Polri: Andi Arief akan Jalani Assessment Tim Dokter Sebelum Rehab

Jakarta – Polri menyebut Andi Arief akan lebih dulu menjalani assessment sebelum menjalani rehabilitasi. Assessment dilakukan tim dokter.

“Pada prinsipnya, Pak AA ini adalah korban, penyalah guna narkoba. Penyalah guna tentu akan direhabilitasi, tapi hal itu menunggu proses assessment,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal saat dimintai konfirmasi, Senin (4/3/2019).

Status Andi Arief juga akan ditentukan dalam rentang waktu 3×24 jam. Saat ini Andi Arief masih berstatus terperiksa dan sedang didalami soal penggunaan narkoba.

“Untuk menentukan status orang yang diamankan terkait kasus narkoba, penyidik memiliki waktu 3×24 jam untuk meningkatkan statusnya menjadi tersangka, 3×24 jam terhitung sejak yang bersangkutan diamankan,” papar Iqbal.

Sementara itu, Karo Penerangan Masyarakat (Penmas) Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo menambahkan, Andi Arief masih menjalani pemeriksaan intensif. Andi Arief ditangkap seorang diri di kamar Hotel Menara Peninsula, Jakbar pada sekitar pukul 18.30 WIB, Minggu (3/3).

“Dalam waktu tersebut, penyidik terus melakukan pemeriksaan untuk mendalami keterangan yang bersangkutan,” kata Dedi terpisah.
(fdn/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tenteng Thermos ke Festival Musik, Bebas Haus dan Ramah Lingkungan

Liputan6.com, Jakarta – Festival musik jazz terbesar dan paling bergengsi di Indonesia, Java Jazz Festival (JJF) 2019, baru saja berakhir. Tentunya ada banyak pihak, termasuk sponsor yang terlibat dalam acara tahunan tersebut.

Misalnya saja Thernos, produsen global dan pelopor produk wadah vakum yang inovatif dengan teknologi isolasi termutakhir yang sesuai dengan berbagai gaya hidup. Mereka ikut meramaikan Java Jazz Festival yang berlangsung di Jakarta pada 1 – 3 Maret 2019.

Pada kesempatan tersebut, Thermos memperkenalkan produk andalan mereka yaitu Thermos JNL 502 Ultra Light One Push Tumbler yang berbahan stainless steel dan ramah lingkungan. Varian ini termasuk produk favorit sepanjang masa karena punya desain dan tampilan yang trendi, sangat ringan, antibocor, dan praktis.

Tempat minum ini sangat cocok untuk menemani para pecinta musik dalam menikmati pertunjukan konser musik sepanjang hari seperti di JJF 2019.  Menurut Andriani Melissa, Marketing Manager PT Thermos Indonesia Trading, Thermos termasuk merek yang sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban, dan menyambut baik event musik seperti JJF.

“Kami sekarang ini sedang mengkampanyekan message ’Sayangi Bumi’. Melalui event seperti JJF ini, kami ingin mengajak masyarakat untuk membawa wadah minuman sendiri dan mengganti produk wadah minuman berbahan plastik dengan bahan stainless steel. Karena selain lebih ramah lingkungan, bahan ini lebih sehat dan aman bagi tubuh kita,” terang Andriani dalam rilis yang diterima Liputan6.com.

Saat kita menyaksikan pertunjukan musik memang menjadi hal yang menyenangkan, apalagi kalau bisa melihat secara langsung grup atau penyanyi idola kita dan berinteraksi langsung dengan mereka. Tentu ini menjadi kepuasan tersendiri. Tapi terkadang kita melupakan minum.

Suasana yang padat dan udara yang panas sering membuat kita harus selalu siap sedia minuman untuk menjaga badan tetap fit saat menonton pertunjukan konser musik. Ada baiknya kita menyiapkan dan mambawa minuman sendiri.

Karena itu, Thermos bisa jadi solusi dan alternatif yang pas untuk menemani aktivitas kita. Dengan menggunakan produk Thermos kita juga dapat mengurangi sampah plastik. Sesuai dengan semboyan mereka ‘Your Everyday Companion’, Thermos Indonesia bisa jadi pilihan yang cocok.

2 dari 2 halaman

Suhu Air Tetap Terjaga

Satu lagi kelebihan tempat minum ini adalah dapat menyimpan air panas maupun dingin lebih lama. Varian Thermos JNL 502 Ultra Light One Push Tumbler ini punya banyak keunggulan dibandingkan dengan produk sejenis lainnya, antara lain produk ini menggunakan teknologi dari Jepang yaitu insulation vacuum atau disebut vakum isolasi.

Teknologi ini menciptakan ruangan hampa udara antara dua dinding vakum untuk mencegah perubahan suhu udara sehingga suhu air tetap terjaga. Keunggulan lainnya adalah, sistem tombol sekali tekan untuk membuka dan menutup.

Lalu termasuk anti bocor sehingga pengguna tidak perlu merasa khawatir saat botol Thermos disimpan di dalam tas atau dibawa kemanapun. Thermos sangat aman digunakan dan awet karena dibuat dari stainless steel berkualitas tinggi yang sudah diakui keunggulannya di lebih dari 120 negara.

Thermos berkomitmen untuk terus memberikan kualitas terbaik dari segi produk, keamanan, dan kenyamanan. Hadir di Indonesia sejak 2015, Thermos sudah termasuk brand yang melekat di semua kalangan dan menjadi warisan bagi keluarga Indonesia masa kini.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Ksatria Airlangga: Pernyataan Waketum Gerindra di Kasus Narkoba Andi Arief Memalukan

Liputan6.com, Jakarta – Komunitas Ksatria Airlangga mengecam pernyataan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono yang menyalahkan Presiden Jokowi atas tertangkapnya Wakil Sekjen Partai Demokrat Andi Arief dalam kasus dugaan penyalahgunaan narkotika.

Kepada wartawan, Poyuono menuding bahwa Andi Arief telah menjadi korban kegagalan pemerintah Jokowi dalam pemberantasan narkoba di Indonesia. 

“Pernyataan itu jelas tendensius dan bisa dibaca sebagai upaya mengambinghitamkan pemerintahan Jokowi atas tindakan individual yang dilakukan seorang pengurus partai pendukung kubu Prabowo,” tegas Koordinator Ksatria Airlangga Teguh Prihandoko, melalui pesan tertulis, Senin (4/3/2019).

Menurut Teguh, tertangkapnya Andi Arief justru mengindikasikan keseriusan pemerintah, dalam hal ini kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam upaya pemberantasan peredaran narkoba. Dalam pandangan Teguh, selain salah sasaran pernyataan Waketum Gerindra itu juga memalukan.

Teguh mendesak kepolisian untuk memprioritaskan penyelidikan kasus Andi Arief ini agar masyarakat tahu kejadian yang sebenarnya. Ia meminta para politisi tidak bicara sembarangan karena publik sudah cerdas untuk menilai siapa yang gemar memutarbalikkan fakta. 

2 dari 2 halaman

Ganggu Kehidupan Bernegara

Kecaman serupa datang dari deklarator Komunitas Ksatria Airlangga, Heru Hendratmoko.

“Pernyataan pengurus Partai Gerindra itu sama sekali tak bisa dipertanggungjawabkan,” ujarnya di Jakarta, Senin (4/3/2019).

Menurut Heru, data menunjukkan jumlah jaringan sindikat narkoba turun dari 99 jaringan pada 2017 menjadi 83 jaringan pada 2018.

“Ini menunjukkan BNN dan kepolisian tak main-main dalam menggulung jaringan pengedar narkoba di tanah air,” lanjutnya. 

Heru menggarisbawahi pemakaian narkoba di kalangan politisi yang justru bisa menggoyahkan sendi-sendi kehidupan bernegara.

“Ini sungguh berbahaya. Bagaimana kita bisa mempercayakan kebijakan publik kepada mereka kalau para pengambil keputusan justru berada di bawah pengaruh narkoba?” sergahnya. 


Saksikan video pilihan di bawah ini:

KPK Dalami Mekanisme Proyek Air Minum dari 3 Eks Kasatker SPAM

JakartaKPK memeriksa 3 mantan Kepala Satuan Kerja Sistem Penyediaan Air Minum (Kasatker SPAM) dari Bengkulu, Kalimantan Tengah dan NTB terkait kasus dugaan suap pada proyek SPAM. KPK mendalami proyek-proyek SPAM yang ditangani PT WKE dan PT TSP.

“Di tingkat penyidikan kami terus menggali lebih jauh proyek-proyek di tangan PT WKE dan PT TSP,” ujar Kabiro Humas KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (4/3/2019).

“(Mendalami) proyek penyediaan air minumnya bagaimana, indikasi aliran dananya seperi apa dan proses pengadaannya gimana. Kenapa PT WKE bisa menang berulang-ulang kali,” sambung Febri.

Tiga orang saksi yang diperiksa KPK yakni mantan Kasatker SPAM Bengkulu, Hermen; mantan Kasatker Kasatker Kalteng Wandi dan mantan Kasatker NTB, Bambang. KPK menyebut 1 saksi yakni mantan Kasatker Kalbar, Firdaus tidak memenuhi panggilan.

Para saksi diperiksa untuk tersangka Anggiat Partunggul Nahot Simaremare, Kepala Satker SPAM Strategis/PPK SPAM Lampung.

“Firdaus (mantan Kasatker SPAM Kalbar tidak hadir. Belum diperoleh informasi atas ketidakhadirannya,” imbuh Febri.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan delapan orang tersangka. Kasus ini berawal dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada tahun 2018. Para tersangka adalah:

1. Anggiat Partunggul Nahot Simaremare selaku Kepala Satker SPAM Strategis/PPK SPAM Lampung.
2. Meina Woro Kustinah selaku PPK SPAM Katulampa.
3. Teuku Moch Nazar selaku Kepala Satker SPAM Darurat.
4. Donny Sofyan Arifin selaku PPK SPAM Toba-1.
5. Budi Suharto, Dirut PT WKE.
6. Lily Sundarsih, Direktur PT WKE.
7. Irene Irma, Direktur PT TSP.
8. Yuliana Enganita Dibyo, Direktur PT TSP.

Tersangka yang berasal dari jajaran Kementerian PUPR diduga menerima suap dengan besaran bervariasi dari para tersangka pihak swasta. Suap itu diduga diberikan agar PT WKE dan PT TSP menang dalam lelang proyek SPAM. Hasilnya, PT WKE dan PT TSP itu memenangi 12 proyek SPAM pada 2018 dengan nilai total Rp 429 miliar.

Kini KPK telah menyelesaikan penyidikan untuk empat tersangka dari pihak swasta, yakni Budi, Lily, Irene, dan Yuliana. Keempatnya segera disidangkan. KPK pun telah menerima pengembalian Rp 20,4 miliar, USD 148. 500, dan SGD 28.100 diterima dari 55 pejabat pembuat komitmen (PPK).
(ibh/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Warga Kampung Naga: Saha Wae Anu Mimpin, Kami Mah Tunduk

Liputan6.com, Tasikmalaya Jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih bingung dengan angka partisipasi warga saat pencoblosan, lain halnya dengan penduduk Kampung Naga, di Desa Desa Neglasari, Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat ini.

“Setiap pemilu 100 persen warga kami yang berhak nyoblos pasti ke TPS, memberikan hak pilihnya,” ujar Ucu Suherlan (53), Ketua Himpunan Pramuwisata Kampung Naga (Himpana), Sabtu (2/3/2019). 

Menurutnya, kesetiaan dan kepatutan warga Kampung Naga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), telah terpatri sejak lama. Bagi masyarakat adat Kampung Naga, siapapun mereka yang memimpin negeri, wajib hukumnya untuk dihormati.

“Buktinya dulu kampung kami dibakar gerombolan DI/TII, karena kami lebih memilih pemerintah,” ujarnya.

Tak ayal akibat sikap setianya itu, sikap pemberontak Darul Islam/Tentara Islam Indonesaia (DI/TII) semakin membuncah.

“Dasarnya buat kami adalah ‘Ngumawula,  atau melayani dan mengabdi ke negara,” ujar Ucu menambahkan.

Khusus pelaksanaan pesta demokrasi pemilihan umum atau Pemilu, sejak lama angka partisipasi warga Kampung Naga selalu menunjukan angka partisipasi hingga 100 persen.

“Kecuali sakit, warga pasti mencoblos, kalau soal pilihan terserah mereka,” ujar dia sambil tersenyum hangat.

Menggunakan penutup kepala berikat Parekos Jengkol, khas Kampung Naga, tampilan lelaki setengah abad lebih ini nampak lebih berwibawa, tak ayal setiap intruksinya langsung diikuti warga Kampung Naga.

“Untuk pilpres saat ini hak pilih sekitar 150-200 warga dari total jumlah penduduk 294 orang,” papar dia.

Agar aktfitas bertani warga Kampung Naga tetap berlangsung, selama proses pencoblosan berlangsung, mereka kerap melukan jadwal bergiliran untuk menyalurkan asirasinya  ke TPS.

“Biasa pengalaman lalu pertama orang dewasa laki-laki dulu, kemudian siangnya gantian perempuan,” ujarnya.

Dengan pola dan pemahaman pentingnya kesetiaan kepada negara, tak mengherankan dalam setiap gelaran pemilu sejak lama, seluruh warga Kampung Naga kerap berpartisipasi secara optimal.

Bahkan dalam filsafat warga Kampung Naga, kepentingan negara di atas seluruh kepentingan yang lainnya.

“Istilahnya katali kumaula ka pamerantah (Keterikatan adaya upaya untuk melayani bagi pemerintah),” ujar Endut Suganda, pengurus Himpana lainnya menambahkan.

Dengan pola jati diri seperti itu, sejak lama seluruh warga Kampung Naga ogah meminta bantuan apapun kepada pemerintah dalam berbagai program yang mereka lakukan.

“Makanya kami dilarang membuat proposal, pamarentah sanes tempat menta tapi pengabdian (Pemerintah bukan tempat meminta tetapi mengabdi),” ujar dia menegaskan komitmennya.

2 dari 2 halaman

Harapan Pemilu Damai

Untuk itu di tengah proses sosialisasi dan kampanye yang tengah berlangsung, ia berharap seluruh tahapan demokrasi bisa berlangsung dengan damai dan lancar.

“Kudu ciis ceuli herang mata, ulah ngagorengkeun batur, kami anti hoaks (kondisi yang menggambarkan ketenangan, jangan senang menjelekkan orang lain, kami semua anti hoaks),” papar dia.

Selain itu, seluruh pihak yang berkepentingan agar menjaga ego dirinya masing-masing, dan lebih mengedepankan pentingnya persatuan dan kesatuan bangsa. “Kudu apa l kana purwadaksina (Mesti mengetahui asal usul), biar negara aman,” ujarnya meminta.

Terakhir, harapan warga Kampung Naga yang mesti diperhatikan pemerintah adalah agar senantiasa saling menhormati, dan menjauhi sikap dan sifat saling menjatuhkan. “Yang menang harus amanah, yang kalah jangan jadi oposisi,” ujarnya sambil tersenyum. 

Menurutnya, seluruh warga negara Indonesia memiliki hak untuk menyampaikan kritik, namun hal itu tetap mengedepankan sikap sopan santun sebagai adat khas sunda.

Saha wae anu mimpin kami mah tunduk, (Siapa pun yang memimpin negeri, warga Kampung Naga siap mengikuti),” ujarnya.

Terakhir, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, ia berharap seluruh tahapan pemilu 17 April mendatang bisa berlangsung dengan damai dan lancar.

“Moto kami adalah ‘panyaur ganjang tamonan, pamundut gancang caosan, parentah gancang lakonan, saumpami teu aya pauduran agama sareng dari gama,’ (Pengumuman segera laksanakan, ajakan segera penuhi, perintah segera lakukan, sekiranya tidak ada halangan baik dari agama ataupun dari (peraturan) umum,” ujarnya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Wanita Ini Kena Kanker Langka Setelah Implan Bokong

Liputan6.com, Jakarta Seorang perempuan mengalami kanker langka setelah melakukan implan bokong. Kasus ini merupakan yang pertama kalinya dilaporkan karena biasanya jenis kanker itu lebih terkait dengan implan payudara.

Kanker tersebut disebut dengan limfoma sel besar anaplastik (anaplastic large cell lymphoma/ALCL). Jenis limfoma ini merupakan kanker pada sel sistem kekebalan tubuh. Selama ini, kanker langka tersebut banyak dilaporkan oleh US Food and Drug Administration sebagai akibat dari implan payudara pada perempuan.

“Kasus wanita ini membantu menunjukkan bahwa banyak implan bertekstur berpotensi menyebabkan faktor risiko ALCL dan secara umum, diskusi harus beralih dari ‘kanker terkait implan payudara’ menjadi ‘kanker terkait implan’,” tulis para peneliti dalam seperti dilansir dari Live Science pada Senin (4/3/2019).

Wanita 49 tahun ini diketahui melakukan implan bertekstur gluteal sekitar setahun sebelum didiagnosis kanker. Dokter mengamati bahwa dirinya memiliki ulserasi pada kulit di sekitar implan. Selain itu, tes pencitraan menemukan adanya cairan di sekitar implan bokong tersebut.

2 dari 2 halaman

Keterkaitan dengan implan payudara

Kanker tersebut sayangnya telah menyebar ke bagian lain tubuhnya termasuk paru-paru. Laporan yang dipublikasikan di Aesthetic Surgery Journal pada 15 Februari lalu mengungkapkan bahwa biopsi dari massa di paru-parunya memperlihatkan sel yang merupakan ciri khas dari ALCL. Meskipun sudah melakukan kemoterapi agresif, pasien tersebut meninggal beberapa bulan kemudian.

Meski begitu, para penulis belum bisa mengonfirmasi bahwa implan tersebut menjadi penyebab kanker wanita itu. Mereka hanya melihat bahwa ada keterkaitan antara implan bertekstur dengan ALCL yang diderita pasien.

Para dokter juga mencatat bahwa kemungkinan pasien ini memiliki kanker agresif yang terdiagnosis setahun setelah melakukan implan. Di sebagian besar kasus ALCL, kanker tersebut memiliki keterkaitan dengan implan payudara dan seringkali terjadi sekitar 10 tahun setelah prosedur.

Penulis studi menekankan pentingnya dokter untuk mengetahui bahaya implan silikon bertekstur selain payudara, tetap memiliki risiko kanker. Selain itu, pasien juga harus mengetahui dan mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi, serta tanda-tanda komplikasi.

Untuk saat ini, penelitian masih mencari tahu bagaimana implan semacam itu bisa menjadi penyebab kanker.

Penampilan Atep di Piala Presiden 2019 Belum Memuaskan

Jakarta Mantan kapten Persib Bandung, Atep, bergabung dengan Mitra Kukar sesaat sebelum dimulainya Piala Presiden 2019 yang ditayangkan Indosiar. Pemain 33 tahun itu langsung diturunkan kontra Bali United pada partai pertama Grup B di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Minggu (3/3/2019).

Sayangnya, penampilan Atep masih belum memuaskan. Ia juga tidak bermain penuh. Atep digantikan pada pertengahan babak kedua.

Pada pertandingan tersebut, Atep dan kawan-kawan harus menanggung malu. Mitra Kukar dibantai Bali United 0-3. Otomatis, tim berjuluk Naga Mekes itu langsung terpuruk di juru kunci klasemen Grup B Piala Presiden 2019.

“Kondisi Atep belum 100 persen. Jadi kalau saya melihat, Atep belum dalam kondisi yang stabil,” ujar asisten pelatih Mitra Kukar, Sukardi Kardok pada konferensi pers setelah pertandingan.

“Atep masih butuh waktu untuk beradaptasi dan mengembalikkan kondisi fisiknya,” kata Sukardi Kardok menambahkan.

Sukardi Kardok menargetkan fisik dan permainan Atep akan mulai meningkat setelah gelaran Piala Presiden 2019. Adapun, Naga Mekes bakal berkiprah di Liga 2 pada musim depan yang rencananya digelar pada Juni mendatang.

“Butuh waktu berapa lama lagi untuk Atep? Setelah Piala Presiden 2019 akan kami benahi (Atep) lagi,” tutur Sukardi Kardok.

Longsor, Jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo Ditutup Total

Trenggalek – Ruas jalan Nasional Trenggalek-Ponorogo ditutup total akibat longsor di Kilometer 16,7 Kecamatan Tugu Trenggalek. Material batu dan tanah menutup sebagian badan jalan.

Longsor yang terjadi di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu, Trenggalek tersebut terjadi sekitar Pukul 20.30 WIB. Peristiwa terjadi saat wilayah Tugu diguyur hujan.

“Ada batu berukuran besar bercampur dengan tanah yang ambrol dari tebing yang ada di samping jalan. Karena kondisinya rawan longsor susulan, untuk sementara jalur kami tutup total,” kata Kapolsek Tugu Iptu Bambang Purwanto, Senin (4/3/2019).


Akibat kejadian ini antrean panjang kendaraan terjadi di kedua arah. Polisi mengimbau para pengguna jalan, sepeda motor maupun mobil dari Trenggalek maupun Ponorogo untuk menghindari jalur di KM 16,7. Pihaknya menyarankan untuk mengambil jalur lain yang lebih aman.

“Kami juga sudah koordinasi dengan Polsek Sawoo Ponorogo untuk menutup yang dari arah barat. Untuk proses pembersihan longsor dimungkinkan besok pagi, kalau sekarang masih rawan,” imbuhnya.

Dijelaskan, sebelum terjadi longsor,wilayah Kecamatan Tugu, Trenggalek diguyur hujan deras sejak petang. Kondisi tersebut diduga menganggu stabilitas tebing sehingga terjadi longsor besar.

“Lokasi longsor kali ini berada di sebelah barat titik longsor yang sering terjadi sebelumnya. Posisinya sekitar 200 meter timurnya proyek Bendungan Tugu,” kata Bambang.
(sun/iwd)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Live! Acara Peluncuran Vivo V15

Pengunjung Mulai Memadati Area

Peluncuran Vivo V15 di Purwakarta akan dimeriahkan pertunjukan atraksi air mancur dan penampilan artis ternama seperti Ari Lasso, Wizzy, Young Lex, RAN, Afgan, dan Maudy Ayunda.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15Foto: detikINET/Robi Setiawan

Meski peluncuran baru akan digelar pukul 20.00 WIB, warga sudah mulai memadati gerbang masuk utama area Taman Air Mancur Sri Baduga sejak pukul 17.00 WIB.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15Foto: detikINET/Robi Setiawan

Pengunjung tampak tak sabar, sehingga saat pintu dibuka, pengunjung langsung berebutan masuk demi menempati posisi terbaiknya. Suasana terpantau kondusif, karena ada polisi dan TNI berjaga di gerbang.

Live! Acara Peluncuran Vivo V15Foto: detikINET/Robi Setiawan

Pengunjung yang hadir, berasal dari berbagai kalangan, ada kaum milenial, ibu-ibu, bapak-bapak, dan keluarga dengan anaknya.

Jika dilihat, pengunjung yang datang didominasi anak muda, tak sedikit dari mereka menggunakan pakaian bertuliskan artis idolanya.