Pertemuan Adik Gus Dur dengan Ma’ruf Bahas NU hingga Ekonomi Keumatan

Jakarta – Adik presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Lili Chodidjah Wahid bertemu dengan Cawapres Ma’ruf Amin selama kurang lebih 1 jam lamanya. Keduanya membahas seputar Nahdlatul Ulama (NU) hingga koperasi atau ekonomi keumatan.

“Jadi yang tadi saya biacarakan dengan Pak Kiai kita bicara NU sebelum Pak Benny Pasaribu datang dan tentang koperasi. Karena saya yakin Pak Kiai tentang ekonomi keumatan itu bisa nyambung dengan koperasi,” kata Lili kepada wartawan di kediaman Ma’ruf Amin, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (31/1/2018).

Lili mengatakan dirinya datang sendiri ke rumah Ketum MUI itu dan bercerita seputar NU. Benny Pasaribu kemudian hadir dan ikut berbincang seputar koperasi dan ekonomi keumatan.

“Karena Pak Benny dan saya, kita selalu nggak akan pernah bisa melupakan koperasi Indonesia yang makin lama kelamaan ada dan tiada di negeri ini. Jadi mudah-mudahan ke depan koperasi Indonesia tumbuh dan bangkit lagi itu yang saya harapkan dari Pak Kiai,” ungkap Lili.
Dalam kesempatan yang sama, Ma’ruf mengungkapkan jika ia bersama Lili maupun keluarga Gus Dur lainnya sudah sering bertemu. Namun kesibukan Lili membuat silaturahmi antar keduanya sempat tertunda.

“Saya juga sering ketemu di PBNU dan kalau ketemu kita cerita-cerita lucu-lucu mengenang masa lalu. Karena memang di NU itu kalau kita biasa di NU suka ada gegeran berbeda pendapat tapi diselesaikannya dengan ger-geran. Artinya ger-geran itu ketawa, sambil ketawa selesai,” ungkap Ma’ruf.

Mengenai koperasi dan ekonomi keuamatan yang sempat dibahasnya bersama Lili dan Benny, Ma’ruf menyebut Lili sangat konsen dengan ekonomi keumatan. Jika menang di Pilpres 2019, Ma’ruf mengaku akan meniru konsep ekonomi keumatan di era Gus Dur dan disesuaikan dengan masa saat ini.

“Beliau sangat konsen dengan ekonomi kerakyatan, keumatan dan kebetulan saya juga dengan isu arus baru itu pemberdayaan ekonomi umat, ekonomi rakyat. Ini memang kita ada persambungan,” kata Ma’ruf

“Mudah-mudahan Pak Pasaribu ini juga orang yang banyak berkecimpung di masalah ekonomi koperasi. Oleh karena itu saya senang sekali dapat masukan sambil kita berdialog gimana membangun ekonomi keumatan, kerakyatan sesuai UUD 1945,” ungkap Ma’ruf.
(nvl/nvl)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *