Tak Optimal, KPU Minta Capres Sosialisasikan Debat Kedua

Liputan6.com, Makassar – Jelang debat Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang kedua, Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia (KPU RI), Arief Budiman berharap agar para Capres dan Cawapres mengajak para pemilhnya untuk menyaksikan debat tersebut. 

“Saya ingin sampaikan bahwa masing-masing pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden menghimbau juga kepada seluruh pemilih agar menyaksikan debat yang kedua,” kata Ketua KPU RI, Arief Budiman di Makassar, Selasa, 12 Februari 2019.

Dia menyampaikan bahwa alasan KPU RI menghimbau para paslon agar menyaksikan debat yang kedua ini adalah agar para pemilih paham betul dengan visi dan misi serta program Capres dan Cawapres pilihan mereka.

“Agar  penyampaian atau pengenalan visi misi itu betul-betul dapat dipahami dan pemilih mampu menggunakannya untuk referensi dia dalam menentukan pilihannya pada tanggal 17 April yang akan datang,” jelas Arief. 

Selain itu, lanjut arief, ia juga berharap agar masing-masing pasangan calon presiden fokus pada penyampaian visi dan misi.

“Saya berharap betul agar keduanya bisa menyampaikan visi, misi dan programnya kepada masyarakat. Sehingga tujuan utama debat itu tercapai,” ucapnya.

Arief memastikan bahwa pihaknya juga sudah secara masif melakukan sosialiasi terkait pelaksanaan debat Capres dan Cawapres yang kedua. Sosialisasi itu diharapkan mampu menarik animo masyarakat agar menyaksikan debat calon presiden pilihan mereka masing-masing.

“Yang jelas KPU juga tentu akan melakukan sosialisasi itu,” ucap dia singkat.


Saksikan video pilihan menarik berikut:

Survei Caleg DKI-1: Imam Nahrawi-Eko Patrio-Habiburokhman Masuk DPR

Jakarta – Lembaga survei Charta Politika merilis hasil surveinya tentang tingkat pengenalan calon anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta 1. Hasilnya, Imam Nahrawi menjadi caleg yang paling banyak dikenal.

“Jadi di DKI 1 yang paling dikenal, yang paling tinggi tingkat pengenalannya, itu ada Imam Nahrawi 51,8 persen. Kemudian nomor 2 ada Habiburokhman (31,7 persen),” kata Direktur Riset Charta Politika, Muslimin, di Resto Es Teler 77, Jalan Adityawarman, Jakarta Pusat, Senin (11/2/2019).

Imam Nahrawi.Imam Nahrawi (Ari Saputra/detikcom)

Survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019. Survei dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen. Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional.
Selain tingkat pengenalan caleg, Charta Politika melakukan survei elektabilitas calon anggota DPR RI dari dapil DKI 1. Responden diberi pertanyaan ‘di antara nama-nama tokoh di bawah ini, siapakah yang Bapak/Ibu/Saudara pilih jika pemilihan umum legislatif dari dapil DKI Jakarta 1 dilaksanakan hari ini?’. Hasilnya, Imam Nahrawi masih menduduki posisi puncak.

“Jadi, begitu kita sebutkan beberapa nama, terutama urutan 1-2, kita sebutkan nama-nama caleg di dapil DKI 1, 15,1 persen yang akan memilih Imam Nahrawi. Kemudian Mas Eko (Eko Hendro Purnomo atau Eko Patrio) 3,8 persen. Mas Eko memang tingkat pengenalan hanya 20,2 persen. Begitu diuji, elektabilitasnya sangat signifikan, yaitu langsung naik 3,8 persen,” ungkap Muslimin.

Eko Patrio.Eko Patrio (Noel/detikFoto)

Responden juga diberi simulasi kertas suara. Di dapil DKI 1, pengaruh partai politik disebut lebih kuat karena banyak responden yang mencoblos gambar partai dibanding nama caleg.

“Kalau kita lihat dari beberapa nama memang nama-nama yang populer itu pada akhirnya cukup banyak yang kemudian orang mencoblos. Kemudian yang kedua, untuk khususnya di Gerindra dan PDIP, kalau kita lihat jauh lebih banyak yang mencoblos gambar partainya dibanding calegnya. Artinya adalah dapil 1 ini partai politiknya jauh lebih kuat dibanding caleg-calegnya, terutama di Gerindra dan PDIP,” jelasnya.

