Bermasalah di Lion Air JT 610, Apa Itu Flight Control?

Jakarta – Wakil Ketua KNKT Haryo Satmiko menyatakan pilot Lion Air JT 610 sempat menyampaikan adanya permasalahan flight control. Setelah itu pilot meminta naik ke ketinggian 5.000 kaki.

“Pada jam 06.22 WIB, pilot menghubungi Jakarta Control dan menyampaikan permasalahan flight control saat terbang di ketinggian 1.700 feet dan meminta naik ke ketinggian 5.000 feet. Jakarta Control mengizinkan pesawat naik ke 5.000 feet,” kata Haryo dalam keterangan tertulis kemarin, Senin (29/10/2018).

Sekitar 10 menit kemudian, Jakarta Control kehilangan kontak dari pesawat PK-LQP tersebut. Beberapa jam kemudian, pesawat itu dipastikan jatuh di perairan Karawang.

Flight control merupakan sistem yang wajib ada pada sebuah pesawat. Dikutip dari situs resmi lembaga regulator penerbangan sipil Amerika Serikat (Federal Aviation Administration), Flight Control setiap tipe pesawat bisa berbeda-beda.

Meski bisa berbeda-beda, namun desain paling standar dari flight control mirip seperti pesawat zaman dulu. Sistem flight control dioperasikan dengan komponen mesin seperti tuas, kabel, katrol, dan terkadang memakai rantai untuk mentransmisikan daya pengontrol dek pesawat di permukaan tanah.

“Ada beberapa bagian dari flight control, gampangnya ada aileron; itu sayap pesawat, kemudian elevator; itu yang mengatur naik-turunnya pesawat, dan rudder yang bagian ekor pesawat yang tegak. Kalau elevator itu bagian ekor pesawat yang datar,” papar Ketua Umum Ikatan Pilot Indonesia (IPI) Capt Rama Noya saat berbincang dengan detikcom, Selasa (30/10/2018).

Rama belum bisa memastikan bagian flight control mana yang dianggap bermasalah oleh pilot Lion Air JT 610 kemarin. Menurut Rama, hanya Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) yang berhak mengumumkan terkait kerusakan pesawat tersebut. KNKT pun masih menunggu kotak hitam alias black box untuk mengungkapnya.

“Saya bisa bicara kalau black box-nya sudah dibuka,” kata Rama.

Saksikan juga video ‘Lion Air JT 610 Sempat Bermasalah di Denpasar’:

[Gambas:Video 20detik]

(bag/fjp) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Begini Cara Manfaatkan Teknologi dalam Bisnis Kamu

Teknologi telah mengubah berbagai sistem kerja di perusahaan-perusahaan besar. Tidak sedikit pula perusahaan baru yang muncul dan menawarkan sistem kerja yang jauh lebih modern dan menarik. Terutama dengan hadirnya generasi milenial saat ini. Komunikasi menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam bisnis.

Sebagai pemilik bisnis, kamu tidak boleh mengesampingkan ‘komunikasi’ dalam bisnis. Memanfaatkan teknologi untuk membangun komunikasi yang lebih efektif bisa diterapkan. Kamu bisa mulai mencoba menggunakan aplikasi untuk komunikasi internal tim, misalnya Google Chat dan Slack.

Dua aplikasi ini mempermudah kamu untuk saling berbagi informasi tentang pekerjaan serta dalam melakukan monitoring. Jika kamu belum memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan komunikasi, sekarang adalah saat yang tepat untuk memulai.

5. Membangun tingkat keamanan informasi bisnis

Keamanan informasi bisnis dapat dikompromikan tanpa teknologi dan perangkat lunak yang tepat.Banyak peretas/hacker untuk mendapatkan akses ke informasi sensitif. Inilah mengapa kamu harus menerapkan teknologi sebagai tempat berlindung yang aman untuk mencoba mencegah pelanggaran keamanan ini.

Teknologi memastikan bahwa informasi dapat diakses oleh orang yang tepat melalui permintaan kata sandi maupun email yang terkonfirmasi, sehingga dapat menghindari kebocoran data pribadi.

Sebagai pemilik bisnis, kamu perlu memahami dan menerapkan teknologi canggih untuk menjaga persaingan bisnis kamu. Tidak dapat disangkal bahwa teknologi membentuk kembali setiap aspek tempat kerja, dan memiliki alat yang tepat di tempat akan membantu bisnis kamu tetap di depan. (Felicia Margaretha)

Ada yang Harganya Sampai Rp 300 Juta, Apa Istimewanya 7 Makanan Ini?

Tidak seperti burger kebanyakan, bahan-bahan yang digunakan untuk membuat burger istimewa ini membuat harganya begitu mahal. Bahan-bahannya yakni daging kobe wagyu 280 gram, daging domba Selandia Baru, garam Himalaya, jamur truffle hitam, bacon dengan sirup maple, kaviar beluga, serta bebek bertaburkan daun emas.

Untuk menambah kelezatannya, juga diberi matcha Jepang serta mayonaise sebagai saus. Baru ditutup dengan roti berbalut emas. Burger ini dapat kamu peroleh di Hoky Tonk, London seharga Rp 25,11 juta.

Hoax Lagi! Foto Viral Pesawat Terbelah Bukan Lion Air JT 610 Jatuh

Jakarta – Di media sosial beredar foto-foto yang disebut sebagai pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh. Informasi itu dipastikan tidak benar.

Foto yang viral memperlihatkan bangkai pesawat Lion Air yang terbelah dan bagian dalam pesawat terlihat. Bangkai pesawat itu ada di laut dan tampak beberapa petugas di sebelahnya.

Foto itu ramai disebut sebagai pesawat Lion Air JT 610 Jakarta-Pangkalpinang yang jatuh. Hingga saat ini, main body pesawat tersebut belum ditemukan meski lokasi sudah diketahui.

“Di sosial media beredar foto ini yang menyebutkan sebagai pesawat Lion Air JT-610. Info itu tidak benar. Itu Hoax,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho lewat Twitter, Selasa (30/10/2018).

Foto itu adalah bangkai pesawat Lion Air JT 904 yang kecelakaan pada 13 April 2013. Kecelakaan saat itu terjadi di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali.

“Jangan menyebarkan hoax,” kata Sutopo mengingatkan.

Sebelumnya, foto dan video sejumlah penerbangan sempat viral dan disebut dari penerbangan Lion Air JT 610. Padahal, itu dari penerbangan lain.

Polisi meminta masyarakat untuk tak menyebarkan informasi bohong atau hoax terkait insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Polisi mengingatkan penyebar hoax musibah tersebut bisa dijerat pidana.

“Kepada pihak-pihak yang memiliki informasi hoax tidak dibenarkan dan bisa dikenai undang-undang, pidana,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (30/10/2018).
(imk/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Polemik Kampung Muslim di Negeri Syariat

Lantas, bagaimanakah sebenarnya kampung muslimin, jika projek tersebut terlaksana kelak?

Menurut Ketua Panitia Pembentukan Kampung Muslimin, Ena Herisna, di desa yang didaulat sebagai kampung muslimin warganya akan secara ketat melaksanakan syariat Islam. Penerapannya melibatkan seluruh komponen yang ada di desa. Pemerintah hanya me-monitoring dan mengevaluasi.

Adapun beberapa gambaran yang nanti ditemukan di kampung-kampung muslimin diantaranya, terdapat remaja yang berpakaian syar’i, pemuda pemudinya jauh dari narkoba, serta anak-anaknya tampak mengaji selepas maghrib. Selanjutnya, pemuda pemudi yang ada di kampung muslimin nanti, adalah mereka yang etno-nasionalisme-nya terukur dari sifat dan sikapnya mengamalkan Pancasila dalam kesehariannya.

Hal ini, pertegas pula oleh pernyataan Bupati Aceh Barat, Ramli MS, saat diwawancarai Liputan6.com, Senin, 29 Oktober 2018. Menurutnya, kampung muslimin yang diinisiasi olehnya itu sebagai ‘bentengnisasi’ agar ideologi, baik agama maupun negara aman dari berbagai hal yang dapat menganggu-gugat keduanya.

