Apa Kata Netizen di Debat Kedua Capres Jokowi Vs Prabowo?

Liputan6.com, Jakarta – Debat capres dan cawapres 2019 memasuki putaran kedua. Ada perbedaan yang cukup mencolok untuk debat yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu 17 Februari 2019 ini.

Untuk debat putaran kedua ini, yang akan bertarung hanyalah capres dari kedua belah pihak yakni Jokowi dan Prabowo. Debat yang dipandu oleh Moderator Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki ini akan membahas beberapa topik penting, yakni Energi, Pangan, Infrastruktur, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup.

Debat akan dimulai pada pukul 20.00 WIB hingga selesai, serta terdiri dari enam segmen. Segmen pertama adalah segmen penyampaian visi-misi, sementara segmen kedua dan ketiga berupa pertanyaan dari tim panelis. Selanjutnya segmen keempat merupakan debat ekploratif dengan pemantik diskusi dengan tayangan video dari tim panelis.

Segmen kelima menjadi ajang kedua kandidat saling mengajukan pertanyaan bebas yang mengacu pada tema. Ditutup dengan segmen keenam yang merupakan pernyataan penutup dari kedua kandidat.

Penasaran seperti apa respons publik, khususnya para pengguna jejaring sosial mengenai debat capres putaran kedua ini? Berikut pantauan tim Citizen6-Liputan6.com, di lini masa Twitter, Minggu (17/2/2019).


2 dari 4 halaman

Visi dan Misi

Kedua paslon presiden telah menyiapkan visi dan misi yang akan ditawarkan ke publik di Pilpres 2019. Adapun visi Prabowo yang mendapat kesempatan pertama untuk putaran kedua ini yakni menjanjikan bangsa Indonesia agar bisa berdiri di atas kaki sendiri. Prabowo mengatakan akan menyediakan pupuk, menurunkan harga listrik.

“Masalah terbesar kita adalah kekayaan tidak tinggal di antara kita,” ujar Prabowo.

Sementara Jokowi mengatakan akan mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar fosil. Jokowi juga mengucapkan terima kasihnya pada petani jagung yang telah melakukan lompatan besar produksi. Tak lupa, Jokowi menyinggung soal tidak adanya lagi bencana kebakaran hutan.

Berikut respons netizen mengenai visi-misi kedua paslon presiden pada debat kedua tersebut.

“Smgt buat translator bahasa isyarat ❤️ #DebatPilpres2019,” tutur @Mcnsterkisses.

“Kalau #DebatPilpres2019 lagi iklan, kedua paslon sama host nya pada ngapain yak? Main ludo kali ya hmm,” cuit @JulianKersa_.

“Tommy Tjokro tampan sekali yatuhaannnn~ #DebatPilpres2019 #DebatSebel,” cuit @kekemeidy.

“Yg paling gak asik dari #DebatPilpres2019 ini ya iklan.. Acara sebesar dan sepenting ini…masih aja dijejali iklan,” cuit @Irv4nory.

“Kang, terima kasih atas tutorial menyanyikan Indonesia Raya bagi pria dengan pita suara Rock. @armandmaulana #DebatPilpres2019,” ujar @boom2s.

“ayo bijak melihat visi misi capres. saling menghargai, apapun pilihannya, kita dukung secara fair #DebatPilpres2019,” cuit @martajatmika.

“Got duku for sustenance, and my bahasa indonesia dictionary ready for when my limited language knowledge fails me! Ready for #DebatPilpres2019 #Debatke2,” ujar @cam_theron.

“Tak ada tipi pun tak apa,demi #DebatPilpres2019,” tukas @DeasyCii.

“Akhirnya ada capres yg nyebut komitmen pengurangan sampah plastik.. #Debatpilpres2019,” cuit @pijareligia.

“Entah kenapa ku lebih tertarik mantengin komenan netizen daripada nonton debatnya langsung 😂 #DebatPilpres2019,” cuit @xingri1001

3 dari 4 halaman

Segmen Kedua

Pada segmen kedua, kedua capres menjawab pertanyaan dari panelis. Capres Jokowi mendapat kesempatan pertama diikuti Prabowo. Berikut respons netizen.

“Kami mau Ira Koesno!!! #DebatPilpres2019,” cuit @ateqahmad.

“enaknya sih kalo debat gausah dipakein waktu, biar jelasin nya selesai dan gak ngegantung #debatpilpres2019,” cuit @gianmegantara.

“Menarik mengamati retorika dan pilihan diksi kedua belah pihak dalam #DebatPilpres2019 kedua ini,” tutur @lalusastra.

“Nonton debat capres itu lebih cenatcenut ketimbang nontonin doi yg ketauan selingkuh😣 #DebatPilpres2019,” cuit @firdausha2.

“Serangan pertama prabowo mudah dipatahkan, tim kurang mempersiapkan data empirik. #DebatPilpres2019,” cuit @justredy.

“21.51 seperti biasa pak @jokowi hadir dengan narasi optimis tapi tetap anti kritik, tidak mengakui kekurangan, pak @prabowo pandai mengkritik tapi tanpa solusi konkrit #DebatPilpres2019 membosankan,” ungkap @rsetyawan_.

“tuhkaan bener #DebatPilpres2019 cuma jadi konten buat twitter dari masing-masing kita…mending ngopi yuuuk,” cuit @diikalesmana.

“Prabowo: I am not pessimistic but super optimistic, that palm oil can be helpful. But also need to take care of people. Need to make sure people benefit from their products and hard work. Palm oil also good for source of energy sufficiency. #DebatPilpres2019,” cuit @YohanesSulaiman.

“Nonton #DebatPilpres2019

20% dengerin capres ngomong. 80% dengerin “harap tenaang harap tenaaaang,” cuit @audipras.

“Mohon Tenang ! Mohon Tenang !…Ih aku cium gera. Gemesss,” cuit @Farhanmasykur.

4 dari 4 halaman

Segmen Ketiga

Untuk segmen ketiga, masih merupakan tanya-jawab antara kedua capres dengan paduan pertanyaan dari tim panelis dengan teman sumber daya alam dan lingkungan hidup. Berikut respons netizen.

Tagar Debat Pilpres 2019 Jadi Trending Topic di Twitter

Liputan6.com, Jakarta – Bersamaan dengan debat kedua capres 2019 yang digelar malam ini di Hotel Sultan, Jakarta, keriuhan juga terjadi di linimasa Twitter.

Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com, Minggu (17/2/2019), tagar Debat Pilpres 2019 kini menduduki peringkat pertama Trending Topic di Twitter Indonesia.

Kebanyakan kicauan merupakan dukungan terhadap masing-masing calon presiden yang akan melakukan debat dengan pembahasan seputar infrastruktur, energi, pangan, sumber daya alam dan lingkungan hidup.

Ada pula kicauan berisi harapan dari warganet terhadap Indonesia ke depannya melalui debat ini. Untuk mengetahui lebih lengkap kicauan para warganet, simak beberapa twit yang sudah dihimpun berikut ini.






2 dari 2 halaman

Jelang Debat Capres, Lini Masa Mulai Dibanjiri Dukungan Kedua Kubu

Keriuhan debat kedua capres 2019 yang digelar pada malam ini di Hotel Sultan, Jakarta, sudah mulai terasa.

Berbagai dukungan dari kedua kubu pun sudah mulai meramaikan lini masa media sosial (medsos), terutama Twitter.

Berdasarkan pantauan Tekno Liputan6.com jelang sore ini, tagar yang terkait dengan debat kedua capres, seperti #PrabowoMenangDebat dan #DebatPintarJokowi bertengger di trending topic Twitter Indonesia.

Untuk mengetahui lebih lengkap kicauan para warganet, simak beberapa twit yang sudah dihimpun Tekno Liputan6.com, berikut ini.

(Dam/Ysl)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: 

Ini Lokasi Nobar Debat Capres yang Digelar Tim Jokowi dan Prabowo

Liputan6.com, Jakarta – Debat Capres kedua dengan isu energi, pangan, infrastruktur, sumber daya alam, dan lingkungan hidup, akan digelar malam ini di Hotel Sultan, Jakarta. Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menyediakan 100 undangan untuk masing-masing pendukung pasangan calon nomor urut 01 dan 02. Solusinya, masing-masing tim menggelar nonton bareng atau nobar.

Misalnya, Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, menggelar nobar di kawasan Parkir Timur Senayan, sesuai dengan tempat yang disediakan.

Selain itu, berdasarkan informasi yang dihimpun Liputan6.com, Minggu (17/2/20119), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) juga menggelar nobar di basecampnya, di Jalan Wahid Hasyim. Nobar dihadiri langsung Ketua Umum PSI Grace Natalie, diselingi diskusi dengan Direktur SMRC Sirajuddin Abbas, Jubir PSI Mikhail Gorbachev, Jubir PSI Dara Nasution, dan Pengamat Lingkungan Hidup Agus Sari.

Para relawan pun tak mau ketinggalan. Alumni SMA pendukung Jokowi-Maruf se Jakarta juga menggelar nobar, termasuk Alumni Pangudi Luhur yang digelar di Avenue off The Stars Kemang Village. Kemudian disusul dengan Alumi Institut Kesenian Jakarta (IKJ) yang menggelar nobar di BERMVDA Coffe Cilandak Town Square (Citos), Jakarta Selatan.

2 dari 3 halaman

Nobar BPN Prabowo

Sementara itu, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, juga menyediakan tempat nobar, yaitu di kantornya di jalan Kertanegara VI (Samping Rumah Pak Prabowo), Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Beberapa koordinator dan relawan turut hadir disana.

Kemudian, juga dilakukan di Media Center Prabowo-Sandi, serta di Parkir Timur Senayan yang diinisiasi oleh Direktorat Relawan Prabowo-Sandi.

Para relawan paslon 02 juga tak mau ketinggalan. Mereka yang tergabung dalam Gerakan Millenials Indonesia (GMI), menggelar nobar di jalan Panjang RT 15/RW 07, Kedoya Utara, Jakarta Barat.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

FBR Jakarta Barat Deklarasi Dukungan ke Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Organisasi masyarakat (ormas) Forum Betawi Rempug (FBR) Jakarta Barat mendeklarasikan dukungannya di Pilpres 2019 untuk pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Ada sekitar 50 gardu FBR se-Jakarta Barat yang hadir dalam deklarasi tersebut.

Pantauan detikcom, deklarasi berlangsung di Gardu 0367 FBR Kelabang Merah, Daan Mogot, Jakarta Barat, Minggu (17/2/2019), acara diawali dengan Palang Pintu untuk menyambut Ketua FBR Korwil Jakbar Abdul Azis Muslim SH. Dia juga merupakan caleg DPRD dari partai Nasdem.

“FBR sebagai ormas kedaerahan yang berdomisili Jabodetabek sudah sepatutnya menjadi pemilih yang rasional. Rasional, cerdas dan objektif dengan mengukur kemampuan kedua paslon yang akan berlaga pada bulan April mendatang, yaitu Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga Uno,” ujar Abdul dalam sambutannya.

FBR Jakarta Barat Deklarasi Dukungan ke Jokowi-Ma'rufFoto: Forum Betawi Rempug (FBR) Jakarta Barat mendeklarasikan dukungannya di Pilpres 2019 untuk pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin (Zakia-detikcom).

Abdul melanjutkan, cara sederhana memilih capres-cawapres yang ada adalah dengan melihat rekam jejak yang sudah dilakukan. Menurutnya, pasangan Jokowi-Ma’ruf merupakan pasangan yang layak untuk diperjuangkan.

“Kenapa harus Jokowi lagi? Sosok Jokowi lebih Betawi dari orang Betawi itu sendiri. Di mana hal itu dapat dilihat saat dirinya masih jadi gubernur DKI tahun 2012 lalu, yakni lima program Jokowi yang berkaitan dengan budaya Betawi untuk diterapkan dalam 5 tahun ke depan,” paparnya.

Sejumlah anggota FBR juga beberapa kali meneriakkan yel-yel saat deklarasi.
(nvl/bag) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bangun Proyek Infrastruktur, Gunakan APBN atau Ajak Swasta?

Liputan6.com, Jakarta – Jelang Debat Capres 2019 kedua, kubu Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan Paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto ramai memperdebatkan isu infrastruktur yang bakal menjadi salah satu topik dalam sesi debat yang akan berlangsung pada Minggu 17 Februari 2019 mendatang.

Seperti yang diutarakan Sandiaga Salahuddin Uno, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 yang menyatakan mau membangun infrastruktur tanpa utang dengan banyak melibatkan swasta lewat skema Public Private Partnership (PPP).

Sementara itu, Jokowi yang juga seorang petahana sebenarnya telah menggaet swasta dalam pembangunan di masa pemerintahannya, yakni menggunakan skema Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) maupun konsep perusahan patungan atau Joint Venture (JV).

Kendati demikian, Pengamat Infrastruktur dari Universitas Indonesia Wicaksono Adi beranggapan, informasi mengenai kejelasan suatu proyek masih sulit terlacak.

“Data belum terpublikasi secara luas. Informasi kepada masyarakat terhadap status proyek apakah digarap oleh BUMN, swasta, joint venture belum ter-publish secara luas. Barangkali masyarakat perlu diinformasikan lebih,” ungkap dia kepada Liputan6.com, seperti ditulis, Minggu (17/2/2019).

Lebih lanjut, ia memberikan pendapat, sebuah proyek infrastruktur idealnya dibangun lewat APBN. Namun, menyoroti situasi ekonomi saat ini, pemerintah disebutkannya akan turut menggandeng investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Melihat situasi yang ada, maka kemungkinan besar proyek selanjutnya yang akan dibangun akan melibatkan investor, baik nasional atau internasional,” ujar dia.

2 dari 3 halaman

Anggaran Infrastruktur

Sebagai informasi, pemerintah pada 2019 ini bakal menggelontorkan anggaran infrastruktur Rp 415 triliun, meningkat dari prospek 2018 sebesar Rp 410,4 triliun.

Jumlah dana tersebut akan dipakai untuk berbagai kelanjutan proyek, seperti pembangunan jalan mencapai 1.834,7 km, pembangunan jalan tol sebanyak 16 proyek, hingga menyediakan 68,9 ribu unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

Bila kucuran dana APBN terhitung belum cukup memuluskan seluruh target tahun ini, Wicaksono Adi meneruskan, kabinet pemerintahan di era berikutnya perlu membuat klasifikasi proyek infrastruktur mana saja yang bernilai strategis dan harus diprioritaskan.

“Perlu dibuat klasifikasi, apakah proyek itu bersifat strategis. Jika iya, sebaiknya menggunakan dana APBN. Tapi kalau misalkan infrastrukturnya tidak bersifat strategis dan sensitif, itu bisa libatkan investor luar negeri,” tutur dia.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Prabowo Bakal Tanya Mahalnya Proyek LRT di Debat Kedua Capres

Liputan6.com, Jakarta – Mahalnya Proyek Infrastruktur Light Rail Transit (LRT) yang menelan biaya besar kemungkinan bakal ditanya Capres Prabowo Subianto kepada rivalnya Joko Widodo di debat capres pada Minggu 16 Februari 2019. Namun begitu, Prabowo akan mengajukan pertanyaan secara elegan.

Hal itu disampaikan Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sudirman Said saat jumpa pers update persiapan kedua di Jalan Sriwijaya I No 35, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (16/2/2019).

“Saya menangkap nuansa Pak Prabowo itu sangat menjaga kesantunan, etika dan tegas. Beliau seorang perwira tinggi, seorang diplomat senior, negarawan, jadi mungkin akan ditanya (LRT),” kata Sudirman.

Menurut Mantan Menteri ESDM itu, masalah tersebut sudah diketahui masyarakat. Oleh karenanya, tanpa Prabowo bertanya soal LRT, masyarakat sudah paham. Sudirman menyerahkan ke Prabowo akan mengkonfirmasi hal itu atau tidak.

“Tapi saya kira tanpa ditanya Pak Prabowo, masyarakat sudah tau,” tandasnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pernah menyampaikan kritik terhadap beberapa proyek infrastruktur yang tengah gencar dibangun pada era pemerintahan Presiden Jokowi. Salah satunya soal proyek pembangunan Light Rail Transit (LRT).

2 dari 2 halaman

Kritik JK

JK menyinggung kondisi LRT Palembang yang kini hanya menjadi ajang coba-coba para turis lokal yang datang. JK juga menyinggung proyek pembangunan kereta api Trans Sulawesi dari Makassar ke Manado. Menurut JK, proyek tersebut tidak efisien, karena tidak ada yang menaiki transportasi tersebut.

JK juga mengkritik pembangunan LRT Jabodetabek yang menelan biaya sampai Rp 500 miliar per kilometernya (km). Menurutnya, pembangunan LRT dengan skema elevated (layang) dinilai kurang efektif.

“Saya kasih contoh, membangun LRT ke arah Bogor dengan elevated (jalur layang). Buat apa elevated kalau hanya berada di samping jalan tol?” ucap JK.

Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka.com


Saksikan video pilihan berikut ini:

Moderator Debat Capres Ingin Jokowi dan Prabowo Rileks

Jakarta – Moderator debat capres, Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki ingin kedua capres, Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto rileks saat berada di panggung debat. Kedua capres diharapkan bisa membuka rencana-rencana program agar bisa diketahui masyarakat.

“Kami berharap dapat membantu debat kedua ini lebih cair, lebih hidup dan yang lebih penting kedua capres tampil lebih rileks, santai, jadi itu harapan kami sebenarnya,” kata Tommy Tjokro di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (16/2/2019).

Ada 6 segmen debat bertema energi, lingkungan hidup, infrastruktur, pangan, dan sumber daya alam. Moderator juga sudah meneken pakta integritas untuk tidak membocorkan kisi-kisi debat capres.

“Itu yang kami pegang penuh karena merupakan mandat dan tanggung jawab yang luar biasa untuk tujuannya menciptakan debat yang hidup dan tadi ketika mendengarkan perwakilan dari kedua paslon. Tentu eksploratif yang ada di segmen keempat nanti diharapkan menghidupkan debat kedua capres,” paparnya.

Sementara itu, moderator lainnya Anisha Dasuki, berharap kedua capres memaparkan ide-ide baru di panggung debat capres. Anisha juga menyebut ada yang berbeda di segmen debat capres.

“Ada perbedaan debat pertama dan kedua, yaitu ada debat terbuka antara kedua capres, yang mana kami sudah membahas dengan timses 01 dan 02. Besok di debat terbuka tersebut akan ada kejutan bagi masyarakat dan juga ada ide-ide baru, ide-ide segar yang akan terungkap dari kedua pasangan calon,” ujar Anisha.

Sementara itu perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menyatakan kesiapan capres menghadapi debat kedua.

“Ini kita percaya bahwa debat inspiratif ini nanti akan lebih memberikan ruang kepada paslon kami dari Pak Joko Widodo untuk lebih bisa mengekspresikan pikiran-pikiran dan narasi-narasi besar, maupun data-data dan supaya masyarakat lebih paham betul mengenai hal yang mau disampaikan oleh pasangan kami. Khususnya Pak Joko Widodo berkaitan dengan hal yang menyangkut infrastruktur, menyangkut pangan, energi dan lingkungan sumber daya alam,” ujar Direktur Program TKN, Aria Bima.

Sedangkan Direktur Saksi BPN Danang Wicaksono yakni debat akan berlangsung seru dan atraktif dibanding debat capres pertama

“Yang jelas kita akan menampilkan calon presiden yang siap untuk memenangkan pemilu ini dengan cara proses debat yang kedua ini, yang saya kira akan lebih mengeksplorasi bagaimana gambaran besar ke depan pasangan 02 untuk memperbaiki Indonesia,” ujar Danang.
(fdn/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ma’ruf Amin Optimistis Raup 70 Persen Suara di Jawa Barat

Liputan6.com, Cimahi – Relawan Barisan Nusantara (Barnus) Jawa Barat mendeklarasikan diri mendukung pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin. Ketua Umum relawan Barnus Nurdin Tampubolon juga melantik beberapa pengurus Dewan Pimpinan Daerah Barnus Jabar untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf.

“Dengan ini saya berharap pengurus DPD Barisan Nusantara Jawa Barat bergerak untuk memenangkan Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf Amin,” kata Nurdin di Cimahi Convention Hall, Cimahi, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma’ruf Amin merespons dukungan dari Barnus ini. Dia yakin dengan dukungan tersebut Jokowi-Ma’ruf akan menang di Jawa Barat.

“Saya ingin berterima kasih kepada Barnus Jawa Barat dengan seluruh Pengurus DPP Barnus yang telah menyatakan dukungan ke Paslon 01. Dengan dukungan Barnus ke Paslon 01 ini, saya yakin akan memenangkan di Jawa Barat,” kata Ma’ruf.

Dengan makin banyaknya dukungan yang diterima, Ma’ruf makin optimistis dapat memperoleh suara 70 persen di Jawa Barat.

“Karena itu di Jawa Barat harus menang 70 persen. Ini harus dipegang. Minimal 70 persen. Dan banyak lagi prestasi-prestasi yang telah dicapai,” ungkapnya.

Ma’ruf mengakui pada Pilpres 2014 lalu pasangan Jokowi-Jusuf Kalla memang kalah dari pasangan Prabowo-Hatta. Karena itu, dia menginginkan kemenangan Pilpres 2019 menang.

“2014 Pak Jokowi kalah di Jawa Barat. Apa di 2019 mau kalah lagi? Mau kalah apa tidak? Karena itu tahun 2019 harus menang,” ucapnya.

2 dari 2 halaman

Sosialisasi Capaian Pemerintah

Sementara para pengurus DPD maupun DPC Barnus se-Jawa Barat juga diminta terus menyosialisasikan capaian pemerintah Jokowi selama empat tahun terakhir. Caranya, dengan mendatangi warga dari pintu ke pintu.

“Bagaimana kita harus door to door, mengenalkan Pak Jokowi, Kiai Ma’ruf, dan menangkis hoaks-hoaks. Ini tugas kita menjelaskan,” ujar Nurdin.


Reporter: Sania Mashabi

Sumber: Merdeka


Saksikan video pilihan berikut ini:

Optimis Menang, Ma’ruf Amin Targetkan 70 Persen Suara di Jawa Barat

Jakarta – Barisan Nusantara (Barnus) melantik pengurusnya untuk menggerakkan pemenangan calon presiden-calon wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Jawa Barat. Mendapat dukungan Barnus, Ma’ruf optimistis bisa meraup suara 70 persen di Jawa Barat.

“Saya ingin sampaikan terima kasih karena Barnus Jabar dengan seluruh pengurus DPC Jawa Barat telah menyatakan dukungannya kepada paslon nomor 01. Karena itu saya yakin dengan dukungan Barnus, calon capres no 01 akan memenangkan pilpres di Jawa Barat,” ujar Ma’ruf dalam sambutannya di gedung Cimahi Convention Hall, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (16/2/2019).

“Karena itu minimal menangnya di Jawa Barat harus 70 persen. Sanggup atau tidak? Yakin atau tidak? Pasti atau tidak? Ini harus dipegang, minimal 70 persen,” sambungnya.


Ma’ruf yakin Barnus dapat menaikkan elektabilitasnya lantaran gerakan itu sudah didukung oleh 11 komunitas di Jawa Barat. Sehingga, lanjutnya, dapat menaikkan suara Jokowi yang diketahui kalah pada tahun 2014.

“Tahun 2014 Jokowi kalah di Jawa Barat, betul? Apa tahun 2019 mau kalah lagi? Mau kalah apa tidak? Pasti menang, karena itu 2019 harus menang. Dengan Barnus yang terkonsolidasi di Jabar dan didukung oleh 11 komunitas, maka elektabilitas 01 akan naik lagi. Sekarang sudah di 53 persen, kita harapkan akan naik terus, kalau bisa sampai 70 persen,” ucapnya.

Terlebih lagi jelas Ma’ruf, pihaknya didukung oleh 10 partai besar, lalu ia juga menyinggung seluruh capaian pada pemerintahan Jokowi. Ia pun menegaskan agar seluruh relawan dapat memanfaatkan potensi itu untuk menarik suara.

“Pak Jokowi bukan hanya janji tapi sudah bukti nyata, makanya pantas menang. Nah ini saya bilang banyak hal ya, tapi semua itu kalau kita tidak mampu mengonversi potensi yang kita miliki tidak ada artinya kalau kita tidak bisa konversi jadi elektabilitas,” tuturnya.
(eva/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Timses: Jokowi Andalkan Jatim untuk Menang di Pilpres 2019

Jember – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jatim Irjen Pol (Purn) Mahfud Arifin menargetkan kemenangan Paslon Jokowi-Ma’ruf Amin 70 persen di Jember. Target tersebut sama dengan target kemenangan Jawa Timur.

Dengan prosentase kemenangan tersebut, Mahfud berharap para tim kampanye di daerah untuk proaktif. Dan khusus Jember, dapat meraih kemenangan yang sama seperti Pilpres tahun 2014.

Pernyataan tersebut disampaikan Mahfud saat menghadiri Deklarasi dan Raker Barisan Relawan Penggerak Desa (BRIGADE) 01 di Gedung Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Jalan Nusa Indah, Kecamatan Patrang, Sabtu (16/2/2019).

“Saat saya menemui Presiden beberapa waktu lalu, beliau berpesan agar Jawa Timur harus dipertebal. Karena kekuatan itu ada di Jatim,” ujar Mahfud saat dikonfirmasi wartawan usai deklarasi.

Segala titik kelemahan segera diisi oleh para relawan. Dari kampung ke kampung, desa ke desa. Sampai level paling bawah untuk terus diberi pemahaman.

“Karena untuk target sendiri, apalagi dari Jember ini cukup kuat, untuk mendukung Jember. Tinggal mempertebal (perolehan suara) apalagi dulu pada tahun 2014 (Pilpres), kita menang. Aura kemenangan terasa kuat kok,” ujar Mantan Kapolda Jatim ini.

Apalagi didukung partai, bupati dan pimpinan DPRD, lanjutnya, yang semuanya koalisi untuk memenangkan Jokowi-Amin.

“Pak Jokowi Jelas hasilnya, didukung partai yang jelas, tinggal perkuat lah. Untuk kampanye pun, boleh kok tiap Sabtu dan Minggu, bupati dan pimpinan DPRDnya,” tandasnya.

Lebih jauh terkait upaya untuk mempertebal target perolehan suara di wilayah Jawa Timur. “Yakni wilayah Mataraman, Jember beberapa titik, Bondowoso, dan Madura juga sudah,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua BRIGADE 01 Jember Ayub Junaidi menyampaikan, pihaknya sudah komitmen dan siap untuk mendukung Jokowi-Amin menang dalam Pilpres 17 April mendatang.

“Upaya kami, di tiap TPS ada relawan. Totalnya ada 7.666 orang dan siap untuk kemenangan Jokowi,” tandasnya.

Machfud meminta doa dan dukungan agar Jember dan Indonesia semakin maju ke depan di bawah kepemimpinan Jokowi-Maruf. Hal itu dilakukan aat bertemu dengan para ulama di Ponpes Raudlatul Ulum.

“Pilpres ini bukan cuma soal Pak Jokowi, bukan soal Kiai Maruf. Tapi upaya kita menghadang kelompok tertentu yang sedang membajak demokrasi untuk mengingkari NKRI dan Pancasila. Kita harus lawan. Caranya bagaimana? Coblos Jokowi,” ujarnya.
(fat/fat)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>