Sederet Kecelakaan yang Dialami Lion Air

Jakarta – Pesawat Lion Air dengan nomor penerbangan JT 610 pagi ini jatuh di laut utara Karawang, Jawa Barat.

Data Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang dirangkum detikFinance, ini bukan kali pertama pesawat Lion Air mengalami kecelakaan.

Begini riwayat kecelakaan pesawat terbang Lion Air:

Sederet Kecelakaan yang Dialami Lion AirFoto: Tim Infografis: Luthfy Syahban

(dna/dna)

Tingkatkan Partisipasi Pemilih di Pemilu 2019, Bawaslu dan Kemenag Tanda Tangan MoU

Liputan6.com, Tanjungpinang – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementerian Agama (Kemenag) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau menandatangani nota kesepahaman atau MoU untuk meningkatkan partisipasi pemilih pada Pemilu 2019. Menurut Ketua Bawaslu Tanjungpinang Muhamad Zaini, Kemenag memiliki peran yang besar dalam meningkatkan partisipasi pemilih.

Oleh karena itu, kata dia, kesepakatan tersebut diharapkan mampu menggerakkan umat beragama menggunakan hak suara pada Pemilu 2019 mendatang.

“Sinergisitas yang terjalin antara Bawaslu Tanjungpinang dengan Kemenag Tanjungpinang guna meningkatkan partisipasi pemilih dan meningkatkan pengawasan partisipatif,” ujar Zaini, seperti dilansir Antara, Senin (29/10/2018).

Dia memaparkan, MoU antara Bawaslu Tanjungpinang dengan Kemenag Tanjungpinang juga disejalankan dengan sosialisasi dan deklarasi Pemilu SADAR (Santun, Damai, dan Demokratis) bersama tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kota Tanjungpinang.

“Kerja sama ini sangat urgent, karena keberhasilan Pemilu adalah berkat partisipasi peran kita semua. MoU ini sebagai bentuk pengembangan pengawasan partisipatif dalam menyukseskan pemilu yang berkualitas, aman, damai dan demokratis,” ucapnya.

Zaini menjelaskan, kerja sama itu dibutuhkan karena Kemenag sebagai lembaga negara memiliki kewenangan dalam penyelenggaraan fungsi pemerintahan dalam pembimbingan, pembinaan, dan pengelolaan fungsi administradi dari kegiatan keagamaan umat beragama.

Dari kewenangan itu, kata dia, Bawaslu memiliki akses untuk menyosialisasikan kepada umat beragama, untuk meningkatkan kesadaran partisipasi pemilihan masyarakat dalam Pemilu, memberikan pemahaman terkait peraturan, serta menciptakan simpul-simpul pengawasan.

“Apalagi secara khusus Kemenag memiliki penyuluh agama, sehingga bisa menjadi bagian dari simpul pengawasan Bawaslu dalam memberikan edukasi kepada masyarakat menjadi pemilih cerdas, sekaligus turut menegakkan aturan dan mencegah berbagai potensi pelanggaran,” tutur Zaini.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Seluruh elemen mulai dari masyarakat pendukung calon presiden, partai politik, dan para calon legislatif diminta berpartisipasi menjaga situasi yang kondusif di wilayah Kabupaten Karanganyar.

Permintaan Suzuki Karimun Wagon R di Negara Ini Terus Meningkat

Liputan6.com, Jakarta – Salah satu mobil murah ramah lingkungan (LCGC) milik PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Karimun Wagon R memang tidak begitu menggembirakan di pasar Tanah Air. Namun, untuk pasar ekspor, citycar pabrikan asal Jepang ini cukup moncer, terlebih di pasar Pakistan.

Telah diekspor ke Pakistan sejak 2014, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM), berhasil membukukan volume ekspor Karimun Wagon R dalam bentuk Completely Knock Down (CKD) sebanyak 78.384 unit.

