Hal-hal Penting Soal Pengumuman SNMPTN

Jakarta – Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) merupakan salah satu jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dengan nilai rapor dan potensi akademik. Sebanyak 92.331 peserta dari 478.608 yang mendaftar, dinyatakan lolos SNMPTN 2019.

Ada 18.206 sekolah yang siswanya mengikuti SNMPTN 2019. Pengumuman peserta yang lolos disampaikan Kemenristekdikti pada 23 Maret 2019.

“Dibandingkan 2018, jumlah yang diterima ada peningkatan,” kata M Nasir di gedung D Kemenristek Dikti, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/3/2019).


Bagi para lulusan SMA/SMK sederajat yang lolos SNMPTN rupanya tak akan bisa mengikuti SBMPTN atau tes masuk dengan sistem ujian tulis. Hal tersebut lantaran Kemenristekdikti mulai memberlakukan sistem ‘kunci’.

Sebab, menurut pengalamannya, calon mahasiswa yang kembali mendaftar jalur SMBPTN membuat adanya kursi kosong pada kuota SNMPTN.

“Yang perlu kita kunci kembali banyak. Yang daftar di SNMPTIN kemudian diterima, setelah diterima dia mendaftar di SMBPTN, akhirnya kursinya kosong. Akhirnya kami kunci yang sudah diterima di SNMTPN, tidak bisa mendaftar SMBPTN,” tutur M Nasir.

Peserta yang lolos SNMPTN akan dinyatakan diterima di PTN tujuan dengan syarat lolos verifikasi data akademik dan persyaratan lain yang akan dilaksanakan oleh PTN tempat peserta diterima.

“Rapor dan portofolio asli, serta menunjukan ijazah atau Surat Keterangan Tanda Lulus (SKTL) asli,” ujar Ketua Panitia Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Ravik Karsidi.

Sementara peserta yang lulus SNMPTN melalui jalur Bidikmisi harus lolos verifikasi data akademik serta data ekonomi keluarga.

Bagi mereka yang lolos, diingatkan lagi jangan sampai lupa untuk melakukan daftar ulang di PTN tujuan. Caranya, bisa dilihat di website kampus masing-masing.
(rna/fdu)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jadi Plt Ketum PSSI, Gusti Randa Sebut Dua Agenda Penting

Liputan6.com, Jakarta – Gusti Randa membeberkan penunjukan dirinya menggantikan Joko Driyono (Jokdri) memimpin PSSI. Ia mengaku ditunjuk berdasarkan surat keputusan dari Jokdri yang berstatus sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PSSI.

“Keluarnya SK penugasan dari pak Joko Driyono kepada salah satu anggota Komite Eksekutif (Exco). Kebetulan saya yang ditunjuk,” kata Gusti saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (20/3/2019).

Gusti Randa ditunjuk sebagai Plt Ketum PSSI setelah Jokdri menjadi tersangka kasus perusakan tempat kejadian perkara dan barang bukti terkait tindak pidana dugaan pengaturan skor.

Penetapan status tersangka itu hanya berselang satu bulan dari saat Jokdri ditunjuk menggantikan Edy Rahmayadi dalam Kongres Tahunan PSSI di Bali, Januari lalu.

Gusti mengatakan, ia mempersilakan masyarakat memberikan label kepada jabatan yang baru diembannya ini. Hanya saja, ia memastikan kalau penunjukannya sesuai aturan.

“Kalau mau diartikan Plt, atau Plh (Pelaksana harian) ya monggo saja. Kalau saya, itu SK dari Ketua Umum,” kata Gusti Randa.

Rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Selasa (19/3/2019), memutuskan menunjuk Gusti Randa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum PSSI menggantikan Joko Driyono.

Sederet Implikasi Penting Fintech di Indonesia, Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta – Fintech alias financial technology (teknologi finansial) menjadi salah satu terobosan teknologi yang dianggap penting di Indonesia saat ini.

Fintech digadang-gadang bakal menjadi solusi ekonomi terbaik, karena merupakan perpaduan antara teknologi dengan fitur jasa keuangan yang mengubah model bisnis dan mengurangi barrier to entry.

Semakin ke sini, semakin banyak startup teknologi yang bergelut di bidang fintech.

Model bisnis yang mereka tawarkan pun, cenderung mereplikasi model bisnis lembaga keuangan formal, khususnya perbankan.

Fintech sendiri diyakini membawa implikasi besar di Indonesia.

Menurut Direktur Eksekutif Kepala Departemen Hukum Bank Indonesia, Rosalina Suci Handayani, kondisi negara ini memiliki lahan yang empuk untuk mengadopsi fintech.

“64 persen populasi di Indonesia ini masih unbanked (belum punya rekening bank) dan 42 persen populasi adalah generasi milenial. Selain itu, jumlah pengguna smartphone di negara ini juga terus meningkat hingga 310 juta,” kata Rosalina dalam sesinya di Seminar Nasional IKAHI, Jakarta, Rabu (20/3/2019).

Karenanya, ujar Rosalina, kehadiran fintech kepada peluang tersebut membawa sejumlah implikasi penting, di antaranya seperti integrasi teknologi ke sektor keuangan dan desentralisasi jasa keuangan.

Namun, implikasi penting ini masih dipisahkan oleh gap seperti kebiasaan pengguna yang belum paham betul akan fintech, infrastruktur, dan juga regulasi.

“Implikasi ini merupakan tren struktural yang sulit dihindari,” tukasnya.

Oleh sebab itu, Rosalina menilai, pihak otoritas perlu mengambil sikap yang tepat untuk menjaga keseimbangan antara sektor finansial formal dan informal.

Selain itu, dalam hal ini, otoritas seperti BI juga harus bisa memitigasi risiko lewat rezim regulasi yang tepat tanpa harus mematikan tumbuhnya inovasi di sektor jasa keuangan.

Fintech itu memiliki potensi besar, di mana dapat memberikan manfaat kepada masyarakat yang sangat luas, khususnya dalam hal mendorong keuangan inklusif,” terang Rosalina.

Pun begitu, ia menekankan segala risiko yang tertanam di dalam model bisnis fintech juga harus dicermati dan dimitigasi agar tidak menimbulkan dampak sistemik pada stabilitas sistem keuangan di Indonesia.

Sekadar informasi, seminar IKAHI (Ikatan Hakim Indonesia) 2019 juga merupakan rangkaian hari jadi IKAHI yang ke-66 tahun.

Seminar ini mengambil tema Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen dan Pelaku Usaha dalam Transaksi Elektronik di Era Teknologi Digital.

Adapun yang menjadi pembicara dan penanggap dari bidangnya masing-masing serta dari industri perbankan dan e-Commerce, mulai dari Bukalapak, Asosiasi e-Commerce Indonesia, Bank Indonesia, BNI, Bank Mandiri Taspen, Asosiasi Pengusaha Retail Indonesia dan masih banyak lagi.

5 Fungsi Daun pada Tumbuhan, Ternyata Miliki Peran Penting

Nah, setelah mengetahui struktur pembentuk daun, kamu pasti mulai mengetahui fungsi daun pada tumbuhan. Seperti apa fungsi penting dari sehelai daun pada tumbuhan? Berikut ulasan mengenai fungsi daun yang berhasil Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Rabu (20/3/2019).

1. Tempat terjadinya fotosintesis

Fungsi daun yang paling utama adalah sebagai tempat untuk mengolah zat makanan yang dimiliki. Proses pengolahan inilah yang disebut dengan fotosintesis. Fotosintesis adalah suatu proses biokimia pembentukan karbohidrat dari bahan anorganik yang dilakukan oleh tumbuhan. Terutama tumbuhan yang mengandung zat hijau daun, yaitu klorofil.

Dalam fotosintesis, cahaya matahari diserap oleh klorofil pada daun. Dan diubah menjadi energi kimia yang disimpan dalam bentuk karbohidrat atau senyawa organik lainnya.

Pada tumbuhan dikotil, terjadinya fotosintesis di jaringan parenkim palisade. Sedangkan pada tumbuhan monokotil, fotosintesis terjadi pada jaringan spons.

2. Sebagai organ pernapasan

Fungsi daun yang penting selanjutnya adalah sebagai organ pernapasan tumbuhan. Daun memiliki stomata yang berfungsi sebagai organ respirasi. Stoma atau bentuk jamaknya stomata, mengambil CO2 dari udara untuk dijadikan bahan fotosintesis, mengeluarkan O2 sebagai hasil fotosintesis.

Stomata merupakan struktur bukaan yang terdapat sel penjaga di sampingnya. Pada umumnya stomata terdapat di bawah permukaan daun, tetapi ada pula yang di atas maupun di bawah.

3. Tempat transpirasi

Fungsi daun selanjutnya adalah sebagai tempat terjadinya transpirasi. Apa itu transpirasi?

Transpirasi merupakan keadaan hilangnya uap air dari permukaan tumbuhan. Sebagian besar transpirasi berlangsung melalui stomata sedang melalui kutikula daun dalam jumlah yang lebih sedikit. Transpirasi terjadi pada saat tumbuhan membuka stomatanya untuk mengambil karbon dioksida dari udara untuk berfotosintesis.

Lebih dari 20 % air yang diambil oleh akar dikeluarkan ke udara sebagai uap air. Sebagian besar uap air yang ditranspirasi oleh tumbuhan tingkat tinggi berasal dari daun selain dari batang, bunga dan buah.

4. Tempat terjadinya gutasi

Gutasi merupakan proses pelepasan air dalam bentuk cairan dari jaringan daun. Gutasi terjadi saat kondisi tanah sesuai, sehingga penyerapan air tinggi. Namun laju transpirasi rendah maupun ketika penguapan air sulit terjadi karena tingginya kelempaban udara.

Proses gutasi terjadi pada struktur daun mirip stomata yang bernama hidatoda. Gutasi dapat diamati dengan munculnya tetes-tetes air di tepi daun yang tersusun teratur.

Titik-titik air yang keluar dari jaringan daun melalui proses gutasi bukanlah air murni. Berbagai senyawa diketahui terlarut di dalamnya. Beberapa senyawa yang ditemukan terlarut dalam titik-titik air tersebut adalah enzim, gula, asam amino, vitamin, serta mineral seperti P, K, Na, Mg, dan Fe.

5. Alat reproduksi vegetatif

Reproduksi vegetatif adalah cara reproduksi makhluk hidup secara aseksual atau tanpa adanya peleburan sel kelamin jantan dan betina. Proses ini dapat dilakukan secara alami dan buatan. Reproduksi vegetatif alami adalah reproduksi aseksual yang terjadi tanpa campur tangan pihak lain seperti manusia.

Salah satu tumbuhan yang mengalami reproduksi vegetatif melalui daun adalah tumbuhan cocor bebek. Tumbuhan cocor bebek akan mengeluarkan tunas pada daunnya sebagai proses perkembangbiakan. Tunas ini disebut juga tunas adventif.

Gejala Darah Tinggi (Hipertensi) yang Perlu Diketahui, Pencegahan Lebih Penting

1. Tekanan darah di atas normal atau lebih dari 130/80

Salah satu ahli jantung di Nano Health Associates di Florida, Adam Spalver, M.D., mengatakan bahwa “Hanya karena tidak terlihat, tidak berarti itu tidak ada di sana,” Kamu bisa cek sendiri tekanan darahmu dirumah dengan sebuah alat yang banyak dijual di apotek.

Tekanan darah dapat berubah tergantung dari aktivitasmu, hidrasi, pola tidur, dan faktor – faktor lainnya. Saat kamu ingin mengecek tekanan darah, usahakan saat berada kondisi tenang.

Normalnya, tekanan darah berkisar pada 120/80 mmHG. Untuk orang yang menderita darah tinggi, tekanan darahnya bisa mencapai 130/80 mmHG hingga 140/90 mmHG secara berturut-turut.

2. Tidak fokus dan kerap sakit kepala

Gejala darah tinggi (hipertensi) juga dapat dikenali dari sering tidak fokusnya seseorang dan sering mengalami sakit kepala ringan atau kronis. Gejala darah tinggi (hiertensi) ini akan terlihat jika tekanan darahmu sudah sangat tinggi.

Beberapa orang yang mengalami darah tinggi yang sudah parah bahkan bisa sakit kepala yang diiringi dengan mimisan. Hal tersebut disebut krisis hipertensi dan harus segera di bawa ke UGD atau rumah sakit.

Kenapa Donor Sumsum Tulang Penting untuk Kanker Darah Ani Yudhoyono?

Jakarta – Kabar baik terdengar dari Ani Yudhoyono yang tengah menjalani perawatan di Singapura. Istri presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini dikabarkan telah menemukan donor sumsum tulang belakang yang cocok guna menangani kanker darah yang diidapnya.

“Barusan saya komunikasi ke Singapura, benar… bahwa adik Ibu Ani, Pak Jenderal Pramono Edhie Wibowo, mantan KSAD, yang ‘matching’ dan ternyata sangat cocok untuk jadi donor Ibu Ani,” kata Ketua DPP Partai Demokrat (PD) Jansen Sitindaon, dikutip dari detikNews, Rabu (6/3/2019).

Donor sumsum tulang belakang diperlukan bagi para pengidap kanker darah sebagai salah satu penanganannya. Ini disebabkan kanker darah bukan termasuk kanker padat dan tempat bermulanya berada di sumsum tulang di mana sel-sel darah sehat diproduksi.


Dikutip dari situs WebMD, donor sumsum tulang sehat ini nantinya akan digunakan untuk prosedur transplantasi. Di dalam sumsum tulang terdapat sel punca, yakni sel-sel muda yang nantinya akan berkembang menjadi sel darah merah, sel darah putih dan keping darah.

Transplantasi bagi pengidap kanker darah bisa terbagi menjadi dua, yakni transplantasi sel punca yang diambil dari aliran darah pengidap atau donor. Atau transplantasi sumsum tulang, bisa didapat dari diri sendiri (jika masih ada yang sehat) atau dari orang lain dengan kecocokan tinggi.

Biasanya transplantasi sel punca lebih banyak dilakukan karena lebih mudah dan cenderung bisa pulih dengan cepat. Tujuan transplantasi ini untuk para pengidap kanker darah adalah untuk menjadikannya remisi kanker atau yang berarti tidak ada lagi tanda kemunculan kanker.

(frp/fds)

Pasokan Cadangan Gas Besar di Sumsel Diprioritaskan untuk Domestik

Liputan6.com, Jakarta – Repsol telah menemukan cadangan gas di‎ ‎Blok Sakakemang, Sumatera Selatan, sebesar 2 triliun kaki kubik (Trillion Cobic Feet/TCF).

Hal ini menjadi angin segar bagi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) Indonesia sebab selama 18 tahun baru ditemukan kembali cadangan gas skala besar.

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menyatakan, gas yang dihasilkan dari blok migas yang dioperatori perusahaan migas asal Spanyol tersebut, akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

“‎Untuk dalam negeri (pasokan gasnya),” kata Arcandra, di Kantor Kementerian ESDM‎, Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Arcandra menuturkan, pasokan gas untuk dalam negeri tidak akan berlebih. Untuk infrastruktur penyaluran gasnya akan memanfaatkan yang sudah dioperasikan. 

“Enggak akan lebih. ‎Kita dalam kebutuhan untuk negeri. ‎Infrastruktur bisa digunakan sekitarnya,” tutur dia.

2 dari 2 halaman

Repsol Temukan Ladang Gas Terbesar di Sumsel

Sebelumnya, ‎Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyatakan Repsol telah menemukan potensi cadangan gas yang besar di Blok Sakakemang, Sumatera Selatan.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan, tak tanggung-tanggung, cadangan gas yang ditemukan oleh perusahaan migas asal Spanyol‎ tersebut diperkirakan mencapai 2 triliun kaki kubik (TCF).

“Ini lokasinya di Banyu Asin. Potensi lebih kurang 2 TCF. Asumsi sekarang, rig 1.500 HB. Kadang dikerjakan bertahun tahun gak dapat, dengan kedalaman 2.430 meter dapat cadangan. 2004 sudah dilakukan dengan KBD 1, kurang memberikan hasil yang bagus. Ternyata ada disebelahnya yang lebih bagus cadangannya,” ‎ujar dia.

Menurut dia, selain potensi gas yang besar, temuan ladang gas ini menjadi sejarah baru bagi Indonesia. Sebab, setelah 18 tahun akhirnya ditemukan cadangan gas baru dalam jumlah yang besar.

“Ini penting kita sampaikan, karena KBD 2X di Indonesia, potensi tersebut setelah 18 tahun. Ini adalah penemuan yang signifikan. Setelah dua dekade. Ini perlu kita syukuri, ini semoga jadi angin baru untuk penemuan mendatang. Di 2018-2019 ini adalah penemuan terbesar nomor 4 di dunia,” kata dia.


Saksikan video pilihan di bawah ini:


Kepala BNPB Ingatkan Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo mengingatkan masyarakat terkait ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah minim air. Dia mengingatkan soal pentingnya mitigasi bencana.

“Bangsa kita harus mencari solusi untuk mengatasi karhutla yang melibatkan masyarakat yang juga dalam bagian pentahelic,” ujarnya dalam acara gelar peralatan di Ancol, Jakarta Utara, Jumat (1/3/2019).

Dia pun menjelaskan sejumlah faktor yang dapat menyebabkan kobaran api menjalar dalam ranah perhutanan. Di antaranya adalah fakror alam dan non-alam.

“Penyebabnya adalah faktor alam, non alam manusia yang tidak sengaja, dan faktor non alam yang disengaja bakar oleh manusia. Hal ini yang harus BNPB ditindaklanjuti,” katanya menandasi.

Mantan Sesjen Wantannas ini mengingatkan kepada seluruh jajarannya untuk menghemat listrik dan air bersih. Dia juga mengimbau agar mengurangi sampah pelastik.

Menurutnya, BNPB penting bekerja dengan jujur untuk meraih kepercayaan masyarakat. “Kita bangun kepercayaan publik. BNPB menjadi lembaga yang layak dijadikan contoh dan menjadi yang terbaik,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Peringatan BMKG

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika telah memperingati potensi kebakaran hutan di wilayah Sumatera, khususnya Riau. Hal tersebut dikarenakan kurangnya intensitas hujan.

“Kondisi kurang hujan di wilayah-wilayah tersebut didukung oleh kondisi troposfer bagian tengah yang didominasi kelembapan udara yang relatif rendah. Ini sesuai dengan peta prediksi spasial anomali radiasi balik matahari gelombang panjang (OLR),” kata Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Herizal dikutip dari laman BMKG, Jumat 22 Febuari 2019. (rifqi aufal sutisna)


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bantah Tudingan Minim Program, Ini Strategi Ekonomi Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan bahwa akan ada enam program aksi besar yang akan dilakukan capres petahana Joko Widodo apabila terpilih kembali menjadi presiden.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

“Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi,” ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).
Berikut ini daftar program-program aksi besar yang disampaikan oleh Juru bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzily kepada detikFinance, Jumat (1/3/2019).

