Wolverhampton Wanderers Singkirkan Liverpool dari Piala FA

Wolverhampton – Liverpool takluk 1-2 dari Wolverhampton Wanderers pada laga putaran ketiga Piala FA di Molineux Stadium, Senin (7/1/2018). Hasil itu pun membuat The Reds tersingkir dari ajang ini.

Bermain di kandang lawan, skuat Si Merah tampil dengan sebagai besar pemain lapis kedua. Simon Mignolet yang kalah bersaing dengan Alisson Becker untuk menghuni pos di bawah mistar gawang, dipercaya tampil sejak menit awal.

Selain itu, manajer The Reds, Jurgen Klopp, juga mengistirahatkan trio lini depan, yakni Mohamed Salah, Roberto Firmino, dan Sadio Mane. Klopp menempatkan Daniel Sturridge dan Divock Origi sebagai juru gedor.

Tanpa Salah, Firmino, dan Mane, Liverpool kesulitan membongkar rapatnya barisan belakang Wolverhampton. Bahkan, hingga laga berjalan 30 menit, Liverpool tak sekalipun melepaskan tembakan tepat sasaran.

Pada menit ke-38, gawang The Reds justru kebobolan. Bola hasil sepakan kaki kanan Raul Jimenez yang memanfaatkan umpan dari Diogo Jota gagal dihalau Simon Mignolet.

Tertinggal satu gol pada paruh pertama, Liverpool meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua. The Reds berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-51 lewat aksi Divock Origi.

Akan tetapi, skor imbang tersebut tak bertahan lama. The Wolves kembali memimpin pada menit ke-55 berkat bola hasil tembakan Ruben Neves.

Memasuki menit-menit akhir, Liverpool terus melancarkan serangan ke pertahanan Wolverhampton. Namun, sampai laga berakhir, skor 2-1 untuk kemenangan Wolverhampton Wanderers tetap bertahan.

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Sontek Bahan Perawatan Wajah Andalan Kate Middleton untuk Tampilan Bercahaya

Liputan6.com, Jakarta – Tak hanya soal busana yang dikenakan, pesona Kate Middleton juga hampir selalu tentang wajah nan memikat. Berada di pertengahan 30-an, Duchess of Cambridge masih saja memesona dengan tampilan kulit menawan.

Hal ini mungkin membuat Anda bertanya-tanya, bagaimana ibu tiga anak itu merawat kulit, terutama di bagian wajah? Dilansir dari elle.com, Senin (7/1/2019), bahan skincare andalan Kate adalah minyak mawar.

Bukan sembarang minyak mawar, perempuan 36 tahun tersebut diketahui memakai produk bersertifikat organik. Kebiasaan Kate Middleton menggunakan minyak mawar telah dilakukan sejak mengandung anak kedua, Putri Charlotte, dan terus berlanjut hingga kini.

Minyak mawar sendiri memiliki kandungan yang kaya akan asam lemak esensial dan antioksidan. Minyak yang kerap dijadikan sebagai bahan pembersih ini juga dapat digunakan di seluruh tubuh untuk melembapkan dan mengatasi kulit kering, serta mencegah tanda-tanda penuaan.

Dalam sejumlah kasus, minyak mawar juga kerap kali digunakan untuk memudarkan bekas luka. Cukup oleskan minyak mawar secara rutin pada bekas luka. Dalam beberapa minggu, bekas luka akan memudar.

Sementara, untuk membuat kulit lebih bercahaya seperti Kate Middleton, Anda bisa aplikasikan beberapa tetes minyak mawar ke wajah setelah dibersihkan. Lalu, diamkan hingga meresap tanpa perlu dibilas kembali.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Begini momen bahagia putri kedua Pangeran William dan Kate Middleton, Charlotte Elizabeth Diana pada hari pertama masuk sekolah.

Paqueta ke Fans Milan: Aku Mau Buat Kalian Bahagia Lagi

MilanLucas Paqueta menyapa fans AC Milan. Dia juga menegaskan bahwa kedatangannya untuk bikin fans bahagia.

Paqueta menjadi pemain anyar Milan di musim dingin tahun ini. Dia ditebus dari Flamengo dengan nilai transfer 35 juta euro atau setara Rp 584,6 miliar.

Gelandang 21 tahun ini sudah bergabung dengan Milan dan mengikuti latihan. Sebelum itu, dia tampil dalam sebuah video berbahasa Portugis dan menegaskan niatnya untuk bikin fans Rossoneri bahagia.


“Halo untuk semua fans, aku Lucas Paqueta dan aku seorang gelandang,” kata Paqueta dalam video yang diunggah di Twitter resmi Milan.

“Aku di sini untuk membantu Milan kembali ke jalur kemenangan dan memenangkan trofi besar lagi. Tujuannya untuk selalu membuat Anda semua bahagia,” Paqueta menegaskan seperti dikutip dari Football Italia.

Pemain Brasil itu menandatangani kontrak 5 tahun di Milan. Paqueta juga bakal mengenakan kostum bernomor 39.

(ran/mrp)

Lucas Paqueta Berjanji kepada Suporter AC Milan

Milan – Gelandang anyar AC Milan, Lucas Paqueta, menyapa Milanisti lewat sebuah rekaman video. Dalam video tersebut, Paqueta berjanji mempersembahkan trofi bergengsi buat I Rossoneri. 

Proses transfer pemain asal Brasil itu sebenarnya telah rampung sejak Oktober 2018. Namun, dia baru bergabung ke skuat Merah-Hitam pada 5 Januari 2019.

AC Milan harus membayar 35 juta euro (Rp 565 miliar) kepada Flamengo untuk mendapatkan pemain 21 tahun tersebut. Milan kabarnya juga harus membayar biaya tambahan senilai 10 juta euro (Rp 161 miliar) dalam bentuk bonus, jika syarat-syarat yang telah ditentukan tercapai.

Bersama Il Diavolo Rosso, Lucas Paqueta sepakat menandatangani kontrak berdurasi empat musim. Dia pun akan memakai nomor punggung 39 di Milan.

“Halo untuk semua suporter, saya Lucas Paqueta dan saya seorang gelandang,” kata sang pemain dalam video yang diliris akun Twitter resmi AC Milan.

“Saya di sini untuk membantu Milan kembali ke jalur menuju kemenangan dan kembali memenangkan trofi bergengsi. Itu bertujuan untuk membuat kalian semua selalu bahagia. Forza Milan!” lanjutnya.

AC Milan sudah cukup lama tak meraih gelar juara di ajang bergengsi. Milan terakhir kali menjuarai Serie A pada musim 2010-2011, Coppa Italia pada musim 2002-2003, dan Liga Champions pada musim 2006-2007.

Sumber: Football Italia

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

AC Milan Urungkan Niat Renovasi San Siro?

Real Madrid Terancam Tanpa Toni Kroos Selama 2 Pekan

Madrid – Real Madrid terancam tak bisa memainkan Toni Kroos hingga dua pekan ke depan. Pasalnya, mantan pemain Bayern Munchen itu mengalami cedera otot di kaki kirinya.

Cedera tersebut didapatkan Toni Kroos ketika El Real kalah 0-2 dari Real Sociedad pada laga pekan ke-18 La Liga Spanyol, di Santiago Bernabeu, Minggu (6/1/2019).

Bermain sejak menit awal, gelandang timnas Jerman itu ditarik keluar lapangan ketika pertandingan berjalan 80 menit. Peran Toni Kroos di lini tengah kemudian digantikan Dani Ceballos.

“Setelah dilakukan pemeriksaan hari ini kepada Toni Kroos oleh Layanan Medis Real Madrid, yang bersangkutan didiagnosisis mengalami cedera level II di abduktor kaki kirinya. Pengamatan terus dilakukan,” bunyi pernyataan resmi Los Blancos.

Kondisi yang dialami Toni Kroos menambah panjang daftar pemain Real Madrid yang dibekap cedera. Sebelumnya, Mariano Diaz, Marco Asensio, Gareth Bale, dan Marcos Llorente telah lebih dulu masuk ke ruang perawatan Madrid.

Pelatih Los Blancos, Santiago Solari, harus segera menentukan sosok yang layak menggantikan peran Toni Kroos. Pasalnya, El Real bakal menghadapi sejumlah laga sulit, satu di antaranya adalah bersua Sevilla di Santiago Bernabeu pada 19 Januari 2019.

Isco memiliki peluang besar untuk mengisi tempat yang ditinggalkan Kroos. Selain Isco, Real Madrid juga mempunyai Dani Ceballos dan Fede Valverde yang bisa tampil sebagai gelandang tengah.

Sumber: Bola.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Santiago Solari Menyalahkan Wasit usai Real Madrid Kalah

Pengelola Green Pramuka Apresiasi Polisi Cepat Tangkap Pembunuh Nurhayati

Liputan6.com, Jakarta Manajemen Apartemen Green Pramuka City mengapresiasi keberhasilan polisi mengungkap kasus pembununuhan Nurhayati (36) di lantai 16 apartemen ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Polres Jakarta Pusat yang sudah mengungapkan kasus ini kurang dari 24 jam,” ujar Ucap Head of Communication Apartemen Green Pramuka City Lusida Sinaga melalui keterangan tertulis, Senin (7/1/2019).

Lusida mengaku pihaknya mendukung penuh kepolisisian untuk menuntaskan kasus ini.

“Kami serahkan sepenuhnya kepada kepolisiann dan siap bekerja sama menyelesaikan kasus ini,” ujarnya.

Dia menambahkan, pihaknya mengedepankan kenyamanan para penghuninya, khususnya dari segi keamanan.

“Kita akan terus investigasi terkait kejadian ini, serta mengecek seluruh fasilitas keamanan demi kenyamanan penghuni, katanya.

Kasus Remaja Saudi yang Cari Suaka ke Australia ditangani PBB

Jakarta

Seorang perempuan muda Arab Saudi, yang kabur dari keluarganya, bersitegas tidak mau pulang karena mengaku jiwanya terancam setelah ia keluar dari agama Islam.

Rahaf Mohammed al-Qunun (18) kini berada di bawah pengawasan Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan pihak berwenang Thailand. Sementara kasusnya dipelajari oleh UNHCR.

“Nyawa saya terancam bahaya. Keluarga saya mengancam akan membunuh saya karena hal-hal yang sangat sepele,” katanya.

Sejauh ini keluarga perempuan tersebut belum memberikan tanggapan atas klaimnya.

Rahaf Mohammed al-Qunun mengatakan dia sedang dalam perjalanan dari Arab Saudi ke Kuwait bersama keluarganya ketika dia kabur dalam sebuah penerbangan dua hari lalu.

Paspor ‘disita’

Dia mencoba menuju ke Australia melalui penerbangan lanjutan lewat bandar udara di ibu kota Thailand, Bangkok.

Dia sempat terdampar di Bangkok, setelah bersikukuh tidak mau kembali ke keluarganya. Dia juga mengklaim paspornya disita oleh seorang pejabat Saudi.

Rahaf Mohammed al-Qunun membarikade diri di dalam kamar hotel, tempat ia menginap di bandar udara. Dia akhirnya mau keluar setelah permintaannya untuk bertemu dengan perwakilan UNHCR dipenuhi dan tidak akan dideportasi dari Thailand.

Seorang pejabat bagian keimigrasian di kepolisian Thailand, Surachet Hakparn, mengatakan Rahaf dilindungi oleh negaranya.

“Ia sekarang berada di wilayah kedaulatan Thailand, tak seorang dan tak satu pun kedutaan besar dapat memaksanya untuk pergi ke manapun. Kami akan melindunginya sebaik mungkin,” ujarnya.

“Karena ia melarikan diri dari masalah dan meminta bantuan, maka sebagai bangsa yang murah senyum, kami tidak akan membahayakan keselamatan mereka. Kami tidak akan melakukan itu, kami akan memegang prinsip-prinsip hak asasi manusia sesuai dengan hukum,” kata Surachet Hakparn lebih lanjut.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia telah keluar dari Islam, dan merasa takut akan dibunuh oleh keluarganya setelah dipaksa kembali ke Arab Saudi.

Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, mengatakan Rahaf Mohammed al-Qunun ketakutan dan kebingungan.

Dia mengatakan punya visa Australia tetapi paspornya disita oleh seorang diplomat Saudi ketika dia bertemu dengannya saat turun dari pesawat dan tiba di Bandara Suvarnabhumi.

https://twitter.com/rahaf84427714/status/1081785232280428544

Seorang pejabat Kedutaan Saudi di Bangkok membantah keterlibatan pemerintah Saudi terkait penahanan perempuan muda tersebut.

“Kedutaan tidak memiliki wewenang untuk menangkap (siapa pun) di bandara atau di tempat lain,” kata Abdellilah al-Shaayibi kepada situs berita Sabq.

“Dia dihentikan oleh otoritas bandara karena dia melanggar hukum Thailand,” katanya.

Seorang pejabat kepolisian Thailand, Mayor Jenderal Surachate Hakparn mengatakan kepada BBC bahwa Rahaf Mohammed al-Qunun kabur dari pernikahan.

Karena dia tidak memiliki visa untuk memasuki Thailand, menurutnya, polisi melarangnya memasuki wilayah negara itu.

Otoritas Thailand kerja sama dengan Saudi?

Jenderal Surachate mengaku dia tidak mengetahui adanya penyitaan paspor yang bersangkutan oleh otoritas Saudi.

Sementara itu, kepala imigrasi Thailand, Surachate Hakparn, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kasus itu adalah “masalah keluarga” dan remaja itu “tidak memiliki dokumen lain seperti tiket pulang atau uang”.

Bangkok airportReutersRahafMohammed al-QununsaidherpassportwasseizedatBangkokairport

Namun, wakil direktur Human Rights Watch Asia, Phil Robertson, mengatakan kepada BBC: “Agaknya pemerintah Thailand membuat cerita bahwa ia mencoba mengajukan permohonan visa dan ditolak … pada kenyataannya, dia memiliki tiket untuk pergi ke Australia, dia tidak ingin memasuki Thailand sejak awal.”

Dia berargumen bahwa pihak berwenang Thailand secara jelas telah bekerja sama dengan Arab Saudi karena pejabat Saudi dapat mendatangi pesawat yang ditumpangi Rafat ketika mendarat di Bangkok.

Rahaf Mohammed al-Qunun mengatakan kepada BBC bahwa dia sekarang berada di sebuah hotel di area transit bandara.

Dia berkata: “Saya berbagi cerita dan foto saya di media sosial dan ayah saya sangat marah karena saya melakukan ini … Saya tidak bisa belajar dan bekerja di negara saya, jadi saya ingin bebas dan belajar dan bekerja seperti yang saya inginkan.”

‘Saya khawatir keluarga saya akan membunuh saya’

Rahaf menulis di akun Twitternya bahwa dia memutuskan membeberkan identitasnya dengan detil karena dia merasa “tidak ada yang salah” dengan tindakannya.

Dia juga membagikan foto paspornya “karena saya ingin Anda tahu saya nyata dan ada”.

Dalam cuitan lainnya, dia menulis: “Saya khawatir keluarga saya akan membunuh saya.”

Kasus yang dialami Rahaf menggaungkan kembali kasus perempuan Saudi lainnya yang tengah transit di Australia pada April 2017.

Dina Ali Lasloom, 24 tahun, sedang dalam perjalanan dari Kuwait melalui Filipina, tetapi dibawa kembali ke Arab Saudi dari bandara Manila oleh keluarganya.

Dia menggunakan telepon genggam milik seorang turis Kanada untuk mengirim sebuah pesan, video yang kemudian dia unggah ke Twitter, dengan mengatakan bahwa keluarganya akan membunuhnya.

Nasibnya belum diketahui setelah dia dipaksa kembali ke Arab Saudi.


(jor/jor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kasus Remaja Saudi yang Cari Suaka ke Asutralia ditangani PBB

Jakarta

Seorang perempuan muda Arab Saudi, yang kabur dari keluarganya, bersitegas tidak mau pulang karena mengaku jiwanya terancam setelah ia keluar dari agama Islam.

Rahaf Mohammed al-Qunun (18) kini berada di bawah pengawasan Badan Pengungsi PBB (UNHCR) dan pihak berwenang Thailand. Sementara kasusnya dipelajari oleh UNHCR.

“Nyawa saya terancam bahaya. Keluarga saya mengancam akan membunuh saya karena hal-hal yang sangat sepele,” katanya.

Sejauh ini keluarga perempuan tersebut belum memberikan tanggapan atas klaimnya.

Rahaf Mohammed al-Qunun mengatakan dia sedang dalam perjalanan dari Arab Saudi ke Kuwait bersama keluarganya ketika dia kabur dalam sebuah penerbangan dua hari lalu.

Paspor ‘disita’

Dia mencoba menuju ke Australia melalui penerbangan lanjutan lewat bandar udara di ibu kota Thailand, Bangkok.

Dia sempat terdampar di Bangkok, setelah bersikukuh tidak mau kembali ke keluarganya. Dia juga mengklaim paspornya disita oleh seorang pejabat Saudi.

Rahaf Mohammed al-Qunun membarikade diri di dalam kamar hotel, tempat ia menginap di bandar udara. Dia akhirnya mau keluar setelah permintaannya untuk bertemu dengan perwakilan UNHCR dipenuhi dan tidak akan dideportasi dari Thailand.

Seorang pejabat bagian keimigrasian di kepolisian Thailand, Surachet Hakparn, mengatakan Rahaf dilindungi oleh negaranya.

“Ia sekarang berada di wilayah kedaulatan Thailand, tak seorang dan tak satu pun kedutaan besar dapat memaksanya untuk pergi ke manapun. Kami akan melindunginya sebaik mungkin,” ujarnya.

“Karena ia melarikan diri dari masalah dan meminta bantuan, maka sebagai bangsa yang murah senyum, kami tidak akan membahayakan keselamatan mereka. Kami tidak akan melakukan itu, kami akan memegang prinsip-prinsip hak asasi manusia sesuai dengan hukum,” kata Surachet Hakparn lebih lanjut.

Dia mengatakan kepada BBC bahwa dia telah keluar dari Islam, dan merasa takut akan dibunuh oleh keluarganya setelah dipaksa kembali ke Arab Saudi.

Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, mengatakan Rahaf Mohammed al-Qunun ketakutan dan kebingungan.

Dia mengatakan punya visa Australia tetapi paspornya disita oleh seorang diplomat Saudi ketika dia bertemu dengannya saat turun dari pesawat dan tiba di Bandara Suvarnabhumi.

https://twitter.com/rahaf84427714/status/1081785232280428544

Seorang pejabat Kedutaan Saudi di Bangkok membantah keterlibatan pemerintah Saudi terkait penahanan perempuan muda tersebut.

“Kedutaan tidak memiliki wewenang untuk menangkap (siapa pun) di bandara atau di tempat lain,” kata Abdellilah al-Shaayibi kepada situs berita Sabq.

“Dia dihentikan oleh otoritas bandara karena dia melanggar hukum Thailand,” katanya.

Seorang pejabat kepolisian Thailand, Mayor Jenderal Surachate Hakparn mengatakan kepada BBC bahwa Rahaf Mohammed al-Qunun kabur dari pernikahan.

Karena dia tidak memiliki visa untuk memasuki Thailand, menurutnya, polisi melarangnya memasuki wilayah negara itu.

Otoritas Thailand kerja sama dengan Saudi?

Jenderal Surachate mengaku dia tidak mengetahui adanya penyitaan paspor yang bersangkutan oleh otoritas Saudi.

Sementara itu, kepala imigrasi Thailand, Surachate Hakparn, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa kasus itu adalah “masalah keluarga” dan remaja itu “tidak memiliki dokumen lain seperti tiket pulang atau uang”.

Bangkok airportReutersRahafMohammed al-Qununsaidherpassport wasseized atBangkokairport

Namun, wakil direktur Human Rights Watch Asia, Phil Robertson, mengatakan kepada BBC: “Agaknya pemerintah Thailand membuat cerita bahwa ia mencoba mengajukan permohonan visa dan ditolak … pada kenyataannya, dia memiliki tiket untuk pergi ke Australia, dia tidak ingin memasuki Thailand sejak awal.”

Dia berargumen bahwa pihak berwenang Thailand secara jelas telah bekerja sama dengan Arab Saudi karena pejabat Saudi dapat mendatangi pesawat yang ditumpangi Rafat ketika mendarat di Bangkok.

Rahaf Mohammed al-Qunun mengatakan kepada BBC bahwa dia sekarang berada di sebuah hotel di area transit bandara.

Dia berkata: “Saya berbagi cerita dan foto saya di media sosial dan ayah saya sangat marah karena saya melakukan ini … Saya tidak bisa belajar dan bekerja di negara saya, jadi saya ingin bebas dan belajar dan bekerja seperti yang saya inginkan.”

‘Saya khawatir keluarga saya akan membunuh saya’

Rahaf menulis di akun Twitternya bahwa dia memutuskan membeberkan identitasnya dengan detil karena dia merasa “tidak ada yang salah” dengan tindakannya.

Dia juga membagikan foto paspornya “karena saya ingin Anda tahu saya nyata dan ada”.

Dalam cuitan lainnya, dia menulis: “Saya khawatir keluarga saya akan membunuh saya.”

Kasus yang dialami Rahaf menggaungkan kembali kasus perempuan Saudi lainnya yang tengah transit di Australia pada April 2017.

Dina Ali Lasloom, 24 tahun, sedang dalam perjalanan dari Kuwait melalui Filipina, tetapi dibawa kembali ke Arab Saudi dari bandara Manila oleh keluarganya.

Dia menggunakan telepon genggam milik seorang turis Kanada untuk mengirim sebuah pesan, video yang kemudian dia unggah ke Twitter, dengan mengatakan bahwa keluarganya akan membunuhnya.

Nasibnya belum diketahui setelah dia dipaksa kembali ke Arab Saudi.


(jor/jor) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polisi Lumpuhkan Perampok Rumah Pasutri di Bandung

Liputan6.com, Bandung Polisi melumpuhkan Dandan Taufik Hidayat (41), warga Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung. Dandan ditangkap anggota Satreskrim Polrestabes Bandung karena aksinya merampok sebuah rumah di kawasan Cibaduyut belum lama ini.

“Telah dilakukan langkah penyelidikan dan penyidikan maka dapat ditangkap pelakuknya. Satu orang pelaku utama telah kita tangkap di mana pelaku mencoba melarikan diri dan terpaksa ditembak di bagian kaki kanan,” kata Kapolrestabes Bandung Kombes Pol. Iman Sugema di Mapolrestabes Bandung, Senin (7/1/2019).

Irman menjelaskan, Dandan melakukan aksinya pada 18 Desember 2018 lalu. Di mana korbannya merupakan pasangan suami istri bernama Ruchijat Effendi dan Tatun yang disekap di kawasan Komplek Cibaduyut Permai.

Semula, kata Irman, pelaku diminta oleh pasutri untuk membuatkan tangga yang akan digunakan untuk merenovasi rumah korban. Namun, saat mengerjakan tangga, muncul motif pelaku untuk merampok. Saat keduanya hendak kembali ke runah, Dandan melakukan aksinya dengan menyekap pasutri.

“Korban disekap dengan tali dan mulutnya ditutupi lakban. Kurang lebih empat jam,” katanya.

Korban Ruchijat bersama istrinya Tatun pun akhirnya ditemukan dalam keadaan terikat di kursi dalam kamar serta kepalanya terbungkus kantong kresek. Saat kejadian, korban sempat menekan alarm yang terhubung ke posko keamanan perumahan ini.

Selain melajukan penyekapan, pelaku juga memukul salah satu korban hingga pingsan.

“Setelah kami terima laporan langsung, jajaran Satreskrim datang ke TKP dan memeriksa saksi. Setelah beberapa hari, tim gabungan Satreskrim Polrestabes dengan Polsek Bojongloa Kidul melakukan penangkapan terhadap Dandan dan mengakui tindak pidana,” ujarnya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti. Mulai dari handphone, perhiasan, kamera, tas dan uang USD 500. Seluruh barang bukti nilainya mencapai Rp 100 juta.

Atas aksi perampokan tersebut, Dandan dijerat Pasal 365 ayat (1) dan (2) ke-2 E KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

“Sekarang kita kembangkan karena masih ada pelaku lain yang turut serta dalam proses tindak pidana tersebut,” kata Irman.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Perampokan seorang wanita terjadi di sebuah pom bensin di Lewisville, Texas. Korban baru saja mengambil uang 75.000 dolar dari bank.

Mengenal 3 Museum di Kota Bharu, Tempat Kelahiran Sultan Muhammad V

Liputan6.com, Jakarta – Usai menikah dengan Miss Moskow 2015, Oksana Veovodina, pada 23 November 2018 lalu, Raja Malaysia Sultan Muhammad V kembali bikin kejutan. Pria kelahiran 6 Oktober 1969 lahir di Kota Bharu, Kelantan, Malaysia, ramai dibicarakan turun takhta.

Kota Bharu merupakan ibu kota Kelantan. Kota tersebut merupakan salah satu dari 10 daerah administrasi negeri Kelantan.

Bagi banyak orang Indonesia, Kota Bharu terbilang jarang dikenal ketimbang Kelantan dan Malaysia. Namun, kota kelahiran sang Raja Malaysia itu memiliki sejumlah lokasi wisata menarik, seperti beragam museum.

Museum Kraftangan

Dilansir dari muzium.kelantan.gov.my.com, Selasa, 7 Januari 2018, museum ini terletak pada bangunan Kompleks Kampung Kraftangan yang terkenal sejak turun-temurun. Di tempat ini pengunjung bisa melihat beragam jenis batik, tenun songket, barangan perak, anyaman, dan juga ukiran kayu.

Museum Diraja Istana Batu

Museum ini terletak di Kota Bharu dan dikenal sebagai museum yang sangat bersejarah dan menjadi daya tari pelancong untuk mengenal lebih dekat tentang keluarga DiRaja.

Istana ini didirikan pada 1939, pada zaman pemerintahan Sultan Ismail Ibni almarhum Sultan Muhammad Ke-IV. Terdapat banyak artefak dan barang-barang peninggalan Raja dan Permaisuri.

Kawasan ini dikenali sebagai zona budyaa yang meliputi bangunan-bangunan bersejarah yang lain. Museum ini berdekatan dengan Pasar Siti Khadijah dan Bazar Buluh Kubu.

Museum Kelantan

Museum ini terletak di Kota Bharu, Kelantan. Museum ini didirikan di bekas gedung Dewan Kota Kota Bharu. Pada 1988, interior bangunan direnovasi dengan menambahkan setengah lantai tambahan dan ruang untuk pameran museum. Museum ini kemudian dibuka kembali pada 6 Agustus 1990 oleh Kelantan Sultan Ismail Petra.

Dilansir dari malaysia.panduanwisata.id, Selasa, 8 Januari 2019, Museum Kelantan ini banyak artefak yang berkaitan dengan kerajinan dan kesenian Kelantan. Selain itu, tersimpan artefak tentang seni keramik yang banyak menceritakan menyoal hubungan perdagangan antara Kelantan dengan China.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Pihak Kerajaan Malaysia secara resmi mengumumkan bahwa Raja Malaysia Sultan Muhammad V telah turun takhta.