5 Raja Assist di Kompetisi Liga 1

Jakarta Kesuksesan sebuah klub di Liga 1 biasanya tak hanya bergantung pada penyerang yang mampu mencetak gol di setiap pertandingan. Namun, sebuah klub akan jauh lebih beruntung jika memiliki pemain yang juga rajin memberi assist.

Para pemain yang andal mencetak assist biasanya berprofesi sebagai gelandang atau pemain sayap. Namun, belakangan pemain seperti penyerang pun kadang bisa mengambil tugas untuk membuka jalan rekannya untuk mencetak gol.

Pemain-pemain yang jago memberikan assist biasanya lebih mendahulukan kepentingan tim ketimbang pribadi. Hal itulah yang membuat mereka biasanya tidak memiliki sifat egois.

Proses assist yang diberikan pun beragam. Mulai dari umpan silang, umpan panjang, atau sekadar umpan dari jarak dekat yang siap dituntaskan oleh pemain terdekat menjadi gol.

Kemampuan mencetak asisst memang dimiliki semua pemain jika dalam posisi dan situasi yang tepat. Namun, padanya kenyataannya ada pemain-pemain yang memiliki naluri memberi umpan lebih baik ketimbang lainnya.

Lantas, siapa saja pemain-pemain yang punya keahlian menjadi menjadi pembantu pencetak gol klub di Liga 1 2018? Berikut ini 5 pemain yang layak mendapatkan predikat Raja Assist di Liga 1 2018 versi Bola.com:

2 dari 6 halaman

Nick van der Velden

Gelandang Bali United, Nick van der Velden, berebut bola dengan bek Persija Jakarta, Ismed Sofyan, pada final Piala Presiden di SUGBK, Jakarta, Sabtu (17/2/2018). Persija menang 3-0 atas Bali United. (Bola.com/Vitalis Yogi Trisna)

Nick van der Velden mampu mempertahankan penampilan gemilangnya bersama Bali United pada Liga 1 2018. Pemain asal Belanda itu sukses tampil sebanyak 24 pertandingan dan mencetak satu gol dan sembolan assist.

Kehadiran Van der Velden di lini tengah membuat alur serangan Bali United menjadi mematikan. Namun, hal itu tak mampu memberikan prestasi buat klub berjuluk Pasukan Tridatu.

Bali United menutup musim di peringkat ke-11 klasemen akhir Liga 1 2018. Klub kebanggaan masyarakat Pulau Dewata hanya mengumpulkan 45 poin hasil 12 kemenangan, sembilan kali imbang, dan 13 kali kalah. 

3 dari 6 halaman

Riko Simanjuntak

Gelandang Persija Jakarta, Riko Simanjuntak, menggiring bola saat melawan Mitra Kukar pada laga Liga 1 di SUGBK, Jakarta, Minggu (9/12). Persija menang 2-1 atas Mitra. (Bola.com/Yoppy Renato)

Riko Simanjuntak tampil memesona dalam musim perdananya bersama Persija Jakarta. Pemain asal Pematang Siantar itu langsung mencuri perhatian karena tampil apik di sektor sayap kanan Macan Kemayoran.

Dalam 27 laga yang dimainkannya, Riko sukses melepaskan sembilan assist yang berbuah gol untuk Persija. Selain itu, pemain berpostur 160 cm itu juga mencetak tiga gol.

Penampilan apik Riko sejalan dengan prestasi yang diraih Persija yakni sebagai kampiun Liga 1 2018. Kini, Riko harus mampu menjawab tantangan untuk memberikan penampilan konsisten di 2019.

4 dari 6 halaman

Bruno Silva

Bruno Silva, belum memastikan masa depan di PSIS Semarang. (Bola.com/Vincentius Atmaja)

PSIS Semarang tak salah mendatangkan Bruno Silva pada Liga 1 2018. Pemain asal Brasil itu langsung tampil tajam bersama Laskar Mahesa Jenar.

Bruno Silva tercatat menyumbang sembilan assist dalam 31 laga yang dimainkannya bersama PSIS. Selain itu, pemain berusia 27 tahun juga tampil tajam dengan menyumbang 16 gol untuk PSIS.

Namun, romantika Bruno Silva dengan PSIS hanya bertahan selama semusim. Pemain berpostur 188 cm itu resmi hengkang dan bergabung dengan klub kasta kedua Arab Saudi, Al Ain.

5 dari 6 halaman

Dedi Hartono

Pemain Mitra Kukar, Dedi Hartono saat melawan Persib Bandung pada laga Liga 1 Indonesia di GBLA, (8/4/2018). (Bola.com/Nick Hanoatubun)

Dedi Hartono langsung tampil mengesankan pada musim perdananya bersama Mitra Kukar. Pemain berusia 31 tahun itu sukses mencetak sembilan assist dalam 34 penampilannya bersama pasukan Naga Mekes.

Selain andal dalam urusan mencetak assist, pemain berpostur 165 tahun itu juga tercatat mencetak tiga gol. Sayang, penampilan apik Dedi tak sejalan dengan pencapaian Mitra Kukar.

Klub kebanggaan masyakat Kutai Kertanegara itu harus turun kasta ke Liga 2. Mitra Kukar finis di peringkat ke-16 dengan raihan 39 poin hasil 12 kali kemenangan, tiga kali imbang, dan 19 kali kalah.

6 dari 6 halaman

Rizky Pora

Pemain Barito Putra, Rizky Pora saat melawan Bhayangkara FC pada laga Liga 1 2017 di Stadion Patriot, Bekasi, (4/7/2017). (Bola.com/Nicklas Hanoatubun)

Predikat pemain yang paling banyak mencetak assist di Liga 1 2018 jatuh pada gelandang Barito Putera, Rizky Pora. Pemain berusia 29 tahun itu tercatat memboring sembilan assist sepanjang musim lalu.

Sayang, penampilan apik Rizky Pora tak sejalan dengan pencapaian Barito Putera di Liga 1 2018. Pasukan Jacksen F Tiago itu hanya mampu bertengger di peringkat kesembilan klasemen akhir.

Namun, musim ini jasa Rizky Pora masih digunakan Barito Putera. Dengan demikian, seluruh publik Bumi Mangkurat berharap pada kontribusi besar Rizky Pora untuk membantu klubnya meraih prestasi di Liga 1 2019.

Di Balik Makna Lagu Jogja Istimewa yang Dipakai Kampanye Prabowo-Sandi

Liputan6.com, Jakarta Rapper asal Yogyakarta, Marzuki Muhamad atau lebih terkenal dengan nama Kill The DJ meradang karena lagu ciptaannya yang berjudul Jogja Istimewa dipakai untuk kampanye pemenangan Prabowo-Sandiaga Uno oleh Emak-emak di Yogyakarta.

Personel Jogja Hiphop Foundation ini geram karena timses Prabowo-Sandiaga Uno karena memakai karyanya tanpa izin. Tak sepakat karya ciptaannya dipakai dan diubah tanpa pemberitahuan, Marzuki berencana melaporkan timses Prabowo- Sandiaga Uno ke Polda DIY.

Menyusul pengubahan lirik lagu ‘Jogja Istimewa’ karya Marzuki itu untuk kepentingan kampanye Prabowo-Sandi, juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade meminta para pendukung meminta maaf kepada Marzuki.

Dia mengaku tidak mengetahui pihak yang mengubah lagu tersebut. Hanya saja, Andre mengimbau relawan atau pendukung lebih berhati-hati dalam menggunakan karya orang lain untuk mengekspresikan dukungan ke Prabowo-Sandi.

2 dari 4 halaman

Makna Lagu Jogja Istimewa

Jogja Istimewa merupakan lagu bergenre Hip-Hop/Rap yang sangat populer bagi masyarakat Jogja bahkan Indonesia. Liriknya yang sederhana membuat lagu ini cepat diterima oleh masyarakat khususnya masyarakat Yogyakarta.

Lagu Jogja Istimewa pertama dirilis Kill The Dj bersama grup rapper Javahiphop pada 9 November 2009.

Lagu Jogja Istimewa terdengar seperti lagu penyemangat bagi masyarakat Yoygakarta untuk terus mencintai tradisi dan kebudayaan Yogyakarta.

Kill the DJ sang pencipta lagu Jogja Istimewa dalam blog pribadinya killtheblog.com mencoba menjelaskan secara rinci makna bait demi bait lagu Jogja Istimewa. Lirik dari lagu ini sebagian besar megambil kalimat-kalimat yang diungkapkan para tokoh bangsa seperti Soekarno Sultan HB 9, Ki Hadjar Dewantoro, RM Sosrokartono dan lain sebagainya.

Kalimat-kalimat ini digubah Kill the DJ menjadi sebuah lirik rap yang enak diperdengarkan.

“Sesungguhnya, 70% lirik dalam Jogja Istimewa mengambil kalimat-kalimat yang diungkapkan oleh tokoh-tokoh seperti; Soekarno, Sultan HB 9, Ki Hadjar Dewantoro, RM Sosrokartono, dll. Selebihnya adalah hasil tulisan saya sendiri, meskipun harus saya akui, bahwa saya sangat terinspirasi oleh teks-teks tradisional Jawa. Saya merubah teks-teks itu ke dalam rima agar lebih enak di-rap-kan.” Jelas Kill the DJ seperti dikutip Liputan6.com dari killtheblog.com.

Menurut Kill the DJ Dengan lirik semacam ini, ia hanya mencoba mengaktualisasikan sejarah, mengingatkan siapapun yang mendengar, sebagai pembela sekaligus kritik bagi warga Jogja, termasuk mengingatkan semangat dan nilai-nilai yang telah ditanamkan Kraton pada masa perjuangan kemerdekaan.

3 dari 4 halaman

Arti lirik lagu Jogja Istimewa

Berikut bedahan lirik Jogja Istimewa beserta artinya oleh Kill the DJ bait demi bait sebagaimana yang diuraikannya dalam blog pribadinya killtheblog.com :

“Holopis Kuntul Baris…”

:: Ungkapan tradisional Jawa, sebuah ajakan untuk bekerja bersama-sama

“Jogja! Jogja! Tetap Istimewa Istimewa Negrinya, Istimewa Orangnya

Jogja! Jogja! Tetap Istimewa

Jogja Istimewa untuk Indonesia”

:: Diucapkan Soekarno untuk memberikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap kraton dan rakyat Yogyakarta dalam perjuangan kemerdekaan

“Rungokna iki gatra saka ngayogyakarta Nagari paling penak rasane koyo swarga Ora peduli donya dadi neraka Neng kene tansah edi peni lan merdika”

:: 100% saya menulisnya sendiri, teks ini juga digunakan untuk lagu Dubyouth feat. Ki Jarot Bombassu. Artinya; “dengarlah ini untaian kata dari Yogyakarta, Negeri paling nyaman seperti surga, tidak peduli dunia sudah jadi neraka, di sini kami selalu nyaman dan merdeka”

“Tanah lahirkan Tahta, Tahta untuk Rakyat Dimana Rajanya Bercermin di kalbu Rakyat Demikianlah singgasana bermartabat Berdiri kokoh tuk mengayomi rakyat”

:: Semangat tahta Sultan HB 9 yang kemudian ditambahi oleh anaknya Sultan HB 10 dalam jumenengan (diangkat menjadi raja)

“Memayu hayuning bawana”

:: Visi Kraton Yogyakarta yang dicangangkan oleh HB I, artinya; membuat bumi menjadi indah, atau dalam Islam; Islam rahmatal lil alamin

“Saka jaman perjuangan nganthi mardhika Jogja istimewa bukan hanya daerahnya Tapi juga karena orang-orangnya”

:: Kembali merujuk ungkapan Soekarno

4 dari 4 halaman

Lirik lagunya terpengaruh oleh teks-teks macapat tradisional Keraton

“Tambur wis ditabuh suling wis muni Holopis kuntul baris ayo dadi siji Bareng para prajurit lan senopati Mukti utawa mati manunggal kawula Gusti”

:: Saya tulis sendiri, namun terpengaruh oleh teks-teks macapat tradisional kraton. Artinya seperti ini; “Tambur telah ditabuh, seruling sudah berbunyi, Bersatu padu menjadi satu, Bersama prajurit dan senopati, Mulia atau mati rakyat dan raja adalah satu”

“Menyerang tanpa pasukan Menang tanpa merendahkan Kesaktian tanpa ajian Kekayaan tanpa kemewahan”

:: Teks aslinya seperti ini: “Nlgurug tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sugih tanpa raja brana, sekti tanpa aji” ditulis oleh RM Sosrokartono menggambarkan pribadi Sultan HB 9

“Tenang bagai ombak gemuruh laksana Merapi”

:: Teks dari puisi WS Rendra

“Tradisi hidup di tengah modernisasi Rakyate jajah deso milang kori Nyebarake seni lan budi pekerti”

:: 100% saya tulis sendiri dengan mengambil pepatah Jawa; “Jajah desa milangkori” yang artinya berkelana kemana-mana.

“Elingo sabdane Sri Sultan Hamengkubuwono kaping sangaSak duwur-duwure sinau kudune dewe tetep wong JawaDiumpamakne kacang kang ora ninggal lanjaranMarang bumi sing nglahirake dewe tansah kelingan”

:: Salah satu ungkapan yang sangat saya kagumi dari Sultan HB 9: “ik ben een blijf in de allereerste plaats javaav”, dalam bahasa Indonesia Sultan HB 9 menerangkan seperti ini; “setinggi-tingginya aku belajar ilmu barat, aku adalah dan bagaimanapun jua tetap Jawa”.

“Ing ngarso sung tuladha Ing madya mangun karsa Tut wuri handayani Holopis kuntul baris ayo dadi siji”

:: Inilah konsepsi social movement Jawa yang dipopulerkan oleh bapak pendidikan Indonesia Ki Hajar Dewantara; “yang di depan meberi contoh, yang di tengah memberi dorongan, yang di belakang memberi semangat, jika inging mulia harus dengan usaha”

“Sepi ing pamrih rame ing nggawe”

:: Ungkapan Jawa untuk “perjuangan tak kenal pamrih, tapi bekerja secara nyata”

“Sejarah wus mbuktekake Jogja istimewa bukan hanya untuk dirinya Jogja istimewa untuk Indonesia”

:: kembali merujuk ungkapan Soekarno “sejarah sudah membuktikan”.


Reporter: Anugerah Ayu Sendari

Mantan Pelatih AC Milan Berharap Higuain Kembali Tokcer

Liputan6.com, Milan – Fabio Capello menemukan alasan keterpurukan Gonzalo Higuain bersama AC Milan. Dia menyebut kegagalan mengeksekusi penalti pada laga melawan Juventus sebagai alasannya.

“Itu jadi pembeda. Dia tidak lagi menjadi pemain yang sama sejak pertandingan tersebut,” kata mantan pelatih AC Milan tersebut, dilansir Calciomercato.

“Intensitasnya berkurang. Saya harap AC Milan mendapatkan kembali Higuain yang kita kenal,” sambungnya.

Higuain memimpin serangan I Rossoneri melawan La Vecchia Signora pada 11 November lalu. Namun, penaltinya dimentahkan kiper Wojciech Szczesny.

Jika masuk, AC Milan menyamakan kedudukan. Higuain, yang termotivasi karena ingin membuktikan diri setelah dibuang Juventus pada musim panas, lalu tidak mampu menjaga emosi sehingga mendapat kartu merah. Pada akhirnya pasukan Gennaro Gattuso menyerah 0-2.

2 dari 3 halaman

Lama Terpuruk

Kegagalan tersebut membuat Higuain gagal mencetak gol dalam delapan pertandingan di seluruh kompetisi. Padahal sebelumnya dia menghasilkan tujuh gol di 10 laga.

Pemain asal Argentina itu mengakhiri paceklik gol dengan merobek gawang SPAL, 29 Desember lalu. Namun, dia kembali urung mencatatkan nama di papan skor pada laga Coppa Italia versus Sampdoria, Sabtu (12/1/2019). 

Kini Higuain tengah bersiap menghadapi Juventus pada Piala Super Italia.

3 dari 3 halaman

Ingin Dijual

Keresahan di San Siro mendorong Higuain mendekati menajemen. Dia berharap dilepas ke Chelsea yang menginginkan jasanya.

Ada Pengendali Pikiran, Ini 7 Proyek Rahasia CIA yang Bocor ke Publik

Liputan6.com, Washington DC – Sebagian besar orang-orang di dunia tahu bahwa pemerintah Amerika Serikat, lewat militer dan CIA, punya banyak proyek rahasia yang tak diketahui publik. Mereka juga disebut kerap terlibat dalam sejumlah teori konspirasi.

Pada tahun 2013, ada dokumen-dokumen yang terungkap ke publik tentang keberadaan proyek-proyek CIA itu. Mulai dari yang dianggap lucu, hingga yang berakibat mengerikan.

Apa saja? Berikut 7 proyek rahasia militer AS atau CIA yang terkuak ke publik, yang dirangkum oleh Liputan6.com dari berbagai sumber.


Saksikan video pilihan berikut ini:

2 dari 8 halaman

1. Proyek Manhattan

Ini adalah proyek yang berujung pada kematian ratusan ribu orang. Dimulai diam-diam pada tahun 1939, Proyek Manhattan, menghasilkan bom atom pertama di muka Bumi.

Riset dipimpin fisikawan Amerika Julius Robert Oppenheimer, kendali proyek secara keseluruhan ada di tangan Mayor Jenderal Leslie Groves dari US Army Corps of Engineers.

Meski melibatkan 30 tempat riset dan produksi yang berbeda, Proyek Manhattan sebagian besar proyeknya dilaksanakan di tiga tempat rahasia: Hanford di Washington, Los Alamos di New Mexico, dan Oak Ridge di Tennesse –yang lokasinya dirahasiakan sampai akhir Perang Dunia II.

Proyek Manhattan menghasilkan rancangan, produksi, dan peledakan dari tiga bom nuklir pada 1945. Yang pertama, menggunakan plutonium dibuat di Hanford, dites pada 16 Juli di Situs Trinity, tes nuklir pertama dunia, dekat Alamogordo, New Mexico. Ledakan menciptakan awan cendawan (jamur) yang membentang selebar 12.200 meter. Kekuatannya setara dengan 15 ribu TNT.

Sebulan kemudian Jepang jadi lokasi uji coba. Bom uranium disebut Little Boy diledakan pada 6 Agustus di kota Hiroshima, Jepang. Yang ketiga, bom plutonium disebut Fat Man, diledakan pada 9 Agustus di atas kota Nagasaki. Sebuah tragedi di akhir Perang Dunia II yang merenggut ratusan ribu nyawa. Dua bom di Jepang adalah satu-satunya senjata nuklir, sampai saat ini, yang digunakan dalam perang.

Hari ketika bom atom meledak, Oppenheimer bersorak atas kesuksesan misinya. Namun beberapa bulan kemudian ia menyesal bukan main. Apalagi, Pemerintah AS menggunakan tragedi Hiroshima untuk mempercepat perlombaan senjata nuklir dan bukan untuk menciptakan perdamaian dunia.

Suatu hari ia bertemu Presiden Harry S. Truman di Gedung Putih dan berkata, “Pak Presiden, aku merasa tanganku berlumuran darah,” kata dia, merujuk pada Tragedi Hiroshima-Nagasaki, seperti dimuat Daily Mail. Pernyataan yang membuat Truman marah dan menyebut Oppenheimer sebagai ‘ilmuwan cengeng’.

Pernyataan yang sama diucapkan Oppenheimer 20 tahun kemudian. “Saat ini aku menjadi Kematian. Penghancur dunia.”

3 dari 8 halaman

2. Operasi Paperclip

Pada September 1946, Presiden Harry Truman memberikan izin berlangsungnya sebuah program yang diberi nama Operasi Paperclip — yang bertujuan ‘mencuri’ ilmuwan dari Nazi Jerman dan memindahkan mereka ke AS.

Para pejabat dari Office of Strategic Services (cikal bakal CIA) merekrut ilmuwan- ilmuwan Jerman untuk membantu pembangunan di Negeri Paman Sam setelah perang — sekaligus memastikan pengetahuan ilmiah yang berharga dan strategis tak jatuh ke tangan Uni Soviet, serta Jerman Barat dan Jerman Timur.

Kala itu, pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945.

Roket supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi, bahkan saat Jerman hampir kalah perang.

Amerika Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang belum terungkap.

Pada Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal di pinggiran Berlin. Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet.

Sementara, Salah satu ilmuwan yang direkrut adalah ahli roket, Wernher von Braun, yang menjadi otak misi Apollo Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Dia mestinya tak masuk kriteria karena keterkaitannya dengan Nazi. Von Braun adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS.

Tidak lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan Udara AS di Eropa menulis: “Pendudukan lembaga ilmiah dan industri Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat terbelakang dalam banyak lapangan penelitian,” demikian Liputan6.com kutip dari BBC.

“Kalau kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap tertinggal bertahun-tahun.”

4 dari 8 halaman

3. Proyek Grudge

Sementara Area 51 tak secara khusus ditujukan untuk meneliti makhluk ekstrateresterial, Angkatan Udara AS diam-diam menyelidiki eksistensi UFO.

Proyek Grudge, adalah program jangka pendek yang diluncurkan pada 1949 untuk menyelidiki benda terbang aneh, seperti piring terbang. Misi ini melanjutkan program sebelumnya yang dinamakan Proyek Sign — yang melaporkan pada 1949 bahwa sebagian penampakan diduga UFO sejatinya adalah pesawat terbang — yang tak ada data khusus untuk menentukan asal usulnya.

Kritik terhadap Project Grudge, bahwa program tersebut semata-mata ditetapkan untuk menghilangkan prasangka laporan UFO — untuk menenangkan masyarakat — dan hanya sedikit penelitian aktual yang dilakukan.

Sebaliknya, banyak pula yang berkata bahwa pemerintah pernah menutup-nutupi proyek ini dari pantauan masyarakat umum, seperti pada awal kasus kecelakaan di Roswell, New Mexico. Pada bulan Juli 1947, pejabat militer mengadakan siaran pers bahwa reruntuhan telah ditemukan dari pesawat luar angkasa asing yang jatuh, namun kemudian menarik kembali pernyataan mereka keesokan harinya.

Dalam bukunya, Edward J. Ruppelt, Kapten Angkatan Udara sekaligus direktur proyek menulis, “Tak butuh banyak waktu saat mempelajari dokumen UFO lama, untuk melihat bahwa prosedur standar intelijen tidak diikuti dalam Proyek Grudge. Segala sesuatu yang dievaluasi dengan premis bahwa UFO sejatinya tak ada. Apapun yang Anda lihat atau dengar, jangan percaya.”

Setelah bubar, Proyek Grudge bermetamorfosa menjadi “Blue Book Project” yang pada tahun 1969 resmi diakhiri oleh pemerintah Amerika Serikat.

5 dari 8 halaman

4. Area 51

Seperti halnya Segitiga Bermuda, Area 51 adalah salah satu tempat paling misterius di muka Bumi. Banyak teori konspirasi beredar soal lokasi pangkalan militer rahasia AS di Nevada itu.

Ada yang menduga area 51 adalah lokasi perakitan UFO yang jatuh, tempat penelitian alien yang tertangkap. Ada juga yang mengira lokasi itu adalah tempat pengujian senjata rahasia AS, termasuk senjata pengendali cuaca, juga penelitian mesin penjelajah waktu. Bahkan, ada yang menduga area 51 adalah markas organisasi rahasia, Majestic 12, yang bercita-cita mendirikan pemerintahan tunggal di dunia.

Pada Juli 2013, dokumen CIA yang status kerahasiaannya dicabut, mengakui keberadaan Area 51 untuk pertama kalinya. Dalam dokumen disebut, situs rahasia tersebut digunakan untuk menguji berbagai pesawat mata-mata, termasuk U-2 — pesawat pengintai terkenal.

Lokasi terpencil di gurun yang mengelilingi Danau Groom dipilih karena berdekatan dengan fasilitas pengujian nuklir. “U-2 sangat rahasia,” kata jurnalis pertahanan Inggris, Chris Pocock, dan penulis sejarah program pengembangan pesawat U-2 tersebut, kepada BBC. “Mereka mencoba untuk menyembunyikan semua hal tentang itu.”

Pesawat U-2 yang dibuat untuk memata-matai Uni Soviet dimasa perang dingin, masih diterbangkan oleh Angkatan Udara AS hingga saat ini.

Dokumen ini mencatat bahwa pengujian pesawat U-2 pada 1950 –dengan ketinggian yang jauh lebih tinggi daripada pesawat komersial — menyulut “peningkatan yang signifikan terhadap laporan benda terbang yang tak dikenal (UFO)”.

“Pada saat itu, tidak ada yang percaya penerbangan berawak bisa terbang di atas 60.000 kaki (seperti U-2), sehingga tidak ada yang menyangka akan melihat sebuah benda yang begitu tinggi di langit,” catatan penulis Gregory Pedlow dan Donald Welzenbach.

6 dari 8 halaman

5. Proyek MK-ULTRA

Pada tahun 1950-an, CIA meluncurkan program superrahasia, MKULTRA. Tujuannya mencari obat atau teknik yang bisa digunakan untuk mengendalikan pikiran manusia. Lebih dari dua dekade selanjutnya, lembaga intelijen itu menggunakan halusinasi, kondisi kurang tidur ekstrem, dan alat kejut listrik sebagai upaya pencucian otak sempurna.

Ilmuwan CIA melakukan lebih dari 149 proyek riset sebagai bagian dari MKULTRA. Salah satunya, mereka mengetes efektivitas LSD dalam situasi sosial tertentu dengan cara, diam-diam membubuhkan obat di sebuah bar di New York atau San Francisco. Atau menawarkan heroin pada pecandu agar mereka bisa berhalusinasi.

Dihantui skandal Watergate, pada tahun 1973 Direktur CIA, Richard Helms memerintahkan dokumen yang terkait dengan proyek tersebut dimusnahkan. Namun, sejumlah dokumen berhasil lolos, pada 1977 atas nama UU Kebebasan Informasi, sebanyak 20.000 halaman dirilis.

7 dari 8 halaman

6. Proyek Iceworm

Pada tahun 1960-an, Angkatan Darat AS memulai sebuah misi rahasia untuk membangun serangkaian situs peluncuran rudal nuklir mobile di bawah lapisan es Greendland. Tujuannya, sebagai landasan rudal jarak menengah untuk menyerang sasaran di dalam Uni Soviet.

Program tersebut diberi kode Project Iceworm, namun, untuk menguji kelayakannya, Angkatan Darat meluncurkan kedok proyek riset yang dinamakan “Camp Century” pada 1960.

Di bawah kedok ini, insinyur membangun jaringan bangunan bawah tanah dan terowongan, termasuk tempat tinggal, dapur, ruang rekreasi, rumah sakit, laboratorium, kamar pasokan, pusat komunikasi dan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Pangkalan, yang juga dirahasiakan dari pemerintah Denmark, beroperasi selama 7 tahun. Program itu akhirnya dibatalkan pada 1966, akibat geseran es yang menciptakan kondisi tak stabil. Hingga kini, sisa-sisa Proyek Iceworm terkubur di bawah lapisan es Kutub Utara.

8 dari 8 halaman

7. Proyek 1794

Pada tahun 2012, Angkatan Udara AS mengungkap dokumen rahasia, termasuk catatan program rahasia pembuatan pesawat yang bentuknya meniru piring terbang.

Program ambisius itu dinamakan Proyek 1794. Tujuannya,membuat piring terbang yang kuat dan dapat berfungsi untuk melakukan patroli udara. Sekaligus untuk menembak jatuh pesawat pembom Uni Soviet.

Dalam memo tahun 1956 terungkap, pesawat ditargetkan bisa melaju dengan kecepatan maksimal antara Mach 3 dan Mach 4, melayang di ketinggian 100.000 kaki atau 30.000 meter, dan daya jangkaunya maksimal 1.000 mil laut.

Target lain, piring terbang itu bisa terbang di lapisan stratosfer, dengan kecepatan 2.600 mil per jam, kemampuan untuk take-off dan mendarat secara vertikal, dan dikontrol dan distabilkan dengan pendorong jet. Saking cepatnya, perjalanan New York – Miami cukup ditempuh 24 menit.

Lalu bagaimana nasib proyek ini?

Diketahui, para insinyur telah melakukan tahap awal, lalu membangun desain prototipe. Namun pada akhirnya usaha mereka pupus. Proyek ini ditakdirkan gagal, meski para ilmuwan yang terlibat yakin, mereka di jalur yang benar.

Uji coba menunjukkan, desain piring terbang, dari kaca mata aerodinamis, tak stabil dan tak terkendali dalam kecepatan tinggi.

Kendala lainnya adalah soal pembiayaan, untuk meneruskan pembangunan prototipe tersebut membutuhkan uang sebanyak US$3,1 juta atau sekitar US$26,6 miliar jika dibandingkan dengan nilai uang saat ini. Sungguh jumlah yang luar biasa untuk proyek yang belum dipastikan bakal berhasil.

CVR Ditemukan, Misteri Jatuhnya Lion Air Akan Terpecah?

Liputan6.com, Jakarta – Titik terang mengenai insiden jatuhnya Lion Air nomor penerbangan JT-160 yang jatuh di Tanjung Karawang pada 29 Oktober 2018 lalu mulai terkuak.

Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelam Bawah Air (Dislambair) Koarmada I akhirnya menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) dari pesawat nahas tersebut.

Penemuan CVR terjadi pada pukul 09.10 WIB. Sebelumnya, bagian lain dari kotak hitam pesawat, yakni Flight Data Recorder (FDR) sudah berhasil ditemukan.

Kepala Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal) Laksda TNI Harjo Susmoro mengatakan, CVR ditemukan oleh 18 penyelam dari Dislambair Koarmada dan tiga orang dari Kopaska dengan menggunakan Kapal Bantu Hidro Oseanografi (KRI) Spica-934.

Panglima Komando Armada (Koarmada) I, Laksamana Muda TNI Yudo Margono menunjukkan CVR Lion Air JT 610 di atas kapal Angkatan Laut Indonesia KRI Spica di perairan Tanjung Karawang, Indonesia (14/1). (AFP Photo/Azwar Ipank)

“KRI Spica-934 menemukan CVR pada posisi koordinat 05 48 46,503 S – 107 07 36,728 T di perairan Tanjung Karawang Jabar,” ujar Harjo Senin di Jakarta, (14/1/2019).

Menurut Harjo, untuk mencari CVR Lion Air, pihaknya mengerahkan KRI Spica-34. Kapal tersebut dikerahkan dari Dermaga Jakarta International Container Terminal (JICT) 2 Pelabuhan Tanjung Priok sejak Selasa, 8 Januari 2019. 

Untuk mendapatkan bagian kotak hitam itu, Harjo mengatakan pihaknya menggunakan sejumlah peralatan bawah air canggih, seperti Multibeam Echosounder (MBES), Sub Bottom Profiling (SBP), Magnetometer, Side Scan Sonar, ADCP serta peralatan HIPAP untuk mendeteksi sinyal dari black box Lyon JT 610.

“Selain peralatan tersebut KRI Spica-934 juga membawa ABK sebanyak 55 orang, personel KNKT 9 orang, penyelam TNI AL 18 orang, serta scientist 6 orang,” kata Harjo.

Harjo mengatakan, pencarian CVR Lion Air sempat terkendala hujan. Kurang bersahabatnya cuaca membuat jarak penglihatan dalam laut sangat rendah.

“Di luar dugaan musim hujan tiba. Cuaca kurang bersahabat visibility sangat rendah ditambah lagi kendala teknis. Namun tim semua bersepakat bahwa ini harus ketemu,” kata Harjo.

Tim kemudian mengerahkan SPICA menggunakan magnetometer, side scan sonar, multi beam sonar, alat penyedot lumpur ditambah dengan alat KNKT Remotely Operated Vehicle (ROV) dan ULB locator.

Setelah tahu gambaran tanah dalam air, tim melakukan profiling untuk mengetahui lapisan dasar laut supaya tahu situasi.

“KNKT sudah minimalisir 5×5 sudah ada CVR. Kita fokus ke 5×5 masih ada puing. Kita tidak berhasil karena ping lemah. Namun demikian dengan kekuatan dan kesunggahuan dan heroik dengan penyelam-penyelam handal dengan kedalam 33 meter akhirnya memberikan gambaran poisis yang hampir pasti.” ujar dia.

“Hari ini pagi di turun pagi hari jam 08.40 tadi sudah bisa ditemukan CVR. Sebelumnya sudah ditemukan Crash Survivable Memory Unit (CSMU) berarti kita berasumsi CVR tidak jauh. Kita angkat puing dan penyemprotan lumpur ketebalan 30 sentimeter,” ucap Harjo.

“Kita mengetahui di bawah lumpur tidak mungkin di atas lumpur. Kemungkinan pertama tidak ditemukan karena banyak puing. Setelah bersihkan baru ketemu,” lanjut dia.

2 dari 4 halaman

Butuh Waktu 1 Tahun

Temuan bagian dari kotak hitam ini pun mendapat apresiasi dari Presiden Jokowi. Menurutnya, temuan CVR bisa menjadi titik terang mencari penyebab insiden tersebut.

“Kita bisa membuka, bisa terang benderang nanti,” kata Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, (14/1/2019). 

Jokowi mengaku sangat menghargai penemuan CVR Lion Air JT-160 tersebut oleh Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Dinas Penyelaman Bawah Air (Dislambair) Kawasan Barat.

“Ini nanti akan lebih memperjelas kecelakaaan pesawat yang kemrin ini terjadi disebabkan oleh apa,” kata mantan Gubernur DKI itu.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengaku senang atas penemuan alat perekam radio (Cockpit Voice Recorder/VCR) milik pesawat Lion Air JT 610.

Dia mengatakan, butuh waktu sekitar 1 tahun untuk mengeksplorasi data yang merekam penyebab kecelakaan pesawat tersebut. Budi menilai KNKT dan TNI AL secara all out dalam pencarian CVR. Apresiasi kian diberikan karena pada proses pencarian sebelumnya yang melibatkan konsultan dan kapal milik asing, belum membuahkan hasil.

“Sekarang ini saya bangga justru karena ini menggunakam KRI AU. Oleh karena itu saya mengapresiasi atas apa yang ditemukan oleh KNKT bersama TNI AU,” ungkap dia di Jakarta, Senin (14/1/2019).

Black box bagian Cockpit Voice Recorder (CVR) pesawat Lion Air JT 610 tersimpan di dalam wadah berisi air di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Senin (14/1). CVR ini ditemukan tim penyelam Kopaska dan Dislambir Koarmada I. (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

“Ini memberikan suatu makna bagi upaya kita menemukan penyebab dari kecelakaan ini,” tambah dia.

Sementara itu, Kepala KNKT Soerjanto Tjahjono mengatakan pihaknya membutuhkan waktu tiga sampai lima hari untuk mengunduh isi percakapan yang ada di dalam CVR.

“Setelah proses pengunduhan akan dilanjutkan analisa, tergantung kompleksnya sampai sejauh mana komplesitas percakapan yang ditemui,” kata Soerjanto di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin (14/1/2019).

Analisa nantinya berkait dengan berbagai macam unsur yang terkait, seperti framing, human factor, serta masalah yang ada di dalam kokpit .

“Mudah-mudahan tidak terlalu lama,” kata Soerjanto. 

Sementara itu, Ketua Sub-Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo berharap rekaman di kokpit sebelum penerbangan tujuan Pangkalpinang juga masih terekam. 

“Ada proses penerbangan sebelumnya sekitar setengah jam. Harapannya, kita masih tangkap penerbangan Denpasar-Jakarta,” ujar  Nurcahyo.

Sedangkan pada rute Jakarta-Pangkalpinang, KNKT menganalisis data selama 13 menit, sebelum pesawat hilang kontak. Pesawat kemudian dinyatakan jatuh di perairan Karawang pada 29 Oktober 2018.

“CVR ini isinya suara yang ada di kokpit, pembicara di kokpit. Pembicaraan semua ada di sini. Kita kan sudah ada FDR. Nah, yang kita ingin dengar itu, waktu ada masalah ini, apa diskusi yang terjadi antarpilot. Bagaimana mengambil keputusan, alasannya apa. itul yang kita lihat,” papar Nurcahyo.

3 dari 4 halaman

Seberapa Pentingnya Black Box?

Penemuan CVR ini diharapkan dapat mengungkap misteri jatuhnya pesawat yang yang menewaskan 189 orang itu. Lantas seberapa penting CVR ini dalam mengungkap misteri jatuhnya pesawat rute Jakarta-Pangkal Pinang itu?

Untuk mengungkap penyebab setiap tragedi jatuhnya pesawat, fokus utama pencarian umumnya pada kotak hitam atau black box.

Black box ini penting karena di dalamnya terdapat perekam data penerbangan atau flight data recorder (FDR) dan perekam suara kokpit atau cockpit voice recorder (CVR) dalam pesawat tersebut.

Personil TNI AL menunjukkan CVR Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Oktober 2018 lalu di laut lepas pantai Karawang (14/1). Para penyelam Angkatan Laut telah nerhasil menemukan CVR Lion Air PK-LQP. (AFP Photo/Azwar Ipank)

Fungsi dari alat ini adalah untuk merekam pembicaraan antara pilot dan pemandu lalu lintas udara atau air traffic control (ATC) bandara dan mengetahui tekanan udara serta kondisi cuaca selama penerbangan.

Kotak hitam itu sejatinya tak berwarna hitam, melainkan berwarna oranye. Investigator KNKT Ony Soeryo Wibowo‎ mengatakan kotak hitam itu biasanya ditempatkan pada bagian ekor pesawat.

Warna oranye sengaja dipilih untuk membedakan dengan semua komponen elektronik ‎di pesawat.

Semua komponen elektronik di pesawat disebut black box dan berwarna hitam. Nah, untuk membedakan mana FDR (flight Data Recorder) dan CVR (Cockpit Voice Recorder), maka kotak itu berwarna oranye,” kata Ony yang ditulis pada Kamis (1/11/2018).

Ony mengatakan, dunia penerbangan internasional baru menyepakati FDR dan CVR berwarna oranye sekitar tahun 1980-an.

Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang Oktober 2018 lalu diperlihatkan oleh Personil TNI AL di laut lepas pantai Karawang (14/1). (AFP Photo/Azwar Ipank)

Sebelumnya, semua komponen elektronik pada pesawat, termasuk FDR dan CVR, memang berwarna hitam. Tujuannya untuk menyerap hawa panas dan mengeluarkannya ke luar pesawat.

FDR dan CVR disebut juga sebagai kotak hitam lantaran punya filosofi tersendiri. Bahwa hitam identik dengan gelap dan diasosiasikan pada misteri.‎ Itu sebabnya, FDR dan CVR disebut sebagai kotak hitam karena merepresentasikan misteri di balik kecelakaan sebuah pesawat.

“Disebut hitam, karena hitam merepresentasikan misteri. Dia merekam misteri dari sebuah peristiwa kecelakaan pesawat,” kata Ony.

Kotak hitam sejak 1980-an diwarnai oranye juga karena alasan agar mudah ditemukan, selain juga supaya berbeda dengan kotak hitam lainnya yang ada di pesawat.

Mengingat, kecelakaan sebuah pesawat tak dapat ditentukan terjadi di mana. Bisa di laut atau bisa juga di daratan. Sehingga, dengan warna khasnya itu, FDR dan CVR dapat “menyala” di dalam gelap.

Lebih jauh Ony menjelaskan bahwa pesawat umumnya juga memiliki lebih dari dua alat perekam. Namun, semua aktivitas perekaman terpusat pada FDR dan CVR. Kedua perekam itu diletakkan di bagian ekor juga karena maksud tertentu.

“Ditaruh di ekor itu untuk menghindarkan kerusakan parah saat terjadi benturan. Kalau di ekor, kan, kemungkinan terkena benturannya paling kecil,” ujar Ony.

Bagi Ony dan rekan-rekannya di KNKT menyingkap tabir misteri si kotak hitam harus dilakukan. Meski tentunya, menyimpulkan hasil akhir dari investigasi kecelakaan pesawat bukan perkara mudah dan perlu waktu yang tak sebentar.

“Membaca black box, cepat atau lamanya itu tergantung kerusakan,” kata investigator KNKT, Nurcahyo Utomo.

Menurut dia, jika kotak hitam itu rusak, misal terbakar kabel-kabel di dalamnya,‎ maka KNKT harus membawa kotak tersebut ke negara pembuat.

Di sana, kabel-kabel atau komponen listrik yang sudah rusak akan diganti dengan yang baru. Baru setelah itu, rekaman pada FDR dan CVR bisa diunduh.

FDR dan CVR sendiri memiliki kemampuan rekaman yang terbatas dan overwrite atau menimpa rekaman sebelumnya. Maksudnya, FDR dan CVR akan merekam segala aktivitas dan pembicaraan selama 30 menit.

Kemudian rekaman 30 menit berikutnya akan menimpa dan otomatis menghapus rekaman 30 menit sebelumnya.

“Jadi rekaman menit ke-31 akan menghapus rekaman menit ke-1, menit ke-32 akan menggantikan menit ke-2 begitu seterusnya sampai menit ke-60 menimpa menit ke-30. Dan itu berlaku terus sampai black box itu berhenti merekam karena terputusnya aliran listrik,” ujar Nurcahyo.

4 dari 4 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Simpatisan Teroris Ali Kalora Bertambah di Tengah Perburuan Aparat

Liputan6.com, Jakarta – Jumlah kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan Ali Kalora bertambah empat orang di tengah pengejaran aparat. Total kekuatan kelompok teroris Poso saat ini menjadi 14 orang.

“Ada empat orang yang kembali ditetapkan sebagai DPO (buronan) bergabung dengan kelompok Ali Kalora, jadi totalnya ada 14 orang,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, Jakarta, Senin (14/1/2019).

Empat simpatisan itu diketahui berasal dari wilayah Banten. Namun polisi tidak menjelaskan bagaimana empat orang tersebut menyusup ke pegunungan tempat kelompok Ali Kalora bersembunyi.

Satgas Tinombala juga mempertebal kekuatan untuk memburu kelompok teroris tersebut. Hanya saja tidak disebutkan berapa jumlah personel yang dikirimkan untuk menambah kekuatan pasukan di Sulaweri Tengah.

“Sudah ada penambahan dari Jakarta untuk TNI dan Polri dalam rangka penguatan satuan wilayah dan dalam rangka mengoptimalkan dan efektifkan kinerja satgas. Selain dukungan sarpras (sarana prasarana) penunjang pengejaran kelompok tersebut,” ucap Dedi.

Aparat juga berkoordinasi dengan masyarakat setempat dalam mengejar kelompok teroris pimpinan Ali Kalora itu. Aparat bahkan telah menyebar pamflet dari udara yang berisi ultimatum terhadap Ali Kalora cs agar menyerahkan diri sebelum 21 Januari 2019.

2 dari 3 halaman

Mutilasi Warga

Ali Kalora cs menjadi sorotan publik setelah aksinya membunuh dan memutilasi warga di Desa Salubanga, Sausu, Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Senin 31 Desember 2019. Diduga aksi tersebut untuk mengundang aparat kepolisian mendatangi lokasi.

Esoknya, mereka menembaki petugas kepolisian yang tengah olah TKP dan mengevakuasi jasad korban mutilasi. Dua anggota mengalami luka tembak akibat peristiwa tersebut.

Kontak tembak antara petugas dan kelompok teroris sempat berlangsung sekitar 30 menit. Mereka kemudian melarikan diri ke wilayah pegunungan di perbatasan Kabupaten Parigi Moutong dan Poso. Hingga saat ini, pengejaran terhadap mantan anak buah Santoso alias Abu Wardah itu terus berlanjut.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Evakuasi Pertama dari Wilayah ISIS di Irak – Suriah Berhasil Selamatkan 600 Orang

Liputan6.com, Damaskus – Lebih dari 600 orang telah dievakuasi dari wilayah kekuasaan ISIS di Irak dan sebagian Suriah timur, kata sebuah lembaga pemantau, ketika para pemberontak yang didukung Amerika Serikat (AS) bersiap untuk serangan terakhir di daerah itu.

Sebagian besar dari mereka, terutama wanita dan anak-anak, dievakuasi dengan 25 bus yang dikirim oleh Pasukan Demokrat Suriah (SDF), kata Observatorium Suriah, lembaga pemantau hak asasi manusia yang berbasis di Inggris.

Dikutip dari The Guardian pada Senin (14/1/2019), Kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman, mengatakan bahwa beberapa lusin militan ISIS yang membelot, termasuk di antara rombongan evakuasi ke daerah-daerah yang dipegang oleh aliansi Kurdi-Arab.

Pada September lalu, sepak terjang SDF, yang didukung oleh serangan udara dari koalisi pimpinan AS, meluncurkan serangan untuk mengusir ISIS dari cengkeramannya yang diproklamirkan pada 2014.

Abdel Rahman mengatakan sekitar 16.000 orang, termasuk 760 militan ISIS, telah meninggalkan daerah itu sejak awal Desember.

“Tetapi, ini adalah pertama kalinya bus disediakan oleh SDF dan koalisi”, katanya, menunjukkan bahwa kemungkinan kesepakatan telah dicapai antara pihak-pihak yang bertikai.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan Jumat lalu bahwa secara keseluruhan, sekitar 25.000 orang telah melarikan diri dari kekerasan selama enam bulan terakhir, ketika para ekstremis berupaya mempertahankan benteng pertahanan mereka yang kian melemah.

Sementara itu, sebanyak 2.000 warga sipil masih terperangkap di daerah sekitar kota Hajin, di mana koalisi pimpinan AS pada hari Sabtu, menembakkan lebih dari 20 rudal terhadap militan ISIS.

Di waktu bersamaan, sekitar 300 pasukan SDF telah dikerahkan di dekat desa Sousa dalam persiapan terhadap kemungkinan serangan terakhir ke wilayah kekuasaan ISIS, pada awal pekan ini.


Simak video pilihan berikut: 

2 dari 2 halaman

Penyelesaian Ketegangan AS-Turki

Di lain pihak, Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo mengatakan dia telah berbicara dengan mitranya dari Turki, Mevlut Cavusoglu, melalui sambungan telepon pada akhir pekan lalu, dan mengatakan bahwa keduanya “optimis” dalam mencapai kesepakatan untuk melindungi para pasukan Kurdi.

Meski begitu, Pompeo tidak memberikan detail lebih lanjut terkait pernyataannya itu.

Berbicara di Abu Dhabi pada hari Minggu, Pompeo mengatakan AS mengakui “hak rakyat Turki dan hak Erdogan untuk mempertahankan negara mereka dari teroris”.

“Kami juga tahu bahwa mereka yang bertarung bersama kami selama ini layak dilindungi juga,” tambahnya.

Sebagaimana diketahui, SDF yang didukung oleh AS telah lama dianggap sebagai kelompok Kurdi yang mengancam keamanan nasional Turki. 

Selanjutnya di Riyadh, pada awal pekan ini, Pompeo diperkirakan akan membahas tentang campur tangan Iran serta konflik yang terjadi di Yaman dan Suriah.

Laporan beberapa media AS juga menyebut bahwa kunjungan Pompeo ke Riyadh akan turut mengulik informasi terbaru tentang penyelidikan atas pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi.

Piala Super Italia: Bakayoko Yakin AC Milan Kalahkan Juventus

Liputan6.com, Jakarta AC Milan akan menghadapi Juventus pada ajang Piala Super Italia di King Abdullah Sports City, Jeddah, Kamis (17/1/2019). Pertemuan ini diyakini akan berjalan sulit untuk AC Milan.

AC Milan bertolak ke Jeddah dengan modal apik. Minggu (13/1/2019), skuat besutan Gennaro Gattuso tersebut menang 2-0 atas Sampdoria dalam ajang Coppa Italia.

Di sisi lain, Juventus pun masih dalam kondisi yang sama bagusnya. Dalam lawatan ke markas Bologna, Stadio Renato Dall’ Ara, di hari yang sama, pasukan Massimiliano Allegri itu meraih kemenangan dengan skor 2-0.

Meski akan berjalan sulit, gelandang AC Milan Tiemoue Bakayoko yakin timnya bisa meraih kemenangan.

2 dari 3 halaman

Keyakinan Tinggi Bakayoko

Kemenangan atas Bologna membuktikan bahwa Juventus masih terlalu sulit untuk dikalahkan dalam ajang domestik. Seperti yang diketahui, Bianconeri hingga sekarang masih belum menelan kekalahan di Serie A.

Hal itu pula yang meyakinkan publik bahwasanya Milan akan kesulitan dalam menghadapi perlawanan Cristiano Ronaldo dan kolega. Namun, Bakayoko cukup yakin peluang Rossoneri untuk keluar sebagai pemenang masih cukup besar.

“Penting bagi kami bisa mengalahkan Sampdoria kemarin, karena itu akan memberi kami kepercayaan diri lebih saat melawan Juventus,” ujar Bakayoko kepada Milan TV baru-baru ini.

“Saya merasa dalam kondisi yang apik dan hanya membutuhkan sedikit waktu untuk mengisi tenaga. Ini akan terasa berat, sebab Juventus adalah tim terbaik di Serie A saat ini. Tapi dalam satu laga, kami bisa mengalahkan mereka,” lanjutnya.

3 dari 3 halaman

Bicara Soal Paqueta

Laga kontra Sampdoria itu menjadi laga resmi pertama rekrutan anyar Milan, Lucas Paqueta. Beberapa laporan menyebutkan eks pemain Flamengo tersebut akan turut tampil kala menghadapi Juventus nanti.

Bakayoko menyumbang opininya soal pria Brasil itu. Ia berujar bahwa satu hal yang ia sukai dari Paqueta adalah kemampuan tekniknya. Ia yakin, pemain berumur 21 tahun itu bisa memberi bantuan yang dibutuhkan Rossoneri saat ini.

“Dia adalah pemain yang sangat bagus, dan saya menyukai kemampuan tekniknya. Saya pikir dia bisa memberi bantuan besar untuk kami. Paqueta juga menyenangkan di ruang ganti dan kami senang bisa memilikinya di sini,” tutupnya.

Milan harus melakukan pengorbanan besar untuk mendapat talenta muda tersebut dari genggaman Flamengo. Nilai transfer yang harus digelontorkan manajemen Rossoneri pun terbilang cukup besar, yakni sebesar 35 juta euro.

Sumber: Bola.net

NBA: Cavaliers Permalukan Lakers

Liputan6.com, Los Angeles- Absennya LeBron James benar-benar berdampak buruk pada Los Angeles Lakers di kompetisi NBA. Lakers harus mengakui keunggulan dari tamunya Cleveland Cavaliers 95-101 pada laga NBA di Staples Center, Senin (14/1/2018) siang WIB.

Padahal Cavaliers merupakan salah satu tim terlemah di NBA 2018-2019. Mereka baru menang delapan kali musim ini sejak ditinggal LeBron James ke Lakers. Cavaliers mengakhiri 12 rentetan kekalahan beruntun di NBA

Lakers melakukan start buruk. Di kuarter pertama, pasukan Luke Walton tertinggal 24-32. Memasuki kuarter dua permainan Lakers membaik dan bisa memangkas jarak menjadi hanya lima poin.

Sialnya di kuarter tiga Lakers kembali kecolongan dan tertinggal 11 poin saat memulai kuarter empat.

Lakers sempat memangkas jarak menjadi tiga poin saja lewat tembakan tiga angka Kyle Kuzma dengan tersisa 22 detik lagi. Sayangnya momentum tersebut tak berlanjut.

2 dari 2 halaman

Lonzo Ball

Cavaliers dengan baik memasukkan hadiah free throw. Kegagalan Lonzo Ball memasukkan tembakan tiga angka membuat Lakers harus menelan pil pahit kalah dari Cavaliers.

Alec Burks menjadi pahlawan Cavaliers dengan membuat double-double 17 poin dan 13 assists. Cedi Osman menjadi pencetak angka terbanyak Cavaliers dengan 20 poin.

Di kubu Lakers, Kuzma yang menyumbangkan angka terbanyak dengan total 29 poin.

CVR Lion Air Ditemukan di Kedalaman 30 Meter Perairan Karawang

Jakarta – Tim Komando Armada (Koarmada) I berhasil menemukan Cockpit Voice Recorder (CVR) Lion Air PK-LQP. CVR ditemukan di kedalaman 30 meter di perairan Karawang, area jatuhnya pesawat.

CVR Lion Air JT 610 pada pukul 09.10 WIB yang berhasil ditemukan Tim Penyelam (Kopaska & Dislambair) Koarmada I, pada kedalaman 8 meter di bawah dasar laut (kedalaman laut 30 meter),” ujar Kadispen Koarmada I Letkol Laut (P) Agung Nugroho, Senin (14/1/2019).

CVR Lion Air saat ini diamankan dalam kapal dan akan dibawa ke Satuan Komando Pasukan Katak Armada I di Pondok Dayung, Jakarta Utara.

Pesawat Lion Air tujuan Pangkalpinang itu jatuh pada 29 Oktober 2019. Pesawat lepas landas pada pukul 06.20 WIB dan membawa 189 manusia, termasuk pilot, kopilot, lima pramugari, dan para penumpang

Pesawat ini sempat meminta balik lagi ke bandara semula alias return to base. Lembaga pelayanan navigasi penerbangan AirNav membukakan jalan. Namun, pada pukul 06.32 WIB, pesawat itu hilang kontak di perairan Karawang.

FDR Lion Air PK-LQP ditemukan pada 1 November 2018. FDR ini dianalisis KNKT.
(fdn/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>