200 Kuda Beraksi di Festival Pasola Sumba

Liputan6.com, Sumba Barat – Sebanyak 200 ekor kuda meramaikan acara festival Pasola yang digelar di Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, Nusa Tenggara Timur, Selasa 26 Februari 2019.

Warga yang memiliki kuda ikut dalam tradisi yang dilakukan setelah pemanggilan Nyale (caing laut) oleh para Rato.

“Kegiatan Pasola ini kan merupakan acara satu tahun sekali di Wanokaka. Karena itu, bagi mereka pemilik kuda, bertarung di arena pasola adalah sebuah kewajiban,” ujar Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Sumba Barat, Charles Herman Weru, dilansir Antara.

“Mereka sudah terbiasa dalam acara Pasola sehingga akan menjadi hal biasa buat mereka,” imbuh dia.

Wanokaka adalah salah satu desa terpencil dan terpelosok yang berjarak sekitar 70-an kilometer dari Kota Waikabubak, ibu kota Kabupaten Sumba Barat.

Menurut Charles, berkat Pasola, desa terpencil itu kini dikenal banyak orang bahkan sampai ke seluruh penjuru dunia lewat para wisatawan mancanegara yang sempat menyaksikan acara Pasola di Wanokaka.

Pelaksanaan Pasola sendiri, kata dia, sangat berkaitan dengan hasil panenan yang akan didapat oleh warga di Kecamatan Wanokaka.

Hal tersebut juga diakui oleh Rato atau imam besar dari Kepercayaan Merapu yakni Rato Waigali Mawu Hapu.

Menurut dia jika dalam kegiatan Pasola ada yang menjadi korban seperti mengalami kecelakaan saat ditombak maka akan memberikan hasil yang baik bagi hasil pertanian di daerah itu.

“Itu adalah kepercayaan kami. Namun keperayaan itu perlahan-lahan mulai memudar karena perkembangan zaman. Biasanya akan ada tumbal jika ada Pasola, tetapi itu sudah terjadi pada puluhan tahun yang lampau,” ujarnya.

Namun, kata dia, peserta Pasola adalah masyarakat yang memang punya keinginan sendiri untuk turun bertarung di arena Pasola, karena masyarakat Wanokaka tak mau kehilangan budayanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ironi Guru Agama Cabuli Anak Didiknya

Jakarta – Bak petir di siang bolong, orang tua sejumlah siswi di sebuah SD negeri di Kota Bangun, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur, terkejut mendengar laporan anak-anak mereka yang mengaku telah dicabuli. Pelakunya lebih mengejutkan lagi, guru agama di sekolah tersebut. Semua pun kompak membawa kasus ini ke polisi.

Kasus ini bisa terungkap berkat adanya salah seorang siswi yang melapor kepada orang tuanya. Orang tua siswi tersebut kemudian memberi tahu ke orang tua murid lainnya apakah anak mereka pernah dicabuli pelaku. Sejumlah siswi pun mengamini. Para orang tua ini kemudian mendatangi rumah kepala sekolah dan meminta hal ini diusut.

Kepala sekolah setelah melakukan pemanggilan mengatakan, guru berinisial BS (57) ini tidak mengakui perbuatannya. Tidak terima, para orang tua lalu melapor ke Polsek Kota Bangun.


Polisi kemudian mendatangi rumah dan menangkap BS. Sejumlah barang bukti disita dari pelaku dan korban. Saat diperiksa, BS akhirnya mengakui perbuatannya mencabuli pelaku. BS pun ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan.

Ilustrasi pencabulan anakIlustrasi pencabulan anak Foto: Andhika Akbarayansyah

“Dia mengakui perbuatannya saat diamankan,” kata Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa saat dihubungi detikcom lewat telepon, Senin (25/2/2019).
AKP Damus menceritakan, BS melakukan perbuatan cabulnya ini di dalam kelas. BS memangku siswi, dan di saat bersamaan tangannya meraba tubuh dan kemaluan korban. Parahnya, BS juga memperlihatkan film porno.

“Kalau dari keterangan anak-anak, kita sampaikan beberapa orang dikasih lihat film-film telanjang. Cuma kita cari di HP-nya belum ketemu,” ucapnya.

Para korban yang rata-rata berusia 8-9 tahun tidak kuasa melawan saat dicabuli BS. Menurut AKP Damus, para korbannya diancam oleh tersangka agar tidak memberitahukan perbuatan tersebut kepada siapapun.

“Korban diancam kalau menolak atau ngasih tahu ke orang tua nggak dikasih nilai agama,” ujar AKP Damus.

Dikabarkan ada lebih dari 10 siswi yang jadi korban kebiadaban BS. Namun menurut AKP Damus, sejauh ini ada 9 orang siswi yang mengakui pernah dicabuli BS.

Ironi Guru Agama Cabuli Anak DidiknyaFoto: Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa (ist)

“Ada 6 orang yang diraba-raba alat vitalnya. Pahanya, dadanya, sambil dipangku. Ada 3 orang juga yang sempat kemaluannya dimasuki pakai jari tersangka,” ujar AKP Damus.

AKP Damus menegaskan, pihaknya masih terus mengembangkan kasus ini. Polisi masih mendalami apakah ada siswi lainnya yang jadi korban. Tersangka juga masih didalami keterangannya soal motifnya melakukan perbuatan biadab tersebut.

“Sementara sih pengakuannya sekadar iseng saja,” ucapnya.

BS saat ini mendekam di ruang tahanan Polres Kukar. Dia dijerat pasal 287 KUHP dan pasal 76e juncto pasal 82 ayat 2 UU Perlindungan Anak dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara.

“Kita juga nantinya mau undang psikiater untuk memeriksa apakah dia ada gangguan jiwa. Tersangka ini sudah berumur juga,” ujar AKP Damus.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy telah merespons adanya kasus ini. Dia mengatakan perbuatan BS tidak bisa ditoleransi.

“Sangat sangat tidak ditoleransi itu,” ujar Muhadjir kepada wartawan di SMAN 15 Kota Bekasi, Ciketing Udik, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (25/2).

Muhadjir mengaku belum membaca berita terkait kasus pencabulan guru agama tersebut kepada 9 orang siswi ini. Namun, menurut Muhadjir, pelanggaran yang dilakukan oleh guru agama tersebut mesti ditelaah lebih dalam.

“Pokoknya guru itu kalau melakukan pelanggaran, pertama harus dicek apakah dia pelanggaran etik atau pelanggaran pidana. Kalau pelanggaran etik, itu urusannya dengan dewan etik, kalau itu di daerah biasanya akan ditangani dengan kepala dinas, dan tim yang dibentuk untuk mengecek dia,” jelas Muhadjir.

“Kalau ditemukan ada pelanggaran pidana, ya itu urusannya polisi dan harus ditindak secara hukum,” sambungnya menegaskan.
(hri/jbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PAN Beri Bantuan Hukum ke Ketum PA 212 Tersangka Pidana Pemilu

JakartaKetum PA 212 menyampaikan terima kasih ke DPP PAN yang telah memberi bantuan hukum kepadanya. Menurutnya, selama ini PAN telah membantunya dalam menangani proses hukum di Polda Jateng.

“Alhamdulillah hari ini DPP PAN berikan support ke saya untuk hadapi kasus pelanggaran pemilu yang saat ini saya sebagai tersangka,” ujar Slamet di Jalan Daksa I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2019).

“Dan terima kasih, DPP PAN akan kirimkan bantuan hukum, memberikan pengacara-pengacaranya untuk membela saya,” imbuh Slamet yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga ini.


Diberitakan sebelumnya, Slamet diduga melakukan kampanye saat dia menjadi pembicara dalam tablig akbar PA 212 Solo Raya pada 13 Januari 2019. Slamet diduga melanggar Pasal 280 huruf a sampai j dan Pasal 276 ayat 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Slamet seharusnya menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Tengah oleh penyidik Polres Surakarta pada Rabu (15/2). Namun berhalangan hadir sehingga dijadwalkan ulang hari ini.

Slamet batal hadir juga di pemeriksaan pada Senin (18/2). Kuasa hukum menyebutkan Slamet sedang flu berat serta tekanan darah tinggi.

“Kita datang sesuai pemanggilan, kita sampaikan bahwa sebenarnya Ustaz Ma’arif sudah di sini (Semarang) sejak kemarin tapi karena sakit tidak bisa hadir,” kata kuasa hukum Slamet, Ahmad di Mapolda Jateng (18/2).
(zap/tor)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kemenpora Dukung Upaya Hukum Ketum PBSI Sumut Terpilih

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan dukungan atas upaya hukum yang dilakukan Datuk Selamat Ferry, Ketua Umum Terpilih PBSI Sumut masa bakti 2018-2022. Upaya hukum masih dilakukan karena ada dualisme pengurus meski Ferry menang di Musprovlub 2018 di Medan.

Ketum PBSI Sumut terpilih sudah melakukan upaya hukum atas dualisme kepengurusan yang terjadi lewat arbitrase olahraga dalam hal ini BAORI sebagaimana diatur dalam ketentuan pasal 88 ayat (2) Undang Undang no 3Tahun 2005 tentang Sistem Keolahragaan Nasional (UU SKN) maupun lembaga hukum terkait lainnya.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam surat balasan Kemenpora tertanggal 18 Februari kepada Deputi Bidang Hukum Kelembagaan dan Kemasyarakatan Kementerian Sekretariat Negara (Kemensetneg) Republik Indonesia. Karena sebelumnya Kemensetneg melalui surat nomor B49993/Kemensetneg/D-2/DM.06/11/2018 tanggal 27 November 2018 meminta klarifikasi kepada Kemenpora perihal pengaduan yang dibuat Juliandi SH (kuasa hukum H Datuk Selamat Ferry) kepada Presiden.

“Apabila penyelesaian perselisihan melalui mekanisme arbitrase tidak tercapai, alternatif penyelesaian sengketa telah memberikan ruang bagi pihak yang merasa dirugikan untuk menempuh pengadilan. Kalau tidak berhasil juga, pihak yang merasa dirugikan bisa mengadu kepada Gubenur Sumut agar diambil tindakan terhadap pelanggar administrasi,” tulis Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Chandra Bhakti dalam surat balasannya seperti rilis yang diterima Liputan6.com.

Datuk Selamat Ferry menyambut gembira perhatian yang diberikan Presiden melalui Kemensekneg dan Kemenpora. Dia menegaskan pihaknya bukan mencari menang kalah. Upaya-upaya yang dilakukannya semata-mata untuk menegakkan kebenaran.

“Maksud kedatangan saya ke Kantor Kemenpora hari ini untuk menerima tembusan surat dari Deputi IV Kemenpora tentang pengaduan kami ke Presiden Republik Indonesia melalui Sekneg. Sebagai tindaklanjut Kemenpora telah membuat surat klarifikasi yang menyatakan bahwa PBSI Sumut khususnya saya sebagai Ketua Umum Terpilih hasil Musprovlub di Medan, telah melakukan upaya hukum yang benar yang mengedepankan mekanisme yuridis,” katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (19/2/2019).

“Sekarang kami menunggu proses selanjutnya dari Sekneg. Apapun keputusannya saya sebagai insan olahraga tetap menjunjung tinggi sportivitas.”


.

2 dari 3 halaman

Gubernur Sumatera Utara

Datuk Selamat Ferry lebih lanjut menjelaskan surat balasan dari Sekneg nantinya akan diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara untuk melihat adanya poin-poin pelanggaran dalam pelaksanaan Musprovlub PBSI Sumut 2018.

“Setelah ada petunjuk balasan dari Sekneg maka itu yang akan kita sampaikan ke Gubernur Sumatera Utara tentang adanya poin-poin pelanggaran pada dalam acara Musprovlub kemarin. Apapun hasilnya kita tetap menjunjung tinggi sportivitas dan tidak melanggar anggaran rumah tangga PBSI,” ujarnya.

Datuk meyakini perjuangannya bersama sejumlah Pengkab dan Pengkot PBSI Sumut untuk mengakhiri perselisihan akan berbuah manis. Karena selain mendapat perhatian dari Presiden melalui Kemensekneg dan Kemenpora, tuntutannya agar digelar Musprovlub Ulang PBSI Sumut juga telah disetujui oleh BAORI.

Bahkan sidang permohonan eksekusi terhadap putusan BAORI tersebut yang diajukan Juliandi SH ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat telah memasuki tahap penentuan yaitu keputusan eksekusi.

“Proses persidangan permohonan eksekusi terhadap keputusan BAORI di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sudah masuk ke ranah pemanggilan. Kemungkinan pekan depan sudah keluar putusan eksekusinya,” ujar Ferry.

3 dari 3 halaman

Pokok Masalah

Seperti diketahui, kisruh yang membelit PBSI Sumut berawal sejak digelarnya Musprovlub di Medan pada 2-3 Februari 2018 lalu. Datuk Selamat Ferry yang terpilih menjadi Ketua Umum Pengprov PBSI Sumut mengalahkan pesaingnya, Suripno Ngadimin yang memutuskan walk-out bersama sejumlah pendukungnya.

Datuk Selamat Ferry dipilih oleh 16 voters (16 Pengurus Kabupaten/Kota) dari 26 Kabupaten/Kota yang memiliki suara.

Pelaksanaan Musyawarah tersebut dilakukan oleh Caretaker dari PP PBSI. Dan semua administrasi serta pemberkasan sudah disiapkan oleh Caretaker dari PP PBSI. Tetapi PP PBSI menganulir Datuk Selamat Ferry dan menetapkan serta menerbitkan SK terhadap orang yang tidak dipilih dalam Musprovlub PBSI tersebut yaitu Suripno Ngadimin sebagai Ketua Umum PBSI Sumut masa bakti 2018-2022

Diah TKW yang Tak Digaji 12 Tahun Kembali ke Tanah Air

Jakarta – Diah Anggraini (36), TKW yang tak menerima gaji selama 12 tahun di Jordania, telah kembali ke Tanah Air. Diah pulang didampingi staf KBRI Amman, Jordania.

Diah tiba di rumah keluarganya di Malang, Jawa Timur, pada Senin (18/2). Ia yang tiba bersama empat orang rekan lainnya diterima Satgas Perlindungan Kemnaker dan Kepala Dinas Tenaga Kerja Malang.

Duta Besar Indonesia untuk Jordania, Andy Rachmianto, mengatakan Diah tak diberikan akses komunikasi oleh majikannya selama bekerja di Jordania. Karena itu, komunikasi Diah dan keluarganya terputus selama hampir 12 tahun.
“Diah hilang kontak dengan keluarganya karena tidak diberi akses oleh majikannya untuk berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia. Sejak berada di penampungan, hampir setiap waktu Diah diberikan akses berkomunikasi dengan keluarganya di Malang,” kata Andy dalam keterangan tertulis, Selasa (19/2/2019).
Andy berharap Diah bisa memulai usaha ketika kembali ke Indonesia. Ia mengimbau agar Diah tidak lagi bekerja sebagai TKW.

“Memulai usaha sesuai dengan keterampilan yang pernah diajarkan saat menunggu penyelesaian kasusnya di Griya Singgah KBRI Amman. Dan pada yang lainnya diimbau agar tidak kembali lagi bekerja seperti yang pernah dijalani sebelumnya,” ujarnya.

Sementara itu, terkait pembayaran gaji Diah, Atase Ketenagakerjaan KBRI Amman, Suseno Hadi, menyatakan pihaknya telah melakukan pemanggilan terhadap majikan Diah. Setelah melalui mediasi, majikan Diah kooperatif dan menyelesaikan pembayaran gaji sebesar 9.000 Dolar AS atau sekitar Rp 126 juta.

Setibanya di Bandara Soekarno Hatta, Diah menyampaikan terima kasih kepada Dubes RI di Jordania dan seluruh jajaran KBRI Amman yang telah membantu dan memulangkan dirinya kepada keluarga. Diah rencananya akan pulang ke Malang hari ini didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja Malang.

“Saya gembira sekali, terima kasih Pak Dubes dan staf KBRI lainnya yang telah membantu saya. Saya ingin segera pulang dan bertemu dengan kedua orang tua di kampung halaman,” kata Diah.
(tsa/nvl)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi akan Jemput Paksa Ketum PA 212 Jika 3 Kali Tak Penuhi Panggilan

Jakarta – Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Ma’arif, kembali tidak memenuhi panggilan Polda Jateng sebagai tersangka kasus pidana pemilu. Polisi menegaskan akan menjemput paksa Slamet jika tiga kali tak hadir.

“Kalau tiga kali tidak hadir, penyidik mempunyai kewenangan untuk melakukan penjemputan kepada tersangka untuk dimintai keterangan,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (18/2/2019).

Dedi berharap Slamet dapat menjalani proses hukum dengan kooperatif. Terkait lokasi pemeriksaan, Dedi menuturkan tetap di Polda Jawa Tengah (Jateng), seperti yang sudah direncanakan sebelumnya.
“Ya kita harapkan yang bersangkutan kooperatif memenuhi panggilan penyidik Polresta Surakarta. Untuk penempatan pemeriksaan tetap di Polda Jateng,” ujar Dedi.

Untuk diketahui, Slamet Ma’arif seharusnya menjalani pemeriksaan di Polda Jawa Tengah oleh penyidik Polres Surakarta pada Rabu (15/2). Namun berhalangan hadir sehingga dijadwalkan ulang hari ini.

Slamet Ma’arif batal hadir hari ini. Kuasa hukum menyebutkan Slamet Ma’arif flu berat serta tekanan darah tinggi.

“Kita datang sesuai pemanggilan, kita sampaikan bahwa sebenarnya Ustaz Ma’arif sudah di sini (Semarang) sejak kemarin tapi karena sakit tidak bisa hadir,” kata Ahmad di Mapolda Jateng, pagi tadi.

Ahmad juga meminta untuk penjadwalan ulang, selain itu tim kuasa hukum meminta agar dijadwalkan pemeriksaan ahli. Ada empat orang ahli yang diusulkan oleh kuasa hukum.

Slamet Ma’arif dijerat Pasal 492 dan 521 Undang-Undang nomor 7 tahun 2017 tentang melakukan kampanye yang dilarang bagi peserta pemilu dan tim kampanye. Dugaan pelanggaran dilakukan saat dia menjadi pembicara dalam tablig akbar PA 212 di Solo, 13 Januari 2019 lalu dan kini ia sudah berstatus tersangka.
(aud/idh)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dahnil Sebut Jokowi Sebar Kebohongan, Ini Kata KLHK Soal Rp 18 T

Jakarta – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) meluruskan pandangan koordinator jubir Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Menurut KLKH, eksekusi ganti rugi perusahaan pembakar hutan Rp 18 triliun adalah ranah pengadilan.

Kasus bermula saat LSM Greenpeace Indonesia membuat cuit tentang debat kedua. Yaitu:

@jokowi sebut telah memenangkan gugatan perdata terhadap 11 perusahaan yang harus membayar ganti rugi akibat kerusakan lingkungan kebakaran total lebih 18 T. Namun, belum ada perusahaan yang membayar ganti rugi pada negara sepeser pun.

Atas cuitan itu, Dahnil merespons sebagai berikut:

Kasihan Pak Jokowi dibohongi terus oleh pembantunya. Akhirnya beliau dengan ringan terus menyebarkan kebohongan.

Dahnil Sebut Jokowi Sebar Kebohongan, Ini Kata KLHK Soal Rp 18 T

Atas cuitan-cuitan di atas, Dirjen Penegakan Hukum Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rasio Ridho Sani, tidak terima atas tudingan itu.

“Perlu dijelaskan kewenangan antara eksekutif dan yudikatif dalam kekuasaan negara,” kata Rasio kepada detikcom, Senin (18/2/2019).

Menurut Rasio, kewenangan eksekusi perdata adalah kewenangan Mahkamah Agung (MA), cq Ketua Pengadilan Negeri (PN). Maka cuitan Dahnil dinilai salam alamat.

“Eksekusi putusan gugatan perdata kewenangan Ketua PN,” ujar Rasio.

Eksekusi kasus perdata lingkungan ini belum pernah dilakukan sebelumnya. Maka diperlukan koordinasi dengan PN terkait.

“Karena baru sekarang kami melakukan gugatan yang intensif untuk kasus LHK,” cetus Rasio.

Sebagai penggugat, KLHK menyatakan sangat intensif koordinasi dengan pihak PN Pekanbaru untuk kasus PT MPL dan sudah ada pemanggilan (aanmaning) oleh pihak PN dan sedang berproses. Sedangkan proses eksekusi PT Kalista Alam (KA), Ketua PN Meulaboh telah melakukan aanmaning dua kali. Terakhir panggilan pada 21 Januari 2019.

“Namun PT KA tetap tidak hadir (meskipun telah dipanggil secara patut), sehingga tgl 22 Januari 2019 Ketua PN Meulaboh mengeluarkan penetapan lelang lahan yang dalam pelaksanaannya didelegasikan kepada Ketua PN Suka Makmue (lokasi lahan berada di Kabupaten Nagan Raya),” papar Rasio.

“Komitmen untuk melakukan penegakan serius dan konsisten terus kami lakukan, termasuk terus mendorong upaya eksekusi putusan-putusan yang sudah inkrach,” pungkas Rasio.
(asp/aan) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

4 Pilar Lini Belakang Timnas Indonesia U-22 di Piala AFF 2019

Jakarta – Timnas Indonesia U-22 bersiap menghadapi Piala AFF U-22 2019 di Kamboja. Anak asuh Indra Sjafri bakal melakoni laga pertama melawan Myanmar, Senin (18/2/2019). 

Setelah melewati enam bulan pemusatan latihan dan melakukan degradasi dan promosi dalam pemanggilan pemain, Indra Sjafri akhirnya menetapkan delapan pemain bertahan yang ikut dibawanya ke Kamboja untuk menghadapi Myanmar, Malaysia, dan Kamboja di Grup B Piala AFF U-22 2019, dan tentu harapannya dua tim lain di semifinal dan final.

Lima dari delapan pemain bertahan Timnas Indonesia U-22 yang dibawa ke Kamboja merupakan pemain-pemain yang sudah mengenal Indra Sjafri sejak di Timnas Indonesia U-19 yang dibentuk pada awal 2017, yaitu Firza Andika, Nurhidayat Haji Haris, Rachmat Irianto, Samuel Christianson, dan Asnawi Mangkualam.

Sementara itu, juga ada Bagas Adi Nugroho yang pernah menjadi anak asuh Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19 era 2013. Dua pemain bertahan lainnya adalah Andy Setyo Nugroho dan Fredyan Wahyu.

Delapan pemain bertahan tersebut memang memperlihatkan perkembangan yang pesat selama menjalani pemusatan latihan Timnas Indonesia U-22 dalam enam pekan terakhir.

Namun, tentu dari delapan pemain tersebut hanya akan ada empat pemain yang mendapat kepercayaan dari Indra untuk menjadi pilihan utama di Tim Garuda Muda.

Bola.com membahas empat pemain bertahan Timnas Indonesia U-22yang bisa menjadi pilihan utama Indra Sjafri mengawal sektor pertahanan tim asuhannya:

2 dari 5 halaman

Andy Setyo Nugroho

Andy Setyo Nugroho menjadi pemain bertahan yang paling menjanjikan di Timnas Indonesia U-22 saat ini. Meski kerap menjadi alternatif pemain bertahan di era Luis Milla, Andy Setyo merupakan andalan yang bisa menjadi pilihan utama di pusat pertahanan Tim Garuda Muda.

Jika bicara era Luis Milla, Andy Setyo merupakan pemain bertahan yang menjadi pilihan terakhir, kali ini justru pemain dari PS Tira itu merupakan pilihan utama di posisi bek tengah. Pengalamannya memperkuat tim nasional sejak Timnas Indonesia U-19 asuhan Eduard Tjong membuatnya memiliki jam terbang yang cukup baik.

Andy Setyo juga bisa menjadi pilihan utama Indra Sjafri untuk mengenakan ban kapten di lengan. Postur tubuhnya yang tinggi juga menjadi jaminan di skuat utama Garuda Muda.

Dalam laga uji coba yang dilakukan Timnas Indonesia U-22 sebelum bertolak ke Kamboja, Andy Setyo berhasil mencetak satu gol, yaitu ketika Tim Garuda Muda menghadapi Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang.

3 dari 5 halaman

Nurhidayat Haji Haris

Nurhidayat Haji Haris merupakan seorang bek tengah yang sudah terbukti kualitasnya sejak menjadi pilihan bagi Indra Sjafri di Timnas Indonesia U-19. Pemain bertahan yang tercatat kini membela Bhayangkara FC itu bahkan sempat menjadi kapten Tim Merah-Putih junior saat itu.

Kini pemain bertubuh gempal itu kembali menjadi pemain kepercayaan Indra Sjafri untuk mengawal pusat pertahanan Timnas Indonesia U-22. Pengalamannya yang cukup memiliki jam terbang di tim nasional membantunya untuk bisa beradaptasi cepat.

Kemampuan mengawal lini pertahanan pun tak perlu diragukan meski Nurhidayat juga memiliki sejumlah pengalaman buruk ketika melakukan blunder sebagai pemain bertahan Timnas Indonesia U-19.

Kemampuannya mengawal lini pertahanan membuat Indra Sjafri tak ragu untuk memberikan kepercayaan lebih kepada pemain kelahiran Makassar itu.

4 dari 5 halaman

Asnawi Mangkualam Bahar

Awalnya menjadi pemain bertahan bukanlah karakter seorang Asnawi Mangkualam. Pemain yang juga pernah menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 era Eduard Tjong ini kerap mendapatkan kepercayaan untuk bermain di lini tengah.

Menjadi bagian dari Timnas Indonesia U-19 asuhan Indra Sjafri sejak 2017 maupun ketika memperkuat Timnas Indonesia U-22 asuhan Luis Milla, Asnawi Mangkualam lebih dikenal sebagai seorang gelandang. Kemampuannya bermain menyerang maupun bertahan sangat dibutuhkan untuk mengisi lini tengah tim.

Namun, sejak Indra Sjafri tak lagi memiliki Rifad Marasabessy untuk mengisi sektor kanan pertahanan tim, Asnawi Mangkualam mendapat kepercayaan baru dari pelatih asal Sumatra Barat itu. Asnawi mendapatkan plot baru sebagai bek kanan yang mampu memantu penyerangan tim lewat sayap kanan.

Selain memiliki kecepatan, daya ledak pemain asal Makassar itu ketika menghalau permainan pemain lawan tak perlu diragukan lagi. Ia mampu mematikan pergerakan pemain lawan dengan sangat baik di posisi kanan pertahanan tim.

5 dari 5 halaman

Firza Andika

Sementara itu, di sisi kiri pertahanan Timnas Indonesia U-22 akan hadir Firza Andika. Pemain yang musim lalu membela PSMS Medan itu memang selalu menjadi andalan Indra Sjafri di sisi kiri pertahanan sejak Timnas Indonesia U-19.

Tak hanya mampu memperlihatkan disiplin yang tinggi saat menghalau serangan di sisi kiri pertahanan tim, Firza Andika juga memiliki kecepatan yang sangat baik untuk membantu penyerangan tim. Berulang kali Firza mampu memberikan desakan kepada pertahanan tim lawan ketika membantu penyerangan dari sisi kiri.

Kemampuannya menjadi bek kiri juga sudah diakui dunia internasional. Hal tersebut terbukti dengan keberhasilan Firza memukau saat melakukan trial di Belgia bersama AFC Tubize dan UD Alzira di Spanyol.


Sumber: Bola.com

Joko Driyono Tersangka Kasus Pengaturan Skor, Ini Sederet Temuan Polisi

Jakarta – Plt Ketua Umum PSSI Joko Driyono ditetapkan polisi sebagai tersangka kasus dugaan pengaturan skor sepak bola. Dia diduga melakukan perusakan barang bukti kasus pengaturan skor.

Penetapan status tersangka Joko ini pertama kali disampaikan oleh Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono. Dia menyebut status Joko ditingkatkan sebagai tersangka sejak Kamis (14/2).

“Ya (sudah tersangka), sejak Kamis,” ujar Argo saat dikonfirmasi, Jumat (15/2/2019).


Joko dijerat pasal 363 KUHP dan/atau Pasal 265 KUHP dan/atau Pasal 233 KUHP. Pasal-pasal tersebut pada intinya mengenai tindakan pencurian dengan pemberatan atau perusakan barang bukti yang telah terpasang police line.

“Perusakan barang bukti,” ujarnya.

Polisi pun menyatakan telah mengirimkan surat pemanggilan ke Joko. Pemeriksaan rencananya dilakukan Senin (18/2) pekan depan. Berikut sejumlah temuan polisi terkait penetapan Joko sebagai tersangka:

– Penetapan Berawal dari Keterangan 3 Tersangka Sebelumnya

Polisi menetapkan Joko sebagai tersangka dugaan perusakan barang bukti kasus pengaturan skor. Keterangan dugaan keterkaitan Joko dalam perusakan barang bukti itu disebut polisi diperoleh dari keterangan 3 orang tersangka sebelumnya yaitu Muhammad MM alias Dani, Musmuliadi alias Mus, dan Abdul Gofur. Ketiga orang itu mengaku perusakan barang bukti dilakukan atas perintah orang lain.

“Berangkat dari pemeriksaan tiga tersangka tersebut, kemudian dari Satgas Antimafia menemukan ada tersangka baru lagi, karena 3 ini adalah sebagai pelaku. Tentu 3 pelaku itu memiliki aktor intelektual itulah yang dalam proses pemeriksaan satgas menemukan saudara J, atau Jokdri (dan) ditetapkan sebagai tersangka dari hasil gelar perkara,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo dalam jumpa pers di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

– Joko Diduga Aktor Intelektual Perusakan Barang Bukti

Polri Joko Driyono sebagai aktor intelektual perusakan bukti kasus dugaan pengaturan skor. Hal itu masih berkaitan dengan dugaan Joko sebagai orang yang memerintah 3 tersangka sebelumnya untuk melakukan perusakan barang bukti.

“Dapat diduga sebagai aktor intelektual yang menyuruh dan memerintahkan 3 orang lakukan pencurian dan perusakan police line, masuk rumah tanpa izin, ambil laptop, dokumen dokumen, dan barbuk untuk mengungkap match fixing. Nah ini aktornya intelektualnya saudara Jokdri (Joko Driyono),” tegas Dedi.

“(Tiga orang tersangka) sebagai pesuruhnya saja. Ada yang sebagai driver pribadi, staf dan OB, itu minggu kemarin ditetapkan tersangka. Jadi TKP yang dirusak sudah disegel sudah di police line, sudah jadi perhatian polisi,” sambungnya.

– Polisi 75 Item Barang Bukti saat Geledah Aparteman Joko

Satgas Antimafia Bola juga menggeledah unit apartemen yang dihuni Joko Driyono di Apartemen Taman Rasuna Tower 9 lantai 18 di Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis (14/2) malam. Hasilnya, ada 75 item barang bukti yang disita dan setelah diaudit semakin memperkuat bukti penetapan Joko sebagai tersangka.

“Ada 75 item barbuk (barang bukti) yang berhasil di sita oleh satgas, dari 75 item itu dilakukan audit tambah menguatkan bukti-bukti pendukung dalam rangka menetapkan J sebagai tersangka,” ujar Dedi.

– Jadi Tersangka ke-15 di Kasus Pengaturan Skor

Joko Driyono menjadi tersangka kelima belas dalam kasus dugaan pengaturan skor. Polisi pun masih membuka kemungkinan ada tersangka lainnya di kasus ini.

“Sama Jokdri (Joko Driyono) jadi 15,” ucap Dedi.

“Nanti sangat tergantung hasil pemeriksaan dari satgas dan audit barbuk, kita sudah lakukan penyitaan di beberapa lokasi, kantor PSSI, Komisi Disiplin, dan termasuk di kantor dan kediaman suadara J sendiri, itu akan diaudit terus,” sambungnya.
(haf/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Titik Terang Kasus Dugaan Mark Up Pengadaan Buku Desa di Luwu Sulsel

Liputan6.com, Luwu – Tim Penyidik bidang Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) meningkatkan status kasus dugaan mark-up anggaran proyek pengadaan buku inventarisasi desa se-Kabupaten Luwu, Sulsel tahun anggaran 2016/2017 ke tahap penyidikan.

Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan (Kejati Sulsel) Tarmizi mengatakan, telah ditemukan unsur perbuatan melawan hukum dan bukti permulaan yang cukup. Sehingga memenuhi syarat untuk ditingkatkan ke penyidikan.

“Di proses penyidikan inilah, tim penyidik mencari sosok tersangka atau pihak yang patut bertanggung jawab secara pidana,” jelas Tarmizi saat ditemui usai menunaikan salat Jumat di Kantor Kejati Sulsel, Jumat, 15 Februari 2019.

Kepala Seksi Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin mengatakan, tim penyidik tentunya segera merencanakan pemanggilan sejumlah saksi yang diketahui memiliki pengetahuan terkait kegiatan yang dimaksud.

“Siapa-siapa yang akan dipanggil untuk jalani pemeriksaan di tahap penyidikan, tentunya itu teknis dan belum dapat kita beritahukan secara detil,” ucap Salahuddin di ruangan kerjanya, Jumat 15 Februari 2019.

Ia menegaskan, kegiatan pengadaan buku administrasi untuk seluruh desa se-Kabupaten Luwu diduga terjadi mark-up. Sehingga disinyalir terjadi kerugian negara.

“Dari taksiran penyidikan dugaan kerugian negara sudah ada. Tapi rilnya itu sementara menunggu hasil perhitungan Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Sulawesi Selatan (BPKP Sulsel),” terang Salahuddin.

Proyek pengadaan buku inventarisasi desa se-Kabupaten Luwu, Sulsel dilaksanakan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Luwu.

Adapun pengerjaannya diberikan ke pihak rekanan, CV Citra Harmonis dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja desa tahun anggaran 2016 yang dikumpulkan dari tiap desa di Kabupaten Luwu yang jumlahnya 207 desa. Tiap desa dikabarkan menyetor dana sekitar Rp 4 juta lebih guna membiayai pengadaan buku.

Saksikan video pilihan berikut ini: