Penjelasan DVI soal Surat Kematian Bila Korban Lion Air Tak Ditemukan

Jakarta – Kepala Operasi Tim DVI Polri, Kombes Lisda Cancer menyebut pihak keluarga tetap bisa mengurus surat kematian bila ada korban Lion Air PK-LQP yang tidak ditemukan. Sedangkan operasi pencarian korban diperpanjang selama tiga hari.

“Kalau ada jenazah yang tidak ditemukan, artinya tidak teridentifikasi. Artinya DVI tidak bisa keluarkan surat kematian walaupun itu ada di passenger list. Tim DVI akan keluarkan surat kematian kalau fisik jenazahnya ada, walaupun hanya kecil saja, walaupun hanya sidik jari. Tapi kalau sudah teridentifikasi, kita keluarkan surat kematiannya,” tutur Lisda di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (7/11/2018).

“Kalau saat selesai identifikasi, ada jenazah yang tidak ditemukan, artinya tidak bisa teridentifikasi. Artinya tidak keluar surat kematiannya, itu untuk klaim-klaimnya akan diputuskan melalui penetapan pengadilan,” sambungnya.

Dengan kondisi seperti itu, nantinya akan ada komunikasi pihak maskapai yang akan membantu keluarga korban ke Mahkamah Agung (MA) untuk mengurus surat kematian.

“Biasanya nanti kerja sama dengan maskapai, kayanya langsung ke MA (Mahkamah Agung). Jadi nanti pihak maskapai yang akan membantu ke MA, untuk mendapatkan fatwa dari MA. Nanti MA yang akan mengeluarkan penetapan pengadilan. Saya tidak tahu apakah di situ nanti akan ditulis meninggal atau orang hilang. Bisa ditanyakan ke MA atau Pengadilan Tinggi Jakarta,” jelasnya.

Lisda menegaskan, tim DVI tetap membantu mendata keluarga yang melapor data antemortem.

Hingga saat ini total jenazah korban Lion Air yang teridentifikasi sebanyak 51 orang, terdiri dari 40 orang laki-laki dan 11 orang perempuan.
(zap/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *