Haru! Reaksi Masyarakat Terhadap Pejuang HIV

detikFlash

Seorang pemuda asal Cianjur, Jawa Barat, bernama Acep Gates merupakan pejuangĀ HIV. Ia mencoba eksperimen di tempat umum dengan menutup mata menggunakan kain dan mengalungkan tulisan bahwa dirinya pengidapĀ HIV. Adakah orang-orang di sekitarnya yang bersimpati padanya?

Embed Video

Muhammad Abdurrosyid/ Trans7 – 20DETIK
Jumat, 14 Des 2018 07:06 WIB

Jawab Erick Thohir, Gerindra Bicara Sinetron ‘Janji Tinggal Janji’

Jakarta – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, meminta cawapres Sandiaga Uno membedakan sinetron dengan kontestasi pemilu. Menjawab Erick, Gerindra berbicara sinetron yang diberi nama oleh mereka ‘Janji Tinggal Janji’.

“Ya pemilu dan sinetron itu harus dibedakan, kami sepakat. Cara membedakannya apa? Tanya ke Pak Jokowi soal sinetron ‘Ditunggu Janjimu Pak Jokowi’,” kata anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade saat dihubungi, Jumat (14/12/2018).

Andre menyebut Jokowi banyak melontarkan janji sewaktu Pilpres 2014. Dia menagih janji-janji tersebut. Beda dengan Jokowi, Sandi disebut Andre tak banyak melontarkan janji sehingga menurut dia tak pantas Sandi seolah-olah dituduh sedang bersinetron.

Sebelumnya, Erick meminta Sandi membedakan pemilu dan sinetron saat menjawab perihal poster ‘Sandiaga Pulanglah’ yang terpampang saat Sandi berkampanye di Sumatera Utara beberapa waktu lalu. Bagi Andre, tak ada sandiwara yang dilakukan Sandi.

“Kalau Bang Sandi nggak main sinetron. Mungkin Bang Erick Thohir belum gabung ya dulu di Pilpres 2014, sinetronnya judulnya itu ‘Kutunggu Janjimu Pak Jokowi. Jadi, Bang Sandi apa yang disinetroninnya? Coba? Kan Erick Thohir tahu selama ini janji Sandi selalu ditepati,” sebut Andre.

“Sekarang tanyain dong ke Pak Jokowi, mana janji-janji Pak Jokowi. Pertama tidak berutang ke luar negeri ternyata utangnya banyak, tidak naikin tarif daftar listrik ternyata naikin. Tidak angkat Jaksa Agung dari parpol ternyata dari NasDem, tidak impor bahan kebutuhan pokok ternyata impor. Sinetron judulnya ‘Janji-janji Tinggal Janji’,” imbuh juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu.
(gbr/aud) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Habiburokhman: Lucu Sekali Mereka Tuduh Sandi Bersandiwara!

Jakarta – Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman bingung dengan tagar SandiwaraUno yang muncul setelah viralnya video yang menyebut bahwa poster ‘Sandiaga Pulanglah’ di kampanye cawapres Sandiaga Uno hanyalah sandiwara. Habiburokhman tertawa geli.

“He-he-he…, lucu sekali kalau mereka nuduh Sandi bersandiwara,” kata Habiburokhman saat dikonfirmasi, Jumat (14/8/2018).

Habiburokhman menyimpan tanya di balik poster ‘Sandiaga Pulanglah’. Apa katanya?

“Yang saya curiga jangan-jangan ini operasi pengusiran Sandi dan provokasi yang gagal total,” sebut Habiburokhman.

Tagar SandiawaraUno itu berawal dari viral potongan video anggota BPN Prabowo-Sandi, Yuga, yang melarang pencopotan poster ‘Sandiaga Pulanglah’. Video itu menjadi viral karena poster tersebut kemudian dianggap sebagai rekayasa tim Prabowo-Sandiaga sedang playing victim. Namun Yuga membantahnya.

Kembali ke Habiburokhman, Sekretaris Direktorat Advokasi Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno itu mengaku menyimpan curiga lain terkait fenomena poster yang isinya menolak Sandi. Dia berbicara soal ‘jebakan batman’.

“Mungkin ada yang kepanasan dengan geriliya Sandi di berbagai daerah lalu coba mengorkestrasi pemasangan poster seolah Sandi ditolak dan mereka targetkan Sandi marah dan terjadi ricuh. Alhamdullah Sandi dan rakyat di sana tidak terprovokasi. Karena dilindungi Allah, maka Sandi bisa lepas dari segala jenis jebakan batmen,” sebut Habiburokhman.
(gbr/aud)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Fakta-fakta Aplikasi ‘Tuyul’ dan Cara Mengusirnya

Jakarta – Ditemukannya aplikasi ‘tuyul’ di Play Store cukup meresahkan para pengguna ponsel Android. Disebut tuyul, karena aplikasi ini menyedot baterai dan kuota internet pengguna.

Menurut firma keamanan Sophos, aplikasi ini menggunakan backdoor yang membuat penciptanya bisa mengunduh file di background tanpa diketahui pengguna ponsel.

Meski terdengar mengkhawatirkan, ada cara-cara untuk mencegahnya. Berikut adalah sejumlah fakta tentang aplikasi ‘tuyul’ dan cara mengusirnya. (rns/rns)

Jokowi Vs Prabowo, Siapa Lebih Sering Dibicarakan di Medsos?

JakartaPoliticaWave menganalisis percakapan netizen mengenai pasangan Joko Widodo-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Pilpres 2019. Siapa yang lebih sering dibicarakan warga internet?

“Berdasarkan hasil pantauan PoliticaWave di media sosial selama periode 6-13 Desember 2018, terdapat 1.162.192 percakapan di media sosial terkait pasangan Jokowi-Ma’ruf dan Prabowo-Sandiaga. Jumlah percakapan dimenangkan oleh pasangan Jokowi-Ma’ruf sebesar 739.206 (63,6%) percakapan, sementara Prabowo-Sandiaga meraih jumlah percakapan sebesar 422.986 (36,4%),” kata Head of Analyst PoliticaWave, Nadia Shabilla dalam keterangannya, Jumat (14/12/2018).

Platform PoliticaWave kemudian melakukan analisa sentimen terhadap percakapan dari netizen. Dari hasil analisa sentimen, pasangan Jokowi-Ma’ruf meraih persentase percakapan positif sebesar 46%, percakapan negatif sebesar 28% dan percakapan netral sebesar 26%. Sementara pasangan Prabowo-Sandiaga meraih persentase percakapan positif sebesar 33%, percakapan negatif sebesar 12% dan percakapan netral sebesar 55%.

Dari analisa sentimen, Nabila menyebut ada perbedaan strategi komunikasi antara kedua pasangan. Begini gambarannya.

“Pendukung Jokowi-Ma’ruf di media sosial lebih gencar dalam mengomunikasikan isu positif terkait pasangan Jokowi-Ma’ruf dan tidak terlalu mengomunikasikan isu negatif terkait pasangan Prabowo-Sandi. Sementara para pendukung Prabowo-Sandi lebih banyak mengomunikasikan isu negatif pasangan Jokowi-Ma’ruf daripada mengomunikasikan isu positif dari pasangan Prabowo-Sandi,” sebutnya.

Nadia mengatakan, sepanjang periode 6-13 Desember 2018, terdapat peristiwa menarik yang memicu sentimen positif publik terhadap pasangan Jokowi-Ma’ruf. Salah satunya, yaitu momen kebersamaan Jokowi dengan keluarga di Istana Bogor yang diramaikan oleh tagar #JokowiKeluargaHarmonis. Terpantau oleh PoliticaWave bahwa momen kebersamaan ini menjadi topik menarik untuk dibahas dari 8-13 Desember 2018.

“Publik khususnya dari kalangan muda menyoroti interaksi unik antara Jokowi dengan putranya, Kaesang, hingga tingkah menggemaskan cucu Jokowi, Jan Ethes, ketika menjawab pertanyaan Jokowi di depan media. Sementara percakapan negatif terkait Jokowi-Ma’ruf salah satunya dipicu oleh momen Hari HAM Sedunia, di mana terdapat sejumlah kritik dari berbagai kalangan terkait penanganan hukum oleh pemerintahan Jokowi menyangkut isu pelanggaran HAM,” sebut Nadia.

Beranjak ke percakapan positif terkait pasangan Prabowo-Sandiaga. Pada periode yang sama, Nadia menyebut ada beberapa pemicu percakapan positif terkait Prabowo-Sandi, di antaranya ialah gerakan dukungan dari relawan Partai Emak-Emak Pendukung Prabowo-Sandi di sejumlah daerah di Indonesia.

“Kelompok relawan ini disebut melakukan aksi sosialisasi dukungan dengan cara keliling beberapa daerah seperti Pasuruan, Serang, Tangerang dan Banyuwangi. Sementara percakapan negatif terkait pasangan ini di antaranya dipicu oleh aksi Prabowo mengecam wartawan dan media hingga pernyataan Sandiaga Uno terkait membangun infrastruktur tanpa utang yang memicu kritikan dari banyak pihak,” sebut dia.

Dalam melakukan analisis media sosial, PoliticaWave mengaku telah melakukan filter dan mengeluarkan akun-akun bot.
(gbr/aud)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Diimbang Vidi, Chelsea Gagal Jaga Rekor 100 Persen di Grup

BudapestChelsea gagal menuntaskan fase grup Liga Europa dengan hasil sempurna. Ini setelah The Blues diimbangi Vidi 2-2 di laga terakhir.

Pada matchday keenam Grup L yang dihelat di Groupama Arena, Jumat (13/12/2018) dini hari WIB, Chelsea sempat unggul duluan lewat Willian sebelum berbalikk tertinggal lewat gol bunuh diri Ethan Ampado dan Loic Nego.

Catatan tak terkalahkan Chelsea di fase grup terjaga usai Olivier Giroud menyamakan skor. Tambahan satu poin tak mengubah posisi Si Biru di urutan pertama dengan 16 poin sementara Vidi gagal ke 32 besar karena cuma finis ketiga dengan tujuh poin.

Jalannya pertandingan

Chelsea menurunkan sebagian besar pemain cadangannya. Hanya Willian dan Alvaro Morata sebagai anggota skuat utama yang jadi starter di laga ini.

Perubahan besar-besaran usai mengalahkan Manchester City pekan lalu membuat permainan Chelsea terganggu dan mereka kesulitan membongkar pertahanan Vidi.

Tapi, kebuntuan akhirnya pecah ketika laga berjalan setengah jam dan Chelsea jadi tim pertama yang bikin gol. Free kick Willian dari jarak 25 yard cuma bisa ditepis sedikit oleh tangan kiper sebelum bersarang di gawang Vidi.

Keunggulan Chelsea cuma bertahan dua menit karena Vidi berhasil menyamakan skor lewat bunuh diri Ethan Ampadu. Dari situasi korner, bola yang disentuh Roland Juhasz mengenai Ampadu dan berbelok arah ke gawang Willy Caballero.

Vidi sempat punya peluang untuk berbalik unggul pada menit ke-42 andaikan Caballero tak menepis sepakan Marko Scepovic. Skor 1-1 mengirim kedua tim ke ruang ganti.

Masuk di babak kedua, Chelsea coba mengambil inisiatif serangan tapi Vidi justru mampu mencetak gol kedua sekaligus mengubah kedudukan jadi 2-1 untuk tuan rumah pada menit ke-56.

Berawal dari serangan balik cepat yang membuat lini pertahanan Chelsea keteteran, bola berakhir di kaki Loic Nego yang melepaskan sepakan voli menghujam gawang Caballero.

Kebobolan gol kedua memantik amarah Chelsea untuk mempertahankan catatan tak terkalahkan di fase grup. Mereka terus menggempur pertahanan Vidi untuk mencari gol penyama kedudukan.

Usaha Chelsea untuk mendapat gol akhirnya berbuah hasil di menit ke-75 ketika sepakan bebas Giroude dari depan kotak penalti menghujam pojok atas gawang Vidi.

Tak ada lagi gol tercipta sehingga laga berakhir imbang 2-2.

Susunan pemain

Vidi: Adam Kovacsik; Attila Fiola, Roland Juhasz, Paulo Vinicius, Stopira; Loic Nego, Anel Hadzic (Mate Patkai 87′), Boban Nikolov; Georgi Milanov (Istvan Kovacs 81′), Marko Scepovic, Szabolcs Huszti (Armin Hodzic 83′)

Chelsea: Willy Caballero; Davide Zappacosta, Andreas Christensen, Ethan Ampadu, Emerson; Ross Barkley, Cesc Fabregas, Ruben Loftus-Cheek; Willian (Pedro 56′), Alvaro Morata (Olivier Giroud 45′) Callum Hudson-Odoi.

(mrp/rin)


Mendagri Serius Minta Polri Usut Pelaku Pembuang e-KTP

JakartaMenteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo bicara soal tata kelola blangko KTP elektronik yang akhir-akhir ini disorot, termasuk temuan e-KTP yang invalid hingga pembuangan ribuan e-KTP. Tjahjo menegaskan pihaknya sangat mendorong Polri untuk menangkap oknum pelaku.

“Terkait tata kelola blangko KTP elektronik akhir-akhir ini yakni adanya pelanggaran SOP sehingga terdapat KTP rusak/invalid dan lain-lain yang tidak dimusnahkan serta adanya tindak pidana pencurian dan adanya oknum yang sengaja membuang KTP elektronik rusak/invalid/kedaluarsa adalah murni tindak pidana,” kata Tjahjo dalam keterangannya, Jumat (14/12/2018).

“Dan kami sangat serius minta Kabareskrim Polri mengusut, menangkap dan menghukum seberat-beratnya para pelaku. Kami pasti tindak aparatur siapapun yang terlibat termasuk pecat dan pidanakan. Kami tidak pernah lindungi aparatur yang korup dan tidak bertanggung jawab,” tegas Tjahjo.

Tjahjo menegaskan masalah e-KTP akhir-akhir ini tidak ada hubungannya dengan DPT Pemilu 2019. Soal DPT ditegaskan dia adalah otoritas mutlak KPU dan penyelenggara pemilu. Kemendagri hanya memberikan DP4 sesuai amanat UU 7 tahun 2017 tentang pemilu dan hal tersebut sudah dilaksanakan dengan penyerahan DP4 dari Kemendagri kepada KPU tahun lalu, 17 Desember 2017.

Soal e-KTP, ada ribuan yang tercecer di daerah Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur. Polisi masih menyelidiki terkait kasus tercecernya e-KTP di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur. 17 orang saksi sudah diperiksa terkait kasus tersebut. Tjahjo menegaskan pihaknya serius meminta polisi mengungkap pelaku dan sembari menyebut bahwa tercecernya ribuan e-KTP tak akan memengaruhi jumlah DPT Pemilu 2019.

“Jadi masalah KTP elektronik hari ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan DPT Pemilu. Dan kami tidak punya hak untuk mencampuri kewenangan KPU. Tugas pemerintah dan pemda sesuai UU hanya membantu saja. Yang tentukan DPT dan tahapan pemilu sepenuhmya wewenang penyelenggara pemilu. Dengan demikian, tidak tepat jika soal tindak pidana terkait KTP elektronik dikaitkan dengan pemilu,” sebut Tjahjo.

Tjahjo juga berbicara soal pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil atau Luber Jurdil. Tjahjo yakin Pemilu 2019 akan berlangsung sesuai harapannya.

“Landasan hukum pelaksanaan pemilu adalah UU 7 tahun 2017 tentang Pemilu. UU tersebut mengikat semua pihak, baik penyelenggara pemilu, pemerintah dan pemda, parpol, kontestan dan seluruh aktor-kantor terkait dengan penyelenggaraan pemilu. UU telah mengatur secara baik dan sistematik guna mewujudkan tata kelola pemilu yang luber, jujur dan adil dan bahkan telah disusun aturan lebih teknis oleh penyelenggara pemilu KPU, Bawaslu dan DKPP. Aturan tersebut mengikat semua pihak,” tutur Tjahjo.

Tjahjo menyebut dirinya selalu mengingatkan semua pihak untuk melawan racun demokrasi. Racun demokrasi yang disebut Tjahjo ialah politik uang hingga politisasi SARA.

“Saya Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menegaskan, mari kita tolak dan lawan siapa pun yang coba-coba melakukan kecurangan dalam pemilu,” pungkas Tjahjo.
(aud/aud) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Ronaldo Sudah Tahu Pentingnya Duel Melawan Inter dan Torino

TurinCristiano Ronaldo akan menjalani laga Derby Turin bersama Juventus akhir pekan ini. Bek Juventus, Giorgio Chiellini, menilai Ronaldo sudah paham betul pentingnya duel melawan Torino.

Juventus akan bertandang ke markas Torino, Minggu (16/12/2018) dinihari WIB. Laga ini terbilang sangat penting untuk Si Nyonya Tua mengingat sama-sama berasal dari kota Turin. Ada gengsi yang dipertaruhkan.

Duel yang dikenal dengan sebutan Derby della Mole ini bakal jadi yang pertama dirasakan oleh Ronaldo. Sebelum duel ini, Ronaldo sudah merasakan sengitnya duel antara Juventus melawan Inter Milan dalam tajuk Derby Italia.

“Torino telah meningkat pesat. Fisik mereka kuat dan mereka bagus dalam serangan balik. Di bawah arahan (Walter) Mazzarri, mereka telah melakukan peningkatan yang penting, mereka dapat mencapai Eropa dan mereka pasti bisa menjadi masalah bagi kami,” kata Chiellini seperti dikutip dari Football Italia.

“Mereka tim yang saya suka, selain dari 180 menit per musim yang mana kami adalah rival. Cristiano (Ronaldo) sudah tahu bahwa dua pertandingan ini (Inter dan Toro) tidak seperti yang lain,” sambungnya.

Juventus selalu menang dalam tiga laga terakhir di markas Torino. Kekalahan Bianconeri di kandang Torino terakhir kali terjadi pada April 2015.

(ran/mrp)

Dikalahkan Ganda China, Marcus Diganggu Cedera Leher

Guangzhou – Marcus Fernaldi Gideon mengaku tampil kurang maksimal saat dikalahkan ganda China di laga grup kedua BWF World Tour Finals. Marcus cedera leher.

Berpasangan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo, Marcus dipaksa menyerah dari Li Junhui/Liu Yuchen dua gim langsung 18-21, 22-24 dalam pertandingan Kamis (13/12/2018) malam WIB.

Selama bertanding, Marcus memang terlihat beberapa kali mengompres lehernya saat interval game. Marcus mengaku cederanya mulai dirasakan saat memainkan laga pertama.


“Saya merasa kurang enak mainnya hari ini, leher belakang ketarik, jadi kalau smash terasa getar-getar. Mulai sakit saat kemarin melawan pasangan Denmark (Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen),” ujar Marcus kepada badmintonindonesia.org.

Dengan hasil ini, Kevin/Marcus gagal mempertajam rekornya melawan Li/Liu. Sebelumnya, Kevin/Marcus meraih kemenangan di delapan pertemuan terakhir mereka.

“Sebetulnya penampilan Li/Liu kurang lebih sama dengan yang sebelumnya. Tapi hari ini mereka lebih sabar dan kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Di game pertama kami sudah sempat unggul, tapi di saat kritis, kami langsung kehilangan banyak poin, sebetulnya ini tidak boleh terjadi,” kata Kevin.

“Kami masih belum tahu perhitungan poinnya bagaimana, pastinya besok kami main yang terbaik dulu,” ucap Marcus.

Kekalahan mengancam kelolosan Kevin/Marcus ke semifinal. Untuk melaju, ganda putra nomor satu dunia ini mesti menang di laga grup terakhir melawan Han Chengkai/Zhou Haodong plus menunggu hasil lain antara Li/Liu melawan Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen.

(rin/mrp)