DPR Berhasil ‘Paksa’ Sri Mulyani Buka Dokumen Rahasia

Jakarta – Para anggota Badan Anggaran (Banggar) dewan perwakilan rakyat (DPR) berhasil membuat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pasrah terkait ‘dokumen rahasia’ Kementerian Keuangan.

Pada saat rapat kerja Banggar DPR dengan Tin Panja C pemerintah tentang Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), Sri Mulyani akhirnya membuka ‘dokumen rahasia’ Kementerian Keuangan.

Hal itu dilakukan guna mendapatkan persetujuan usulan anggaran TKDD untuk 2019 dapat segera disepakati bersama. Apalagi, persetujuan ini akan masuk dalam postur RAPBN 2019 yang nantinya menjadi bahan diakusi pada rapat kerja Banggar dengan pemerintah.

Bagaimana cerita selengkapnya, simak di sini:

(ang/ang)

Top3: Segera Hidupkan Lagi STNK Mati, Masih Ada Kesempatan

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, pihak Kepolisian masih memberi kelonggaran untuk pemilik kendaraan yang STNK-nya mati. Sampai dianggap sosialisasinya optimal, peraturan tidak bisa memperpanjang masa berlaku STNK baru akan dilaksanakan. Dan berikut ringkasan berita populer lainnya:

1. Masih Ada Kesempatan, Segera Urus STNK Mati Sebelum Registrasinya Dihapus

Peraturan terkait penghapusan regident kendaraan bermotor (ranmor) jika membiarkan STNK mati dan tidak diperpanjang selama dua tahun memang bukan aturan baru. Pasalnya, peraturan tersebut sudah tertulis di UU Nomor 22 Tahun 2009, meskipun memang belum efektif diterapkan.

Dijelaskan Kompol Bayu Pratama Gubunagi, Kasi STNK Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya, saat ini pihak kepolisian tengah mensosialisasikan aturan tersebut secara intensif agar optimal. Nantinya, setelah masyarakat sudah mengetahui peraturan tersebut, tidak kaget saat pihak kepolisan benar-benar memberlakukan penghapusan regident kendaraan. Selengkapnya baca di sini.

2. Mengintip MV Agusta F4 Claudio, Calon Motor Tercantik di Dunia

Di Indonesia, nama MV Agusta tak setenar motor lainnya. Namun, pabrikan asal Italia ini bisa dibilang salah satu produsen sportbike yang patut diperhitungkan di dunia.

Baru-baru ini, mengutip dari Rideapart.com, mereka merilis sportbike yang diklaim sebagai motor tercantik di dunia, yaitu MV Agusta F4 Claudio. Secara visual, motor tersebut memang tampak elegan dan eksotis dengan warna hitam serta strip emas. Selengkapnya baca di sini.

Langka, 4 Meteor yang Jatuh ke Bumi Dijual Fantastis

Liputan6.com, Jakarta – Fenomena alam seperti meteor dan meteoroid yang jatuh ke bumi menjadi sebuah kejadian langka. Oleh sebab itu, kepingan bebatuan dari meteor yang jatuh terbilang sulit didapatkan.

Sehingga bukan jadi hal aneh jika bebatuan meteor ataupun meteoroid ini ditemukan, bisa dijual oleh pemiliknya dengan harga fantastis. Dilansir dari berbagai sumber, ini empat batuan meteroit yang berhasil jatuh ke bumi dan dijual dengan harga tinggi.

1. Meteorit Fukang

Meteorit Fukang adalah meteorit yang ditemukan di pegunungan dekat Fukang, Tiongkok, pada tahun 2000. Meteor ini berjenis pallasit, sejenis meteorit campuran batu dan besi dengan kristal olivin. Diperkirakan Fukang berumur 4,5 miliar tahun, atau setara dengan usia Planet Bumi, bahkan lebih tua lagi. Berat meteorit ini 1,003 kilogram.

Meteor ini dilelang oleh lelang seni rupa internasional Bonhams pada 30 April 2008, dan laku terjual USD 2.700.000 atau sekitar Rp 41 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah ini:

Sebuah pecahan meteor yang berasal dari Bulan dijual di Amerika Serikat. Berapa ya harganya?

MRT Saja Tak Cukup Ubah Wajah Jakarta

Jakarta – Warga Ibu Kota bakal bisa menjajal moda transportasi mass rapid transit (MRT) pada Maret 2019 mendatang. Transportasi yang biasa dijumpai di kota-kota negara maju seperti Jepang, China, dan Singapura ini digadang-gadang bakal membawa perubahan buat Jakarta.

PT MRT Jakarta selaku operator moda ini bahkan mengusung tagline increasing mobility, improving life quality (meningkatkan mobilitas, memperbaiki kualitas hidup). Tak lengkap dengan tagline saja, MRT juga mengampanyekan tagar #UbahJakarta agar masyarakat mulai menyadari pentingnya mengandalkan transportasi umum sebagai mobilitas di perkotaan jika Jakarta benar-benar mau mengubah predikatnya sebagai kota macet yang abadi.

Mengandalkan transportasi umum memang menjadi budaya yang mendesak harus ada di kota metropolitan seperti Jakarta. Hal tersebut diakui oleh Tiara, salah seorang pegawai swasta di Jakarta yang menghabiskan waktu tiga jam di jalan untuk menempuh Jakarta dan Tangerang setiap harinya.

Transportasi umum yang tidak terkoneksi dari rumahnya hingga ke kantornya di Jakarta Pusat menjadi alasan dia lebih memilih menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, stigma transportasi umum yang tidak nyaman, aman dan bersih juga membuatnya pesimis terhadap transportasi umum di Jakarta.

“Kartunya juga integrasi dong sama busway sama KRL. Biar nggak usah punya banyak kartu. Dan juga jangan ngaret ya. Harus sesuai jadwal kayak di Swiss,” katanya.

“Petugasnya juga harus tegas sama masyarakat yang kadang suka nggak mau ngantre. Petugasnya harus ramah, nggak jutek dan harga tiketnya reasonable,” tambahnya.

Harapan-harapan tersebut memang cukup mendesak buat transportasi di ibu kota. Integrasi antarmoda, ketepatan waktu, efisiensi penggunaan kartu hingga pelayanan yang baik dari penyedia jasa menjadi harapan warga ibu kota akan transportasi umum yang bisa diandalkan.

Lalu, bagaimana MRT bisa mengubah Jakarta?

MRT sendiri akan menjadi backbone atau tulang punggung transportasi di Jakarta. Setiap stasiun MRT nantinya akan memiliki feeder seperti TransJakarta.

Mengingat fungsinya sebagai tulang punggung, maka MRT harus bisa membawa budaya bertransportasi yang baik untuk para penggunanya, dengan harapan budaya tersebut bisa terus dibawa ke moda-moda transportasi lainnya. Setidaknya ada tiga pihak yang dibutuhkan keterlibatannya agar misi mengubah Jakarta menjadi kota yang lebih baik, di antaranya masyarakat, pemerintah dan media.

Dari masyarakat, ada sejumlah perbaikan perilaku dalam menggunakan transportasi umum yang diharapkan dengan beroperasinya MRT. Sekretaris Perusahaan PT MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah mengatakan kesiapan masyarakat untuk mengikuti budaya tersebut menjadi yang paling kritis menentukan tercapai atau tidaknya misi MRT untuk mengubah Jakarta.

“Tantangan terberat adalah kesiapan publik. Bagaimana membuat publik mempunyai perilaku yang berbeda saat ada di stasiun,” katanya dalam sebuah paparan di kantor MRT Jakarta, Rabu (23/10/2018).

Beberapa perubahan perilaku yang diharapkan di antaranya bagaimana cara mengantre yang baik dan benar, menghindari percakapan yang terlalu berisik dan berpindah-pindah, menelepon atau menggunakan telepon ketika berjalan, sampai bagaimana norma duduk di kereta.

Selain itu, tata cara saat naik atau turun dari kereta juga harus lebih tertib, yakni dengan mempersilakan penumpang yang turun untuk keluar terlebih dahulu. Penumpang juga diharapkan memahami bagaimana ketika membawa barang atau memakai bagasi di transportasi umum, soal kebisingan suara dari headphone, pembicaraan yang terdengar ketika menggunakan handphone, makan dan minum di dalam kereta yang penuh hingga perilaku duduk di lantai kereta.

Selain itu, mengubah Jakarta juga tak sekedar membangun dan mengoperasikan sebuah transportasi umum. MRT tak akan bisa mewujudkan misi mengubah Jakarta jika transportasi tersebut tidak terkoneksi dengan transportasi umum lainnya.

Hal tersebut juga tercermin dari hasil survei MRT yang menyebutkan bahwa alasan utama masyarakat mau menggunakan MRT bukanlah tarif, melainkan interkoneksi antar moda.

“Masyarakat sebenarnya nggak peduli sama harga, tapi lebih ke interkoneksi,” tambah Hikmat.

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Bambang Prihartono mengamini hal tersebut. Mengatasi macet di Ibu Kota tak bisa hanya mengandalkan transportasi-transportasi baru seperti MRT hingga LRT yang saat ini sedang dibangun. Butuh integrasi dengan tranportasi umum lainnya dan juga dukungan dari masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.

Untuk itu, Jakarta perlu lebih banyak transportasi umum yang terkoneksi satu sama lain agar bisa diandalkan.

“Kita membangun sistem transportasi yang ada, masyarakat banyak pilihan, mau naik pribadi, angkutan massal sudah tersedia,” jelas dia beberapa waktu lalu.

Dukungan instrumen kebijakan lainnya juga diperlukan agar masyarakat mau meninggalkan kendaraan pribadinya dan beralih menggunakan transportasi umum. Mengingat jumlah kendaraan di Jakarta saat ini sudah melebihi kapasitas, maka dibutuhkan kebijakan yang berani untuk mengurangi jumlah kendaraan yang ada di Jakarta.

Beberapa kebijakan yang mengarah ke sana sudah mulai dilakukan. Di antaranya pemberlakuan ganjil genap dan menaikkan tarif parkir kendaraan pribadi di Jakarta.

Jika tak ada terobosan dalam mengatasi macet di Ibu Kota, Jakarta diperkirakan akan macet total atau mengalami gridlock pada tahun 2020. Ide tentang ERP (electronic road pricing), tarif parkir yang mahal, atau pajak kendaraan yang mahal mungkin akan semakin mengurangi minat masyarakat menggunakan kendaraan pribadi. Selain itu, mengubah cara berkendara masyarakat Ibu Kota yang mengakibatkan kemacetan, juga turut menjadi pekerjaan rumah.

“Seperti ERP (electronic road pricing). Bahkan park and ride (lahan parkir) juga sebetulnya jangan terlalu banyak,” lanjut Hikmat.

Dengan kebijakan-kebijakan tadi, maka masyarakat diharapkan mau berpindah menggunakan transportasi umum untuk mobilitasnya sehari-hari. Transportasi yang tersedia setidaknya harus memenuhi empat aspek, yakni cepat, tepat, aman dan nyaman.

Keempat aspek tersebut juga diusung MRT Jakarta menjadi keunggulannya. MRT akan dioperasikan dengan sistem semi otomatis level 2 di mana kereta bergerak dan berhenti secara otomatis, dan masinis berfungsi sebagai penutup pintu dan mengoperasikan kereta dalam keadaan darurat.

Dengan demikian kereta MRT beroperasi dengan headway atau rentang waktu antar kereta setiap 5 menit sekali, dapat menempuh jarak 16 km dari Lebak Bulus-Bundaran HI dalam waktu 30 menit. Kereta MRT juga dilengkapi stasiun-stasiun yang nyaman dan dilengkapi fasilitas mendukung termasuk bagi difabel.

Dari segi keamanan, konstruksi jalur MRT menggunakan standar konstruksi SNI 2012. Pintu masuknya ditinggikan hingga 1,5 meter, menggunakan anti-flood barrier system, sump pit dengan sistem pompa dan sensor ketinggian air sehingga dijamin tahan banjir.

“MRT kalau cuma 16 km memang terlalu bombastis (untuk mengubah Jakarta). Tapi kami berharap ini bisa jadi katalisator,” jelas Hikmat.

(eds/ang)

Rekor Lawan Jepang di Piala AFC, Timnas Indonesia U-19 Berjaya Tahun 1961

Sementara duel teranyar hadir pada kualifikasi Piala AFC 2010. Tergabung di Grup B, timnas menyerah tujuh gol tanpa balas di Stadion Si Jalak Harupat, November 2009.

Hasil itu membawa Jepang keluar sebagai juara grup dengan rekor 100 persen kemenangan di lima pertandingan. Sebaliknya, Indonesia gagal lolos ke turnamen utama karena hanya menempati posisi tiga di bawah Australia.

Widyawati Akhirnya Wujudkan Mimpi Mendiang Sophan Sophiaan

Liputan6.com, Jakarta Usia senja tak membuat aktris senior Widyawati berdiam diri. Dirinya pun masih tetap eksis di dunia seni peran. Istri mendiang S‎ophan Sophiaan itu ‎kini bermain dalam film garapan Skytree Picture berjudul Ambu. Ikut bermain dalam film ini Laudya Cynthia Bella, Enditha Wibisono dan Baim Wong.

Buat Widyawati suatu kebanggaan dirinya bisa bermain dalam film yang mengangkat kisah budaya suku Baduy. Sebab sebelumnya mendiang suami sempat berkeinginan membuat film yang tentang suku di kawasan Lebak, Banten itu.

Lewat film Ambu, Widyawati mengaku senang bisa mewujudkan keinginan suaminya yang meninggal akibat kecelakaan motor gede di tahun 2008 itu.

“Ketika diceritakan, almarhum (Sophan Sophiaan) dulu pengin bikin film soal Baduy, jadi saya eksited banget pas ditawarin,” ungkap Widyawati saat peluncuran teaser trailer dan poster film Ambu di kawasan Senopati, Jakarta Selatan, Kamis (25/10/2018).

Bernard Arnault, Punya Harta Rp 1.000 T Berkat Barang Super Mewah

Jakarta – Bagi orang-orang yang hobi belanja barang-barang mewah tentu tidak asing dengan Louis Vuitton, sebuah merek terkenal asal Perancis yang memproduksi produk fashion kelas dunia. Di balik kesuksesan Luis Vuitton tersebut adalah sosok Bernard Arnault yang berdiri di belakangnya.

Berdasarkan catatan Forbes, keluarga Arnault mengantongi kekayaan US$ 71 miliar atau setara Rp 1.065 triliun (kurs Rp 15.000). Angka tersebut mengantarkannya masuk dalam daftar 10 orang terkaya di dunia atau yang paling kaya di daratan Eropa.

Arnault lahir di Roubaix, Prancis pada 5 Maret 1949. Ia mengikuti sekolah Maxence Van Der Meersch di Roubaix, dan setelah lulus ia masuk Ecole Polytechnique dan mendapat gelar sarjana teknik pada tahun 1971.

Setelah lulus, Arnault mulai bergabung dengan bisnis ayahnya. Segera setelah itu, ia membawa beberapa perubahan luar biasa pada perusahaan.

Pada usia 27, dia meyakinkan ayahnya untuk menjual perusahaan, dan dari sana mereka fokus sepenuhnya pada bisnis real estat.
Sayangnya apa yang dia inginkan itu tidak semulus yang diharapkan, mengingat Perancis sangat konservatif pada waktu itu. Hal itu membuat pemuda seusianya tidak memiliki wewenang untuk mengambil keputusan.

Namun pada 1979, dia sudah mulai memimpin perusahaan. Sampai akhirnya pada tahun 1984, industri pakaian mewah menangkap perhatiannya ketika dia membeli Financier Agache, yang saat itu sudah menjual barang mewah.

Tak lama berselang, dia membeli Boussac, sebuah industri tekstil yang tidak berjalan dengan baik, yang dimiliki Christian Dior. Dari situ lah titik awal lahirnya Louis Vuitton.

Pada tahun 1987, dia berinvestasi pada perusahaan LVMH (Louis Vuitton Moet Hennessy) melalui Henri Racamier. Kemudian pada Januari 1989, ia memiliki nilai 43,5% dari aset LVMH yang membuatnya terpilih sebagai CEO dari LVMH.

Arnault pun terus bereksperimen dalam memasarkan produk-produknya. Misalnya, dia berani membuka toko pertamanya di China ketika sebagian besar penduduknya bahkan tidak mau membeli mobil. Louis Vuitton sendiri mulanya adalah produk yang ditujukan untuk traveling.

“Kami menciptakan koper untuk traveler, kemudian perlahan berubah ke arah lifestyle. Tetapi, yang membuat LV terkenal adalah kualitasnya. Kami tidak pernah melakukan marketing, hanya menciptakan produk yang sangat berkualitas di desain dan pembuatannya,” ungkap Bernard Arnault.

Segera setelah itu, Louis Vuitton menyebar ke seluruh dunia dan hari ini adalah salah satu merek mewah paling digemari di dunia.

Dibalik kesuksesannya itu, dia juga dianggap memiliki perpaduan sempurna dari semua kualitas yang harus dimiliki seorang pengusaha yang ideal. Sosoknya tenang, namun sangat pintar dan bijaksana dalam mencari cara dalam mencapai kesuksesannya. Selain itu, dia memberi kebebasan penuh kepada desainernya untuk berkreasi.

Kini Arnault memimpin grup yang terdiri dari 70 perusahaan dari label mode Louis Vuitton, Christian Dior dan Fendi ke Veuve Clicquot dan Dom Pérignon, sebuah Champagne yang telah ada sejak 1668.

Tak hanya itu, Bernard juga memperluas kerajaan mewahnya ke jam tangan dan produk minuman sampanye mahal.

Bahkan, dia berinvestasi di Netflix, Blue Capital, Carrefour, Boo.com, Libertysurf, dan Zebank. Perusahaannya juga memiliki Givenchy, Guerlain, Marc Jacobs, Sephora, Emilio Pucci, Fendi, Loro Piana, Nicholas Kirkwood, Thomas Pink, RM Williams, EDUN, Moynat, Donna Karen hingga saham di Hermes.

Dia juga memiliki merek jam tangan mewah Hublot dan TAG Heuer dan perhiasan Bulgari, bersama dengan merek-merek baru seperti Belvedere vodka dan anggur merah Cina Ao Yun, serta Rihanna Fenty Beauty. Kepemilikan keluarganya atas 46% grup tersebut telah membantu membuatnya menjadi orang paling kaya di Prancis bahkan Eropa.

(eds/ang)

Laba Anjlok, Nokia Siap PHK Ribuan Karyawan

Jakarta – Nokia berencana memangkas jumlah karyawannya dalam dua tahun ke depan. Hal itu dilakukan dalam rangka efisiensi, mengingat laba perusahaan terus merosot.

Seperti dilansir CNBC, Jumat (26/10/2018), dengan kebijakan itu, Nokia menargetkan penghematan biaya tahunan sebesar 700 juta euro pada akhir 2020.

Dalam sebuah wawancara, Presiden dan CEO Nokia Rajeev Suri mengatakan perusahaan asal Finlandia itu berencana memangkas hingga ribuan karyawan yang tersebar di seluruh dunia selama dua tahun ke depan.

Rajeev Suri mengumumkan program pengurangan karyawan pasca melaporkan hasil kuartalan pendapatan dan laba perusahaan.

Penjualan bersih kuartal ketiga perusahaan telekomunikasi tersebut sebanyak 5,5 miliar euro. Sementara laba operasi non-IFRS untuk periode tiga bulan yang berakhir 30 September tercatat di 487 juta euro, turun 27% dari 668 juta euro pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

Ketika ditanya apakah Nokia bakal kehilangan pekerja mencapai ratusan atau ribuan, Rajeev Suri menjawab jumlahnya mencapai ribuan.

“Ya, akan ada ribuan,” sebutnya.

Di sisi lain, dia mengatakan capaian kuartal ketiga telah mengesahkan pandangan sebelumnya bahwa kondisi perusahaan akan membaik pada paruh kedua tahun ini.

“Hal ini sangat jelas dalam momentum yang sangat baik dalam hal pesanan, pertumbuhan di seluruh lima kelompok bisnis jaringan kami, dan peningkatan profitabilitas dibandingkan paruh pertama tahun ini,” tambah Suri.

(ang/ang)

Mahasiswa Bandung Sebut Pernyataan Eks Jubir HTI soal Bakar Bendera Provokatif

Liputan6.com, Jakarta – Pernyataan eks juru bicara Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Ismail Yusanto yang menyatakan bendera dibakar Banser NU di Garut bukanlah bendera HTI menuai reaksi. 

Aliansi Mahasiswa Bandung Raya (AMBR) menilai, ujaran petinggi eks HTI tersebut provokatif dan mengundang kegaduhan. Para mahasiswa ini pun memutuskan untuk melaporkan ke Polda Jawa Barat, Kamis 25 Oktober 2018. 

Ketua Umum AMBR Feri Johansah mengatakan, pembakaran bendera menuai pro kontra di kalangan umat Islam. Namun, kejadian tersebut jangan menjadi alasan untuk provokasi umat Islam.

“Bendera yang dibakar merupakan bendera yang dipakai organisasi terlarang yang telah di bubarkan oleh pemerintah,” kata Feri usai melapor di Polda, Kamis.

Feri mengatakan, bendera yang bertuliskan kalimat tauhid itu adalah bendera resmi ormas HTI yang sering digunakan dalam kegiatan-kegiatannya. Bendera itu juga menjadi lambang di kantor-kantor HTI. 

Pernyataan eks Jubir HTI, kata dia, semakin membuat panas kondisi umat Islam. 

“Situasi panas menjadi tambah panas dengan pernyataan itu. Kami menuntut Ismail Yusanto bertanggung jawab atas pernyataannya,” ujarnya. 

Sebelumnya, kepada sejumlah media, eks jubir HTI Ismail Yusanto menyatakan, bendera yang dibakar oleh Banser NU di Garut bukanlah bendera HTI. Menurutnya, HTI yang telah dibubarkan pemerintah itu tidak memiliki bendera.

“HTI enggak punya bendera,” ujar Ismail, Selasa, 23 Oktober 2018.