HEADLINE: Bandara Baru Yogyakarta Siap Beroperasi, Bakal Genjot Ekonomi dan Pariwisata?

Pengamat penerbangan yang juga anggota Ombudsman RI Alvin Lie menilai, pembangunan bandara baru selalu disertai oleh hadirnya beberapa tantangan yang harus diselesaikan pihak pengelola.

“Setiap bandara baru selalu menghadapi tantangan, yaitu taraf kesediaan dan ketertarikan pengguna jasa penerbangan (penumpang dan pemilik kargo) untuk menggunakan fasilitas bandara baru tersebut,” ujar dia kepada Liputan6.com.

Menurutnya, daya tarik suatu bandara sangat bergantung pada beberapa faktor. Antara lain, jalan akses, layanan transportasi publik dari dan ke bandara, fasilitas tambahan di sekitar bandara seperti tempat istirahat, makan, SPBU, dan sebagainya, hingga fasilitas dan layanan komersial di dalam kawasan bandara.

“Makin lengkap keempat unsur tersebut tersedia, makin atraktif bandara tersebut bagi pengguna jasa,” ungkap dia.

Alvin Lie pun turut menyoroti tantangan-tantangan yang bisa berpotensi mengurangi daya tarik Bandara Baru Yogyakarta. Di antaranya, jarak yang cukup jauh dari pusat kota Yogyakarta, yakni 55 km dan membutuhkan waktu tempuh rata-rata sekitar 90 menit.

Selanjutnya, jalan akses tunggal, yaitu jalan raya Yogyakarta-Purworejo yang relatif sempit dan rentan tersendat pada saat lalu lintas padat, bila terjadi kecelakaan atau ada suatu kendaraan besar mogok.

“Kawasan di sekitas bandara juga belum berkembang. Belum ada hotel berbintang dan layanan komersial yang representatif serta berkapasitas besar. Kehandalan dan kepraktisan layanan transportasi publik ke dan dari bandara juga belum teruji,” dia menambahkan.

Di sisi lain, ia mencermati keberadaan Bandara Adi Sumarmo di Solo yang secara jarak lebih kurang setara dari pusat kota Yogyakarta. Namun, lanjutnya, jalan yang menghubungkan Yogyakarta dgn Solo sudah berkembang dengan berbagai fasilitas makan, belanja, istirahat dan sebagainya.

“Selain itu, juga ada layanan KA Yogyakarta-Solo, bahkan nantinya langsung ke bandara Adi Sumarmo. Tersedia pula banyak pilihan angkutan darat untuk rute tersebut,” jelas dia.

Mencermati situasi ini, dia mengatakan, pengelola Bandara Baru Yogyakarta ditantang untuk menawarkan berbagai insentif dan daya tarik bagi pengguna jasa penerbangan agar memilih lapangan udara tersebut, dan bukan beralih ke Bandara Adi Sumarmo..

“Apabila animo pengguna jasa rendah, airlines juga akan mengurangi frekuensi penerbangannya sehingga makin mengurangi daya tarik bandara. Hal-hal tersebut perlu diantisipasi agar Bandara Baru Yogyakarta tidak mengalami nasib serupa dengan Bandara Kertajati,” imbuhnya.

Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo direncanakan mulai beroperasi di akhir April. Pesawat kepresidenan akan menjadi pesawat pertama yang mendarat di bandara ini.

Kecelakaan Bus Pariwisata di Portugal, 28 Orang Meregang Nyawa

Liputan6.com, Lisabon – Setidaknya 28 orang dilaporkan tewas, ketiak sebuah bus pariwisata terbalik di pulau Madeira, Portugal, Rabu 17 April.

“Sebagian besar korban adalah orang Jerman,” kata Filipe Sousa, walikota Caniço, kota pantai di selatan pulau tempat kecelakaan itu terjadi, sebagaimana dikutip dari The Guardian pada Kamis (18/4/2019).

“Saya tidak bisa berkata-kata untuk menggambarkan apa yang terjadi. Saya tidak bisa menghadapi penderitaan orang-orang ini,” lanjutnya, menambahkan bahwa para korban termasuk 17 wanita dan 11 pria.

Sebanyak 21 orang lainnya dilaporkan terluka dalam kecelakaan tersebut.

Dalam foto-foto yang disiarkan oleh media Portugal, tampak petugas pemadam kebakaran berusaha memadamkan api yang muncul dari sisi samping bus yang hancur lebur.

Stasiun televisi lokal, SIC TV, mengatakan ada 19 ambulans di tempat kejadian setelah laporan adanya kecelakaan, yang terjadi sekitar pukul 17.30 waktu setempat.

Menurut saksi mata, bus pariwsata itu diaporkan membawa 57 penumpang ketika berbelok dari sebuah jalan di tikungan di timur kota Canico, sebelum terguling menuruni lereng bukit yang curam.

Pemandu dan pengemudi yang berkewarganegaraan Portugal dilaporkan selamat dari kecelakaan itu, dan mereka bersama sejumlah orang lain yang terluka dibawa ke rumah sakit di Funchal, kota besar terdekat.

Dukung Pemerintah Genjot Pariwisata Halal, Bank BRI Angkat UMKM di Halal Park

Petugas lapangan memantau Area Tanki LPG (Spherical Tank) di kawasan kilang RU V Balikpapan, Kalimantan, Kamis (14/05). Kilang RU V merupakan kilang pengolahan minyak Pertamina terbesar ke-2 di Indonesia. (Liputan6.com/Fery Pradolo)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka Moslem District Destination, Halal Park, di Kawasan Senayan, Jakarta, Selasa (16/4/2019).
Ilustrasi Bitcoin (iStockPhoto)
Nasabah mengantre menukarkan mata uang USD di gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Rabu (5/9). Sebelumnya pada Selasa (4/9), Rupiah sempat mencapai level Rp 14.935 per dollar Amerika atau terlemah sejak 1998. (Merdeka.com/Imam Buhori)
Pohon Karet (www.wakingtimes.com)
Seorang petugas SPBU mengisi bahan bakar ke salah satu kendaraan di Kuningan, Jakarta, Senin (19/1/2015). (Liputan6.com/Miftahul Hayat)
Sejumlah penumpang menunggu kereta di Stasiun Gambir, Jakarta, Rabu (29/11). PT KAI Daop 1 Jakarta akan mengoperasikan 11 KA tambahan tujuan Solo, Bandung, dan Cirebon yang dimulai pada 29 November hingga 4 Desember 2017. (Liputan6.com/JohanTallo)
Ilustrasi PNS. www.pdk.or.id
Pekerja bercengkerama di depan layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di BEI, Jakarta, Rabu (16/5). IHSG ditutup naik 3,34 poin atau 0,05 persen ke 5.841,46. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun Rp 2.000 menjadi Rp 593 ribu per gram pada perdagangan hari ini, Jakarta, Selasa (15/11). Di awal pekan harga emas Antam ada di angka Rp 595 ribu per gram. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Menlu Retno: RI-Saudi Tingatkan Kerjasama di Sektor Energi dan Pariwisata

JakartaPresiden Joko Widodo (Jokowi) dan Raja Salman bin Abdulaziz al-Saud melakukan pertemuan bilateral di Istana Pribadi Raja (Al-Qasr Al-Khas). Dalam pertemuan yang berlangsung selepas jamuan santap siang itu, Jokowi dan Raja Salman sepakat akan meningkatkan kerja sama di bidang ekonomi.

“Presiden Jokowi dan Raja Salman sepakat ke depan kerja sama ekonomi akan terus ditingkatkan terutama di bidang energi dan pariwisata,” kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dalam keterangan tertulis yang disampaikan Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, Minggu (14/4/2019).

Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menyampaikan apresiasi dari seluruh masyarakat Indonesia atas diberikannya kuota tambahan kembali sebesar 10.000 bagi jemaah Haji Indonesia. Sementara itu menurut Retno, Arab Saudi juga mengapresiasi atas kepemimpinan Indonesia dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia.


“Raja Salman juga menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kepemimpinan Indonesia di dalam menjaga stabilitas kawasan dan dunia,” ucap Retno.

Selain itu, Retno menyampaikan, Raja Salman juga mengapresiasi Indonesia atas kepemimpinannya di dunia islam. “Dari pembicaraan tadi tampak sekali kedekatan antara kedua kepala negara,” ujar Retno.

Selain bertemu dengan Raja Salman, Jokowi juga bertemu dengan Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi. Saudi mengapresiasi posisi Indonesia di Dewan Keamanan PBB yang juga ikut merepresentasikan kepentingan negara-negara muslim.

Hal tersebut menjadi salah satu poin pembahasan saat Jokowi sewaktu menerima kunjungan kehormatan Menteri Muda urusan Luar Negeri Kerajaan Arab Saudi Adel Al Jubeir. Pertemuan tersebut berlangsung di Royal Guest House, Riyadh.

“Dalam pertemuan tersebut dibahas antara lain bagaimana kedua negara meningkatkan kerja sama bilateral. Dari pihak Saudi menekankan banyak sekali posisi yang kurang lebih sama yang selama ini dimiliki Indonesia dan Saudi Arabia di berbagai isu,” ujar Retno.

Menlu Retno MarsudiMenlu Retno Marsudi Foto: Muhammad Fida/detikcom

Jokowi dan Menteri Muda Urusan Luar Negeri Arab Saudi juga membahas mengenai kerja sama dalam rangka mensyiarkan Islam yang damai, Islam yang toleran, dan juga bekerja sama dalam konteks penanggulangan terorisme. Retno mengatakan, pada pertemuan itu juga membahas mengenai masalah bagaimana kedua negara dapat meningkatkan kerja sama dalam membantu mendukung perjuangan bangsa Palestina.

“Seperti diketahui bahwa masa depan Palestina menjadi lebih sulit dan menjadi kewajiban bagi Saudi Arabia dan Indonesia untuk terus meningkatkan kerja sama dan untuk mendukung perjuangan bangsa Palestina,” ujar Retno.

(yld/idn)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BI Harap Sektor Pariwisata Dapat Genjot Ekonomi Kepulauan Riau

Rosmaya menuturkan, ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk dongkrak pertumbuhan ekonomi Kepulauan Riau.

Salah satunya di sektor pariwisata. Rosmaya menilai, sektor jasa lebih cepat menghasilkan devisa ketimbang sektor lain. Sektor jasa di bidang pariwisata diharapkan dikembangkan. Apalagi pariwisata Kepulauan Riau memiliki Bintan, Anambas dan kampung Vietnam, yang menurut Rosmaya bisa digalakkan.

“Pariwisata tumbuh, ekonomi juga meningkat,” ujar dia.

Selain pariwisata, pemerintah daerah diharapkan memberikan kemudanan izin dan insentif fiskal.

Rosmaya berharap, Kepala Perwakilan BI yang baru, Fadjar Majardi dapat membantu memulihkan lagi pertumbuhan ekonomi. Selain itu, melanjutkan kinerja yang baik yang sudah dilakukan Kepala Perwakilan BI sebelumnya, Gusti Raizal Eka Putra.

Sementara itu, Fadjar masih akan memetakan potensi yang ada di Kepulauan Riau. Apalagi Kepulauan Riau lokasinya dekat dengan Singapura. Potensi pariwisatanya berbeda dengan Bali. Ini karena wisatawan mancanegara yang datang bisa berulang-ulang kembali ke kota itu.

“Melihat dulu potensi untuk dikembangkan. Jangka pendek dan panjangnya,” tutur dia.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Berbagai upaya yang ditempuh membuat dalam dua hingga tiga minggu terakhir rupiah menguat.

Menuju Pariwisata Kelas Dunia, ISTA 2019 Menyediakan Total Hadiah Rp 1 Miliar

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) kembali menggelar Indonesia Sustainable Tourism Awards (ISTA) 2019 yang kini memasuki tahun penyelenggaraan ketiga. Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya menargetkan semua destinasi wisata di Indonesia tersertifikasi pariwisata berkelanjutan sebagai syarat untuk menjadi berkelas dunia.

“Untuk mencapau tujuan itu, Kemenpar menerapkan program sustainable tourism for development (STDev) yang dituangkan dalam Peraturan Menteri Nomor 14 Tahun 2016 tentang Pedoman Destinasi Pariwisata Berkelanjutan yang mengadopsi standar internasional dari GSTC atau Global Sustainable Tourism Council,” ucap Arief dalam jumpa pers peluncuran dan dimulainya pendaftaran ISTA 2019 di Gedung Sapta Pesona, Kementerian Pariwisata, Jakarta Pusat, Senin, 18 Maret 2019.

ISTA bukan hanya memberikan penghargaan kepada masyarakat tapi juga untuk mengukur implementasi pariwisata berkelanjutan dalam pengelolaan destinasi wisata di Indonesia.

Ajang ISTA 2019 menawarkan total hadiah Rp 1 miliar dan diharapkan menjadi sarana sosialisasi dalam mewujudkan target Kemenpar agar semua destinasi pariwisata di Tanah Air tersertifikasi berkelanjutan.

“Ajang ISTA ini jadi langkah awal menuju sertifikasi destinasi berkelanjutan. Saya sudah membentuk Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan yang dipimpin oleh Valerina Daniel,” tukas Menpar pada Liputan6.com.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan Valerina Daniel menjelaskan, pariwisata berkelanjutan merupakan program Kemenpar yang senada dengan tujuan pembangunan global (sustainable development goals) dan sudah diadopsi dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional (RPJMN).

Untuk menjadi sektor andalan, pariwisata harus memberdayakan semua pihak. Kemenpar telah membentuk Indonesia Sustainable Tourism Council (ISTC) yang bertugas melakukan sertifikasi bagi destinasi.

Prosesnya akan dimulai dengan menyertifikasi destinasi pemenang ISTA 2017 dan 2018 yang dinilai sudah mematuhi standar keberlanjutan yang diakui oleh United Nations World Tourism Organization (UNWTO).

Pariwisata berkelanjutan mempertimbangkan tiga aspek utama yaitu aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi baik untuk saat ini maupun pada masa depan. Singkatnya 3P + 1M, yaitu ‘people, planet, prosperity, dan management’.

Ada Bandara dan KEK, Pariwisata Tanjung Kelayang Babel Makin Diminati Investor

Liputan6.com, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Kelayang di Provinsi Bangka Belitung (Babel) semakin diminati investor yang ingin menanamkan modal di dalamnya.

“Sudah (masuk) beberapa investor di Tanjung Kelayang, Sheraton sudah masuk, Sofitel akan masuk, dan M Gallery juga sudah akan masuk. Tinggal sedikit proses administratif saja tapi yang sudah bangun itu Sheraton,” ucap Jokowi usai peresmian terminal baru Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang di Pangkal Pinang, Babel pada Kamis (14/3/2019).

Hal itu menandakan, KEK Tanjung Kelayang di Provinsi Babel semakin diminati para investor besar. Menurut Presiden, investasi di KEK Tanjung Kelayang sudah mencapai setidaknya Rp 9 triliun.

Ke depan, selain KEK Tanjung Kelayang juga akan dikembangkan kawasan ekonomi khusus yang lain meliputi Sungaliat dan Tanjung Gunung. Dua KEK tersebut kata Presiden sampai saat ini masih dalam proses karena terkait dengan urusan pembebasan lahan.

“Baru saya tanyakan ke Menko Perekonomian, masih ada urusan pembebasan lahan yang nanti selesai akan langsung kita tanda tangani secepat-cepatnya. Karena peminat investasi yang ke sana sudah ada,” ucap Presiden dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com.

Pada kesempatan itu, Jokowi didampingi oleh sejumlah pejabat dan Menteri Kabinet Kerja meresmikan Terminal Bandara Depati Amir dan KEK Tanjung Kelayang.

Turut hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution, Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki, Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman Djohan, dan Dirut Angkasa Pura 2, Muhammad Awaluddin.

Menpar Arief Yahya mengatakan peresmian beroperasinya KEK Tanjung Kelayang sekaligus Bandara Depati Amir yang selesai dibangun dan digunakan sejak 2017 menjadi titik balik kemajuan pariwisata di Provinsi Babel.

“Harapan kami dengan keberadaan KEK ini adalah aktivitas ekonomi di Tanjung Kelayang semakin progresif dan memberikan manfaat maksimal dan berkelanjutan, termasuk meningkatkan devisa dari sektor kepariwisataan,” ujar Arief Yahya.

Dalam kesempatan itu hadir pula para pejabat Eselon I kementerian terkait, pejabat pemerintah daerah, Sekretaris Dewan Nasional KEK, para investor dan pengelola KEK.

6 Program Inisiatif Pengembangan SDM Menuju Pariwisata 4.0

Liputan6.com, Jakarta – Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pariwisata I Tahun 2019 menghasilkan enam program inisiatif pengembangan sumber daya manusia (SDM) menuju pariwisata 4.0. Sasaran pasar program ini adalah wisatawan milenial. 

Menteri Pariwisata Arief Yahya memaparkan dengan mengutip World Economic Forum (WEF), terdapat tiga tranformasi yang perlu dilakukan, yakni transformasi teknologi, transformasi SDM, dan kreatif kolaborasi atau yang Arief sebut sebagai Indonesia Incorporated.

“Dalam melakukan transformasi saya menggunakan rumus 3C. ‘C’ yang pertama dan yang paling penting adalah CEO Commitment,” katanya lewat siaran pers yang diterima Liputan6.combaru-baru ini.

Ia menambahkan, ‘C’ yang kedua adalah competence (kompetensi), sementara ‘C’ yang terahir disebut adalah champion keys atau, sebagaimana disebutkan Arief, sebagai change agent (agen perubahan).

Sedangkan, enam program yang dimaksud guna meraih pariwisata 4.0 adalah pemetaan digital di industri pariwisata di Indonesia, pemetaan kompetensi, kurikulum, dan metode pembelajaran dan sertifikasi WIDT 4.0, juga kerja sama link and match antara Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata (PTNP) dan industri di bidang pengembangan kompetensi digital.

Lalu, program pengembangan dan pembinaan SDM desa wisata dengan PTNP, kerja sama pengembangan start up pariwisata dan industri kreatif di berbagai destinasi wisata, terakhir, pengembangan dan pelatihan WIDI (Wonderful Indonesia Digital) Champion.

Mengutip ucapan Menpar Arief, Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Kemenpar Anang Sutono mengatakan, pariwisata 4.0 dimulai bukan dari membangun infrastruktur teknologi, namun lebih pada soft ascpet, yakni SDM.

“Dari keenam program tersebut, kuncinya adalah pada program pengembangan dan pelatihan SDM dalam WIDI Champion yang disesuaikan dengan digital DNA traits sebagai semangat besar untuk mencapai tujuan transformasi SDM di lingkungan Kemenpar,” tambah Anang.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pesan Homestay Lewat Aplikasi Ini, BRI Beri Diskon 50 Persen

Liputan6.com, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) menggandeng aplikasi layanan pemesanan tempat menginap Indohomestay dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar)‎ dalam rangka rangka optimalisasi jasa layanan homestay dan pengembangan sektor pariwisata di Tanah Air.

EVP Retail Payment BRI, Arif Wicaksono mengatakan, ‎melalui kerja sama ini, BRI memberikan berbagai program promosi yang menarik bagi seluruh wisatawan yang ingin merasakan layanan homestay di Indonesia melalui aplikasi lndohomestay. 

Dia menuturkan, promo yang diberikan BRI yaitu bagi nasabah BRI atau pemegang kartu kredit, debit atau alat pembayaran BRI lainnya bisa mendapatkan diskon hingga 50 persen saat memesan homestay melalui Indohomestay.

“Di Indohomestay ini transaksinya kan secara online. Satu-satunya bank yang terima pembayaran di situ BRI, bisa debit, kredit, e-pay, BRI Virtual Account. Promo diskonnya 50 persen selama sebulan dengan bayar pakai apapun (alat pembayaran BRI) juga, tetapi berlaku untuk tunai,” ‎ujar dia di Jakarta, Jumat (1/3/2019).

Setelah sebulan, lanjut Arif, nasabah BRI tetap bisa mendapatkan diskon sebesar 15 persen untuk transaksi pemesanan homestay melalui aplikasi ini.

“Setelah sebulan, nanti secara reguler masih ada diskon untuk tiap transaksi diskon 15 persen sampai dengan 1 tahun. Tetapi kita sedang pikirkan diskon apa lagi yang menarik,” kata dia.

Sementara itu, CEO lndohomestay Grandy Prajayakti menyatakan, saat ini lndohomestay telah terkoneksi dengan lebih dari 1.000 homestay dan 3.000 kamar di seluruh pelosok lndonesia.

Melalui kerja sama ini, lanjut Grandy, dapat menarik minat wisatawan untuk menginap di homestay yang ada di berbagai destinasi wisata di Indonesia. Sehingga juga akan berdampak pada peningkatan kunjungan wisatawan ke destinasi tersebut.

“Indonesia punya tempat-tempat yang eksotik di desa-desa ini ingin kami angkat. Ini untuk menarik wisatawan menjelajah seluruh wilayah Indonesia.‎ Homestay yang kami tawarkan harganya beragam, mulai dari Rp 70 ribu per malam hingga Rp 800 ribu. Makanya kami ingin wisatawan dapat merasakan itu,” tandas dia.

2 dari 2 halaman

Sasar Milenial, BRI Luncurkan Aplikasi BRImo

Sebelumnya, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali berinovasi. Untuk menyasar kaum milenial yang ingin serba praktis dan cepat, BRI luncurkan BRImo, aplikasi berbasis data dengan UI/UX untuk memudahkan nasabah dan non-nasabah melakukan transaksi.

Direktur Konsumer BRI Handayani mengatakan, aplikasi ini merupakan pengembangan terbaru dari layanan transaksi yang telah ada. Tercatat ada lebih dari 13 juta pengguna BRI Mobile dengan jumlah transaksi mencapai 575 juta sepanjang 2018. Fiturnya juga modern dan praktis.

“BRImo menggabungkan fungsi mobile banking, internet banking dan uang elektronik dalam satu aplikasi. Fiturnya modern. Terutama untuk login, kadang kita suka lupa kode, nah BRImo sediakan fingerprint, supaya lebih mudah dan praktis,” ujar Handayani di Gedung BRI I, Rabu 27 Februari 2019.

Penggunaan aplikasi ini cukup mudah. Nasabah tidak perlu datang ke kantor cabang BRI, cukup unduh dan log in di aplikasi BRImo menggunakan user id dan password yang sudah diatur sebelumnya.

Tak hanya mempermudah, aplikasi BRImo memiliki beberapa keunggulan dibanding aplikasi mobile banking sebelumnya, diantaranya kemudahan pembukaan rekening Tabungan BRI Britama Muda, kemudahan login menggunakan finger print atau face id Recognition , penggunaan alias rekening higga akses info promo BRI.


Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bantah Tudingan Minim Program, Ini Strategi Ekonomi Jokowi-Ma’ruf

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf menjelaskan bahwa akan ada enam program aksi besar yang akan dilakukan capres petahana Joko Widodo apabila terpilih kembali menjadi presiden.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

“Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi,” ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).
Berikut ini daftar program-program aksi besar yang disampaikan oleh Juru bicara TKN, TB Ace Hasan Syadzily kepada detikFinance, Jumat (1/3/2019).

1. Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila.
Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi bangsa perlu diwujudkan dalam sistem ekonomi nasional. Untuk itu, diperlukan langkah-langkah sistematis untuk memantapkan penyelenggaraan sistem ekonomi yang berlandaskan Pancasila.
– Menyelesaikan penyusunan peraturan dan perundangan
tentang Sistem Perekonomian Nasional yang berlandaskan
ideologi Pancasila.
– Mewujudkan pelaksanaan Sistem Perekonomian Nasional
yang berlandaskan ideologi Pancasila.
– Pengembangan Ekonomi Kerakyatan yang berkelanjutan.

2. Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur.
Percepatan pembangun infrastruktur dalam empat tahun terakhir telah memberikan manfaat pada kelancaran konektivitas dan penurunan biaya logistik. Tahapan berikutnya adalah meningkatkan pemanfaatan infrastruktur pada penciptaan nilai tambah ekonomi melalui langkah-langkah:
– Mempercepat pemerataan pembangunan infrastruktur untuk menumbuhkan sentra-sentra ekonomi baru dengan mengembangkan pembiayaan kreatif dan inovatif yang melibatkan Swasta, BUMN, maupun BUMD.
– Mengintegrasikan pembangunan infrastruktur dengan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan Kawasan Industri.
– Meningkatkan pemanfaatan infrastruktur bagi pengembangan UMKM.
– Memperluas akses perumahan/tempat tinggal/hunian dan bedah rumah bagi 5 juta Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), buruh, ASN, prajurit TNI, dan anggota Polri.
– Mengembangkan infrastruktur perkotaan: perumahan/ tempat tinggal/hunian, transportasi massal, sentra-sentra ekonomi yang terintegrasi, serta memastikan ketersediaan infrastruktur air bersih, tenaga listrik, dan pengolahan limbah/sampah.
– Mempercepat pembangunan infrastruktur digital untuk pengembangan ekonomi digital.
– Mengembangkan sistem angkutan umum terintegrasi antar- permukiman, desa, kota, dan provinsi, dengan kerja sama antara pemerintah dan badan-badan usaha.

3. Melanjutkan revitalisasi industri dan infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
Agar perekonomian Indonesia memiliki daya saing, maka revitalisasi industri merupakan keniscayaan. Untuk itu, ada beberapa langkah yang akan dilakukan:
– Menguatkan kebijakan pengelolaan sumber daya alam dari berbasis komoditas menjadi lokomotif pembangunan ekonomi.
– Mempercepat pengembangan industri prioritas nasional, terutama di industri manufaktur, industri pangan, industri energi, serta industri kelautan/maritim, untuk menciptakan nilai tambah, meningkatkan penyerapan tenaga kerja, serta memperkokoh struktur ekonomi menuju kemandirian.
– Menciptakan keterkaitan industri, baik ke depan maupun ke belakang melalui sinergi seluruh pelaku ekonomi nasional.
– Meningkatkan penggunaan komponen dalam negeri (TKDN) untuk memperkuat industri nasional serta membuka lapangan kerja yang lebih luas di dalam negeri.
– Mengembangkan sentra-sentra inovasi serta peningkatan anggaran riset untuk mendorong inovasi teknologi serta revitalisasi science-technopark untuk keperluan masyarakat serta pengembangan teknologi yang diperlukan di era revolusi industri 4.0.
– Revitalisasi industri pengolahan pascapanen sub-sektor pangan, hortikultura, hingga perkebunan.
– Meneruskan program peningkatan produksi dan pemanfaatan energi fosil secara efisien serta meningkatkan nilai tambah untuk kemajuan perekonomian nasional.
– Meneruskan dan mengokohkan pengembangan energi baru dan terbarukan (EBT) untuk mencapai target yang terukur pada tahun 2025, termasuk memberikan akses kepada rakyat untuk mengembangkan dan mengelola sumber- sumber energi terbarukan.
– Meneruskan revitalisasi dan pembangunan sarana dan prasarana logistik domestik dan internasional, seperti pelabuhan dan gudang dengan fasilitas pengolahan pascapanen, agar biaya logistik dapat bersaing dengan memanfaatkan kemajuan digital.
– Mengembangkan industri kelautan/kemaritiman, serta mendorong investasi infrastruktur pendukungnya.

4. Mengembangkan sektor-sektor ekonomi baru.
Selain ekonomi berbasis sumber daya alam, kita juga memiliki beberapa potensi ekonomi baru yang perlu dikembangkan secara merata. Potensi ekonomi baru itu berbasis kekayaan alam dan juga modal sosial budaya yang bisa dimanfaatkan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi berkualitas. Langkah- langkah yang bisa dilakukan:
– Mempercepat pengembangan sektor pariwisata yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitarnya. Fokus pada melanjutkan pembangunan 10 destinasi wisata baru (“Bali Baru”).
– Mempercepat pengembangan ekonomi dan industri kreatif dengan terobosan strategi kebijakan dan insentif melalui Badan Ekonomi Kreatif.
– Mengembangkan industri jasa keuangan berbasis syariah.
– Memfasilitasi berkembangnya ekonomi digital, termasuk transportasi online, dengan menciptakan peluang bisnis, kepastian hukum pada pelaku usaha dan perlindungan pada konsumen, serta meningkatkan daya saing demi kepentingan nasional.

5. Mempertajam reformasi struktural dan fiskal.
Reformasi struktural dan reformasi fiskal adalah kunci peningkatan daya saing perekonomian nasional. Arahnya adalah untuk meningkatkan efisiensi, kemudahan berusaha, dan menciptakan level of playing field yang berkeadilan. Langkah yang akan dilakukan:
– Melanjutkan reformasi struktural dan kemudahan berusaha secara terpadu dan berbasis teknologi informasi.
– Melanjutkan reformasi kebijakan fiskal untuk menghadirkan APBN yang sehat, adil, dan mandiri, serta mendukung peningkatan kesejahteraan, penurunan tingkat kesenjangan, dan peningkatan produktivitas rakyat.
– Melanjutkan reformasi perpajakan yang berkelanjutan untuk mewujudkan keadilan dan kemandirian ekonomi nasional, dengan target terukur, serta memperhatikan iklim usaha dan peningkatan daya saing.
– Optimalisasi PNBP dengan sistem yang terintegrasi serta tata kelola yang lebih transparan dan akuntabel.
– Memperkuat sinergi tiga pilar (kebijakan fiskal, moneter, dan sektor riil) guna memperbaiki ketersediaan sumber pembiayaan, menurunkan tingkat bunga, sekaligus mendorong produksi nasional.
– Meningkatkan penyimpanan devisa hasil ekspor di dalam negeri sehingga bisa dimanfaatkan untuk ekonomi nasional.

6. Mengembangkan reformasi ketenagakerjaan.
Sektor ketenagakerjaan memiliki peran penting dalam peningkatan produktivitas dan daya saing bangsa. Untuk itu, upaya perlindungan dan penguatan dilakukan dengan:
– Membangun sistem perburuhan dan pengupahan yang dapat meningkatkan kesejahteraan buruh sekaligus meningkatkan daya saing industri nasional.
– Meningkatkan keterampilan pencari kerja dan buruh dengan pelatihan vokasi dan sertifikasi dengan melibatkan pemerintah, dunia usaha, dan kalangan pendidikan.
– Memperluas akses buruh untuk mendapatkan dana beasiswa pendidikan dan peningkatan keterampilan.
– Meningkatkan perlindungan bagi tenaga kerja di sektor informal.
– Mempercepat pembenahan sistem, pelayanan dan kualitas buruh migran, akses pembiayaan KUR, serta meningkatkan perlindungan bagi buruh migran secara terintegrasi. (dna/dna)