Total di Pilpres, Direktur Relawan Jokowi-Amin Mundur dari LDNU

Jakarta – Direktur relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Maman Imanulhaq, ingin total memenangkan pasangan nomor urut 01 itu pada Pilpres 2019. Totalitas, Maman menanggalkan jabatannya sebagai Ketua Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nadhlatul Ulama (LD PBNU) periode 2015-2020.

“Saya sendiri yang mengusulkan pergantian dan merekomendasikan sejumlah nama. Alhamdulillah SK baru kepengurusan LD PBNU telah keluar. Saya ucapkan selamat berjuang, semoga Allah meridai setiap langkah perjuangan kita untuk NKRI maslahah,” tutur Maman di Rumah Aspirasi Jokowi-Amin, Jum’at (26/10/2018).

Maman menegaskan dirinya sepenuh hati mengemban tugas sebagai direktur relawan Jokowi-Amin. Dia ingin bertanggung jawab dengan amanah itu.

“Menjadi ketua tim relawan ini juga adalah mandat PBNU, spiritnya tentu bagaimana kita mengawal pemenangan pimpinan tertinggi kita, Rais Aam KH Ma’ruf Amin untuk menang berjuang bersama Pak Jokowi. Sebuah kepercayaan yang harus dijawab dengan kerja keras, soliditas NU karena kita sudah bicara harga diri, marwah perjuangan NU untuk mengawal NKRI,” ucapnya.

“Banyak fitnah menyerang Pak Jokowi-Kiai Ma’ruf, ini tentu perlu dilawan dengan kebersamaan dan kerja cerdas. Semoga Allah menguatkan kita agar mampu mengantarkan pasangan Jokowi-Kiai Ma’ruf sosok pemimpin yang merakyat,” sebutnya.

(gbr/idn)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

HEADLINE: Demi Piala Dunia, Bisakah Timnas U-19 Jungkalkan Jepang di Piala AFC?

Untuk ini, tentu dibutuhkan perjuangan lebih keras lagi. Sebab, Jepang, yang berstatus juara Grup B, jelas bukan lawan sembarangan. Mereka adalah juara bertahan Piala AFC U-19 usai mengalahkan Arab Saudi di final dua tahun lalu. Di luar itu, enam kali Jepang menembus partai final.

Namun, tentu tidak pada tempatnya Timnas U-19 gentar. Pelatih Indra Sjafri pun berusaha tetap optimistis, membakar semangat pasukannya. “Kalau Tuhan berkehendak, tidak ada yang tidak mungkin,” ujar pria asal Minang itu.

Bek Timnas U-19, Indra Mustafa, setuju dengan sang pelatih. Lawan Jepang, dia dan rekan-rekannya siap habis-habisan demi meraih kemenangan.

“Menghadapi Jepang, persiapan saya tidak akan ada yang berbeda. Modal kami adalah bekerja keras dan bekerja sama dengan teman-teman setim,” ujar Indra Mustafa.

Indra menyadari Jepang yang berstatus juara bertahan adalah lawan yang sangat tangguh. “Kalau Allah memberikan rezekinya dengan kami lolos ke Piala Dunia, tentu kami bersyukur. Satu hal yang pasti kami akan kerja keras dan Tuhan yang akan menentukan,” ujarnya.

Sekarung Recehan untuk Suap Bupati Cirebon

Liputan6.com, Jakarta – Daftar kepala daerah yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali bertambah. Kali ini Bupati Cirebon Sunjaya Purwadisastra yang diciduk oleh KPK.

Sunjaya terjerat OTT KPK pada Rabu 24 Oktober 2018. Selain Sunjaya, KPK juga menangkap Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Cirebon Gatot Rachmanto yang ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap jual beli jabatan.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata mengatakan, penangkapan keduanya berdasarkan laporan dari masyarakat.

Menurut Alex, pada Rabu, 24 Oktober 2018, tim KPK menerima informasi akan terjadi transaksi suap jual beli jabatan dan gratifikasi kepada Sunjaya. Tim kemudian menuju kediaman ajudan Sunjaya berinisial DS dan mengamankan uang Rp 116 juta dalam pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu.

“Tim juga mendapatkan bukti setoran ke rekening penampungan milik Bupati yang diatasnamakan orang lain senilai Rp 6.425.000.000,” ujar Alex di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (25/10/2018).

Kemudian, sekitar pukul 16.30 WIB, tim penindakan menuju kediaman Gatot dan menangkapnya. Secara paralel, tim juga mengamankan Sunjaya dan ajudannya yang berinisial N di kantor pendopo Bupati.

“Tim juga kemudian mengamankan Kabid Mutasi berinisial SD. Kemudian, pukul 17.30 WIB, Kepala BKPSDM berinisial SP tiba di kantor bupati dan diamankan tim,” kata Alex.

Setelah itu, tim penindakan membawa mereka yang diamankan ke Gedung KPK.

“Kamis (25/10/2018), sekitar pukul 15.30 WIB, sekretaris Sunjaya berinisial S mendatangi Gedung KPK dan membawa uang Rp 296.965 dan menyerahkan kepada KPK,” kata Alex.

Sebelum ditetapkan sebagai tersangka, Sunjaya sempat mengembalikan uang senilai Rp 269.965.000 kepada KPK yang diantarkan oleh Sekretarisnya yang berinisial S.

Yang menarik, berbeda dengan kasus-kasus korupsi lain, yang kerap menggunakan mata uang dollar Amerika atau Singapura. Kali ini, uang suap Bupati Cirebon Sunjaya itu dibungkus dalam karung yang terdiri dari pecahan Rp 5.000 dan Rp 20.000.

Dalam kasus ini, Alex mengindikasikan, uang suap yang diterima Bupati Cirebon, Jawa Barat periode 2014-2019 Sunjaya Purwadisastra juga untuk kepentingkan Pilkada Serentak 2018.

“Dalam proses penyelidikan ini, KPK mengidentifikasi dugaan aliran dana untuk kepentingan Pilkada sebelumnya,” ucap Alex.

Petugas KPK mengambil barang bukti uang saat jumpa pers terkait OTT Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra di Jakarta, Kamis (25/10). Selain jual beli jabatan, Sunjaya juga menjadi tersangka atas proyek dan perizinan. (Liputan6.com/Herman Zakharia)

Tarif Bervariasi

Soal tarif yang dikenakan Sunjaya untuk setiap jabatan di lingkungan Pemkab Cirebon, Jubir KPK Febri Diansyah mengatakan Sunjaya memasang tarif bervariasi.

“KPK mengidentifikasi dugaan adanya tarif-tarif yang berbeda untuk pengisian jabatan tertentu. Misalnya, kisaran Camat Rp 50 juta, eselon 3 Rp 100 juta eselon 2 Rp 200 juta,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Jumat (26/10/2018).

Febri mengatakan tarif uang dipasang Bupati Sunjaya tersebut berlaku relatif tergantung strategis atau tidaknya jabatan.

“Tarif tersebut berlaku relatif tergantung tinggi rendah dan strategis atau tidaknya jabatan di Cirebon. Kami juga menduga, penerimaan hampir selalu terjadi setelah seseorang menduduki jabatan,” jelas Febri.

KPK pun sangat menyesalkan masih terjadinya praktik penerimaan suap oleh kepala daerah.

“Bupati Cirebon merupakan kepala daerah ke-19 yang diproses KPK melalui operasi tangkap tangan di tahun 2018 ini dan merupakan kepala daerah ke-100 yang pernah kami proses selama KPK berdiri,” ucap wakil Ketua KPK Alexander Marwata .

KPK pun memandang sudah mendesak untuk melakukan perubahan aturan terkait penguatan independensi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan perbaikan di sektor politik.

“Terutama aspek pendanaan politik terhadap calon kepala daerah dalam proses kontestasi politik,” kata Alexander.

Ia juga mengungkapkan, berdasarkan kajian KPK terkait pendanaan dalam Pilkada terungkap bahwa banyak kepala daerah yang ‘disponsori’ pihak-pihak tertentu.

“Bahwa dari beberapa operasi tangkap tangan yang dilakukan KPK dan ketika diperiksa banyak yang mengatakan mereka itu untuk Pilkada itu “disponsori” oleh pihak-pihak tertentu atau bahkan dia minjam,” tutur Alexander.

Menurutnya, ada kepala daerah di daerah tertentu yang mengatakan bahwa untuk menjadi kepala daerah itu paling tidak harus menyiapkan dana Rp20 sampai Rp30 miliar.

“Padahal kalau dihitung dari penghasilan kepala daerah selama lima tahun, saya yakin mungkin kalau ditabung semua uangnya itu penghasilan yang resmi mungkin tidak sampai Rp 6 miliar dengan asumsi penghasilan Bupati itu Rp 100 juta perbulan. Sisanya dari mana? Tentu saja mereka akan berupaya dengan berbagai cara untuk mengembalikan modal,” kata Alexander.

Pria di Riau Mendadak Kaya Dalam Tiga Hari, Apa Rahasianya?

Liputan6.com, Pekanbaru – Seorang pria berinisial HG di Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, kaya mendadak hanya dalam waktu tiga hari. Bersama istrinya, dia mendapatkan uang Rp 563 juta hanya dengan berbekal empat kartu anjungan tunai mandiri (ATM).

Hanya saja, kekayaan itu didapat secara ilegal setelah membobol bank. Tak perlu komputer atau perangkat khusus, bekalnya hanya mesin EDC yang dipercayakan untuk transaksi di toko elektronik miliknya.

“Pelaku ini ditangkap pada 21 Oktober 2018 lalu, kasusnya sudah penyidikan, di mana surat perintah dimulainya penyidikan (SPDP) sudah dikirim ke kejaksaan,” kata Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto di Pekanbaru, Jumat 26 Oktober 2018.

Sunarto menjelaskan, kasus ini terungkap dari laporan sebuah bank karena adanya transaksi tidak wajar dari rekening pelaku dari tanggal 3 sampai 6 Oktober 2018. Anehnya nominal di rekening pelaku tak berkurang. Padahal jumlah yang ditransfer pria 37 tahun ini cukup bervariasi, mulai dari Rp 4 juta hingga puluhan juta.

Dalam aksinya, pelaku yang memiliki toko elektronik di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kuansing, menstransfer uang kepada rekening istrinya. Nominal rekening istrinya bertambah tapi uang dalam rekening pelaku tidak berkurang.

“Dari mesin EDC itu juga tercatat transaksi berhasil, artinya bank yang jadi korban karena uangnya tertarik,” sebut Sunarto.

Dia menyebut kasus ini baru pertama kali terjadi di Riau, bahkan di Indonesia. Kemampuannya juga terbilang khusus karena jika terjadi kelonggaran sistem bank, maka hal serupa bisa terjadi di daerah lainnya.

“Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 85 juncto Pasal 82 Undang-Undang tentang Transfer Dana Perbankkan. Hukuman maksimal 5 tahun dan denda Rp 5 miliar,” kata Sunarto.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau Komisaris Besar Gidion Arif Setiawan menjelaskan, kejadian ini menjadi pelajaran bagi masyarakat bahwa menerima uang yang bukan haknya bisa dikenakan pidana.

“Ini juga bisa berpengaruh kepada ekonomi secara makro kalau tidak ditangani secara cepat,” sebut Gidion.

Hanya saja dalam kasus ini, Gidion tak merincikan bagaimana cara kerja pelaku membobol bank, apakah ada kode khusus atau menggunakan kartu lain.

“Itu teknis pembuktian, tidak bisa dijelaskan di sini karena pelaku memang punya keahlian khusus,” kata Gidion.

Terkait istri pelaku yang menerima transferan dan tahu itu perbuatan suaminya, Gidion menyebut masih dalam penyelidikan.

Dari hasil kejahatannya selama tiga hari ini, pelaku bisa membeli mobil Toyota Rush, beberapa HP dengan harga cukup tinggi, dan beberapa komputer jinjing.

“Disita pula sejumlah kartu ATM, mesin EDC, mobil yang baru dibeli, serta beberapa buku tabungan dan uang Rp 125 juta yang belum digunakan,” kata Gidion di Riau.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Perampokan menggunakan senjata api terekam kamera CCTV di sebuah minimarket. Pelaku sebelumnya menyamar sebagai pembeli.

Yuk, Coba Dua Jenis Investasi Ini Sejak Muda Demi Masa Tua Bahagia

Liputan6.com, Jakarta Investasi sering kali identik sebagai tujuan seseorang yang sudah bekerja atau berusia dewasa. Belum cukup banyak anak muda yang sadar dan memikirkan tentang pentingnya berinvestasi. Mereka memiliki kecenderungan menggunakan uangnya untuk bersenang-senang bersama teman-teman.

Bersenang-senang pada masa muda memang tidak dilarang, tetapi menyisihkan sebagian uang untuk ditabung dan diinvestasikan juga tak kalah pentingnya. Demi masa tua yang makmur dan bahagia, sebaiknya kamu sudah memikirkan soal tabungan dan investasi selagi masih muda.

Saat masih muda seperti ini, kamu masih punya kesempatan untuk mengumpulkan uang sebanyak-banyaknya dan menabung. Nantinya kamu tinggal menikmati masa tua dengan tenang dan tak perlu khawatir menyusahkan orang lain. Dan kalau kamu sudah mulai tertarik mencoba investasi, ada beberapa jenis investasi bagi pemula yang bisa kamu coba nih. Cari tahu, yuk!

1. Reksadana

Bagi kamu yang punya modal tak terlalu besar, reksadana bisa menjadi salah satu pilihan tepat untuk berinvestasi. Bahkan, hanya dengan modal Rp 100 ribu saja kamu sudah bisa berinvestasi, lho. Tingkat pengembaliannya pun bisa mencapai 20 persen.

Menariknya lagi, saat berinvestasi kamu bisa dibantu oleh manajer investasi. Kamu dapat memilih sendiri manajer investasi yang terpercaya dan produk yang relatif aman, lalu menyimpan uang kamu di sana.

Seiring perkembangan teknologi dan internet, kini kamu juga bisa membeli reksadana secara online, lho. Bahkan, beberapa reksadana online juga memberikan modul pembelajaran yang bisa membantu kamu.

2. Properti

Tak bisa dihindari, bahwa harga properti cenderung mengalami kenaikan setiap tahunnya. Namun demikian, cukup banyak orang yang tidak mempersiapkan diri sehingga belum memiliki rumah saat sudah memasuki usia dewasa bahkan tua. Tentu kamu enggak mau kan kalau belum punya rumah sampai tua nanti? Jadi, alangkah baiknya bila kamu sudah mulai investasi rumah dari sekarang. Untuk kamu yang memiliki budget terbatas mungkin bisa memilih properti yang tak berada di pusat kota. Namun, jika uang yang kamu punya belum cukup juga untuk membeli properti di daerah pinggiran, maka kamu bisa memilih untuk menabung untuk uang muka Kredit Pemilikan Rumah (DP KPR)  terlebih dahulu.

Nah, sekarang ini Bank BRI sudah memiliki produk tabungan dengan  fitur investasi tersebut yaitu Tabungan BRI Mahasiswa dan Pemuda (SiMuda), dimana produk ini merupakan produk tabungan baru Bank BRI yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fitur SiMuda InvestasiKu akan membantu kamu untuk berinvestasi dalam bentuk reksadana, dimana dengan fitur ini kamu dapat berinvestasi dalam bentuk reksadana dengan jumlah tetap setiap bulannya dan dalam jangka waktu tertentu dengan mekanisme autodebet. Fitur Tabungan BRI SiMuda lainnya yaitu SiMuda RumahKu, akan membantu kamu dalam mempersiapkan Down Payment (DP) pembelian rumah secara kredit.

Keuntungan lain kalau kamu menjadi nasabah Tabungan BRI SiMuda, kamu akan mendapat perlindungan asuransi mikro yang biayanya ditanggung oleh Bank BRI pada tahun pertama.

Menarik, kan? Yuk, persiapkan kebahagiaan masa tuamu dari sekarang dengan berinvestasi di Tabungan BRI SiMuda. Untuk informasi lebih lanjut kamu bisa klik di link berikut ini.

(Adv)

Inovatif, AC Inverter Ini Bisa Diatur Daya Listriknya

Jakarta

Tak seperti kompresor AC lain yang beroperasi nyala dan mati bergantian, teknologi kompresor AC inverter terus menyala dengan menyesuaikan kecepatan geraknya sepanjang proses mempertahankan suhu ruang.

Tanpa terus berulang membutuhkan daya listrik untuk tarikan awal menyalakan kembali kompresor inilah yang membuat AC inverter lebih hemat listrik.

Inilah yang membuat AC inverter semakin menjadi pilihan keluarga di Indonesia. Tak heran pula bila kemudian semakin banyak pabrikan yang mengadopsi teknologi inverter.

Namun ternyata, perjalanan perkembangan teknologi AC hemat listrik belum juga berhenti. Tidak sebelum Anda tahu penyejuk ruangan terbaru AC LG DUAL COOL with Watt Control. Dikembangkan berbasis teknologi inverter membuat AC ini hemat listrik hingga 70% dibanding AC standar. Namun yang membuatnya jauh lebih menarik, ada pada inovasi pengaturan konsumsi daya listrik pada tiap unit AC seri ini. Mulai dari 100%, 80%, 60% hingga pengguna dapat memilih untuk menyalakan AC ini hanya dengan 40% dari daya listrik kebutuhannya.

“Selisih pada pengaturan konsumsi daya listrik ini akan membuka peluang penggunanya untuk mengalokasikan bagi kebutuhan perangkat elektronik lain. Tak perlu ada kegiatan yang mesti tertunda hanya karena keterbatasan kapasitas watt di rumah,” ujar Dimas Raditya, Head of Product Marketing Residential Air Conditioning pada PT. LG Electronics Indonesia. Di sisi lain, menurutnya lagi, “Penghematan unik ini membuat dengan konsumsi listrik bulanan keseluruhan yang sama, penggunanya dapat menikmati lebih optimal.”

Hebatnya lagi, pengaturan ini dilakukan cukup melalui tombol di remote control. AC LG DUALCOOL with Watt Control bertipe Smart E06SV4 yang berkapasitas 1/2 PK misalnya. Pilihan pada penggunaan 80% daya listrik akan membuatnya bekerja menurunkan kebutuhan watt yang semula 495 watt menjadi 419 watt. Penurunan 76 watt ini setara kebutuhan daya listrik TV LED 32 inci. Mengatur pada konsumsi watt 60%, mengubah daya listrik menjadi 312 watt. Menghemat 183 watt yang setara pemakaian mesin cuci top loading 7 kg.

Lebih lanjut Dimas Raditya menuturkan, AC LG DUALCOOL with Watt Control ini memang dikembangkan khusus bagi Indonesia. Disamping memberikan kenyamanan lebih pada kapasitas daya listrik rumah yang terbatas, hal ini terkait dengan keberadaan Indonesia yang masuk pada iklim tropis.

Dengan rotasi perubahan suhu lingkungan sepanjang hari, dari cenderung sejuk ke panas pada siang hari dan kembali sejuk menjelang malam, fitur Watt Control memberikan peluang untuk lebih menghemat daya listrik dari sebuah AC.

Penggunaan saat menjelang istirahat malam misalnya. Menurunkan konsumsi daya listrik AC LG DUALCOOL with Watt Control pada suhu lingkungan yang cenderung sejuk akan tetap memberikan kenyamanan setara meski dengan konsumsi listrik lebih hemat.

“Dengan meletakkan pengaturan watt pada tangan pengguna, memungkinkan kita mengoptimalkan penghematan daya listrik tanpa harus mengorbankan kenyamanan penggunanya. Inilah yang membuat AC terbaru LG ini tepat menjadi pilihan pendukung gaya hidup modern,” ujar Dimas Raditya.

Apalagi, menurut Dimas, AC LG DUALCOOL with Watt Control juga menawarkan fitur andalan lain. Termasuk diantaranya, Ionizer yang berfungsi membersihkan udara dari bakteri, virus, dan kuman. Sementara hadirnya fitur Jetcool, bertugas mempercepat pendinginan ruangan saat dinyalakan pertama kalinya. Mengaktifkannya membuat AC inverter LG ini bekerja menyemburkan suhu 18°C dengan satu klik untuk kemudian mempertahankannya pada tingkat suhu yang diinginkan.

Yang membuatnya semakin layak menjadi AC inovatif ada pada ketersediaan fitur SmartThinQ. Dikatakan demikian karena fitur ini membuat penggunanya dapat mengontrol AC dari jarak jauh, mulai menyalakan hingga pengaturan suhu, bahkan saat berada di luar rumah. Melalui keterhubungan wifi, aplikasi SmartThinQ dapat diunduh pada smartphone berbasis Android dan iOS.

Cara LG membuat AC ini semakin hemat dan nyaman dalam penggunaan pun dilakukan dengan memberikan jaminan garansi panjang khusus bagi dua komponen utamanya. Untuk bagian kompresor Dual Inverter yang menjadi motor utama, AC LG ini memiliki garansi 10 tahun. Sementara komponen PCB yang menjadi pusat kelistrikan, garansi 2 tahun ditetapkan.

Memastikan lebih banyak keluarga Indonesia dapat merasakan AC hemat optimal ini, kapasitas yang disediakan meliputi ½ PK dan 2 PK dengan tiga kategori pelengkap yaitu Eco, Smart, dan Deluxe Air Purifying. Pembedanya ada pada kelengkapan fitur.

AC LG DUALCOOL with Watt Control ini dibanderol dengan harga mulai dari Rp 3,6 hingga 7,6 juta. LG memastikannya sudah tersedia di berbagai toko perangkat elektronik di berbagai kota di Indonesia.

Nah, tunggu apa lagi? pilihan AC inverter yang tepat tentu hanya AC LG DUALCOOL with Watt Control yang hemat berlipat!

Inovatif, AC Inverter Ini Bisa Diatur Daya Listriknya

(adv/adv)

KPK Periksa 8 Anggota DPRD Kalteng yang Terjaring OTT

Liputan6.com, Jakarta – Sebanyak 8 anggota DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) serta enam pihak swasta yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tiba di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018). Saat ini, mereka tengah diperiksa secara intensif oleh penyidik KPK.

“8 anggota DPRD Kalteng dan 6 pihak swasta sudah di KPK, pada mereka dilakukan pemeriksaan secara intensif,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Jumat (26/10/2018).

KPK sebelumnya mengamankan 14 orang dalam operasi senyap di Jakarta. Tim penindakan KPK juga mengamankan barang bukti uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait urusan perkebunan kelapa sawit di Kalteng.

KPK menduga transaksi yang dilakukan kali ini bukanlah pertama. Disinyalir sebelumnya sudah ada pemberian suap pada anggota DPRD Kalteng yang melakukan pengawasan di bidang perkebunan dan lingkungan hidup tersebut.

Saat ini, 14 orang yang terkena OTT, masih berstatus sebagai saksi. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

“Penyidik memiliki waktu 1×24 jam untuk memeriksa 14 orang yang diamankan. Besok akan dijelaskan rinci soal konstruksi perkara,” tambah Febri.

4 Titik Panas Terdeteksi, Kebakaran Hutan Bakal Meluas di Aceh

Liputan6.com, Banda Aceh – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memantau empat titik panas terdeteksi oleh sensor modis menggunakan satelit yang berada di Aceh.

“Sore ini, terdapat empat titik panas di Aceh,” ucap Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Blang Bintang, Aceh, Zakaria Ahmad di Aceh Besar, Jumat (26/10/2018).

Keempat titik panas ini tersebar pada tiga kabupaten yang berada di wilayah Barat dan Selatan di Aceh, yakni Aceh Barat, Aceh Jaya, dan Aceh Singkil.

Di Aceh Barat terdapat dua titik di antaranya terkumpul di satu kecamatan yaitu Samatiga dengan masing-masing memiliki tingkat kepercayaan 52 dan 67 persen.

Sedangkan titik panas Aceh Jaya terpantau di Kecamatan Kreungsabe dengan tingkat kepercayaan 65 persen, dan Aceh Singkil di Kecamatan Singkohor yang memiliki kepercayaan 75 persen.

“Ada satu titik panas, kita duga sebagai titik api. Akibat memiliki tingkat kepercayaan menunjukkan kemungkinan terjadi kebakaran hutan dan lahan, yakni Singkohor,” jelasnya dilansir Antara.

“Kita minta petugas terkait untuk mengecek langsung dengan posisi koordinat di 97,97 bujur Timur, dan 2,52 lintang Utara di Aceh Singkil,” ucap Zakaria.

Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) sebelumnya melaporkan, seluas 835 hektare hutan dan lahan di wilayah Aceh dalam keadaan telah hangus terbakar selama delapan bulan terakhir di tahun 2018.

“Ada tambahan di Agustus 2018, sejumlah 487,5 hektare baik hutan dan lahan yang terbakar. Sehingga total menjadi 835 hektare di Aceh,” ujar Kepala Pelaksana BPBA, Teuku Ahmad Dadek di Banda Aceh.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Michael Wolber serta April Hartley justru menantang bahaya di saat hari pernikahannya.Keduanya melakukan pernikahan di Bend, Oregon, dekat dengan hutan rimba.Pada awalnya pesta yang digelar diluar ruangan itu terlihat tenang serta damai pada mulanya….

Erick Thohir Resmikan Posko Tim Kampanye Jawa Timur

Liputan6.com, Surabaya – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Erick Thohir meresmikan posko Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Timur untuk pemenangan Capres-Cawapres Jokowi-Ma’ruf Amin, di Surabaya, Jumat malam (26/10/2018).

Suasana peresmian berlangsung meriah dengan konsep cangkrukan khas Jawa Timur. Berbagai kuliner khas Jawa Timur dihadirkan, mulai dari sate madura, nasi conthong, tahu campur, mie kluntung, hingga beragam minuman tradisional. Puluhan usaha kuliner skala kecil dilibatkan untuk menyajikan beragam makanan dan minuman.

“Luar biasa TKD Jatim. Saya harapkan ini awal yang baik bagi kerja-kerja pemenangan ke depan. Semoga keberadaan posko ini semakin mempersatukan kita semua,” kata Erick Thohir.

Erick mengatakan, Jawa Timur memiliki posisi spesial dalam kontestasi Pilpres. Jumlah pemilih di provinsi ini mencapai 30,4 juta jiwa, terbesar kedua di Indonesia setelah Jawa Barat.

“Pak Jokowi juga memilih Jatim sebagai tempat rapat kerja TKN yang pertama mulai Sabtu besok (27/10),” ujar Erick.

Tim Kampanye Nasional akan melakukan rapat kerja nasional TKD se-Indonesia di Surabaya pada Sabtu-Minggu (27 hingga 28 Oktober). Erick mengingatkan agar seluruh elemen pendukung Jokowi-Maruf Amin semakin solid dari hari ke hari.

“Kita harus kompak. Percuma jumlahnya banyak tapi tidak kompak. Saya yakin di bawah kepemimpinan Pak Machfud Arifin, TKD Jatim makin solid. Dan besok Pak Jokowi akan tanya sendiri, berapa target kemenangan di Jatim,” ujar Erick yang disambut pekikan 70 persen oleh para hadirin.