3 Penyerang Ini Bisa Jadi Alternatif, Jika MU Lepas Lukaku

Manchester – Romelu Lukaku masih kesulitan menemukan panampilan terbaiknya bersama Manchester United (MU). Perfroma penyerang asal Belgia itu tampaknya tak sepadan dengan harga transfernya sebesar 75 juta pounds.

Lukaku mampu mencetak 27 gol dan sembilan assist di semua kompetisi pada musim lalu. Namun, penampilannya saat ini sangat buruk dan baru mencetak 10 gol di liga.

Lukaku sekarang kesulitan mendapat kesempatan bermain, terutama di bawah asuhan Ole Gunnar Solskjaer. Pria asal Norwegia itu lebih senang memainkan Marcus Rashford sebagai penyerang utama Setan Merah.

Jika Solskjaer menjadi manajer permanen pada musim depan, Lukaku mungkin akan kembali terpinggirkan. Oleh karena itu, Lukaku mungkin harus mencari klub baru agar bisa bermain rutin.

MU pasti akan mencari striker untuk menggantikan Lukaku di musim panas. Meski Rashford akan menjadi penyerang utama, Setan Merah perlu mendatangkan striker lagi untuk menjaga persaingan di lini depan.

Berikut ini tiga striker yang bisa dibeli MU pada musim panas seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 4 halaman

Mauro Icardi

Mauro Icardi dikabarkan ingin meninggalkan Inter Milan setelah perselisihannya dengan klub belakangan ini. Dia dicopot dari jabatan sebagai kapten setelah gagal menyetujui kontrak baru dengan klub.

Inter dilaporkan tertarik dengan Lukaku untuk menggantikan Icardi dan United akan membutuhkan pengganti untuk pemain Belgia tersebut. Icardi bisa mengisi peran yang ditinggalkan Lukaku.

Icardi adalah striker kelas dunia dan bisa memimpin lini depan United selama bertahun-tahun. Pemain Argentina itu sudah mencetak 15 gol dan membuat tiga assist dalam 28 penampilan musim ini.

Pemain berusia 26 tahun itu juga diincar oleh raksasa Spanyol Real Madrid. Jika United menginginkannya, mereka mungkin harus bersaing dengan banyak klub besar untuk mendapatkan tanda tangannya.

3 dari 4 halaman

Luka Jovic

Salah satu properti terpanas di Eropa, pemain internasional Serbia Luka Jovic sudah tampil mengesankan pada musim ini. Dia sudah mencetak 15 gol dan 5 assist sejauh ini dan diminati klub-klub besar Eropa.

Dia rata-rata mencetak gol setiap 93,7 menit di Bundesliga. Dia bisa menembak dengan kedua kaki dan merupakan predator di dalam kotak penalti.

United mungkin harus menyiapkan biaya sebesar £ 50 juta untuk mendapatkannya dan harus bersaing dengan sejumlah klub untuk pemain berusia 21 tahun tersebut.

4 dari 4 halaman

Raul Jimenez

Raul Jimenez sangat brilian untuk Wolves musim ini. Dia sudah mencetak 12 gol dan membuat enam assist pada musim ini.

Dia adalah tipikal pemain no 9 klasik. Dia kuat di udara dan menjadi ancaman hampir semua bek di liga. Pemain asal Meksiko itu cepat dan tenang di depan gawang.

Dia akan menjadi pengganti yang sempurna untuk Romelu Lukaku dan bisa membuat Manchester United mencetak banyak gol. Dia mungkin akan menelan biaya sekitar 40-50 juta pounds, hal itu sangat sepadan mengingat sang pemain sudah kenal Premier League.

Sumber: Bola.net

Tinggalkan MU, Rossi Jalani Trial di LA Galaxy

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi akhirnya meninggalkan MU setelah sempat berlatih bersama beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menjadi tujuan baru eks pemain Setan Merah tersebut.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain dengan segudang talenta pada usia mudanya. Manchester United (MU), yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson, lalu membajaknya dari skuat muda Parma pada tahun 2004.

Sayangnya, ia gagal menembus skuat utama. Bersama The Red Devils, ia hanya mampu mengantongi lima penampilan saja di Premier League. Alhasil, ia harus bergonta-ganti klub guna mendapatkan kesempatan bermain yang lebih.

Rossi sempat menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal. Tapi, cedera parah yang dialaminya membuatnya harus tersingkir dari klub asal Spanyol itu pada tahun 2013. Setelah mondar-mandir di tim lain, ia akhirnya berakhir tanpa klub di tahun 2018 lalu.

Pada Januari 2019, ia sempat turut serta dalam sesi latihan MU yang diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Kehadirannya di tempat latihan memantik rumor soal dirinya bergabung dengan The Red Devils untuk sisa musim ini.

Namun tak lama berselang, kabar tersebut ditampik langsung oleh Solskjaer. Alhasil, Rossi pun kembali terluntang-lantung mencari klub baru untuk melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.

2 dari 2 halaman

Ke LA Galaxy

Lama tak terdengar kabar soal dirinya, hingga rumor soal masa depannya kembali muncul baru-baru ini. Rossi disebut sedang melakoni masa percobaan dengan klub yang berbasis di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menyusul unggahan di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang terbang ke Amerika, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Rossi akan segera bergabung dengan LA Galaxy. Di klub tersebut, ia bisa dipasangkan dengan mantan penyerang MU, Zlatan Ibrahimovic.

Namun media lainnya, The Athletic, menebar laporan yang berbeda. Disebutkan bahwa pria berumur 32 tahun tersebut akan melakoni sesi percobaan bersama rival sekota LA Galaxy, yakni Los Angeles FC.

Klub yang bermarkas di Banc of California Stadium itu tak memiliki nama-nama mentereng. Meskipun demikian, mereka tetap mampu mencatatkan torehan apik dengan finis di peringkat tiga klasemen Grup B Major League Soccer dengan koleksi 57 poin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Bobol Gawang Real Madrid, Luis Suarez Dapat Pujian Pelatih Barcelona

Liputan6.com, Barcelona – Pelatih Barcelona, Ernesto Valverde, mengaku kagum dengan performa penyerang Luis Suarez. Valverde pun tak sungkan memuji penyerang asal Uruguay itu.

Valverde menyebut Luis Suarez telah melakukan suatu pekerjaan yang luar biasa seusia membobol gawang Real Madrid saat El Barca mengalahkan seteru mereka itu 3-0, Rabu (27/2) atau Kamis dini hari WIB.

Suarez menjadi salah satu pemain yang diandalkan Valverde pada partai leg kedua semi final Copa Del Rey dini hari tadi. Ia dipercaya untuk memimpin lini serang El Blaugrana saat mereka menyambangi markas Real Madrid, Santiago Bernabeu.

Pada laga itu, Suarez berhasil menjadi aktor antagonis bagi tuan rumah. Ia membuat dua gol ke gawang Keylor Navas, di mana ia nyaris membuat hattrick sebelum gol ketiganya dianggap sebagai gol bunuh diri bek Real Madrid, Raphael Varane.

2 dari 3 halaman

Bukan Kali Pertama

Keberhasilan Suarez mencetak dua gol di ke gawang Real Madrid ini bukan kali pertama ia lakukan.

Di pertemuan pertama kedua tim musim ini di Camp Nou pada bulan Oktober kemarin, Suarez juga melakukan performa yang serupa. Ia mencetak hattrick di markas El Real saat mereka menang 5-1 atas sang tamu.

Kekalahan itu berdampak besar bagi Real Madrid, di mana beberapa hari berselang mereka memecat Julen Lopetegui sebagai pelatih mereka.

3 dari 3 halaman

Performa Spesial

Di mata Valverde, apa yang dilakukan Suarez itu merupakan sebuah prestasi yang luar biasa.

Ia menilai tidak banyak pemain yang bisa mencetak lebih dari dua gol di dua pertandingan melawan Real Madrid dalam satu musim.

“Saya rasa tidak banyak pemain yang bisa dua kali mencetak tiga gol melawan Real Madrid dalam satu musim.” ujar Valverde kepada AS.

Ini Bentuk Pelecehan Marko Simic pada Penerbangan ke Sydney

Jakarta – Striker Persija Jakarta Marko Simic terjerat masalah hukum setelah diduga melakukan pelecehan pada penerbangan dari Denpasar menuju Sydney, Australia, 10 Februari lalu. Gusti Randa, kuasa hukum yang ditunjuk Persija untuk menangani kasus itu, membeberkan tindakan pelecehan yang dilakukan penyerang asal Kroasia tersebut. 

Gusti Randa menyebut Simic mengawalinya dengan memegang tangan korban dan berlanjut dengan memegang paha.

Dari temuan yang ditelusuri Gusti Randa lewat Garuda Indonesia, maskapai penerbangan yang digunakan Persija saat terbang ke Sydney, diketahui pramugara penerbangan mendapatkan pengaduan dari korban perempuan berinisial RW, terkait pelecehan yang dilakukan yang diduga dilakukan Marko Simic.

“Simic dan perempuan ini sudah saling mengenal, artinya sudah kenalan di atas pesawat, jadi bukannya tidak kenal ketika itu terjadi. Ada sedikit pegangan tangan, Simic memegang tangan perempuan itu yang kemudian merasa tidak suka dengan hal tersebut. Kemudian dipegang lagi pahanya, perempuan itu tidak suka dan melaporkannya kepada pramugara,” ungkap Gusti Randa yang ditemui di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis (28/2/2019).

“Akhirnya perempuan itu dipindahkan ke kursi di baris ke-21. Selesai masalahnya, tapi perempuan itu merasa tidak aman karena ada rasa takut digoda lagi. Kemudian dia mengadukan kepada pramugara. Dalam penerbangan sebenarnya ada beberapa tahapan sebuah peringatan kepada penumpang, mulai peringatan pertama, peringatan kedua, dan peringatan terakhir, dan untuk Simic hanya ada peringatan pertama,” lanjut anggota Exco PSSI itu.

Menurut Gusti Randa, Simic sudah langsung meminta maaf di atas pesawat dan langsung kembali ke kursinya setelah manajer Persija, Ardhi Tjahjoko, dipanggil untuk memberi nasihat. Permintaan maaf dilakukan setelah ada komunikasi antara Simic, pramugara, dan korban.

Gusti Randa kini sedang mencari informasi lanjutan mengenai penahanan terhadap Simic yang tidak boleh meninggalkan Australia. Menurutnya, Simic tiba-tiba dibacakan peringatan terakhir oleh pramugara sebelum mendarat.

Selain itu, Gusti Randa menyebut Garuda Indonesia akan memberikan kronologis tersebut untuk dijadikan bukti persidangan kedua Marko Simic pada 9 April 2019.


Sumber: Bola.com

Romelu Lukaku Siap Bermain di Posisi Apa Pun demi MU

Liputan6.com, Manchester – Romelo Lukaku makin cinta kepada Manchester United (MU) . Penyerang asal Belgia itu bahkan mengaku siap dimainkan di posisi manapun yang dibutuhkan Setan Merah.

Dalam dua bulan terakhir, Lukaku memang jarang dimainkan sebagai penyerang tengah oleh manajer Ole Gunnar Solskjaer. Ia kalah bersaing dengan sosok Marcus Rashford, sehingga ia kebanyakan bermain di sisi kanan serangan MU dalam satu bulan terakhir.

Dini hari tadi, Solskjaer memasang Lukaku sebagai penyerang tengah sebagai pengganti Rashford yang mengalami cedera. Sang striker menuntaskan tugasnya dengan baik, di mana ia membuat dua gol ke gawang tuan rumah sehingga MU menang dengan skor 3-1 di Selhurst Park.

Lukaku juga menyebut bahwa ia senang akhirnya kembali dipercaya tampil sebagai ujung tombak MU. “Saya hanya berharap saya bisa mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah,” buka Lukaku kepada MUTV.

2 dari 3 halaman

Siap Berikan Segalanya 

Meski lebih senang bermain sebagai penyerang tengah, Lukaku menegaskan bahwa dirinya selalu siap untuk bermain di posisi manapun yang diinginkan sang pelatih.

“Hari ini pelatih memberikan saya kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah dan saya senang bisa membantu tim ini memenangkan pertandingan.”

“Saya tidak terlalu mempedulikan saya bermain di sisi kiri, kanan atau di tengah. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini. Selama tim ini menang dan saya bisa memberikan kontribusi atas kemenangan ini, maka saya akan bahagia.”

3 dari 3 halaman

Rekor Apik 

Kemenangan di Selhurst Park tadi menjadi milestone baru bagi MU. Pasalnya ini pertama kalinya Setan Merah meraih delapan kemenangan tandang beruntun sejak tim ini didirikan lebih dari satu abad yang lalu.

Lukaku sendiri merasa senang timnya bisa mencatatkan rekor yang sangat baik itu kali ini.

“Itu [delapan kali menang tandang beruntun] merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus terlebih jika anda melihat tim mana yang harus kami hadapi. Semua orang terus meragukan kami namun kami merespon keraguan itu dengan cara Manchester United, yaitu menang dan mendominasi pertandingan.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

MU Tekuk Palace, Solskjaer Temukan Penerus Carrick

Liputan6.com, Jakarta – Kemenangan Manchester United (MU) atas Crystal Palace, Kamis dini hari WIB (28/2/2019) jadi panggung bagi James Garner. Tampil untuk pertama kali bersama Setan Merah, pemain berusia 17 tahun tersebut berhasil mencuri perhatian sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Debut Garner bersama MU tidak berlangsung lama. Dia baru masuk pada menit ke-89 saat Setan Merah sudah unggul 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Selhurst Park itu. 

Garner masuk menggantikan posisi Fred. Meski hanya beberapa menit di lapangan, Garner ternyata mampu membuat Solskjaer terkesima. Pelatih asal Norwegia itu bahkan tidak ragu membandingkannya dengan salah satu gelandang terbaik Setan Merah di era modern. 

“Saya percaya dia punya kesempatan untuk masa depan yang hebat,” kata Solskjaer dilansir Dailymail.co.uk. “Tentu kami masih terus bekerja, dia tahu kami percaya kepadanya.”

“Kami yakin dia bakal jadi penerus Michael Carrick. Saya tahu dia masih muda, dan saya tahu tidak adil membandingkan anak-anak dengan pemain hebat seperti Michael, tapi dia punya watak yang sama,” beber mantan penyerang MU tersebut menambahkan. 

2 dari 3 halaman

Bermain Simpel

Garner bukan wajah yang familiar di skuat MU. Dia baru menandantangani kontrak profesional bersama MU pada 23 Mei 2018. Sebelum menjalani debutnya melawan Palace, Garner sebernarnya sudah dua kali dipanggil ke skuat utama, yakni melawan Reading dan Valencia di awal musim ini. Namun saat itu, Garner hanya berada bangku cadangan. 

Garner kembali dipanggil setelah MU diterpa badai cedera. Pria kelahiran Birkenhead itu masuk skuat inti bersama beberapa pemain muda lainnya, Tahith Chong dan Angel Gomes. 

Ada beberapa yang menurut Solskjaer membuat Garner mirip Carrick yang kini menjadi bagian dari staf pelatih Setan Merah. “Dia bisa melihat permainan, dia bermain simpel, dia bermain menyusuri garis, di mana saya pikir Scott McTominay juga tampil baik hari ini.”

“Beberapa umpan menyusur garis kepada Paul (Pogba) sangat luar biasa,” bebernya. 

3 dari 3 halaman

Berpekuang Tampil Lawan Southampton

Penampilan gemilang melawan Palace bukan tidak mungkin bakal membuka peluang Garner kembali ke skuat inti MU saat menjamu Southampton di Old Trafford, Sabtu (2/3/2019). 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:


Tolak Real Madrid dan Chelsea, Icardi Merapat ke Juventus

Liputan6.com, Jakarta – Penyerang Mauro Icardi hampir pasti akan meninggalkan Inter Milan akhir musim nanti. Icardi sedang bermasalah dengan La Beneamata setelah negosiasi kontrak baru menemui jalan buntu.

Pemain asal Argentina itu saat ini berlatih terpisah dengan skuat utama Inter Milan. Icardi juga telah kehilangan jabatan sebagai kapten tim. Sejak dicopot sebagai kapten, Icardi tak pernah bermain lagi untuk Inter. 

Performa apik Icardi bersama Inter membuat banyak klub besar tertarik merekrutnya. Real Madrid, Chelsea dan Juventus sangat berminat kepada eks pemain Sampdoria itu.

Akan tetapi, menurut Corriere dello Sport, Icardi tak tertarik pindah ke Real Madrid ataupun Chelsea. Mantan pemain Barcelona itu masih senang bermain di Italia.

Karena memprioritaskan tetap di Italia, Juventus menjadi kandidat terkuat klub baru Icardi musim depan. Kebetulan Juventus juga sudah menyatakan minat kepada Icardi.

2 dari 3 halaman

Napoli

Juventus nyaris merekrut Icardi musim panas tahun lalu. Namun urung dilakukan setelah I Bianconeri berhasil mendapatkan Cristiano Ronaldo dari Real Madrid.

Selain Juventus, klub Italia lain yang mungkin bisa menjadi pelabuhan baru Icardi adalah Napoli. Namun mahalnya biaya transfer Icardi bisa menjadi kendala.

3 dari 3 halaman

Klasemen Liga Italia

Eks Pemain MU Puji Performa Kiper Liverpool

Liputan6.com, Liverpool – Manajer Liverpool Jurgen Klopp kembali mengandalkan Alisson Becker pada pekan ke-27 Liga Inggris. Kiper yang direkrut dari AS Roma pada musim 2018 itu dipercaya mengawang gawang The Reds dari serbuan lini serang Manchester United (MU) di Old Trafford.

Pada laga tersebut, Alisson tampil spektakuler mengawal gawang Liverpool. Ia menggagalkan sejumlah peluang emas MU, salah satunya adalah peluang matang yang dibuat oleh Jesse Lingard di babak pertama.

Mantan pemain MU Garth Crooks memuji performa Alisson. Ia percaya Alisson sudah menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.

“Penyelamatan yang dibuat Alisson saat menghadapi Jesse Lingard mengubah jalannya pertandingan di Old Trafford,” ujar Crooks kepada BBC Sports.

2 dari 3 halaman

Nyaris Gol

Crooks menilai peluang yang dibuat oleh Lingard itu hampir 99% bakal masuk ke gawang Liverpool. Namun berkat kejeniusan Alisson, peluang berbahaya itu gagal dikonversikan menjadi gol.

“Terlepas dari aspek lain yang terjadi di lapangan, saya berpikir bahwa peluang itu nyaris berbuah gol. Apakah saya akan melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Lingard? Tentu saja!”

3 dari 3 halaman

Kemampuan Kelas Atas

Crooks juga menilai penyelamatan yang dilakukan Alisson itu benar-benar luar biasa. Penyelamatan itu adalah bukti Alisson adalah kiper kelas dunia.

“Alisson benar-benar waspada dengan pergerakan penyerang lawan. Dia mampu menyapu bola dengan bersih sehingga timnya terlepas dari hukuman penalti,” ucapnya.

“Liverpool pun berhasil naik ke puncak klasemen dan saya rasa itu semua berkat kemampuan luar biasa Alisson.” tandas Crooks.

Sumber: Bola.net

Final Piala AFF U-22 2019: 4 Ancaman Thailand yang Perlu Diwaspadai Timnas Indonesia

Jakarta Tak terbantahkan, Thailand adalah rajanya sepak bola Asia Tenggara. Negeri Gajah Putih seperti tak pernah bosan jadi juara event bergengsi AFF di berbagai level, mulai dari senior hingga junior.

Bisa dibilang Thailand tak pernah kering mencetak pemain-pemain bertalenta. Di ajang Piala AFF U-22 2019, Thailand berstatus juara bertahan.

Mereka jadi yang terbaik di edisi terakhir 2015 silam. Timnas Indonesia yang akan bersua mereka di laga final Piala AFF U-22 2019pada Selasa (26/2/2019) harus ekstrawaspada. Thailand yang sudah terbiasa menghadapi atmosfer pertandingan final bisa jadi momok.

Langkah Timnas Thailand U-22 cenderung mulus hingga ke laga puncak.

Tim asuhan Alexandre Lima, belum tersentuh kekalahan serta kebobolan dalam waktu normal pertandingan selama Piala AFF U-22 2019. Sang arsitek asal Brasil yang didapuk jadi nakhoda tim pada awal November 2018 terlihat sukses menjaga tempo permainan Timnas Thailand U-22.

Menghadapi jadwal padat turnamen, Thailand tak habis-habisan di awal namun gembos di akhir. 

Di fase penyisihan Grup A Piala AFF U-22 2019, Thailand menang 1-0 dan 3-0 masing-masing atas Timor Leste dan Filipina, bermain tanpa gol kontra Vietnam.

Mereka melaju ke semifinal dengan status runner-up Grup A. Memasuki periode knock-out Tim Negeri Gajah Putih Muda bersua tuan rumah Kamboja yang jadi tim kuda hitam di penyisihan. Thailand menang 5-3 dalam adu penalti atas Kamboja (0-0) di semifinal.

Saat laga final nanti, Tim Garuda Muda kudu mewaspadai empat pemain yang jadi kartu truf Thailand. Siapa saja mereka?



2 dari 2 halaman

Bek Raksasa dan Gelandang Agresif

Rekor tak kebobolan menunjukkan ketangguhan lini belakang Thailand U-22. Penyerang-penyerang Timnas Indonesia U-22 kudu cerdik untuk bisa menembus kerapatan poros belakang mereka.

Sebagai catatan Tim Merah-Putih berlaga di Piala AFF U-22 2019 tanpa penyerang-penyerang terbaik macam: Ezra Wallian, Egy Maulana Vikri, dan Saddil Ramdani.

Sebagai ganti Indra Sjafri menyiapkan duo Indonesia Timur, Osvaldo Haay dan Marinus Wanewar.

Ketangguhan lini belakang Thailand karena mereka punya duo stoper raksasa yang sulit ditembus.

Marco Ballini, bek keturunan Italia amat jago dalam duel-duel bola udara.

Ballini bersama kapten tim Saringkan Promsupa merupakan duet kunci sukses Thailand hingga melangkah ke babak final Piala AFF U-22 2019. Berkat duet bek tengah itu timnas Thailand U-22 tidak pernah kebobolan hingga memasuki babak final.

Ballini merupakan pesepak bola berdarah Italia yang lahir di Bologna pada 12 Juni 1998. Terlahir dari ayah asal Italia dan ibu asal Thailand, Ballini memulai karier sepak bola di tim akademi AC Cesena.

Setelah sempat memulai karier profesional bersama Alfonsine FC, Ballini kemudian direkrut klub asal Thailand Chainat Hornbill pada 2018. Ballini dikontrak juara Thai League 2 2017 itu hingga 2020. Musim lalu Ballini tampil di 16 pertandingan dan mencetak satu gol untuk Chainat.

Ballini sempat masuk daftar skuat bayangan Timnas Thailand senior untuk tampil di Piala AFF 2018. Tapi, pelatih Milovan Rajevac memutuskan untuk tidak membawa Ballini ke putaran final.

Dengan postur tinggi menjulang 198 cm, Ballini jelas jadi tembok  yang sulit ditembus.

Pemain depan Timnas Indonesia U-23, Alberto Goncalves (kanan) berebut bola dengan pemain Thailand U-23, Saringkan Promsupa pada laga persahabatan di Stadion Pakansari, Kab Bogor, Minggu (3/6). Laga berakhir imbang 0-0. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)

Mengandalkan tinggi badannya, Ballini juga menjadi andalan Thailand untuk mencetak gol lewat skema bola-bola mati. Ballini menjadi eksekutor terakhir timnas Thailand U-22 saat mengalahkan Kamboja di babak semifinal lewat adu penalti.

Duetnya Saringkan Promsupa yang berstatus sebagai kapten juga tak kalah garang. Ia saat ini jadi top scorer tim dengan lesakan dua gol.

Sebiji gol dicetak ke gawang Timor Leste, serta satu gol lainnya ke gawang Filipina.

Selain dua pemain di atas Thailand punya juga punya Jaroensak Wonggorn, sosok pengendali permainan di lini kedua.

Jaroensak Wonggorn sudah mencetak satu gol di Piala AFF U-22 2019 ke gawang Filipina. Ini adalah gol international keduanya untuk Timnas Thailand U-23.

Sang playmaker sebelumnya mencetak satu gol ke gawang Bahrain pada turnamen Alpine Cup 2018. Jaroensak amat berbahaya saat mengeksekusi bola mati. Ia juga penembak jarak jauh yang jitu.

Di sektor tengah ia didampingi kompatriotnya Jedsadakorn Kowngam yang tak kalah mobil.

Jedsadakorn Kowngam adalah penggawa muda Ubon United FC dan saat ini sedang dipinjamkan ke Army United di tahun 2019 ini. Jedsadakorn yang berusia 21 tahun juga menjadi pemain penting di lini tengah Thailand U-22.

Jedsadakorn Kowngam mencetak satu gol ke gawang Filipina di Piala AFF U-22 2019. Jedsadakorn Kowngam juga menjadi salah satu algojo Thailand saat menghempaskan Kamboja di adu penalti.


Prediksi Lazio Vs AC Milan: Kerap Merepotkan I Rossoneri

Jakarta AC Milan akan menghadapi Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, di Stadio Olimpico, Selasa (26/2/2019) malam waktu setempat. Duel ini akan menjadi ujian konsistensi buat Milan.

I Rossoneri tampil impresif dalam tujuh laga terakhir di seluruh ajang. Mereka sukses meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang.

Kehadiran Krzysztof Piatek pada Januari 2019 turut membawa dampak positif terhadap performa AC Milan. Berkat Piatek, Milan berhasil mencetak 12 gol. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya disumbangkan penyerang asal Polandia tersebut.

Bersua Lazio, performa apik skuat Merah-Hitam bakal diuji. Pasalnya, I Biancocelesti kerap merepotkan Milan. Dari enam pertemuan terakhir, AC Milan hanya meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan satu kekalahan.

“Kami memang dalam performa yang bagus, tetapi kami menghadapi tim yang telah menjadi kekuatan di sepak bola Italia,” kata pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso.

“Kami sangat menghormati Lazio dan kami tahu kami memiliki pertandingan yang sulit untuk dihadapi, tetapi kami pasti akan melawannya dengan kerendahan hati yang tinggi,” lanjut Gattuso.

Di sisi lain, Lazio sedang dalam tren minor. Skuat Elang Ibukota menelan kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir diseluruh ajang. Mereka juga kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu gol dari laga tersebut.

Tak ingin terus terpuruk, Lazio berambisi merengkuh kemenangan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Le Aquile optimistis mampu membungkam AC Milan.

Hasil positif akan menjaga kans mereka untuk bisa lolos ke final Coppa Italia musim ini. Pada leg kedua, giliran Lazio yang melawat ke markas Milan di San Siro pada 23 April 2019.

“Kami memiliki empat hari untuk bekerja dengan baik dan itulah yang paling penting. Besok kami harus memastikan jika kami siap,” kata pelatih Lazio, Simone Inzaghi.

“Kami harus menghadapi pertandingan melawan AC Milan dengan kerendahan hati, mengingat itu adalah duel yang akan berlangsung lebih dari 180 menit,” papar Inzaghi. 

2 dari 3 halaman

Prakiraan susunan pemain:

Lazio (3-5-2): Thomas Strakosha; Francesco Acerbi, Patric, Stefan Radu; Milan Badelj, Romulo, Marco Parolo, Sergej Milinkovic-Savic, Jordan Lukaku; Ciro Immobile, Joaquin Correa.

Pelatih: Simone Inzaghi (Italia)

AC Milan (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria, Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli, Diego Laxalt; Franck Kessie, Tiemoue Bakayoko, Lucas Paqueta; Suso, Krzysztof Piatek, Fabio Borini.

Pelatih: Gennaro Gattuso (Italia)

3 dari 3 halaman

Statistik dan catatan pertemuan kedua tim

Head to head:

  • 26/11/18 Lazio 1 – 1 AC Milan (Serie A)
  • 01/03/18 Lazio 0 – 0 AC Milan (Coppa Italia)
  • 01/02/18 AC Milan 0 – 0 Lazio (Coppa Italia)
  • 29/01/18 AC Milan 2 – 1 Lazio (Serie A)
  • 10/09/17 Lazio 4 – 1 AC Milan (Serie A)

Lima pertandingan terakhir Lazio:

  • 05/02/19 Frosinone 0 – 1 Lazio (Serie A)
  • 08/02/19 Lazio 1 – 0 Empoli (Serie A)
  • 15/02/19 Lazio 0 – 1 Sevilla (Liga Europa)
  • 17/02/19 Genoa 2 – 1 Lazio (Serie A)
  • 21/02/19 Sevilla 2 – 0 Lazio (Liga Europa)

Lima pertandingan terakhir AC Milan:

  • 30/01/19 AC Milan 2 – 0 Napoli (Coppa Italia)
  • 04/02/19 AS Roma 1 – 1 AC Milan (Serie A)
  • 11/02/19 AC Milan 3 – 0 Cagliari (Serie A)
  • 17/02/19 Atalanta 1 – 3 AC Milan (Serie A)
  • 23/02/19 AC Milan 3 – 0 Empoli (Serie A)

Persentase menang:

Lazio 45 – 55 AC Milan