Ramai Isu soal Gempa M 4,8 di Kaltim, Benarkah?

Jakarta – Informasi soal adanya gempa di Kalimantan Timur sedang ramai dibahas. Kabarnya, Kaltim diguncang gempa magnitudo 4,8 pada Kamis (22/8) kemarin. Benarkah informasi itu?

Informasi soal adanya gempa di Kalimantan Timur itu merujuk dari kabar yang dirilis Pusat Seismologi Eropa-Mediterania (EMSC). Disebutkan, gempa M 4,8 terjadi pukul 13.15 WIB pada Kamis (22/8) kemarin.

Pusat gempa disebutkan berada di 511 km arah barat laut Makassar, 198 km barat daya Samarinda, dan 107 timur laut Barabai. Pusat gempa berada di koordinat 1,94 Lintang Selatan dan 116,1 Bujur Timur. Informasi ini belum dapat dipastikan akurasinya.
Saat detikcom mencoba menelusuri ke situs EMSC-CSEM pada Jumat (23/8/2019) pukul 11.13 WIB, tercantum informasi perihal gempa di kawasan Kalimantan Timur. Di situ disebut gempa M 4,8 terjadi pada 22 Agustus 2019 kemarin pada pukul 05.51 UTC. Waktu UTC punya selisih 7 jam setelah WIB.

Ramai Isu soal Gempa M 4,8 di Kaltim, Benarkah?Foto: Gempa di Kalimantan Timur diinformasikan oleh situs EMSC. (Dok situs EMSC-CSEM)

Jadi, benarkah gempa ini terjadi?

BMKG kemudian mencuit lewat akun Twitter resminya, @infoBMKG, Kamis (22/8) kemarin, karena ada akun yang bertanya kenapa BMKG tidak menginformasikan gempa di Kaltim kemarin. Akun lain menghubungkan bahwa Kaltim adalah calon ibu kota baru yang sempat disebut aman dari gempa.

BMKG menjelaskan gempa tersebut tidak dikabarkan oleh BMKG karena tidak dirasakan oleh masyarakat. EMSC Bisa mengabarkan gempa tersebut karena juga mendapat data otomatis dari BMKG, namun data otomatis itu masih perlu dipastikan sehingga tidak bisa langsung dirilis.

Ternyata setelah dipastikan, gempa itu bukan terjadi di Kaltim melainkan di Selat Makassar. Kekuatan gempanya pun bukan M 4,8 melainkan M 3,7. Berikut keterangan BMKG selengkapnya:

Mimin jawab.
1. Gempa tersebut berkekuatan dibawah magnitude 5.0, yg artinya tidak kami kirimkan infonya jika tidak dirasakan oleh masyarakat.
2. Info awal gempa ada yg diperoleh melalui sistem otomatis, namun datanya perlu pemutakhiran, menunggu sinyal gempa terkumpul semua.
3. Biasanya akan dilakukan pemutakhiran parameter gempa oleh para ahli, setelah data sinyal gempa lengkap terkumpul.
4. Berikut info gempa yang telah dimutakhirkan (satuan waktu dalam UTC).

Ramai Isu soal Gempa M 4,8 di Kaltim, Benarkah?Foto: Ternyata bukan gempa di Kaltim, tapi di Selat Makassar. (Dok akun Twitter BMKG)

EMSC mengambil data dari hasil automatic BMKG, padahal hasil analisa lanjut epic tersebut ada di Sulawesi dengan M=3.3, namun EMSC tidak mengupdate lagi sehingga yg masih muncul masih epic di Kalimantan.

(dnu/fjp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Usai Berkicau soal Aura Kasih, Akun Twitter Yan Widjaya Mendadak Hilang

Liputan6.com, Jakarta – Nama Yan Widjaya mendadak populer di jagat maya. Kata kunci Yan Widjaya juga mendominasi di mesin pencarian Google.

Gara-garanya unggahan kicauan Yan Widjaya beberapa waktu lalu yang membahas Aura Kasih, dinilai melecehkan. Karena twit tersebut, Aura Kasih sampai-sampai kesal dan mengamuk di Instagram pribadinya.

Namun saat ini akun Twitter milik Yan Widjaya tiba-tiba menghilang. Saat dikonfirmasi kepada yang bersangkutan, diketahui bahwa akun Twitter-nya memang sengaja dinonaktifkan.

“Iya memang saya nonaktifkan dulu. Sengaja saya nonaktifkan, baru saja,” kata Yan Widjaya kepada Showbiz Liputan6.com saat dihubungi pada Jumat (23/8/2019).

2 dari 2 halaman

Terganggu

Alasannya, tak lain karena dirinya merasa terganggu dengan aktivitas di Twitter yang begitu ramai. Oleh karena itu ia memilih untuk menonaktifkan akun Twitter-nya hingga waktu yang belum ditentukan.

“Terlalu banyak orang (berkomentar), saya punya followers banyak. Dari sekian banyak, yang saya kenal hanya 10 persen. Dan mereka ngomong macam-macam, jadi sangat mengganggu pekerjaan saya,” lanjutnya.

Polda Jabar Periksa Polwan yang Diduga Beri Miras pada Mahasiswa Papua

Bandung – Seorang polisi di Bandung diduga memberikan minuman keras (miras) kepada mahasiswa Papua di Bandung. Oknum polisi tersebut kini tengah diperiksa di Polda Jabar.

Informasi yang dihimpun, pemberian miras sebanyak dua dus tersebut dilakukan oknum polisi tersebut ke asrama Papua di Bandung pada Kamis (22/8) . Miras itupun langsung dikembalikan mahasiswa ke oknum polisi tersebut.

“Terkait peristiwa itu, kami sudah mengambil langkah. Kita Polda Jabar sudah melakukan proses pemeriksaan terhadap yang bersangkutan. Saat ini, yang bersangkutan sudah menjadi terperiksa dalam kaitan untuk internal,” ucap Kabid Humas Polda Jabar Kombes Trunoyudo Wisnu Andiko di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Jumat (23/8/2019).


Truno mengatakan oknum polisi berinisial Kompol C ini saat ini masih menjalani pemeriksaan di Bidang Propam Polda Jabar. Pemeriksaan sudah dilakukan sejak semalam.

“Propam Polda Jabar sejak tadi malam mengambil langkah. Kita hargai, kita lihat sejauh mana prosesnya. Karena saat ini kita harus melihat dari fakta-fakta yang perlu didalami dalam proses bidang Propam,” tuturnya.

Sementara itu Kapolrestabes Bandung Kombes Irman Sugema membenarkan oknum polisi tersebut merupakan anggotanya yang bertugas di Polsek Sukajadi. Irman menyatakan anak buahnya itu tengah menjalani pemeriksaan di Polda Jabar.

“Sekarang yang bersangkutan sebagai terperiksa terkait dugaan pemberian minuman keras ke asrama Papua,” kata Irman.

Irman menegaskan pihaknya akan menindak bila oknum polisi tersebut terbukti memberikan miras kepada mahasiswa Papua.

“Kami akan menindaklanjuti. Apabila hasil pemeriksaan terbukti, maka kami akan berikan sanksi yang tegas kepada yang bersangkutan,” ucap Irman.

Soal pemberian minuman keras pada mahasiswa Papua ini ramai di twitter. Akun @anzharcore memposting video saat penyerahahan kembali dua dus miras yang diduga diberikan seorang Polwan di aksi Kamisan depan Gedung Sate.

Video berdurasi 2 menit 19 detik itu memperlihatkan seorang polwan berseragam lengkap memegang toah tengah menjelaskan bahwa minuman itu bukan minuman keras namun minuman segar.

Namun hal itu disanggah para massa yang berkeliling di sekitarnya. Menurut massa, minuman itu mengandung alkohol 19 persen.
(dir/ern)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ibu Kota Jadi Pindah ke Kaltim? Menteri ATR: Koreksi, Itu Alternatif

Jakarta – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan rencana pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur masih menjadi alternatif. Pasalnya, Bappenas masih melakukan kajian terhadap lokasi calon ibu kota.

“(Kaltim) itu alternatifnya, antara lain. Itu saya koreksi. Salah satu alternatif. Tunggu saja, ada beberapa studi yang dikerjakan Bappenas nanti presiden akan umumkan,” jelasnya di kantor pusat BPK, Jakarta, Jumat (23/8/2019).

Bappenas, lanjutnya, sedang melakukan kajian terhadap lokasi calon ibu kota baru. Namun Sofyan tidak mengetahui pasti apa saja kajian yang dilakukan.

“Itu kajian yang sedang dikerjakan Bappenas, saya nggak tahu, itu masalah teknis,” katanya.
Sofyan mengungkapkan, setelah kajian tersebut selesai dikerjakan, maka Jokowi akan langsung memberi pengumuman lebih lanjut terkait pindah ibu kota.

“Masih ada dua studi lagi yang dikerjakan Bappenas. Saya nggak tahu studi apa. Tapi setelah studi itu lengkap baru presiden umumkan,” katanya.

“Tapi sampai sekarang belum diputuskan alternatifnya. Masih Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan. Tapi yang sudah dilihat secara serius adalah Kalteng dan Kaltim,” tutup Sofyan.

Pernyataan ini sendiri berbeda dengan yang disampaikan Sofyan pada Kamis (22/8) kemarin. Sofyan yang saat itu ditemui usai rapat di kantor Menko Perekonomian membenarkan bahwa lokasi ibu kota baru berada di Kalimantan Timur.

“Iya, Kaltim benar, tapi belum tahu lokasi spesifiknya di mana yang belum,” kata Sofyan.

Simak Video “Mau Pindahkan Ibu Kota, Jokowi Contek Negara Lain
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/ara)

10 Orang Jadi Tersangka Demo Rusuh di Timika

Jakarta – Polisi menetapkan 10 orang tersangka dalam demo berujung rusuh di Kota Timika, Kabupaten Mimika, Papua. Mereka dijerat dengan pidana perusakan dan membawa senjata tajam.

“Jumlah tersangka yang diamankan awal 34 orang. Setelah dilakukan pemeriksaan yang dapat diproses hukum 10 orang,” kata Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto saat dimintai konfirmasi, Jumat (23/8/2019).

Para tersangka dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang kekerasan terhadap orang atau barang dan Pasal 1 UU Darurat Nomor 12/1951 terkait senjata tajam.


Saat rusuh di Timika, 1 ruko dibakar, pos kantor DPRD dirusak. Massa juga merusak 2 mobil patroli, 1 bus, dan 1 truk.

Kericuhan bermula saat unjuk rasa warga menyuarakan anti-rasisme di gedung DPRD Mimika, Rabu (21/8). Tiba-tiba ada kelompok orang yang menyerang polisi dengan melempar batu.

Massa yang didorong mundur lantas memblokade jalan-jalan di sekitar DPRD Mimika dengan membakar kayu dan meletakkan batu. Ada mobil polisi dan pemadam kebakaran yang dirusak.

Saat bergerak mundur, massa juga melempari Hotel Mozza, yang jaraknya 500 meter dari DPRD Mimika dengan batu. Kaca hotel dan mobil di area parkir pecah. Pos penjagaan hotel juga dirusak.
(fdn/fdn)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

6 Info Lowongan Pekerjaan Ini Malah Bikin Gagal Paham

Liputan6.com, Jakarta Di zaman sekarang ini mencari pekerjaan bukanlah sesuatu yang mudah dilakukan. Selain karena minim pengalaman kerja, persaingan yang ketat dengan pelamar lainnya dan juga jumlah lapangan kerja menjadi hal yang dikhawatirkan para lulusan baru.

Untuk mengetahui informasi-informasi mengenai lowongan pekerjaan, semua orang bisa mencari sendiri melalui berbagai sumber. Apalagi saat ini info lowongan pekerjaan sangat mudah didapati. Tak bisa dipungkiri di era yang kian canggih ini media sosial ini masyarakat bisa mengakses lowongan pekerjaan.

Dengan adanya media sosial seseorang dengan mudah mengakses informasi lowongan pekerjaan. Namun, banyak juga informasi lowongan pekerjaan yang tidak masuk akal dan bikin orang bingung. Entah disengaja atau tidak sengaja, banyak info lowongan pekerjaan di media sosial yang bikin orang gagal paham.

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber, 6 info lowongan pekerjaan yang malah bikin gagal paham, Jumat (23/8/2019).

2 dari 7 halaman

1. Ini jadi karyawan bakso atau tukang cukur?

3 dari 7 halaman

2. Anak Krakatau memang bisa diasuh ya?

4 dari 7 halaman

3. Yang berminat silakan daftar

5 dari 7 halaman

4. Penjahat super itu gimana ya?

6 dari 7 halaman

5. lumayan nih, jadi istri simpanan bos!

7 dari 7 halaman

6. Penjahit bukan penjahat.

Setneg Sebut Anggaran Mobil Dinas Menteri Rp 147 M Sudah Disetujui DPR

JakartaKementerian Sekretariat Negara menjelaskan pengadaan kendaraan dinas baru bagi menteri karena usia kendaraan sudah 10 tahun. Sementara, untuk pengadaan mobil dinas baru terakhir dilakukan pada tahun 2005 dan 2009.

“Kendaraan dinas yang VVIP Kepresidenan dan para menteri, pejabat setingkat menteri, pimpinan lembaga negara, mantan presiden, dan mantan wakil presiden, mayoritas telah berusia lebih dari 10 tahun. Sebagian besar saat ini kondisinya sering mengalami kerusakan dan tidak efisien, serta tidak layak untuk dipergunakan bagi pejabat negara,” ujar Asisten Deputi Humas Kemensetneg, Eddy Cahyono Sugiarto, sebagaimana dikutip dari situs Setkab, Jumat (23/8/2019).

Mobil dinas yang dipakai sekarang membutuhkan biaya perawatan yang tinggi sehingga perlu diremajakan. Sesuai dengan anggaran yang tersedia, pada 2019 ini Kemensetneg mengadakan kendaraan VVIP Kepresidenan sebanyak 2 unit melalui Sistem Penunjukan Langsung.
Sedangkan 101 unit kendaraan bagi para anggota kabinet 2019-2024 dan pejabat setingkat menteri, serta pimpinan lembaga negara, dilakukan melalui Sistem Tender Umum dengan menggunakan sistem Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) atau online.

“Dalam prosesnya telah dikonsultasikan kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP) dan juga merujuk pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 76/PMK.06/2015 tentang Standar Barang dan Standar Kebutuhan Barang Milik Negara Berupa Alat Angkutan Darat Bermotor Dinas Operasional Jabatan di Dalam Negeri,” kata Eddy.

Lelang tender ini dimenangi PT Astra International Tbk-Tso dengan harga Rp 147.229.317.000, lalu diperoleh Toyota Crown 2.5 HV G-Executive sebagai pengganti Toyota Crown Royal Saloon. Masih merujuk laman LPSE, saat ini semua tahapan lelang tender sudah terlewati oleh PT Astra, dari Pembuktian Kualifikasi hingga Penandatanganan Kontrak.

Anggaran untuk pengadaan kendaraan tersebut, menurut Eddy, tercantum dalam DIPA 2019 Kemensetneg yang sudah melalui pembahasan dan persetujuan DPR RI, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2018 Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2019.
(dkp/gbr)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

6 Potret Mesra Aiu Ratna Eks Garasi dan Josaphat Gitaris Killing Me Inside

Liputan6.com, Jakarta Siapa yang tak mengenal grup band Garasi di era 2000-an. Grup band yang debutnya dibarengi dengan sebuah film dengan judul Garasi pada tahun 2006 ini memiliki pentolan Fedi Nuril yang mengisi keyboard dan gitaris pada waktu itu. Pada masa awal grup band Garasi ini dahulunya sang vokalis diisi oleh Ayu Ratna atau lebih dikenal dengan Aiu Ratna.

Namun pada tahun 2009, Aiu memutuskan keluar dari grup band yang telah membesarkan namanya. Setelah keluarnya dari grup band Garasi, Aiu Ratna memiliki band di Jepang dan membuat beberapa karya.

Selanjutnya Aiu pun sempat menjalin kolaborasi dengan band Killing Me Inside pada Desember 2016. Aiu Ratna berkolaborasi bersama Killing Me Inside dengan merilis 2 single yg Berjudul “Fractured” & “Remnants”.

Kolaborasi inilah yang menjadikan antara Aiu Ratna dan Josaphat Klemens sang gitaris mungkin terjalin cinta lokasi. Dan keduanya akhirnya melangsungkan pernikahan pada 17 September 2017 lalu.

Berikut potret mesra Aiu Ratna eks Garasi dan Josaphat Klemens gitaris Killing Me Inside yang Liputan6.com kutip dari Instagram @aiu_rp dan @josaphatklemens, Jumat (23/8/2019).

2 dari 7 halaman

1. Momen bahagia saat resepsi pernikahan yang digelar 27 Desember 2017 lalu

3 dari 7 halaman

2. Kemesraan keduanya pun saling dibagikan di media sosial masing-masing

4 dari 7 halaman

3. Sebagai anak band, keduanya sering pergi tur ke luar kota bersama untuk manggung

5 dari 7 halaman

4. Aiu terlihat selalu mendampingi suaminya

6 dari 7 halaman

5. Di sela-sela kesibukannya, keduanya tetap saling mencari waktu untuk liburan bersama

7 dari 7 halaman

6. Keduanya nampak mesra dan serasi ketika saling bermesraan