Jangan Ada Dendam di Antara Malaysia dan Indonesia…

Liputan6.com, Putra Jaya – Sudah jadi rahasia umum bahwa Malaysia kerap menjadi tujuan para tenaga kerja Indonesia (TKI), meski sejumlah kasus kekerasan melanda para penyumbang devisa besar untuk negara itu. Hal tersebut juga sempat membuat hubungan kedua negara tegang.

“Hubungan kita memang terkadang menjadi renggang, tapi kami tetap memerlukan TKI,” ujar Penasihat Eksekutif Editorial Sinar Harian, salah satu surat kabar terbesar di Malaysia, Abdul Jalil pada Kamis 14 Februari 2019 lalu di kantornya.

Abdul mengatakan bahwa TKI sudah banyak membantu Malaysia sejak dahulu kala. Para TKI banyak yang bekerja di bidang pertanian, perindustrian, tekstil dan juga menjadi asisten rumah tangga (ART).

Ia juga yakin pekerja WNI yang diperlakukan layak di Malaysia jumlahnya jauh lebih tinggi dari kasus kekerasan.

“Kami menentang sekali kekerasan. Kasus kekerasan terhadap TKI di sini selalu diusut ke jalur hukum. Kita tak akan melepaskan begitu saja. Tapi memang proses peradilan membutuhkan waktu,” sebut Abdul.

Salah satu kasus tersebut adalah yang menimpa Adelina Lisao, seorang TKI asal Kupang. Kasus tahun 2018 itu sempat menjadi sorotan global karena pahlawan devisa itu diketahui dipaksa majikannya untuk tidur di samping seekor anjing di area garasi rumah.

“Proses peradilan kasus kematian TKI yang di Penang (Adelina Lisao) masih berjalan di mahkamah hingga saat ini. Majikannya sudah diproses hukum, jangan bimbang,” tutur Abdul.

Menurut Abdul, saat ini ada sekitar dua juta buruh migran di Malaysia, yang mayoritasnya berasal dari Indonesia dan Kamboja. Ia meminta secara khusus kepada Indonesia sebagai tetangga dekat Malaysia untuk tetap berhubungan baik. “Kita ini serumpun. Jangan ada dendam di antara kita,” ucap Abdul.

Ia pun menceritakan bahwa telah memiliki asisten rumah tangga dari Semarang, Indonesia sejak 28 tahun terakhir.

“Mbak Sumi ini sudah menjadi bagian dari keluarga saya. Dia mendidik anak saya, mengajar anak saya mengaji, Bahkan saya dan keluarga pernah dua hingga tiga kali ke kampung dia di Semarang,” ungkap dia.

Abdul menuturkan bahwa hubungan Indonesia dan Malaysia akan terus berjalan baik meski terkendala gesekan kasus kekerasan terhadap sejumlah TKI di negaranya.

“Saya sudah lama berhubungan dengan Indonesia. Kita ada hubungan yang akrab, Ada hubungan akrab ada G2G (government to government), P2P (people to people), B2B (business to business). Malaysia dan Indonesia ini sebenarnya serumpun.”

“Dengan badan-badan seperti Iswami ini. Dia menjadikan hiubungan kita lebih akrab. Jangan ada dendam di antara kita,” tegas Abdul.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Akses Pendidikan untuk Anak-Anak TKI

Sementara itu, pemerintah RI dan Malaysia telah menyepakati berbagai upaya peningkatan perlindungan dan hak tenaga kerja Indonesia (TKI) di Negeri Jiran.

Hal itu diutarakan oleh menteri luar negeri kedua negara, Menlu RI Retno Marsudi dan Menlu Malaysia Saifuddin Abdullah dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Kementerian Luar Negeri RI, Jakarta, Senin 23 Juli 2018.

Salah satu aspek yang menjadi perhatian oleh kedua menteri adalah mengenai pentingnya akses pendidikan terhadap anak-anak TKI yang ikut merantau bersama orang tuanya yang bekerja di Negeri Jiran.

“Saya mengapresiasi atas perubahan kebijakan pemerintahan Malaysia saat ini yang menekankan pentingnya akses pendidikan kepada semua orang, termasuk anak-anak TKI di Malaysia,” kata Menlu Retno.

Pada gilirannya, Menlu Saifuddin menjelaskan bahwa Indonesia-Malaysia akan bekerja sama menambah fasilitas pendidikan dan komunitas pembelajaran baru di Sabah. Sebelumnya, kedua pemerintah telah bekerjasama membangun fasilitas serupa di Kuala Lumpur dan Johor.

“Kami akan menindaklanjuti permintaan Indonesia terkait pembangunan sekolah di Sabah,” kata Saifuddin.

Kedua menteri menegaskan bahwa tim teknis dari masing-masing negara akan bertemu untuk merealisasi rencana tersebut.

Prioritas

Pada kesempatan terpisah usai pertemuan bilateral, Menlu RI Retno Marsudi menjelaskan bahwa isu perlindungan WNI dan TKI merupakan agenda prioritas kebijakan luar negeri kedua negara. Sikap tersebut pun telah diejawantahkan melalui sejumlah tindakan positif dari pemerintah Malaysia belakangan terakhir.

“Kita sangat mengapresiasi bagaimana pemerintah Malaysia sekarang sangat kooperatif dalam memberikan notifikasi dan akses kekonsuleran bagi pemerintah RI untuk menangani WNI dan TKI yang terkendala secara hukum,” kata Retno.

“Prioritas terhadap perlindungan WNI dan TKI ini merupakan sebuah pergeseran kebijakan yang baik yang telah menjadi komitmen antara Tun Mahathir dan Presiden Jokowi saat keduanya bertemu di Bogor Juni lalu,” tambah Menlu RI.

Pemilih Luar Negeri Bertambah, KPU dan Kemenlu Siap Salurkan Surat Suara

Liputan6.com, Tangerang – Kementerian Luar Negeri bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus bekerjasama dalam mempersiapkan proses Pemilu yang akan dilaksanakan pada 17 April 2019. Wakil Menteri Luar Negeri, Abdurrahman Mohammad Fachir mengatakan, saat ini ada 2.058.191 pemilih luar negeri yang terdaftar di seluruh negara. 

“Pemilih terdaftar ada 2.058.191 pemilih, yang paling banyak di Kuala Lumpur yaitu 558.873 pemilih,” ujarnya, saat menghadiri kegiatan Distribusi Logistik Pemilu 2019 Luar Negeri di Benda, Kota Tangerang, Minggu (17/2/2019). 

Selain itu, terdapat 783 tempat pemungutan suara (TPS) luar negeri yang terdaftar. Sementara ada 429 pos yang ada untuk menyebarkan logistik pemilu. 

“TPS-nya ada 783, kotak suara keliling 2.344, posnya 429, PPLN (Panitia Pemungutan Luar Negeri) nya 130, semua gelondongan PPLN,” ujarnya. 

2 dari 3 halaman

Terbesar di Kuala Lumpur

Abdurahman juga mengatakan, jumlah PPLN pun tergantung dengan jumlah pemilih yang ada di Kota tersebut. Hal tersebut disesuaikan dengan dinamika di lapangan. 

“Terbesar itu di Kuala Lumpur, berturut-turut Taipei, Hongkong, Kinabalu, Kuching, Johor Baru, Singapura, jumlahnya dari 500-71.000, ada juga PPLN yang hanya 28. Dinamikanya seperti itu, apakah hanya satu metode saja atau tiga metode,” ujarnya. 

Dia juga mengatakan, saat ini persiapan dan logistik yang didistribusikan mengalami peningkatan. Pasalnya, jumlah pemilih luar negeri pun bertambah. 

“Karena kebetulan setidaknya saya dua kali ikut diluar, dubes Kairo dan dubes Riad itu berbeda sekali jauh lebih banyak dibanding dulu, kita lihat dari DPT (daftar pemilih tetap) saja,” tandasnya.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

BPN Sebut Tol ‘Pembunuh Bayaran’, Punya Sandiaga atau Jokowi?

Jakarta – Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dian Fatwa, menuding jalan tol yang dibangun oleh pemerintah Presiden Joko Widodo sebagai pembunuh bayaran. Permukaan jalan yang berupa rigid beton jadi sorotannya.

“Jadi semua jalan yang dibangun oleh Jokowi adalah jalan yang bentuknnya adalah rigid pavement itu adalah sebetulnya terbentuk dari beton, dengan beton ini gesekan antara ban itu kalau dengan kecepatan tinggi cepat panas dan cepat meletus seperti diamplas,” kata Dian Fatwa kepada wartawan, Sabtu (16/2/2019) malam.

Sederet jalan tol baru yang dibangun di era Presiden Jokowi memang umumnya masih menggunakan jalan dengan permukaan rigid beton. Hal ini sudah sesuai dengan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk tol baru.


Mengingat sebagian besar ruas tol Trans Jawa merupakan tol baru, maka SPM yang dibebankan hanya bersifat fasilitas dasar. Seperti permukaan jalan yang berupa rigid beton tak beraspal.

Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra Saleh menerangkan beban SPM akan ditingkatkan seiring dengan peningkatan arus lalu lintas dan pendapatan jalan tol. Peningkatan beban SPM juga menjadi tolak ukur kelayakan tol yang bersangkutan menaikkan tarif.

Beberapa hari yang lalu Tim detikFinance menjajal jalur Tol Trans Jawa dari Jakarta hingga Semarang. Sebagian besar memang masih berupa jalan beton. Salah satunya adalah tol Cikopo-Palimanan (Cipali).

Sebagian besar permukaan jalan tol sepanjang 116 km itu masih berupa rigid beton. Namun, permukaan jalan cukup nyaman lantaran permukaannya rata.

Sandiaga Uno pernah mengakui saat Tol Cipali mulai dibangun, dia masih memiliki saham di PT LMS. Namun, setelah maju sebagai salah satu kontestan di Pilkada DKI 2017, Sandiaga mengaku melepas sahamnya di PT LMS.

“Pengoperasian dan konstruksinya dilakukan oleh konsesi saat saya masih jadi pengusaha. Kebetulan saya yang mendirikan (PT LMS). Tapi sekarang saya di politik, sudah tidak lagi ada hubungan usaha,” terang Sandiaga Selasa (12/6/2018) silam. (dna/tor)

Intip Rincian Utang Luar Negeri RI, Paling Banyak untuk Apa?

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah utang sering kali menjadi bahan kritik untuk pemerintah. Hal ini mengingat total utang Indonesia yang terus naik. Meski demikian, apakah utang Indonesia masih aman? Bagaimana rincian utang Indonesia tersebut?

Pemerintah selalu menyatakan kalau pengelolaan utang dilakukan pruden dan akuntabel. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) pun pernah menegaskan, meski utang pemerintah meningkat tetapi tidak melanggar amanat Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Yaitu defisit APBN masih terjaga kurang dari tiga persen terhadap produk domestik bruto (PDB) dan rasio utang kurang dari 60 persen dari PDB.

Mengutip berita Liputan6.com, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) meminta masyarakat Indonesia bijak memahami soal utang negara.

“Negara mirip dengan perusahaan. Kalau ingin dikembangkan dengan optimal, butuh dana besar,” ujar JK, pada Selasa 29 Januari 2019.

JK menuturkan, jika ingin pembangunan dilakukan pesat, misalnya dalam hal infrastruktur dibutuhkan dana besar. Di sisi lain, anggaran negara juga diperlukan untuk mebiayai hak-hak dasar warga, seperti pendidikan dan kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan pendanaan lain.

“Utang bukan jumlahnya yang penting, tapi bisa dibayar atau tidak,” tutur JK.

Selama utang negara untuk hal-hal produktif, bukan sekedar untuk menggelar konferensi atau bangun kantor pemerintah, Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) tersebut berpendapat, itu sah-sah saja.

Misalnya, kata dia, untuk pembangunan MRT, moda angkut massal yang diyakini bisa mengatasi masalah transportasi, terutama di kota-kota besar.

“Kalau yakin dalam 40 tahun bisa dibayar dari hasil MRT, tidak masalah,” tambah JK.

Utang, tambah JK, juga digunakan untuk membangun sarana atau infratruktur yang penting untuk orang banyak. Ia menambahkan, uang pinjaman bisa untuk membangun pengairan. Efeknya, kebun dan sawah makin banyak, penghasilan negara dari pajak pun meningkat. “Kita tidak utang untuk foya-foya,” tambah JK.

JK menegaskan, tak hanya Indonesia yang punya utang. “Negara-negara besar juga tetap meminjam tetapi meminjam ke dalam, misalnya Amerika Serikat dalam bentuk cetak duit,” tutur dia.

Ingin tahu bagaimana perkembangan utang luar negeri Indonesia? Bagimana dengan perkembangan rasio utangnya? Siapa saja pemberi pinjaman?

Berikut rincian utang seperti dikutip dari laman Bank Indonesia (BI):

Bila melihat data BI, utang luar negeri Indonesia cenderung meningkat sejak 2010. Jika dilihat posisi utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam, total utang luar negeri Indonesia mencapai USD 293,32 miliar pada 2014. Jumlah tersebut terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 129,736 miliar dan swasta sebesar USD 163,59 miliar.

Kemudian pada 2015, total utang luar negeri Indonesia naik menjadi USD 310,730 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral mencapai USD 142,608 miliar dan swasta sebesar USD 168,123 miliar.

Utang tersebut juga meningkat menjadi USD 320,006 miliar pada 2016. Rincian utangnya terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 158,283 miliar dan swasta sebesar USD 161,722 miliar.

Pada 2017, total utang bertambah menjadi USD 352,469 miliar. Utang itu terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar USD 180,622 miliar dan swasta sebesar USD 171,847 miliar.

Pada Desember 2018, total utang luar negeri berdasarkan kelompok peminjam naik menjadi USD 376,839 miliar. Rinciannya utang pemerintah bank sentral mencapai USD 186,220 miliar dan swasta sebesar USD 190,619 miliar.

Posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang

Adapun posisi utang luar negeri berdasarkan jenis mata uang masih terbesar dalam denominasi dolar AS. Totalnya mencapai USD 212,513 miliar pada 2014. Kemudian menjadi USD 222,771 miliar pada 2015.

Selanjutnya utang dalam denominasi dolar AS itu turun menjadi USD 221,307 miliar pada 2016. Utang meningkat lagi menjadi USD 236,620 miliar pada 2017. Pada Desember 2018, totang utang dalam denominasi dolar AS mencapai USD 258,938 miliar.

Negara kreditor terbesar

Kalau dilihat berdasarkan negara pemberi pinjaman antara lain pada 2014 mencapai USD 176,82 miliar. Negara pemberi pinjaman terbesar dari Singapura mencapai USD 60,45 miliar pada 2014. Lalu turun menjadi USD 58,19 miliar pada 2015.

Hal ini berlanjut pada 2016, kreditor utang dari Singapura turun menjadi USD 51,397 miliar pada 2016. Selanjutnya naik lagi menjadi USD 54,95 miliar pada 2017. Desember 2018, utang dari kreditor asal Singapura naik menjadi USD 60,62 miliar.

Jepang juga menjadi salah satu negara pemberi pinjaman terbesar untuk Indonesia. Total pinjaman dari Jepang mencapai USD30,46 miliar pada 2014.

Lalu naik menjadi USD 31,35 miliar pada 2015. Selanjutnya turun lagi menjadi USD 30,23 miliar pada 2016, dan 2017 mencapai USD 29,154 miliar. Pada Desember 2018, utang tercatat USD 29,56 miliar di Jepang. Negara lainnya yang memberi pinjaman terbesar yaitu China dan Amerika Serikat.

Pembiayaan Utang

Adapun pembiayaan utang pada 2014 hingga 2019 antara lain pada 2014 sebesar Rp 255,7 triliun, 2015 sebesar Rp 380,9 triliun, 2016 sebesar Rp 403 triliun, 2017 sebesar Rp 429,1 triliun. Kemudian realisasi pada 2018 turun menjadi Rp 366,7 triliun.

Pembiayaan utang ini membiayai defisit anggaran, pembiayaan investasi terutama PMN kepada BUMN BLU, dan pemberian pinjaman kepada Pemda.

Kementerian Keuangan menegaskan, kebijakan pembiayaan utang ini menerapkan hal kehati-hatian, efisiensi biaya utang, produktivitas dan keseimbangan.

2 dari 4 halaman

Selanjutnya

 Utang dilihat dari jangka waktunya

Utang pemerintah dan bank sentral bila dilihat dari jangka waktu yang dimiliki sebagian besar utang jangka panjang lebih dari satu tahun.

Tercatat utang luar negeri pemerintah dan bank sentral yang lebih dari satu tahun mencapai USD 126,075 miliar pada 2014. Dibandingkan utang jangka pendek pada 2014 mencapai USD 3,66 miliar.

Pada 2015, utang jangka panjang bank sentral dan pemerintah mencapai USD 139,65 miliar. Sedangkan utang kurang dari satu tahun mencapai USD 2,95 miliar pada 2015.

Lalu pada 2016, tercatat utang jangka panjang lebih dari satu tahun mencapai USD 157,43 miliar pada 2016. Utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 845 juta pada 2016.

Sedangkan 2017, utang jangka pendek pemerintah dan bank sentral mencapai USD 2,4 miliar. Utang jangka panjang, total utangnya mencapai USD 178,20 miliar.

Pada Desember 2018, tercatat total utang jangka pendek berkurang menjadi USD 900 juta pada Desember 2018. Utang jangka panjang melonjak jadi USD 185,23 miliar.


3 dari 4 halaman

Rasio Utang Masih di Batas Aman

Adapun rasio utang terhadap PDB relatif masih aman di bawah 60 persen. Ini sesuai ketentuan, meski rasionya cenderung naik.

Dibandingkan negara lainnya, berdasarkan data tradingeconomics, rasio utang Indonesia terhadap PDB termasuk yang terendah. Dibandingkan AS yang rasio utangnya mencapai 105,40 persen terhadap PDB. Lalu Jepang mencapai 253 persen terhadap PDB, China mencapai 47,60 persen terhadap PDB, dan India sebesar 68,70 persen terhadap PDB.

Selain itu dibandingkan Vietnam, rasio utangnya mencapai 61,50 persen, Malaysia mencapai 50,90 persen, dan Singapura sebesar 110,60 persen terhadap PDB. Lalu Filipina sebesar 41,90 persen terhadap PDB.

Pada 2014, rasio utang terhadap PDB mencapai 32,95 persen. Pada 2015, rasio utang terhadap PDB naik menjadi 36,09 persen pada 2015. Lalu kembali turun menjadi 34,30 persen pada 2016. Selanjutnya rasio utang kembali naik tipis menjadi 34,77 pada 2017. Lalu pada 2018, tercatat rasio utang terhadap PDB menjadi 36,18 persen.

Dilihat dari jenis utang luar negeri, dari sisi pemerintah rinciannya antara lain:

Pinjaman pada 2014 mencapai USD 123,80 miliar yang komposisinya USD 53,923 miliar yang merupakan pinjaman bilateral mencapai USD 26,70 miliar, komersial sebesar USD 23,34 miliar, multilateral sebesar USD 3,72 miliar, dan pemasok 19.

Dari surat utang mencapai USD 69,88 miliar pada 2014. Surat utang itu terdiri dari surat berharga negara (SBN) internasional mencapai USD 32,797 miliar dan SBN domestik mencapai USD 37,08 miliar.

Pada 2015, total utang luar negeri pemerintah capai USD 137,39 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman mencapai USD 54,22 miliar yang terdiri dari pinjaman bilateral sebesar USD 24,48 miliar, komersial sebesar USD 26,09 miliar, multilateral sebesar USD 3,63 miliar. Pemasoknya mencapai 12.

Kemudian surat utang dari SBN internasional mencapai USD 42,68 miliar dan SBN domestik sebesar USD 40,38 miliar.

Pada 2016, total utang luar negeri mencapai USD 154,87 miliar. Utang itu terdiri dari pinjaman sebesar USD 54,188 miliar yang berasal dari pinjaman bilateral sebesar USD 23,32 miliar, komersial sebesar USD 3,35 miliar, pemasok 8. Sedangkan total penerbitan surat utang pada 2016 mencapai USD 100,68 miliar.

Selanjutnya pada 2017, total utang luar negeri pemerintah capai USD 177,318 miliar. Itu dari total pinjaman yang mencapai USD 54,48 miliar yang terdiri pinjaman bilateral sebesar USD 23,15 miliar, komersial sebesar USD 3,14 miliar, multilateral sebesar USD 28,11 miliar dan pemasok 72. Adapun penerbitan surat utang mencapai USD 122,83 miliar pada 2017.

Selanjutnya pada Desember 2018, total utang luar negeri pemerintah mencapai USD 183,19 miliar. Pinjaman itu mencapai USD 56,17 miliar yang rinciannya antara lain pinjaman bilateral sebesar USD 22,85 miliar, pinjaman komersial sebesar USD 2,94 miliar, dan multilateral sebesar USD 29,30 miliar. Pemasok tak ada. Dilihat dari penerbitan SBN capai USD 128,01 miliar.

Posisi utang luar negeri pemerintah berdasarkan lembaga kreditor antara lain dari ADB mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Kemudian naik menjadi USD 9,19 miliar pada 2015 dan berlanjut pada 2016 mencapai USD 9,31 miliar. Pada 2017, tercatat total utang luar negeri dari ADB mencapai USD 9,01 miliar dan 2018 mencapai USD 9,77 miliar.

Kemudian pemberi pinjaman besar lainnya dari lembaga kreditor yaitu IBRD dengan total mencapai USD 8,63 miliar pada 2014. Lalu naik menjadi USD 14,38 miliar pada 2016. Kemudian naik lagi menjadi USD 15,81 miliar pada 2016 dan 2017 tercatat USD 16,56 miliar. Sedangkan utang dari IBRD pada 2018 mencapai USD 9,7 miliar.



4 dari 4 halaman

Rincian Anggaran dan Realisasi Infrastruktur

Seperti diketahui, pemerintah menyiapkan anggaran untuk infrastruktur, pendidikan dan kesehatan setiap tahun. Anggaran tersebut untuk tiga sektor itu bervariasi tapi catatkan kenaikan.

Dari data Kementerian Keuangan (Kemenkeu), anggaran infrastruktur mencapai Rp 256,1 triliun pada 2015. Lalu meningkat menjadi Rp 269,1 triliun pada 2016, kemudian naik lagi menjadi Rp 388,3 triliun pada 2017. Selanjutnya naik menjadi Rp 410,7 triliun, dan terus meningkat menjadi Rp 415 triliun pada 2019.

Bagaimana dengan anggaran pendidikan?

Anggaran pendidikan mencapai Rp 409,1 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 419,2 triliun pada 2016.  Namun pada 2017, anggaran pendidikan turun jadi Rp 416,1 triliun. Kemudian meningkat menjadi Rp 444,1 triliun pada 2018. Anggaran pendidikan tercatat menjadi Rp 492,5 triliun pada 2019.

Lalu bagaimana anggaran kesehatan?

Anggaran kesehatan tercatat mencapai Rp 65,9 triliun pada 2015. Lalu kembali naik menjadi Rp 92,3 triliun pada 2016. Anggaran tersebut naik lagi menjadi Rp 104,9 triliun pada 2017 dan mencapai Rp 111 triliun pada 2018. Lalu anggaran kesehatan tercatat menjadi Rp 123,1 triliun pada 2019.

Dalam pidato Presiden Joko Widodo (Jokowi) di sidang tahunan MPR pada 16 Agustus 2018, menyebutkan sejumlah pengembangan infrastruktur. Hal itu antara lain dari 2015-2017, pemerintah terus menguat konektivitas tol laut dengan pembangunan dan pengembangan pelabuhan. Dari 2015 hingga 2017 ada 477 lokasi.

Selain itu, mengutip dari laporan 4 tahun Jokowi-JK untuk infrastruktur konektivitas, hingga 2018 telah terbangun jalan sepanjang 3.432 KM, jalan tol sepanjang 947 KM, jembatan sepanjang 39,8 KM, dan jembatan gantung 134 unit.

Lalu kereta api, hingga 2018 telah terbangun jalur KA termasuk jalur ganda dan reaktivitas 754, km, peningkatan dan rehabilitasi jalur KA 413,6 km, light rail transit (LRT) yaitu di Sumatera Seletan, Jakarta, dan Jabodebek, serta mass rapid transit.

Selanjutnya hingga 2018 telah terbangun 10 bandara baru, revitalisasi dan pengembangan 408 bandara di daerah rawan bencana, terisolasi dan wilayah perbatasan. Kemudian, jembatan udara ada penirinan disparitas harga lima bahan kebutuhan pokok sebesar 57,21 persen untuk masyarakat daerah terpencil dan tertinggi atau daerah yang belum terlayani moda transportasi lain.

Untuk pelabuhan, telah terbangun 19 pelabuhan, 8 pelabuhan sedang dibangun dan selesai 2019. Ada tambahan lima unit kapal penyeberangan penumpangan, tambahan tiga unit kapal motor penyeberangan, dan tambahan 10 pelabuhan penyeberangan,

Di infrastruktur energi, pembangunan jaringan gas kota dan pipa transmisi distribusi gas antara lain pada 2014 ada 200.000 sambungan rumah tangga (SR), kemudian naik jadi 220.363 pada 2015, kemudian 319.514 pada 2016. Selanjutnya naik menjadi 373.190 pada 2017, dan 463.619 pada 2018.

Di infrastruktur telekomunikasi, palapa ring paket baret yang mulai berinovasi pada awal April 2018 di 475 kabupaten dan kota. Penguatan BTS mencapai 175 ribu menara, dan mobile coverage ada 75 ribu kelurahan.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Menandingi Ginseng Korea dengan Purwoceng Dieng

Liputan6.com, Purwokerto – Sejak ratusan tahun lalu, purwoceng, tumbuhan endemik Dataran Tinggi Dieng (DTD) diyakini kaya beragam manfaat. Peningkatan stamina dan vitalitas membuat Purwoceng setingkat sebanding dengan Ginseng, Korea.

Berdasar penelitian, purwoceng mengandung saponin, alkaloid dan tonik. Zat ini berfungsi ini meningkatkan stamina. Yang menonjoldi tumbuhan khas Dieng ini adalah kandungan afrodisiak yang berguna untuk meningkatkan gairah seksual.

Afrodisiak berasal dari nama Aphrodite, dewi Yunani lambang kecantikan dan seksualitas. Maka, perlahan terbentuk perpespsi bahwa purwoceng identik dengan efek viagra, meningkatkan vitalitas pria.

Kandungan zat unik di dalam purwoceng membuatnya diburu. Pemanenan Purwoceng secara langsung dari habitatnya tanpa usaha peremajaan membuatnya langka (endangered species).

Alih-alih bisa mengurangi ketergantungan bahan impor tanaman sejenis, populasi purwoceng semakin menurun. Hal ini tak lepas dari kebutuhan yang semakin tinggi produksi obat-obatan tradisional.

Ahli Teknik Pertanian Unsoed, DR Eni Sumarni Farid mengatakan bahan utama tanaman purwoceng yang dipanen adalah akarnya, maka tindakan pemanenan secara otomatis merusak tanaman secara keseluruhan.

Upaya memproduksi purwoceng secara massal pun sebenarnya telah dilakukan oleh petani Dieng, Namun, mereka terkendala mahalnya harga bibit Purwoceng yang mencapai Rp 4.000-Rp 10 ribu per batang. Bahkan harga benih dapat mencapai jutaan rupiah per ons.

Budidaya purwoceng di lahan terbuka terkendala iklim yang fluktuatif akibat hujan dan angin. Kondisi ini juga menyebabkan hasil panen purwoceng tak seragam. Curah hujan tinggi di lahan terbuka juga dapat mengakibatkan sebagian atau seluruh tanaman rusak, dan memicu hama dan penyakit tanaman.

2 dari 3 halaman

Purwoceng Mampu Gantikan Ginseng Korea

Sebaliknya, setiap tahun sentra produksi purwoceng mengalami musim kemarau yang dapat menyebabkan cekaman lingkungan dan dapat berdampak negatif bagi tanaman Purwoceng.

Karenanya, perlu upaya untuk pengembangan tanaman purwoceng sekaligus mendukung pariwisata daerah Banjarnegara. upaya peningkatan produksi purwoceng di Sentra Banjarnegara dilakukan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Hi-Link (Kemenristekdikti) antara Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) dan Kelompok Tani Grend Potato.

Eni menerangkan, program Hi-Link ini mendorong produksi Purwoceng secara terencana, terkendali, bebas pestisida dan memperhatikan konservasi lahan. Produsen atau sentra-sentra produksi purwoceng akan tumbuh dengan adanya transfer teknologi Unsoed.

“Rancang bangun greenhouse terkendali untuk iklim tropika basah seperti Indonesia. Konservasi lahan akan mendorong kelestarian lingkungan dan keberlanjutan pengusahaan purwoceng dalam rangka mengurangi status kepunahan Purwoceng,” ucapnya, dalam keterangannya kepada Liputan6,com, dikutip Sabtu, 16 Februari 2019.

Eni mengungkapkan, Indonesia memiliki ketergantungan yang besar terhadap obat impor, sehingga perlu alternatif substitusi produk dalam negeri. Produk ekstrak herbal seperti ginseng memiliki pasar terbesar di dunia.

Klaim terhadap khasiat yang dimiliki, prospek pengembangan serta tren investasi ke depan, komoditas tanaman obat potensial yaitu purwoceng. Purwoceng dapat dikembangkan untuk komplemen dan substitusi ginseng impor.

“Saat ini purwoceng kurang lebih 90 persen digunakan untuk keperluan domestik, sedangkan penggunaan untuk industri farmasi masih terbatas. Industri jamu kekurangan bahan baku dan beralih ke ginseng impor,” ucap Eni.

Melalui skema pengabdian Hi Link, Kementrian Ristekdikti melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan membina kelompok tani purwoceng serta bermitra dengan Dinas Pertanian, Perikanan dan Peternakan Kabupaten Banjarnegara untuk membantu peningkatan produksi purwoceng dan olahannya.

“Fluktuasi produksi tanaman obat purwoceng menjadi salah satu kendala pemenuhan permintaan,” kata Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Jurusan Kesehatan Masyarakat, FIKES, Unsoed ini.

3 dari 3 halaman

Intensifikasi Budidaya Purwoceng di Greenhouse

Menurut dia, perlu penerapan teknik budidaya yang baik dan pengembangan sentra produksi purwoceng untuk mengurangi ketergantungan yang besar terhadap obat impor. Ini dapat dilakukan dengan penanaman yang terkontrol di dalam greenhouse.

Eni pun mengklaim, mulai 40 hari setelah tanam nampak perbedaan pertumbuhan antara tanaman yang dikontrol di dalam greenhouse dengan purwoceng yang ditanam di luar greenhouse. Teknik irigasi yang diberikan di dalam greenhouse menggunakan irigasi drip atau tetes.

Irigasi tetes adalah metode pemberian air pada tanaman secara langsung, baik pada areal perakaran tanaman maupun pada permukaan tanah melalui tetesan secara kontinyu dan perlahan. Efisiensi penggunaan air dengan sistem irigasi tetes dapat mencapai 80 persen.

Nutrient Film Tehnique (NFT) merupakan metode budidaya tanaman di mana akar tanaman tumbuh di dalam larutan nutrisi sangat dangkal yang membentuk lapisan tipis nutrisi (nutrient film) dan tersirkulasi. Dengan begitu, tanaman dapat memperoleh unsur hara, air, dan oksigen yang cukup.

“Keuntungan sistem aeroponik dan NFT yaitu kemudahan panen, akar dapat dipanen sesuai ukuran dan dapat dilihat melalui slab atau talang, kontrol nutrisi, efisien dalam penggunaan lahan sehingga menguntungkan,” ucapnya.

Eni pun mengklaim, teknologi greenhouse dan penanaman secara irigasi drip dan NFT menghasilkan sayuran yang bebas pestisida setelah diuji di Laboratorium Sucofindo (Sumarni, 2015) dan untuk purwoceng tahun 2017. Pengembangan sentra produksi purwoceng ini dapat mendukung ketersediaan obat unggulan daerah dan mencegah kepunahan di sentranya, Dieng.

Rencana ke depan adalah penyempurnaan olahan, kemasan dan diversifikasi produk purwoceng. Produk purwoceng berupa minuman, keripik daun purwoceng. Produk khas purwoceng dengan campuran sidat merupakan produk khusus untuk stamina dan vitalitas pria.

“Produk ini juga mendapatkan perhatian dalam program pengabdian ini, yaitu untuk label komposisi atau kandungan secara jelasnya dan selanjutnya perlu dilakukan pendaftaran sertifikasi halal dalam rangka persiapan pemasaran dan juga perbaikan kemasan agar berdaya saing,” Eni Menambahkan.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Pintu Air Karet dan Manggarai Siaga 3 Minggu Dini Hari

Liputan6.com, Jakarta – Hujan yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya Sabtu malam 16 Februari selama beberapa jam membuat ketinggian muka air di Pintu Air Karet dan Manggarai naik sehingga statusnya menjadi Siaga 3.

Seperti dilansir Antara dari akun  Twitter Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, pada pukul 00.00 WIB Minggu dini hari ketinggian muka air di Pintu Air Karet 400 centimeter (Siaga 4) dengan cuaca gerimis.

Pada pukul 01.00 WIB, ketinggian muka air meningkat menjadi 480 centimeter (Siaga 3) dengan kondisi cuaca hujan

Sedangkan di Pintu Air Manggarai, pukul 00.00 WIB ketinggian muka air 750 centimeter (Siaga 4) dengan cuaca gerimis dan pada pukul 01.00 WIB meningkat menjadi 800 sentimeter (Siaga 3) dengan kondisi cuaca mendung.

Sedangkan wilayah yang diperkirakan terdampak peningkatan tinggi muka air di Pintu Air Karet dan Manggarai antara lain Gondangdia, Grogol, Jati Pulo, Kalianyar, Karet Tengsin, Kota Bambu Selatan, Kota Bambu Utara, Menteng, Petamburan dan Tomang.

BPBD DKI Jakarta telah melakukan upaya penyebaran informasi kepada camat dan lurah beserta warga yang tinggal di bantaran kali melalui media sosial, seperti Twitter, Facebook, Blackberry Messenger, WhatsApp dan situs web. 

2 dari 2 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Debat Capres Kedua, TKN Pamer Capaian 4 Tahun Pemerintahan Jokowi

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin optimistis capres mereka unggul di debat Pilpres 2019 kedua. Mereka memamerkan capaian kerja pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla selama 4 tahun terakhir.

“Kinerja pemerintahan Jokowi-JK 4 tahun terakhir ini patut diacungkan jempol, berbagai capaian dirasakan langsung oleh masyarakat mulai dari pencapaian di bidang energi listrik misalnya, sudah mencapai 97,13% dan diharapkan mencapai 100% di pemerintahan saat ini,” ujar Wakil Direktur Kampanye TKN, Daniel Johan kepada wartawan, Minggu (17/2/2019).

Daniel mengatakan pemerintah juga telah mengambil alih sumber-sumber minyak sehingga pengelolaannya dilakukan sendiri oleh BUMN Pertamina seperti Blok Mahakam. Dia melanjutkan, divestasi Freeport hingga 51% tidak pernah terjadi sebelumnya.

Di bidang infrastruktur, lanjut Daniel, kinerja para menteri Jokowi siang malam terus dilakukan demi masyarakat. Dia berbicara data-data pembangunan jalan.

“Pembangunan jalan sepanjang 3.432 kilometer, jalan tol sepanjang 947 kilometer, jembatan sepanjang 39,8 kilometer, pembangunan jalan jalur kereta api di Jawa dan luar Jawa, LRT dan MRT sebagai bagian untuk peningkatan mutu pelayanan transportasi masyarakat agar mobilitas semakin mudah,” tutur Daniel.

Selain itu, Daniel membanggakan pembangunan infrastruktur pertanian di era Jokowi. Dia membeberkan produksi-produksi sejumlah komoditi.

“Begitu pula dengan infrastruktur pertanian mulai dari pembangunan sarana dan prasarana untuk meningkatkan produksi, baik padi, jagung, kedelai dan komoditi lainnya salah satunya adalah pemerintah melalui 3 kementerian telah membangun 5.121 embung. Pemerintah juga membangun 860.015 hektare jaringan irigasi, dan jutaan ha irigasi lama yang telah direhabilitasi,” tutur Wasekjen PKB itu.

Wakil Ketua Komisi IV DPR itu juga memerinci pembangunan sejumlah bandara di era Jokowi. Menurutnya, Jokowi menciptakan kemudahan dan memperkuat konektivitas antarwilayah dengan pembangunan sejumlah bandara baru.

“Pembangunan bandara baru hingga 2018 sudah 10 bandara baru, hal ini untuk memperkuat konektivitas antar-wilayah (negara kepulauan). Sudah 19 pelabuhan yang dibangun, hasilnya terjadi peningkatan kapasitas pengangkutan barang dari sebelumnya (2014) hanya 16,7 juta TEUs/th pada tahun 2017 19,7 juta TEUs/th,” ucap Daniel Johan.

Daniel Johan lantas menyoroti sektor pangan. Pemerintah, katanya, telah bekerja keras dalam menekan inflasi di bidang pangan yang mana contohnya ialah harga-harga yang terjangkau terutama saat hari raya. Meski demikian, Daniel menyebut pemerintah masih punya target-target selanjutnya untuk dicapai.

“Target berikutnya yang penting adalah dilakukannya pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa basis produksi dan peningkatan pendapatan petani melalui hilirisasi, penguatan SDM dan teknologi dalam pengelolaan sumber daya alam oleh kekuatan industri dalam negeri, termasuk sawit sebagai kekuatan energi masa kini dan masa depan bagi Indonesia dan dunia di mana Indonesia adalah kekuatan nomor 1 dunia,” ucap dia.

“Kita juga harus meningkatkan daya saing produk dalam negeri sehingga bernilai tinggi, ekspor produk yang dihasilkan bukan bahan baku namun barang jadi atau paling tidak barang setengah jadi,” katanya.


(gbr/ibh) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bukan Lamborghini Urus, Bentley punya SUV Terkencang di Dunia

Liputan6.com, Jakarta – Lamborghini dikenal sebagai pabrikan otomotif yang gemar meluncurkan mobil-mobil kencang. Bahkan SUV miliknya, Urus, diyakini sebagai salah satu SUV yang terkencang. 

Kini, mengutip dari Topgear.com, Bentley Bentayga tak hanya sekadar mewah, tapi juga berhasil menjadi SUV tercepat di dunia dengan kecapatan maksimum 305,77 km/jam.

Sebelumnya, gelar tersebut diraih oleh Lamborghini Urus yang kecepatan maksimumnya mencapai 304,97 km/jam. Ya, selisihnya memang sangat tipis, hanya 0,805 km/jam.

Prestasi tersebut tak terlepas dari mesin W12 6.000cc twin-turbo yang diatur ulang. Alhasil, tenaganya pun naik menjadi 626 Tk dengan torsi maksimum mencapai 900 Nm.

Akselerasinya pun mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Kini, Bentley Bentayga Speed hanya membutuhkan 3,9 detik untuk mencapai 100 km/jam, lebih cepat 0,2 detik dari sebelumnya.

2 dari 3 halaman

Selanjutnya

Untuk menunjang performanya, Bentley Bentayga Speed juga dibekali dengan suspensi yang diatur ulang dan knalpot baru. Selain itu, rangkanya dibuat lebih rigid dan pilihan Sport pada mode berkendara turut disesuaikan.

Dengan embel-embel “Speed” di belakangnya, SUV super mewah ini memiliki tampilan yang lebih sporty, meski tidak signifikan. Kini, kaca lampu utamanya tampak lebih gelap dan pelek baru 22-inci.

Sisi interior Bentley Bentayga Speed juga berbeda dengan varian standarnya. Kabin mobil SUV ini didominasi warna hitam dengan aksen gold. Namun, warna ini bisa diubah sesuai keinginan konsumen.

Hal paling mencolok adalah penggunaan badge “Speed” di dashboard, jok, dan pijakan kaki. Komponen kecil ini juga terdapat di eksterior Bentley Bentayga Speed, tepatnya pada pintu depan.

Rencananya, Bentley Bentayga Speed akan melakoni debutnya dalam gelaran Geneva Motor Show 2019. Diprediksi, harga termurahnya di Inggris bisa menyentuh atau bahkan lebih dari GBP200.000 atau sekitar Rp3,6 miliar (Kurs GBP1 = Rp18.109).

Sumber: Otosia.com

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Kominfo dan KPU Ajak Tokoh Adat Tangkal Hoax Tingkatkan Partisipasi Pemilih

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah Kota Singkawang melakukan sosialisasi pemilu kepada masyarakat dan tokoh adat Dayak di Kalimantan Barat. Sosialisasi ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih.

Direktur Informasi dan Komunikasi Polhukam Kemenkominfo, Bambang Gunawan mengatakan sosialisasi pemilu merupakan program yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Kali ini, pihaknya turut melibatkan para tetua dan tokoh adat setempat dalam Forum Sosialisasi Pemilu 2019 Menjadi Pemilih Cerdas.

“Kali ini kita lakukan pendekatan dengan melibatkan tokoh adat. Dengan pendekatan melalui para tetua atau kepala suku, masyarakat memahami akan arti pentingnya memilih dalam pemilu serta sekaligus dapat terdorong untuk berpartisipasi aktif secara cerdas dalam memilih di pemilu mendatang,” ujarnya, Sabtu (16/2/2019).

Kominfo dan KPUD Singkawang juga mengkampanyekan penangkalan berita hoax dalam pemilu. Kampanye antihoax merupakan bagian dari upaya menjadikan pemilih cerdas dalam memilih.

Gunawan menyampaikan kepada masyarakat adat suku Dayak bahwa pemerintah telah melakukan berbagai upaya untuk menangkal berita hoax agar seluruh lapisan masyarakat mendapatkan informasi yang benar, terutama terkait pemilu 2019.

“Terkait berita hoax jelang pemilu, Kementerian Kominfo telah melakukan berbagai upaya seperti menerima aduan konten untuk diblokir dan terutama melakukan berbagai forum-forum literasi seperti ini agar masyarakat lebih aware terhadap informasi hoax agar menjadi pengguna handphone yang cerdas dalam menerima informasi,” tuturnya.

2 dari 2 halaman

Diminta Terlibat Aktif

Kasubdit Informasi Dan Komunikasi Pertahanan Dan Keamanan Kemenkominfo, Dikdik Sadaka menambahkan bahwa pendekatan kesukuan merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan partisipasi pada pemilu mendatang.

Kominfo telah memetakan suku-suku tertentu, melalui para tokoh dan tetua mereka untuk terlibat dalam aktif dalam kampanye peningkatan partisipasi pemilih serta menjadi masyarakat yang cerdas dalam menyalurkan hak pilih.

“Jika masyarakat adat sudah memahami pentingnya arti pemilu, maka akan mendorong partisipasi aktif secara cerdas dalam memilih di pemilu mendatang,” ujarnya.

Atas hal ini, Ketua Dewan Adat Suku Dayak Aloysius Kilim turut mengkampanyekan agar masyarakat adat memastikan diri mereka terdaftar sebagai pemilih dan hadir di TPS pada 17 April 2019 mendatang.

“Kenali baik calon (caleg dan capres), pastikan kita semua masyarakat adat hadir di TPS dan memilih sesuai hati nurani,” ujar Aloysius.

Kemudian, Ketua KPU Singkawang Riko, mengatakan pihaknya selaku penyelenggara pemilu mengimbau agar masyarakat Dayak untuk memastikan di mana lokasi mereka untuk memilih. Ia pun menegaskan bahwa Kota Singkawang telah siap menyongsong pemilu serentak pada 17 April 2019.

“Kami mengimbau agar masyarakat adat untuk memastikan ke KPU Singkawang jika ingin pindah lokasi pemilihan, untuk memastikan diri bisa memilih pada 17 April nanti. Kalau tidak memilih, maka kita akan mendapatkan wakil rakyat yang tidak kompeten,” pungkasnya.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Ruang Komersial di Sawangan Siap Booming

Liputan6.com, Jakarta – Wilayah Sawangan dan sekitarnya sejak sepuluh tahun terakhir punya perkembangan yang cukup signifikan. Harus diakui, perkembangan ini didorong oleh kebutuhan akan hunian dan segala fasilitasnya yang dinamis.

Hal ini juga dipicu karena belakangan pembangunan Kota Depok memang mengarah ke Sawangan, setelah kawasan ‘élit’ Margonda mulai jenuh. Rencana pembangunan infrastruktur dan lokasi yang strategis, membuat Sawangan memiliki potensi perkembangan yang besar.

Begitupun untuk fasilitas kawasannya seperti sarana kesehatan, pendidikan, pusat perbelanjaan, hingga fasilitas yang mendukung gaya hidup.

(Sebelum beli rumah, simulasikan dulu cicilan rumah per bulannnya lewat Kalkulator KPR dari Rumah.com)

Hal ini juga, yang mendasari jaringan toko swalayan Farmers Market untuk membuka gerai ke-23 di CitraLake Sawangan, Depok. Berada di kawasan komersial CitraLake Food Festival (Ciffest) seluas 4.000m2, di mana Farmers Market menempati area seluas 1.000m2.

Meshvara Kanjaya, CEO PT Supra Boga Lestari mengatakan, dipilihnya perumahan CitraLake Sawangan lantaran kawasan tersebut merupakan area yang sedang tumbuh. Hal ini terlihat dari penduduknya yang didominasi kalangan menengah dan menengah “sedikit atas”.

“Sebelum dibuka kami sudah melakukan survei dan hasilnya cukup optimis. Bahwa pasar di sini sangat potensial. Meski dalam setahun dua tahun ke depan, kami belum mengharapkan breakeven, namun kami yakin trennya akan terus naik,” ujarnya.

Selain itu, kata Meshvara, optimisme tersebut juga karena lokasinya berada di proyek Grup Ciputra, yang dalam setiap pengembangan  proyek properti selalu sukses mengintegrasikan antara kawasan residensial dan area komersial.

(Ingin tahu apa yang menjadi kebutuhan konsumen properti saat ini? Temukan jawabannya dalam Riset Konsumen Properti di Rumah.com!)

Sementara itu Nararya Ciputra Sastrawinata selaku Director PT Ciputra Residence mengungkapkan, pembukaaan swalayan ternama ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan, dalam memberikan kemudahan dan kenyamanan hidup untuk penghuni.

Di samping itu, manajemen juga berharap adanya peningkatan value kawasan dan properti yang dimiliki konsumen CitraLake Sawangan. Baca juga: Panduan Lengkap Beli Hunian Pertama

“Setelah ini, ke depan menyusul pembukaan tenant-tenant unggulan. Kami berharap kerjasama seperti ini membuahkan win win solution semua pihak, terutama konsumen dalam dan luar kawasan perumahan ini,” jelasnya.

Terkait perkembangan hunian, CitraLake Sawangan kini tengah menyiapkan beberapa produk yang akan dirilis tahun ini. Salah satunya, rumah compact tipe sedang yang permintaannya cukup tinggi.

“Di awal semester dua, kami punya proyek baru yakni townhouse di jalur utama (boulevard). Produknya semi ruko alias rumah yang bisa juga difungsikan sebagai properti komersial, dengan unit sangat berbatas,” ucap Edwin Wardhana, General Manager CitraLake Sawangan.

(Simak Review Properti dari Rumah.com yang disajikan secara obyektif dan transparan, sehingga Anda dapat menilai spesifikasi material hunian, rencana pembangunan infrastruktur di sekitar lokasi, hingga perbandingan harga dengan hunian lain di sekitarnya) 

Hanya Rumah.com yang percaya Anda semua bisa punya rumah