Pasutri di Tulungagung Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga Dibunuh

Tulungagung – Sepasang suami istri di Tulungagung ditemukan tewas di dalam rumahnya. Ditemukan bercak darah di lokasi kejadian.

“Tadi yang mengetahui pertama adalah cucunya sendiri, sempat dikira kakeknya itu tidur, kemudian dia melihat ceceran cairan merah kehitaman yang awalnya dikira kecap yang ternyata darah. Setelah itu dia pulang dan memberitahu ibunya,” kata Kasat Reskrim Polres Tulungagung, AKP Mustijat Priyambodo, Kamis (8/11/2018).

Korban diidentifikasi bernama Suprihatin (50) dan suaminya Adi Wibowo alias Didik (61), warga Dusun Ngingas Desa/Kecamatan Campurdarat, Tulungagung. Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh salah satu anggota keluarga korban pada petang tadi.

Saat dilakukan pengecekan kembali, diketahui kedua korban telah dalam kondisi meninggal dunia. Korban Didik ditemukan dalam posisi tertelungkup di kamar belakang, sedangkan Suprihatin ditemukan di ruang depan.

Pasutri di Tulungagung Ditemukan Tewas di Rumahnya, Diduga DibunuhFoto: Suasana tempat penemuan pasutri tewas di Tulungagung. (Dok Istimewa)

Korban diduga telah meninggal dunia sejak tiga hari yang lalu, hal ini dikuatkan dengan keterangan sejumlah tetangga korban yang tidak melihat aktivitas Didik dan istrinya sejak Selasa lalu.

“Untuk dugaan awal memang mengarah ke pembunuhan, namun untuk memastikan penyebab kematian, saat ini korban kami bawa ke RSUD dr Iskak untuk dikakukan autopsi,” jelas Mustijat.

Satreskrim Polres Tulungagung dan tim Inafis diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara. Belum diketahui secara pasti apakah kedua korban merupakan korban pembunuhan.

Mustijat mengatakan, pihaknya menemukan luka pada kepala bagian bekalang jenazah Adi Widodo alias Didik.

“Ya, memang kami temukan luka di kepala untuk yang laki-laki, sedangkan untuk korban perempuan Suprihatin masih belum kelihatan, nanti akan diperiksa lebih lanjut di rumah sakit,” kata Mustijat, Kamis (8/11/2018).

Dijelaskan dari beberapa barang bukti dan fakta di lokasi kejadian, pihaknya menduga tewasnya sepasang suami istri tersebut akibat pembunuhan. Sedangkan untuk memastikan penyebab kematian korban, saat ini kedua jenazah langsung dievakuasi ke RSUD dr Iskak Tulungagung guna dilakukan autopsi.

“Untuk saksi-saksi belum kami panggil, namun sebagai langkah awal kami minta keterangan pihak keluarga,” ujarnya.

(dnu/dnu)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *