil listrik kolaborasi PLN-ITS dalam misi explore Indonesia yang telah tiba di Balikpapan, Kalimantan Timur. Mobil listrik selanjutnya dilepas oleh General Manager PLN Unit Induk Wilayah Kalimantan Timur dan Utara (PLN UIW Kaltimra), Djoko Dwijatno, untuk melanjutkan perjalanannya menuju Pulau Sulawesi.

“Melanjutkan perjalanan menuju Sulawesi,” kata Djoko, Kamis (28/2/2019).

Mobil bernama Kasuari ini memiliki kapasitas baterai dengan daya 30 kWh. Dengan baterai yang terisi penuh, Kasuari mampu melaju hingga 150 km dengan kecepatan maksimal 140 km/ jam. Sebelumnya, mobil ini telah diberangkatkan dari Surabaya, dan telah menjelajah keliling Jawa dan Sumatera hingga akhirnya tiba di Pulau Kalimantan.

Kendaraan roda empat karya anak bangsa ini tengah melakukan ekplorasi keliling Indonesia dari Sabang hingga Merauke. Djoko mengatakan bahwa tujuan daripada kegiatan PLN-ITS Explore Indonesia ini adalah memperkenalkan keberadaan mobil listrik kepada masyarakat.

“Melalui kegiatan ini kita bisa lihat bahwa mobil listrik juga memiliki ketangguhan yang cukup baik dalam menaklukkan medan perjalanan yang tidak sederhana. Terbukti, mobil ini sudah berhasil melakukan perjalanan dimulai dari Surabaya, mengelilingi Pulau Jawa, Sumatera, hingga akhirnya tiba di Kalimantan”, tambahnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Dalam rangkaian kegiatannya di Kota Balikpapan selama lima hari terakhir, Kasuari telah dipamerkan kepada masyarakat melalui kegiatan car free day, Minggu (24/02) lalu. PLN juga menggelar kegiatan PLN Mengajar, dan Talkshow tentang “Electrifying Lifestyle” dengan audiens para akademika dan murid SMK di Balikpapan. Tak hanya itu, PLN UIW Kaltimra juga berkolaborasi dengan Enggang, mobil listrik Institut Teknologi Kalimantan (ITK), dalam setiap kegiatan Kasuari di Balikpapan.

Djoko menerangkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk support PLN terhadap produk –produk yang ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik, kompor listrik dan sejenisnya yang tidak menghasilkan emisi gas buang karbon monoksida.

Rombongan mobil listrik ini juga singgah pada beberapa titik saluran pengisian listrik umum (SPLU) yang telah kami sediakan di Kuaro, Petung dan Pasar Segar Balikpapan untuk mengisi daya”, katanya.

Sementara itu, Agus Muchlisin, Ketua Rombongan PLN-ITS Explore Indonesia menerangkan bahwa program ini juga bertujuan untuk menguji ketahanan komponen kendaraan ini, baik ketangguhannya maupun kekuatan daya jelajahnya sehingga siap untuk diproduksi masal.

Setelah dilepas hari ini, rombongan akan bertolak ke Pulau Sulawesi. Kegiatan PLN-ITS Explore Indonesia ini telah dimulai sejak November 2018 lalu dengan titik start di Surabaya dan diharapkan selesai pada bulan Mei 2019 nanti. Pada perjalanannya, mobil listrik ini akan menempuh jarak sedikitnya 15.000 km.


3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: