Mau Bikin Karangan Bunga Ucapan Selamat Buat Paslon? Segini Harganya

Jakarta – Pemilihan presiden (Pilpres) telah berlangsung 17 April 2019 kemarin. Belum ada keputusan pasangan calon (paslon) yang menang dalam Pilpres ini, tapi masyarakat sudah mulai memesan karangan bunga ucapan selamat.

Lalu, berapa harga karangan bunga tersebut?

Pedagang bunga di Rawa Belong, Jakarta, Ridwan Januar mengatakan, harga karangan bunga variatif. Dia bilang, untuk ukuran 2×1,5 meter harganya Rp 500 ribu. Kemudian, untuk ukuran lebih besar yakni 2×1,5 meter harganya Rp 750 ribu.

“Satu papan, paling murah standar di sini Rp 500 ribu,” katanya kepada detikFinance, Minggu (21/4/2019).
Tak jauh beda, pedagang bunga di Kalimalang, Sugianto menjual karangan bunga paling murah sebesar Rp 550 ribu. Karangan bunga itu untuk ukuran 2×1,2 meter.

Sugianto sendiri menjual papan karangan bunga dengan berbagai ukuran, antara lain 2×2,1 meter, 2×1,5 meter, hingga 4×1,5 meter.

Dia bilang, harga karangan bunga disesuaikan ukuran dan banyak tidaknya bunga. Untuk ukuran paling besar, harganya antara Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta.

“Kalau harga tergantung banyak tidaknya bunga,” tutupnya. (dna/dna)

Pesanan Paslon Belum Bisa Kalahkan Karangan Bunga untuk Ahok

Jakarta – Para pedagang bunga menyatakan, order papan karangan bunga ucapan selamat untuk pasangan calon presiden (paslon) belum bisa mengalahkan karangan bunga yang ditujukan kepada mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Sebagaimana diketahui, pada 2017 lalu karangan bunga sempat memenuhi Kompleks Balai Kota. Karangan bunga itu sebagai bentuk ucapan terima kasih warga atas kontribusi Ahok untuk DKI Jakarta.

Salah seorang pedagang bunga di Rawa Belong Jakarta, Ridwan Januar mengaku, sempat kewalahan saat melayani pesanan karangan bunga untuk Ahok. Berbeda saat melayani pesanan ucapan selamat ke calon presiden seperti sekarang ini.

“Jauh, Pak Ahok itu sampai kewalahan, saya saja sampai oper ke orang bagi-bagi,” katanya kepada detikFinance, Minggu (21/4/2019).
Ridwan mengaku, baru menerima order ucapan selamat untuk presiden sebanyak tiga buah. Sementara, dia mengatakan, untuk satu momen Ahok saja total order yang diterima mencapai 90 karangan bunga. Itu saja, lanjutnya, ada order yang ia tolak.

“Waktu itu karyawan saya 8 orang, mau tarik orang juga punya kerjaan masing-masing. Paling saya waktu itu 90 kurang lebih, termasuk oper-oper ke orang,” ujarnya.

“Kalau saya hitung-hitung kurang lebih 150-an ada 60-an saya tolak karena memang nggak sanggup, kasian yang kerjanya. Kita bukan masalah nominalnya,” tambahnya.

Senada, Sugianto pedagang bunga di Kalimalang mengatakan, pedagang bunga ketiban untung saat kejadian Ahok. Saat itu, dia mengaku menerima order sampai 150 papan bunga.

“Zamannya Pak Ahok meledak lagi, sampai stok kebun bunga kurang. Itu yang paling ini (banyak) zamannya Pak Ahok, toko bunga ibarat panen. Itu kemarin 150-an ada,” tambahnya. (dna/dna)

Tidak Ada Nama Sandiaga di Spanduk Syukuran Pendukung Paslon 02

Liputan6.com, Jakarta – Massa pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memadati halaman depan kediaman Prabowo di Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, sebagai perhelatan syukuran, Jumat (19/4/2019).

Panggung berukuran cukup luas dibangun secara kukuh untuk tempat Prabowo dan para ulama berorasi.

Sebagaimana biasanya, nama capres dan cawapres di setiap spanduk, di mana ada nama Prabowo, di situ juga tertulis nama Sandiaga.

Namun dalam acara kali ini, hanya nama Prabowo yang terpampang di spanduk yang terbentang di panggung. Spanduk dengan panjang kurang lebih 5 meter itu bertuliskan H Prabowo Subianto Presiden Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Tidak ada nama Sandiaga pada spanduk tersebut.

Pun halnya sosok Sandiaga yang tak muncul dalam acara syukuran kali ini. Saat salat Jumat, Prabowo melaksanakan salat Jumat di Masjid Al-Azhar, sedangkan Sandiaga di Masjid At-Taqwa. Jarak kedua masjid hanya dalam radius 500 meter.

Usai salat Jumat, Prabowo bersama jamaah juga lakukan sujud syukur dan mendoakan Prabowo agar ditetapkan sebagai Presiden periode 2019-2024.

Ma’ruf Amin: Usut Terus soal Video Viral Server KPU Menangkan Paslon 01

Di video itu, terekam seorang pria menggunakan mikrofon dan menyatakan bahwa KPU sengaja memenangkan paslon Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Tim dari Jakarta kan ada timses Prabowo. Dia koordinator wilayah Banten ada kegiatan rapat tentang kondisi di lapangan saya punya ruangan ya silakan. Saya mah gak ngundang,” kata Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (5/4).

Namun, kata Taufik, dia hanya sebagai fasilitator tempat rapat dan mengaku tidak mengenal peserta rapat yang lainnya.

“Lupa namanya, saya kenal di situ saja. Kan saya mah mendengarkan saja enggak tahu persiskan apakah fitnah apa benar kenyataan,” katanya.

Dia juga kaget pertemuan di rumahnya itu kemudian viral di media sosial, padahal tak ada media diundang.

Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

KPU melaporkan tiga akun sosial media yang berisikan video yang akhirnya viral terkait isu server KPU diatur untuk memenangkan capres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Mantan Petinggi Polri: Laporkan Jika Ada Polisi Aktif Paksa Pilih Salah Satu Paslon

Liputan6.com, Sidoarjo – Mantan Petinggi Polri, Komjen Pol (Purn) Sofyan Jacob menghadiri kampanye akbar capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno di Stadion Delta Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (31/3/2019). 

Dalam kesempatan tersebut, Sofyan Jacob menegaskan bahwa kehadirannya untuk mendukung Prabowo-Sandi memenangkan Pemilu 2019 mendatang. 

“Prabowo Presiden, Sandiaga Uno Wakil presiden, terimakasih saudara-saudara ku Sidoarjo Jawa Timur. Saya purnawirawan Polri saya mendukung Prabowo-Sandi sebagai presiden dan wakil presiden,” ungkap Sofyan di panggung utama kampanye Akbar Prabowo-Sandi di Stadion Delta Sidoarjo.

Sofyan pun menitipkan pesan kepada anggota polisi aktif supaya netral dalam Pemilu 2019.

Dia pun meminta kepada seluruh rakyat Indonesia melaporkan ke divisi propam Polri jika menemukan pelanggaran kode etik anggota Polri aktif yang memaksa memilih salah satu paslon agar dikenakan sanksi.

“Perhatikan kalau ada anggota polisi yang tidak netral adalah pengkhianat demokrasi.  Saudara tidak perlu takut, jangan khawatir, jangan ragu-ragu kalau ada yang tidak netral mohon sampaikan,” tegasnya.

Prabowo Sebut Pejabat Minta Aparat Bantu Paslon, BPN: Sudah Rahasia Umum

Jakarta – Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai pernyataan sang capres soal pejabat yang mengarahkan aparat mendukung salah satu paslon sudah menjadi rahasia umum. BPN menyinggung penyalahgunaan kekuasaan dari menteri hingga kepala desa.

“Yang disampaikan Mas Bowo itu sudah menjadi rahasia umum. Lihat saja betapa banyak oknum menteri, aparat hukum, birokrasi, kepala daerah, hingga kepala desa yang menyalahgunakan kekuasaan untuk mendukung kontestan tertentu. Video mereka sudah viral,” kata anggota Dewan Pakar BPN Dradjad Wibowo kepada wartawan, Minggu (31/3/2019).

Dradjad mengatakan dirinya sudah ikut pemilu sejak tahun 1980-an. Menurutnya, dulu ABRI dan birokrasi pemerintahan dikerahkan untuk memenangkan Golkar dengan pengerahan yang masif, namun masih tetap bertata krama.


“Sekarang penyalahgunaan kekuasaan itu juga masif. Tapi caranya sangat vulgar. Tidak ada lagi tata kramanya,” ujar Dradjad.

“Sebagai contoh, lihat saja bagaimana bingkisan barang dan uang dibagikan terang-terangan di siang bolong. Seolah-olah mereka mengatakan ’emang siapa yang berani tangkap kita?’ Masih banyak lagi contoh lainnya,” imbuhnya.

Lantas, siapakah sosok pejabat yang dimaksud Prabowo? Dradjad menyerahkannya kepada masyarakat yang menurutnya sudah tahu siapa sosok pejabat yang dimaksud.

“Prabowo tidak hanya merujuk ke satu dua pejabat. Saya rasa, tanpa ditunjuk hidungnya pun masyarakat sudah tahu siapa saja mereka,” ungkap Dradjad.

Politikus PAN ini lalu menceritakan saat dirinya bersama mahasiswa Indonesia di luar negeri berdemo untuk mendukung gerakan reformasi tanah air. Ia mengharapkan demokrasi serta pemerintahan yang bersih dan adil seperti di negara maju.

“Saya selalu ingat bagaimana PM Australia Bob Hawke ditilang polisi karena tidak memakai sabuk pengaman. Bagaimana seorang Wakil Premier di Queensland (orang nomor dua di negara bagian) kehilangan jabatan karena kasus uang perjalanan dinas sekitar Rp 1,5 juta. Ya, hanya sekecil itu,” tuturnya.

Menurut Dradjad, demokrasi seperti yang dicontohkannya itulah yang ia impikan. Kini, dikatakan Dradjad, banyak tatanan yang rusak menjelang pemilu.

“Itulah jenis demokrasi, penegakan hukum dan kebersihan pemerintahan yang saya impikan. Sekarang banyak yang rusak menjelang Pemilu 2019 ini,” ujarnya.

Sementara itu, Juru Debat BPN Suhud Alynuddin meminta agar KPU, Bawaslu, maupun instansi terkait melakukan pengawasan ketat untuk mengantisipasi potensi kecurangan pemilu.

“Kami tidak ingin terjebak mempersoalkan orang per orang. Bagi kami, yang terpenting pihak-pihak terkait, baik itu KPU, Bawaslu maupun LSM melakukan pengawasan yang ketat terkait potensi kecurangan dalam pemilu ini,” tuturnya.

Sebelumnya, Prabowo berbicara mengenai ada pejabat yang memerintahkan aparat untuk mendukung salah satu pasangan calon tertentu dalam pemilu.

“Maaf, Pak, saya harus menyampaikan bahwa Bapak komit terhadap demokrasi, saya tahu. Tetapi maaf, Pak, bocor di mana-mana surat-surat dari pejabat Bapak yang memerintahkan penggunaan aparat untuk membantu salah satu kontestan dalam pemilu,” ujar Prabowo.

Prabowo tidak menjelaskan detail siapa pejabat yang dimaksud. Begitu pula aparat yang dibicarakannya itu.
(azr/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Panas! Prabowo Ungkap Pejabat Minta Aparat Bantu Paslon di Pemilu

Jakarta – Segmen keempat debat pilpres keempat ditutup dengan panas. Prabowo berbicara mengenai ada pejabat yang memerintahkan aparat untuk mendukung salah satu pasangan calon tertentu dalam Pemilu.

“Maaf, Pak, saya harus menyampaikan bahwa Bapak komit terhadap demokrasi, saya tahu. Tetapi maaf, Pak, bocor di mana-mana surat-surat dari pejabat Bapak yang memerintahkan penggunaan aparat untuk membantu salah satu kontestan dalam Pemilu,” ujar Prabowo.

Hal itu disampaikan Prabowo di panggung debat keempat yang digelar di Hotel Shangri-La, Jakarta, Sabtu (30/3/2019).

Prabowo tidak menjelaskan detail siapa pejabat yang dimaksud. Begitu pula siapa aparat yang dibicarakannya itu.

“Pak, ini kan tidak sesuai dengan kaidah demokrasi. Saya khawatir mungkin Bapak tidak paham. Di bawah ini banyak ada kepala desa dimasukin penjara, dipanggil dikasih pengarahan. Aparat yang memberikan pengarahan,” tutur Prabowo.

“Ini bagaimana dengan sistem sebaik apapun kalau memang political will menjalankan pemerintahan tidak ada. Saya kahawatir distrust ini.,” tutur Prabowo yang kemudian dipotong moderator karena waktu habis.
(dwia/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Di Depan AHY, Prabowo Sanjung Militansi Kader Demokrat Menangkan Paslon 02

Sementara AHY mengaku, ia dan seluruh kader partainya akan melakukan strategi rel ganda saat kampanye pemilu 2019. Strategi ini dilakukan untuk dapat memenangkan Prabowo-Sandiaga dan juga Partai Demokrat.

“Strategi rel ganda, di mana secara paralel kami berjuang agar Partai Demokrat dalam pemilihan legislatif juga bisa sukses. Karena kami ingin punya wakil-wakil rakyat yang kompeten di parlemen nanti untuk bisa memberikan supoort secara penuh kepada pak Prabowo dan pemerintahan mendatang,” ujar AHY.

“Tapi track kedua tentunya untuk menyukseskan pilpres tentunya dalam koalisi yang mengusung Prabowo-Sandiaga,” tambahnya.

AHY mengungkapkan seluruh kader partainya akan bekerja keras memenangkan Prabowo-Sandi dan Partai Demokrat selama masa kampanye, terutama jelang hari pencoblosan.

“Empat minggu terakhir ini harus terus bekerja keras tidak boleh merasa cepat puas kami, terus berikhtiar dan mohon doa dan dukungan dari seluruh rakyat Indonesia dan mudah-mudahan semakin baik hasilnya dan kita berharap pemilu nanti berjalan dengan aman, damai dan tertib dan demokratis dan mudah-mudahan itu membawa kebaikan untuk kita semuanya,” ucapnya.

Reporter: Nur Habibie

Sumber: Merdeka.com

Saksikan video pilihan berikut ini:

Prabowo Subianto melakukan kampanye di Jambi. Ia berjanji akan membangkitkan kembali Indonesia jika menang Pilpres 2019.

Bantah Tudingan Minim Program, Ini Strategi Ekonomi Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan bahwa akan ada enam program aksi besar yang akan dilakukan capres petahana Joko Widodo apabila terpilih kembali menjadi presiden.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

“Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi,” ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).
Berikut ini daftar program-program aksi besar yang disampaikan oleh Juru bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzily kepada detikFinance, Jumat (1/3/2019).

1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa perlu diwujudkan dalam sistem ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sistematis untuk memantapkan penyelenggaraan sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila.
– Menyelesaikan penyusunan peraturan dan perundangan
tentang Sistem Perekonomian Nasional yang berlandaskan
ideologi Pancasila.
– Mewujudkan pelaksanaan Sistem Perekonomian Nasional
yang berlandaskan ideologi Pancasila.
– Pengembangan Ekonomi Kerakyatan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur.
Percepatan pembangun infrastruktur dalam empat tahun terakhir telah memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:
– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta, BUMN, maupun BUMD.
– Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.
– Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.
– Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi 5 juta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
– Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian, transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.
– Mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk pengembangan ekonomi digital.
– Mengembangkan sistem angkutan umum terintegrasi antar- permukiman, desa, kota, dan provinsi, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

3. Melanjutkan revitalisasi industri dan infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
Agar perekonomian Indonesia memiliki daya saing, maka revitalisasi industri merupakan keniscayaan. Untuk itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan:
– Menguatkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dari berbasis komoditas menjadi lokomotif pembangunan ekonomi.
– Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.
– Menciptakan keterkaitan industri, baik ke depan maupun ke belakang melalui sinergi seluruh pelaku ekonomi nasional.
– Meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri.
– Mengembangkan sentra-sentra inovasi serta peningkatan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi serta revitalisasi science-technopark untuk keperluan masyarakat serta pengembangan teknologi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0.
– Revitalisasi industri pengolahan pascapanen sub-sektor pangan, hortikultura, hingga perkebunan.
– Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.
– Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber- sumber energi terbarukan.
– Meneruskan revitalisasi dan pembangunan sarana dan prasarana logistik domestik dan internasional, seperti pelabuhan dan gudang dengan fasilitas pengolahan pascapanen, agar biaya logistik dapat bersaing dengan memanfaatkan kemajuan digital.
– Mengembangkan industri kelautan/kemaritiman, serta mendorong investasi infrastruktur pendukungnya.

4. Mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.
Selain ekonomi berbasis sumber daya alam, kita juga memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata. Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Langkah- langkah yang bisa dilakukan:
– Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya. Fokus pada melanjutkan pembangunan 10 destinasi wisata baru (“Bali Baru”).
– Mempercepat pengembangan ekonomi dan industri kreatif dengan terobosan strategi kebijakan dan insentif melalui Badan Ekonomi Kreatif.
– Mengembangkan industri jasa keuangan berbasis syariah.
– Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online, dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing demi kepentingan nasional.

5. Mempertajam reformasi struktural dan fiskal.
Reformasi struktural dan reformasi fiskal adalah kunci peningkatan daya saing perekonomian nasional. Arahnya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan berusaha, dan menciptakan level of playing field yang berkeadilan. Langkah yang akan dilakukan:
– Melanjutkan reformasi struktural dan kemudahan berusaha secara terpadu dan berbasis teknologi informasi.
– Melanjutkan reformasi kebijakan fiskal untuk menghadirkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri, serta mendukung peningkatan kesejahteraan, penurunan tingkat kesenjangan, dan peningkatan produktivitas rakyat.
– Melanjutkan reformasi perpajakan yang berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi nasional, dengan target terukur, serta memperhatikan iklim usaha dan peningkatan daya saing.
– Optimalisasi PNBP dengan sistem yang terintegrasi serta tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
– Memperkuat sinergi tiga pilar (kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil) guna memperbaiki ketersediaan sumber pembiayaan, menurunkan tingkat bunga, sekaligus mendorong produksi nasional.
– Meningkatkan penyimpanan devisa hasil ekspor di dalam negeri sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi nasional.

6. Mengembangkan reformasi ketenagakerjaan.
Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa. Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan:
– Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
– Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
– Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
– Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
– Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi. (dna/dna)