Perempuan Palestina Tewas Ditembak Israel dalam Aksi Demo di Gaza

Jakarta – Pasukan Israel menembak mati seorang perempuan Palestina saat aksi demo yang berlangsung di sepanjang perbatasan Gaza.

Juru bicara Kementerian Kesehatan di Gaza, Ashraf al-Qudra menyebut perempuan itu ditembak di bagian kepala saat aksi demo di sebelah timur Gaza City pada Jumat (11/1) waktu setempat.

Qudra seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (12/1/2019), mengidentifikasi perempuan tersebut sebagai Amal al-Taramsi. Perempuan berumur 43 tahun itu merupakan perempuan ketiga yang tewas dalam bentrokan saat aksi-aksi demo di perbatasan Jalur Gaza dalam beberapa bulan terakhir. Setidaknya 241 warga Palestina telah tewas dalam bentrokan tersebut.

Militer Israel tidak mengeluarkan tanggapan mengenai insiden penembakan tersebut. Namun disebutkan bahwa sekitar 13 ribu warga Palestina ikut serta dalam aksi-aksi “rusuh” di sejumlah lokasi di sepanjang perbatasan Gaza.

“Para perusuh telah membakar ban-ban dan melemparkan batu-batu, bahan peledak dan granat terhadap pasukan Israel dan di pagar keamanan Jalur Gaza,” ujar juru bicara militer Israel.

Ditambahkannya, pasukan Israel merespons “sesuai prosedur operasi standar.”

Dalam insiden itu, para pengunjuk rasa mencoba menghancurkan pagar kawat berduri di dekat perbatasan dan pasukan Israel merespons dengan tembakan dan gas air mata. Qusra mengatakan, setidaknya 25 warga Palestina lainnya menderita luka-luka tembak dalam insiden itu.

Militer Israel kemudian menggempur dua posisi milik Hamas, penguasa Gaza. Sumber keamanan Hamas mengatakan, tak ada yang terluka dalam serangan itu.

(ita/ita)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *