Kepala RS Polri: Identifikasi DNA Korban Lion JT 610 4-5 Hari

JakartaRS Polri Kramat Jati masih berupaya mengidentifikasi jenazah korban pesawat Lion Air JT 610. Identifikasi dengan mencocokkan DNA korban dan keluarga diperkirakan memakan waktu paling cepat empat hari.

“Kalau proses untuk barang kali menentukan teridentifikasi, kalau hanya teridentifikasi pemeriksaan DNA paling cepat, itu pun kalau data antemortemnya lengkap paling cepat 4-5 hari,” kata Kepala RS Polri dr Musyafak saat jumpa pers di kantornya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10/2018).

Namun, apabila ada tanda-tanda medis, salah satunya bekas luka, proses identifikasi akan lebih mudah. Menurut Musyafak, sulit-tidaknya proses identifikasi juga dipengaruhi kondisi jenazah.

“Apabila ada tanda-tanda medis, tato atau cedera, itu akan segera dirilis. Kesulitan proses identifikasi tergantung dari utuh dan tidak utuhnya korban,” ujarnya.

RS Polri sudah menerima 24 kantong jenazah korban Lion Air JT 610. Setidaknya 132 keluarga sudah memberikan data untuk dicocokkan dengan jenazah.
(zak/bag) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: Misteri Jatuhnya Lion Air JT 610, Kenapa Pilot Ingin Kembali ke Bandara?

Jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 rute Jakarta-Pangkalpinang menyisakan sejumlah misteri dan pertanyaan yang belum terjawab. Pertanyaan itu tentu saja terkait dengan penyebab jatuhnya pesawat yang hingga kini masih dalam penyelidikan.

Namun, pertanyaan tentang penyebab kecelakaan bisa mengerucut setelah sejumlah fakta terungkap. Fakta itu antara lain datang dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang memastikan tak ada masalah cuaca sebelum hingga saat pesawat itu meninggalkan landasan di Bandara Soekarno Hatta.

“Informasi kondisi cuaca saat pesawat itu take off pada ketinggian antara 10 ribu feet sampai 24 ribu feet itu arah angin dari barat laut dengan kecepatan 5 knot. Jadi ini relatif lemah, tidak ada masalah, dan dilaporkan tidak ada kondisi cuaca signifikan,” ujar Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Senin (29/10/2018).

Dia menyebut cuaca signifikan artinya cuaca yang membahayakan saat penerbangan. Dia memastikan cuaca saat kejadian jatuhnya Lion Air JT 610 layak terbang. Tidak ada juga awan kumulonimbus saat kejadian itu.

“Maksudnya cuaca signifikan itu kondisi cuaca yang membahayakan yang kami pantau baik sebelum pesawat take off, saat take off, bahkan diperkirakan sampai akhir pendaratan itu tidak ada cuaca signifikan dan yang terakhir kami juga mencatat tidak terjadi atau tidak ada indikasi adanya awan cb (kumulonimbus). Awan cb itu awan yang biasanya menimbulkan turbulensi,” sebut Dwikorita.

BMKG mendapat informasi, pada saat pesawat jatuh, ketinggian terbang masih di bawah 10 ribu kaki.

“Ya, jadi kami mendapat informasi lost contact itu ketinggian pesawat belum mencapai 10 ribu feet. Pada ketinggian itu kecepatan angin 5 knot,” sebut Dwikorita.

Selain cuaca yang bersahabat, pesawat nahas itu juga di bawah kendali Kapten Bhavye Suneja, seorang pilot yang berpengalaman. Rekam jejak yang bersangkutan bisa dilihat dari akun Linkedin miliknya.

Bhavye Suneja menuliskan dirinya berasal dari New Delhi, India dan sudah 7 tahun 8 bulan bekerja di Lion Air. Dia bekerja di maskapai ini sejak Maret 2011.

Sebelum di Lion Air, Bhavye Suneja menjadi trainee pilot Boeing 737 NG di Emirates selama 4 bulan. Dia sendiri merupakan lulusan Ahlcon Public School di New Delhi, India.

Kemudian melanjutkan pendidikan di sekolah pilot Bel Air International di San Carlos, California, Amerika Serikat, setelah bergabung pada 2007 hingga 2009.

Artinya, dia merupakan pilot yang punya jam terbang mumpuni dan tak memiliki rekam jejak yang pantas diragukan. Apalagi Lion Air juga menyebut Bhavye Suneja punya lebih dari 6.000 jam terbang, sedangkan kopilot Harvino mempunyai lebih dari 5.000 jam terbang

Pengalaman mumpuni Bhavye Suneja juga berbanding lurus dengan pesawat yang dibawanya. Pesawat Boeing 737 MAX 8 dengan nomor registrasi PK-LQP yang dipiloti Bhavye Suneja adalah pesawat baru yang beroperasi sejak Agustus 2018.

The Guardian bahkan menyebut, ini adalah kecelakaan pesawat pertama yang melibatkan Boeing 737 MAX. Seperti diketahui, Boeing 737 MAX adalah versi terbaru yang dinilai lebih canggih dan efisien bahan bakar.

Boeing 737 MAX 8 ini pertama kali diperkenalkan ke publik pada 2017 silam. Belum lama ini Lion Air Group baru saja menerima pesawat terbaru jenis Boeing 737 MAX 8 beregistrasi PK-LQP. Pesawat ini dikirim langsung dari Boeing Company yang berbasis di Seattle, Amerika Serikat.

Boeing 737 MAX 8 merupakan armada ke-10 yang dioperasikan oleh Lion Air dari total pesanan sebanyak 218 unit. Dari total 10 Boeing 737 MAX 8 yang dimiliki Lion Air Group ini telah melayani penerbangan ke Arab Saudi, Korea, China, dan seluruh rute domestik.

Sampai di sini, tak ada masalah dengan Lion Air JT 610. Cuaca mendukung, pilot handal dan pesawat yang baru keluar dari pabrik menutup celah akan terjadinya masalah teknis yang bisa membahayakan penerbangan.

Namun, ternyata sebelum hilang kontak, Bhavye Suneja sempat meminta untuk bisa kembali ke bandara. Namun setelahnya tak ada lagi informasi.

“Pesawat sempat meminta return to base sebelum akhirnya hilang dari radar,” kata Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Ditjen Perhubungan Udara, Sindu Rahayu dalam keterangan tertulis, Senin (29/10/2018).

Hingga kini belum diketahui alasan pilot ingin kembali ke bandara.

Misteri lainnya, situs FlightRadar24 memperlihatkan rute yang berbeda. Dari Bandara Soekarno-Hatta, pesawat melewati Jakarta dan mengarah ke utara. Padahal, lokasi tujuan adalah Bandara Depati Amir di Pangkalpinang yang berada di sisi barat Banten.

Pesawat melintasi utara Jakarta dan perairan Teluk Jakarta hingga ke arah timur laut di Jawa Barat. Titik terakhir pesawat Lion Air JT 610 ada di perairan sebelah utara Karawang.

Situs FlightRadar24 adalah situs asal Swedia yang memperlihatkan perjalanan pesawat komersial secara real time. Ini bukan merupakan informasi resmi dari pihak berwenang.

Dua pertanyaan terkait keinginan pilot untuk kembali ke bandara serta arah pesawat yang tak biasa mungkin bisa menjadi awal untuk mencari penyebab musibah ini.

Berkaca pada kasus kecelakaan pesawat yang pernah terjadi, akan butuh waktu bagi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk bisa menjawab banyak pertanyaan tentang apa yang sebenarnya terjadi di pagi nahas Lion Air JT 610.

Reporter: Dwi Aditya Putra dan Afra Augesti

Peran Mekanik Itu Sangat Penting. Ini Buktinya!

Liputan6.com, Jakarta Tahukah kamu peran penting mekanik sangat vital dalam dunia industri otomotif. Bagaimana tidak, saat motor kamu sedang rusak atau butuh perawatan peran mekaniklah yang bisa memberikan solusi semua itu.

Servis atau tune up pun dilakukan, bahkan mereka tak sungkan akan menginformasikan mengenai hal yang perlu dlakukan agar performa motor kamu kembali sempurna. Namun, tahukah kamu, peran penting lainnya mekanik ? berikut ulasannya dari berbagai sumber.

Punya keahlian mumpuni

Setiap mekanik dituntut mempunyai skill yang mumpuni. Pasalnya, dengan kemajuan teknologi, sepeda motor tak hanya itu-itu saja. Beragam jenis motor kini sudah beredar di pasaran. Mulai dari motor premium dengan tenaga mesin besar sampai berteknologi canggih.

Maka dari itu, mekanik perlu up date mengenai teknologi dan mengasah diri agar mempunyai skill yang tinggi. Alhasil, itu bakal menjadikannya mekanik handal dan terpercaya.

Belajar teori

Layaknya penjelasan di atas, mekanik juga dituntut untuk terus belajar mengenai kemajuan teknologi sepeda motor. Belajar teori mengenai motor tersebut bisa membuat mekanik lebih paham dan mengerti tentang motor itu.

Praktek

Usai belajar teori, tentu mekanik harus mempraktekannya dengan baik ke sepeda motor. Nah, hal ini menjadi penting karena pembelajaran dari teori harus mendapatkan hasil yang sama saat praktek dimulai.

Jangan sampai, saat praktek, teori yang dipelajari tidak sama atau malah menjadikan motor tidak benar performanya.

Komunikasi

Walaupun ketiga peran itu sudah dilewati ada satu hal yang lebih penting, ialah komunikasi dengan pelanggan. Kalau hal ini tidak ada atau tidak digunakan pelanggan tentu akan tidak nyaman.

Maka dari itu, komunikasi dengan pelanggan menjadi penting. Mekanik bisa memberikan masukan atau pendapat mengenai sepeda motor pelanggan. Hal itu akan membuat jalinan baik terhadap pelanggan.

Mekanik handal

Dari situlah bisa dilihat begitu penting peran mekanik dalam dunia otomotif. Bisa jadi, berkembangnya dunia otomotif dikarenakan peran penting dan mekanik.

Agar semakin mengasah keterampilannya, banyak produsen motor menyelenggarakan kompetisi agar mereka (mekanik) bisa mendapatkan wadah dan apresiasi dengan perang pentingnya.

Seperti yang diselenggarakan oleh World Technician Grand Prix (WTGP) 2018. Kompetisi itu merupakan bertaraf internasional di mana para teknisi dari seluruh dunia saling bersaing untuk beradu keterampilan. Namun kompetisi ini dikhususkan untuk para mekanik Yamaha di seluruh dunia.

Perlu diketahui, tahap kualifikasi WTGP yang diadakan dalam skala global adalah bukti atas keberhasilan pelatihan Yamaha Technical Academy (YTA) tersebut. Para teknisi terbaik yang telah berhasil melewati tahap kualifikasi kemudian bersaing satu sama lain di WTGP 2018.

Selain memiliki keterampilan “perawatan dan troubleshooting yang baik”, teknisi Yamaha juga belajar tentang bagaimana memberikan “penjelasan yang mudah dimengerti” dan “pelayanan yang mengesankan bagi pelanggan”. Sekitar 34.000 teknisi dari seluruh dunia telah mendapatkan predikat sebagai teknisi Yamaha Technical Academy (YTA) yang tersertifikasi.

Teknisi Yamaha Indonesia, Ardhi Sulistyo, menorehkan prestasi dunia yang membanggakan. Mengikuti kompetisi World Technician Grand Prix (WTGP) 2018, Ardhi sukses meraih juara 2 untuk kategori Commuter Class (17/10).

Dalam kompetisi yang diadakan di Yamaha Motor Company, Iwata, Jepang ini, Ardhi berkompetisi ketat dengan 21 peserta dari berbagai negara.

Berkat latihan komprehensif yang telah dilakukan selama di Jakarta, pemuda asli Jember ini mampu menyelesaikan materi customer satisfaction dan troubleshooting dengan baik.

“Alhamdulillah saya bisa meraih juara 2 di WTGP 2018 ini. Saya sangat bersyukur, perjuangan yang saya dan seluruh keluarga besar Yamaha Indonesia lakukan membuahkan hasil positif. Penghargaan ini saya persembahkan untuk Indonesia,” ucap Ardhi bahagia.

Mengenai hal itu, Ardhi melanjutkan bahwa pencapaian positif ini adalah hasil kerja keras dari persiapan yang sejak lama dilakukan Yamaha Indonesia. Mengusung target tinggi sebagai juara dunia, Yamaha Indonesia melakukan proses seleksi ketat untuk menetukan wakil di WTGP 2018. Mulai dari pelaksanaan kompetisi regional sampai Indonesia Technician Grand Prix (ITGP) 2018, Yamaha Indonesia menggunakan standar dunia dalam proses seleksi.

Vice President & COO PT. Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Dyonisius Beti menjelaskan, Ardhi adalah bukti bahwa Yamaha Indonesia mampu mencetak teknisi berkelas dunia.

“Semangat juara dunia yang dia raih juga merefleksikan semangat Yamaha Indonesia dalam memberikan pelayanan berkualitas dunia. Semua ini semata-mata kami upayakan untuk meraih kepuasan pelanggan,” imbuh Dyonisius Beti.

Ia melanjutkan, terima kasih kepada masyarakat Indonesia untuk dukungannya hingga Ardhi Sulistyo meraih juara 2 dunia di WTGP 2018. Yamaha Indonesia berkomitmen untuk terus memberikan layanan purna jual terbaik agar tercapai kepuasan pelanggan bagi setiap konsumen Yamaha.

Penasaran bagaimana keseruan mekanik Indonesia bisa menang?

Untuk informasi lebih lanjut klik tautan ini

(*)

Taruma City, Superblok Modern Pertama di Jantung Kota Karawang

Jakarta

Pada 2012 lalu, pengembang terdepan dan terpercaya Agung Podomoro Land sukses menjual shopping arcade di Grand Taruma. Saat ini konsumen sudah menikmati keuntungan yang berlipat ganda.

Setelah sukses dengan Grand Taruma, Agung Podomoro Land tetap berkomitmen memberikan inovasi yang terbaik kepada calon costumer dengan meluncurkan proyek terbarunya, Taruma City. Superblok ini didaulat menjadi superblok pertama dan satu-satunya di Kota Karawang.

Hal ini dibuktikan dengan melakukan tahapan awal pembangunan yaitu groundbreaking yang dilakukan pada Kamis (18/10/2018). Groundbreaking ini menandakan dimulainya pembangunan The New Superblock Taruma City.

Mau Nikmati Investasi dengan Keuntungan 2 Kali Lipat di Karawang?Groundbreaking Taruma City (Foto: dok. Agung Podomoro Land)

Keunggulan konsep dan lokasi yang strategis menjadikan Taruma City pilihan ideal untuk berinvestasi dan mengembangkan bisnis. Dibangun tepat di jantung Kota Karawang dan berada di tengah-tengah kawasan yang sudah padat menjadikan Taruma City merupakan last piece di pusat Kota Karawang.

Di atas lahan seluas 5,6 hektare ini, Taruma City akan menjadi Central Business District di Kota Karawang yang terdiri dari business park, shopping arcade, Taruma Park, food & beverage area, private residential dan apartemen, dilengkapi fasilitas keamanan 24 jam yang beroperasi dengan access card.

Mau Nikmati Investasi dengan Keuntungan 2 Kali Lipat di Karawang?Taruma City terletak di jantung Kota Karawang (Foto: dok. Agung Podomoro Land)

Kawasan bisnis terpadu dan terlengkap ini menghadirkan suasana modern yang didukung oleh Taruma Park yang didesain oleh Palmscape. Menariknya, Taruma City menawarkan harga perdana untuk mulai berinvestasi di shopping arcade. Ke depannya, harga akan terus bergerak naik sehingga Anda bisa menikmati keuntungan investasi yang optimal.

Untuk informasi lengkap, Anda bisa mengunjungi Marketing Gallery Taruma City di Jl. Tarumanagara Kav. 8, Arteri Tol Karawang Barat dan Site Taruma City di Jl. Kertabumi No. 1 Karawang Barat. Anda juga bisa menghubungi layanan telepon (0267) 845 0988 dan WhatsApp melalui nomor 0821 3888 8158. Anda juga bisa mengunjungi situs resmi Taruma City dengan klik di sini.

(adv/adv)

Mau Nikmati Investasi dengan Keuntungan 2 Kali Lipat di Karawang?

Jakarta

Pada 2012 lalu, pengembang terdepan dan terpercaya Agung Podomoro Land sukses menjual shopping arcade di Grand Taruma. Saat ini konsumen sudah menikmati keuntungan yang berlipat ganda.

Setelah sukses dengan Grand Taruma, Agung Podomoro Land tetap berkomitmen memberikan inovasi yang terbaik kepada calon costumer dengan meluncurkan proyek terbarunya, Taruma City. Superblok ini didaulat menjadi superblok pertama dan satu-satunya di Kota Karawang.

Hal ini dibuktikan dengan melakukan tahapan awal pembangunan yaitu groundbreaking yang dilakukan pada Kamis (18/10/2018). Groundbreaking ini menandakan dimulainya pembangunan The New Superblock Taruma City.

Mau Nikmati Investasi dengan Keuntungan 2 Kali Lipat di Karawang?Groundbreaking Taruma City (Foto: dok. Agung Podomoro Land)

Keunggulan konsep dan lokasi yang strategis menjadikan Taruma City pilihan ideal untuk berinvestasi dan mengembangkan bisnis. Dibangun tepat di jantung Kota Karawang dan berada di tengah-tengah kawasan yang sudah padat menjadikan Taruma City merupakan last piece di pusat Kota Karawang.

Di atas lahan seluas 5,6 hektare ini, Taruma City akan menjadi Central Business District di Kota Karawang yang terdiri dari business park, shopping arcade, Taruma Park, food & beverage area, private residential dan apartemen, dilengkapi fasilitas keamanan 24 jam yang beroperasi dengan access card.

Mau Nikmati Investasi dengan Keuntungan 2 Kali Lipat di Karawang?Taruma City terletak di jantung Kota Karawang (Foto: dok. Agung Podomoro Land)

Kawasan bisnis terpadu dan terlengkap ini menghadirkan suasana modern yang didukung oleh Taruma Park yang didesain oleh Palmscape. Menariknya, Taruma City menawarkan harga perdana untuk mulai berinvestasi di shopping arcade. Ke depannya, harga akan terus bergerak naik sehingga Anda bisa menikmati keuntungan investasi yang optimal.

Untuk informasi lengkap, Anda bisa mengunjungi Marketing Gallery Taruma City di Jl. Tarumanagara Kav. 8, Arteri Tol Karawang Barat dan Site Taruma City di Jl. Kertabumi No. 1 Karawang Barat. Anda juga bisa menghubungi layanan telepon (0267) 845 0988 dan WhatsApp melalui nomor 0821 3888 8158. Anda juga bisa mengunjungi situs resmi Taruma City dengan klik di sini.

(adv/adv)

Kata Ahli Soal Jatuhnya Pesawat Baru Lion Air JT 610

Jakarta

Lion Air penerbangan JT 610 jatuh di seputar perairan di dekat Karawang, Jawa Barat dengan 189 orang termasuk penumpang dan awak, tak lama setelah lepas landas dari Jakarta.

Banyak perhatian dipusatkan pada kondisi pesawat Boeing 737 MAX 8 itu, pesawat yang baru berusia sekitar dua bulan. Inilah kecelakaan besar pertama pesawat jenis ini.

Rinciannya sampai sejauh ini masihminim dan penyebabnya tidak akan dapat dipastikan sampai ditemukan kotak hitam dan penyelidikan menyeluruh.

Pesawat sering kali jatuh karena berbagai hal – baik teknis maupun akibat kesalahan individu – tetapi apakah kondisi pesawat yang masih sangat baru bisa menjadi penyebab?

Boeing 737 MAX 8 baru mulai beroperasi untuk penggunaan komersial sejak tahun 2017.

Maskapai penerbangan Lion Air menyatakan pada bulan Juli bahwa mereka “sangat bangga” menjadi pihak pertama di Indonesia yang menggunakan pesawat itu, dan telah memesan sampai 218 unit.

Pesawat yang mengalami kecelakaan pada hari Senin (29/10) baru mulai beroperasi pada tanggal 15 Agustus 2018.

lion air, boeingBBC

Pesawat baru ini mencatat 800 jam penerbangan, menurut kepala Kepala Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), Soerjanto Tjahjono.

Pilot dilaporkan menghubungi pengawas lalu lintas udara di Jakarta lewat radio meminta izin untuk kembali, tidak lama setelah lepas landas.

Direktur Lion Air, Edward Sirait mengatakan penerbangan mengalami “masalah teknis” yang tidak dirinci pada penerbangan sebelumnya, tetapi hal itu “telah diatasi sesuai dengan prosedur”, lapor kantor berita Reuters.

Edward Sirait mengatakan Lion Air saat ini pihaknya mengoperasikan 11 pesawat model yang sama. Dia mengatakan tidak ada rencana untuk menghentikan penggunaan pesawat-pesawat itu.

‘Sobekan’ segera diatasi

Pengamat penerbangan Gerry Soejatman mengatakan kepada BBC bahwa “pesawat sangat tua biasanya berisiko paling tinggi (mengalami kecelakaan), tetapi pesawat yang masih sangat baru juga membawa risiko tinggi”.

“Jika sangat baru kadang-kadang terdapat sobekan (snags) yang baru terlihat setelah (digunakan secara rutin). Hal ini biasanya teratasi (dalam) tiga bulan pertama.”

lion air, boeingBBC

Pesawat ini akan mencapai masa tiga bulan operasi dalam beberapa minggu lagi.

Meskipun demikian, pengamat penerbangan lainnya, Jon Ostrower mengatakan pesawat baru pada umumnya “tidak dilakukan perawatan karena semuanya masih sangat baru, bukan sebaliknya”.

Ostrower, editor media penerbangan The Air Current mengatakan “selalu ada masalah saat tumbuhnya gigi baru (teething) … itu umum, tetapi jauh dari sesuatu yang dapat mengancam keamanan sebuah pesawat”.

Kedua pengamat mengatakan masih terlalu dini untuk menyimpulkan secara pasti tentang masalah yang dialami Penerbangan JT 610.

“Kemungkinan besar masalah teknis sebagai penyebabnya tetapi sekarang masih terlalu dini. Kita baru dapat benar-benar (menentukan penyebabnya) ketika mendapatkan lebih banyak informasi,” kata Soejatman.

Ostrower juga berpendapat senada.

“Saya tidak tahu apa yang menyebabkan sebuah pesawat mengalami kecelakaan. Terdapat begitu banyak unsur yang dapat menyebabkan kecelakaan seperti ini,” katanya kepada BBC.

Menurut Boeing, seri 737 MAX adalah pesawat yang paling cepat terjual dalam sejarahnya dan telah menerima hampir 4.700 pesanan.

MAX 8 telah dipesan berbagai maskapai, termasuk American Airlines, United Airlines, Norwegian dan FlyDubai.


(bag/bag)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Musibah Lion Air, Pramugari Alfi Banyak Diam saat Telepon Keluarga Sebelum Terbang

Liputan6.com, Jakarta – Telepon Senin (29/10/2018) dini hari tadi, ternyata menjadi percakapan terakhir Alfiani Hidayatu Solikha salah satu pramugari pesawat nahas Lion Air JT610 rute Jakarta-Pangkal Pinang, dengan keluarganya. Ya, sebelum terbang pagi tadi, Alfiani sempat menelepon keluarganya untuk berpamitan.

Tidak seperti biasanya. Di teleponnya kali itu, Alfiani lebih banyak diam.

“Pagi sekitar jam 3 telepon. Katanya mau terbang ke Pangkalpinang. Selebihnya banyak diam,” ujar salah satu kerabat korban di rumah duka di Dukuh Gantrung, Desa Mojorejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jatim.

Keluarga tak menyangka, perbincangan tengah malam itu adalah yang terakhir kali sebelum pesawat yang ditumpangi Alfiani terjatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. Tidak ada firasat apapun saat mendengar suara dara manis itu di ujung telepon.

Barulah pada Senin siang, keluarga mendapat telepon dari kantor Lion Air yang mengabarkan Alfiani menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat yang jatuh.

Kaget dan tidak percaya. Itu yang dirasakan keluarga Alfiani saat itu. Namun, pihak keluarga berharap Alfiani masih bisa selamat.

Saat ini, suasana di rumah korban ramai didatangi tetangga dan sanak saudara. Mereka menanti kabar kepastian kondisi Alfiani. Orangtua korban juga masih kaget dan enggan menemui para wartawan.

Alfiani merupakan anak tunggal dari pasangan Sukartini dan Slamet. Setelah lulus dari sekolah tingkat SMA, korban melanjutkan sekolah pramugari selama setahun di Yogyakarta.

Berdasarkan informasi dari keluarga yang dilansir Antara, korban baru lulus dan langsung diterima bekerja sebagai pramugari di Lion Air sejak dua bulan terakhir.

Tanya Kondisi Suami, Dewi Histeris di Posko Korban Lion JT 610

Jakarta – Warga Sibolga, Sumatera Utara, Dewi Lumbantoruan tiba di posko korban pesawat Lion Air JT 610 di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur. Dewi menangis histeris di hadapan petugas informasi sambil bertanya kondisi suaminya, Rudy Roni Lumbantoruan.

“Harusnya suami saya sampai ke Pangkalpinang pagi tadi pukul 07.00. Ini gara-gara delay 3 jam,” kata Dewi kepada petugas sambil menangis, Senin (29/10/2019).

Menurut Dewi, suaminya berangkat dari Bandara Sibolga pada Minggu (28/10) pukul 15.00 WIB. Namun, pesawat yang ditumpangi Rudy harus transit ke Medan, dan Jakarta sebelum ke Pangkalpinang.

Nafas Dewi sesenggukan sambil terus bertanya kondisi suaminya. Keluarga lain yang ada di posko juga ikut menemani dan menenangkan Dewi. Dewi yang terlihat lemas langsung bersandar pada bahu orang yang di sampingnya.

“Tantang-tenang,” ucap keluarga yang lain.

Adik Rudy, Edi Lumbantoruan, yang datang bersama Dewi berharap kakaknya bisa selamat. Meskipun, dia tahu hal itu adalah mukjizat.

“Meski patah kaki, saya harap masih hidup. Kita tidak kuat kalau sampai mati,” ucap Edi kepada wartawan di lokasi.

Petugas langsung mencatat identitas Dewi dan adiknya. Mereka akan ditempatkan di salah satu hotel di kawasan Cawang, Jakarta Timur.

Hingga saat ini, proses pencarian korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan laut Karawang, Jawa Barat masih dilakukan. Pencarian bakal digelar selama 24 jam.
(aik/zak)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Aksi Komplotan Polisi Gadungan Perdaya Korban dengan Umpan Perempuan Cantik

Liputan6.com, Medan – Komplotan polisi gadungan beraksi. Mereka merampok korbannya seorang sopir taksi daring atau online GoCar bernama Mikhael Sihotang (34) di hotel melati Jalan Jamin Ginting, Padang Bulan, Medan, Sumatera Utara pada Jumat, 26 Oktober 2018.

Menurut Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Putu Yudha Prawira, tiga orang pelaku utama perampokan sopir taksi itu sudah ditangkap petugas kepolisian.

Ketiga pelaku itu, kata Yudha, berinisial BH (33) warga Kompleks Lizia Garden Medan dan AS (27) warga Jalan Jemadi Medan.

“Sedangkan, seorang lagi penadah berinisial NY (32) merupakan warga Medan,” ujar Yudha, dilansir Antara, Senin (29/10/2018).

Ia mengatakan, dua orang lagi pelaku perampokan berinisial FE dan AS masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO) dan terus dilakukan pencarian. Dalam aksi perampokan itu, kata Yudha, polisi gadungan berjumlah empat orang.

“Sebelum digerebek, korban Mikhael terlebih dahulu dijebak oleh seorang wanita bernama Auryn Kenekeysa (23) warga Perumnas Simalingkar, dan mengajak korban kencan di hotel. Akibat rayuan wanita cantik itu, akhirnya korban terpengaruh dan membawanya ke hotel,” papar Yudha.

Yudha menyebutkan, tidak berapa lama kemudian, kamar hotel tempat kencan korban digerebek oleh polisi gadungan tersebut. Selanjutnya, kata dia, korban dituduh membawa narkoba.

“Bahkan, polisi gadungan itu, juga mengacungkan senjata api terhadap korban yang dalam keadaan ketakutan. Polisi ilegal itu mengambil satu unit mobil Datsun yang selama ini digunakan korban,” tutur dia.

Yang mengejutkan, kata Yudha, komplotan polisi gadungan ini sudah beraksi puluhan kali. “Hasil pemeriksaan sementara terhadap pelaku, bahwa mereka sudah 50 kali melakukan aksi perampokan di Medan,” tegas Yudha.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Seorang polisi gadungan ditangkap dan hampir dipukuli massa di daerah Palmerah, Jakarta Barat.

Gareth Bale Kena Kritik Mantan Direktur Real Madrid

Madrid – Legenda dan mantan direktur Real Madrid, Jorge Valdano, mengatakan Gareth Bale tak mampu menginspirasi permainan Los Blancos. Menurut Valdano, Bale bukanlah pemain kelas dunia. 

Komentar Valdano terlontar setelah Real Madrid takluk dari Barcelona dengan skor 1-5. Valdano menilai kalau Bale dan para pemain Real Madrid lainnya tidak menunjukkan kedewasaan untuk menghormati strategi pelatih.

“Kita terus mengukur Bale berdasarkan harga belinya. Harga tersebut telah menghasilkan fantasi kalau Bale adalah megabintang,” ujar Valdano.

“Pada lima tahun terakhir, Bale tak bisa menjustifikasi harga yang dikeluarkan Real Madrid untuk memboyongnya. Walaupun ia mencetak gol indah pada setiap musimnya, namun catatan tersebut masih tidak cukup.”

“Tidak hanya Bale, pemain lain juga tidak menunjukkan kedewasaan untuk menghormati pelatih. Setelah Bale ditarik keluar, Jordi Alba bisa bergerak bebas. Mereka tak mendengar instruksi dari pelatih.”

“Mereka menunjukkan sifat alamiah yang ingin membuktikan kalau mereka memiliki otoritas yang lebih dari pelatih,” ungkap Valdano.

Valdano juga menyatakan kandidat yang pas untuk menangani Real Madrid jika klub tersebut memecat Julen Lopetegui. Menurutnya, Roberto Martinez lebih pantas menangani Los Blancos dibanding Antonio Conte.

Sumber: Marca

Gareth Bale Mustahil ke Manchester United