Untuk perolehan kursi, hasil survei Charta Politika menunjukkan akan ada beberapa partai yang kehilangan kursi dari DKI 1. Namun, ada juga partai yang justru menambah jumlah kursinya.

“Kursi itu akan hilang di dapil 1, kemudian PPP dan Demokrat kalau menggunakan simulasi yang sekarang. Walaupun kemudian Gerindra yang cukup signifikan karena dari 1 kursi di 2014, sekarang dari simulasi kita, Gerindra akan mendapatkan 2 kursi untuk di dapil 1,” tuturnya.

“Sisanya ada PKB, karena tadi didongkrak oleh suara Imam Nahrawi, kemudian Golkar masih bertahan dengan 1 kursi dan PDIP 1 kursi. Kemudian PKS juga hilang ya, walaupun sebenarnya masih ada sekitar 30 persenan yang tidak mencoblos kertas suara,” imbuh Muslimin.

Fenomena PKB, yang mendapatkan dongkrak suara dari Imam Nahrawi, disebut Muslimin juga terjadi di beberapa dapil. Selain itu, PKB diuntungkan karena memiliki nomor urut 1.

“Jadi peningkatan PKB cukup signifikan di survei kita karena tadi di beberapa survei kita coattail effect ya dapat karena ada Ma’ruf Amin yang tetap diasosiasikan PKB. Ada juga keberuntungan di PKB itu karena mereka nomor 1. Angka 1 cukup berpengaruh di beberapa level. Karena kita uji terbuka beberapa pemilih, tapi pas tertutup pada memilih PKB. Jadi ketika nomor 1 PKB dan calegnya nomor 1, itu punya potensi ternyata walaupun tidak populer,” papar Muslimin.

“Terutama bagi pemilih yang sampai bilik suara hanya memilih paslon 01 atau 02 saja, ketika dia membuka kertas besar, sudah pilih nomor 1 saja. Ketika tingkat pengetahuan masyarakat rendah terhadap caleg-caleg, maka bisa diuntungkan di situ,” ucapnya.

Berikut ini 10 besar tingkat pengenalan calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta 1:
Imam Nahrawi 51,8 persen
Habiburokhman 31,7 persen
Putra Nababan 26,7 persen
Wanda Hamidah 26,3 persen
Asril Hamzah Tanjung 24,4 persen
Chica Koeswoyo 23,7 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 23,5 persen
M Yusuf Mujenih 22,9 persen
Mardani Ali Sera 22,7 persen
Sb. Wiryanti Sukamdanu 21,3 persen

Berikut ini 10 besar elektabilitas calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta 1:
Imam Nahrawi 15,1 persen
Habiburokhman 6,8 persen
Eko Hendro Purnomo 3,8 persen
Putra Nababan 3,6 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 3,5 persen
M Yusuf Mujenih 3,5 persen
Chica Koeswoyo 3,3 persen
Wanda Hamidah 2,3 persen
Mardani Ali Sera 2,1 persen
Asril Hamzah Tanjung 2,0 persen

Berikut ini perolehan kursi partai politik dapil DKI Jakarta 1:
PKB 1 kursi
Gerindra 2 kursi
PDIP 1 kursi
Golkar 1 kursi
NasDem 0 kursi
Garuda 0 kursi
Berkarya 0 kursi
PKS 0 kursi
Perindo 0 kursi
PPP 0 kursi
PSI 0 kursi
PAN 1 kursi
Hanura 0 kursi
Demokrat 0 kursi
PBB 0 kursi
PKPI 0 kursi
(azr/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

KPU Belitung Mulai Rakit Kotak Suara Pemilu 2019

Liputan6.com, Tanjungpandan – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mulai merakit kotak suara yang akan digunakan pada Pemilu 2019 pada hari ini, Senin (11/2/2019). Hal tersebut sesuai dengan instruksi dari KPU pusat. 

“Sesuai instruksi melalui surat edaran dari KPU RI maka besok kami mulai merakit dan mengeset kotak suara,” kata Ketua KPU Belitung, Soni Kurniawan di Tanjungpandan, Minggu 10 Februari 2019.

Menurut dia, kebutuhan logistik Pemilu 2019 di daerah itu terdiri dari sebanyak 2.700 kotak suara, 738 bilik suara, 1.058 botol tinta, 64.362 segel dan beberapa logistik lainnya yang telah didatangkan secara bertahap.

KPU Belitung menargetkan waktu penyelesaian perakitan kota suara tersebut selama dua minggu ke depan. Kotak suara kemudian akan dialokasikan sesuai dengan tingkatan dan kebutuhan di masing-masing tempat pemungutan suara.

“Karena merakit ini perlu kehati-hatian, barangnya masih baru dan tersimpan di dalam plastik, maka kami gunakan tenaga personel yang ada di sekretariat KPU,” ujar Soni seperti dilansir Antara.

Selain itu, KPU Belitung telah menyiapkan gudang representatif guna menyimpan keseluruhan logistik Pemilu 2019 di daerah tersebut. 

“Mengingat kebutuhan logistik cukup banyak maka kami sewa gedung olahraga Tanjungpandan nantinya segala penyimpanan dan penyortiran logistik pemilu terpadu kami lakukan di tempat itu,” ucap Soni.

2 dari 3 halaman

Kekuatan Kotak Suara

Komisi Pemilihan Umum (KPU) memastikan kotak suara Pemilu 2019 berbahan karton atau kardus cukup kuat diperlakukan sesuai dengan fungsinya. Untuk membuktikannya, Liputan6.com akan menguji kekuatan kotak suara itu secara live dalam tautan ini.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman mengatakan, kotak suara Pemilu 2019 terbuat dari karton kedap air. Definisi kedap air itu menurutnya adalah kotak suara yang tahan air dalam perlakuan normal.

Selain kedap air, ia menegaskan, kotak suara tersebut juga kuat menahan bobot hingga 70 kilogram.

“Kotak ini didesain untuk menjalankan fungsi sebagai kotak suara, menyimpan dokumen, mengamankan dokumen, tidak jebol ketika diangkat, itu fungsi-fungsi kotak suara. Bukan kemudian kotak suara ditiduri kok jebol, ya jangan ditiduri, wong kotak suara didesain bukan untuk ditiduri,” papar Arief beberapa waktu lalu.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Top 3 News: Kubu Prabowo Diminta Ikut Tanggungjawab Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet

Liputan6.com, Jakarta – Top 3 news hari ini, kasus hoaks atau berita bohong yang menimpa aktivis perempuan, Ratna Sarumpaet, menurut Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf harus pula menjadi tanggungjawab kubu Prabowo.

Abdul Karding menilai kubu Prabowo-Sandi sengaja menyebarkan dan menggelar konferensi pers untuk mempengaruhi dan meyakinkan publik bahwa Ratna telah dipukuli hingga seperti drama. 

Sebelumnya kabar penganiayaan yang dilakukan terhadap Ratna Sarumpaet viral. Wajah penuh lebam dan bengkak-bengkak membuat cerita semakin meyakinkan. 

Saat itu ibu dari artis cantik Atikah Hasiholan ini berujar, bahwa dirinya telah dipukul oleh orang tak dikenal di bandara. Belakangan semua hanya sandiwara yang dilakukan Ratna Sarumpaet untuk menutupi cerita sebenarnya.

Sementara itu, putri pendiri PKS Yusuf Supendi, Azmah Shoobiroh mengungkap alasan almarhum ayahnya bergabung ke PDIP. Menurutnya lebih baik mengambil jalan dakwah di PDIP daripada PKS.

Berikut berita terpopuler di kanal News Liputan6.com, sepanjang Sabtu, 9 Februari 2019:

2 dari 5 halaman

1. Diabaikan Kubu Prabowo, Timses Jokowi Mengaku Kasihan pada Ratna Sarumpaet

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengaku prihatin dengan nasib Ratna Satumpaet.

Menurut dia, tersangka kasus penyebaran berita bohong alias hoaks itu menjadi korban dari kampanye kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Menurut Karding, pihak Prabowo punya andil besar dan bertanggung jawab dalam pemberitaan hoaks tersebut. Mereka sengaja menyebarkan dan menggelar konferensi pers untuk mempengaruhi publik.


Selengkapnya…

3 dari 5 halaman

2. Putri Pendiri PKS Ungkap Alasan Ayahnya Gabung ke PDIP

Putri pendiri PKS Yusuf Supendi, Azmah Shoobiroh mengungkap alasan almarhum ayahnya bergabung menjadi calon legislatif dari PDI Perjuangan.

Menurut Azmah, Yusuf Supendi sebenarnya sudah dua tahun mempertimbangkan bergabung dengan PDIP. Lanjut Azmah, sang ayah lebih baik mengambil jalan dakwah di PDIP daripada PKS.

“Daripada berdakwah di kandang sapi, lebih baik berdakwah di kandang banteng, daripada ujungnya di sukamiskin,” kata Azmah menirukan ucapan ayahnya.


Selengkapnya…

4 dari 5 halaman

3. 3 Kondisi Terkini Ahmad Dhani Usai Tempati Rutan Medaeng

Usai menjalani sidang perdana kasus ujaran kebencian terkait vlognya di Pengadilan Negeri Surabaya, Jawa Timur pada Kamis, 7 Februari 2019, musikus yang juga politikus Ahmad Dhani dipindah ke Rumah Tahanan atau Rutan Klas 1 Medaeng.

Kepala Rumah Tahanan Klas I Surabaya di Medaeng Sidoarjo, Teguh Pamuji mengatakan sudah menerima surat resmi dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur terkait status Ahmad Dhani di Rutan Medaeng. 

Hari pertama di rutan, biasanya, tak banyak aktivitas yang dilakukan narapidana/tahanan. Mereka harus melewati masa pengenalan lingkungan atau Mapenaling selama beberapa waktu.

Ahmad Dhani pun demikian, dia menjalani mapenaling selama tiga hingga tujuh hari ke depan.


Selengkapnya…

5 dari 5 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Dibawa ke London untuk Dikawinkan, Harimau Sumatera Bunuh Pasangannya

London – Seekor harimau Sumatra didatangkan Kebun Binatang London untuk proses kembang biak. Sebelum disatukan, harimau jantan bernama Asim (7) itu ditempatkan di kandang terpisah selama sepuluh hari.

Dilansir Assosiated Press, Sabtu (9/2/2019), Asim rencananya akan dikawinkan dengan harimau betina, Melati (10).

Ahli zoologi memberi mereka waktu untuk membiasakan diri dengan kehadiran dan aroma satu sama lain dan menunggu waktu yang tepat hingga akhirnya mempertemukan mereka.


Pada Jumat (8/2), mereka memasukkan kedua harimau ke kandang yang sama. Tragis, Asim malah membunuh Melati. Peristiwa ini menunda harapan bahwa keduanya akan berkembang biak sebagai program konservasi harimau di seluruh Eropa untuk subspesies Sumatra yang terancam punah.

“Semua orang di ZSL London Zoo sedih atas hilangnya Melati dan kami sangat sedih dengan pergantian peristiwa ini,” kata kebun binatang dalam sebuah pernyataan.

Sehingga fokus pihak kebun binatang saat ini adalah merawat Asim.

Kebun binatang mengatakan para ahli telah dengan hati-hati memonitor reaksi harimau satu sama lain sejak Asim tiba sepuluh hari yang lalu dan telah melihat “tanda-tanda positif” yang mengindikasikan keduanya harus disatukan.

“Pengenalan mereka dimulai seperti yang diperkirakan, tetapi dengan cepat meningkat menjadi interaksi yang lebih agresif,” kata kebun binatang.

Rencana darurat dengan menggunakan suara keras, suar dan alarm untuk mencoba mengalihkan perhatian Asim tidak berhasil. Asim akhirnya bisa ditempatkan di kandang terpisah terpisah, tetapi saat itu Melati sudah mati.

Kedatangan Asim di kebun binatang minggu lalu telah disuarakan dalam siaran pers yang menggambarkannya sebagai “harimau Sumatera yang tegap”. Organisasi Macan dalam Krisis mengatakan hanya ada sekitar 500 hingga 600 harimau Sumatra di alam liar.
(jbr/tsa)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BPPT Gagas e-ID, Hasil Pengembangan dari e-KTP

Jakarta – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menggagas ide e-ID, yakni identitas elektronik multiguna sebagai pengembangan lebih lanjut dari e-KTP. Bila e-ID terwujud, maka layanan negara bisa diakses via ponsel. e-ID juga bisa membantu mengatasi peredaran hoax di media sosial.

“e-ID adalah suatu metode pembuktian identitas seseorang secara elektronik. Secara prinsip, e-ID ini akan lebih luas pemanfaatannya dari pada KTP elektronik,” kata Kepala BPPT Hammam Riza dalam Rapat Koordinasi Nasional Kependudukan dan Catatan Sipil Kementerian Dalam Negeri di Makassar, Kamis (07/2/2019), sebagaimana keterangan pers BPPT.

Ini adalah gagasan kerjasama BPPT dengan Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri. Hammam menjelaskan, zaman sekarang adalah era layanan via ponsel atau komputer. Nantinya, layanan pemerintah bisa diakses masyarakat lewat aplikasi berbasis Android maupun iOS. Identitas pengakses juga bisa diketahui dengan mudah. Ini juga sesuai dengan visi ‘Dukcapil Go Digital’.


Identitas palsu juga bisa dicegah karena e-ID terkoneksi dengan jaringan internet. Tak akan ada lagi pembuatan identitas palsu media sosial dengan mudah.

“Tentunya hal ini juga dapat mendukung program pemerintah, untuk menangkal hoax,” ujar Hammam.

Lewat sistem e-ID, identitas penduduk bisa dibuktikan via sidik jari, pengenalan wajah, dan kode pin. Fasilitas ketiga cara tersebut terdapat di ponsel pintar atau perangkat komputer. Data identitas tersimpan di basis data Kependudukan Nasional. e-ID juga bisa mencegah masalah identitas penduduk ganda.

“Semua data-data tersebut sudah tersedia di basis data Kependudukan Nasional yang akan dapat diakses. e-ID hanya akan berisi NIK terenkripsi atau indeks lain untuk mengakses basis data tersebut. Dengan sistim KTP-EL yang berlangsung saat ini, Indonesia sudah memiliki data kependudukan yang relatif sangat bersih dari duplikasi penduduk. Basis data ini akan menjadi landasan yang sangat penting dalam pelaksanaan e-ID,” parparnya.

Namun demikian, gagasan ini masih perlu dikaji lebih lanjut. Ada empat masalah yang perlu dibahas oleh Kemendagri, Kemenkominfo, BPPT, dan BSSN, yakni dasar hukum e-ID, pengamanan transmisi data serta integritas data, standar operasional prosedur pemberian dan penerimaan identitas elektronik, serta pengembangan aplikasi-aplikasi layanan publik yang kompatibel dengan e-ID.

Direktur Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi (PTIK) BPPT Michael A Purwoadi menyatakan pihaknya akan mencoba memberikan pandangan tentang aspek lain yang penting dalam pelayanan digital via e-ID. Dia optimistis, masyarakat nanti tak akan perlu lagi datang ke kantor layanan publik hanya untuk mengakses layanan publik, karena zaman sudah maju dan layanan bisa diakses menggunakan koneksi internet.

“Inilah tren saat ini yang memudahkan masyarakat kita dalam memperoleh pelayanan dari pemerintah,” kata Michael.

Pada acara ini, BPPT meraih penghargaan dari Kemendagri berupa Penghargaan Dukcapil Kategori Khusus. Ini karena BPPT dinilai mendukung dan punya komitmen terhadap pengembangan sistem administrasi kependudukan. Hadir di acara ini Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dan Direktur Jenderal Dukcapil Zudan Arif Fakhrulloh. Mereka menyerahkan penghargaan kepada Hammam.

(dnu/fai)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kenapa Adi Saputra Hancurkan Motor Saat Ditilang?

Kenapa Adi Saputra Hancurkan Motor Saat Ditilang? Aksi Adi Saputra saat banting-banting motor. Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – Entah apa yang ada di benak Adi Saputra (20) ketika membanting-banting motor yang dia kendarai usai ditilang. Polisi menduga Adi beraksi demikian lantaran tak terima ditilang polisi.

“Awalnya dia nggak mau ditilang, tidak mau diberi penindakan, tetap tidak bisa, kita tetap melaksanakan tugas untuk memberikan penindakan pelanggar lalu lintas,” tutur Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin saat dihubungi, Kamis (7/2/2019).

Peristiwa ini bermula ketika Adi bersama pacarnya mengendarai motor di kawasan BSD, Serpong, Tangerang Selatan, pukul 06.30 WIB tadi. Petugas yang melihat Adi tak memakai helm dan melawan arus kemudian menilangnya.

Meski pacarnya terus menangis sembari meminta menyudahi amarahnya, Adi tetap saja membanting-banting motor. Motor tersebut hampir mengenai pacarnya dan juga polisi yang menilang bernama Bripka Oky.

Dipandang dari sisi psikologis, perilaku Adi dianggap ingin meluapkan amarah. Bisa jadi Adi tak tahu harus bicara apa sehingga memilih meluapkan dengan cara seperti itu.

“Tapi kalau mau diladeni, mesti orang yang paham juga bagaimana berkomunikasi dengan orang seperti itu (jangan tanya caranya seperti apa, karena tergantung orangnya),” ujar psikolog Universitas Indonesia (UI) Bona Sardo.

Bona juga menyoroti usia Adi yang masih muda. Menurut Bona, konsep diri seorang pemuda biasanya belum utuh.

“Konsep diri mungkin belum terlalu utuh, yang turut mempengaruhi pengenalan emosi yang mungkin belum baik juga, sampai ke pengelolaan dan ekspresi emosi yang juga buruk. Usia remaja kan waktunya pembentukan identitas diri,” tutur Bona.

Selain itu pola asuh orang tua di rumah terkait pengenalan dan ekspresi emosi pada anak juga bisa berpengaruh. Pengalaman hidup apa saja yang pernah dialami si anak dan bagaimana dia menghadapinya (coping skills) pun berpengaruh.

“Lalu apakah ini kejadian yang memicu amarah pertama kali (sehingga masih belum tau caranya bagaimana) atau sudah berkali-berkali tapi memang caranya juga tidak pernah tepat dan tidak belajar dari lingkungan sekitar mengenai cara ekspresi emosi yang tepat,” ujar Bona.

Sementara itu menurut psikolog forensik Reza Indragiri Amriel, ada kemungkinan seseorang yang memendam amarah bisa meluap seperti yang dilakukan Adi. Reza lantas mengungkap tentang teori frustasi agresi.

“Teori Frustrasi Agresi: orang yang putus asa dan sejenisnya bisa menyalurkannya ke dalam perilaku kekerasan. Bisa langsung ke objek/subjek yang memunculkan perasaan frustrasi, bisa pula dialihkan ke sosok pengganti. Displacement, istilahnya,” ungkap dia.

Ada pula teori intermittent explosive disorder yang juga disinggung Reza. Berdasarkan teori ini, masalah kejiwaan memicu episode mendadak dari perilaku impulsif, agresif, kekerasan atau ledakan verbal yang eksplosif. Dalam kondisi tersebut, seseorang bisa bereaksi sangat tidak proporsional dengan situasi.
(bag/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Begini Kondisi Sel Tahanan Medaeng yang Ditempati Ahmad Dhani

Liputan6.com, Surabaya – Terdakwa kasus pencemaran nama baik, Ahmad Dhani Prasetyo resmi dipindahkan ke Rutan Klas 1 Surabaya, Medaeng Sidoarjo. Dalam rutan itu Dhani harus mendekam di sel masa pengenalan lingkungan (Mapenaling) yang berukuran 5 meter x 10 meter, bersama 103 tahanan lainnya.

“Ukurannya, 5 kali 10 meter, tadi pagi isinya ada 103 tahanan, ditambah Mas Dhani berarti 104 orang,” tutur Karutan Medaeng, Teguh Pamuji, Kamis (7/2/2019).

Teguh mengatakan, Dhani ditempatkan di sel Mapenaling terlebih dahulu selama satu minggu. “Dia (Ahmad Dhani) kita masukkan ke sel Mapenaling, untuk masa awal, jadi SOP nya siapapun yang baru masuk, harus Mapenaling, biar tahu situasi lingkungan,” kata Teguh.

Teguh menyampaikan, masa penahanan Mapenaling tersebut memang wajib dilalui Ahmad Dhani, meskipun harus berdesakan dengan ratusan tahanan lainnya.

“Ya kalau dibilang cukup atau nggak, ya memang harus dilewati masa itu, dan ruangan itulah, ruangan satu-satunya yang digunakan untuk Mapenaling itu,” ucap Teguh.

Teguh menjelaskan, isi sel Mapenaling itu juga bisa fluktuatif, yakni tergantung jumlah tahanan pindahan dari kejaksaan yang terus berdatangan dalam jumlah yang banyak.

“Isi kadang-kadang dapat kiriman dari kejaksaan 30 orang, 80 orang, jadi lihat situasi, jadi kalau ada kedatangan baru yang banyak, karena enggak ada tempat lain ya kita pindahkan yang lama,” ujar Teguh.

Teguh menegaskan bahwa Dhani harus mengikuti SOP dengan menghuni sel Mapenaling terlebih dahulu. Tak ada perlakuan khusus terhadapnya. “Tidak benar kalau Dhani menempati lorong sel D6 atau Tahanan Pendamping (Taping). Itu informasinya tidak valid itu,” ucap Teguh.

2 dari 3 halaman

Baju Nyeleneh

Ahmad Dhani resmi ditetapkan menjadi tersangka oleh Polda Jawa Timur. Penetapan tesangka itu terkait dengan ujaran idiot yang dilontarkan suami Mulan Jameela itu kepada warga Jawa Timur yang menolaknya dalam kampanye #2019GantiPresiden.

Dalam kasus ini, musisi asal Kota Surabaya ini dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE dengan ancaman hukuman minimum enam tahun penjara.

Saat di persidangan, Ahmad Dhani Prasetyo mengenakan baju hitam bertuliskan “Tahanan Politik” dengan blangkon. Dia tidak mengenakan rompi tahanan.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Honda Perkenalkan Mesin Rumput hingga NSX Berwarna Emas, Ada Apa?

Liputan6.com, Sydney – Pabrikan otomotif asal Jepang, yaitu Honda berhasil memiliki penggemarnya di berbagai belahan dunia. Di Australia, Honda sudah 50 tahun berkarya dan menorehkan namanya.

Merayakan capaian tersebut, Honda memodifikasi beberapa produk mereka di Australia. Melansir Carscoops, modifikasi itu dilakukan mulai dari mobil, sepeda motor, hingga mesin pemotong rumput.

Menariknya, semua produk itu berubah menjadi keemasan. Yap, sesuai dengan umurnya, bodi supercar NSX, Civic Type R, CBR1000RRR FireBlade, CRF450L, dan CRF50F untuk anak-anak, kini berwarna emas.

Begitu juga dengan mesin pemotong rumput HRU19 Buffalo Premium dan generator EU221, yang dirancang dan dirakit di Australia.

“Kami berpikir tentang bagaimana kami bisa merayakan ulang tahun dengan menunjukkan keragaman produk kami yang unik melalui cara yang berani dan menyenangkan. Maksud saya, siapa yang pernah melihat mesin pemotong rumput atau generator berwarna emas sebelumnya?” ungkap Direktur Pelaksana dan CEO honda Australia, Hiroyuki Simizu.

Selain warna emas, masing-masing produk tersebut mendapatkan stiker bertuliskan ’50 Years in Australia’. Tapi produk-produk yang mendadak emas itu tak bisa dibawa pulang. Honda hanya menghadirkan mereka sebagai koleksi peringatan 50 tahun di Australia.

Sumber: Otosia.com


2 dari 3 halaman

Honda Ajak Konsumen CBR Geber Motor Marc Márquez

PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 10 konsumen mengendarai motor Marc Márquez versi jalan raya yakni Honda RC213V-S di sirkuit Sentul, Jawa Barat (10/12). Gelaran ini menjadi puncak kegiatan kompetisi digital RC213V-S MotoGP Street Experience yang dilaksanakan sejak awal November 2018.

Untuk dapat merasakan motor MotoGP Marc Marquez versi jalanan ini, AHM mengajak peserta untuk mengunggah foto serta cerita momen terbaik mereka bersama Honda CBR series kesayangan lengkap dengan safety gear di website www.motogp-streetexperience.com dan media sosial peserta. Kompetisi digital RC213V-S MotoGP Street Experience yang diselenggarakan pada periode 9 – 27 November 2018 ini disambut antusias 1.089 peserta yang mendaftar untuk mengikuti kompetisi ini dari seluruh Indonesia.






Tahapan seleksi pertama berhasil memilih 20 kandidat terbaik yang berkesempatan masuk ke tahap selanjutnya. Mereka menjalani pelatihan dan seleksi safety riding dengan menggunakan Honda CBR250RR dan Honda CB500F di Safety Riding Center Wahana Jatake (8/12).

Dari hasil seleksi tersebut, terpilih 10 peserta terbaik yang berkesempatan menunggangi Honda RC213V-S di sirkuit Sentul. Sebelum menjajal Honda RC213V-S, 10 peserta dibekali pengetahuan mengenai informasi keselamatan berkendara dan pengenalan produk yang dilakukan oleh para pembalap Astra Honda Racing Team (AHRT). Setelah sesi bersama pebalap usai, para peserta melaksanakan seleksi tahap akhir.

