Indonesia Bagikan Pengalaman Demokrasi ke Ethiopia

Jakarta – Indonesia akan berbagi pengalaman demokrasi dengan para cendekiawan Ethiopia. Ajang forum diskusi tersebut rencananya bakal digelar Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Addis Ababa bekerja sama dengan Amani Africa, lembaga kajian terkemuka yang berpusat di Ibu Kota Ethiopia itu.

“Ethiopia perlu mendengarkan pengalaman Indonesia yang telah menjalankan proses demokrasi dengan baik dan pesat serta menjadikan Indonesia sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia,” kata Dr Solomon Dersso, Founding Director Amani Africa dalam pertemuan dengan Al Busyra Basnur, Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan African Union, organisasi 55 negara Afrika, di kantor Amani Africa, Addis Ababa, Jumat (5/4/2019) seperti dalam keterangan tertulis yang diterima.

“Demokratisasi memerlukan komitmen bersama, inklusif, waktu dan proses yang tidak mudah. Banyak sekali tantangan yang dihadapi suatu bangsa dalam menuju negara demokrasi,” kata Solomon.

Amani Africa adalah sebuah think tank terkemuka di Afrika bermarkas di Addis Ababa, bertujuan mendukung kebijakan terkait perdamaian dan keamanan, isu pembangunan dan pemerintahan demokratis di benua Afrika.

Menurut Solomon, dalam beberapa tahun terakhir, demokrasi menjadi isu sentral bagi Ethiopia. Sejak terpilihnya Abiy Ahmed sebagai Perdana Menteri Ethiopia April 2018, proses reformasi dan promosi demokrasi menjadi prioritas pemerintah Ethiopia.

Dalam penjelasannya kepada Dubes Al Busyra, yang didampingi oleh Fungsi Politik KBRI Addis Ababa, Christine Refina, Solomon mengatakan sejumlah langkah reformasi dilakukan meliputi keterbukaan politik, penegakan hukum, kebebasan pers dan penegakan hak asasi manusia.

Pada pertemuan itu, Dubes Al Busyra menjelaskan situasi terkini di Indonesia, khususnya di bidang perdamaian dan demokrasi. Termasuk Bali Demokrasi Forum (BDF), forum diskusi demokrasi tahunan tingkat menteri yang diinisiasi Indonesia pada 2008.

Mantan Konsul Jenderal RI di Houston, Amerika Serikat, itu juga memaparkan peran Indonesia dalam misi-misi perdamaian internasional. Disampaikan pula prioritas Indonesia yang saat ini duduk sebagai anggota tidak tetap di Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).

Solomon menegaskan Amani Africa siap mendukung Indonesia, terutama dengan berbagi informasi pembahasan isu perdamaian dan keamanan di Peace and Security Council (PSC) Uni Afrika.
(gbr/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Jokowi Soal Pengalaman Dicegat Warga Tiap Setengah Kilometer

Ngawi – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) malam ini berkampanye di Ngawi Jawa Timur. Dalam kampanyenya Jokowi menyebut bahwa baru ada di Indonesia, seorang presiden bisa dicegat oleh warganya saat di jalan umum.

“Maju setengah kilometer dicegat. Maju lagi setengah kilometer dicegat. Coba di mana negara ada presiden lewat dicegat? Mboten-enten, mboten-enten. Mboten enten (tidak ada, tidak ada. Tidak ada,” ujar Jokowi disela orasi saat kampanye di GOR Bung Hatta Ngawi, Selasa malam (2/4/2019).

Diungkapkan Jokowi bahwa kebiasaan presiden mau lewat, seharusnya dipastikan jalan selalu steril dan bersih. “Dicegah setengah-setengah kilo,” ujarnya.

Di hadapan ribuan pendukungnya itu Jokowi pun bercerita pengalaman saat terlambat datang untuk berkampanye di Sorong, Papua. Jokowi mengatakan telat tiba di lokasi acara karena dicegat warga untuk menyapa.

“Sebelumnya disampaikan bahwa kampanye seharusnya pukul 09.00 WIB. Tapi setengah 10 malam baru sampai Sorong Papua. Padahal untuk menuju gedung 12 km harusnya 15 menit tapi harus 1,5 jam. Karena apa coba, dicegat warga,” ujarnya.

Dalam kunjungan kampanye di Kabupaten Ngawi, Jokowi juga menyempatkan diri untuk memamerkan kartu Indonesia Pintar untuk mahasiswa. Jokowi juga sempat mengingatkan pendukungnya agar saat pencoblosan semua mengenakan baju putih. Ikut memeriahkan acara tersebut serupa orkes ternama dari Jatim.
(idn/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Belajar dari Pengalaman, City Optimistis Juara Liga Champions

“Kami tahu bahwa di Liga Champions dan di fase gugur, anda tidak bisa membuat kesalahan. Pada laga pertama melawan Liverpool [musim lalu], kami membuat beberapa kesalahan dan itu membuat kami gagal,” ujar Ederson kepada Sky Sports.

“Namun, sekarang saya yakin bahwa kami lebih berpengalaman, kami lebih dewasa dan kami tahu bahwa kami tidak mungkin membuat kesalahan di laga-laga krusial itu.”

Selama ini Liga Champions hanya sekadar mimpi, tapi Ederson percaya musim ini Man City mampu mewujudkan itu. Dia mengakui pertandingan akan sulit, tetapi justru tantangan itulah yang membuat skuat Man City lebih bersemangat.

“Saya kira [Liga Champions] adalah mimpi yang bisa kami raih. Memang jelas ada beberapa tim besar yang sudah tersingkir, tetapi itu juga berarti tim yang mengambil tempat mereka sebenarnya lebih baik.”

“Tujuan kami adalah untuk memenangkan kompetisi tersebut, tetapi pertama-tama kami harus melangkah ke putaran berikutnya – perempat final, mencapai final, dan semoga kami bisa meraih gelar juara.”

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Kiper Manchester City, Ederson Moraes, memiliki hasrat terpendam dalam kariernya.

Pengalaman Debat Kedua, CCTV Mobile dan Face Recognition Disiapkan

Jakarta – Polri akan memasang CCTV mobile untuk debat Pilpres 2019 keempat antara capres Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto. CCTV mobile akan dipasang di venue debat, tempat parkir, hingga jalanan sekitar lokasi debat.

Alasan Polri memasang CCTV mobile karena belajar dari pengalaman debat kedua pada 17 Februari 2019. Saat itu, sempat ada insiden ledakan petasan di parkir timur Senayan.

“Untuk kali ini, kita juga memasang beberapa CCTV mobile, pengalaman kejadian debat kedua kemarin, maka kita memiliki CCTV mobile. Di beberapa mobil patroli kemudian di mobil khusus yang kita pasang CCTV untuk memonitor di lokasi debat, di parkir maupun di jalan,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (29/3/2019).
Selain memasang CCTV mobile, Polri juga menyiapkan teknologi pengenal wajah atau face recognition. Nantinya massa akan terekam wajahnya untuk direkam dalam database Polri.
“Kita juga menerapkan teknologi face recognition, ini untuk merekam siapa saja yang hadir. Kita merekam wajah-wajahnya, ini untuk database kita. Kalau nanti terjadi sesuatu, siapa pun yang terekam dalam database kita, kita bisa mengecek kembali latar belakang yang bersangkutan. Ini teknologi yang kita terapkan dalam debat keempat ini,” jelas Dedi.

Untuk personel, ada 5.000 aparat gabungan TNI-Polri yang akan mengamankan debat keempat. Pola pengamanan dibagi menjadi 4 zona.

Debat keempat antara Jokowi dan Prabowo akan dilangsungkan di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3). Debat mengangkat tema pertahanan-keamanan, ideologi, pemerintahan, dan hubungan internasional.
(dkp/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pengalaman Berharga Pemenang Go Ahead Challenge Manggung di Luar Negeri

Selama perjalanan tersebut Gabriela pun mendapatkan beberapa pengalaman yang ia yakini sebuah pembelajaran penting yang dapat memperkaya diri dan sebagai bekal dalam memasuki industri kreatif yang sesungguhnya. 

“Ada banyak yang bisa saya catat di jurnal pribadi saya. Mengikuti perjalanan band sebesar Maliq & D’Essentials di studio legendaris sekelas Abbey Road Studio dalam pembuatan album terbarunya, dan mengenal karya-karya seni legendaris dan kontemporer dunia bersama Kendra Ahimsa (Ardneks), tentu menjadi pengalaman yang tidak bisa saya lupakan,” ujar Gabriela di tempat yang sama.

Tak hanya itu saja, Gabriela bersama pemenang lainnya juga bisa mendapatkan kesempatan untuk tampil di luar negeri.

“Saya bersama pemenang lainnya Athyo mendapatkan pengalaman untuk tampil membawakan karya saya sendiri di sebuah bar di Inggris, dan senangnya pertunjukkan kecil kami mendapatkan respon yang baik dari audiens,” ujar pemilik nama lengkap Gabriela Fernandez ini.

Sandiaga Ceritakan Pengalaman Jadi Pengangguran di Panggung Debat

JakartaCawapres Sandiaga Uno menceritakan pengalamannya menjadi pengangguran. Sandi berbicara demikian ketika menyoroti soal peluang kerja bagi anak muda.

“Bagaimana Indonesia bisa masuk jadi ekonomi 7 besar dunia di 2030-2035 jika anak muda tidak bisa diberi pekerjaan layak,” kata Sandiaga.

Hal itu disampaikan Sandiaga dalam debat cawapres Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/3/2019). Sandi lantas menceritakan rasanya menjadi pengangguran dan memberi solusi untuk mengatasinya.

“Saya pernah merasakan jadi pengangguran. Yang dibutuhkan masa depan anak muda kita kesempatan,” sebut Sandi.

Karena itu, Sandi meluncurkan program Rumah Siap Kerja. Menurutnya, ini bisa jadi salah satu solusi.

“Oleh karena itu, Rumah Siap Kerja adalah pelayanan terpadu satu pintu. Mereka mungkin bisa diarahkan jadi wirausaha, mereka bisa bergabung dengan OKE OCE,” tutur Sandiaga.
(gbr/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sadiaga Uno Bakal Lebih Banyak Cerita Pengalaman Saat Debat Cawapres

Liputan6.com, Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi memastikan kesiapan Sandiaga Uno untuk menghadapi debat yang akan diselenggarakan, Minggu 17 Maret Besok. Sandiaga nantinya akan beradu argumen dengan calon Wakil Presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin. Keduanya akan berdebat seputar tema pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial, dan budaya.

Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Lendo Novo, mengatakan cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno akan lebih banyak menggunakan cara bercerita dalam debat nanti.

“Dia akan lebih banyak bercerita. Tapi dia akan sangat tajam menjelaskan kepada publik apa yang dia ingin sampaikan. Sehingga terjadi kontras. Ketika pak kyai ngomong A dia B. Itu namanya debat,” kata dia, saat ditemui, dalam diskusi, di Menteng, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

Cerita yang bakal disampaikan Sandiaga Uno tidak lain berdasarkan pengalaman kesehariannya, terutama dalam membangun bisnis.

“Dia punya pengalaman jadi pengusaha, dia pernah dibina seniornya, dibantu Pemerintah, dia tahu persis. Kalau mau jadi seperti saya ada caranya,” ujarnya.

Terkait isu tenaga kerja, kata dia, Sandi akan memberikan membeberkan langkah-langkah konkret yang akan dijalankan jika terpilih nanti.

“Pak Sandiaga Uno itu langsung konkret bikin OK OCE, ciptakan lapangan kerja, dorong semua orang jadi pengusaha. Udah nggak ada lagi isu-isu pra kerja. Orang langsung kerja sama langsung usaha,” urai Lendo.

“Langsung saja bikin ekosistem bisnis. Semua orang setelah kuliah langsung nyemplung ke situ. Bisa kerja bisnis itu saja. Kan tugas pemerintah mendampingi orang menjadi pengusaha, kita dampingi,” tandasnya.

Reporter: Wilfridus Setu Embu

Sumber: Merdeka.com

Biar Pengalaman Nonton Film Tambah Mengasyikkan Lakukan Hal Sederhana Ini

Liputan6.com, Jakarta Akhir pekan biasanya dimanfaatkan untuk memanjakan diri. Ada yang memilih ke mal bersama keluarga. Ada juga yang memanfaatkan waktu bersama keluarga di rumah saja.

Alasan quality time di rumah karena lebih menyenangkan dan leluasa berekspresi. Lalu kegiatan apa yang dilakukan di rumah? Nonton film.

Ya, menonton film favorit bersama keluarga pasti akan lebih menyenangkan. Aktivitas itu akan lebih berwarna, jika Anda membuat camilan seperti popcorn atau kentang goreng.

Tapi apakah aktivitas itu sudah cukup memuaskanmu? Ciptakan pengalaman menontonmu dengan menghadirkan speaker kualitas terbaik.

Tentu, speaker yang dihadirkan di rumah mengikuti pilihan terbaikmu. Oleh karena itu kamu bisa memilih aneka peralatan audio, agar nonton film semakin lebih asyik.

Cara melengkapinya gampang banget. Kamu tinggal berselancar di e-commerce. Pastikan audio yang kamu pilihan adalah asli alias dibeli dari official store atau brand resmi.

Produk speaker kualitas suara jernih dan penuh sensasi, bisa didapatkan di Tokopedia karena ada promo Tokopedia Maret Mantap. Diskon yang bisa kamu dapatkan hingga 40 persen!

Dengan belanja online melalui Tokopedia, kamu jadi enggak perlu buang waktu lebih untuk memenuhi kebutuhanmu. Belanja online jadi lebih hemat ditambah kamu punya speaker kualitas terbaik di kelasnya.

(Adv)

Tak Percaya Mistis, Cinta Laura Ketagihan Syuting Film Horor

Liputan6.com, Jakarta – Cinta Laura membintangi film Mati Anak yang disutradarai Derby Romero. Ini pengalaman pertama Cinta bermain dalam film bergenre horor. Selama ini Cinta Laura sudah cukup sering wara-wiri membintangi film drama. Cinta Laura pun harus rela untuk mondar-mandir Amerika dan Indonesia selama menjalani proses syuting pada 2018 silam. Ia harus menjalani adegan terakhir pada Desember lalu, dan setelahnya kembali ke Amerika, mengingat kesibukannya yang cukup padat.

“Aku terakhir ke Indonesia Desember karena sampai Desember syuting Mati Anak ini. Premiere-nya akhir Maret, jadi baru dua bulan aku enggak di Indonesia,” ujar gadis berusia 25 tahun itu ketika ditemui di bilangan Mampang, Jakarta Selatan, Selasa (26/2/2019).

Cinta Laura mengaku dirinya bukanlah tipe yang percaya pada hal-hal mistis. Namun bukan berarti syuting film horor jadi membosankan baginya. Malah sebaliknya, Ia mendapatkan sebuah tantangan baru di film ini.

“Sejujurnya aku kurang percaya sama yang mistik-mistik. Tapi ternyata asyik banget syuting horor. Yang aku suka dari film ini hantunya enggak kuntilanak saja, ada figur mistik yang jarang kita lihat di horor lain. Bisa dibilang ada anak kecil yang creepy. Bisa dibilang yang main di film ini anak-anak dan mereka enggak rese dan talented. Jadi aku merasa beruntung karena enggak mengurusi anak-anak yang rese. Mereka nice dan profesional,” sambungnya.

2 dari 3 halaman

Sifat Berbeda

Dalam film Mati Anak, Cinta mendapatkan peran sebagai gadis bernama Ina. Pelantun “Guardian Angel” ini menyebut tokoh yang diperankannya memiliki sifat yang jauh berbeda dari sosok aslinya di dunia nyata. Dan tentunya hal itu jadi sebuah tantangan tersendiri bagi Cinta.

3 dari 3 halaman

Kerja dengan Derby

“Mungkin waktu aku ngerjain film ini bisa dibilang karakter aku yang namanya Ina sedikit jadi challenge buat aku, karena aku aslinya kan orangnya sangat penuh opini, straight power dan sangat berani. Tapi karakter aku di film ini sedikit pemalu, sedikit naif dan juga apa ya, pokoknya innocent,” tuturnya.

“Jadi aku harus belajar benar pura-pura jadi orang yang naif dan enggak terlalu mengerti soal dunia ini. Mungkin karena Derby yang jadi sutradaranya jadi lebih gampang untuk dalami karakter aku, karena dia orangnya easy going banget and he is so pleasant to work with. Enggak susah sih, enggak susah saja,” ia menandaskan. (Guntur Merdekawan/Kapanlagi.com)

Eha Pedagang Starling Nyaleg Diketawain Teman-temannya

Cilegon – Pencalegan Eha Soleha (44) sempat dianggap sinting oleh para pedagang di pasar induk Kranggot, Cilegon. Ia dianggap nekat dan membuat orang tak percaya karena dianggap tak punya modal.

“Oh, caleg kentir (sinting). Banyak yang bilang gitu orang pasar, ledek-ledekan. Biasa caleg kentir. Saya nggak tersinggung biasa aja,” kata Eha saat berbincang dengan detikcom di Cilegon, Banten, Jumat (1/3/2019).

Pedagang kopi keliling alias Starbuck Keliling (Starling) mengakui bahwa memang sebelumnya ia tidak punya pengalaman di dunia politik. Namun, karena diajak seorang anggota partai PPP menjadi caleg untuk DPRD Cilegon, ia tertarik dan mau bergabung. Apalagi, waktu itu ia tidak diminta sepeser pun untuk mendaftar di dapil 1 kecamatan Cibeber-Cilegon nomor urut 6.

Begitu pedagang di pasar tahu bahwa ia jadi caleg, Eha bahkan diminta datang ke dukun atau orang pintar. Eha dianggap tak mungkin menang kecuali ada keajaiban.

“Pergi sana ke orang pinter biar disulap. Ya saya menghormati saja orang pasar,” kata Eha yang juga pernah mengenyam pendidikan D3 di Akademi Bahasa Asing di Jakarta.

Sahriah, sesama pedagang di pasar Kranggot awalnya berpikir pengakuan pencalegan Eha sebagai guyonan. Namun, begitu temannya itu menyebarkan striker sampai kartu nama ke pedagang-pedagang, mereka baru yakin dan malah memuji keberaniannya.

“Saya pikir bercanda. Kaget begitu bener. Hebat lah saya dukung aja,” kata Sahriah.

Sesama pedagang yang lain pun terkejut. Apalagi, di stiker Eha terlihat cantik karena make up.

“Kaget banget, apalagi pas lihat fotonya cantik. Dikasih stiker dikira muka camat, ternyata bener baru percaya. Semoga menang namanya juga pedagang sering becanda,” kata sesama pedagang bernama Musdalifah menimpali.

(bri/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>