Polda Maluku Antisipasi Rencana Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Maluku – Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan yang seideologi dengan pria 81 tahun itu. Namun, pemerintah sudah memperhitungkan risiko-risikonya. Salah satunya dengan memetakan risiko dan pencegahannya.

Oleh karena itu, Polda Maluku mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan saat pembebasan Abu Bakar Baasyir terealisasikan. Meski Kepala Bagian Humas Polda Maluku, AKBP Sabtu Ohoirat mengatakan, masyarakat Maluku tidak akan terpengaruh dengan informasi pembebasan Baasyir.

Menurut dia, keeratan kerukunan antarumat beragama di Maluku menjadi bentengnya.

“Orang Maluku sudah dewasa, dan tidak akan lagi terprovokasi,” kata Ohoirat kepada Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Dia menyontohkan saat Pemilihan Kepala Daerah di Maluku 2018 kemarin. “Pilkada sudah membuktikan, Maluku adalah daerah paling aman, jadi tak usah terpengaruh dengan hal-hal di luar Maluku,” ujar dia.

Walaupun demikian, demi memastikan kondisivitas di lapangan, Ohoirat memastikan Polda Maluku tetap memantau situasi.

“Ya, menyangkut teroris (Abu Bakar Baasyir) ini kan sering orang berpandangan macam-macam, tapi selama ini kan Maluku aman dan tidak perlu terpengaruh, jika ada hal-hal yang mencurigakan segera sampaikan kepada pihak kepolisian,” kata Ohoirat.

2 dari 3 halaman

Kata Moeldoko

Kepala Staf Kepresidenan RI Moeldoko mengatakan, terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir masih memiliki pengaruh di kalangan jamaah yang seideologi dengan pria 81 tahun tersebut. Namun, pemerintah sudah memetakan risiko dan pencegahannya.

“Ya, apapun, beliau (Baasyir) masih punya pengaruh, buktinya waktu di Nusakambangan juga masih banyak yang datang kan? Akan tetapi, aparat sudah memitigasi itu,” kata Moeldoko usai menjadi pembicara diskusi di acara Indonesia Millennial Summit 2019 di Hotel Kempinski Grand Indonesia Jakarta, Sabtu (19/1/2019).

Sementara terkait dengan kekhawatiran sejumlah pihak akan meningkatnya penyebaran paham radikal ketika Abu Bakar Baasyir dibebaskan, Moeldoko berjanji pemerintah tidak akan longgar dalam melakukan pengawasan, pencegahan, dan penanggulangan terorisme.

Presiden Joko Widodo, lanjut dia, tetap menjalankan komitmennya dalam memperketat pengawasan dan penanggulangan tindak pidana terorisme di Tanah Air.

“Bukan berarti pembebasan Baasyir itu, terus kita kendor dalam konteks penanggulangan dan pengawasan, tidak, tidak. Komitmen Presiden untuk tidak memberi ruang kepada kelompok radikal dan terorisme itu tidak pernah berubah,” ucap mantan Panglima TNI itu seperti dilansir Antara.

Moeldoko menjelaskan, keputusan Jokowi untuk membebaskan Abu Bakar Baasyir merupakan salah satu bentuk penanggulangan terorisme lewat pendekatan yang lembut.

“Seperti disampaikan Pak Jokowi kemarin (dalam debat capres cawapres) bahwa dalam konteks penanggulangan terorisme itu bukan hanya pendekatan hard, melainkan juga ada pendekatan soft, yaitu bagaimana preventif dilakukan,” ujar Moeldoko.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Komisi III DPR Wacanakan Eksaminasi Kasus Baiq Nuril

Liputan6.com, Jakarta – Komisi III DPR RI sepakat bakal melakukan eksaminasi putusan Mahkamah Agung terkait kasus yang menjerat bekas guru honorer SMAN 7 Mataram, Baiq Nuril Maknun. Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Komisi III Arsul Sani dalam Rapat Dengar Pendapat Umum di DPR.

Arsul menyebut usulan melakukan eksaminasi berasal dari Fraksi Gerindra Sufmi Dasco Ahmad dan disepakati semua fraksi yang hadir, yaitu PDIP, PKB, Nasdem, dan PKB.

Komisi III menerima kedatangan Baiq Nuril serta pendampingnya, mulai dari pengacaranya Joko Jumadi, Direktur Eksekutif ICJR Anggara, dan Rieke Diah Pitaloka. Mereka menyampaikan kejanggalan dalam kasus pelecehan seksual yang justru menjerat Baiq Nuril dengan UU ITE.

Arsul meminta kepada pihak Baiq Nuril untuk menyertakan bahan Peninjauan Kembali (PK) yang telah diserahkan ke Mahkamah Agung sebagai bahan eksaminasi. Seperti diketahui saat ini Baiq Nuril tengah menempuh upaya hukum terakhir lewat PK.

“Supaya lengkap tolong semua bahan PK disertakan juga ke komisi III,” ujar Arsul saat rapat di Komisi III DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019).

2 dari 3 halaman

Bakal Hadirkan Ahli Hukum

Terpisah, Arsul menjelaskan, eksaminasi ini bakal menghadirkan ahli hukum untuk melihat kembali dari perspektif ilmu hukum. Kendati Komisi III tak bisa mengubah putusan, tapi bisa menyampaikan kepada mitra kerja yaitu kejaksaan dan Mahkamah Agung.

“Lihat lah ada putusan Anda yang bisa saja dari sisi kepastian hukum memenuhi dari sisi keadilan hukum kemudian dianggap melukai keadilan hukum masyarakat. Itu yang bisa dilakukan. Sehingga tidak pada kasus ini daja kedepannya hakim-hakim itu melihat dua sisi. Dari sisi keadilan hukum dan kepastian hukum,” jelasnya.

Pihak Baiq Nuril menerima dengan baik rencana eksaminasi itu. Menurut Kuasa Hukum Joko Jumadi, mengatakan eksaminasi diharapkan dapat menjadi pertimbangan MA dalam memutus PK.

“Kita masih menunggu putusan PK, paling tidak dengan berbagai pendapat pihak dalam kasus ini paling tidak bisa memengaruhi hakim dan bagaimana rasa keadilan itu dapat ditegakkan,” kata Joko.


Reporter: Ahda Bayhaqi

Sumber: Merdeka

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Ma’ruf soal Ekonomi Syariah: Ibarat Bus Banyak Tapi Penumpang Sedikit

Nganjuk – Cawapres nomor urut 01 Ma’ruf Amin bicara tentang ekonomi syariah di hadapan para santri dan kiai di Nganjuk, Jawa Timur. Ma’ruf menyebut ada pelaku usaha yang tidak mengerti ekonomi syariah.

“Orang mengatakan ekonomi syariah, ibarat bus banyak tapi penumpang sedikit, lembaga banyak tapi pelaku usaha sedikit karena yang ngerti sedikit. Supaya penumpangnya banyak, perlu ditumbuhkan kewirausahaan salah satunya membangun Gus Iwan (Santri Bagus Rupawan, Seneng Ngaji, dan Wirausahawan) di mana-di mana,” ucap Ma’ruf dalam acara bertema ‘Arus Baru Ekonomi Umat, Masa Depan UMKM dan Koperasi Syariah’ di Wisma Koperasi, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Selasa (22/1/2019).

Ma’ruf Amin lalu menawarkan sejumlah program untuk memberdayakan dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi umat. Dia menawarkan tiga program yang ingin dijalankan jika terpilih menjadi wakil presiden.

“Yang paling fundamental adalah mendorong kemauan masyarakat untuk terjun dalam wirausahawan. Kedua, pemerintah akan mengeluarkan regulasi yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi umat,” kata Ma’ruf.

Ketiga, lanjut Ma’ruf, pihaknya juga akan mendorong para konglemerat agar mau berkolaborasi dengan masyarakat ekonomi bawah. Khusus untuk program ketiga, Ma’ruf menegaskan bukan untuk membenturkan pihak ekonomi kuat dengan yang lemah.

“Perlu ada perubahan pembangunan ekonomi nasional, tidak dari atas tapi dari bawah. Pembangunan ekonomi umat, pemberdayaan ekonomi umat. Kalau ingin bangsa ini kuat, umat harus kuat. Kalau umat lemah, bangsa lemah,” ucap dia.

Ketua Dewan Bank Syariah ini mengklaim bisa menumbuhkan ekonomi syariah yang menurutnya selama ini rendah di Indonesia. Padahal, banyak masyarakat yang membutuhkan ruang ekonomi syariah namun tidak memiliki akses yang banyak.

“Maka perlu dibangunkan usahawan yang bersyariah. Santri yang membakar ekonomi syariah supaya pangsa pasarnya menjadi luas,” tandas Ma’ruf.

Dalam acara dialog ini, sejumlah kelompok masyarakat dan ormas agama mendeklarasikan dukungan untuk Jokowi-Ma’ruf. Adapun yang mendeklarasikan dukungan yakni Forum Kiai dan Santri Kabupaten Nganjuk.
(fai/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Saksi Ungkap Pengeroyokan Sadis terhadap Haringga Sirla di Depan Hakim

Liputan6.com, Bandung – Sidang kasus pengeroyokan suporter Persija Jakarta, Haringga Sirla, yang tewas di halaman parkir Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 23 September 2018, kembali digelar di Pengadilan Negeri Bandung, Selasa (22/1/2019).

Ketujuh terdakwa yakni Aditya Anggara (19), Dadang Supriatna (19), Goni Abdulrahman (20), Budiman (41), Aldiansyah (21), Joko Susilo (32), dan Cepi Gunawan (20). Ketujuh pelaku didakwa Pasal 338 Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP dan dakwaan kedua Pasal 170 ayat (2) ke-3 KUHP.

Tujuh terdakwa hadir menggenakan pakaian hitam putih yang dibalut rompi merah tahanan Kejari Bandung. Keluarga dan rekan terdakwa turut hadir dalam persidangan.

Sejumlah barang bukti dihadirkan dalam persidangan. Mulai dari papan kayu satu meter dan kayu 50 centimeter. Selain itu juga ada helm hitam, jaket, dan aksesori lainnya yang digunakan saat pengeroyokan.

Sidang juga menghadirkan tujuh orang saksi. Rizal Sutisna, saksi yang berada di TKP menyebut korban Haringga sudah tak bernyawa.

“Dari tubuh korban, yang mengalami luka paling parah itu di bagian kepala dan bagian vital. Saya tidak tahu dia masih hidup atau tidak, tapi secara kasat mata bisa disimpulkan bahwa dia sudah meninggal,” kata Rizal.

“Waktu itu korban (Haringga) yang sudah tergeletak mengenakan celana jeans, di mana celana itu melorot. Kayu tersebut masuk di sana,” imbuh dia.

Rizal saat itu merupakan aparat yang berjaga di Gerbang Biru Stadion Gelora Bandung Lautan Api. Waktu kejadian, ia mengaku situasi Gerbang Biru tidak kondusif. Banyak Bobotoh, suporter Persib Bandung, yang memaksa masuk ke dalam stadion.

Salah seorang saksi yang bertugas di Polrestabes Bandung, Cecep Suhendar mengatakan, saat di TKP dirinya melihat sejumlah benda dengan bercak darah.

“Saat di TKP korban sudah tidak ada. Sudah dilarikan ke RS Sartika Asih. Di TKP sendiri banyak darah, ada batu bata, papan kayu,” ujarnya di hadapan majelis hakim M. Basir.

Setelah dari TKP, Cecep menemui korban di rumah sakit. Jasad Haringga saat itu sudah berada di ruang jenazah. “Melihat banyak luka, tubuhnya berlumuran darah. Ada kayu sepanjang 50 centimeter tertancap di tubuh korban. Darahnya paling banyak di bagian kepala,” ujarnya.

2 dari 2 halaman

Respon Terdakwa

Hakim M. Basir kemudian menanyakan kesaksian ketujuh anggota polisi tersebut pada tujuh terdakwa yang duduk di belakang saksi. Terkait kondisi Haringga, tidak ada satu pun terdakwa yang menyatakan keberatan.

Keberatan hanya diungkapkan Budiman. Menurutnya, ia memukul Haringga dengan besi. “Saya memukul pakai tangan kosong, tidak dengan besi,” kata Budiman.

Dalam dakwaan disebutkan sebelum aksi pengeroyokan itu terjadi, beberapa oknum Bobotoh melakukan sweeping terhadap korban. Saat itulah ditemukan identitas yang menandakan korban merupakan pendukung Persija Jakarta.

“Kemudian ada salah seorang Bobotoh yang berteriak mengumumkan ‘di sini ada The Jak’ setelah itu banyak Bobotoh yang menghampiri korban dan membabi buta memukul, menendang, dan menginjak-injak. Baik tangan kosong atau maupun alat berupa balok atau batu,” kata jaksa penuntut umum Melur Kimaharandika dalam surat dakwaan.

Terdakwa yang saat itu berada di sekitar tempat kejadian perkara (TKP) mendengar ada keributan. Mereka lalu datang dan ikut melakukan pengeroyokan tersebut. Masing-masing dari mereka memukul hingga menendang ke beberapa bagian tubuh korban yang saat itu sudah babak belur.

“Bahwa para terdakwa mengetahui dan menyadari jika perbuatan yang mereka lakukan dengan memukul dan melempar korban berkali-kali baik dengan tangan kosong maupun dengan menggunakan alat dapat menyebabkan korban mengalami luka-luka bahkan meninggal dunia,” kata jaksa.

Akibat perbuatannya, korban Haringga mengalami luka sangat parah. Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka di bagian kepala, patah tulang hidung dan leher, memar di bagian otak serta luka di bagian vital korban.

Sementara itu, kuasa hukum terdakwa Dadang Sukmawijaya mengatakan keterangan saksi baru berupa petunjuk. Sehingga masih membutuhkan keterangan saksi lain sebelum pihaknya membuatkan nota pembelaan.

“Itu merupakan bagian dari petunjuk. Tanggal 31 nanti akan menghadirkan saksi lain. Nanti petunjuk semua kita pertimbangkan bagaimana pembelaan kami untuk membela terdakwa,” ujar Dadang.

Saksikan video pilihan berikut ini:

HEADLINE: Maju Mundur Pembebasan Abu Bakar Baasyir

Liputan6.com, Jakarta – Ketua Tim Pengacara Muslim, Achmad Michdan tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Ia mengeluhkan sikap pemerintah yang tak satu kata dalam hal pembebasan narapidana terorisme Abu Bakar Baasyir.

“Ini bagaimana sih, urusan presiden (bilang) begini, terus bapak (Menkopolhukam) begini, enggak bertentangan apa dengan Presiden?” katanya ketika dihubungi Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Kabar pembebasan itu mulanya dibawa Kuasa Hukum Timses Jokowi-Ma’ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra. Jumat (18/1/2019) lalu, pengacara kawakan ini berkunjung ke Lapas Gunung Sindur, tempat Baasyir dipenjara.

Pesan yang disampaikannya: Jokowi menyetujui pembebasan Baasyir. Di hari yang sama dengan kedatangan Yusril ke Lapas Gunung Sindur, Presiden mengamini kabar itu dalam sebuah kesempatan di Garut.

Belakangan, Kementerian Polhukam meralat. Pemerintah masih mengkaji permintaan pembebasaan Abu Bakar Baasyir.

Menurut Amidan–sapaan akrab Achmad Michdan, pengacara pada posisi pasif. Tawaran pembebasan justru datang dari Jokowi, yang diwakili Yusril. Pembela Abu Bakar Baasyir memang pernah mengajukan permohonan pembebasan.

Abu Bakar Baasyir, sesuai aturan, sudah bisa bebas bersyarat setelah menjalani 2/3 masa tahanan pada 13 Desember 2018 lalu. Dalam sidang Kamis (16 Juni 2011), di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, ia divonis hakim 15 tahun bersalah terlibat dalam pelatihan militer di Aceh.

“Hak pembebasan itu dari dulu, dan sudah kita urus, tapi terhambat syarat,” kata Amidan. Ini merujuk penolakan Abu Bakar Baasyir menyatakan ikrar setia kepada NKRI dan Pancasila.

Dalam Peraturan Menteri Hukum dan HAM nomor 3 tahun 2018 dijabarkan syarat bebas bersyarat bagi narapidana terorisme. Pasal 84 huruf d ayat (1) berbunyi, “Kesetiaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia secara tertulis bagi narapidana warga negara Indonesia.”

Satu syarat lagi adalah berjanji tak akan melakukan tindak pidana lagi. Abu Bakar Baasyir menolaknya lantaran selama ini tak mengakui terlibat latihan militer di Aceh.

Amidan mendapat kabar dari Yusril, Jokowi ingin menyampingkan syarat itu dengan pertimbangan kemanusiaan. Hal ini yang belakangan ditarik kembali oleh pemerintah melalui Menkopolhukam Wiranto.

Setelah tarik ulur ini, pengacara menunggu bagaimana tindak lanjut dari pemerintah. “Ini sebenernya bukan urusan kita, yang bebasin ini pemerintah,” Amidan berujar. “Kita cuma nunggu.”

Infografis Fakta-Fakta Pembebasan Abu Bakar Baasyir. (Liputan6.com/Triyasni)

Pakar Hukum Abdul Fickar Hajar menilai, Jokowi memang tak bisa gegabah memberi pembebasan kepada Abu Bakar Baasyir. Dasar hukum yang melandasi keputusan itu harus dibuat.

Bentuknya, kata Fickar, bisa berupa Perppu, Perpres atau Peraturan Menkum HAM. “Agar tidak menimbulkan kesan semaunya demi tujuan tertentu atau politik,” katanya kepada Liputan6.com, Selasa (22/1/2019).

Keputusan pembebasan Abu bakar Baasyir tanpa landasan kuat akan mengacaukan sistem hukum. “Meski dengan pertimbangan kemanusiaan, tetap harus ada landasannya, jika tidak Presiden dapat dianggap mengangkangi konstitusi,” papar Fickar.

Ia mengingatkan, aturan umum pembebasan bersyarat merujuk KUHP Pasal 15, 16 dan 17. Jokowi tak bisa memberi pembebasan bersyarat dengan menabrak aturan tersebut.

Fickar menggarisbawahi beberapa pasal penting, seperti Pasal 15a ayat (1) KUHP, yang menyatakan syarat umum bebas bersyarat bahwa terpidana menyatakan tidak akan melakukan tindak pidana dan perbuatan yang tidak baik di kemudian hari. Baasyir sendiri menolak meneken pernyataan tersebut. 

Ia justru mempertanyakan pernyataan Yusril soal “bebas tanpa syarat”. Praktik semacam itu cuma lazim di negara kerajaan, sebagai bentuk pengampunan dari raja.

Dalam konteks Indonesia, mekanisme yang paling mendekati skema bebas tanpa syarat, adalah amnesti. Lembaga amnesti, menurut Fickar, bisa digunakan, tanpa permintaan narapidana.

“Presiden bisa mengampuni dengan amnesti membatalkan putusan yang telah ada, dan akibat hukumnya Abu Bakar Baasyir dianggap tidak bersalah,” kata Fickar.

2 dari 3 halaman

Berubah Setelah Ratas

Jokowi mengundang Menkopolhukam Wiranto dan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly ke Istana Bogor, Senin (21/1/2019). Rapat terbatas itu kabarnya membahas soal pembebasan Abu Bakar Baasyir.

Memang belum ada konfirmasi resmi soal hal itu. Yang jelas, sepulang dari Bogor, Wiranto menggelar konfrensi pers terkait sikap pemerintah dalam pembebasan Abu Bakar Baasyir. Isinya justru bertentangan dengan apa yang disampaikan Yusril.

“Presiden kan tidak boleh grusa-grusu. Tidak serta merta ya membuat keputusan. Tapi perlu pertimbangan dari aspek-aspek lainnya,” ucap Wiranto di kantornya, Jakarta, Senin (19/1/2019).

Ia tak ingin muncul spekulasi soal Abu Bakar Baasyir. Mantan Panglima ABRI ini menegaskan pernyataannya resmi mewakili pemerintah. Sikap tersebut, katanya, diambil setelah melakukan koordinasi dengan pejabat terkait.

Jokowi pun akhirnya bicara. Ia memastikan, pembebasan Abu Bakar Baasyir, akan ikut sistem dan mekanisme hukum.

“Ada mekanisme hukum yang harus kita lalui. Ini namanya pembebasan bersyarat. Bukan pembebasan murni, pembebasan bersyarat,” ujar Jokowi di Istana Merdeka Jakarta, Selasa (22/1/2019).

Artinya, Baasyir tetap harus memenuhi persyaratan bebas bersyarat dengan meneken ikrar setia pada NKRI dan Pancasila. Jokowi menegaskan tak mau menabrak undang-undang.

“Ada mekanisme hukum yang harus kita tempuh, saya justru nabrak kan enggak bisa. Apalagi ini situasi yang basic. Setia pada NKRI, setia pada Pancasila,” katanya.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan, aturan pembebasan bersyarat berlaku umum untuk semua narapidana. Abu Bakar Baasyir tak bisa mendapat perlakukan istimewa.

“Tentu tidak mungkin 1 orang dibikinkan peraturan untuk satu orang. Harus bersifat umum peraturan itu,” ucap Kalla.

Bila aturan formal tak terpenuhi, ia khawatir akan ada masalah yang mungkin muncul di kemudian hari.

“Kalau tak memenuhi aspek hukum ya minimal itu agak sulit juga (dibebaskan). Nanti di belakang hari orang gugat,” kata JK di kantornya, Selasa (22/1/2019).

Sebelumnya, kabar pembebasan Abu Bakar Baasyir memantik reaksi dunia. Adalah Perdana Menteri Australia Scott Morrison yang mengungkapkan kekecewaanya.

“Pemerintah Indonesia seharusnya menunjukan respek besar kepada Australia dalam persoalan ini,” katanya seperti dilansir BBC, Selasa (22/1/2019).

Pernyataan itu tak lepas dari insiden Bom Bali pada Oktober 2002. 202 orang tewas, 88 di antaranya merupakan warga negara Australia.

Pemerintah negeri Kangguru meyakini Abu Bakar Baasyir merupakan dalang di balik peristiwa tersebut. Padahal, Mahkamah Agung memutuskan Baasyir tak terlibat, setelah ia menghabiskan 26 bulan di penjara.

Rencana pembebasan mendapat pembelaan dari pasangan Jokowi di Pilpres 2019, Ma’ruf Amin. Australia dinilai tak punya kewenangan mencapuri urusan dalam negeri Indonesia.

“Itu urusan dalam negeri kita. Saya kira pemerintah punya kebijakan-kebijakan. Ada yang sifatnya penegakkan hukum dan ada sifatnya kemanusiaan dan Pak Jokowi sudah mengambil langkah itu,” ujar Ma’ruf di Bandung, Minggu (20/1/2019).

Dia meyakini, persoalan pembebasan Ba’asyir juga tak akan mempengaruhi hubungan diplomasi antara kedua negara. Masing-masing, menurutnya, punya kedaulatan.

“Tidak, kita masing-masing punya kedaulatan,” ungkap Ma’ruf.

Ketua Majelis Ulama Indonesia nonaktif ini pernah mengajukan permohonan grasi bagi Abu Bakar Baasyir. Namun, pihak keluarga tak setuju. Upaya itu mentok. 

Pasalnya, grasi mempersyaratkan pengakuan bersalah atas tindak pidana yang dikenakan. Abu Bakar Baasyir sendiri selama ini menolak disebut terlibat pelatihan militer di Aceh.

3 dari 3 halaman

Dukungan di Dalam Negeri

Di dalam negeri, dukungan sempat mengalir tatkala Jokowi dikabarkan memberikan pembebasan keapda Abu Bakar Baasyir. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto menyebut, kebijakan Jokowi sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

“Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan tentu memiliki sebuah kebijakan-kebijakan yang didasarkan pada konstitusi yang didasarkan pada nilai Pancasila,” kata Hasto di kawasan Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu (19/1/2019).

Menurut dia, delapan partai koalisi pendukung Jokowi lainnya pun mendukung keputusan Jokowi membebaskan Abu Bakar Baasyir. Tak cuma dari partai pendukungnya, keputusan Jokowi juga menuai apresiasi dari kubu oposisi.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera, misalnya, mendukung langkah itu. Tapi, dia berpesan agar tak ada bumbu politisasi dalam proses pembebasan. Setiap narapidana memiliki hak untuk bebas setelah menjalani hukuman.

“Saya apresiasi keputusan pemerintah dan berharap ini tidak dipolitisasi karena seluruh narapidana berhak dapat haknya,” ujar Mardani di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Selasa (22/1/2019).

Menurutnya, wajar Abu Bakar Baasyir dibebaskan. Sehingga, Jokowi juga berhak memberi kesempatan untuk bebas bersyarat.

“Ustaz Abu Bakar Baasyir dari sudut lama waktunya sudah mendekati dua per tiga masa tahanan sehingga pemerintah punya hak untuk memberikan masukan termasuk ketika memang baik dia punya kesempatan bebas bersyarat,” kata Mardani.

Komentar lebih tajam terlontar dari Juru bicara badan pemenangan nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ia menegarai pembebasan terpidana kasus terorisme Abu Bakar Baasyir berbau politis.

Pemilihan waktu yang dekat pelaksanaan pemilu menjadi alasannya. “Publik pasti bisa menilai pasti ada kaitan dengan politik,” katanya di kawasan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (19/1/2019).

Menurut Dahnil, umat Islam Indonesia pasti paham maksud pembebasan Baasyir itu. “Bagi umat Islam pasti paham bahwasanya selama ini stigma teroris itu Islam. Tiba-tiba jelang pemilu berbaik-baik,” ujarnya.