Pada tahap seleksi akhir, seluruh peserta dinilai berdasarkan kemampuan berkendara di sirkuit dengan menggunakan Honda CBR650F dan CBR1000RR yang langsung dievaluasi oleh para pebalap AHRT. Peserta yang berhasil lolos dari tahap seleksi terakhir berhak untuk menunggangi RC213V-S selama 4 putaran penuh melintasi sirkuit Sentul, Bogor.


GM Planning and Analysis Division AHM A. Indraputra mengatakan aktivitas melalui media digital yang dimulai sejak tahun lalu mendapat perhatian besar dari para pecinta balap. Oleh karena itu, kini perusahaan berupaya terus memberikan kesempatan berharga bagi pecinta motor sport untuk merasakan sensasi performa tinggi motor sport Honda .

“Kami berharap konsumen dapat merasakan pengalaman tak terlupakan dengan mengendarai langsung motor MotoGP Honda RC213V-S versi jalan raya. Performa Total Control yang disematkan pada motor supersport ini sejalan dengan performa Honda CBR series yang dipasarkan di Tanah Air,” ujar Indraputra.

Motor supersport Honda RC213V-S merupakan motor versi jalan raya dari Honda RC213V yang ditunggangi pembalap Repsol Honda di ajang MotoGP. Produk ini memiliki konfigurasi mesin serupa, yakni mengusung mesin DNA balap V-4, 4-stroke, DOHC, 4-Valve, 6-speed dengan kapasitas mesin 999cc yang mampu menghasilkan tenaga maksimal 157 Tk/11.000 rpm serta torsi sebesar 102 Nm/10.500 rpm untuk versi standar. System pembakaran menggunakan PGM-Fi (Programmed Fuel Injection) dengan daya tampung bahan bakar 16,3L.


3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Cara Kunci WhatsApp dengan Sidik Jari dan Wajah untuk Pengguna iPhone

Liputan6.com, Jakarta Chat messenger WhatsApp merupakan aplikasi dengan pengguna terbanyak. Produk ini selalu diperbarui dengan fitur-fiturnnya. Hal ini dilakukan WhatsApp sebagai upaya untuk merespon permintaan para penggunanya. 

Nah, tahun 2019 ini WhatsApp baru saja merilis fitur keamanan terbarunya. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengunci dan membuka aplikasinya dengan sidik jari dan pengenalan wajah. Fitur keamanan dari WhatsApp ini guna untuk membantu mencegah orang lain mengambil telepon kamu dan membaca pesan pribadi.

Namun fitur keamanan ini hanya berlaku untuk smartphone yang memiliki fitur Face ID atau Touch ID yang tersedia pada perangkat iOS saja. Agar bisa menggunakan fitur ini, kamu perlu memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi yang terbaru yaitu WhatsApp 2.19.20.19 melalui App Store.

2 dari 2 halaman

Langkah-langkah kunci WhatsApp dengan sidik jari dan wajah.

Fitur ini tersedia untuk iPhone 5s atau di atasnya dan iOS 9 dan di atasnya yang sudah bisa digunakan sejak Senin (4/2/2019). Untuk kamu pengguna Android, mohon bersabar, karena WhatsApp terus melakukan pengembangan untuk fitur terbarunya ini.

Kamu pengguna iOS, cara mengaktifkan fitur keamanan ini cukup mudah. Kamu harus mengaktifkannya dengan langkah-langkah seperti berikut ini:

1.      Pilih Menu Settings > Account > Privacy

2.      Pada halaman Privacy pilih menu Screen Lock

3.      Pilih opsi untuk mengaktifkan fitur Face ID atau Touch ID

4.      Setelah itu, aktifkan Require Face ID atau Require Touch ID

5.      Atur jangka waktu untuk mengunci WhatsApp secara otomatis

6.      Pilihan durasinya mulai dari Immediately hingga waktu 1 jam

Setelah aplikasi WhatsApp berhasil terkunci pada waktu yang telah kamu tentukan, kemudian saat kamu ingin membuka aplikasinya, kamu harus melakukan pemindaian Face ID atau Touch ID.

Kalau kamu tidak berhasil melakukan pemindaian tersebut atau gagal membuka aplikasi dengan Face ID atau Touch ID, maka kamu akan diarahkan untuk membukanya dengan passcode iPhone mu.

Walaupun dilindungi dengan teknologi biometrik ini, kamu tetap bisa membalas pesan dan menerima telepon hanya melalui notifikasi Lock Screen.