Emtek dan SCMA Raih Penghargaan Tata Kelola Perusahaan Terbaik

Melalui GCG, perusahaan dapat menjalankan kegiatan perusahaan secara profesional dan efisien. Salah satu peranan yang paling penting dalam pelaksanaan GCG adalah peranan sekretaris perusahaan atau Corporate Secretary.

Corporate Secretary (corsec) memiliki peranan kunci dalam pelaksanaan GCG, khususnya pada perusahaan publik dan emiten di bursa. Hal ini tidak dapat dipungkiri karena posisi dan tugas yang dipikul corsec sangat strategis dan menentukan. Namun, di Indonesia banyak yang belum menyadari pentingnya peranan corsec.

Melalui kegiatan ‘Corporate Secretary Award 2018’, Warta Ekonomi memberikan apresiasi kepada perusahaan yang melaksanakan peranan corsec dengan baik, serta menjadikan perusahaan dengan corsec yang baik sebagai benchmark untuk perusahaan lain agar dapat menjalankan peranan corsec lebih baik ke depannya.

Pada riset ini, Warta Ekonomi memakai tools media monitoring dengan menggunakan media content analysis, yaitu menganalisis hasil pemberitaan media online yang terdiri atas sentimen positif, negatif, dan netral.

Pencarian berita dilakukan dengan menggunakan keyword S konsep GCG, yaitu transparency (keterbukaan), accountability (akuntabilitas), responsibility (tanggung jawab), independency (kemandirian), dan fairness (kewajaran dan kesetaraan)

Riset ini dilakukan sejak Januari hingga Juni 2018 kepada perusahaan-perusahaan terbuka yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Keyword dalam penelitian ini sebanyak 25.103 dengan total pemberitaan sebanyak 60.231.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Emtek Grup dan SCM raih penghargaan perusahaan terbaik dari Anugerah Perusahaan Terbuka Indonesia dan Indonesia Finance Award 2018.

Striker MU Dituntut Kerja Lebih Keras

Ince mengakui Lukaku memiliki talenta yang besar. Namun, ia merasa sang pemain belum mengeluarkan segenap kemampuan terbaiknya.

“Ketika Anda bermain untuk MU, dia harus berada di angka 7 atau 8 dari 10 di setiap minggunya. Saya tidak yakin dia memiliki kemampuan untuk melakukan hal itu karena ia seharusnya menjadi andalan tim ini,” ucap Ince.

“Tentu saja ia membutuhkan bantuan untuk mengatasi situasi ini. Tidak perlu diragukan lagi bahwa dia bisa mencetak gol dan kita bisa melihat itu dari rekor-rekor yang ia buat. Namun, bermain untuk MU lebih dari itu.”

8 Anggota DPRD Kalteng yang Kena OTT KPK Langsung Diperiksa

Jakarta

KPK menyatakan 8 orang anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) dan 6 pihak swasta yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) sudah berada di KPK. Mereka bakal diperiksa secara intensif.

“8 anggota DPRD dan 6 swasta sudah sampai di gedung KPK untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah kepada wartawan, Jumat (26/10/2018).

Namun, Febri tidak menyebutkan detail identitas kedelapan anggota DPRD tersebut. Febri juga belum menjelaskan asal perusahaan pihak swasta yang diamankan.

KPK sebelumnya melakukan OTT terhadap 14 orang di Jakarta. OTT tersebut terkait dengan urusan perkebunan kelapa sawit di Kalteng.

“14 orang yang diamankan itu ada yang dari pihak swasta dan dari pihak anggota DPRD Kalteng. Terkait dengan salah satu kewenangan DPRD Kalteng yaitu melakukan pengawasan di bidang perkebunan dan juga lingkungan hidup. Jadi pihak swastanya adalah yang bergerak di bidang perkebunan,” ujar Febri.

“Kami duga merupakan pihak swasta yang bergerak di bidang perkebunan, ada salah satu usaha sawit yang dilakukan di sana dan terkait isu lingkungan hidup,” sambungnya.

Ada duit ratusan juta yang diamankan dalam OTT tersebut. Kini ke-14 orang itu masih berstatus saksi. KPK punya waktu 1×24 jam untuk menentukan status mereka.


(haf/fdn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Uus Jadi Tersangka, Bagaimana Nasib Pembakar Bendera HTI?

Bandung – Pembawa bendera berkalimat tauhid yang dianggap bendera Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) telah ditetapkan sebagai tersangka. Lantas bagaimana status pembakar bendera?

“(Statusnya) saksi,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko kepada detikcom via pesan singkat, Jumat (26/10/2018).

Truno mengatakan sejauh ini belum ditemukan fakta hukum untuk menjerat ketiganya dalam tindak pidana. Menurutnya faktor mens rea atau ada-tidaknya niat jahat melakukan sesuatu belum ditemukan.

“Fakta hukum mens rea, tidak ada niat jahat,” katanya.

Kabareskrim Komjen Arief Sulistyanto sempat menyebutkan mengatakan anggota Banser membakar bendera berisi kalimat tauhid yang dinyatakan sebagai bendera HTI merupakan tindakan spontan. Pembakaran disebut tidak terjadi jika Uus Sukmana Tidak datang ke Hari Santri Nasional di Garut.

“Dari fakta-fakta ini, tindakan terjadi karena adanya saudara Uus mengibarkan bendera di lokasi acara. Kalau Uus tidak mengibarkan, maka tidak akan terjadi peristiwa itu,” kata Arief dalam konferensi pers di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).
(dir/mud) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

PSMS Pincang Bertandang ke Markas Arema

Liputan6.com, Medan – PSMS Medan tidak diperkuat sejumlah pemain pilar saat menghadapi tuan rumah Arema FC pada laga pekan ke-28 Liga 1 2018 bersama Bukalapak. Laga ini akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Malang, Minggu (28/10/2018).

Pelatih PSMS Peter Butler mengatakan pihaknya membawa 18 pemain untuk menghadapi tim Singo Edan. Namun, tak terdapat nama Lobo, Rachmat Hidayat, dan Kiper Abdul Rohim.

Dari 18 pemain itu, hanya sekitar 14 pemain yang kondisinya cukup bagus untuk bertempur. Sementara sisanya masih melihat perkembangannya dalam beberapa hari ini sesampainya di Malang.

“Ada tiga sampai empat pemain yang ikut, tetapi sedikit bermasalah. Frets masih cedera, Antoni juga,” kata Butler di Medan, Jumat (26/10/2018), seperti dikutip dari Antara.

“Jadi saya harus buat rencana lagi, kami harus evaluasi kondisi pemain. Akan ada latihan yang berbeda melihat situasinya seperti itu nanti sesampainya di Malang,” tambahnya.

Full highlights pertandingan Go-Jek Liga 1 bersama Bukalapak antara Sriwijaya FC melawan PSMS Medan dengan skor akhir 0 – 3 untuk PSMS Medan.

Shangri-La Hotel Jakarta Hadirkan Chef Andrea Burzio di Italian Week 2018

Santap malam yang dihidangkan secara sempurna dengan anggur berkelas dapat dinikmati pada Jumat, 16 November 2018. Berikut menu yang disajikan.

Hidangan Pembuka 1

Zonin Soave Classico, Veneto, Italy, 2016

Bresaola di fassona piemontese, spuma alla bufala, caviale di lompo, funghi chiodini,coriandolo (irisan bresaola dingin dan daging sapi kering yang diawetkan, keju kerbauespuma, telur ikan kaviar dan jamur shimeji dan ketumbar)

Hidangan Pembuka 2

Zonin Soave Classico, Veneto, Italy, 2016

Tartare di pomodori, prugne, caviale di tapioca al balsamico, gamberoni confit, frappe’alle mandorle (tomat dan plum tartare, mutiara tapioka balsamic, udang confit dan almond smoothy)

Pasta

Castello Banfi Le Rime Pinot Grigio – Chardonnay Toscana IGT, Tuscany, Italy, 2017

Mezzelune di patate affumicate, scorza di lime candito, crema allo zafferano, caviale disalmone, pistachio (pasta kentang asap, jeruk nipis diiris bundar tipis, saus krimsaffron, telur ikan salmon dan remahan kacang pistachio)

Hidangan Utama 1

Mauro Molino Barbera d’Alba, Piedmont, Italy, 2017

Dentice alla piastra, riduzione di piselli e rosmarino, pomodori confit, olio evo diponente (ikan kerapu panggang, kacang hijau, potongan rosemary, tomato ceri confitdan minyak zaitun).

Hidangan Utama 2

Luce della Vite ‘Lucente’ Toscana IGT, Tuscany, Italy, 2014

Filetto alla Rossini, patate rustica, salsa al tartufo e scaloppa di foie gras (daging sapitenderloin, irisan kentang, saus truffle dan foie gras escalop).

Hidangan Penutup

Banfi Vigne Regali ‘Rosa Regale’ Spumante, Brachetto d’Acqui DOCG, Italy, NV

Cheesecake al caprino, soffice al ciccolato, lamponi, ggelato al pistachio (goatcheesecake, kue bolu coklat, raspberi dan es krim pistachio).

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pasta adalah salah satu masakan khas Italia yang digemari hampir seluruh masyarakat di dunia. Beberapa modifikasi menu pun kerap dilakukan. Bagimana jadinya apabila menu pasta dibuat memakai bahan-bahan asal Indonesia seperti kecombrang? Intip seleng…

Melihat Aksi Kakek ‘Pendemo’ Misterius di Masa Lalu

Jakarta – Aksi kakek Suwono dalam Aksi Bela Tauhid di Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, hari ini mencuri perhatian. Dia menyatakan ingin menjadi presiden. Ternyata, aksi ini bukan yang pertama kali dilakukan Suwono.

Suwono Keman berkaus hitam kusam, bertas selempang hitam, dan bertopi hitam pula di tengah aksi di depan Kemenko Polhukam, Jumat (26/10/2018). Dia mengenakan cincin akik di jari kanan.

Dia terlihat sudah cukup berumur, giginya pun ompong. Dia juga membawa spanduk.

Tulisan di spanduk yang dibawanya cukup membuat orang geleng-geleng. Berikut ini bunyi tulisan di spanduk itu:

WAHAI RAKYATKU LIHATLAH PRESIDEN KITA SEKARANG SEDANG MENUJU KETEMPAT INI MARI KITA SAMBUT BERSAMA SAMA DENGAN RASA HATI YANG GEMBIRA DIA DATANG INGIN BERDIALUH (berdialog -red) KEPALA SELAURUH RAKYATNYA SECARA LANGSUNG MINTALAH AGAR SELURUH RAKYATKU BAHAGIA SEJAHTRA SEHAT SELAMAT LAHIR TEMBUSENG (tembus ke -red) BATIN TIDAK LUPA NEGARA KITA MEMILIKI UTANG BANYAK TENTU TIDAK BISA LEPAS DARI TANGGUNG JAWAP SAYA SUWONO KEMAN SIAP MELUNASI SEMUA UTANG NEGARA REPUBLIK INDONESIA BARU. SAYA SUWONO KEMAN HARUS JADI 11 10 PRESIDEN. SAYA BERI WAKTU 7 HARI 2018

Tercuri perhatiannya, sebagian peserta aksi kemudian mengerumuninya. Suwono Keman menjadi sasaran swafoto (selfie) peserta aksi berusia anak-anak. Ada yang berfoto bersama dua orang, ada pula yang berfoto bersama tiga orang. Semuanya berfoto sambil senyum.

Baca juga: Demo Depan Istana, Kakek 65 Tahun Mengaku Presiden RI yang Baru

Berdasarkan catatan detikcom, kakek Suwono juga pernah beraksi di Demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di depan Istana Merdeka, Selasa (27/3/2012) lalu. Kala itu, yang mengaku sebagai presiden RI yang baru.

Suwono hanya berdiri mematung saat itu. Dia memakai topi bertuliskan ‘Nah Ini Dia Predisen RI yang Baru. Ini dia orangnya’.

Suwono tak mengeluarkan sepatah kata pun. Ia juga tak menghiraukan para wartawan yang berusaha mengabadikan gambarnya.

Sebagai orasi, kakek ini membentangkan poster bertuliskan ‘Ayo Wahai Rakyat Indonesia Kita Perkenalkan dengan Presiden Kita, Pengganti SBY yang Baru, Satrio Pingit Suwono Keman Namanya. Dari Independen Sekarang Kita Sudah Datang Untuk Memimpin Bangsa Ini, Maka Sekarang Juga SBY Harus Segera Minggat dari Tempat dan Pekerjaan Ini Secepatnya’.

Siapa Suwono sebenarnya? Masih misterius.
(idh/rvk)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Pemkab Terkesan Loyo Lindungi Pegunungan Karst Kebumen dari Pabrik Semen

Lapiyo menerangkan, penolakan warga terhadap perubahan RT RW itu pun bukan tanpa alasan. Perubahan status KBAK menjadi kawasan pertambangan bisa dipastikan bakal membuka kesempatan pabrik semen untuk mengeksplorasi pegunungan karst ini.

Dampaknya, di dalam perut pegunungan karst itu banyak gua dan sungai bawah tanah yang mengairi ribuan hektar sawah dan ari bersihnya digunakan oleh puluhan ribu orang. Mata air dipastikan mati jika gunung kapur ini dieksploitasi.

“Kami pernah mengalirkan air yang diberi warna. Keluarnya di kawasan IUP itu,” dia menambahkan.

Padahal, ribuan warga menggantungkan hidupnya dari pegunungan yang berfungsi sebagai spon raksasa yang menyimpan dan mengirimkan air ke puluhan desa di 10 kecamatan wilayah Kebumen kala musim kemarau. Di antaranya, Kuwarasan, Puring, Petanahan, Adimluyo, Gombong, dan ima kecamatan lainnya.

Bahkan, Pemda Kebumen pun sebenarnya memiliki kepentingan di pegunungan karst ini. Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) memanfaatkan sumber air dari pegunungan kapur di selatan Kebumen ini.

“Masa Pemda sendiri tidak tahu? Mereka kan juga punya PDAM di situ,” dia menjelaskan.

Lapiyo mengemukakan, pertemuan yang digelar itu belum menghasilkan kata sepakat. Hanya saja, secara prinsip warga dan Pemkab, PT Semen Gombong dan DPRD Kebumen bersepakat untuk mengkaji ulang hal-hal yang meresahkan dan ditolak warga.

Pekan depan rencananya warga akan kembali bertemu dengan Pemkab, DPRD Kebumen, dan PT Semen Gombong. Bedanya, pertemuan nanti akan difasilitasi oleh Pemkab Kebumen.

Pertemuan itu diharapkan juga dihadiri langsung oleh Plt Bupati Kebumen, berbeda dari pertemuan di DPRD yang hanya diwakilkan. Dalam pertemuan itu, rencananya Perpag bakal menyodorkan bukti bahwa Pegunungan Karst Gombong Selatan tak layak ditambang.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Belasan rumah di Purworejo mengalami keretakan di bagian tembok dan halaman. Hal ini dipicu oleh fenomena tanah bergerak.

Dahnil Anzar dan 2 Saksi Kasus Ratna Sarumpaet Dikonfrontasi Soal Ini

Pertanyaan itu sudah dijawab semua oleh ketiga saksi dan saat ini ketiganya sudah selesai diperiksa. 

“Tinggal merapikan dan tinggal print kemudian ditanyakan kembali apakah ada keterangan-keterangan yang tidak sesuai akan diperbaiki, ada kesalahan-kesalahan kata,” lanjut Argo.

Beberapa hal yang ditanyakan antara lain tentang foto yang beredar. “Satu per satu kita pertanyakan, jadi seperti apa perbedaan-perbedaan itu dan dituangkan dalam BAP (Berita Acara Pemeriksaan),” pungkasnya.

Reporter: Ronald

Sumber: Merdeka.com

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Polisi akan memanggil saksi-saksi kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, salah satu saksi yang dipanggil adalah Naniek Deyang. Polisi akan mengkonfrontir keterangan para saksi.

Tebas Jamin Penggunaan Teknologi VAR Takkan Pengaruhi El Clasico

Liputan6.com, Jakarta Laga big match bakal berlangsung di La Liga Spanyol akhir pekan ini. Dua tim musuh bebuyutan Real Madrid akan melakoni duel panas El Clasico di Camp Nou, Minggu 28 Oktober 2018 mendatang.

Duel Barcelona dan Real Madrid biasanya sarat dengan kontroversi. Karena itu, selain kepemimpinan wasit, penambahan teknologi VAR di La Liga musim ini bisa membantu jalannya pertandingan.

Presiden La Liga, Javier Tebas, tidak memiliki kekhawatiran teknologi tersebut, mempengaruhi laga di El Clasico.

“Saya tidak takut VAR [digunakan di El Clasico untuk pertama kalinya],” katanya. “Kami telah bekerja dengan VAR di banyak laga, jadi saya tidak takut.”

“Saya agak khawatir karena semuanya sangat besar dalam Clasico, jadi mereka akan membesar-besarkan segalanya. Tapi saya pikir VAR akan bekerja dengan sangat baik selama Clasico ini seperti yang telah dilakukan selama semua pertandingan.”

Menang Tipis 2-1, Real Madrid Memuncaki Klasemen Grup G