1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa perlu diwujudkan dalam sistem ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sistematis untuk memantapkan penyelenggaraan sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila.
– Menyelesaikan penyusunan peraturan dan perundangan
tentang Sistem Perekonomian Nasional yang berlandaskan
ideologi Pancasila.
– Mewujudkan pelaksanaan Sistem Perekonomian Nasional
yang berlandaskan ideologi Pancasila.
– Pengembangan Ekonomi Kerakyatan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur.
Percepatan pembangun infrastruktur dalam empat tahun terakhir telah memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:
– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta, BUMN, maupun BUMD.
– Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.
– Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.
– Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi 5 juta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
– Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian, transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.
– Mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk pengembangan ekonomi digital.
– Mengembangkan sistem angkutan umum terintegrasi antar- permukiman, desa, kota, dan provinsi, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

3. Melanjutkan revitalisasi industri dan infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
Agar perekonomian Indonesia memiliki daya saing, maka revitalisasi industri merupakan keniscayaan. Untuk itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan:
– Menguatkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dari berbasis komoditas menjadi lokomotif pembangunan ekonomi.
– Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.
– Menciptakan keterkaitan industri, baik ke depan maupun ke belakang melalui sinergi seluruh pelaku ekonomi nasional.
– Meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri.
– Mengembangkan sentra-sentra inovasi serta peningkatan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi serta revitalisasi science-technopark untuk keperluan masyarakat serta pengembangan teknologi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0.
– Revitalisasi industri pengolahan pascapanen sub-sektor pangan, hortikultura, hingga perkebunan.
– Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.
– Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber- sumber energi terbarukan.
– Meneruskan revitalisasi dan pembangunan sarana dan prasarana logistik domestik dan internasional, seperti pelabuhan dan gudang dengan fasilitas pengolahan pascapanen, agar biaya logistik dapat bersaing dengan memanfaatkan kemajuan digital.
– Mengembangkan industri kelautan/kemaritiman, serta mendorong investasi infrastruktur pendukungnya.

4. Mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.
Selain ekonomi berbasis sumber daya alam, kita juga memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata. Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Langkah- langkah yang bisa dilakukan:
– Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya. Fokus pada melanjutkan pembangunan 10 destinasi wisata baru (“Bali Baru”).
– Mempercepat pengembangan ekonomi dan industri kreatif dengan terobosan strategi kebijakan dan insentif melalui Badan Ekonomi Kreatif.
– Mengembangkan industri jasa keuangan berbasis syariah.
– Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online, dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing demi kepentingan nasional.

5. Mempertajam reformasi struktural dan fiskal.
Reformasi struktural dan reformasi fiskal adalah kunci peningkatan daya saing perekonomian nasional. Arahnya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan berusaha, dan menciptakan level of playing field yang berkeadilan. Langkah yang akan dilakukan:
– Melanjutkan reformasi struktural dan kemudahan berusaha secara terpadu dan berbasis teknologi informasi.
– Melanjutkan reformasi kebijakan fiskal untuk menghadirkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri, serta mendukung peningkatan kesejahteraan, penurunan tingkat kesenjangan, dan peningkatan produktivitas rakyat.
– Melanjutkan reformasi perpajakan yang berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi nasional, dengan target terukur, serta memperhatikan iklim usaha dan peningkatan daya saing.
– Optimalisasi PNBP dengan sistem yang terintegrasi serta tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
– Memperkuat sinergi tiga pilar (kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil) guna memperbaiki ketersediaan sumber pembiayaan, menurunkan tingkat bunga, sekaligus mendorong produksi nasional.
– Meningkatkan penyimpanan devisa hasil ekspor di dalam negeri sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi nasional.

6. Mengembangkan reformasi ketenagakerjaan.
Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa. Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan:
– Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
– Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
– Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
– Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
– Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi. (dna/dna)