Meski demikian ia bersyukur Abu Bakar Baasyir dibebaskan dengan alasan kemanusiaan. “Pertama kami bersyukur ustaz Baasyir bebas, kedua memang sudah waktunya bebas, tahun lalu Desember menolak bebas karena bersyarat. Kalau orang Jawa bilang wis wayahnya,” katanya.

Pro Kontra Pencalonan Najwa Shihab Jadi Moderator Debat

JakartaNajwa Shihab menjadi salah satu nama calon moderator yang muncul untuk memandu debat kedua Pilpres 2019. Meski belum resmi diputuskan KPU, munculnya nama Najwa Shihab menuai pro dan kontra.

Soal Najwa Shihab menjadi salah satu alternatif moderator di debat pada 17 Februari nanti dibenarkan oleh Arief Budiman. Selain Najwa, nama Tommy Tjokro juga menjadi salah satu kandidat moderator debat kedua pilpres.

“Ya diusulkan oleh TV (Tommy Tjokro dan Najwa Shihab),” ujar Ketua KPU Arief Budiman di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Senin (21/1/2019).

Terkait jumlah moderator, Arief mengatakan masih membahas bersama jajarannya. Namun, secara pribadi, Arief mengusulkan hanya ada satu moderator dalam debat kedua.

“Ya bisa satu, bisa dua ya. Tapi saya pribadi, kemarin kan berpasangan, maka moderator dua. Moderator dua kan mengambil waktu agak lama, kalau saya sendiri mengusulkan bisa satu, jadi lebih cepat gitu, silakan… silakan tanya-jawab,” kata Arief.

Munculnya nama Najwa menuai penolakan dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Timses pasangan nomor urut 02 itu menilai Najwa tidak netral dan meminta KPU mencari figur presenter lainnya.

“Mengenai rencana KPU untuk menunjuk moderator dalam debat, kami mengingatkan KPU agar jangan menunjuk moderator yang terindikasi berpihak. Rekam jejak moderator selama ini kan menunjukkan nama-nama yang beredar seperti Najwa terindikasi tidak netral di 2014,” sebut juru bicara BPN, Andre Rosiade.

Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin pun memberikan pembelaan untuk Najwa. Menurut juru bicara TKN, Ace Hasan Syadzily, Najwa merupakan presenter yang teruji kapasitasnya dalam memandu debat-debat politik di media televisi.

“Kami percaya dengan Mbak Nana bahwa beliau akan profesional dalam memandu debat. Lihat saja dalam acara-acara talkshow di televisi, Mata Najwa, sangat proporsional dalam memberikan kesempatan kepada kedua kubu,” kata Ace.

Mendapat penolakan dari BPN Prabowo-Sandiaga, Najwa Shihab akhirnya buka suara. Ia menegaskan dirinya menjunjung independensi sebagai jurnalis. Ia kemudian mengingatkan soal penampilannya dalam program debat cagub Pilgub DKI 2017, yang diadakan talkshow-nya dulu, Mata Najwa.

“Sebagai host memang kritis pada semua tokoh, tetapi selalu menjaga independensi. Kalau teman-teman semua masih ingat, saat Pilgub DKI, yang dikatakan juga bahwa saya tidak netral, kedua paslon di putaran ke-2 selalu datang kalau kami undang,” tegas Najwa.

Menurutnya, cagub DKI di putaran kedua, Anies Baswedan dan Basuki T Purnama (Ahok), juga bersedia melakukan debat yang berbeda dengan yang diadakan KPU. Format debat yang dimaksud Najwa adalah dialog interaktif dan dinamis.

“Mereka berdua merasakan bahwa sepanjang debat kita menjunjung tinggi objektivitas. Silakan cek ulang saja soal ini,” ucapnya.

Pro Kontra Pencalonan Najwa Shihab Jadi Moderator DebatFoto: Ira Koesno jadi salah satu moderator dalam debat perdana. (Rengga Sancaya/detikcom).

Najwa juga mengingatkan soal tokoh-tokoh di kubu Prabowo-Sandiaga yang juga bersedia datang ke acaranya. Seperti ketika Anies dan Sandiaga saat terpilih sebagai Gubernur-Wagub DKI.

“Saat Mas Anies dan Mas Sandi sudah terpilih, keduanya tampil pertama di acara saya. Setelah itu pun, beberapa kali keduanya kerap hadir di Mata Najwa. Begitu pula dengan Pak Djarot (eks Gubernur DKI) ketika baru berhenti jadi gubernur, bersedia diundang datang ke Catatan Najwa,” sebut Najwa.

“Kepada semua pihak, saya akan terus menjunjung tinggi independensi,” lanjutnya.

Anies ikut angkat bicara soal profesionalitas Najwa. Menurut dia, Najwa tetap menunjukkan netralitasnya saat memandu acara.

“Kalau dari sisi format, yang dikerjakan di Mata Najwa itu format yang paling baik. Secara interaktif, paling interaktif, ya. Setiap kali ada jawaban, ada kesempatan untuk mengelaborasi bisa ditanya lagi, bisa dipertanyakan lebih jauh,” kata Anies.

“Kalau independensi, kalau pengalaman kemarin di pilkada sih netral-netral aja. Ya memang Mata Najwa itu memang selalu tajam kalau tanya. Artinya siapapun yang jadi tamu di situ merasakan (netral). Tapi itu kalau ketika talkshow,” sambungnya.

Belakangan, BPN Prabowo-Sandiaga meluruskan isu mengenai penolakan kepada Najwa. Menurut Wakil Ketua BPN, Priyo Budi Santoso pihaknya belum memutuskan apakah akan menerima atau menolak Najwa sebagai moderator debat pilpres.

“Harus sedikit perlu diluruskan bahwa BPN Prabowo-Sandi belum dalam posisi menolak siapa pun moderator, termasuk Najwa Shihab karena Najwa memang termasuk salah satu host TV yang sangat moncer dan sampai hari ini, KPU belum secara resmi mengajukan nama-nama,” ungkap Priyo.

Sementara itu Ma’ruf Amin menyatakan persetujuannya apabila debat kedua dipandu oleh Najwa.

“Kalau kita sih setuju saja (Najwa Shihab). Kan yang penting itu, ya artinya lurus, tidak berpihak, netral, jadi siapa saja bukan masalah buat kami,” sebut Ma’ruf.

KPU lalu menegaskan, nama Najwa belum resmi diputuskan menjadi moderator debat. Komisioner KPU Wahyu Setiawan mengatakan, nama Najwa muncul baru sebagai usulan dari tv penyelenggara debat kedua nanti.

“Yang menominasikan Mbak Nana (Najwa Shihab) bukan KPU, tapi TV penyelenggara,” jelas Wahyu.

Selain Najwa, ada nama Tommy Tjokro, yang juga ditolak Prabowo-Sandiaga. Stasiun TV penyelenggara debat kedua memang sudah ditentukan KPU, yaitu RCTI, GTV, MNC TV, dan iNews TV. Setelah mendapat usulan itu, Wahyu mengaku menawarkannya kepada kedua kubu.

Wahyu pun menyebut KPU masih memiliki daftar calon moderator lain. Nama-nama itu disebut Wahyu berasal dari berbagai media.

“Tapi kita udah punya daftar soal calon-calon moderator, yang semuanya kelima debat dari insan media,” tuturnya.
(elz/rna)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kurir 15 Kilo Sabu Malaysia Ditangkap Sedang Ngopi

Liputan6.com, Pekanbaru – Narkoba jenis sabu dari Malaysia tak henti-hentinya masuk ke Riau untuk dibawa ke Kota Pekanbaru. Setelah 37 kilogram sabu dan puluhan ribu ekstasi di Bengkalis, kali ini giliran petugas Polres Rokan Hilir menyita 15 kilogram sabu yang baru dijemput di sebuah pelabuhan rakyat.

Tiga orang kurir ditangkap dalam kasus ini dengan ancaman hukuman mati. Ketiganya sempat mengelabui petugas, di mana seorang kurir membawa mobil berbeda, lalu membiarkan dua rekannya di belakang memakai kendaraan lain.

“Namun petugas tidak menyerahkan hingga akhirnya pembawa sabu ditangkap saat ngopi di sebuah warung di pinggir jalan,” sebut Kapolres Rokan Hilir Ajun Komisaris Besar Sigit Adiwuryanto SIK, Selasa (22/1/2019).

Sigit menjelaskan, pengungkapan 15 kilogram sabu dari Malaysia ini diselidiki selama tiga pekan. Hal ini berdasakan informasi pengiriman sabu dari Malaysia dan dijemput tiga tersangka inisial AS (32), JM (23), dan RH (34), di Desa Sungai Paun, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir.

Kapolsek Panipahan setelah mendapat instruksi dari Sigit bekerjasama dengan Satuan Narkoba Polres. Tim dibentuk di bawah komando AKP Herman Pelani dan mengamati aktivitas di pelabuhan rakyat di desa itu.

“Sabu ini masuk ke Pelabuhan pada 18 Januari 2019 lalu,” ucap Sigit.

Tahu gerak-geriknya diintai, AS berangkat duluan agar petugas terkecoh. Benar saja, perhatian petugas mengarah ke AS dan mengejarnya di jalanan hingga mobil Avanza yang dikemudikannya dihadang petugas.

“Dia mengaku tidak membawa sabu dan itu memang tidak ada di mobilnya. Setelah diinterogasi cukup lama, barulah AS menyebut temannya RH dan JM membawa sabu pakai mobil lain,” terang Sigit.

2 dari 2 halaman

Terancam Hukuman Mati

Petugas lalu mengejar mobil Avanza merah yang diberitahukan AS. Buruan polisi akhirnya kelihatan berhenti di warung kopi untuk beristirahat. Petugas langsung menangkap dan menanyai di mana keduanya menyimpan sabu asal Malaysia itu.

Dari dalam mobil, petugas menemukan sebuah kardus yang berisi 15 bungkus teh beraksara China. Isi bungkusan itu sudah dilakban secara rapi dan terdapat serpihan berisi sabu dengan kualitas nomor satu.

“Mereka mengaku akan membawanya ke Pekanbaru, sudah ada pemesan. Penerima ini masih diusut, termasuk jaringan ketiga tersangka,” terang Sigit.

Sabu ini ditaksir berharga Rp 15 miliar dengan asumsi harga per kilonya Rp 1 miliar. Polisi juga mengklaim telah menyelamatkan 75 ribu ribu jiwa kalau seandainya sabu itu sempat beredar.

Atas perbuatannya, tiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

“Ancamannya dipidana mati atau pidana seumur hidup dan paling singkat penjara 6 tahun penjara,” tegas Sigit.

Fungsi Relay Pada Mobil, Membuat Lampu Lebih Terang

Liputan6.com, Jakarta Berbicara soal mobil memang tak ada habis-habisnya. Bagi para pemilik kendaraan roda empat, terkadang mereka merasa tak puas dengan penampilan kendaraannya. Agar tampil berbeda dan lebih sempurna, biasanya kendaraan mereka akan dimodifikasi.

Memodifikasi bagian-bagian mobil memang bukan lagi hal yang asing, terutama di kalangan penggemar otomotif. Biasanya, modifikasi bagian-bagian mobil dilakukan supaya tampilan mobil tampak lebih keren.

Apalagi bagi yang memang sudah hobi, meskipun harus merogoh kocek yang cukup besar, modifikasi bagian mobil dianggap sesuatu yang biasa bahkan harus dilakukan.

Beberapa bagian mobil yang sering dimodifikasi seperti velg mobil, kaca mobil, mesin mobil ataupun akseseoris mobil. Salah satu komponen mobil yang menarik hati Anda, mungkin relay pada mobil. Nah, sebenarnya apa sih fungsi relay pada mobil?

Berikut Liputan6.com rangkum fungsi relay pada mobil, dari berbagai sumber, Selasa (22/1/2019), simak dan baca sampai habis. Artikel ini mencantumkan beberapa fungsi relay pada mobil ini yang tidak patut untuk kamu lewatkan.

2 dari 3 halaman

Pengertian Relay

Relay adalah komponen yang digunakan untuk mengalirkan arus listrik dalam arus yang besar namun dikendalikan dengan listrik arus kecil. Di dalam sistem kelistrikan mobil, ada dua macam relay yaitu tipe resistor dan tipe elektromagnetik.

Dari kedua jenis relay ini, yang paling banyak digunakan dalam sistem kelistrikan mobil adalah relay tipe elektromagnetik. Kelebihan dari penggunaan relay pada lampu mobil Selain biaya perawatannya lebih murah, juga membuat lampu menjadi lebih terang.

Pemasangan relay pada instrumen kelistrikan mobil biasanya dipasangkan pada rangkaian sistem kelistrikan mobil yang membutuhkan arus besar seperti headlamp, horn atau klakson, sistem AC, sistem radiator dan lain sejenisnya.

3 dari 3 halaman

Fungsi Relay Pada Mobil

Dengan memasangkan relay pada sistem kelistrikan mobil tentu saja memiliki banyak sekali manfaat atau keuntungan yang bisa Anda peroleh, fungsi relay pada mobil di antaranya sebagai berikut ini:

1. Sebagai Saklar atau Switch Elektromagnetik

Pemasangan relay pada mobil dapat difungsikan sebagai saklar atau elektromagnetik switch yang kerjanya dikendalikan oleh magnet listrik.

Cara kerja dari relay adalah bagian kumparan menghasilkan gaya magnet saat sedang dialiri oleh arus listrik yang melalui terminal 85 dan 86. Sedangkan terminal 30 dan 87 dihubungkan saat kemagnetan menarik pada bagian kontak point.

2. Memperpanjang Usia Saklar

Dengan menggunakan relay pada sistem kelistrikan mobil Anda yang membutuhkan arus listrik yang besar, maka arus listrik tersebut tidak akan melewati saklar kembali setelah pemasangan relay.

Saklar hanya digunakan untuk membangkitkan induksi magnet yang ada pada relay, sedangkan arus nya akan dialirkan dari baterai menuju ke beban yaitu lampu, kompresor AC, horn, dan lainnya.

Dengan kondisi tersebut, maka bisa meminimalisir bunga api yang sering terjadi di dalam saklar atau switch. Sehingga membuat saklar lampu tidak mudah rusak dan awet dalam penggunaan.

3. Membuat Nyala Lampu Lebih Terang

Pemasangan relay lampu membuat nyala lampu menjadi lebih terang. Komponen relay akan menguatkan arus listrik yang menuju bagian lampu, sehingga membuat nyala lampu menjadi lebih terang. 4. Mengurangi Hambatan Arus/Menaikkan Arus

Dengan tambahan relay pada mobil Anda maka akan membuat daya dari baterai akan diterima langsung oleh beban seperti lampu, klakson, dan lainnya tanpa harus melewati saklar.

Sehingga penambahan relay akan memperndek rangkaian yang akan membuat arus listrik tidak akan berkurang atau melemah. Hal ini juga akan berkaitan dengan nyala lampu yang menjadi lebih terang serta nyala klakson yang lebih nyaring.

5. Melindungi Saklar Kombinasi

Fungsi lainnya dari pemasangan relay adalah dapat digunakan untuk melindungi saklar kombinasi atau switch dari panas mobil. Hal ini akan mencegah saklar lampu menjadi tidak meleleh akibat panas yang ada.

6. Membuat Kunci Pengaman

Fungsi relay pada mobil lainnya adalah dapat digunakan untuk membuat kunci pengamanan. Pemasangan relay tersebut menggunakan prinsip kerja yaitu memutus serta menghubungkan saklar dengan arus listrik yang berukuran lebih kecil.

Harga relay tambahan untuk lampu depan mobil dengan kabel, skun, soket dan sekring ini berada pada kisaran Rp 100.000 sampai Rp 180.000. Sedangkan harga relay perbiji yang bisa dipakai untuk keperluan relay lampu sendiri bervariasi mulai dari Rp 25.000 per biji.

Nah itu tadi beberapa fungsi relay pada mobil yang perlu Anda ketahui. Tak hanya pada mobil saja, penggunaan relay juga dapat digunakan pada sepeda motor. Bagimana, apakah Anda tertarik memelikinya? Jangan lupa, utamakan kebutuhan, baru tampilan, ya!

 

Reporter: Tyas Titi Kinapti

Ikhsan Leonardo, Idola Baru Badminton Lovers

Jakarta – Pebulutangkis tunggal putra, Ikhsan Leonardo Imanuel Rumbay, menjadi idola baru para pecinta bulutangkis di Indonesia Masters 2019. Dia menjadi atlet yang paling dicari oleh fans.

Ikhsan gagal ke babak utama Indonesia Masters. Dia disingkirkan pebulutangkis Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk 17-21, 21-19, 11-21 pada babak penentuan.

So, hari ini menjadi hari perdana dan terakhir penampilan Ikhsan di Indonesia Masters. Tak membuang kesempatan, fans Ikhsan sudah heboh menunggu Ikhsan turun dari lapangan dan berada di area mixedzone.

“Ikhsan… Ikhsan astaghfirullah hal adzim,” Sinta Snap, 22 tahun, berteriak setelah berhasil berswafoto dengan Ikhsan.

Sinta satu dari sejumlah penggemar yang bergantian foto dengan Ikhsan. Dia datang dari Bandung khusus untuk memberikan dukungan kepada pebulutangkis Indonesia, terutama Ikhsan.

Ikhsan Leonardo, Idola Baru Badminton LoversFoto: Mercy Raya/detikSport

“Saya suka Ikhsan dan Anthony Ginting. Saya suka Ikhsan saat World Junior Championship tahun lalu. Saat dia buka baju. Makanya, jauh-jauh dari Bandung datang ke sini untuk melihat dan foto bareng mereka,” kata Sinta.
Selain Ikhsan, Sinta juga mengidolai Anthony Ginting. Maka tak heran dia sampai rela menabung untuk membeli tiket nonton sampai Kamis (24/1). Untuk Indonesia Masters, dia harus mengeluarkan uang hampir Rp 1 juta.

“Nabung, mbak. Tiket juga dapatnya cuma sampai Kamis. Yang hari Jumat sampai Minggunya tidak dapat. Saya di sini menginap di salah satu penginapan Rawabelong (Jakarta Selatan),” ujar dia.

Sementara, Ikhsan mengaku senang bisa menjadi idola baru para pencinta bulutangkis. Tapi dia ingatkan penggemar agar tak hanya mendukung saat atlet sedang naik karirnya.

Ikhsan Leonardo, Idola Baru Badminton LoversFoto: Mercy Raya/detikSport

“Ya senang sih. Cuma saya harap mereka selalu mendukung, karena ada saja yang cuma bisa mennghakimi. Saya harap mereka bisa mengerti perjuangan kami, atlet,” kata Ikhsan.

“Ya ini jadi motivasi saya saja. Kalau nyinyirnetizen, saya sekadar baca tapi ya sudah. Saya berdoa semoga mereka mengerti perjuangan atlet bagaimana. Mereka cuma melihat kita di lapangan, tak melihat kami sehari-hari seperti apa,” ujarIkhsan.

(mcy/fem)

Teka-teki Lucu dan Jawabannya Ini Memang Receh Tapi Bisa Buat Hiburan Saat Jenuh

Liputan6.com, Jakarta Kamu pasti pernah merasakan momen saat berkumpul dengan teman-temanmu tapi mereka asyik dengan gadget masing-masing? Kualitas kebersamaanmu akan berkurang seiring dengan teman-temanmu yang memiliki dunia sendiri di gadgetnya.

Namun ada berbagai cara untuk memecah momen tak mengenakkan seperti ini. Salah satunya melalui teka-teki lucu. Memang melontarkan humor teka-teki lucu akan terkesan receh dan garing, namun cara ini dapat menghibur orang-orang di sekitarmu. Teka-teki lucu dan jawabannya ini juga dapat memancing perhatian mereka agar tidak terus berkutat pada gadgetnya. Banyak teka-teki lucu yang dibuat untuk menghibur dan mengasah kreativitas seseorang.

Teka-teki lucu yang receh seperti ini kadang membuat kita senyum-senyum sendiri saat membacanya. Nah kamu pasti tidak mau terlihat senyum-senyum sendiri kan? Maka dari itu kamu bisa berbagi teka-teki lucu dan jawabannya ini pada teman-temanmu saat berkumpul.

Dengan teka-teki lucu tersebut kamu bisa menghibur teman-temanmu saat berkumpul. Teman-temanmu juga mungkin punya teka-teki lucu lain sehingga kalian dapat berbagi teka-teki lucu lainnya. Dengan itu perhatian mereka pada gadget akan teralihkan dan waktu berkumpulmu akan makin berkualitas.

Berikut kumpulan teka-teki lucu dan jawabannya yang berhasil liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, Selasa (22/1/2019).

2 dari 5 halaman

Hewan yang berbahaya

Kentut Ade Ray

Ade ray kalau kentut bunyinya gimana?

Brotot, brotot, brottott

Sandal Terenak

Sandal apa yang paling enak di dunia?

Sandal terasi.

Aksi Demo

Apa perbedaan aksi dengan demo?

Kalo aksi rodanya empat kalo demo rodanya tiga.

Pintu yang tak bisa dibuka

Pintu apa yang didorong nggak bakalan pernah bisa terbuka?

Pintu yang ada tulisannya geser

Belut Berbahaya

Belut apa yg paling bahaya?

belut-ang banyak ental bangklut

Kebo yang Bikin Lelah

Kebo apa yg bikin kita lelah?

kebogor jalan kaki

Payung dan Hujan

Ada 5 orang yang berjalan dibawah 1 payung kecil tapi anehnya tidak seorang pun yang kehujanan, kenapa?

Karena tidak hujan

Bebek yang muter kekiri

Bebek apa yang jalannya muter ke kiri terus?

Bebek dikunci stang

Kaki Seribu

Kaki seribu kalo belok kiri kakinya berapa?

Tetep 1000, karena belok kiri jalan terus

3 dari 5 halaman

Baju superman dan sarung kotak-kotak

Pohon Kelapa

Kenapa pohon kelapa di depan rumah harus ditebang?

Soalnya kalau dicabut berat

Burung Terbang

Mengapa burung terbang ke selatan saat musim dingin?

Karena jika harus berjalan terlalu jauh.

Rambut yang tidak pernah basah

Orang apa yang berenang tapi rambutnya tak pernah basah?

Orang botak

Tamunya didalam, pemiliknya diluar

Tamunya sudah masuk, malah yang punya diluar, apa?

Tukang becak.

Sepatu dan Jengkol

Apa bedanya sepatu sama jengkol ?

Kalo sepatu disemir, kalo jengkol disemur

Ayam yang bertelur dimanapun

Ayam apa yang bisa bertelur di gunung, di lembah, di kandang macan, pokoknya di semua sempat?

Ayam betina

Rambut Hijau

Rambut putih namanya uban, rambut merah namanya pirang, kalo rambut hijau namanya apa? Rambutan belum mateng

Baju Superman

Kenapa Superman bajunya pake huruf S?

Karena kalau pake M atau XL kegedean

Sarung dan Kotak

Apa bedanya sarung dan kotak?

Kalau sarung itu bisa kotak-kotak kalau kotak tidak bisa sarung-sarung

4 dari 5 halaman

Cara membuka pintu

Minta jeruk

Saya ada jeruk lima kamu minta minta satu, sisanya berapa?

Ya tetap lima soalnya kamu nggak dikasih

Sopir truk

Polisi melihat sopir truk di Rambu larangan tetapi tidak menangkapnya.

Kenapa? Karena sopir truk itu sedang berjalan kaki!

Adzan Maghrib

Siapa yang biasanya adzan di tv?

Saat. (ingat tulisan saat adzan maghrib untuk daerah jakarta dan sekitarnya)

Membuka Pintu

Kapankah waktu yang tepat untuk membuka pintu?

Saat pintu masih tertutup

Minyak Favorit laki-laki

Minyak, minyak apa yang disukai laki-laki?

Minyaksikan Pertandingan Sepakbola

Kayu yang Dimakan

Kayu, kayu apa yang bisa di makan?

Kayupuk

Cemilan

Cemilan itu apa?

Cebelum cepuluh, cecudah celapan

Hewan yang paling panjang

Hewan apa yang paling panjang?

Ular ngantri beras

Ayam yang Paling Besar

Ayam, ayam apa yang paling besar?

Ayam Semesta

Sepatu untuk masak

Sepatu, sepatu apa yang bisa di pakai masak?

Sepatula

Buah untuk Perang

Buah apa yang dulu di pake perang?

Jambu runcing

5 dari 5 halaman

Cara membayar taksi

Kacang panjang dan celana panjang

Apa bedanya kacang panjang dengan celana panjang?

Kalo kacang panjang dipotong namanya tetap kacang panjang sedangkan celana panjang di potong namanya jadi celana pendek.

Harimau selalu makan daging mentah

Kenapa harimau selalu makan daging mentah?

Karena harimau tidak bisa masak.

Nyamuk menghisap darah

Mengapa nyamuk menghisap darah?

Karena tidak punya uang untuk menghisap rokok.

Bayar saat naik taksi

Kenapa orang naik taksi tidak bayar uang dahulu?

Karena uang dahulu sudah tidak laku

Lampu yang mengeluarkan orang

Lampu apa yang bisa ngeluarin orang?

Lampu tetangga yang kamu pecahkan, yang punya akan keluar minta ganti rugi padamu.

Nah, itu tadi teka-teki lucu dan jawabannya. Semoga bisa dijadikan hiburan di tengah padatnya rutinitas harian.

Reporter: Anugerah Ayu Sendari