Pesona Galeri Tenun Ikat NTT di Perbatasan RI-Timor Leste

Liputan6.com, Kupang- Kepala Perwakilan BI Provinsi NTT, Naek Tigor meresmikan Galeri Tenun Limarasan Diak di Kelurahan Manumutin, Kota Atambua, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin 3 Desember 2018.

Galeri Tenun ini merupakan bentuk Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) dan salah satu bentuk dukungan Bank Indonesia terhadap Program Nawacita.

“Ini menegaskan pemerintah berkomitmen terhadap pembangunan karakter dan pengembangan pariwisata, serta ekonomi kreatif di Indonesia dan khususnya di Kabupaten Belu,” ujar Tigor kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).

Pembangunan Galeri Tenun atas sinergi yang baik dengan Pemerintah Provinsi NTT, Pemerintah Kabupaten Belu dan Dekranasda Kabupaten Belu. Gedung Galeri Tenun dinamakan ‘Limarasan Diak’ dalam bahasa tetun berarti karya kerajinan tangan yang bagus.

Melalui Galeri Tenun, kata Tigor, pengrajin tenun ikat di Kabupaten Belu dan wilayah perbatasan lainya dapat memiliki wadah untuk memamerkan dan memasarkan tenun ikat yang dapat menjadi daya tarik pariwisata di Provinsi NTT.

“Semoga gedung yang megah dengan arsitektur menarik ini dapat menjadi Icon Kota Atambua yang menjadi cermin Indonesia di mata di negara tetangga,” katanya.

Dia mengatakan, galeri tenun bisa dikembangkan menjadi Pusat Informasi Tourism di Kabupaten Belu bekerjasama dengan Dinas Pariwisata Kabupaten Belu sebagai salah satu prasyarat pelayanan kepada wisatawan. Dengan berkembangnya pariwisata, kata Tigor, akan meningkatkan cadangan devisa dan membantu mengurangi defisit neraca berjalan di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *