Pakai Bahasa Indonesia, PM India Selamati Jokowi Atas Kemenangan Pilpres

New Delhi – Ucapan selamat mengalir untuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang telah diumumkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai pemenang pilpres 2019. Kali ini ucapan selamat datang dari Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi.

Sedikit berbeda dengan yang lain, PM Modi memberikan ucapan selamat dalam dua bahasa, yakni Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Ucapan selamat untuk Jokowi ini disampaikan PM Modi via akun Twitter resminya, @narendramodi.

“Selamat yang sebesar-besarnya kepada @jokowi atas terpilihnya Anda kembali!” tulis PM Modi dalam pernyataannya yang berbahasa Indonesia, seperti dikutip pada Selasa (21/5/2019).


PM Modi kemudian menyebut Indonesia dan India sebagai ‘dua negara demokrasi besar’. “Sebagai dua negara demokrasi besar, kami bangga atas keberhasilan perayaan demokrasi. Kami berharap Anda dan rakyat Indonesia semua sukses di bawah kepemimpinan dinamis Anda,” imbuhnya.

Lebih lanjut, PM Modi mengharapkan hubungan diplomatik India dan Indonesia akan semakin mendalam ke depannya.

“Saat kita menandai tujuh dekade hubungan diplomatik kita, saya berharap dapat bekerja sama dengan Anda untuk semakin memperdalam Kemitraan Strategis Komprehensif bilateral kita. @jokowi,” sebut PM Modi dalam pernyataannya.

Pengumuman KPU yang disampaikan usai menuntaskan rekapitulasi hasil pilpres 2019 ini menunjukkan Jokowi-Ma’ruf sebagai pasangan nomor urut 01 meraup 85.607.362 suara sah atau 55,5 persen.

Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno sebagai pasangan nomor urut 02 hanya meraup 68.650.239 suara sah atau 44,5 persen. Hasil pilpres 2019 ini diumumkan oleh Komisioner KPU Evi Novida Ginting dalam rapat pleno di Gedung KPU pada Selasa (21/5) dini hari.

Menanggapi hasil pilpres 2019 itu, kubu Jokowi-Ma’ruf menyampaikan terima kasih atas kepercayaan rakyat Indonesia.

Sedangkan kubu Prabowo-Sandiaga menegaskan penolakan terhadap hasil pilpres 2019 tersebut. Mereka mencurigai adanya kecurangan dalam pilpres dan menegaskan akan menempuh jalur hukum untuk menggugat hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK).

(nvc/ita)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *