Pemprov DKI Kirim Draf Revisi ‘Perda Becak’ ke DPRD DKI

Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyatakan telah mengirimkan draf revisi Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Revisi Perda itu berisi legalisasi becak untuk mengaspal di Jakarta.

“Draf Perda perubahan sudah dikirim ke DPRD, selanjutnya kewenangan untuk membahas dan menjadwalkan pembahasan ada di DPRD,” kata Kepala Biro Hukum DKI Jakarta, Yayan Yuhanah, kepada detikcom, Sabtu (12/1/2019).

Adapun Sekretaris Dewan DPRD DKI Muhammad Yuliadi, dihubungi terpisah, menyatakan draf tersebut sudah diterima Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi. Alur penyerahan draf tersebut berawal dari Pemprov DKI ke Sekretariat Dewan, dilanjutkan ke Ketua DPRD DKI, kemudian baru diserahkan ke Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD.
“Masih di Ketua,” kata Yuliadi.

Sebelumnya, ada 18 rancangan peraturan daerah yang masuk dalam Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2019. Namun tak ada revisi ‘Perda becak’ dalam Prolegda 2019 itu.

Wakil Ketua Bapemperda DPRD DKI, Merry Hotma, menyatakan revisi ‘Perda becak’ itu bisa saja masuk ke Prolegda 2019 dan menjadi salah satu pembahasan tahun ini. “Sesuai aturan, itu bisa ketika memang itu dianggap mendesak dan untuk kepentingan publik,” kata Merry dihubungi terpisah.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku sebagian rancangan peraturan membutuhkan pembahasan yang lebih matang dengan DPRD DKI. Dia tak khawatir dengan tidak masuknya Perda becak itu ke Prolegda 2019.

“Nggak apa-apa, nanti bisa diusulkan,” kata Anies pada 30 November 2018 lalu.

Peraturan soal becak selama dalam Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum ada pada Pasal 29, isinya adalah larangan membuat, hingga mengoperasikan becak. Pada Pasal 62 diatur bahwa yang merakit, menjual, hingga memasukkan becak bakal kena pidana kurungan 20 hari sampai 90 hari, atau denda Rp 5 juta sampai Rp 30 juta.

Pihak yang mengoperasikan dan menyimpan becak bakal dikenakan pidana kurungan 10 hari hingga 30 hari, atau denda Rp 250 ribu sampai Rp 5 juta.
(dnu/dnu)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *