Wanita Paruh Baya Hangus Terbakar di Rokan Hulu

Liputan6.com, Rokan Hulu- Kebakaran ludeskan sebuah rumah kontrakan di Pasir Pangaraian, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Wanita paruh paya penghuni rumah tak bisa menyelamatkan diri sehingga hangus terbakar.

Kondisi korban kebakaran ketika dievakuasi petugas sulit dikenali. Posisi jenazah berada di belakang pintu depan, diduga korban berusaha keluar tapi pintu tak bisa dibuka karena kobaran api.

Paur Humas Polres Rokan Hulu Inspektur Dua Feri Fadli menyebut jasad korban sudah dibawa ke rumah sakit umum daerah setempat. Penyebab kejadian masih diselidiki, apakah ada unsur kesengajaan atau faktor lain seperti arus pendek listrik.

“Petugas sudah melakukan olah tempat kejadian perkara mencari tahu penyebab pasti kebakaran,” kata Feri, Kamis siang, 22 Agustus 2019.

Feri menjelaskan, korban terbakar bernama Marni dan berstatus pegawai negeri sipil di pengadilan agama setempat. Dia tinggal sendirian di kontrakan dan belum diketahui di mana keluarganya.

Kebakaran diketahui ketika tetangga korban, Jannah, terbangun pada Kamis dini hari dan ingin melaksanakan salat tahajud. Dari jendela rumahnya, Jannah melihat api membakar atap dan kosen rumah milik Maryanto yang dikontrak korban.

Jannah lalu membangunkan anaknya, Yuli Erni. Sang anak keluar rumah dan berteriak minta tolong agar tetangga lainnya keluar membantu memadamkan api yang kian membesar.

Satu persatu tetangga korban keluar lalu mendorong sebuah mobil terparkirterparkir. Usai menyelamatkan mobil milik korban itu, tetangga berusaha mendobrak pintu tapi tak terbuka hingga memutuskan memadamkan api terlebih dahulu.

“Beberapa warga juga menghubungi polisi di Polsek setempat dan petugas pemadam kebakaran,” kata Feri.

Jelang bantuan datang, puluhan warga memadamkan api dengan peralatan seadanya. Api baru bisa dipadamkan setelah polisi dan petugas pemadam kebakaran datang.

Selanjutnya, petugas menyisir lokasi kebakaran dan menemukan korban kebakaran sudah gosong di ruang tamu, persisnya dekat pintu. Penghuni rumah itu lalu dievakuasi ke rumah sakit untuk memudahkan pihak keluarga menjemput korban.

“Kerugian materi ditaksir Rp 150 juta, rumah sudah dipasang garis polisi,” kata Feri.

VIDEO: Kasus Kekerasan Anak Terhadap Ibu di Surabaya Selesai Secara Kekeluargaan

Liputan6.com, Jakarta – Air susu dibalas dengan air tuba, tampaknya cocok bagi pria berinisial AP. Ini hanya karena kesal tak diberi uang dan diomeli ibunya, pemuda ini tega melakukan perbuatan tak menyenangkan kepada ibunya yang sedang sakit. Peristiwa kekerasan yang menimpa seorang ibu ini terungkap setelah viral di media sosial.

Pemuda tersebut ditangkap polisi. Begini video viral yang dilakukan seornag anak terhadap ibunya. Sang ibu sedang sakit menahan rasa sakit akibat perbuatan dari putra kandungnya. Polisi dari Polsek Tegal Sari Surabaya yang mengetahui peristiwa penganiayaan oleh anak itu langsung menyelidiki dan mengamankan AP. Aksi tidak terpuji itu karena AP tak diberi uang dan tak diterima diomeli ibunya. Namun, aksi AP itu langsung luntur ketika digelandang anggota Polsek Tegal Sari Surabaya.

AP pun hanya menangis dan menyesali perbuatannya. Sementara itu, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap AP, akhirnya polisi mempertimbangkan permintaan keluarga agar dilakukan mediasi dan diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kami sampaikan ibu bersangkutan sakit keras. Permohonan dari ibu dan keluarganya mediasi kekeluargaan,” ujar Kapolsek Tegalsari Kompol Rendy Surya, seperti dikutip dalam program Liputan6.

Meski akhirnya lolos dari jerat hukum, tetapi perilaku tersangka akan terus diawasi pihak kepolisian dan warga setempat.

Effendi Simbolon PDIP Setuju Mobil Dinas Baru untuk Menteri Jokowi

Liputan6.com, Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Effendi Simbolon angkat bicara soal pengadaan mobil dinas untuk menteri. Politikus PDIP ini berpendapat, hal tersebut merupakan urgensi, sebab pergantian mobil lima tahunan adalah semestinya.

“Ya mungkin dilihat revaluasi asetnya sudah cukup lah lima tahun, itu sesuatu yang rutin lah ya lima tahun kan dianggap sudah cukup,” jelas Effendi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Menilai lebih baik diganti ketimbang dirawat lagi, Effendi membandingkan, pergantian mobil dinas menteri dengan pesawat kepresidenan di era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). 

“Seperti pesawat sekarang yang dipakai Pak Presiden kan dulu zaman Pak SBY dikritiki, ternyata kan sangat bermanfaat sekarang,” jelas Effendi.

Informasi pengadaan mobil dinas baru untuk menteri Jokowi mencuat dari kabar tender pengadaan kendaraan menteri/pejabat setingkat menteri yang dimuat laman resmi Layanan Pengadaan Sistem Elektronik (LPSE).

Tender ini diketahui telah muncul sejak 19 Maret 2019. Lewat laman tersebut, dana pagu disiapkan sebesar Rp 152,5 miliar bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Sedangkan, nilai harga perkiraan sendiri (HPS) sebesar Rp147,3 miliar.

Tercatat, 41 perusahaan ikut dalam tender pengadaan mobil dinas baru ini. Tender dimenangkan PT Astra Internasional Tbk-Tso dengan nilai harga Rp147,2 miliar.

2 dari 3 halaman

Sering Mogok

Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan mobil Presiden Jokowi sudah kerap bermasalah. Bahkan sering mogok berkali-kali.

“Ya kan berkali-kali (mogok). Power window (jendela) enggak jalan, elektrik enggak jalan. Lantas pernah semua sound sistem di dalam mobil bunyi. Radio semua bunyi, kan enggak nyaman,” kata Heru di Kemendagri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Selain itu pernah ada indikatornya berwarna kuning dan merah. Semuanya hidup. “Ya berarti kan enggak boleh dipakai,” ungkap Heru.

Menurut dia, wajar mobil presiden tersebut diganti. Mengingat selain usia, juga aktivitas Presiden Jokowi yang sangat sibuk.

“Kan aktivitasnya tinggi. Dilihat dari kilometernya. Jakarta-Bogor, terus keliling,” jelas Heru.

Dia mengungkapkan, meski Jokowi menggunakan Mercedes-Benz S-Class tipe 600 guard dan mobil Menteri Toyota Crown, namun nasibnya sama.

“Saya dengar beberapa menteri enggak pakai kendaraan itu karena sering mogok. Mesinnya panas dan lain-lain,” pungkas Heru.

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Komitmen Emirates Rayakan 27 Tahun Hadir di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Pada 1992, Emirates jadi maskapai pertama yang menghubungkan Jakarta dan Timur Tengah dengan memperkenalkan layanannya melalui Singapura dan Kolombo. Disusul pada 2008 melakukan penerbangan harian non-stop dengan rute Jakarta-Dubai.

Bulan ini, 27 tahun setelahnya, Emirates merayakan kehadiran di Indonesia dengan terus meningatkan pengalaman pelanggan untuk konektivitas dan layanan premium selama bertahun-tahun di Jakarta dan Denpasar.

“Emirates terus meningkatkan layanan lewat investasi di pembelian pesawat-pesawat baru, di samping teus meningkatkan layanan. Kami juga upgrade terus fasilitas in-flight entertainment dari economy sampai first class,” kata Country Manager for Emirates Airline Rashid Al Ardha saat media gathering di The Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

Rashid menambahkan, Emirates memang bukan pilihan penerbangan paling murah, tapi pihaknya memastikan apa yang dibayarkan setara dengan layanan berujung kenyamanan dirasakan para pelanggan. Ekspansi layanan konektivitas sudah lebih dulu diperpanjang tahun lalu ketika Emirates membuka rute Denpasar-Auckland.

“Alhamdulillah responsnya sangat baik. Minat penerbangannya juga tinggi,” tutur Rashid.

Yang terbaru, Emirates membuka rute ke Porto sebagai alternatif penghubung ke Lisabon dan berbagai destinasi di Eropa. Akhir tahun ini, penerbangan ke New Mexico dengan transit Dubai dan Barcelona juga akan dilayani dari Jakarta.

2 dari 4 halaman

Komitmen untuk Indonesia

Emirates melayani Indonesia melalui dua penerbangan non-stop setiap hari dari Jakarta ke Dubai dan dua penerbangan non-stop setiap hari dengan rute Denpasar-Dubai. Tambahan penerbangan dari Auckland ke Dubai melalui Bali juga beroperasi sekali setiap harinya.

Seluruh penerbangan dari Jakarta dan Bali menggunakan pesawat tipe Boeing 777. “Kami dengan bahagia juga mengabarkan bahwa satidaknya ada 50 rute penerbangan dari Dubai yang akan memakai pesawat A380 dengan fasilitas yang sudah di-upgrade,” jelas Rashid.

Dalam upaya memberi pengalaman lebih pada para pelanggan yang terbang menuju dan keluar Jakarta, sejak Januari 2019, Emirates juga sudah memindahkan operasinya ke Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Dalam setiap penerbangan, Rashid menambahkan, Emirates setidaknya menyedikan dua jenis makanan, yakni sajian lokal rute itu berangkat dan kuliner internasional. Tambah lagi, setidaknya akan ada satu awak kabin yang bisa berbahasa lokal sesuai rute.

“Jadi, misal penerbangan dari Jakarta, dengan awak kabin kami yang total bisa berbicara dalam 60 bahasa, setidaknya akan ada satu yang bisa berbahasa Indonesia,” kata Rashid.

Penumpang yang membawa anak juga akan dimanjakan dengan penawaran mainan untuk semua kelompok umur di seluruh kelas. Anak berusia 0–2 tahun akan mendapat mainan binatang, sementara anak-anak kelompok usia 7–12 tahun akan mendapatkan Lonely Planet. Anak-anak usia 3–8 tahun juga akan terhibur sepanjang penerbangan melalui majalah Fly with Me yang memiliki fitur aktivitas menyenangkan, seperti teka-teki dan lelucon.

3 dari 4 halaman

Mendorong untuk Singgah di Dubai

Merupakan rumah bagi Emirates, pihak maskapai penerbangan ini juga mendorong pelanggan untuk singgah di Dubai. “Kami memang menghubungkan orang dari timur-barat, selatan-utara, lewat Dubai,” tutur Rashid.

Karenanya, kesempatan transit di Dubai sangat tinggi ketika melakukan penerbangan dengan Emirates. Dalam masa layover, Rashid menyarankan untuk sebentar keluar dan melihat betapa menganggumkan Dubai.

“Setiap saya pulang (ke Dubai), pasti ada saja atraksi baru yang bisa dilihat,” tuturnya. Juga, keberadaan visa kunjungan, yakni 48 jam seharga 10 dolar Amerika atau setara Rp142 ribu kian mempermudah kunjungan ke Dubai.

Wisata belanja sampai menikmati metropolitan, semua bisa jadi aktivitas menyenangkan untuk dilakukan di Dubai.

4 dari 4 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Premarital Check Up, Pasangan yang Akan Menikah Harus Periksa Apa Saja?

Liputan6.com, Jakarta Selain mempersiapkan lokasi, gedung, jumlah tamu undangan, katering, gaun, jas, hingga pernak-pernik lainnya, ada persiapan yang sebaiknya tak dilewatkan oleh pasangan yang akan menikah. Melakukan premarital check-up penting dilakukan oleh calon mempelai.

“Kenapa premarital check-up itu penting? Karena untuk mengetahui riwayat kesehatan, risiko, dan kondisi kesehatan reproduksi masing-masing pasangan,” ujar dokter kebidanan dan kandungan Sandy Prasetyo, ditemui di Palembang, Sumatera Selatan dalam acara Kondangan Pasti Sah yang diselenggarakan oleh DKT Indonesia, Minggu (17/8/2019).

Dengan mengetahui kondisi kesehatan masing-masing pasangan, kata Sandy, bisa dilakukan pencegahan atau penanganan sedini mungkin apabila ditemukan masalah kesehatan reproduksi pada pasangan.

Selain melakukan premarital check-up, dr Sandy yang berpraktik di RSIA Brawijaya Antasari ini juga mengajurkan pasangan yang akan menikah untuk merencanakan jumlah anak, waktu kehamilan, serta jarak usia antaranak.  

2 dari 3 halaman

6 Pemeriksaan yang Harus Dilakukan Pasangan Sebelum Menikah

Lantas pemeriksaan apa saja yang perlu perlu dilakukan oleh pasangan yang akan menikah terkait dengan kesehatan organ reproduksi?

1. Pemeriksaan darah untuk mengetahui adanya risiko anemia dalam kehamilan serta melahirkan keturunan dengan thalassemia dan hemofilia.

2. Pemeriksaan golongan darah dan rhesus untuk mengetahui kecocokan rhesus dan efeknya terhadap ibu dan bayi.

3. Pemeriksaan kadar gula darah untuk mencegah komplikasi yang disebabkan oleh diabetes saat kehamilan.

4. Pemeriksaan infeksi menular seksual untuk mendeteksi antibodi yang bereaksi terhadap bakteri sifilis, trepnema pallidum, juga pengecekan status HIV.

5. Pemeriksaan infeksi Hepatitis B untuk mencegah transmisi hepatitis B kepada pasangan melalui hubungan seksual dan dampaknya terhadap janin.

6. Pemeriksaan penyakit penyebab kelainan selama kehamilan lainnya seperti TORCH.

3 dari 3 halaman

Saksikan juga Video Menarik Berikut Ini

Apa Kabar Kasus Dugaan Pengeroyokan Aktivis di Makassar?

Liputan6.com, Makassar Dewan Pengurus Pusat Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK) RI mempertanyakan keseriusan penyidik Reskrim Polsek Biringkanaya dalam penanganan kasus dugaan pengeroyokan yang dialami oleh seorang aktivis antikorupsi di Makassar.

Ketua Dewan Pengurus Pusat Aliansi Peduli Anti Korupsi (APAK) RI, Mastan mengatakan pihaknya akan terus mengawal upaya tindak lanjut laporan dugaan pengeroyokan yang menimpa seorang aktivis antikorupsi yang tak lain pengurus APAK tersebut hingga proses hukum berjalan maksimal sejak dilaporkan resmi di Polsek Biringkanaya Makassar, 13 Juli 2019.

“Supaya proses pemeriksaan saksi yang sedang berjalan bisa terlaksana sesuai mekanisme dan prosedur sebagaimana diatur dalam KUHP, “ucap Mastan, Kamis (22/8/2019).

Tak hanya itu, laporan perihal dugaan pengeroyokan yang dialami anggotanya oleh beberapa orang yang mengaku sebagai anggota polisi tersebut telah sampai ditangan unit Profesi dan Pengamanan (Propam) Polrestabes Makassar.

“Sehingga kami sangat berharap agar supaya kasus ini dikawal terus sama Propam hingga dilimpahkan di Kejaksaan. Kami yakin dan percaya kalau Propam turun tangan untuk memantau proses pemeriksaan yang sedang berlangsung,” ujar Mastan.

Di samping itu, ia berharap bukti petunjuk yang telah diamankan oleh pihak penyidik, sekiranya dapat memperjelas kejadian yang sebenarnya.

“CCTV yang sudah diambil penyidik sebagai bukti petunjuk bisa memperjelas kejadian yang sebenarnya demikian juga saksi yang diambil BAP nya bisa memberikan keterangan yang sebenarnya,” tutur Mastan.

Namun, jika dalam penyidikan, ada indikasi bahwa saksi memberikan keterangan palsu, pihaknya akan melaporkannya dengan Pasal 242 KUHP ancaman pidana 7 tahun penjara.

“Kalau misalnya tiba-tiba CCTV itu rusak berarti ada orang yang sengaja menghapusnya sebagaimana kemarin ada salah satu tukang Ojek yang sempat mendengar ada orang datang di Pos Sekuriti ingin menghapus isi CCTV tersebut,” kata Mastan.

Terlepas dari itu, kata Masnan, pihaknya berharap agar proses hukum yang tengah berjalan dapat terlaksana sesuai mekanisme yang berlaku, sehingga kasus dugaan pengeroyokan yang dialami anggotanya selaku aktivis antikorupsi dapat terang-benderang.

“Maka kami sangat berharap pekan depan sudah terpenuhi Pasal yang diancamkan yakni Pasal 170 Ayat (2) angka 1 dan sudah ada kepastian hukum tentang status para pelaku,” harap Mastan.

Terpisah, Kapolsek Biringkanaya Makassar Kompol Andi Ashari mengaku belum bisa memberikan keterangan karena sedang mengikuti rapat koordinasi di Polrestabes Makassar.

“Langsung saja bisa hubungi Kanit Reskrim soal penanganan kasus pengeroyokan aktifis anti korupsi itu,” singkat Ashari.

2 dari 2 halaman

Kronologi Kejadian

Yusril Paneddu (41) seorang aktivis antikorupsi di Makassar mengungkapkan awal kejadian dugaan pengeroyokan yang dialaminya berawal saat ia dalam perjalanan pulang ke rumahnya di Jalan Boulevard Perumahan Villa Mutiara Garden, Makassar, Jumat 12 Juli 2018 sekitar pukul 01.00 wita.

“Saya dari rumah keluarga di Maros. Dalam perjalanan pulang mengendarai motor tepatnya di depan gerbang Perumahan Villa Mutiara Garden, saya diteriaki oleh beberapa orang yang mengaku oknum Polisi,” ucap Yusril.

Karena merasa diteriaki, Yusril pun berhenti dan coba menanyakan ada apa. Apakah ada masalah dengan dirinya.

“Beberapa oknum yang mengaku anggota polisi itu tak menggubris. Saya lalu singgah bertanya ke pos sekuriti pertanyakan apakah knalpot motor saya suaranya bising sehingga orang di sana teriaki saya. Sekuriti bilang tidak ada masalah,” terang Yusril.

Saat berbincang dengan sekuriti, beberapa oknum yang mengaku sebagai anggota polisi tadi, lalu mendatanginya dan langsung mengeroyok.

“Saat saya coba mempertahankan diri, tiba-tiba satu di antara pelaku acungkan senjata mengarahkan ke saya dan bilang jika dia anggota polisi. Saya tak melawan tapi tetap dipukuli oleh mereka. Punggung saya luka dan itu ada visumnya,” Yusril mengungkapkan.

Atas kejadian tersebut, Yusril pun melaporkan kasus pengeroyokan yang dialaminya ke Polsek Biringkanaya. dengan bukti laporan polisi bernomor LP Nomor: 1647/VII/2019/Polrestabes Makassar/Polsek Biringkanaya tertanggal 13 Juli 2019.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

[Cek Fakta] Hoaks Thoriq Si Pendaki Gunung Piramid Ditemukan Selamat

Liputan6.com, Jakarta – Kabar tentang Thoriq Rizki Maulidan yang ditemukan selamat, setelah sempat menghilang di Gunung Piramid, Bondowoso, Jawa Timur, viral di media sosial. Kabar ini disebarkan oleh akun facebook Bacott:v pada 3 Juli 2019 lalu.

Akun facebook Bacott:v mengunggah sebuah gambar seorang pria yang tengah duduk di sebuah hutan. Ia tampak mengenakan jaket berwarna putih. Dalam gambar itu disebut bahwa Thoriq telah ditemukan selamat. “AKHIRNYA.. Thoriq berhasil di temukan dengan Selamat”.

Akun facebook tersebut kemudian menambahkan sebuah narasi dalam konten yang diunggahnya. “Alhmdulillah Thoriq sdah d tmukan,dan brhasil selamat😇,” tulis akun facebook Bacott:v.

Konten yang diunggah Bacott:v telah 1.700 kali dibagikan dan mendapat 859 komentar warganet.

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Setelah ditelusuri, kabar tentang Thoriq yang ditemukan selamat ternyata tidak benar. Fakta ini dikutip dari situs Liputan6.com dengan judul artikel “Detik-Detik Menegangkan Evakuasi Jenazah Thoriq di Gunung Piramid“.

Liputan6.com, Bondowoso – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi jenazah Thoriq dari titik penemuannya di dasar tebing Gunung Piramid, Kabupaten Bondowoso, pada Sabtu (6/7/2019), sekitar pukul 13.15 WIB. Butuh waktu sekitar satu jam untuk mengangkat jenazah dari lokasi penemuan di punggungan sirip naga Gunung Piramid.

“Setelah berhasil dievakuasi dari dasar tebing, selanjutnya jenazah Thoriq dipersiapkan untuk proses evakuasi menuju ke Pos 2 dan dilanjutkan ke titik evakuasi di Pos 1,” ujar Rudy Prahara selaku Komandan tim operasi Pos BASARNAS Jember, Sabtu, 6 Juli 2019.

Tim SAR gabungan sangat berhati-hati saat mengevakuasi jenazah Thoriq menuju ke Pos 1. Sebab, mereka harus melewati jalur punggungan naga yang sempit. Terlebih lagi, kondisi di sebelah kanan dan kirinya jurang yang curam.

Setelah berjuang dengan keras melewati ektremnya jalur, akhirnya tim SAR gabungan berhasil membawa jenazah Thoriq sampai di Pos 1 sekitar pukul 16.45 WIB.

Dari Pos 1, selanjutnya jenazah Thoriq dibawa menggunakan ambulans menuju ke RSUD dr Koesnadi Bondowoso untuk dilakukan proses lebih lanjut oleh petugas berwenang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, tim SAR gabungan menghadapi kendala berupa kondisi titik penemuan yang terjal dan ekstrem saat akan mengevakuasi Thoriq dari dasar tebing Gunung Piramid, pada Sabtu (6/7/2019) siang.

Komandan tim operasi Pos BASARNAS Jember, Rudy Prahara mengatakan, pada pukul 09.15 WIB, SRU 2 (terdiri dari tim Pos BASARNAS Jember dan SAR OPA Jember) berhasil bergabung dengan SRU 1 (terdiri dari unsur TNI – Polri, Wanadri, GMPT Bondowoso dan sejumlah unsur lainnya).

Rudy menambahkan, SRU 1 dan SRU 2 kemudian menyiapkan jalur evakuasi dan merencanakan langkah-langkah evakuasi yang akan dilakukan, dengan mempertimbangkan kondisi medan yang ada.

Lebih lanjut, tim SAR gabungan mengirimkan tiga orang personel dari SRU 3 untuk bergabung dengan SRU 1 dan SRU 2 sebagai tambahan kekuatan. SRU 3 sendiri telah sampai di Pos 2 sejak pukul 10.00 WIB.

“Tiga orang personel tambahan dari SRU 3 ini sedianya akan membantu proses evakuasi korban secara estafet menuju ke daerah yang dikenal dengan dengan punggungan sirip naga,” ujar Rudy.

Hingga pukul 11.45 WIB, SRU 1 dan SRU 2 belum berhasil mengevakuasi Thoriq dari titik koordinat penemuan menuju ke daerah punggungan sirip naga Gunung Piramid, karena terkendala ektrimnya jalur yang akan dilalui saat proses evakuasi dilakukan.

Adapun personel SRU 3 yang lain telah bersiaga di daerah ekor naga, sejak pukul 11.17 WIB. Daerah ekor naga ini tepatnya berada pada koordinat 07° 56′ 14″ S 113° 44′ 17″ E. Rencananya jika Thoriq sudah dievakuasi dan tiba di daerah ekor naga, maka SRU 3 akan melanjutkan proses evakuasi menuju ke Pos 2.

Selain itu, fakta lainnya juga bisa dilihat di akun instagram @mountnesia. Akun ini mengunggah gambar yang sama dengan yang diunggah akun facebook Bacott:v.

Namun, akun @mountnesia memberikan keterangan bahwa foto tersebut merupakan korban selamat setelah dinyatakan menghilang selama 9 hari di Gunung Arjuno, Jawa Timur.

Roy, anak warga perum bumi adimulyo, singosari Malang dilaporkan hilang selama 9 hari dan ditemukan di Alas Lali Jiwo Gn. Arjuno.

Menurut info dia mempelajari sebuah ilmu dari buku (apakah ilmu hitam?), Info dari @atimsantoso75 – “Setlah kami memeriksa barang bawaannya kami menemukan buku buku yang berkaitan dengan Islam, dan dia / Roy menyatakan bahwa dirinya adalah Musyafir. Jadi Roy tidak mempelajari ilmu hitam.

Sekali lagi tidak ada ilmu hitam.. tetapi ilmu yang berhubungan hubungannya dengan agama Islam.”.Dari grup FB, Atim Santoso mengatakan bahwa roy mempelajari ilmu dr buku..dan misi dia adalah Musyafir..,wktu itu ketika Atim bertiga sedang dalam misi penyisiran ulang Faiqus yg hilang & belum di tmukan, pas sampai di atas Lali Jiwo masuk d Cemoro Sewu, atin dan rekan bertemu ank ini.

Pendakian tutup kok ada pendaki yang naik. akhirnya Atin laporan ke petugas di bwh via HT, stlah mengantongi identitas kami foto KTP & kirim via Wa kbtulan ad signal. Stlah terkirim petugas terkait t srh share d komunitas ARELA & Peduli Malang, ketemulah keluarganya.

Akhirnya mluncurr ke Pospend & memang anak ini sudah hilang 9 hari & id laporan di kepolisian sekitar. Atin memaksa turun dan korban tdk mau..dgn cara halus/ kasar tapi tetep aja dengan tujuannya yaitu cari sumber d atas/ puncak & dia mengaku Musyafir.. tap tap dan geser foto untuk melihat videonya ●>>>.Yang mau berbagi atau KOREKSI kronologisnya yang lebih lengkapnya bisa share di kolom komentar 👇,” tulis akun instagram @mountnesia.

3 dari 4 halaman

Kesimpulan

Thoriq Rizki Maulidan, pendaki Gunung Piramid Bondowoso, Jawa Timur memang sudah ditemukan setelah dinyatakan hilang 12 hari. Namun, sayang, dalam kondisi meninggal dunia.

Narasi yang disampaikan akun facebook Bacott:v tidak sesuai dengan fakta sebenarnya. Foto yang diunggah oleh akun facebook tersebut bukan Thoriq, melainkan Roy. Korban yang ditemukan selamat, usai menghilang 9 hari di Gunung Arjuno.

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama 49 media massa lainnya di seluruh dunia.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi hoax yang tersebar di masyarakat.

Jika anda memiliki informasi seputar hoax yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

[Cek Fakta] Viral Makhluk Aneh Ikan Bertubuh Manusia, Fakta Atau Hoaks?

Liputan6.com, Jakarta – Halaman Facebook Viral on Videos mengunggah sebuah video pada 30 Juli 2019.

Video tersebut menayangkan sesosok ‘makhluk’ yang terlihat seperti percampuran antara manusia dan ikan.

Bagian kepala berbentuk ikan, dengan mulut terbuka dan menunjukkan gigi-gigi yang runcing. Sementara badan dan kedua tangan yang terikat menyerupai manusia.

“Aneh, Nelayan Ini Temukan Ikan berbadan manusiaAneh, Nelayan Ini Temukan Ikan berbadan manusia,” demikian narasi yang ditambahkan dalam unggahan tersebut.

Sejak kali pertama ditayangkan, postingan tersebut telah dibagikan lebih dari 12.700 kali dan mendulang 692 komentar — ada yang menyangkal, ada juga yang percaya.

Berdasarkan data Facebook, hingga Kamis malam 22 Agustus 2019, video tersebut telah ditonton sebanyak 2.700.540 kali, dari dua postingan berbeda.

Video unggahan akun Viral on Videos ditonton sebanyak 1.099.133 kali, dan unggahan lain sebanyak 1.601.427 kali.

Benarkah video yang viral tersebut menguak fenomena aneh soal makhluk setengah ikan dan setengah manusia?

2 dari 4 halaman

Penelusuran Fakta

Tidak ada keterangan lokasi dalam unggahan laman Facebook Viral on Videos.

Namun, berdasarkan penelusuran Cek Fakta Liputan6.com, video serupa juga viral di situs berbagi video Youtube.

Salah satunya berjudul, Real Life Mermaid (Aquaman) Caught by Fisherman in Indian Beach | Half Fish Half Human Found yang telah ditonton sebanyak 5.499 kali sejak 15 Desember 2017. 

Pihak pengunggah mengklaim, makhluk yang masih bernapas tersebut ditemukan di perairan India oleh sejumlah nelayan. 

“Real Mermaid (Aquaman Aurther Curry) with breathing gills and human hands was found in Indian beach lately. It was half fish and half human with well built body found in Indian waters by fisherman. Watch the video and witness the eight wonder of the world,” berikut narasi yang ditambahkan akun YouTube, Feeding Live.

Cek Fakta - klaim manusia bertubuh ikan

Situs pemberantas hoaks, Snopes.com, dalam artikel berjudul, Was a Real Mermaid Found in India?, telah memverifikasi klaim terkait pada 19 Desember 2017.

Berdasarkan temuan Snopes.com, sejumlah foto yang mengklaim penampakan tersebut sebagai ‘sosok putri duyung dalam dunia nyata’ viral di media sosial pada Desember 2017.

Ada banyak versi soal lokasi temuannya, dari London, Dubai, juga India.

Berikut cuplikan artikel Snopes.com:

Those sharing these images claimed that it showed some sort of mermaid, but they could not agree on where the discovery actually took place. These images were shared as if the mythical creature had been found in varying locations, from London, to Dubai, to India. This is a common trope of hoaxes, as fraudsters will alter small details in order to target a specific audience. If this were a genuine mermaid, on the other hand, simple details about the discovery such as where and when it occurred would likely remain constant.

This “mermaid” is actually an animatronic sculpture. Although we haven’t been able to find out much information about who created it or where it is currently displayed, we did come across a photograph showing an artist working on this project.

That image was accompanied by some additional information about the “mermaid.” The web site The News Fact reported that it is made of wood and fiber and that there’s a motor in the throat to simulate breathing:

The real secret behind the video is, as it was a work of art created by an artist. The news published in Myanmar stated that it was an artist from Myanmar created a masterpiece using wood and fiber and this artwork is made of a motor in its throat to make it look natural.

It’s unclear if this mermaid was created as a film prop or simply as a piece of art. However, we’re certain that it shows a man-made creation and not a genuine mermaid.

Berdasarkan temuan Snopes.com, itu bukanlah makhluk nyata, melainkan karya seorang seniman Myanmar.

Situs thenewsfact.com, dalam artikel berjudul VIRAL: Human Like Fish Found in Vizag Sea is Fake | Watch Video, mengungkapkan bahwa seniman asal Myanmar tersebut menciptakan karyanya menggunakan kayu dan fiber.

Cek Fakta - Ikan bertubuh manusia, benarkah?

“Karya seni tersebut menggunakan mesin (motor) di bagian tenggorokan, untuk membuatnya terlihat natural,” demikian temuan situs thenewsfact.com.

Dengan motor tersebut, karya seni makhluk setengah ikan dan setengah manusia itu terlihat seperti bernapas. 

3 dari 4 halaman

Kesimpulan Klaim

Tak ada bukti sahih yang mendukung bahwa makhluk setengah ikan, setengah manusia dalam video itu nyata adanya.

Ternyata, itu adalah karya seni ciptaan seorang seniman asal Myanmar. Tampilan makhluk tersebut bernapas disebabkan adanya motor di bagian tenggorokannya, yang sengaja ditambahkan agar muncul kesan ‘natural’. 

4 dari 4 halaman

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia. 

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu. 

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.