“Perolehan angka ekspor Karimun Wagon R sangat menarik apabila dicermati peningkatannya. Sejak diekspor ke Pakistan, jumlah permintaannya selalu meningkat dari tahun ke tahun,” jelas Hady Surjono Halim, Department Head of Export Import PT SIM.

Sementara itu, sepanjang periode Januari-September 2018, Suzuki mencatat jumlah ekspor Karimun Wagon R mencapai 23.712 unit. Performa ekspor Karimun Wagon R pada periode ini meningkat 27 persen dibanding perolehan periode yang sama pada tahun sebelumnya sebanyak 18.720 unit.

Melihat pertumbuhan positif ini, Suzuki menargetkan akan mengapalkan 32.400 unit Karimun Wagon R pada 2018. Selain mengekspor kendaraan ke Pakistan, Suzuki juga telah mengekspor 39.336 buah komponen CKD Karimun Wagon R ke India pada periode Januari-September 2018.

Untuk diketahui, Momentum Suzuki memulai ekspor Karimun Wagon R bertepatan dengan maraknya pasar city car di Pakistan.

Hal tersebut membuat permintaan ekspor Karimun Wagon R tinggi. Minat yang besar membuat Suzuki optimis dengan menargetkan ekspor Karimun Wagon R tahun 2018 lebih besar 20 persen dibandingkan tahun lalu.

KNKT: Pilot Lion Air JT 610 Sempat Lapor Masalah Flight Control

Jakarta – Pilot Lion Air JT 610 Bhavye Suneja sempat melaporkan masalah flight control pada ketinggian 1.700 kaki. Pilot meminta naik ketinggian.

“Pada jam 06.22 WIB, pilot menghubungi Jakarta Control dan menyampaikan permasalahan flight control saat terbang di ketinggian 1.700 feet dan meminta naik ke ketinggian 5.000 feet. Jakarta Control mengizinkan pesawat naik ke 5.000 feet,” kata Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko lewat keterangan tertulis, Senin (29/10/2018).

Pada pukul 06.32 WIB, Jakarta Air Traffic Controller (Jakarta Control) kehilangan kontak dengan pesawat PK-LQP tersebut. Pesawat itu kemudian dipastikan jatuh di perairan Karawang.

Sebelumnya, Lion Air mengakui pesawat Boeing 737 MAX 8 itu sempat mengalami masalah teknis di Denpasar, Bali, pada malam sebelumnya. Kemudian, persoalan itu sudah diatasi sesuai dengan prosedur.

“Pesawat ini terakhir terbang dari Denpasar menuju Cengkareng, dalam posisi dirilis untuk terbang. Memang ada laporan mengenai masalah teknis, dan masalah teknis ini sudah dikerjakan sesuai dengan prosedur maintenance yang dikeluarkan oleh pabrikan pesawat,” tutur Direktur Umum Lion Air Edward Sirait dalam konferensi pers di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (29/10/2018).

Semalam pesawat tersebut bertolak dari Denpasar ke Jakarta. Berdasarkan informasi yang didapatkan dari situs flightradar24.com, pesawat ini bertolak pada pukul 22.21 Wita, padahal dijadwalkan take off pukul 19.30 Wita. Pesawat itu mendarat di Jakarta pada pukul 22.56 WIB.
(imk/tor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Lion Air JT 601 Jatuh, Menhub: Nyaris Tak Ada Kelalaian AirNav

Jakarta – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyerahkan penyelidikan jatuhnya pesawat Lion Air JT 601 kepada Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Namun sejauh ini, dia menilai tak ada kelalaian yang dilakukan lembaga pelayanan navigasi penerbangan, AirNav Indonesia.

“Kalau saya lihat, faktor-faktor kelalaian yang dilakukan oleh pihak-pihak AirNav dan sebagainya itu nyaris tidak ada,” kata Budi Karya Sumadi di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Tangerang, Banten, Senin (29/10/2018).

“Tapi apapun itu kami akan serahkan kepada KNKT,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, pesawat Lion Air bernomor penerbangan JT 610 lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta pukul 06.20 WIB untuk menuju Pangkalpinang. Namun pesawat berisi 189 orang itu hilang kontak pukul 06.33 WIB. Belakangan diketahui, pesawat itu jatuh di Laut Jawa sebelah utara Karawang, Jawa Barat.

Bila ada kelalaian yang menyebabkan kecelakaan ini, Budi Karya akan merujuk pada aturan yang sudah ada. “Sebagai negara hukum, yang kita gunakan adalah regulasi, baik di tingkat Undang-undang, di tingkat PP (Peraturan Pemerintah), ditingkat Permen (Peraturan Menteri). Kami konsisten akan memberlakukan pasal-pasal yang ada di situ,” kata dia.
(dnu/tor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kata Pengamat soal Penyebab Jatuhnya Pesawat Lion Air JT 610

Liputan6.com, Jakarta – Pesawat Lion Air rute Jakarta-Pangkal Pinang dengan penerbangan JT 610 hilang kontak pada Senin pagi 29 Oktober 2018. Diduga pesawat yang membawa ratusan penumpang tersebut jatuh di sekitar perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. 

Pengamat penerbangan, Alvin Lie, mengungkapkan ada beberapa hal yang perlu dicermati dari kasus hilangnya kontak Pesawat Lion Air. Untuk memastikan penyebab kejadian tersebut perlu melihat sejarah penerbangan dan memastikan kesehatan pesawat.

“Dari kasus ini yang dicermati pertama saya rasa kita perlu membuka logbook (pesawat). Pesawat ini terakhir kali terbang hari ini kapan? Apakah ada keluhan dari pilot yang menerbangkan pesawat tersebut dalam penerbangan sebelumnya, apakah ada masalah yang sebelumnya berulang kali dilaporkan. Dari sana akan kelihatan kondisi kesehatan pesawat itu,” kata Alvin saat dihubungi merdeka.com, Senin (29/10/2018).

Hal kedua yang perlu dilakukan, untuk mengetahui penyebab kejadian hilangnya pesawat ini yakni mencari informasi dari Airnav Indonesia apakah pesawat Lion Air penerbangan JT 610 sempat mengumumkan kondisi darurat atau tidak.

Sebab apabila itu dilakukan, berarti pilot sudah merasakan ada kondisi yang tidak beres terhadap pesawat yang dibawanya.

“Kalau tidak berarti kecelakaan terjadi secara mendadak bahkan tidak sempat mengumumkan kondisi darurat,” ujar dia.

Kemudian terakhir, lanjut Alvin perlu juga mencermati data dari BMKG mengenai kondisi cuaca. “Tapi rasa-rasanya dari kondisi cuaca pagi ini masih normal dan aman untuk penerbangan,” sebutnya.

“Dari ketiga itu kita bisa mendapat informasi awal untuk kita dalami,” tambah Alvin.

Alvin menambahkan, sejauh ini prinsip penyelidikan yang dilakukan di lapangan baik dari Basarnas, KNKT, Airnav Indonesia, dan Dirjen Perhubungan bukanlah untuk mencari siapa yang salah. Melainkan fokus mencari penyebab terjadinya kecelakaan pesawat.

“Nanti ujungnya adalah rekomendasi agar tidak terulang masalah yang serupa,” ujar dia.

Reporter: Dwi Aditya Putra

Sumber: Merdeka.com

Terancam Pemecatan, Lopetegui Ajukan Solusi pada Real Madrid

Lopetegui tak mau berdalih, dia mengaku sedih melihat laju buruk Madrid musim ini. Namun, dia yakin Madrid memiliki kekuatan untuk membalikkan kondisi itu dan kembali ke jalur kemenangan.

“Saya sedih, ini sulit, tetapi ini masih Oktober dan saya memiliki kekuatan untuk meyakini bahwa kami bisa membalikkan hal ini dan saya percaya pada tim kami,” tegas Lopetegui di laman resmi realmadrid.

“Sedikit demi sedikit, para pemain mulai menemukan performa terbaik mereka dan kami juga menghadapi banyak cedera. Saya tak ragu bisa terus memimpin tim ini.”

PMI Bandung Kirim Kantong Jenazah ke Lokasi Jatuhnya Pesawat Lion Air

Liputan6.com, Bandung – Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung mengirimkan sekurangnya 50 kantong jenazah ke lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 tujuan Jakarta-Pangkalpinang di Tanjung Karawang, Jawa Barat.

“Siang ini kita rapat koordinasi persiapan. Pukul 16.00 WIB, relawan PMI Kota Bandung akan merapat ke Karawang untuk membantu evakuasi pesawat Lion Air JT 610 dengan membawa 50 kantong jenazah,” kata juru bicara PMI Kota Bandung Priyo Handoko dalam pesan singkat yang diterima Liputan6.com, Senin (29/10/2018).

Ia mengatakan, pihaknya sudah mulai berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait jatuhnya pesawat Lion Air yang membawa ratusan penumpang, satu anak, dan dua bayi.

Hal itu dilakukan untuk membantu proses evakuasi khususnya korban peristiwa ini. Selain itu, PMI menyiapkan tim medis untuk membantu korban yang membutuhkan pertolongan pertama.

“Rencana dua mobil ambulans dengan jumlah relawan kurang lebih 12 personel,” jelas dia.

Pesawat Lion Air JT 610 dilaporkan hilang kontak 13 menit setelah take off dari Bandara Soekarno Hatta pada 06.20 WIB. Pesawat telah dipastikan terjatuh di Tanjung Karawang.

Adapun Lion Air mencatat ada 181 penumpang yang berada dalam pesawat nahas tersebut. Dua di antaranya bayi.

Simak video pilihan berikut ini:

Melalui aplikasi Flight Radar terlihat bagamana pergerakan pesawat Lion Air JT610 sebelum hilang di radar.

Punya Warna Baru, Honda BeAT Street Terlihat Kekinian

Liputan6.com, Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) terus memberikan pilihan baru untuk skuter matik (skutik) andalannya, BeAT Street eSP. Kini, dengan warna spesial matte black, salah satu skutik terlaris di Indonesia ini memiliki karakter street style yang semakin kuat dan tampil beda.

Desain stripe yang disematkan pada warna baru New Honda BeAT Street eSP tampil berbeda dari varian warna lainnya, dengan tetap mempertahankan konsep Urban Street Style.

Tampilan terbaru yang dipadukan dengan fitur naked handle bar, semakin memperkuat ciri khas gaya anak muda yang ingin bergaya macho. Varian warna baru Spesial Matte Black dari New Honda BeAT Street eSP ini akan menemani varian Street Black dan Street White yang telah terlebih dahulu hadir.

“Penambahan varian warna New Honda BeAT Street eSP ini merupakan salah satu upaya PT AHM untuk terus menghadirkan produk yang beriringan dengan perkembangan gaya khas anak muda perkotaan di Indonesia ,” ujar Thomas Wijaya.

Honda BeAT Street eSP mengaplikasikan mesin 110cc, dengan fitur eSP (Enchanced Smart power), sehingga mampu memaksimalkan pembakaran secara efisien dan meminimalisasi gesekan untuk mengurangi terbuangnya emisi bahan bakar dengan percuma. Model ini dibekali dengan teknologi terdepan, yakni sensasi menghidupkan mesin motor tanpa suara melalui teknologi ACG Starter.

Selain itu, skutik ini juga telah dibekali fitur ECO Indicator yang menampilkan tanda berkendara secara irit. Saat berkendara dengan irit, ECO Indicator berwana hijau ini akan menyala di panel meter dengan 3 pola untuk memberikan informasi berkendara yang irit termasuk saat lampu dalam kondisi off.