Jadi Underdog, Chelsea Siap Jungkalkan Prediksi

Liputan6.com, London – Willy Caballero mengaku siap untuk menjadi kiper andalan saat Chelsea menantang Manchester City di final Piala Liga Inggris, Minggu (24/2/2019). Ia percaya mampu tampil maksimal jika dipercaya manajer Maurizio Sarri.

Kiper utama Chelsea, Kepa Arrizabalaga diragukan tampil untuk duel besok. Pasalnya, ia dikabarkan mengalami cedera hamstring.

Meski demikian Caballero meminta fans Chelsea tetap tenang. Eks kiper City itu malah yakin bisa membawa Chelsea juara jika tampil di Wembley.

“Saya tidak tahu bagaimana keadaan Kepa. Namun jika dia tidak bisa bermain maka saya siap menggantikannya,” kata Caballero seperti dilansir Evening Standard.

“Saya tampil saat melawan City di Community Shield lalu. Dan saya senang mereka masih mengingat saya,” ujarnya.

2 dari 3 halaman

Berbeda

Caballero hanya menjadi cadangan saat Chelsea dibantai City 0-6 dua pekan lalu. Ia pun sadar Chelsea hanya menjadi underdog dalam final kali ini.

“Saya pikir semuanya akan berbeda. Ini adalah final dan kami akan berjuang untuk menang sejak menit pertama,” katanya.

“Lagipula kami juga pernah mengalahkan mereka di Stamford Bridge. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang beda,” ujarnya.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Berikut jadwal final Piala Liga Inggris:

Minggu (24/2/2019)

23.30 WIB Chelsea Vs Manchester City (TVRI)

Saksikan video pilihan di bawah ini

Vidic: MU dan Liverpool Punya Pertahanan Solid

Liputan6.com, Manchester – Nemanja Vidic memberi analisanya jelang Manchester United (MU) menghadapi Liverpool di Old Trafford Stadium, Minggu (24/2/2019). Menurut dia tidak benar pertahanan MU lebih keropos ketimbang Liverpool.

Mantan bek tangguh MU ini percaya barisan pertahanan MU juga kuat.Setidaknya dalam 13 pertandingan terakhir, MU jarang kebobolan meski kualitas gelandang bertahan juga cukup berperan.

Pada era Jose Mourinho, pertahanan MU terus jadi titik lemah. Pelatih kawakan itu belum mampu mengentaskan MU dari masalah bek. Nama-nama seperti Chris Smalling, Phil Jones, Victor Lindelof, Eric Bailly belum benar-benar memenuhi harapan fans MU.

Meski demikian, permainan MU meningkat di era Ole Gunnar Solskjaer. Bek-bek MU tampil semakin percaya diri dan tidak sering membuat kesalahan seperti di era Mourinho dahulu.

Kondisi ini menimbulkan spekulasi bahwa sebenarnya bek-bek MU sudah cukup baik, hanya mereka menerapkan taktik yang salah.


2 dari 3 halaman

Sama Baiknya

Sebagai mantan bek MU, Vidic tentu pernah bermain dengan pemain-pemain seperti Chris Smalling dan Phil Jones. Dia memang tidak mengenal Lindelof, Bailly, dan Marcos Rojo, tapi Vidic percaya kemampuan mereka cukup baik.

Tak hanya itu, Vidic bahkan yakin barisan bek MU saat ini tidak kalah baik dari bek-bek Liverpool, Manchester City, atau Chelsea.

“Saya kira, dengan semua bek ini, saya sudah pernah menghadapi pertanyaan ini sebelumnya ketika mereka bertanya soal MU dan bagaimana seharusnya mereka membeli pemain bertahan,” buka Vidic di laman resmi Manutd.

“Saya merasa bahwa ketika saya melihat barisan bek Liverpool, Manchester City, dan Chelsea, saya tidak berpikir bahwa mereka memiliki pemain bertahan yang lebih baik daripada kami. Itulah pendapat pribadi saya.”

3 dari 3 halaman

Keputusan Ole

Oleh sebab itu, Vidic percaya saat ini segalanya ada di tangan Solskjaer. Artinya, Solskjaer harus bisa memilih pemain yang tepat untuk pertandingan tertentu. Bek-bek MU akan tampil baik jika kesempatannya tepat.

“Jadi, saya pikir Ole [Solskjaer] punya pemain-pemain yang berbeda, jenis bek yang berbeda, dan dia harus menemukan pertandingan yang tepat. Ketika tim bermain baik, pada pemain akan mendapatkan kepercayaan diri saat memasuki lapangan.”

“Mereka percaya mereka bisa memenangkan pertandingan dan tidak takut menghadapi pertandingan. Jadi itu penting secara psikologis. Hal terburuk yang bisa terjadi adalah ketika anda mendekati pertandingan dengan perasaan ragu,” tandas Vidic.

Sumber: Bola.net

Pelatih MU Masa Bodoh dengan Persaingan Liverpool dan Man City

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU),Ole Gunnar-Solskjaer masa bodoh dengan persaingan perebutan juara antara Liverpool dengan Manchester City musim ini. Bagi Solskjaer, MU wajib finis empat besar.

Tak hanya itu, Solskjaer juga percaya bukan hanya Man City dan Liverpool yang patut diperhitungkan. Dia menyebut Tottenham Hotspur di peringkat ketiga juga patut diwaspadai.

Saat ini, persaingan papan atas Premier League bak terbelah dua. Tiga tim berusaha merebut gelar juara (Man City, Liverpool, Tottenham), dan tiga tim lainnya berebut peringkat keempat (MU, Chelsea, Arsenal).

Bagi Solskjaer, persaingan kedualah yang lebih penting, yakni berusaha menembus empat besar. Peluang MU untuk finis empat besar terbuka kalau bisa kalahkan Liverpool besok malam.


2 dari 3 halaman

Tidak Penting

Menurut Solskjaer, memikirkan balapan gelar juara hanya buang-buang waktu. Dia percaya MU harus mengutamakan prioritas mereka dengan baik, yakni memanfaatkan 12 pertandingan sisa Premier League musim ini untuk mempertahankan posisi di empat besar.

“Saya tidak terlalu fokus pada tim-tim lain dan apa yang mereka lakukan. Saya fokus pada diri kami sendiri dan apa yang harus kami perbuat untuk mencapai posisi yang kami inginkan,” tegas Solskjaer di manutd.com.

“Ada persaingan tiga tim di puncak, dan persaingan tiga tim untuk posisi keempat, jadi itulah fokus saya.”

“Apakah saya ingin Spurs meraih gelar juara? Saya tidak benar-benar terlibat dengan itu. Mungkin!”

3 dari 3 halaman

Hadapi Liverpool

Minggu (24/2 malam WIB besok, MU akan menjamu Liverpool pada laga lanjutan Premier League. Laga itu penting bagi MU untuk menjaga posisi di klasemen sementara, juga sangat penting bagi Liverpool untuk merebut kembali posisi puncak klasemen dari Man City.

“Kami tahu kami menghadapi pertandingan yang sangat sulit. Mereka [Liverpool] tampil sangat fantastis musim ini. Merka juga tahu, datang ke Old Trafford akan sulit.”

“Saya pikir mereka akan menghargai kami dan kami akan menaruh respek terhadap mereka. Mereka adalah tim dengan banyak pemain bagus,” tandas Solskjaer.

Sayangnya, Solskjaer masih harap-harap cemas jelang pertandingan ini. Dia berharap Anthony Martial dan Jesse Lingard bisa pulih tepat waktu untuk bermain.

Sumber: Bola.net

Berkonflik dengan Manusia, Gajah di Botswana akan Dijadikan Pakan Ternak

Liputan6.com, Gaborone – Pemerintah Botswana tengah mempertimbangkan pencabutan larangan berburu gajah, menyusul sejumlah kasus penyerangan hewan tersebut terhadap warga negara. Hal ini disampaikan oleh subkomite peninjau moratorium perburuan pada Kamis, 21 Februari 2019.

Sebuah laporan menteri kabinet juga mengatakan bahwa gajah yang kemudian mati karena diburu, akan digunakan untuk makanan hewan peliharaan, dikutip dari situs abc.net.au, Sabtu (23/2/2019).

Masyarakat yang bertempat tinggal di dekat habitat gajah mendukung pemberlakuan perburuan. Mereka beralasan bahwa jumlah konflik antara manusia dan satwa liar meningkat sejak larangan berburu diterapkan pada 2014.

Namun para konservasionis menyatakan bahwa sektor pariwisata yang menjadi andalan negara di benua Afrika Selatan itu akan menurun. Mengingat, gajah adalah salah satu primadona turis mancanegara.

Saat ini, memang terdapat 130.000 gajah di Afrika Selatan dengan Botswana merupakan habitat bagi sebagian besar hewan tersebut. 

Warga Menolak

Senada dengan konservasionis, beberapa warga Botswana juga menolak diperbolehkannya berburu.

Gajah sama-sama makhluk hidup dan makhluk sosial seperti manusia. Mencabut larangan berburu, maka sama dengan menolak hak-hak mereka. Menembak mereka sama dengan membunuh manusia,” kata Ashwin Kumar dalam balasan terhadap tweet pemerintah.

Sementara itu, pengguna akun @mulalamovement mengatakan bahwa sudah seharusnya berburu dilarang. Menurutnya, berkat pelarangan itu Botswana terdepan dalam menjaga satwa liar.

“Jangan cabut larangan. Tetap di jalur dan terus menjadi juara konservasi,” katanya.

Rencana kontroversial ini akan dibahas oleh kabinet sebelum dikeluarkan sebagai keputusan final, sebagaimana dinyatakan oleh Presiden Botswana Mokgweetsi Masisi.

Selain itu, menanggapi kritik dari banyak pihak, Masisi menyatakan bahwa perburuan masih dilarang untuk sementara waktu. Hal ini berkaitan dengan beberapa spesies hewan yang tengah menurun.

“Aku berjanji akan mempertimbangkannya,” kata Masisi.

“Kertas putih akan segera dibuat dan akan dibagikan kepada publik,” pungkasnya.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

87 Gajah Botswana Ditemukan Mati Tanpa Gading

Sementara itu, belum lama ini puluhan gajah didapati mati di dekat tempat perlindungan satwa liar yang terkenal di Botswana.

Sebuah penyidikan menemukan sekitar 87 ekor gajah yang diambil gadingnya. Keseluruhan gajah itu terbunuh dalam tiga bulan terakhir.

Tak hanya gajah, ada sekitar lima badak putih yang juga diburu dalam tiga bulan terakhir. Diperkirakan bahwa perburuan ini dilakukan oleh sejumlah orang asing di negara tetangga yang menyeberangi perbatasan ke Botswana, demikian dikutip dari laman ABC Indonesia.

Mike Chase dari grup Elephants Without Borders mengatakan dia terkejut dengan temuan itu.

“Skala perburuan gajah sejauh ini adalah yang terbesar yang pernah saya lihat, atau baca di mana saja di Afrika hingga saat ini,” katanya kepada BBC.

“Ini membutuhkan tindakan segera dari Pemerintah Botswana.”

Populasi gajah Afrika telah merosot dari jutaan menjadi sedikitnya 415.000 hari ini. Di Tanzania saja, populasi gajah menurun 60 persen menjadi 43.000 antara 2009 dan 2014 menurut pengakuan pemerintah.

Bangkai ditemukan di dekat perlindungan satwa liar Okavango Delta yang dilindungi, yang terpencil di Botswana.

“Orang-orang memang memperingatkan kami tentang masalah perburuan yang akan datang dan kami pikir kami siap untuk itu,” kata Dr Chase.

“Para pemburu sekarang mengarahkan senjata mereka ke Botswana. Kami memiliki populasi gajah terbesar di dunia dan musim terbuka bagi para pemburu gelap.

“Jelas kita perlu berbuat lebih banyak untuk menghentikan skala dari apa yang kami rekam pada survei,” pungkas Dr Chase.

Kisah Anak Difabel yang Diam-diam Punya Kehidupan Online Menakjubkan

Oslo

Robert dan Trude meratapi kehidupan sepi dan terkungkung yang mereka pikir dijalani Mats, anak mereka yang difabel. Namun ketika Mats wafat, pasangan itu baru sadar bahwa banyak orang di Eropa menyalakan lilin tanda berkabung untuk putra mereka.

Artikel ini pertama kali terbit di situs radio Norwegia, NRK.

“Pola pikir kami sangat tradisional. Kami tak ingin dia mengubah atau mengacaukan ritme kesehariannya.”

Duduk di sebuah kafe dekat kantornya di alun-alun kota Oslo, Norwegia, Robert Steen (56) memaparkan betapa ia kerap khawatir jika anaknya tak kunjung terlelap hingga tengah malam.

“Jika melihat ke belakang, saya rasa kami seharusnya lebih tertarik pada gim, dunia di mana putra kami menghabiskan hampir seluruh waktunya,” kata Robert.

“Karena kami tak punya ketertarikan itu, kami kehilangan kesempatan untuk mengetahui yang tidak kami pahami,” tuturnya.

Robert menyampaikan kata-kata terakhir tentang Mats akhir tahun 2014 di sebuah kapel di satu pemakaman di ibu kota Norwegia.

Di antara mereka yang duduk mendengarkan pidato itu, termasuk sanak famili dan sejumlah tenaga medis yang mengenal dekat Mats, ada sekelompok orang asing.

Hanya Robert yang pernah bertemu mereka. Itu pun baru sekali: malam sebelum pemakaman.

Beberapa tahun di akhir hidupnya, Mats hampir tidak pernah meninggalkan ruang bawah tanah di flat milik keluarganya.

Jadi cukup aneh bahwa ada orang-orang tak dikenal datang ke pemakamannya. Mats sendiri bahkan tidak pernah berjumpa dengan mereka.

Sebelum kematiannya, tamu-tamu yang berduka itu tidak mengenal Mats sebagai Mats, tapi Ibelin, seorang keturunan ningrat, perayu ulung, dan detektif.

Beberapa orang asing yang menghadiri pemakaman itu tinggal di dekat rumah Mats, tapi sebagian lainnya datang dari jauh. Kedatangan mereka dilandasi satu tujuan: meratapi kawan baik.

Di upacara pemakaman, salah satu dari orang asing itu tampil ke depan dan memberi sepatah kata. Ia berkata bahwa banyak orang di Eropa berkumpul dan menyalakan lilin untuk Mats.

Nasib telah tersurat di bintang-bintang, dan kenyataan tercantum dalam DNA-nya.

Mats, yang berlarian keliiling rumah sambil mengenakan mahkota saat ulang tahun keempat pada Juli 1993, akan menghadapi kenyataan bahwa ia bakal segera lumpuh.

Robert dan Trude mendengar vonis medis itu pada Mei 1993 di Rumah Sakit Ulleval.

Mereka belakangan paham mengapa putra mereka selalu jatuh dari ayunan dan menyakiti diri sendiri.

Sama halnya dengan kenapa Mats tidak memanjat tangga papan luncur di taman anak-anak, meski ia gemar merosot.

Juga penyebab Mats kerap menekuk lutut seperti orang tua saat beranjak dari posisi duduk dan alasannya tak berusaha berlomba dengan anak-anak seusianya.

Tim dokter berkata kepada Robert dan Trude bahwa Mats mengidap duchenne muscular dystrophy (DMD), sebuah gangguan yang menyebabkan pengenduran otot dan kerap menyerang anak laki-laki.

Gen dalam tubuh Mats mengandung kekeliruan yang mencegah ototnya berkembang secara normal. Itu pula yang akhirnya menghancurkan otot-ototnya.

“Setelah kami menidurkan Mats, malam itu kami memanggil dokter. Kami mendapat hak istimewa itu. Kami dapat menelepon dokter kapan pun kami membutuhkan informasi,” kata Robert.

Bersama Trude, Robert berbicara kepada dokter via telepon selama lebih dari setengah jam. “Setidaknya (penyakit) ini tidak akan membunuh anak saya!” kata Robert.

“Dokter terdiam beberapa saat, lalu berkata, ‘Tidak, tapi pengalaman kami menunjukkan, pasien kami yang menderita penyakit ini tidak akan bertahan lebih dari umur 20 tahun,'” tuturnya.

Robert terdiam. “Mats mampu mencapai 25 tahun.”

Di kediaman keluarga di Ostensjo, sebelah tenggara Oslo, Robert dan Trude mengupayakan segala cara untuk putra mereka.

Mats diyakini tidak akan menjalani kehidupan normal seperti yang ada dalam bayangan orang tuanya. Dia akan mati muda dan dipisahkan dari mereka tanpa memberi arti apapun kepada dunia.

Namun seluruh anggapan itu keliru.

Jika DNA telah merancang kehidupan kita sebelum kita dilahirkan, mampukah kita memilih masa depan kita sendiri?

Faktanya, Mats menemukan jalan keluar dan menciptakan sosok baru atas dirinya sendiri.

Di awal dekade 2000-an, Robert dan keluarganya pindah ke sebuah rumah di Langhus, sebelah selatan Oslo. Rumah itu dirancang agar ramah kursi roda.

Walaupun Mats diizinkan bermain konsol permainan grafis Game Boy selama libur sekolah, sosok Mario Bros tetap tak dapat memahami rasanya menjadi sosok yang berbeda.

Mats terus duduk di kursi roda bersama asisten yang mendampinginya ke mana pun.

Robert dan Trude terus memikirkan aktivitas yang mungkin disenangi Mats pada waktu senggang, terutama ketika kawan-kawan sekelasnya bermain sepakbola atau berlarian di luar ruangan.

Barangkali gim online? Robert memberi Mats kata sandi komputer keluarga. Dan sejak saat itu, sebuah dunia yang baru terbuka bagi anak berusia 11 tahun tersebut.

“Selama 10 tahun terakhir hidupnya, Mats bermain antara 15 ribu hingga 20 ribu jam. Itu setara dengan bekerja penuh waktu selama 10 tahun,” kata Robert.

Namun gim itu ternyata menimbulkan percekcokan dalam keluarga.

“Ketika perawat datang pukul 10 malam, Mats sudah tidur. Pekerjaan mereka mengawasi Mats di tempat tidur, bukan memaksanya untuk tidur.”

“Mats protes, ogah-ogahan mengikuti perintah itu,” ujar Robert.

Mats ternyata telah berevolusi menjadi pemain gim. Dan pemain gim tidak tidur sebelum larut.

Lantas siapakah Mats selama jam permainan itu? Dia menjadi Lord Ibelin Redmoore dan kadang-kadang Jerome Walker.

“Ibelin dan Jerome adalah perpanjangan diri saya. Mereka mewakili sisi lain kepribadian saya,” tulis Mats.

Mats membenamkan diri ke planet Azeroth dalam gim populer World of Warcraft.

Azeroth adalah dunia fantasi yang mistis. Terdapat sejumlah benua, lautan, hutan, tebing dan tanah datar, perkampungan serta kota.

Mats menghabiskan hampir seluruh waktunya di sebuah wilayah yang bernama Eastern Kingdoms.

Sebagai pemain gim online, Anda akan memahami dunia itu satu per satu, seperti halnya Anda mengenal dunia nyata secara fisik.

Di dunia khayalan itu terdapat tempat untuk berwisata, wilayah dan kota yang akan Anda kuasaisebagian lebih baik dibandingkan lainnya.

Di area tertentu, Anda wajib berhati-hati, sementara di wilayah lainnya Anda akan dengan senang hati menjelajah. Anda akan menemukan penginapan di suatu kawasan, lalu bertemu orang-orang baru yang menarik.

Begitulah semestinya dunia berjalan. Dan seperti itu pula Azeroth bergulir.

Mats menempuh perjalanan hidupnya di sana dan menemukan lingkaran pertemanan dengan orang-orang menyenangkan.

“Saat saya melewati ruang bawah tanah Mats pada siang hari, gordennya tertutup. Itu adalah kepedihan yang saya ingat betul,” ucap Robert yang bekerja di bagian keuangan kantor wakil wali kota Oslo.

“Oh tidak, saya pikir dia belum memulai harinya. Saya sedih karena dunianya sangat terbatas.”

Tapi mereka yang tak bermain gim tidak dapat melihat gambaran utuhnya. Mereka tidak tahu bahwa gim lebih dari sekadar menembak dan mendapatkan poin.

“Kami pikir ini semua hanyalah permainan. Kami kira itu sebuah kompetisi yang seharusnya dimenangkan,” kata Robert.

Lalu muncul pula persoalan ritme sirkadian di tubuh Mats, di setiap waktu selama 24 jam kesehariannya.

“Kami tidak mengerti mengapa sangat penting bagi Mats untuk terus online saat petang dan malam.”

“Tentu saja orang tidak bermain pagi atau siang hari karena itu adalah waktu di mana mereka berada di sekolah atau tengah bekerja.”

“Kami awalnya memahami semua ini setelah ia wafat. Di akhir hayatnya, kami masih berkeras ia harus tidur jam 11 malam, seperti orang-orang normal lainnya,” ujar Robert.

Lisette Roovers adalah salah satu kawan Mats di dunia gim online yang berasal dari Breda, Belanda. Ia hadir dalam pemakaman Mats tahun 2014.

Lisette juga datang ke Norwegia untuk mengunjungi temannya, Kai Simon Fredriksen, yang juga bermain gim online bersama Mats.

“Saya mengenal Mats bertahun-tahun. Sangat mengejutkan mendengar kabar ia meninggal dan itu berdampak pada saya,” kata Lisette.

Lisette kini berusia 28 tahun. Ia berumur 15 tahun ketika bertemu Mats yang kala itu berusia 16 tahun. Atau tepatnya, ketika karakter gim Lisette, Rumour, bertemu Ibelin.

“Kami bertemu di Goldshire,” kata Lisette.

“Itu bukan tempat yang nyaman lagi, tapi saat itu Goldshire adalah kampung kecil yang menyenangkan, di mana Anda bisa bertemu karakter baru yang menarik.”

“Saya mencari seseorang untuk bermain. Di antara mereka yang di duduk di api unggun adalah sosok yang belakangan saya kenal sebagai Ibelin,” kata Lisette.

“Sayaatau Rumourbertingkah laku impulsif. Saya keluar dari semak-semak dan merebut topi Ibelin. Kami berdiri dan saling menatap beberapa saat, lalu saya kabur membawa lari topinya.”

Lisette tersenyum kecil.

Mats juga menulis perjumpaan pertamanya dengan Lisette di sebuah unggahan blog berjudul Love.

“Di dunia yang lain ini, seorang anak perempuan tidak akan melihat kursi roda atau hal-hal lain sebagai pembeda. Mereka akan menemukan jiwa, hati, dan pikiran saya yang hidup dalam tubuh yang kuat dan cakap,” tutur Mats.

“Untungnya, hampir sebagian besar karakter di dunia virtual ini terlihat menawan,” tambahnya.

Di sisi lain, Lisette berkata, “Mats adalah kawan baik, kadang-kadang ia teman yang sangat dekat.”

“Kami saling bertukar pesan tentang apapun, tapi dia tidak menceritakan kondisinya. Saya kira kehidupannya sama sepertinya saya, contohnya kami sama-sama membenci sekolah.”

Tapi ada hal-hal yang sempat tidak mereka sepakati.

“Dia menulis bahwa ia membenci salju, sedangkan saya menyukainya. Saya tidak mengerti bahwa ketidaksukaannya itu berkaitan dengan kursi roda. Saya tidak tahu sama sekali,” kata Lisette.

Kecintaan Lisette pada gim membuat orang tuanya khawatir. Mereka takut studinya terganggu dan Lisette tak akan memiliki kehidupan sosial.

Keputusan yang diambil orang tuanya adalah memutus akses Lisette kepada gim online. “Dijauhkan dari kawan-kawan di permainan itu sangat berat bagi saya,” tuturnya.

Namun Mats bersiasat untuk melanggengkan perkawanan itu. Meski ia tak menemukan Lisette di gim itu, Mats berkomunikasi dengannya melalui saluran lain.

“Dia menulis surat yang sangat serius untuk orang tua saya dan mendorong mereka memahami betapa penting gim itu bagi saya. Saya menyimpan surat itu,” kata Lisette.

Robert dan Trude tahu putra mereka saling berbalas pesan dengan seseorang bernama Lisette.

“Mats sempat berbicara tentang karakter gim itu sejumlah avatartapi kami tidak memperhatikan secara khusus. Dia cerita pada kami tentang Rumour, dan tentang hal-hal lainnya,” kata Robert.

“Dia atau Lisette mengirimnya kado, termasuk pada hari ulang tahunnya. Itu sangat menyentuh dan kami menggodanya. Dia tersipu dan sangat malu.”

“Kami pikir Lisette adalah teman baik karena hadiah-hadiah itu. Anda bisa menyebut kado itu sebagai bukti nyata pertemanan.”

“Kami tidak menyebut orang-orang yang bersentuhan dengannya sebagai kawan. Kami menyebut mereka avatar. Persepsi kami tentang pertemanan sangatlah tradisional,” ujar Robert.

Dalam gim World of Warcraft, Anda dapat bermain sendiri atau bergabung dengan orang lain dan membentuk kelompok atau serikat.

Mats adalah bagian dari kelompok seperti itu yang bernama Starlight. Kawanan itu berisi 30 anggota.

“Tidak ada yang hanya sekadar menjadi anggota Starlight,” kata Robert yang kini memahami gim itu.

“Untuk menjadi anggota, Anda harus direkomendasikan seseorang yang telah lebih dulu masuk. Anda harus lulus masa percobaan selama satu hingga dua bulan,” ujarnya.

Starlight bertahan selama lebih dari 12 tahun dan kelompok ini masih aktif hingga kini.

“Starlight adalah grup yang spesial karena terus bersama dalam waktu yang sangat panjang. Itu barangkali didasarkan pada pertemanan yang sangat mendalam,” kata Robert.

Kai Simondikenal sebagai Nomine dalam permainan ituberusia 40 tahun. Ia adalah pemimpin Starlight.

Setiap tahun sejak Mats meninggal tahun 2014, Starlight menggelar peringatan khusus untuk mengenang kawan mereka itu.

Tahun 2018, saat tengah mengenang Lord Ibelin Redmoore, Kai Simon berkata kepada rekan-rekannya agar lebih fokus berlari dan berenang.

“Ibelin adalah seorang pelari,” kata Kai. “Sangat penting baginya untuk berlari dan berbagi pengalaman berlari itu dengan orang lain.”

Apakah Kai tengah berbicara tentang Mats atau karakter yang dimainkan Mats? Mungkin itu tidak penting. Barangkali memang seperti itu jika seseorang telah menyatu dengan karakter permainan.

Pada musim panas tahun 2013, Mats berusia 24 tahun. Keluarganya berlibur di Mallorca, Spanyol, sementara ia tak bisa ikut plesir dan tinggal di ruang bawah tanah bersama pendampingnya.

Mats sama sekali tidak boleh sendirian. Selama bertahun-tahun ia memiliki pendamping yang berbeda-beda, termasuk pamannya.

Mats beruntung, beberapa pendampingnya juga punya kesenangan yang sama terhadap gim online.

Ketika orang tuanya berada di Spanyol, Mats memulai blognya yang berjudul Musings of Life (Renungan Hidup). Dalam unggahan berjudul My Escape (Pelarian Saya), dia menulis tentang kehidupan di Azeroth.

“Keterbatasan saya tidak dipersoalkan, belenggu saya hancur dan saya bisa menjadi siapapun yang saya inginkan. Di sana saya merasa normal,” tulisnya.

Mats membagikan tulisannya itu kepada para anggota Starlight. Satu per satu. Itulah proses bagimana mereka akhirnya mengetahui kondisi yang dihadapi Mats dalam dunia offline.

Lisette mengingat kembali saat-saat ia membaca blog milik Mats pertama kali.

“Saya tumbang. Hati nurani saya terluka karena saya beberapa kali menggodanya di permainan gim dan tak pernah betul-betul sengaja melakukannya.”

“Lalu saya berpikir, ‘Apakah saya harus mengubah perilaku terhadapnya?’ Namun saya memutuskan tetap bersikap seperti biasanya. Dia juga menuliskan itu sebagai keinginannya.”

Tanggal 18 November 2014, Mats meninggal.

Dalam kondisi kritis, Mats dilarikan ke rumah sakit. Dokter sempat berhasil membuat kondisinya stabil dan mempertimbangkan untuk memulangkannya.

Namun belakangan seluruh keluarga Mats diminta segera datang ke rumah sakit.

“Dia berada di lantai empat, di ruangan di ujung koridor. Setiap detik sangat berharga. Koridor itu sangat panjang,” kata Robert.

Robert dan istrinya, Trude, datang terlambat.

Foto yang diabadikan Robert memperlihatkan seorang anak muda yang pucat dengan rambut berombak. Foto itu menggambarkan mata, hidung mancung dan mulut yang selama ini selalu ditutup masker pernafasan.

Mats terlihat seperti tengah tertidur pulas.

Beberapa tahun sebelum itu, Lisette membuatkan Mats sebuah gambar. Ibelin menopang Rumour. Syal menutup hidung dan mulut Ibelin.

“Mats menerima gambar itu melalui email,” kata Robert. “Sekarang gambar itu tergantung di tembok rumah kami.”

Sehari setelah Mats wafat, seluruh keluarganya berada di rumah. “Bel terus berbunyi, karangan bunga dan tetangga berdatangan. Kami menangis,” kata Robert.

Robert memikirkan orang yang harus ia beri kabar tentang kematian Mats. Dia mengingat para pemain gim dan mencari cara berkomunikasi dengan mereka secara langsung.

“Sebelum Mats meninggal, saya tidak pernah berpikir dapat memiliki kata sandinya.” Tapi kini Robert sangat membutuhkannya.

“Ketika itu, pikiran saya lalu tertuju pada blognya.”

Faktanya, Mats pernah memberi ayahnya kata sandi untuk masuk ke blognya. Saat itu, tujuannya agar Robert dapat terus-menerus memeriksa seberapa sering unggahan Mats dibaca publik.

“Anda tidak tahu siapa yang berperan dalam kehidupan anak Anda jika Anda tak mengenal dunia digital mereka,” kata Anne Hamill alias Chit, pakar psikologi berusia 65 tahun asal Inggris, yang juga berstatus anggota Starlight.

“Buat kesepakatan dengan anak Anda tentang bagaimana berkomunikasi dengan kawan-kawan dunia digital mereka, kalau-kalau sesuatu terjadi.”

“Kalau tidak, mereka memiliki sekelompok teman yang akan terus bertanya-tanya tentang apa yang terjadi,” kata Anne.

Di akhir unggahan blog tentang kematian Mats, Robert menuliskan alamat email bagi siapapun yang ingin berkomunikasi dengannya.

“Saya menulis itu lalu menangis. Saya mengetuk tanda ‘terbitkan’. Saya tidak tahu apakah akan ada balasan yang masuk sampai email pertama datang, sebuah pesan belasungkawa dari salah satu anggota Starlight.”

“Saya membaca email itu keras-keras, ‘Sangat pedih menulis pesan untuk seseorang yang tidak pernah saya temui, tapi sangat saya kenal.’ Pesan itu menghadirkan kesan mendalam,” ujar Robert.

Setelah itu datang lebih banyak pesan berisi ucapan duka cita dan tentu kehidupan Mats dalam permainan online itu.

“Mats melampaui batasan fisik dan memperkaya banyak orang di dunia,” begitu salah satu pesan itu.

“Kepergian Mats sangat memukul saya. Saya tak dapat menuliskan kata-kata betapa rindunya saya pada dia.”

“Saya tak percaya satupun orang di Starlight. Tapi jika saya harus memilih, saya hanya akan mempercayainya,” demikian pesan lain untuk Mats.

Ketika Starlight mengetahui kematian Mats, mereka mengumpulkan uang sehingga mereka yang berkantong tipis berkesempatan pergi ke Norwegia untuk menghadiri pemakaman.

Robert berkata, keluarganya sangat tersentuh.

“Kami mengangis dan terus menangsis akibat kebahagiaan emosional yang datang dari kenyataan tentang kehidupan Mats.”

“Dengan kawan-kawan yang nyata, orang-orang baik yang sangat peduli dan bersedia datang dari negara lain untuk melihat pemakaman orang yang tidak pernah mereka temui. Ikatan itu sangat kuat,” kata Robert.

Lisette datang dari Belanda. Begitu pula Anne yang terbang dari Inggris, Janina dari Finlandia, dan Rikke dari Denmark.

Atas nama anggota Starlight, Kai yang asli Oslo juga menggelar kebaktian.

“Saat kita berkumpul di sini, sebuah lilin dinyalakan bagi Mats di Belanda. Lilin lain dihidupkan di pusat Irlandia, dan di sebuah perpustakaan di Swedia.”

“Peringatan terhadapnya dilakukan di salon kecantikan di Finlandia, kantor pemerintahan di Denmark, dan banyak tempat di Inggris.”

“Di seluruh Eropa, Mats diingat oleh lebih banyak orang dibandingkan mereka yang punya kesempatan datang ke pemakaman ini.”

“Saya bertemu Mats di dunia di mana tidak ada persoalan tentang siapa dirimu, tubuh seperti apa yang kamu miliki atau bagaimana kamu terlihat di dunia nyata, di balik papan tuts,” ujar Kai.

“Di dunia itu, yang terpenting adalah sosok apa yang kamu pilih dan bagaimana kamu bersikap terhadap orang lain.”

“Yang menentukan siapa dirimu, adalah apa yang ada di sini (Kai meletakkan tangannya ke tempat peribadatannya) dan di sini (Kai menyentuh hatinya).”

Dalam blog miliknya, Mats menulis tentang monitor komputer yang ditatapnya hampir seumur hidupnya, “Ini bukan monitor, ini adalah gerbang ke manapun hatimu berkehendak.”

Vicky Schaubert bekerja untuk stasiun radio publik milik pemerintah Norwegia, Norsk rikskringkasting (NRK) di Oslo. Anda dapat membaca karyanya melalui tautan ini.

Kredit foto paling atas: Blizzard Entertainment/Patrick da Silva Saether/NRK


(ita/ita)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sokratis: Pemain Arsenal Bela Ozil Hadapi Kritik

Liputan6.com, London – Bek Arsenal, Sokratis Papastathopoulos menjelaskan situasi Mesut Ozil belakangan ini. Bek asal Yunani itu menyebut seluruh pemain Arsenal membela Ozil menghadapi kritik.

Ozil tak lagi mendapat tempat di skuat Arsenal musim ini. Manajer Unai Emery kerap meninggalkannya di pertandingan penting.

Bahkan beberapa kali Emery mengkritik Ozil di depan publik. Ia menilai gelandang asal Jerman itu tak mampu konsisten saat berlatih maupun bertanding.

“Seluruh tim semua pemain ada di belakang Ozil. Kami tahu dia pemain penting di Arsenal,” kata Sokratis seperti dilansir Evening Standard.

“Saat tim tidak bermain bagus maka pasti ada satu orang yang menjadi sasaran kritik. Dan saya pikir itu tidak adil jika mengarah pada Ozil. Kita harus ingat kontribusinya selama beberapa tahun belakangan.”


2 dari 3 halaman

Baru Sembuh

Ozil sebenarnya pemain bergaji tertinggi Arsenal. Setiap pekannya ia mendapat bayaran sebesar 350 ribu pound.

Namun kabarnya ia akan dilepas musim panas mendatang. Apalagi Arsenal dikabarkan ingin mempermanenkan Denis Suarez dari Barcelona.

“Dia mengalami masalah karena baru sembuh dari cedera. Kini dia sudah bugar dan kami sangat membutuhkannya,” kata Sokratis.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Berikut jadwal Liga Inggris Pekan ke-27:

Sabtu, 23 Februari

19:30 WIB, Burnley vs Tottenham Hotspur

22:00 WIB, AFC Bournemouth vs Wolverhampton

22:00 WIB, Newcastle United vs Huddersfield

Minggu, 24 Februari

00:30 WIB, Leicester City vs Crystal Palace

21:05 WIB, Arsenal vs Southampton

21:05 WIB, Manchester United vs Liverpool

Saksikan video pilihan di bawah ini

Cantona Dukung Solskjaer Jadi Manajer Tetap MU

Liputan6.com, Manchester – Eric Cantona menilai Ole Gunnar Solskjaer layak menjadi manajer permanen MU musim depan. Legenda Setan Merah itu yakin Solskjaer punya poin plus yang tak dimiliki calon manajer lain.

Sejak dipegang Solskjaer permainan MU memang meningkat. Mereka hanya menelan sekali kekalahan dalam 13 laga.

Tak heran MU pun kembali untuk berpeluang finis di posisi empat besar klasemen musim ini. Mereka hanya tertinggal 14 poin dari pemuncak klasemen, Manchester City dengan unggul satu laga di tangan.

Meski demikian manajemen MU sendiri belum mau memberikan kontrak permanen bagi Solskjaer. Mereka masih menunggu performa tim hingga akhir musim.

Selain itu manajemen Setan Merah juga masih memantau Mauricio Pochettino. Manajer Tottenham Hotspur itu memang menjadi buruan utama MU dalam beberapa musim terakhir.


2 dari 3 halaman

Komentar Cantona

“Solskjaer adalah anak spiritual dari Alex Ferguson. Sama seperti Pep Guardiola yang merupakan anak spiritual Johan Cruyff di Barcelona,” kata Cantona seperti dilansir Evening Standard.

“Penting bagi klub sebesar MU punya seseorang dengan jiwa klub. Seseorang yang mengerti klub ini luar dalam,” katanya menambahkan.

“Jadi saya pikir Solskjaer orang yang tepat. Dia bisa membawa klub ini menang dan juga mengembalikan kebahagiaan ke semua orang,” kata Cantona.

3 dari 3 halaman

Jadwal

Berikut jadwal Liga Inggris Pekan ke-27:

Sabtu, 23 Februari

19:30 WIB, Burnley vs Tottenham Hotspur

22:00 WIB, AFC Bournemouth vs Wolverhampton

22:00 WIB, Newcastle United vs Huddersfield

Minggu, 24 Februari

00:30 WIB, Leicester City vs Crystal Palace

21:05 WIB, Arsenal vs Southampton

21:05 WIB, Manchester United vs Liverpool

Saksikan video pilihan di bawah ini

Said Didu Bela Sudirman Said Soal Polemik Akusisi Freeport

Liputan6.com, Jakarta – Mantan Staf Khusus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Said Didu menanggapi pernyataan Mantan Menteri ESDM, Sudirman Said yang menyebut Presiden Jokowi bertemu diam-diam dengan Bos PT Freeport, James R Moffett.

Menurut Said Didu, pernyataan Sudirman Said tidak merugikan siapapun. “Saya pikir pak Dirman tak nyatakan apa-apa, tidak ada pendapat pak dirman merugikan,” kata Said di Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Said pun menyinggung soal negosiasi Freeport yang menurutnya hanya sebagai target politik, bukan benar-benar untuk kepentingan bangsa.

Menurut Said Didu, saat perunding 2015-2016, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sudah menyatakan untuk berhenti berunding dengan Freeport. Karena harus menunggu 2019. Selain itu karena masih ada dua tahun lagi sebelum masa kontrak habis.

“Tapi ternyata belum sampai itu berunding kan, berarti kan target politik kan,” tegas dia.

Bukti bahwa perundingan Freeport adalah target politik, menurutnya pembelian saham Freeport 51 persen seakan-akan adalah prestasi.

“Mungkin pertimbangan bisnisnya agak dikesampingkan seperti halnya kan pembangunan jalan tol, itu kan target politik kan, akhirnya kan mahal. Infrastruktur banyak sekali target politik. jadi saya katakan ini menjadi biaya pencitraan yang mahal,” ujar dia. 

Said Didu menyatakan Freeport telah mendapatkan lima keuntungan dari pengambilan saham oleh Indonesia. Keuntungan pertama, menurut dia Freeport dapat uang cash sebesar Rp54 triliun. Kedua, Freeport dapat kepastian perpanjangan dari perubahan kontrak karya menjadi UPK sampai 2041.

“Ketiga, dapat kepastian pajak sampai 2041. Keempat, terbebas dari tuntutan perbaikan lingkungan dan kelima dia terbebas dari berkurang kewajibannya investasi smelter, karena mayoritas kan sekarang harus inalum. itu yang didapat freeport,” sambung dia. 

Sementara itu, menurut Said Didu, dari pembelian saham Freeport ini Indonesia malah menelan banyak kerugian.

“Kerugiannya lagi, Indonesia dapat kewajiban memperbaiki lingkungan. Indonesia kemungkinan akan dapat laba tapi kemungkinan dapat resiko juga jika bertambahnya saham,” ucap Said Didu.

 

 

2 dari 2 halaman

Bantahan Jokowi

Soal pertemuan dengan bos Freeport  Presiden Jokowi mengakui adanya pertemuan dengan James R Moffet yang saat itu adalah bos Freeport McMoran Inc. Namun Jokowi membantah jika pertemuan itu disebut rahasia.

Ini sekaligus menepis pernyataan yang dilontarkan mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang menyebut bahwa Jokowi menggelar pertemuan rahasia dengan bos Freeport pada 2015.

“Enggak sekali dua kali ketemu. Kok diam-diam. Ketemu bolak-balik, enggak ketemu sekali dua kali,” ujar Jokowi usai menghadiri pelatihan saksi yang digelar Tim Kampanye Nasional (TKN) di Hotel El Royal Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/2/2019).

Kepala Negara kembali menegaskan, pertemuan itu tidak dilakukan secara rahasia. Pertemuan digelar beberapa kali dalam kaitannya dengan masa depan PT Freeport Indonesia.

“Ya perpanjangan, dia kan minta perpanjangan. Pertemuan bolak-balik memang yang diminta perpanjangan, terus apa? Diam-diam gimana? pertemuan bolak-balik. Kalau pertemuan pasti ngomong, enggak diam diam,” kata Jokowi.

Menurutnya, pertemuan antara kepala negara dengan pengusaha adalah hal biasa. Apalagi kaitannya dengan kekayaan negara yang harus dijaga pemerintah. Sehingga tidak perlu ada yang dirahasiakan.

Dalam pertemuan dengan bos Freeport itu, Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk menjadi pemegang saham paling besar Freeport Indonesia.

“Ya kita ini kan diminta untuk perpanjangan, diminta untuk, tapi sejak awal saya sampaikan, bahwa kita memiliki keinginan itu (untuk menguasai 51 persen saham), masa enggak boleh,” tegas Jokowi.

 

Reporter: Raynaldo Ghiffari Lubabah

 

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini:  

Demi Kalahkan Liverpool, Solskjaer Terbuka pada Saran Ferguson

ManchesterManchester United akan menjamu Liverpool di Liga Inggris. Ole Gunnar Solskjaer terbuka untuk mendengarkan saran Sir Alex Ferguson demi hasil positif.

Laga North West Derby antara MU dan Liverpool bakal tersaji di Old Trafford, Minggu (24/2/2019) malam WIB. Dengan sejarah penjang perseteruan kedua tim, pertandingan tersebut diprediksi akan berlangsung panas.

Terkhusus untuk Setan Merah, laga ini menjadi momentum yang tepat untuk membalas kekalahan 1-3 dari The Reds di pertemuan sebelumnya. MU juga tengah dalam tren positif di bawah asuhan Solskjaer.

MU tak terkalahkan dalam sembilan laga terakhir di Liga Inggris sejak pria asal Norwegia tersebut menggantikan Jose Mourinho Desember lalu. Dengan rincian delapan kali menang dan sekali imbang.

Mengingat pentingnya kemenangan atas Liverpool, Solskjaer siap meminta bantuan kepada Sir Alex. Ia akan mempersilakan pelatih tersukses MU ini untuk berbicara kepada skuatnya di laga tersebut.

Sebelumnya, pria asal Skotlandia ini juga terlihat berbincang dengan para pemain Setan Merah usai kemenangan 2-0 di markas Chelsea.

“Aku tidak akan menerka apa yang dia katakan, atau para pemain katakan. Itu lebih lanjut akan kupikirkan nanti,” kata Solskjaer di FourFourTwo.

“Tetapi (Ferguson) akan disambut baik untuk berbicara kepada para pemain jika dia menginginkannya karena kita tahu betapa berarti baginya untuk menyalip Liverpool.”

“Aku pikir para pemain kami tahu apa artinya (kemenangan tersebut) bagi semua orang di MU,” dia menambahkan.

(cas/cas)

Top 3 Berita Hari Ini: Mengintip Souvenir Pernikahan Mewah Putra Bos Krisna Bali

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 Berita Hari Ini masih tentang pernikahan mewah putra bos Krisna Bali. Gusti Ngurah Berlin Bramantara, sudah menikah dengan Annie Fransisca. Prosesi pernikahan berlangsung dengan adat Bali pada Sabtu, 16 Februari 2019.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pesta resepsi yang digelar di gedung Krisna Oleh-Oleh Bali di Desa Blangsinga, Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu, 17 Februari 2019. Berlin dan Annie memberikan suvenir yang menarik untuk para tamu undangan.

Suvenir tersebut tidak lain adalah custom powerbank atau alat pengisi daya untuk telepon genggam. Suvenir powerbank hadir dengan tampilan yang dibalut nuansa Bali.

Putra bos Krisna Bali dan Annie mempercayakan proses pembuatan souvenir pernikahan mereka pada Porte by Clarin. Berita kedua yang banyak diminati adalah tentang hubungan cinta yang tak bahagia.

Kalau hubungan Anda dan pasangan lebih banyak berisi nelangsa ketimbang bahagia, ada baiknya berpikir ulang dan tanya pada diri sendiri, apakah harus berlanjut atau segera diakhiri saja?

Menurut sebuah penelitian, mereka yang takut jadi single hanya akan terjebak pada hubungan cinta tak bahagia. Orang-orang ini biasanya berpikir lebih baik punya, tapi buruk, ketimbang sama sekali sendiri. Berita lainnya yang menarik perhatian adalah mengenai prediksi tren konsep pernikahan 2019.

Menurut survei Bridestory, pada tahun ini, ada tiga konsep pernikahan yang akan menjadi favorit.  Salah satunya adaah konsep modern heritage. Konsep ini dinilai memberi kesempatan untuk mengombinasikan aura modern dengan detail tradisional.

Seiring dengan tema tersebut, dekorasi yang akan populer adalah yang penuh dengan bunga dan dedaunan lokal dalam tatanan modern.Suasana vintage dengan sentuhan kontemporer akan menjadi favorit.

Ketiga berita tersebut terangkum lengkap dalam Top 3 Berita Hari Ini. Selanjutnya, kita simak rangkuman selengkapnya di bawah ini.

Mengintip Souvenir Pernikahan Mewah Putra Bos Krisna Bali

Putra pengusaha oleh-oleh Krisna Bali, Gusti Ngurah Berlin Bramantara, resmi mempersunting pujaan hati, Annie Fransisca. Prosesi pernikahan berlangsung dengan adat Bali pada Sabtu, 16 Februari 2019.

Rangkaian acara dilanjutkan dengan pesta resepsi yang digelar di gedung Krisna Oleh-Oleh Bali di Banjar Blangsinga, Desa Saba Blahbatuh, Gianyar, Bali, Minggu, 17 Februari 2019. Resepsi pernikahan mewah ini dihadiri oleh deretan pesohor Tanah Air seperti Prilly Latuconsina, Verrell Bramasta, Natasha Wilona, Vicky Shu, Kaka Slank, dan lainnya.

Selanjutnya…

Hubungan Cinta Tak Bahagia, Lanjut Atau Sudahi Saja?

Memang tak melulu soal suka, namun kalau Anda pikir hubungan cinta Anda lebih banyak berisi nelangsa ketimbang bahagia, ada baiknya berpikir ulang dan tanya pada diri sendiri, ‘Apakah ini yang benar-benar Anda inginkan?’

Dalam keadaan seperti ini, apalagi jika sudah tidak bisa didiskusikan dengan pasangan, sudah sebaiknya Anda mempertimbangkan untuk mundur. Menjadi single tak semenakutkan terjebak dalam cinta yang salah.

Selanjutnya…

Intip Prediksi 3 Konsep Pernikahan 2019, dari Tradisi hingga Kue Pengantin

Sedang merencanakan pernikahan tahun ini tapi bingung akan menciptakan pesta seperti apa? Ada baiknya Anda menyimak prediksi tren pernikahan yang akan jadi andalan berdasarkan survei Bridestory berikut ini.

Tahun lalu, stardust alias bintang-bintang menjadi tren terpopuler. Pada tahun ini, ada tiga konsep pernikahan yang akan menjadi favorit. Pertama, konsep modern heritage diprediksi akan mendominasi seiring dengan keinginan pasangan pengantin untuk mengapresiasi warisan budaya.

Selanjutnya…

Saksikan video pilihan di bawah ini: