Pelayanan Mudik 2019 di Merak Terancam Tidak Maksimal, Apa Penyebabnya?

Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Refdi Andri mengungkapkan, pihaknya sudah menyiapkan sejumlah jalur alternatif guna mengantisipasi penumpukan kendaraan di Tol Merak saat musim mudik Lebaran 2019.

Hal ini disampaikan Refdi saat meninjau kesiapan mudik di Pelabuhan Merak, Banten pada Jumat 10 Mei 2019. Dalam kesempatan ini, Refdi mendapat paparan rencana penanganan arus mudik dari Direktur Lalu Lintas Polda Banten, Kombes Wibowo dan General Manager ASDP Indonesia Ferry, Kapten Solikin, di ruang pertemuan ASDP Merak.

“Ditlantas Polda Banten sudah siap dengan berbagai upaya antisipasi, bahkan jika seandainya antrian kendaraan terjadi sampai KM 95 di tol Merak. Jalur-jalur alternatif juga cukup memadai untuk pergerakan kendaraan yang kita alihkan menuju pelabuhan Merak,” ungkap Refdi dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat.

Refdi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak Pelabuhan Merak untuk mengetahui gambaran arus mudik tahuh ini. Nantinya dapat diketahui, prediksi jumlah pemudik yang akan menggunakan Pelabuhan Merak. 

Pada tahun lalu, kata Refdi, total keseluruhan pemudik yang menggunakan Pelabuhan Merak mencapai 1,5 juta orang.

“Tentu harapan kami setelah menerima paparan tadi semua bisa dijadikan sebagai acuan baik selama arus mudik dan balik,” sambung Refdi.

Refdi menambahkan, pihaknya juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar Pelabuhan Merak. Hal ini guna mengantisipasi kemacetan akibat antrean panjang.

“Nanti di tol paling ujung kilometer 98, kalau ada antrean sampai kilometer 95 maka akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Nanti ada jalur alternatif yang sudah disiapkan,” ucap Refdi. 

Saksikan video pilihan berikut ini:

* Ikuti perkembangan Real Count Pilpres 2019 yang dihitung KPU di tautan ini

Para pemudik mengaku lebih memilih menyeberang pada siang hari untuk menghindari antrean panjang pada malam hari.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *