Melestarikan Kentongan, Alarm Ampuh untuk Desa-Desa Rawan Bencana

Liputan6.com, Banjarnegara – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Jawa Tengah, meminta masyarakat di wilayah setempat untuk memanfaatkan alat komunikasi tradisional kentongan sebagai alat peringatan dini bencana.

“Masyarakat agar memanfaatkan kentongan terutama mereka yang tinggal di lokasi rawan bencana tanah longsor,” kata Kepala Pelaksana Harian BPBD Banjarnegara Arief Rahman di Banjarnegara, Sabtu (23/2/2019).

Dia menyatakan hal tersebut mengingat sebagian wilayah di Kabupaten Banjarnegara merupakan daerah rawan longsor terutama saat curah hujan sedang tinggi.

Dia menambahkan, kentongan merupakan kearifan lokal yang patut dijaga karena efektif digunakan di wilayah perdesaan. “Kentongan adalah kearifan lokal yang perlu terus dilestarikan karena cukup efektif menjadi peringatan dini bencana di desa-desa,” katanya dilansir Antara.

Dia mengatakan sebagian desa di Banjarnegara sudah lama menggunakan kentongan sebagai sarana komunikasi. “Bukan cuma untuk penanda terjadinya bencana bisa juga untuk pencurian, kebakaran, dan lain sebagainya, namun penggunaan kentongan perlu lebih diintensifkan lagi,” katanya.

Dosen Mitigasi Bencana Geologi, Jurusan Teknik Geologi Universitas Jenderal Soedirman Indra Permanajati mengingatkan pentingnya memanfaatkan kentongan sebagai sarana komunikasi peringatan dini bencana bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah rawan bencana.

“Kentongan atau alat-alat tradisi lokal yang dapat dimanfaatkan sebagai salah satu strategi mitigasi bencana berbasis kearifan lokal,” katanya.

Indra menjelaskan salah satu strategi dalam mitigasi bencana alam adalah percepatan informasi bencana.

“Seringkali mitigasi bencana kurang optimal karena kurangnya komunikasi yang baik. Hal ini bisa terjadi jika disuatu daerah rawan bencana tidak ada alat yang mendeteksi bahaya atau sudah ada alatnya namun bencananya tidak terdeteksi karena merupakan bencana yang tidak terduga penyebabnya,” katanya.

Dia menambahkan, bunyi kentongan bisa dibedakan dari nada suaranya untuk memperjelas kondisi yang sedang dihadapi, seperti ancaman longsor. “Bahkan jika perlu nada suara kentongan masing-masing kondisi dapat diseragamkan secara nasional,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pohon Tumbang di Bogor Timpa Motor, Satu Keluarga Terluka

Liputan6.com, Bogor – Hujan deras dan angin kencang menyebabkan sebuah pohon tumbang di Jalan Abdullah bin Nuh, Kota Bogor, Sabtu sore. Satu unit sepeda motor tertimpa pohon kenari sehingga mengakibatkan tiga orang terluka.

“Tiga orang yang tertimpa pohon tumbang terdiri bapak, ibu dan anaknya yang masih balita,” ujar petugas Dalops BPBD Kota Bogor Achmad Maulana, Sabtu (23/2/2019).

Kejadian bermula saat sepeda motor Honda Beat yang dikemudikan Piki Dahrani (24) dan dua penumpang Dewi Nilam Cahya (23), Afika (2 tahun) melintasi ruas Jalan Abdullah bin Nuh sekitar pukul 16.00 WIB.

Saat tiba di lokasi kejadian, pohon setinggi 9 meter dengan diameter 30 cm ini roboh dan menimpa sepeda motor bernopol F 4704 FCL itu.

Ketiganya sempat terjebak di antara batang dan dahan pohon yang tumbang di bahu jalan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut langsung mengevakuasi korban.

“Ketiganya langsung dibawa ke RS Hermina untuk mendapat penanganan medis,” kata Achmad.

Dari keterangan pihak dokter, Piki Dahrani mengalami syok, sedangkan istrinya Dewi Nilam Cahya mengalami luka di bagian wajah dan di kepala. Sementara anaknya, Afika mengalami luka sobek di bagian dahi akibat pohon tumbang.

2 dari 3 halaman

Timpa Lapak PKL

Sementara itu, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian, juga terjadi pohon tumbang dan menimpa lapak pedagang kaki lima milik Yono.

Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, namun batang dan dahan pohon tumbang sempat menutup sebagian badan jalan.

“Saat ini dua pohon tumbang itu sudah ditangani tim TRC BPBD dan sudah disingkirkan dari badan jalan,” kata Achmad.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Sociopreneur Harus Hati-Hati Saat Gabungkan Bisnis dengan Kegiatan Sosial

Liputan6.com, Jakarta – Acara Awarding Night Secangkir Semangat #BuatTujuanmuNyata yang digelar Kapal Api di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta diwarnai dengan sesi Coffee Talk menarik. Salah satu narasumber yang hadir adalah Iwan Murty, CEO PT Tristar Service Indonesia.

Selaku investor, Iwan menilai ide usaha yang dikemukakan para peserta Secangkir Semangat luar biasa. Mereka dapat mengambil peluang bisnis yang berasal dari masalah sosial.

Meski begitu, Iwan mengatakan hendaknya para sociopreneur berhati-hati dengan tujuan bisnisnya. Salah-salah, usaha yang sudah berkembang malah mengarah jadi organisasi non profit.

“Idenya sangat bagus dan idealis, menangkap semua peluang, namun dari kacamata bisnis, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Modal, target pasar, setelah dapat modal alokasi dana kemana saja, dan sebagainya. Harus ada rencana yang rinci agar nantinya bisnis tidak salah arah jadi organisasi non profit,” ungkap Iwan dalam sesi Coffee Talk di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Sekadar informasi, beragam ide usaha unik dan berkelanjutan telah dipresentasikan oleh 20 peserta Secangkir Semangat. Ada yang bergerak di sektor pangan, cinderamata hingga konstruksi. 

Sebut saja Titik Balik Coffee yang memberdayakan para warga binaan untuk menjadi karyawan, Ecopaving yang memanfaatkan sampah plastik untuk dijadikan bahan konstruksi dan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia yang bergerak di sektor pendidikan dan pertanian.

Ketiga ide bisnis ini merupakan pemenang dalam program Secangkir Semangat dan telah mendapatkan bantuan dana pembinaan dari Kapal Api.

2 dari 2 halaman

Tiga Pemenang

Sebelumnya, Kapal Api resmi tutup program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu dengan menggelar acara Awarding Night di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam acara ini kemudian didapat tiga pemenang utama dengan ide usaha terbaik. Setelah melewati beragam seleksi, akhirnya tiga ide usaha dari anak muda Indonesia berhasil meyakinkan para juri, ide mereka nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Pemenang pertama ialah Meybi Agnesia Lomanledo asal Nusa Tenggara Timur dengan ide bisnis pengolahan daun kelor yang dimulai dengan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia, pemenang kedua ialah Azis Pusakantara asal Jakarta dengan ide usaha Ecopaving dan pemenang ketiga ialah Elven Aprilnico dengan ide usaha Titik Balik Coffee.

Meybi mengatakan, belum meratanya sekolah di daerah terpencil NTT menginspirasinya untuk mengedukasi masyarakat akan kemampuan soft skill di berbagai sektor.

“Warga mendambakan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial. Oleh karenanya kami dirikan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL TMOI) untuk mencapai tujuan itu,” ujar Meybi di Jakarta, Sabtu 22 Februari 2019.

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah uang binaan dengan jumlah yang bervariatif. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 250 juta, untuk juara 2 mendapatkan Rp 150 juta dan untuk juara 3 mendapatkan Rp 50 juta.

Para pemenang menegaskan, Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal luar biasa bagi mereka.

Ilmu dan pengalaman dari para mentor sangat berharga untuk kelanjutan bisnis mereka ke depan. Diharapkan, pemuda-pemuda ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya dapat berbisnis namun memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Oppo Ungkap Smartphone 5G Pertama Besutannya, Kapan Dirilis?

Liputan6.com, Barcelona – Bersamaan dengan pengumuman teknologi kamera 10x lossless zoom di ajang Mobile World Congress (MWC) 2019, Oppo secara resmi memperkenalkan smartphone 5G pertamanya ke publik.

Menurut  VP Oppo, Anyi Jiang, Oppo menyadari 5G merupakan teknologi smartphone masa depan. Karenanya, perusahaan asal Tiongkok itu tidak ingin ketinggalan menghadirkan teknologi ini. 

“Kami terus bekerja sama dengan perusahaan teknologi lain, mulai dari chipset dan operator untuk membawa teknologi 5G bersama-sama,” tuturnya saat gelaran MWC 2019 di Barcelona Sabtu (23/2/2019) waktu Spanyol. 

Senada dengan Anyi, Director of Standars Research Oppo, Henry Tang, mengatakan Oppo selalu berupaya menghadirkan teknologi terbaru ke penggunanya, tidak terkecuali layanan 5G.

Dia mengatakan Oppo sudah memulai tim standarisasi 5G sejak 2015. Sejak itu, pengembangan 5G terus dilakukan hingga akhirnya tahun lalu, Oppo memperkenalkan purwarupa smartphone 5G besutannya.

Menurut Henry, kehadiran smartphone 5G Oppo tidak hanya menghadirkan konektivitas yang lebih baik, tapi juga cara menikmati konten yang lebih beragam.

“Kami berencana menghadirkan layanan 5G cloud gaming yang dapat menghadirkan gim AAA ke perangkat mobile,” tuturnya menjelaskan.

Tidak hanya itu, kehadiran smartphone 5G pertama Oppo ini nantinya turut merevolusi kehidupan pengguna smartphone dalam menikmati konten video 4K, 8K, hingga tiga dimensi (3D).

Turut hadir dalam acara itu adalah President Qualcomm, Cristiano Amon, yang menyebut Oppo sebagai salah satu rekanan dengan visi dan misi sama untuk menghadirkan teknologi baru ke industri.

Sebagai bagian dari pengembangan 5G ini, Oppo juga mengumumkan telah memulai sebuah proyek khusus 5G bersama sejumlah rekanan, seperti Telstra, Swisscom, Optus, dan Singtel.

2 dari 2 halaman

Oppo Resmi Umumkan Kehadiran Kamera 10x Lossless Zoom

Dalam kesempatan tersebut, VP Oppo Anyi Jiang juga menuturkan Oppo terus berupaya menjangkau pasar global secara lebih luas. Karenanya, Oppo selalu mengadopsi teknologi baru untuk memenuhi kebutuhan pengguna.

“Kami selalu berupaya untuk selalu satu langkah lebih dekat dengan konsumen,” tuturnya saat konferensi pers di MWC 2019, Sabtu (23/2/2019), waktu Barcelona. Salah satu yang diperkenalkan Oppo dalam ajang tahun ini adalah teknologi 10x lossless zoom.

Menurut Product Manager Oppo, Chuck Wang, teknologi ini dihadirkan Oppo agar lebih banyak pengguna smartphone dapat mengeksplosari fotografi dan membuat hasil karya yang tidak kalah dari fotografer profesional.

“Dengan teknologi yang kami perkenalkan ini, pengguna perangkat Oppo dapat mengambil gambar yang menakjubkan dengan sangat mudah,” ujarnya menjelaskan. Untuk memungkinkan hal tersebut, Oppo menggunakan konfigurasi tiga lensa kamera belakang.

Chuck menuturkan tiga kamera tersebut itu terdiri dari lensa utama beresolusi 48MP, satu lensa ultra wide 120 derajat, dan satu lensa telephoto. Ketiga lensa itu mampu menangkap focal lenghts yang luas mulai dari 16mm-160mm, sehingga menghasilkan 10x lossless zoom.

Lebih lanjut Chuck menuturkan agar lensa ini dapat disematkan di smartphone, Oppo mengembangkan modul periskop berstruktur horizontal. Hal itu memungkinan ketebalan lensa berkurang hingga hanya sekitar 6,76mm, hampir setara dengan Oppo R17 Pro.

“Biasanya, saat mengambil foto zoom, hasil foto akan menjadi buram. Untuk mengatasi hal tersebut, kami menyertakan optical image stabilization (OIS) di lensa utama dan telephoto. Presisi stabilitasi lensa telephoto ini mencapai 0.001445 derajat,” tutur Chuck.

Lantas, kapan produk smartphone Oppo dengan teknologi 10x lossless zoom akan rilis? Chuck menuturkan smartphone Oppo yang hadir dengan teknologi baru ini siap diproduksi dan direncanakan hadir pada kuartal kedua 2019.

(Sulung/Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Kebakaran Muara Baru Kemenhub Kerahkan 3 Kapal Patroli

Liputan6.com, Jakarta – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan (Ditjen Hubla Kemenhub) menyiagakan tiga unit kapal patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP). Tiga kapal itu dikerahkan untuk membantu proses pemadaman kebakaran belasan kapal nelayan di Muara Baru, Penjaringan, Jakarta Utara.

Namun, kapal patroli tersebut belum bisa mendekat lantaran area sekitar pelabuhan dipenuhi kapal yang menghindari kebakaran di Pelabuhan Muara Baru.

“Kapal-kapal tersebut standby di alur masuk pelabuhan dan belum bisa mendekat ke lokasi,” ujar Direktur KPLP Ahmad dalam keterangan persnya, Sabtu (23/2/2019).

Kapal yang disiagakan yakni KNP. 356 dari Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok dan KNP. 111 Trisula serta KNP. 114 Alugara dari Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas I Tanjung Priok. 

Adapun PT. Pelindo II telah mengerahkan 1 unit kapal Tug Boat TB. SDS 26 dari Kepanduan Pelindo II Tanjung Priok guna membantu proses pemadaman kebakaran kapal penangkap ikan tersebut.

“Sampai sejauh ini tidak ada korban jiwa akibat musibah kebakaran kapal penangkap ikan tersebut,” jelas Ahmad.

2 dari 2 halaman

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:

Tiga Ide Usaha Terbaik Raih Penghargaan Kapal Api

Liputan6.com, Jakarta – Kapal Api resmi tutup program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu dengan menggelar acara Awarding Night di Hotel Grand Hyatt, Jakarta.

Dalam acara ini kemudian didapat tiga pemenang utama dengan ide usaha terbaik. Setelah melewati beragam seleksi, akhirnya tiga ide usaha dari anak muda Indonesia berhasil meyakinkan para juri, ide mereka nyata dan berdampak bagi masyarakat.

Pemenang pertama ialah Meybi Agnesia Lomanledo asal Nusa Tenggara Timur dengan ide bisnis pengolahan daun kelor yang dimulai dengan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia, pemenang kedua ialah Azis Pusakantara asal Jakarta dengan ide usaha Ecopaving dan pemenang ketiga ialah Elven Aprilnico dengan ide usaha Titik Balik Coffee.

Meybi mengatakan, belum meratanya sekolah di daerah terpencil NTT menginspirasinya untuk mengedukasi masyarakat akan kemampuan soft skill di berbagai sektor.

“Warga mendambakan keterampilan yang peka terhadap kebutuhan sosial. Oleh karenanya kami dirikan Sekolah Lapangan Timor Moringa Organik Indonesia (SL TMOI) untuk mencapai tujuan itu,” ujar Meybi di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Ketiga pemenang mendapatkan hadiah uang binaan dengan jumlah yang bervariatif. Untuk juara 1 mendapatkan Rp 250 juta, untuk juara 2 mendapatkan Rp 150 juta dan untuk juara 3 mendapatkan Rp 50 juta.

Para pemenang menegaskan, Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu menjadi bekal luar biasa bagi mereka.

Ilmu dan pengalaman dari para mentor sangat berharga untuk kelanjutan bisnis mereka ke depan. Diharapkan, pemuda-pemuda ini dapat menjadi pemimpin yang tidak hanya dapat berbisnis namun memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan lingkungan.


2 dari 2 halaman

Tingkatkan Sosial-Ekonomi Masyarakat

Sebelumnya, berkolaborasi dengan Badan Ekonomi Kreatif (BEKRAF) sejak tahun lalu, Kapal Api luncurkan program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu yang digadang dapat menguatkan sosial-ekonomi masyarakat.

Program yang mengangkat tema Sociopreneur ini berusaha merangkul anak muda Indonesia untuk dapat berinovasi dalam bisnis sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.

Program ini merupakan wadah bagi anak muda dengan ide dan semangat sociopreneur sehingga dapat menyalurkan aspirasinya.

“Kapal Api menyediakan wadah bagi anak muda agar berani membuat nyata tujuannya lewat mentoring sepanjang program. Kami optimis siapapun yang menang di akhir akan menjadi sociopreneur yang benar-benar bekerja nyata untuk negeri,” ujar Group Brand Manager Kapal Api, Johnway Suwarsono di Jakarta, Sabtu (22/2/2019).

Dari sekian ribu pelamar, hanya 20 peserta yang diundang untuk melakukan presentasi di acara Awarding Night kepada para juri dan investor.

Banyak ide usaha unik dan berkelanjutan yang dikemukakan, mulai dari ide usaha paving dari sampah plastik hingga pendirian sekolah untuk memberdayakan petani dan masyarakat akan sumber daya alam.

“Program Secangkir Semangat #BuatNyataTujuanmu adalah wujud bahwa Kapal Api merupakan teman dan fasilitator bagi anak muda untuk mengembangkan bisnis besarnya,” tambah Johnway.

Program ini berlangsung dengan serangkaian kegiatan yaitu Networking Day, Apprenticeship, Workshop Sociopreneur with PLUS (Platform Usaha Sosial), Campus Talk serta Mentoring dan Prototyping yang dilaksanakan di 6 kota besar di Indonesia. Program ini diakhiri dengan acara Awarding Night di Ballroom Hotel Grand Hyatt, Jakarta.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Polemik Puisi Neno Warisman Belum Berakhir, Ma’ruf Bicara Dianggap Kafir

Jakarta – Puisi Neno Warisman di Munajat 212 di Monas beberapa hari lalu menuai kontroversi. Sejumlah pihak mulai politikus, PBNU, hingga cawapres Ma’ruf Amin mengkritik puisi berjudul ‘Puisi Munajat 212’.

Berawal dari beredarnya potongan video saat Neno Warisman membacakan puisi itu. Berikut ini isi potongan puisi dari video yang beredar:

jangan, jangan Engkau tinggalkan kami
dan menangkan kami
Karena jika Engkau tidak menangkan
Kami khawatir ya Allah
Kami khawatir ya Allah
Tak ada lagi yang menyembah-Mu

Cawapres Ma’ruf Amin menyayangkan doa Neno Warisman yang dibacakan saat Munajat 212. Ma’ruf heran karena kalimat dalam puisi itu seolah-olah menyamakan pilpres dengan Perang Badar.

“Pertama, kok pilpres kok jadi kayak Perang Badar? Perang Badar itu kan perang habis-habisan. Hidup-mati. Kita kan hanya memilih pemimpin,” kata Ma’ruf di Mal Palm Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (23/2/2019).

Ma’ruf menilai doa Neno itu tidak tepat. Cawapres nomor urut 01 merasa dianggap sebagai orang kafir.

“Kedua, menempatkan posisi yang lain sebagai orang kafir. Masa Pak Jokowi dengan saya dianggap orang kafir. Itu sudah tidak tepat. Menyayangkanlah. Kita kan pilpres, bukan Perang Badar,” ujarnya.

Tak hanya Ma’ruf yang mengkritik puisi Neno Warisman. Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding menilai apa yang diucapkan Neno Warisman tidak pantas disebut sebagai doa, melainkan cuma orasi politik yang bersifat pragmatis berkedok agama.

“Pilihan diksi dalam ucapannya tampak sekali dibuat untuk menggiring opini publik. Seolah-olah hanya merekalah kelompok yang menyembah Allah. Sedangkan kelompok lain yang berseberangan bukan penyembah Allah. Pertanyaan saya, dari mana Neno bisa mengambil kesimpulan itu? Apa ukurannya sampai ia bisa mengatakan jika pihaknya kalah maka tak akan ada lagi yang menyembah Allah?” kata Karding dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/2).

Namun, di balik kritik tersebut, ada pihak yang membela Neno Warisman. Adalah Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah yang menjadi ‘benteng’ atas kritik sejumlah pihak itu.

Menurut Fahri, doa ‘dibalut’ puisi itu tidak menyebutkan siapa pihak yang diharapkan untuk menang. Fahri juga mengaku tidak tahu siapa yang dimaksud pihak yang didoakan menang di puisi Neno Warisman itu karena doa bersifat rahasia.

“Setahu saya, dia nggak sebut nama Prabowo. Kan nggak bisa diperjelas. Namanya doa, itu private pada dasarnya,” kata Fahri.

Ia menyebut doa sebagai senjata dan rintihan hati. Sementara itu, peserta Munajat 212 mengamini apa yang didoakan Neno Warisman.

“Doa itu senjata. Doa itu rintihan hati. Yang setuju mengaminkan. Jadi seperti sebuah suasana hati yang membacanya,” ujar Fahri.

detikcom telah menghubungi Neno Warisman lewat telepon tapi belum mendapat jawaban. Pesan singkat kepada Neno juga tidak dibalas.
(zak/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Titik Terang Penemuan Jasad Perempuan dalam Karung di Perairan Jepara

Liputan6.com, Kendal – Polisi memastikan jasad perempuan dalam karung yang ditemukan di sekitar perairan Teluk Awur, Kabupaten Jepara, Jumat (22/2), sebagai Sri Setijawati (48), korban pembunuhan yang dibuang ke Sungai Kalibodri Kendal.

Kapolres Kendal AKBP Hamka Mappita mengatakan, hal tersebut dibuktikan dengan pemeriksaan sidik jari korban yang dicocokkan dengan data kependudukan.

Dalam pencocokan sidik jari tersebut, lanjut dia, terdapat 18 titik persamaan yang disimpulkan identik dengan korban Sri Setijawati. Adapun dari ciri-ciri fisik didapati bakas luka tusuk di leher serta pinggang. Diduga korban pembunuhan.

Korban sendiri sempat di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk diautopsi, sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan, Sabtu (23/2/2019) dilansir Antara.

Sebelumnya diberitakan, sesosok jasad perempuan dalam karung yang ditemukan di sekitar perairan Teluk Awur, Kabupaten Jepara, Jumat (22/2).

Sri Setijawati warga Kota Semarang, diduga dibunuh oleh Ashar warga Perumahan Witjitraland, Kabupaten Kendal pada 13 Februari 2019.

Belum diketahui pasti alasan pelaku menghabisi korban di rumahnya dengan menusuk lehernya.

Korban sendiri sempat disimpan di sebuah rumah kosong selama tiga hari sebelum akhirnya dibuang ke sungai. Pelaku pembunuhan sendiri menyerahkan diri dengan di antar keluarganya ke polisi.

Saksikan video pilihan berikut ini:

JK: Ustaz Jangan Hanya Bicara Surga dan Neraka

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menganjurkan agar para ustaz memahami masalah-masalah aktual yang berkembang saat ini.

JK yang juga Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) j mengatakan ustaz sebaiknya tidak hanya bercara terkait surga dan neraka tetapi apa yang bisa dicapai untuk kemajuan Indonesia.

“Dibutuhkan ustaz yang memahami masalah-masalah dewasa ini, memahami generasi muda lainnya, tentu kita tidak berkhutbah dengan menakutkan saja, tidak hanya bicara tentang surga dan neraka saja,” kata JK dihadapan para peserta Forum Silaturahim Gawagis Nusantara di Surabaya, Jawa timur, Sabtu (23/2/2019).

Dia menganjurkan agar khotbah memiliki nilai 60 persen agama dan 40 persen pengetahuan umum. JK mencontohkan para ustaz bisa menyampaikan ceramah dengan tema seperti pertanian, pendidikan.

“Saya anjurkan khotbah itu 60 persen agama, 40 persen pengetahuan umum kesehatan, pendidikan dan sebagainya daripada keimanan kita,” kata JK.

Sebab itu, dia meminta agar para kiai muda untuk meneruskan kepemimpinan serta kekiaian.

“Di pesantren masing-masing tentu harus memiliki kemampuan seperti itu. Nah jadilah kita semua bersyukur bisa suatu hal,” kata JK.


Reporter: Intan Umbari Prihatin


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Liverpool Akan Meniru Taktik PSG untuk Kalahkan MU

Liputan6.com, Liverpool – Manajer Liverpool Jurgen Klopp mengaku akan meniru strategi Paris Saint-Germain untuk mengalahkan Manchester United (MU). Kedua tim akan bentrok pada pekan ke-27 Liga Inggris di Old Trafford, Minggu (24/2/2019).

PSG menjadi satu-satunya referensi yang bisa diambil untuk mengalahkan MU di era Solskjaer. Sejak pria Norwegia itu ditunjuk menjadi manajer interim, Setan Merah baru sekali kalah, sekali imbang, dan sisanya menang. 

Kekalahan MU terjadi saat menjamu PSG pada leg pertama 16 besar Liga Champions di Old Trafford. Skornya juga menyakitkan 0-2. 

Namun, Klopp juga mengatakan Liverpool juga bisa belajar dari Tottenham Hotspur yang tampil bagus meskipun akhirnya takluk dari MU.  

“Ya, memang hanya PSG (yang bisa kalahkan MU), tapi sejujurnya Tottenham bermain sangat bagus melawan United. Jadi seperti apa cetak birunya? Mereka bermain sangat keren dengan bola, banyak mengumpan, dan sangat percaya diri, menguasai bola dengan bagus, dan mencetak gol di saat yang tepat,” kata Klopp, seperti dilansir Metro, Jumat (22/2/2019). 

“Saat menghadapi Chelsea mereka juga bermain sangat bagus tanpa Anthony Martial dan Jesse Lingard. Tapi, saat sebelum melawan PSG mereka memainkan lima atau enam pertandingan dengan line-up yang sama dan Anda harus mengubahnya dalam 15 menit,” papar Klopp menganalisis permainan MU.

“Jelas (perubahan cepat) tak bisa dilakukan dan PSG memanfaatkannya. Jadi, itu hanya sedikit keberuntungan untuk PSG,” tambahnya.

2 dari 2 halaman

Tak Beri Kesempatan Serangan Balik

Klopp juga mengakui PSG bermain sangat bagus di Old Trafford, serta tak banyak memberi kesempatan kepada MU untuk melakukan serangan balik. 

“Mereka bermain sangat bagus, dan bisa menguasai dalam segala situasi, tak memberikan kesempatan kepada MU untuk melakukan serangan balik, karena MU punya pemain sayap yang ofensif,” kata Klopp. 

“Anda harus benar-benar berkonsentrasi 100 persen (saat melawan MU). PSG mampu melakukannya dengan baik. Mencetak gol-gol bagus pada momen yang tepat dan itu sangat membantu dalam sepak bola,” imbuh pelatih asal Jerman itu. 

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan berikut ini: