Eko Roni dan Dwi Ani Retno Bawa Pelajaran Berharga dari Manila

Atlet penyumbang medali perak bagi Indonesia di ajang SEA Games ini, mengaku bahwa ia kerap tampil agresif dalam gulat. Hal ini nampaknya terbawa saat ia tampil, dimana ia sempat membanting lawan di awal stanza.

“Saya pikir saya unggul dari segi poin sebelum terkena sikutan. Satu hal yang dapat saya petik sebagai pelajaran adalah bagaimana mengatur ritme,” katanya.

“Di gulat, bisa saja maju terus untuk menyerang, namun di MMA, adakalanya saya harus mundur,” ujarnya.

“Rekan setim saya di Evolve, Alex Silva, mengatakan bahwa terlalu agresif di awal laga bukan strategi yang bagus, kecuali kalau sudah memasuki ronde akhir.”

Selepas laga, banyak yang menanyakan kondisinya, termasuk CEO One Championship Chatri Sidyodtong. Eko menjawab bahwa kondisinya baik-baik saja dan siap untuk kembali bertanding.

“Saya akan beristirahat seminggu, sebelum melakukan persiapan untuk laga selanjutnya. Saya siap untuk laga selanjutnya, karena ada rasa penasaran juga,” ujar Eko, yang saat ini berada di Samarinda, Kalimantan Timur bersama keluarga besarnya.

Piala Presiden 2019: Persita Dapat Banyak Pelajaran Jelang Kompetisi

Liputan6.com, Jakarta Persita Tangerang kalah 1-3 dari Barito Putera pada matchday kedua Grup E Piala Presiden 2019 yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (9/3/2019). Kekalahan ini membuat Persita ada di dasar grup dan harus tersingkir.

Hasil ini tak membuat Widodo C Putro larut dalam kekecewaan. Pelatih Persita Tangerang ini mengaku timnya mendapat banyak pelajaran dari laga kedua mereka di ajang Piala Presiden 2019.

Menurut Widodo, penampilan timnya pada pertandingan ini tak terlalu mengecewakan. Namun, pelatih berusia 48 tahun tersebut menilai, ada sejumlah catatan dari penampilan M. Roby dan kawan-kawan dalam pertandingan tersebut.

“Tim ini dipersiapkan untuk mengikuti Liga 2,” ucap Widodo, dalam konferensi pers usai pertandingan.

“Namun, kami tetap memiliki sejumlah catatan soal hal-hal yang masih harus diperbaiki lagi sebelum masuk ke kompetisi,” sambungnya.

Dengan kekalahan ini, peluang Persita lolos ke perempat final Piala Presiden 2019 otomatis tertutup. Sementara, bagi Barito, kemenangan ini menjaga asa mereka lolos dari fase grup.

Berita video highlights Piala Presiden 2019 antara Barito Putera menghadapi Persita Tangerang yang berakhir dengan skor 3-1.

5 Pelajaran dari Kemenangan MU atas PSG

Jika ada satu sosok yang mungkin memiliki tanggung jawab besar terkait kekalahan PSG, sosok itu adalah Gianluigi Buffon. Dua gol Romelu Lukaku, murni berasal dari kesalahan sang kiper veteran Italia ini.

Gol pertama terjadi karena dirinya kurang sigap kala berhadapan satu lawan satu dengan Lukaku. Sedangkan gol kedua lebih parah lagi, berupaya menghalau sepakan Marcus Rashford, tepisan tidak sempurna Buffon membuat bola kembali ke area berbahaya, yang kemudian, sukses dimanfaatkan oleh Lukaku.

Tidak dapat dimungkiri, sosok Buffon memang legendaris dan berkualitas. Namun, di usia 40 tahun, dirinya sudah tidak seharusnya menjadi starter, apalagi dengan kiper Timnas Prancis, Alphonse Areola, siap dimainkan setiap saat. Merujuk pada penampilan tadi malam, tidak berlebihan jika Buffon lebih baik mempertimbangkan pensiun di akhir musim.

Soal Kampanye Hitam, Kemenag: Mustahil Pelajaran Agama Dihilangkan

Jakarta – Video emak-emak yang menyebut pelajaran agama akan dihapus capres petahana Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Kementerian Agama (Kemenag) memastikan mustahil pelajaran agama dihapus karena Indonesia negara religius.

“Di negara sekuler seperti Inggris dan sejumlah negara Eropa Barat bahkan pelajaran agama wajib di sekolah, baik di sekolah yang diselenggarakan oleh pemerintah (public schools), apalagi di sekolah yang diselenggarakan oleh gereja (faith based schools). Apalagi di Indonesia, negara bangsa yang dikenal sangat religius, mustahil pelajaran agama dianggap tidak penting, dan akan dihilangkan,” jelas Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Kamaruddin Amin dalam keterangannya, Rabu (6/3/2019).

Kemenag membantah jika pemerintah disebut juga akan menghapus pesantren. Kamaruddin mengatakan, dalam empat tahun terakhir, Kemenag justru berupaya meningkatkan akses serta mutu pendidikan agama dan keagamaan.

Dia memberi contoh program afirmatif seperti Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendikia (MAN IC), yang merupakan madrasah unggulan yang terus dikembangkan hingga jumlahnya makin banyak dan tersebar di berbagai provinsi.

“Pesantren salafiyah dan ma’had aly (perguruan tinggi di pesantren) juga kita rekognisi dalam bentuk penyetaraan atau muadalah. Pemerintah juga siapkan RUU Pesantren untuk memberikan afirmasi dan rekognisi bahkan fasilitasi pada tradisi dan kekhasan keilmuan di pesantren,” kata Kamaruddin.

Selain itu, pemerintah mendukung pembangunan sarana prasarana pendidikan tinggi keagamaan Islam Negeri (PTKIN). Sebanyak 58 PTKIN memiliki gedung perkuliahan baru.

Ia menegaskan penguatan pendidikan agama dan keagamaan sudah banyak dilakukan Kemenag. Bentuk dukungan penguatan itu juga dilakukan pada aspek pengembangan SDM dengan memberikan beasiswa, kurikulum, maupun penguatan proses belajar-mengajar.
“Saya justru optimis, pendidikan agama ke depan di Indonesia akan semakin kuat dan berkualitas,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, video aksi emak-emak mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga door to door di Makassar jadi viral. Ibu-ibu yang tampak memakai baju PKS itu menyebut pelajaran agama dan pesantren akan dihapuskan bila Jokowi kembali terpilih.
(yld/yld)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Emak-emak Kampanye Hitam ke Jokowi Sebut Pelajaran Agama akan Dihapus

Makassar – Sebuah video menjadi viral di Sulsel. Yaitu tentang seorang ibu yang berkampanye untuk Prabowo Subianto. Dia melakukan kampanye hitam ke Joko Widodo.

Ibu itu menyebut pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) akan menghapus kurikulum agama dan menghapus pesantren.

Pada video yang didapatkan detikcom, Selasa (5/3/2019), terlihat seorang ibu duduk di sebuah kursi dan terlihat sedang bertamu ke rumah penduduk. Dalam video itu, ibu tersebut mengajak pemilik rumah untuk memilih pasangan nomor 2, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

“Kalau kita pilih Prabowo itu, kita pikirkan nasib agama kita, anak-anak kita walaupun kita tidak menikmati. Tapi besok lima tahun atau 10 tahun akan datang ini, apakah kita mau kalau pelajaran agama dihapuskan oleh Jokowi bersama menteri-menterinya?” kata ibu tersebut.

“Itu Kan salah satu programnya mereka. Yang pertama, pendidikan agama dihapus di sekolah-sekolah. Terus rencananya mereka itu menggantikan pesantren. Itu akan menjadi sekolah umum dan berbagai macam cara untuk ini,” sambungnya.

Sebelum melanjutkan pembicaraannya, si pemilik rumah langsung memotong dan meminta izin untuk keluar rumah dengan alasan ada urusan.

“Selesai mi dulu di..tabe ka buru buru ka ini,” kata pemilik rumah yang bersuara seorang pria itu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel La Ode Arumahi mengatakan hingga saat ini belum ada laporan ke jajaran Pengawas Pemilu di Sulsel tentang model kkampanye seperti video tersebut. Namun, dia menyebut salah satu tugas mereka selain mengawasi dan menindak, juga melakukan pencegahan.

“Selama kami melakukan pencegahan baik peserta Pemilu Tim kampanye juga pemilih. Peserta beserta tim selalu kami himbau untuk menghindari kampanye negatif, politik uang dan dan bentuk kecurangan lainnya,” kata La Ode saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (5/3/2019).

Di konfirmasi terpisah, Ketua Panwaslu Kota Makassar, Nursari mengatakan pihaknya telah menerima video itu dan segera melakukan pengecekan soal lokasi video ini terjadi.

“Sementara teman teman melakukan identifikasi. Pasti kita kaan cek soal video ini,” tegas dia.

Sebelumnya, kampanye hitam juga dilakukan oleh 3 ibu-ibu di Karawang dengan menyebut Jokowi akan melarang azan bila terpilih kembali.

(fiq/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah yang Benar

Liputan6.com, Jakarta Penggunaan surat sebagai media komunikasi kini sudah semakin jarang digunakan oleh masyarakat. Tak jarang anak-anak zaman sekarang atau mungkin para orang tua muda sekarang ini tidak tahu cara menulis surat yang benar

Walaupun jaman telah berkembang dan kebanyakan orang meninggalkan surat, tapi surat izin tidak masuk sekolah masih digunakan hingga sekarang.

Surat izin tidak masuk sekolah masih digunakan hingga saat ini karena dianggap lebih sopan, formal dan dapat dipertanggungjawabkan. Memang terkadang kamu membutuhkan cara membuat surat izin untuk memberi tahu kepada pihak sekolah bahwa kondisi kamu yang tidak memungkinkan untuk masuk.

Seperti dimana saat kamu sakit atau berhalangan hadir karena ada urusan keluarga yang tidak bisa ditinggalkan. Berikut cara membuat surat izin tidak masuk sekolah yang telah Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Jumat (1/3/2019).

2 dari 6 halaman

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah

Cara membuat surat izin tidak masuk sekolah ini sangat gampang, asalkan kamu tahu unsur-unsur apa saja yang seharusnya harus di persiapkan dan diperhatikan dalam membuat surat izin.

1.  Tujuan pengiriman surat

Tujuan yang di maksud adalah di mana surat ini berisi sebuah informasi ke siapa surat ini di tunjukan. Apakah ke kepala sekolah, pimpinan perusahaan, kepada wali kelas atau yang lainnya. Catatan, kalau kamu sudah memakai kata “Kepada” maka kamu tidak usah memakai kata Yth dan sebaliknya.

2.  Alasan Izin

Cara membuat surat izin tidak masuk sekolah, unsur ini sangat penting dalam surat izin. Karena unsur ini yang menentukan apakah surat yang kamu buat dapat di terima atau tidak. Kamu harus menulis alasan yang benar-benar logis.

3.  Tanggal dan tempat pembuatan surat

4.  Alamat tujuan

5.  Salam pembuka

6.  Kalimat pembuka surat

7.  Isi dalam surat

8.  Salam penutup surat

9.  Nama pengirim surat

Walaupun surat izin biasanya di tulis dan dibuat oleh pribadi, Namun surat izin bisa di katakan surat yang resmi. Oleh karena itu dalam menulis surat izin sebaiknya di tulis secara jelas dan baku. Inilah bagian-bagian yang harus kamu ketahui dalam membuat surat izin.

3 dari 6 halaman

Contoh Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah dari Orang Tua

Yogyakarta, 09 Mei 2019


Kepada Yth.

Bapak/Ibu Guru Wali Kelas XII-A

SMA ………..

di Tempat


Dengan hormat,

Dengan ini saya selaku orang tua/wali murid dari :

Nama       : ………………

Kelas        : XII IPA 3

Alamat    : Jl. Kaliurang KM 5, Yogyakarta

NISN       : 123347


Memberitahukan bahwa anak saya tersebut diatas tidak dapat mengikuti pelajaran seperti biasa pada hari ini, Kamis, 09 Mei 2019 dikarenakan sakit. Oleh karena itu, kami memohon pada Bapak/Ibu Guru Wali Kelas XII-A agar memberikan izin. Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.


Hormat kami,

Orang tua/Wali murid,


Rio Willyanto

4 dari 6 halaman

Contoh Cara Membuat Surat Tidak Masuk Sekolah Menghadiri Pernikahan Saudara

Malang, 09 Mei 2019


Hal : Surat Izin Tidak Masuk Sekolah

Kepada Yth,

Kepala SMA Negeri 1 Malang

di Malang


Dengan hormat,

Saya yang bertandatangan dibawah ini adalah Orang tua dari :


Nama       : Putri Marino

Kelas        : XII IPA 1

NISN       : 9877690


Memberitahukan bahwa putri saya tersebut diatas tidak dapat masuk sekolah seperti biasa, dikarenakan mengikuti prosesi akad nikah kakak kandungnya di luar kota. Dengan ini, kami memohon kepada Bapak/Ibu Guru Wali Kelas XII IPA 1 agar memberikan izin. Demikian yang dapat kami sampaikan. Atas perhatian Bapak/Ibu kami ucapkan terimakasih.


Hormat saya,

Orang Tua Siswa,


Rio Romario

5 dari 6 halaman

Contoh Cara Membuat Surat Tidak Masuk Sekolah dengan Surat Keterangan Dokter

Medan, 09 Mei 2019


Hal : Permohonan Izin Sekolah

Lampiran : 1 Lembar


Kepada Yth,

Bapak/Ibu Guru SMA Negeri 1 Medan

Jl. Pendidikan No. 1

Medan


Dengan hormat,

Saya yang bertanda tangan di bawah ini, orang tua dari :


Nama       : Chico Sihombing

Kelas        : XII IPA 3

Alamat    : Jl. Kampung Keling 3 No. 99, Medan

NISN       : 667021


Dengan ini bermaksud memberitahukan bahwa anak kami dengan nama tersebut diatas sedang dalam keadaan sakit. Atas saran dokter, siswa tersebut diatas harus beristirahat total selama tiga hari. Adapun surat keterangan sakit dari dokter sudah kami lampirkan bersama dengan surat ini. Demikian surat permohonan izin kami buat, atas perhatian Bapak/Ibu guru kami mengucapkan banyak terimakasih.


Hormat Kami,

Orang tua Siswa,


Rio Sihombing

6 dari 6 halaman

Cara Membuat Surat Izin Tidak Masuk Sekolah yang Harus Diperhatikan

1. Kertas yang digunakan sebaiknya adalah kertas HVS. Dengan demikian, surat izin yang dibuat akan terlihat lebih rapi dan sopan.

2. Jangan sampai ada coretan pada kertas HVS yang dipakai. Jika ada kesalahan dalam penulisan/pengetikan, usahakan untuk mengganti kertas tersebut dengan yang baru. Jangan sampai kamu meralat tulisan tersebut dengan tipe-x atau coretan.

3.  Tulislah surat izin dengan cara tulis tangan, dan usahakan bolpoint yang dipakai berwarna hitam.

4. Cara membuat surat izin tidak masuk sekolah selanjutnya di haruskan memakai amplop agar lebih rapi dan sopan.

Pendaftaran UTBK 2019 Dibuka Hari Ini, Cek Jadwal dan Persyaratan Lengkapnya

Liputan6.com, Jakarta – Mulai 2019 ini, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Dan mulai hari ini, Jumat (1/3/2019), pendaftaran UTBK dibuka.

Dilansir dari laman resmi Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi atau LTMPT www.ltmpt.ac.id, pendaftaran ujian UTBK sebagai syarat mengikuti SBMPTN 2019 ini akan dibuka hingga 1 April 2019.

Namun, dibagi menjadi dua gelombang, yaitu gelombang pertama 1–24 Maret 2019 dan gelombang kedua 25 Maret–1 April 2019.

UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C 2017, 2018, dan 2019.

Peserta hanya diperbolehkan mengikuti UTBK maksimal dua kali, dengan ketentuan, UTBK kelompok sains dan tekhnologi (saintek) satu kali dan kelompok sosial dan hukum (soshum) satu kali, atau kelompok saintek dua kali, atau kelompok soshum dua kali.

Kemudian, peserta yang ingin mengikuti tes satu kali dapat mendaftar pada gelombang pertama atau gelombang kedua.

Waktu pelaksanaan tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama 13 April–4 Mei 2019 dan gelombang kedua 11–26 Mei 2019.

Peserta yang ingin mengikuti tes UTBK dua kali, harus mendaftarkan diri pada gelombang pertama dan gelombang kedua. Sehingga, peserta yang mendaftar pada gelombang kedua, hanya dapat mengikuti satu kali tes pada 11–26 Mei 2019.

Persyaratan mengikuti UTBK ada tiga yaitu, siswa SMA/MA/SMK kelas 12 pada 2019 atau peserta didik Paket C 2019, lulusan SMA/MA/SMK/Sederajat 2017 dan 2018 atau lulusan Paket C 2017 dan 2018, serta membayar biaya UTBK.

Biaya pendaftaran UTBK sebesar Rp 200.000 setiap mengikuti tesnya dan dapat dibayarkan melalui Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN.

Apabila sudah membayar, maka uang tersebut tidak dapat ditarik kembali oleh peserta ujian UTBK dengan alasan apapun. Calon peserta Bidikmisi yang dinyatakan lolos persyaratan tidak dipungut biaya.

2 dari 4 halaman

Tahapan dan Waktu Tes UNBK

Tahapan UNBK ini yang pertama adalah peserta wajib mendaftar melalui laman https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id menggunakan NISN dan NPSN untuk mendapatkan username dan password.

Kedua, mengunggah pas foto berwarna terbaru, mengisi data, memilih jenis dan sesi ujian, serta lokasi Pusat UTBK PTN untuk mendapatkan slip pembayaran UTBK.

Ketiga, peserta membayar di Bank Mandiri, Bank BNI, atau Bank BTN menggunakan slip pembayaran paling lambat 1×24 jam, kecuali bagi pendaftar Bidikmisi.

Keempat, peserta melakukan login ke laman pendaftaran di https://pendaftaran-utbk.sbmptn.ac.id untuk mencetak kartu peserta UTBK.

Terakhir, peserta mengikuti UTBK sesuai dengan hari, tanggal, sesi, dan lokasi Pusat UTBK PTN yang dipilih.

Untuk jadwal UTBK 2019 akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu sebanyak 10 kali atau setiap hari terdapat dua sesi tes, yaitu pagi dan siang sebanyak 20 sesi (kecuali hari libur nasional).

Waktu pelaksanaan tes untuk peserta pendaftar gelombang pertama 13 April–4 Mei 2019, khusus Tuna Netra 4 Mei 2019 pukul 07.30-11.45 WIB dan gelombang kedua 11–26 Mei 2019, khusus Tuna Netra 25 Mei 2019 pukul 07.30-11.45 WIB.

Pengumuman hasil UTBK adalah paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.

3 dari 4 halaman

Jenis Tes dan Kelompok Ujian UTKB

UTBK terdiri atas Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA) yang sesuai dengan kelompok ujian setiap peserta ujian.

TPS digunakan mengukur kemampuan kognitif, yaitu kemampuan penalaran dan pemahaman umum yang penting untuk keberhasilan di sekolah formal, khususnya pendidikan tinggi.

Kemampuan ini meliputi kemampuan penalaran umum, pengetahuan kuantitatif, pengetahuan dan pemahaman umum, serta kemampuan memahami bacaan dan menulis.

Kemudian TKA digunakan untuk mengukur pengetahuan dan pemahaman keilmuan yang diajarkan di sekolah dan diperlukan seseorang agar dapat berhasil dalam menempuh pendidikan tinggi.

TKA juga mengukur kemampuan kognitif yang terkait langsung dengan konten mata pelajaran yang dipelajari di sekolah. Penekanan tes pada Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Sedangkan kelompok ujian UTBK terbagi menjadi dua, yaitu sains dan tekhnologi atau saintek serta sosial dan humaniora atau soshum.

Kelompok ujian saintek dengan materi ujian TPS dan TKA saintek, yaitu Matematika Saintek, Fisika, Kimia, dan Biologi. Kemudian, kelompok ujian soshum dengan materi ujian TPS dan TKA soshum, yaitu Matematika Soshum, Geografi, Sejarah, Sosiologi, dan Ekonomi.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

BMKG: Gempa Solok Selatan Dipicu Sesar Aktif yang Belum Terpetakan

Liputan6.com, Jakarta – Gempa tektonik bermagnitudo 5,6 mengguncang wilayah Kabupaten Solok Selatan, Kamis 28 Februari 2019. Hasil pemutakhiran parameter menunjukkan gempa ini memiliki kekuatan magnitudo 5,3.

Episenter terletak pada koordinat 1,4 LS dan 101,53 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 36 kilometer arah timur laut Kota Padang Aro, Kabupaten Solok Selatan, Propinsi Sumatera Barat, pada kedalaman 10 kilometer.

Menurut Kepala Bidang Informasi Gempabumi dan Peringatan Dini Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono, gempa Solok Selatan ini, merupakan jenis gempa tektonik kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu aktivitas sesar aktif yang belum terpetakan dan belum diketahui namanya.

“Pemicu gempa ini diduga berasal dari percabangan (splay) dari Sesar Besar Sumatra (The Great Sumatra Fault Zone), mengingat lokasi episenter gempa ini terletak sejauh 49 kilometer di sebelah timur jalur Sesar Besar Sumatera tepatnya dari Segmen Suliti,” jelas Daryono kepada Liputan6.com, Jumat (1/3/2019).

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini dibangkitkan oleh deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan mendatar (strike-slip).

“Jika memperhatikan peta geologi di lokasi episenter, tampak terlihat adanya pola kelurusan yang berarah barat laut-tenggara. Mengacu orientasi ini maka dapat dikatakan bahwa mekanisme gempa Solok Selatan ini berupa sesar geser dengan arah pergeseran menganan (dextral-strike slip fault),” ujar dia.

Dampak gempa ini guncangannya dirasakan di Solok Selatan mencapai skala intensitas V-VI MMI, Kota Padang III-IV MMI, Painan dan Padang Panjang II-III MMI, Payakumbuh Limapuluh Kota II MMI, Kepahyang I MMI. Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Solok Selatan, lebih dari 343 bangunan rumah rusak dan sedikitnya 48 orang terluka akibat gempa ini.

“Catatan sejarah gempa besar di Segmen Suliti tidak banyak, tetapi pada bagian selatan Segmen Suliti yang berdekatan dengan Segmen Siulak dalam catatan sejarah pernah terjadi 2 kali gempa dahsyat, yaitu Gempa Kerinci 1909 (M=7,6) dan 1995 (M=7,0),” ucap Daryono.

2 dari 2 halaman

Sejarah Gempa 1909

Salah satu peristiwa gempa dahsyat di Perbatasan Sumatera Barat, Bangkulu, dan Jambi adalah gempa merusak yang terjadi pada 4 Juni 1909, sekitar 7 tahun setelah wilayah ini diduduki Hindia-Belanda.

“Gempa tektonik yang dipicu akibat aktivitas Sesar Besar Sumatera tepatnya di segmen Siulak ini berkekuatan M=7,6. Gempa ini menjadi gempa darat paling kuat yang mengawali abad ke-20 di Hindia-Belanda. Peristiwa gempa dahsyat ini banyak ditulis dan diberitakan dalam berbagai surat kabar Pemerintah Hindia Belanda saat itu,” terang Daryono.

Jumlah korban jiwa meninggal akibat gempa Kerinci saat itu sangat banyak mencapai lebih dari 230 orang. Sementara korban luka ringan dan berat dilaporkan juga sangat banyak.

“Sejarah gempa dahsyat yang melanda Kerinci tahun 1909 kemudian terulang kembali pada tahun 1995. Gempa Kerinci 1995 berkekuatan M 7,0 terjadi terjadi pada 7 Oktober 1995 yang mengakibatkan kerusakan parah di Sungaipenuh, Kabupaten Kerinci,” kata Daryono.

Gempa ini menyebabkan 84 orang meninggal, 558 orang luka berat dan 1.310 orang luka ringan. Sementara 7.137 rumah, sarana transportasi, sarana irigasi, tempat ibadah, pasar dan pertokoan mengalami kerusakan.

Untuk itu, ia menilai ada pelajaran penting yang dapat dipetik dari peristiwa gempa di Solok Selatan termasuk catatan gempa Kerinci 1909 dan 1995. Bahwa, keberadaan zona Sesar Besar Sumatra harus selalu diwaspadai.

“Jika terjadi aktivitas pergeseran sesar ini maka efeknya dapat sangat merusak karena karakteristik gempanya yang berkedalaman dangkal dan jalur sesar yang berdekatan dengan permukiman penduduk,” ucap Daryono.


Saksikan video pilihan berikut ini:

Terdakwa Suap Meikarta: Tuntutan Jaksa Janggal, Tak Sesuai Fakta

Bandung – Selain Billy Sindoro, 3 terdakwa perkara suap proyek perizinan Meikarta membacakan nota pembelaan (pleidoi). Ada yang mengakui perbuatan, ada juga terdakwa yang menilai tuntutan jaksa tidak tepat.

Terdakwa Henry Jasmen P Sitohang menyebut tuntutan jaksa pada KPK janggal. Henry sebelumnya dituntut pidana penjara selama 4 tahun dan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan.

“Yang Mulia seperti diketahui jaksa penuntut umum telah menyampaikan tuntutan. Saya coba mendengarkan dan menyimak tuntutan. Dari apa yang dibacakan, ada yang membuat saya kaget dan janggal dan tidak sesuai dengan fakta, bahkan ada sama sekali yang saya belum pernah saya dengar,” ujar Henry membacalam pleidoinya di Pengadilan Tipikor Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (27/2/2019).

Henry–konsultan Lippo Group ini–menanggapi pernyataan jaksa dalam surat tuntutan yang menyebut keterangan dirinya berubah-ubah. Henry menegaskan dirinya memang tak cakap dalam urusan hukum.

Henry juga menjelaskan soal perubahan berita acara penyidikan (BAP) saat dilakukan pemeriksaan penyidik. Menurutnya, saat itu dia harus dua kali menuliskan ulang kronologi BAP. Akan tetapi, menurut Henry, perubahan BAP tersebut tidak dipaparkan jaksa KPK dalam persidangan.

“Namun seperti yang diketahui, kedua kronologi itu tidak tahu di mana. Sampai sekarang, tidak pernah dikeluarkan jaksa,” kata Henry.

Henry juga membantah soal keterlibatannya memberi uang kepada Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Iwa Karniwa. Henry mengaku tak tahu menahu perihal duit Rp 1 miliar yang diberikan kepada Iwa melalui Hendri Lincoln dan Neneng Rahmi Nurlaili.

“Saya sangat kaget, atas dasar apa JPU menyatakan hal ini. Saya sama sekali belum mendengar, baru mendengar di sini dan saya tegas menyampaikan sama sekali tidak benar dan tidak berdasar. Saya sama sekali tidak mengenal Iwa, saya tidak memberikan sesuatu baik langsung maupun tidak langsung,” kata Henry.

Karenanya, Henry kecewa atas tuntutan jaksa. Menurut dia, tuntutan yang diberikan jaksa sangat jauh berbeda dengan tuntutan terhadap Fitradjadja dan Taryudi.

“Ancaman hukum jauh dari rekan saya bahkan dua kali lipat lamanya dari Fitradjadja dan Taryudi. Dasar yang disampaikan terkesan tendensius, tidak mencerminkan keadilan namun menimbulkan kesan sedang balas dendam kepada saya,” kata Henry.

Sementara itu, terdakwa Fitradjadja Purnama mengakui perbuatannya. Dia mengakui kesalahannya atas tindakan praktik suap tersebut.

“Terhadap pokok-pokok tuntutan saya hanya bisa menyatakan terima salah atas perbuatan yang saya lakukan. Perbuatan saya telah melenceng dari profesionalitas kerja saya. Apa yang semula tidak saya niatkan, bahkan sama sekali tidak saya pikirkan, akhirnya terjadi dengan saya yang terlibat di dalamnya. Apa yang telah saya lakukan membawa konsekuensi dan akibat buruk bukan hnya terhadap diri saya sendiri, melainkan juga terhadap keluarga,” ujar Fitradjadja sambil menyampaikan permohonan maaf.

Dia juga menjelaskan soal keterlibatannya mengurus perizinan Meikarta. Fitradjadja mengaku tak tahu soal pemberian-pemberian yang ternyata sudah berlangsung sejak tahun 2016 pada saat proses ini dilakukan oleh Edi Dwi Soesianto dan Satriadi.

“Saya sama sekali tidak tahu atas pemberian-pemberian atau janji-janji kepada Neneng Hasanah Yasin, EY Taufik, dan Iwa Karniwa; baik langsung ataupun melalui orang lain. Sama sekali saya tidak tahu,” ujarnya.

“Bahwa ternyata, dalam persidangan terunkap, saya terlibat atau dianggap terlibat, dalam pemberian kepada salah satu atau dua atau ketiganya, saya baru tahu di persidangan, bahwa uang yang saya terlibat dalam pemberiannya itu sampai kepada orang-orang tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, terdakwa Taryudi juga mengakui perbuatannya. Dia menyesal dan menerima hukuman yang akan dijadikan pelajaran berharga bagi dirinya.

“Apapun yang terjadi sudah terjadi dan saya disini membacakan pembelaan. Dengan perasaan bercampur aduk saya menyesal dan merindukan anak-anak. Saya menyesal dan saya akan menjadikan ini sebagai pelajaran. Majelis hakim, saya mohon ampunan saya memohon majelis hakim menjatuhkan hukuman yang adil dan setimpal,” kata Taryudi.
(dir/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Mahfud Md soal 3 Emak PEPES: Ancaman Hukumannya 6 atau 10 Tahun Penjara

Jakarta – Eks Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud Md mengatakan 3 emak-emak di Karawang, Jawa Barat, yang jadi tersangka karena dugaan kampanye hitam ke capres Joko Widodo (Jokowi) bisa terancam hukuman berat. Sebab ketiganya bukanlah tim pemenangan dari paslon di Pilpres 2019.

“Emak-emak itu, tiga emak-emak di Karawang yang menyatakan kalau Jokowi jadi presiden akan boleh kawin sejenis, akan LGBT dilegalkan sebagainya itu bukan pelanggaran kampanye karena pelakunya itu bukan paslon, pelakunya itu bukan anggota tim pemenangan dari salah satu paslon dan pelakunya bukan caleg. Oleh sebab itu hukumannya lebih berat dari pelanggaran kampanye,” kata Mahfud.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud di Hotel Grand Sahid Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019). Karenanya, lanjut Mahfud, ketiga tersangka yang merupakan relawan Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandiaga Uno (PEPES) ini bakal terancam hukuman yang lebih berat.
“Kalau pelanggaran kampanye mungkin hukumannya satu tahun denda berapa gitu ya. Kalau ini ancaman hukumannya 6 tahun berdasar Undang-Undang ITE. Bahkan kalau menggunakan Undang-Undang Nomor 1 tahun ’46 ancaman hukumannya 10 tahun. Tinggal nanti membela diri saja di pengadilan,” sambungnya.

Mahfud menambahkan, dirinya berharap siapapun mengambil pelajaran dari kasus ini. Pendukung Prabowo-Sandiaga maupun Jokowi-KH Ma’ruf Amin harus berhati-hati agar tidak terjerat pidana.

“Ini berlaku untuk semua paslon 01, paslon 02 kepada para pendukungnya itu supaya hati hati dalam memberikan dukungan atau mengcounter lawan yang tidak didukung, agar tidak terjurumus ke tindak pidana,” jelasnya.

Sejak diamankan Minggu malam (24/2/2019), tiga wanita yang jadi tersangka ujaran kebencian terhadap Jokowi masih diperiksa intensif di Mapolres Karawang.

Kapolres Karawang AKBP Nuredy Irwansyah Putra menyatakan ketiganya adalah pelaku utama kasus video ujaran kebencian pada Jokowi. Ketiganya dijerat pasal alternatif dalam kasus tersebut yaitu pasal 28 ayat (2) Jo pasal 45A ayat (2) UU RI No. 19 tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik; dan/atau pasal 14 atau pasal 15 UU RI No. 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

“Jika melihat pasal yang dikenakan, tersangka terancam hukuman 6 tahun, atau 10 tahun penjara,” kata Nuredy, Rabu (27/2).
(hri/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>