“Di kampung muslimin, akan ada pendalaman nilai-nilai keagamaan, dan pendalaman nilai-nilai kenegaraan. Jadi bisa disebut kampung islami yang pancasilais. Selama ini, orang tidak lagi berpikir ideologis, apakah agama, atau negara. Mereka nanti akan dibimbing. Mereka nanti akan diajar, termasuk politik hingga pertahanan nasional,” sebut Ramli.

Kampung muslimin juga akan mendapat perhatian khusus dari segi pembangunan. Hal ini, akan menjadi pembeda antara desa yang didaulat sebagai kampung muslimin dan yang bukan kampung muslimin.

“Yang paling beruntungnya kampung muslimin ini, semua SKPK itu terlibat di dalamnya. Misal, di kampung muslimin itu jalannya rusak, ada perumahan yang layak dibantu, atau lainnya. Semua dinas yang ada di Aceh Barat turun ke desa itu,” ungkapnya.

Selain itu, peningkatan ekonomi masyarakat di kampung muslimin turut menjadi prioritas. Hal ini kiranya, berkaitan erat dengan jargon, ‘kefakiran dekat dengan kekafiran’. Dalih, bahwa agama secara ideologi bisa saja sewaktu-waktu oleng oleh materi pun menjadi dasar.

“Kalau tidak seperti itu, Islam mudah diobok-obok. Coba lihat, Islam selama ini, karena tidak ada uang, akidahnya mudah berubah,” dalih Ena. Oleh Ena, kekhususan kampung muslimin tidak bermaksud meng-anaktirikan desa-desa lain di kabupaten itu. Desa lain dapat menerapkan hal yang sama melalui Musrembangdes masing-masing.

“Kan, sekarang ada Musrembang, ada dana desa. Mereka bisa memasukkannya kesana. Kampung muslimin ini hanya sebagai sampel. Menjadi contoh bagi desa lain, sehingga mereka bisa mandiri,” kata sarjana kesehatan masyarakat itu.

Harapan Lahirnya Budaya Tertib di MRT Jakarta

Liputan6.com, Jakarta – Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta akan dioperasikan pada Maret 2019 dan digadang-gadang menjadi transportasi berbasis rel paling modern. Untuk pertama kalinya, Indonesia akan memiliki kereta bawah tanah yang melayani penumpang secara komuter.

Keberadaan MRT tidak hanya memenuhi dari segi infrastruktur, tapi juga memastikan adanya integrasi yang baik antarmoda transportasi di Jakarta. Seperti halnya di negara-negara lainnya, yakni Jepang, Korea Selatan, Singapura, ataupun Malaysia.

Bahkan berjalan kaki telah menjadi budaya ataupun kebiasaan di berbagai negara tersebut. Budaya itu pun menjadi kekaguman Widya Handayani, salah satu karyawan perusahan alat musik asal Jepang yang beroperasi di Cibitung, Kabupaten Bekasi. Tiga tahun yang lalu ketika tinggal di Shizuoka, Jepang, Widya mengaku keheranan saat perjalanan bersama temannya menuju Stasiun Hamamatsu.

Bersih dan rapi menjadi kata-kata yang diingatnya. Trotoar pun bersih tanpa ada pedagang kaki lima (PKL) ataupun asongan. Widya menyatakan, warga yang tinggal di Negara Sakura harus menggunakan bus ataupun rela berjalan kaki menuju stasiun. Ketika memasuki stasiun, warga yang tidak buru-buru langsung berdiri di tangga bagian kiri. Sebab bagian kanan disediakan untuk penumpang yang terburu-buru.

Seperti halnya naik kereta commuter line di Indonesia, sebelum memasuki kawasan menunggu kereta, calon penumpang harus memilih tiket seperti nice pass, Toica, ataupun Suica. Sedangkan isi ulang kartu juga dapat dilakukan pada vending machine tiket yang ada.

“Kalau ini sama kayak di Indonesia sih ada e-money atau kartu yang bisa diisi ulang di stasiun. Harga tiketnya sendiri berbeda sesuai jarak,” kata Widya kepada Liputan6.com, Minggu, 29 Oktober 2018.

Untuk kawasan concourse, tidak semua stasiun menjualkan makanan. Kata dia, hanya kawasan pusat bisnis atau perkantoran saja. Akan tetapi, beberapa vending machine khusus makanan atau minuman tersedia di setiap stasiun.

Kekagumannya bertambah kala di peron menunggu kereta. Saat kereta tiba, waktu kedatangan sangat tepat seperti yang ditetapkan. Kemudian, antrean langsung terbelah dua dengan mendahulukan penumpang turun. Dia mengaku tidak menemukan penumpang naik dan turun kereta saling bertabrakan ataupun saling mengumpat.

Setelah itu, penumpang yang menunggu di peron dapat memasuki kereta dengan rapi dan mengantre. Suasana di dalam kereta juga membuat Widya bergumam. Karena jauh berbeda dengan suasana di kereta listrik yang biasa dia jumpai di tanah air. Tak ada warga Jepang yang berisik ketika di dalam kereta, bahkan untuk mengangkat telepon genggam pun mereka segan.

Sementara itu untuk penyandang disabilitas, Widya menyebut tidak ada pembeda dengan kereta yang sering ditumpanginya dari Bekasi ke Jakarta. Yakni, disediakan bangku khusus dan biasanya tidak akan ditempati warga biasa.

“Dan mereka ada pelayanan gratis tiket kereta untuk kaum manula. Jadi kayak ada kartu khusus yang saat ditapping enggak perlu bayar,” jelasnya.

Pesawat Jatuh, Kemenhub Audit Lion Air

Liputan6.com, Jakarta – Kementerian Perhubungan mengeluarkan perintah audit terhadap PT Lion Mentari Airlines pasca insiden jatuhnya pesawat rute Cengkareng-Pangkal Pinang yang jatuh di Perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat pada Senin, 29 Oktober 2018.

Perintah audit itu tertuang dalam surat penugasan kepada Inspaktur Special Audit yang tertanggal 29 Oktober 2018. Surat ini ditandatangani oleh Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara Kemenhub Capt Avirianto.

“Berdasarkan kejadian kecelakaan pesawat B 737- 8 Max registrasi PK – LQP yang dioperasikan oleh PT Lion Mentari Airlines tanggal 29 Oktober 2018, bersama ini disampaikan bahwa Direktur Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara akan melaksanakan special audit terhadap AOC 121 – 010 milik PT Lion Mentari Airlines dan AMO 145D-914 milik PT Batam Aero Technic,” tulis surat tersebut.

AOC (Air Operator Certificate) 121 adalah sertifikat izin terbang yang diberikan kepada maskapai maskapai yang mengoperasikan pesawat berkapasitas di atas 30 tempat duduk.

Sedangkan Approval Maintenance Organization (AMO) 145 adalah sertifikat persetujuan pengoperasian perusahaan maintenance pesawat.

Dalam surat perintah audit tersebut, Kemenhub setidaknya akan mengirimkan lima orang auditornya untuk melaksanakan tugas tersebut.

Meski Dikritik, Singapura Tetap Hukum Mati 6 Terpidana Narkoba pada Oktober 2018

Liputan6.com, Singapura – Singapura dikabarkan mengeksekusi enam terpidana pelanggaran narkoba pada bulan Oktober ini, di tengah desakan LSM Amnesty International dan Pemerintah Malaysia yang sebelumnya berjanji menghapuskan hukuman mati.

Terpidana mati Prabu N Pathmanathan (31 tahun), warga Malaysia yang dipenjara mati sejak 2014, dikabarkan telah digantung di Penjara Changi pada Jumat 26 Oktober 2018 lalu.

Terpidana kedua, Irwan bin Ali, yang disebutkan sebagai warga Singapura, juga dieksekusi pada saat yang sama.

Menurut International Federation for Human Rights, terpidana mati lainnya Selamat bin Paki secara diam-diam juga telah dieksekusi.

Ketiga terpidana ini termasuk di antara enam terpidana yang dieksekusi sepanjang bulan Oktober, semuanya karena pelanggaran narkoba, demikian seperti dikutip dari ABC Indonesia, Selasa (30/10/2018).

Menurut pengacara Prabu, Surendran, penolakan pihak berwenang Singapura untuk mempertimbangkan permohonan grasi kliennya itu, merupakan tindakan tidak sah.

Media setempat melaporkan kantor Presiden Singapura Halimah Yacob telah mengirimkan surat kepada keluarga Prabu menyampaikan tidak dapat mengabulkan permintaan grasi mereka.

Surendran mengatakan kliennya merasa telah berubah setelah berada dalam penjara dan bahkan menjadi “sangat spiritual”.

“Dia masih ingin hidup. Dia ingin punya kesempatan lagi,” kata Surendran kepada ABC.

Dia menambahkan Singapura tampaknya memperpendek masa pemberitahuan eksekusi diberikan kepada terpidana narkoba “sehingga dapat mengeksekusi mereka tanpa ribut-ribut”.

“Sangat tidak adil serta merugikan narapidana dan keluarganya diberitahu waktu pelaksanaan eksekusi kurang dari seminggu,” tambahnya.

Simak video pilihan berikut:

Dia mengaku tergiur dengan bayaran yang bisa mencapai belasan juta rupiah jika berhasil menjaditransporter sabu antar anggota jaringan.

Dari 24 Kantong Jenazah, 10 Berisi Korban dan 14 Puing Lion JT 610

Jakarta – 24 kantong jenazah berhasil dibawa dari proses pencarian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat. Sebanyak 10 kantong jenazah dipastikan berisi korban, dan sisanya hanya serpihan pesawat.

“Sampai tadi malam kita sudah melaksanakan evakuasi khususnya ya korban-korban. Kita sudah kumpulkan ada 10 kantong jenazah yang ada 10. memang total kantong ada 24 tetapi yang 14 adalah serpihan-serpihan kecil, yang korban jenazah ada 10 kantong,” ujar kata Kabasarnas Masdya M Syaugi, di dermaga JICT 2, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (30/10/2018).

Namun, Syaugi tak menjelaskan apakah korban yang ditemukan dalam keadaan utuh atau tidak. Dia mengatakan semua kantong jenazah sudah diserahkan ke RS Polri.

“Kalau yang ada di atas permukaan sudah kita ambil semua. sudah kita collect semua ada disini dan 10 kantong itu sejak tadi malam sudah kita serahkan kepada Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diidentifikasi,” ujar Syaugi.

Jumlah kantong jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 yang dikirim ke RS Polri terus bertambah. RS Polri akan berjaga selama 24 jam untuk menunggu kiriman kantong jenazah.

“Dari postmortem jenazah yang sudah dikirimkan 24 kantong jenazah,” kata Kepala RS Polri dr Musyafak dalam konferensi pers di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/10) kemarin.

Pesawat Lion Air JT 610 sendiri jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10) sekitar pukul 06.33 WIB. Pesawat berjenis Boeing 737 MAX 8 itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta menuju Bandara Depati Amir Pangkalpinang, Bangka Belitung dengan membawa 189 orang di dalamnya.

Saksikan juga video ‘Ada 2 WNA di Pesawat Lion Air JT 610’:

[Gambas:Video 20detik]

(haf/haf) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Dengar Lion Air JT 610 Jatuh, Vega Darwanti Merinding

Memang, pada Minggu, Vega menunggah foto dirinya dan suaminya, Dema Sany Sanjaya, tengah berada di dalam pesawat menuju Jakarta dari Surabaya.

Maka tak heran ia pun merasa sedih dan berduka atas musibah jatuhnya Lion Air JT 610 yang terjadi keesokan hari, setelah ia mengalami hal mendebarkan selama di pesawatnya.