Polisi Ringkus Pemilik 5 Karung Sabu yang Disamarkan Arang

Liputan6.com, Jakarta – Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Barat mengagalkan penyelundupan sabu yang disamarkan dengan ratusan karung arang di dalam sebuah truk kontainer. Pemilik sabu di dalam truk ekspedisi itu pun ditangkap.

Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat AKBP Erick Frendriz mengatakan, pelakunya kakak-beradik ditangkap di Bandara Pekanbaru Riau, Jumat 19 April 2019. Pelaku bagian dari sindikat yang tertangkap di tol Bakahueni Lampung pada Senin 15 April 2019.

“Kami bergerak cepat menelusuri asal-muasal barang haram tersebut dan kami amankan dua orang yang ditenggarai sebagai pemilik,” kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (24/4/2019).

Erick enggan menjelaskan lebih jauh mengenai penangkapan kasus sabu tersebut. “Untuk lebih jelasnya kami lakukan press conference besok hari,”ujar dia.

Sebelumnya, polisi mengagalkan penyelundupan sabu yang disamarkan dengan ratusan karung arang di dalam sebuah truk kontainer.

“Kami sita lima karung berisikan sabu dari kendaraan ekspedisi. Jika kita perinci sekitar 100 kg lebih,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi.

Selain menyita truk, polisi juga menangkap dua orang yakni sopir dan kernet. Dari pemeriksaan sementara diketahui sabu berasal dari Pekanbaru Riau yang hendak dikirim ke Balaraja Tangerang, Banten.

Siswa Ini Selalu Dapat Porsi Makan Lebih dari Pemilik Restoran, Alasannya Bikin Haru

Ia pun menemukan sebuah restoran tua yang menjual aneka masakan mie. Ia melihat harga mie paling murah dan membelinya. Bahkan ia mendapatkan minuman dan juga sup secara gratis dari restoran tersebut. Bukan hanya itu saja, akan tetapi porsi mie yang didapat pun cukup banyak untuk dua orang.

Ia pun merekomendasikan restoran tersebut pada kedua temannya. Namun saat makanan pesanan mereka tiba, porsi kedua temannya lebih kecil dan tidak mendapatkan minum serta sup secara gratis. Tentu saja itu membuatnya curiga. Saat bertanya pada pemilik restoran mengenai hal tersebut, rupanya pemil restoran justru meminta maaf.

Pemilik restoran tidak bermaksud memandang rendah siswa tersebut. Namun jika dilihat dari pakaian yang lusuh dan juga tasnya, pemilik restoran tersebut berpikir jika ia siswa miskin. Selain itu, siswa tersebut pun memesan makanan dengan harga paling murah. Untuk menghindari perasaan sakit hati, pemilik restoran pun memutuskan untuk memberinya porsi lebih besar.

Rupanya pemilik restoran tersebut juga pernah berada dikehidupan yang serba kekurangan dan ingin membantu karena tahu bagaimana susahnya menjalani hidup. Karena hal inilah banyak pula netizen yang merasa terharu sekaligus salut pada pemilik restoran tersebut.

Pemilik Form A5 di Kalibata City Kecewa Tak Bisa Nyoblos Sejak Pagi

Jakarta – Seorang warga Kalibata, Fahd protes ke petugas KPPS yang ada di TPS 071 Apartemen Kalibata City lantaran tak bisa menggunakan hak pilihnya sebelum pukul 12.00 WIB. Padahal awalnya dia telah diperbolehkan antre sebelum akhirnya diminta mencoblos di atas pukul 12.00 oleh petugas.

Fahd mengaku sudah memiliki formulir A5 agar dapat melakukan pindah memilih di TPS Kalibata City. Dia dan orang tuanya merupakan warga Bangka yang kini tinggal di Kalibata, Jakarta Selatan.

Fahd mengaku kecewa lantaran diminta petugas memakai hak pilihnya pukul 12.00 ke atas, sementara dia sudah memiliki form A5. Namun oleh petugas diminta mencoblos setelah pukul 12.00 WIB lantaran namanya tidak ada di dalam Daftar Pemilih tambahan (DPTb) yang tertera di depan TPS.
“Saya kan pindah TPS dari di Bangka ke sini. Saya sudah ngurus A5, di sini sudah ditulis (TPS) 71, oke 71. Terus ternyata di situ sudah ada nama lagi yang terdaftar. Kalau yang nggak ada namanya, tapi punya A5 itu jam 12.00 WIB,” kata Fahd, di Apartemen Kalibata City, Rawajati, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).

Fahd mengaku kesal karena awalnya sudah mengantre panjang-panjang tetapi akhirnya diminta keluar dari antrean oleh petugas karena namanya tak ada di DPTb yang terpampang di TPS. Ia menyayangkan mestinya petugas memintanya dari awal untuk mulai mengantre pukul 12.00 ke atas.

“Sudah setengah perjalanan ngantre, tahunya yang nggak ada namanya harus jam 12. Kalau gitu nggak usah disuruh masuk sekarang, bilang aja dari awal jam 12,” sambungnya.

Diketahui, DPTb merupakan daftar pemilih yang pindah mencoblos, dengan mengurus formulir model A5 atau formulir pindah memilih. Nantinya pemilih ini dapat menggunakan hak pilihnya ke TPS, dengan menunjukkan A5 beserta dengan identitas diri berupa KTP elektronik atau suket, maupun identitas diri lain.

Pemilih DPTb ini nantinya tetap dapat menggunakan hak pilihnya mulai dari pukul 07.00 hingga 13.00. Hal ini sesuai dalam aturan PKPU 3 Tahun 2019 Pasal 8, berikut ini isi pasal tersebut:

Pasal 8

(1) Pemilih yang terdaftar dalam DPTb sebagaimana dimaksud dalam Pasal 6 huruf b merupakan Pemilih jdih.kpu.go.id yang karena keadaan tertentu tidak dapat memberikan suara di TPS tempat asal Pemilih terdaftar dalam DPT dan memberikan suara di TPS lain atau TPSLN.

(14) Pemilih sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberi kesempatan untuk memberikan suara di TPS mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 13.00 waktu setempat.

(15) Dalam memberikan suara di TPS sebagaimana dimaksud pada ayat (14), Pemilih menunjukkan formulir Model A.5-KPU beserta KTP-el atau identitas lain sebagaimana dimaksud dalam Pasal 7 ayat (3) kepada KPPS

Identitas selain e-KTP yang dimaksud adalah suket, kartu keluarga, paspor, atau SIM.
(yld/elz)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Sarri: Pemilik Chelsea Lebih Suka Berbicara dengan Zola

“Berapa banyak saya sering berkomunikasi dengan Abramovich? Jujur saja dia lebih sering bicara dengan asisten saya, Gianfranco Zola,” kata Sarri seperti dilansir Evening Standard.

“Dia pemilik klub ini dan punya kebebasan berbicara dengan siapapun, pemain, staf. Lagipula Zola memang lebih fasih berbahasa Inggris ketimbang saya,” kata Sarri menambahkan.

“Situasi ini juga pernah saya alami di Napoli. Pemilik klub hanya datang ke markas latihan sebulan sekali, jadi tidak masalah.”

Begini Detik-detik Penangkapan Pemilik Akun Facebook Antonio Banerra

Surabaya – Polisi langsung bergerak cepat mengamankan pemilik akun Facebook Antonio Banerra, Arif Kurniawan Radjasa. Penangkapan Antonio dilakukan berdasarkan laporan yang diterima polisi terkait dugaan penyebaran hoaks melalui media sosial.

“Kronologisnya bahwa pada hari Jumat tanggal 5 April 2019 mendapat informasi terkait akun Facebook atas nama Antonio Banerra yang di duga telah memposting ujaran kebencian,” kata Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Frans Barung Mangera saat dihubungi detikcom, Sabtu (6/4/2019).

Menindaklanjuti laporan tersebut, lanjut Barung, pihaknya menganalisis dan menyelidiki keberadaan Antonio. Esok harinya, sekitar pukul 18.45 WIB tim gabungan kepolisian mendatangi lokasi tempat tinggal Antonio yang diketahui berada di Buncitan, Sedati, Sidoarjo.

“Mendasari laporan informasi hasil Patroli Cyber Dit Siber Bareskrim maka Unit Bantek Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim melakukan analisa dan penyelidikan keberadaan tersangka,” terang Barung.

“Kemudian pada tanggal 6 April 2019 sekitar pukul 18.45 WIB Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda didukung Satreskrimsus Polrestabes Surabaya, Unit Inteltek Dit IK Polda Jatim dan Back up dari Dit Siber Bareskrim telah berhasil mengamankan kedua suami-istri di TKP,” imbuhnya.

Tak hanya menangkap, lanjut Barung, polisi juga mengamankan dua barang bukti dari tempat tinggal tAntonio. Barang bukti yang diamankan yakni 2 unit ponsel dan 1 unit laptop.

“Barang bukti yang kita sita 1 unit handphone merek Asus, 1 unit handphone merek Lenovo dan sebuah tablet merek Samsung ,” ujar Barung.

Sebelumnya, Antonio tiba di Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim sekitar pukul 20.12 WIB. Dalam postingan Facebook-nya, Antonio mengajak masyarakat memilih salah satu paslon pada Pilpres 2019 dan mengaitkannya dengan kerusuhan 1998.

Selain itu, Antonio juga menyebarkan hoaks jika tak memilih paslon tersebut, tragedi kerusuhan 1998 dan perkosaan massal kepada etnis Tionghoa akan terulang.
(zak/zak)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

6 Pilihan Olahraga ‘Anti Bouncing’ Bagi Pemilik Payudara Besar

Jakarta – Pada beberapa kondisi, tidak sedikit wanita yang ingin memiliki payudara ukuran besar. Namun, tahukah kamu bahwa memiliki payudara yang besar tidak selalu menyenangkan dan menguntungkan bagi beberapa wanita.

Ini karena, ada beberapa hal yang mungkin sulit untuk dilakukan oleh wanita pemilik payudara besar. Salah satunya yang sering dikeluhkan adalah sulit untuk melakukan beberapa gerakan olahraga tertentu.

Saat berolahraga sangat penting bagi para wanita untuk memilih sport bra yang sesuai dan benar, terutama bagi mereka yang berpayudara besar. Karena bisa jadi, hanya karena urusan payudara, olahraga menjadi kacau balau.

Kenakan sport bra yang melekat dengan payudara. Seringkali beberapa wanita melupakan sport bra saat olahraga. Hal ini bisa mengurangi pantulan payudara dan selalu tetap stay di dalamnya.

Soal pilihan olahraga, gerakan-gerakan yang less impact atau minim hentakan tentu lebih dianjurkan. Tidak berarti intensitasnya lebih rendah, karena selalu bisa disesuaikan.

Dikutip dari Pop Sugar, berikut 5 pilihan olahraga ‘anti bouncing’:

1. Bersepeda

Bersepeda juga jadi salah satu olahraga sempurna untuk kamu yang memiliki payudara besar. Kegiatan kardio yang satu ini mampu memperkuat otot, memangkas lemak, serta meningkatkan kesehatan jantung lho. Selain itu, olahraga ini cocok untuk kamu yang berpayudara besar karena gerakan-gerakannya berfokus pada paha dan kaki.

2. Push-up

Sesekali melakukan push up juga bagus untuk tubuh, terutama bagi yang mempunyai payudara lebih besar. Dengan melakukan push up, otot punggung lebih terbentuk, otot perut lebih kuat, membuat otot bahu jadi lebih stabul, serta memperbaiki postur tubuh.

3. Yoga

Yoga dikenal dengan manfaatnya yang baik bagi kesehatan tubuh. Yoga dapat mengurangi stres, membantu menurunkan berat badan, hingga memperbaiki postur tubuh.

Yoga menjadi kegiatan yang aman dilakukan oleh peremuan yang berpayudara besar karena olahraga ini dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks serta tidak akan memberi tekanan pada bagian sekitar dada dan payudara.

4. Plank

Kegiatan yang satu ini juga bisa jadi pilihan bagi kamu yang miliki payudara besar. Dengan rutin melakukan side plank, otot perut kamu akan lebih terbentuk, kaki dan lengan kamu akan jadi lebih kuat, dan keseimbangan kamu pun lebih terlatih.

5. Berenang
Berenang memiliki banyak manfaat yang baik untuk tubuh. Tidak hanya bisa menyegarkan pikiran, berenang dapat meningkatkan kekuatan otot dan tulang, melatih pernapasan, menyembuhkan radang sendi, meningkatkan mood, meningkatkan fleksibilitas tubuh, serta banyak lagi manfaat lainnya.

(up/up)

Mabes TNI Ungkap Pemilik Mobil di Giat Relawan Prabowo-Sandi

Liputan6.com, Jakarta – Markas Besar (Mabes) TNI mengaku tidak menemukan keterlibatan prajurit TNI aktif dalam acara Pasangan Nomor Urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno sebagaimana beredarnya video mobil dinas berpelat TNI yang viral di media sosial.

“Setelah melakukan penyelidikan awal di lingkungan internal TNI, POM TNI mengembangkan penyelidikan terhadap pihak-pihak terkait di lapangan. Tidak ditemukan indikasi keterlibatan prajurit TNI dalam kasus ini,” kata Plh Kabidpenum Puspen TNI Letkol Inf Abidin Tobba seperti dikutip dari Antara, Sabtu (23/3/2019).

Dari hasil penyelidikan awal, Abidin mengatakan, pemilik mobil Pajero berpelat nomor dinas TNI 3005-00 itu ternyata seorang purnawirawan TNI berinisial RAT.

Menurut Abidin, RAT telah mengembalikan mobil dinasnya. Namun pelat nomor dinasnya tetap dipegang yang bersangkutan.

“Pada hari Kamis 21 Maret 2019 yang bersangkutan memerintahkan sopirnya, berinisial L, membeli nasi bungkus untuk dikirim ke Gedung Pajajaran, Bogor. Awalnya mobil tersebut berangkat dengan menggunakan nomor registrasi sipil. Namun, karena macet, sopirnya (L) berinisiatif mengganti dengan pelat nomor dinas menuju Gedung Pajajaran Bogor,” katanya.

Atas dasar hasil pengembangan perkara tersebut, POM TNI telah menyita pelat nomor dinas TNI 3005-00 yang tidak dilengkapi BNKB (STNK TNI).

Mengenal Rob Kardinal Clinton, Caleg Muda Pemilik eSports Onic

Liputan6.com, Jakarta – Rob Kardinal Clinton maju menjadi calon anggota legislatif atau caleg dari Partai Golkar. Pria kelahiran 1993 ini baru pertama kali menjajal kemampuannya sebagai caleg.

Clinton, sapaan akrabnya, memilih maju menjadi caleg DPRD DKI Jakarta daerah pemilihan (dapil) 3 Jakarta Utara. Dapil itu meliputi Pademangan, Penjaringan, dan Tanjung Priok.

Sejak SMA, anak kedua dari empat bersaudara itu sudah mulai membangun bisnisnya sendiri. Sampai akhirnya, kini, dia memiliki eSports Onic, grup petarung di dunia online games.

Meski menyukai bisnis, Clinton tetap menomorsatukan pendidikan. Dia merupakan lulusan Universitas Indonesia dan pernah juga kuliah di luar negeri.

Clinton mengaku sudah berkeliling menemui warga di 400 dari 2.300 titik yang ada. Putra dari politikus Partai Golkar Robert Kardinal inipun menceritakan awal mula memutuskan maju menjadi caleg.

“Kalau alasan (maju caleg), orang-orang kalau mikir karena papa saya di politik. Padahal sebenarnya sama papa saya tidak boleh, terus mama, adik, kakak, semua awalnya nolak. Saya sendiri yang mau,” ujar Clinton saat berbincang dengan Liputan6.com di Gedung KLY, Jakarta, Jumat (22/3/2019).

Karena, lanjut dia, keluarganya menilai jika saat ini usianya masih muda, sehingga kalau pun maju lima tahun lagi, masih umur 31.

Tetapi, berkat keinginannya yang teguh, Clinton membuktikan kepada keluarga jika dia serius ingin terjun menjadi caleg.

“Sebulan dua bulan kampanye belum ada yang support. Saya itu jalan sendiri sama teman-teman saya, berangkat pagi, pulang malam. Setelah itu karena sebulan dua bulan dilihat komitmen saya, baru semuanya pada support,” kata Clinton.

Pria berusia 26 tahun ini juga teringat didikan sang ayah, yaitu apabila bisa mengerjakan sekarang, kenapa harus ditunda-tunda. Clinton pun yakin untuk maju menjadi caleg.

Mengenal Bernard Arnault, Orang Terkaya No.4 Dunia Pemilik Louis Vuitton

Arnault lahir di Roubaix, Perancis 69 tahun lalu. Dia mengenyam bangku pendidikan di jurusan teknik Ecole Polytechnique, sekolah prestisius di Paris yang juga merupakan sekolah mantan presiden Prancis dan pemenang Nobel Prize.

Arnault bekerja di perusahaan konstruksi milik ayahnya, Ferret-Savinel. Dia masuk ke sektor industri barang mewah dan kemudian menjadi CEO Financiere Agache, perusahaan produksi barang mewah pada 1984.

Saat ini, sang miliarder hidup di kawasan bersejarah Paris’s Left Bank, yang letaknya ada di sebelah selatan Sungai Seine dan satu lingkungan dengan Latin Quarter dan St. Germain-des-Pres.

Arnault memiliki koleksi seni modern dan kontemporer dari pelukis terkenal Jean-Michel Basquiat, Damien Hirst, Maurizio Cattelan, Andy Warhol dan Pablo Picasso.

Dia juga memiliki vila mewah khusus untuk berlibur di Saint-Tropez, French Riviera serta membangun properti lainnya di Beverly Hills, Trousdale Estates dan Hollywood Hills di Los Angeles. Dia menghabiskan setidaknya USD 96,4 juta untuk properti ini.

Grup LVMH saat ini dikelola oleh keluarga sang miliarder sendiri. Empat dari lima anaknya memiliki posisi penting yang berkaitan langsung dengan brand-brand LVMH.

Pakai Ban Tubeless, Pemilik Motor Tetap Harus Waspada Ranjau Paku

Liputan6.com, Jakarta – Menggunakan ban tubeless biasanya sudah membuat pemilik motor merasa aman dari kebocoran akibat tusukan paku. Namun jangan salah, meskipun sudah menggunakan ban jenis tersebut, si empunya kendaraan harus tetap waspada terhadap ranjau paku yang ditebar orang tidak bertanggung jawab.

Pasalnya, para oknum penyebar ranjau paku ini tidak lagi menebar paku berukuran kecil, tapi juga sudah cukup kejam, menebar paku berukuran besar.

Seperti dilansir laman resmi Suzuki Indonesia, untuk paku kecil, ban tubeless terbilang cukup tangguh, apalagi jika sudah dilengkapi dengan cairan anti-bocor. Pemilik hanya perlu mencabut paku kecil tersebut, dan kebocoran tersebut bisa diatasi dengan cairan anti-bocor.

Sesampainya di rumah, kamu bisa melakukan penambalan sendiri dengan menggunakan alat-alat tambal yang cukup sederhana dan mudah dilakukan. Alhasil, para pelaku usaha tambal ban nakal pun akan gigit jari karena tipu daya mereka gagal.

Tapi bukan berarti pengguna ban tubeless 100 persen aman dari ranjau paku. Untuk paku yang berukuran besar, sulit untuk diatasi dengan hanya mengandalkan tambahan cairan anti-bocor. Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah, dengan menambalnya langsung.

Makanya, meskipun sudah menggunakan ban tubeless, waspada terhadap ranjau paku merupakan hal yang wajib dilakukan. Jika memungkinkan, bawa alat tambal khusus untuk ban tubeless di dalam bagasi motor kamu. Alat ini sekarang sudah banyak dijual di pasaran dengan harga yang cukup terjangkau.