Tabrak Pembantas Jalan, Mobil Terbalik di Tol Becakayu Arah Cawang

Jakarta – Sebuah mobil bernomor polisi K-9009-BH menabrak pembatas jalan di ruas Tol Becakayu Km 7+400 arah Cawang. Akibatnya, mobil terbalik.

“Nabrak pembatas jalan, sepertinya ngantuk,” kata petugas TMC Polda Metro Jaya Kasyanto saat dikonfirmasi, Rabu (14/11/2018).

Saat ini petugas kepolisian telah melakukan penanganan di lokasi. Situasi lalu lintas disebutkan lancar.

“Lancar,” ujar Kasyanto.

Belum ada informasi lebih lanjut soal kondisi pengemudi mobil. Sopir diduga mengantuk.

(tsa/dkp) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

BNPB Imbau Masyarakat Waspada Bencana Puting Beliung

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Pusat Data, Informasi dan Hubungan Masyarakat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengimbau masyarakat untuk mewaspadai kemungkinan puting beliung yang terjadi pada musim penghujan.

“Untuk mencegah kerugian dan korban akibat puting beliung, lebih baik ranting pohon besar dipangkas dan menebang yang sudah rapuh,” kata Sutopo di Jakarta, Selasa (13/11/2018) seperti dilansir dari Antara.

Untuk mengantisipasi bencana tersebut, pemerintah daerah dan masyarakat perlu menyusun peta rawan puting beliung dan menyosialisasikannya kepada masyarakat. Sosialisasi itu juga harus mencakup tanda-tanda dan cara berlindung dari bahaya puting beliung.

“Peta rawan bencana dan tips menghadapi puting beliung bisa diunduh di portal resmi BNPB,” jelasnya.

Masyarakat juga perlu mengikuti informasi prakiraan cuaca untuk mengantisipasi kemungkinan puting beliung terjadi.

“Bila di langit tampak awan gelap dan menggantung, lebih baik hindari bepergian bila tidak penting sekali,” ujarnya.

Geger Pembunuhan Sadis Sekeluarga: dari Pulomas hingga Bekasi

Jakarta – Kasus pembunuhan sekeluarga kembali terjadi, kali ini di Bekasi. Kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di Pulomas dan Makassar.

Yang terkini, peristiwa pembantaian sekeluarga terjadi di Bekasi pada Selasa (13/11) dini hari. Sekeluarga yang ditemukan tewas itu yakni Diperum Nainggolan bersama istrinya, Maya Boru Ambarita, dan dua anaknya, Sarah Boru Nainggolan (9) dan Arya Nainggolan (7). Ada luka bekas senjata tajam di leher Diperum dan istrinya. Sedangkan dua anaknya diduga kehabisan oksigen karena dibekap pelaku.

Polisi belum memastikan motif pembunuhan sekeluarga di Bekasi, Jawa Barat. Sejauh ini, dugaan yang muncul menyebutkan pembunuhan itu terjadi karena dendam pelaku ke korban.

Berikut kasus-kasus pembunuhan sekeluarga di Pulomas hingga Bekasi:

1. Pembunuhan Sekeluarga di Pulomas

Kasus bermula saat Ridwan Sitorus dkk merampok rumah Dodi Triono pada penghujung 2016. Mereka menyekap 11 penghuni, sehingga 6 di antaranya tewas. Keenam orang itu adalah:

1. Dodi
2. Diona Andra Putri (putri pertama Dodi dari mantan istri kedua)
3. Dianita Gemma Dzalfayla (9 tahun, putri ketiga Dodi dari mantan istri kedua)
4. Amalia Calista (teman Gemma)
5. Yanto (sopir)
6. Tarso (sopir)

Seluruh korban ditemukan di sebuah kamar mandi berukuran 1,5 x 1,5 meter dalam keadaan terkunci. Setelah kamar mandi dibuka, ditemukan ada 6 orang tewas dengan kondisi luka tusuk. Sedangkan ada 5 orang lainnya yang masih hidup dan dilarikan ke rumah sakit.

Para pelaku yakni Ridwan dan Erwin Situmorang berhasil dibekuk. Sedangkan pelaku lainnya, Ramlan Butarbutar, tertembak hingga tewas karena mencoba melawan saat ditangkap.

TKP pembunuhan sekeluarga di Pulomas.TKP pembunuhan sekeluarga di Pulomas. (Foto: Ibnu Hariyanto/detikcom)

Singkat kata, Ridwan dan Erwin sudah menjalani persidangan dan pada 17 September 2017, PN Jaktim menjatuhkan hukuman mati kepada Ridwan dan Erwin. Hukuman mati itu dikuatkan Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta. Para terpidana mengajukan kasasi kepada Mahkamah Agung, namun ditolak.

“Menolak kasasi Ridwan Sitorus alias Ius Pane als Marihot Sitorus dkk,” demikian dilansir website MA sebagaimana dikutip detikcom, Selasa (13/11).

2. Kartel Narkoba Bakar 1 Keluarga di Makassar

Kasus ini berawal dari Daeng Ampuh (napi narkoba) yang berniat membunuh Fahril. Sebab Fahril memiliki utang penjualan narkoba ke Daeng Ampuh. Daeng lalu menyuruh anak buahnya untuk menghabisi nyawa Fahril.

Caranya yaitu dengan membakar rumah Fahril. Tapi lima orang lainnya di rumah tersebut ikut mati terpanggang. Berikut ini enam yang tewas saat kebakaran pada 6 Agustus lalu:

1. H Sanusi 75 tahun
2. Hj Bondeng 70 tahun
3. Hj Musdalifa 40 tahun
4. Hijas 6 tahun
5. Mira 18 tahun
6. Fahril (bandar narkoba)

Enam orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini dan tiga di antaranya terancam hukuman mati. Tiga orang yang terancam hukuman mati adalah Andi Muhammad Ilham, Daeng Ampuh, dan Appang. Daeng Ampuh sebagai otak pembunuhan ini memberikan instruksi untuk membunuh Fahri dari dalam selnya di LP Makassar.

Namun Daeng Ampuh mengakhiri hidupnya dari dalam sel. Daeng Ampuh tewas dengan melilitkan borgol ke lehernya.

“Pada hari ini telah ditemukan korban meninggal dunia atas nama Akbar alias Ampuh (32) di ruang isolasi Lapas Makassar. Kejadian sekitar pukul 09.00 WIB pagi,” kata Kasat Reskrim Polrestabes Makassar Kompol Wirdhanto Hadicaksono di Lapas Makassar, Jalan Sultan Alauddin, Senin (22/10).

3. Pembunuhan Sekeluarga di Bekasi

Pembunuhan sadis ini berawal dari kecurigaan seorang saksi. Saksi ini mulanya melihat gerbang kontrakan yang menyatu dengan rumah korban terbuka pada pukul 03.30 WIB, Selasa (13/11/2018).

Geger Pembunuhan Sadis Sekeluarga: dari Pulomas hingga BekasiFoto: Lokasi pembunuhan satu keluarga di Bekasi/Isal Mawardi

Saksi yang sama, kembali datang ke rumah korban sekitar pukul 06.30 WIB. Karena curiga, saksi membuka jendela dan melihat korban suami-istri sudah tergeletak.

Polisi menyebut ada dugaan dendam di balik pembunuhan sekeluarga ini. Sedangkan hasil autopsi di RS Polri menunjukkan banyak luka akibat senjata tajam dan benda tumpul di tubuh korban.

“Untuk sementara, dugaan motif bisa juga karena dendam. Namun, untuk kepastiannya, kita biarkan para penyidik bekerja dulu mengungkap kasus ini,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Selasa (13/11).

Polisi mengidentifikasi hanya mobil SUV korban yang digondol pelaku. Sedangkan uang dan perhiasan yang ada di dalam rumah tak dibawa lari.

“Untuk sementara, dugaan motif bisa juga karena dendam. Namun, untuk kepastiannya, kita biarkan para penyidik bekerja dulu mengungkap kasus ini,” ujar Dedi.
(dkp/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Zharfa, Film Religi Yang Dibintangi Artis Indonesia dan Malaysia

Zharfa sendiri merupakan nama tokoh utama dalam film ini. Dikisahkan, wanita bernama Zharfa dimasukkan ke sebuah pesantren di pedalaman Jawa Barat. Zharfa dikirim ke pesantren tersebut lantaran kerap bertengkar dengan ayah tirinya. 

Pada intinya, film ini bercerita mengenai kisah perjalanan hijrah seorang wanita lengkap dengan berbagai cobaan yang dilaluinya. Tak hanya berlatar belakang drama religi, film ini juga sarat akan nilai moral. Selain itu berbagai terobosan baru pun disajikan dalam alur cerita film Zharfa.

“Dalam menggarap film ini ada sesuatu tantangan baru yang kami temukan. Sebuah film bergenre drama religi film ini sampai dengan selesai bisa dinikmati masyarakat Indonesia. Film ini menarik untuk ditonton di dua negara khususnya untuk keluarga yang suka menonton film action, di sini ada suguhan baru,” ujar Yudi Pratito selaku produser Zharfa.

PDIP Tunggu Pemilik Atribut ‘Raja Jokowi’: Dijamin Tak Akan Lecet

Jakarta – PDIP menunggu kedatangan pihak yang bertanggungjawab terkait pemasangan atribut capres Joko Widodo yang berbusana raja. PDIP menjamin pertemuan berlangsung damai.

“Kami tunggu penanggung jawabnya datang ke DPD PDIP Jateng. Kalau dia datang, akan kami ajak diskusi kenapa dia pasang begini. Kami menunggu kekesatriannya. Dijamin tidak akan lecet,” kata Ketua DPD PDIP Jawa Tengah, Bambang Wuryanto dalam keterangan tertulis, Rabu (14/11/2018).

Bambang mengatakanPDIP telah menganalisis pemasangan poster ‘rajaJokowi’ di Jawa Tengah itu. Setelah ditelusuri, lanjut dia, tak pernah ada instruksi baikdariDPPPDIP maupuntimses untuk memasang alat peraga kampanye (APK) tersebut.

PDIP Tunggu Pemilik Poster 'Raja Jokowi': Dijamin Tak Akan LecetBambang Wuryanto (Foto: Imam Suripto/detikcom)

Selain itu, gambar ‘raja Jokowi’ itu dinilai Bambang tak sesuai panduan resmi yang telah ditetapkan. Karena itu, PDIP menyimpulkan pemasangan poster itu dilakukan pihak oposisi.

“Sebab substansinya tak mencerdaskan. Sebab hari ini era demokrasi. Semua jabatan publik didapatkan melalui election. Pak Jokowi adalah juga presiden pilihan rakyat. Berarti ini berusaha melecehkan kecerdasan rakyat, PDIP, dan presiden. Ini melecehkan,” ujarnya.

Bambang pun membuat surat instruksi pencopotan poster ‘raja Jokowi’ itu. Menurut dia, dalam proses pencopotan, ternyata upaya pemasangan poster raja Jokowi masih terus berlanjut.

Para pemasang poster yang sempat kepergok pun akhirnya dicecar pertanyaan. Bambang mengatakan mereka mendapatkan arahan dari Hotel Siliwangi, Semarang dan dibayar Rp 10 ribu per poster.

Selain itu, kata dia, juga ditemukan stiker ‘raja Jokowi’ di ratusan angkot di Jateng. Menurut pengakuan para sopir, mereka dibayar Rp 100-150 ribu.

“Dibayar Rp 10 ribu per poster. Itu di luar APK. Setiap desa pasang 10. Kalau di Jateng ada 8.000 desa, berarti 80 ribu,” sebut Bambang.

Poster hingga stiker ‘Raja Jokowi’ sebelumnya beredar di sejumlah wilayah di Jawa Tengah. DPD PDIP Jateng menginstruksikan jajarannya mencopot atribut tersebut.
(tsa/dkp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Nekat, Pria Ini Tidur di Trotoar Menghalangi Bajaj dan Sepeda Motor

Aksi pria tersebut juga menuai banyak komentar pro dan kontra dari warganet.

@xxpjxx Emang harus bodoh dulu kalo berurusan sama orang bodoh😂

@ varelly_3.s.tan Ya daripada teriak2 malah diputerbalikin faktanya mending kayak gini biar keliatan yg bodoh siapa

@taufiksan13 Ane pernah balik sekolah terus jalan di trotoar eh ane hampir di tabrak malah ane yg di omelin

@ analogic.algorithm Trotoar dibikin lebar2. Tapi yg jalan kaki sedikit. Karna yg jalan kaki sedikit, trotoar dipake buat tiduran. Wkwk. Tau dah

@nicothegunners ide brilian. pak!!!…lagi jalan buat org di lewatin kendaraan dungu dasar…

@ djagoer Goblok yaa… trotoar kan buat jalan motor, buat dagang, buat jalan pintas kalo macet, bukan buat pejalan kaki. Faham ente cuk? 😂

@meidyprima Bukan mau belain yg kendaraan yg pake trotoar, tp kalo trotoar-nya selebar itu apakah beneran perlu? Trotoar terlalu lebar, jalannya kurang lebar.. Akhirnya trotoar diserobot ama kendaraan, bahkan kadang dipake orang jualan.

Jenuh dan Bosan di Kantor? Ini Cara Mudah Mengusirnya

Dahulukan pekerjaan Anda sebelum melakukan hal yang lainnya. Jangan menganggap jika pekerjaan bisa ditunda, karena menunda pekerjaan bukanlah hal yang baik.

Oleh karena itu, lakukan pekerjaan kantor terlebih dahulu sebelum berbicara dengan teman sejawat. Ini penting karena ketika Anda sudah berbicara dengan orang lain, maka tak menutup kemungkinan Anda jadi lupa waktu.

Bekerjalah dengan semaksimal mungkin, jangan menunggu atasan memerintah, baru Anda melakukannya. Tapi tumbuhkan inisiatif yang baik dalam diri Anda agar nantinya atasan akan memberikan penilaian yang baik atas diri Anda. (Baca Juga: 6 Tips Meningkatkan Mood di Pagi Hari)

3. Luangkan Waktu Membaca Buku

Bacalah buku saat ada waktu luang. Jangan meremehkan waktu senggang dengan melakukan hal yang tidak penting. Pastikan jika membaca buku dapat memberikan Anda motivasi, pengetahuan, dan pengalaman tentunya.

Anda juga bisa bertukar buku dengan teman sejawat, karena hal ini tentu akan sangat menarik dan memberikan pengalaman yang baru. Tidak hanya itu, membaca buku di kantor juga bisa menjadi salah satu kegiatan menarik dan positif guna menjaga keefektivitas waktu di kantor.

Turunkan Berat Badan dengan Olahraga 30 Menit Sehari

Liputan6.com, Jakarta – Ada banyak cara buat menurunkan berat badan. Biasanya kita akan mengurangi asupan makanan dan rajin berolahraga. Banyak orang termasuk para wanita yang berusaha keras melakukan diet untuk bisa mendapatkan berat badan yang dianggap ideal. 

Banyak perempuan yang rela melakukan diet ekstrem. Sayangnya, diet tersebut justru bisa mendatangkan berbagai penyakit. Di sisi lain, sebenarnya ada satu cara yang lebih bagus dan menyehatkan yaitu cukup dengan berolahraga secara teratur dapat membuat berat badan ideal.

Seperti dilansir dari laman stylecraze.com, Selasa, 13 November 2018 olahraga ringan seperti lari, ini sudah cukup membantu kita mendapatkan berat badan ideal. Para ahli menyebutkan kalau kita rutin melakukan olahraga lari setiap pagi minimal selama 30 menit, maka akan membantu membakar kalori tubuh dengan baik.

Bukan itu saja, kulit Anda akan jadi lebih sehat, kencang dan terawat. Lari di pagi hari bahkan dipercaya bisa menurunkan risiko stres sampai depresi dan membuat pikiran jadi lebih bahagia. Lari dengan kecepatan 8 km per jam, ini akan membantumu membakar kalori tubuh sekitar 295 kalori.

Sedangkan berjalan cepat dengan kecepatan 5,5 km per jam bisa membant Anda membakar kalori sekitar 140 kalori. Kalau Anda merasa jenuh atau kurang bersemangat, agar olahraga lari terasa lebih menyenangkan bisa dengan dilakukan di taman sambil mendengarkan musik.

Jangan lupa imbangi olahraga ini dengan pola hidup sehat, istirahat cukup dan hindari segala hal yang tidak baik buat kesehatan seperti halnya merokok, minum minuman keras dan sejenisnya. Semoga cara tersebut dapat membuat berat badan Anda lebih ideal dan tetap sehat. (Anisha Saktian Putri)

 

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Jika dilihat secara seksama, gaya berlari ini dianggap mirip dengan gaya berlari hewan berkaki empat.