Ini Tugas yang Diberikan Menko Darmin pada Kepala BP Batam Baru

Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution melantik Edy Putra Irawady sebagai Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam. Edy menggantikan posisi yang sebelumnya diemban Lukita Dinarsyah Tuwo.

“Kita tentu saja bersyukur pada hari ini, kita melaksanakan pengangkatan kepala serta dua deputi BP Batam setelah kita membebaskan kepala dan deputi yang lama dari tugasnya,” ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Senin (7/1/2019).

Darmin mengatakan, peralihan ini dilakukan untuk melanjutkan hasil keputusan pemerintah dalam sidang kabinet yang dilaksanakan pada 17 Desember 2018. Pemerintah juga tengah menyiapkan amandemen aturan baru, agar penyerahan BP Batam kepada Walikota Batam segera dapat berlangsung. 

“Kita juga sedang menyiapkan amandemen peraturan pemerintah untuk menjadi dasar hukum bagi Kepala BP Batam yang akan dirangkap oleh Walikota Batam paling lambat 30 April 2019,” jelasnya.

Pelantikan tersebut dihadiri Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Menteri Hukum dan HAM Yasona Laoly. Selain itu, sebagai saksi juga dihadiri oleh Sekretaris Menko Perekonomian Susiwiyono.

Sebelumnya, Pemerintah akan menghapus Badan Pengusahaan (BP) Batam dan mengalihkan kewenangannya ke Pemerintah Kota Batam. Hal ini usai pemerintah mendapat laporan dari dunia usaha dan keterangan dari Kementerian Luar Negeri (Kemlu) terkait dualisme di Batam.

“Tadi Presiden dan Wapres memutuskan dualisme itu harus segera dihilangkan. Itu berarti hanya ada satu, tidak boleh dua. Segera hilang,” kata Menko Perekonomian Darmin Nasution seperti dikutip dari Setkab usai mengikuti Rapat Terbatas tentang Pengembangan Batam, di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (12/12/2018).

Mengenai masalah perizinan, menurut Menko Darmin, dari sekarang pun sudah ada Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) di sana. Pengalihan kewenangan BP Batam kepada Pemerintah Kota Batam itu akan dilaksanakan segera.

Saat ini masih harus ada pencatatan macam-macam yang harus diselesaikan dan disiapkan legalnya. Namun, Menko Darmin meyakinkan, akan diselesaikan segera. “Kita akan usahakan ya begitu tahun baru sudah satu tangan,” tegasnya.

6 Insiden Terkait Bagasi Saat Terbang dengan Lion Air, Ada yang Sampai Kasasi

Kehilangan bagasi juga terjadi pada Herlina Sunarti yang menggunakan Lion Air dari Jakarta ke Semarang, 4 Agustus 2011. Saat tiba di Semarang, tas polo hitamnya yang berisi kosmetik dan pakaian hilang. Ia pun melapor ke bagian Lost & Found tang tak membuahkan hasil.

Herlina pun mengadukan kasus ini pada Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Semarang. Dalam mediasi, Lion Air berjanji mengganti Rp 100 ribu/kg sesuai peraturan yang berlaku dan ditolak Herlina.

Kemudian, BPSK Kota Semarang pada 3 Oktober 2011 menghukum Lion Air mengganti rugi sebesar Rp 25 juta. Lion Air yang keberatan memilih jalur pengadilan dan Pengadilan Negeri (PN) Semarang pada 17 November 2011 memutuskan keberatan PT Lion Mentari Airlines tidak dapat diterima.

Masih tak puas, Lion Air mengajukan kasasi ke MA. “Menolak permohonan kasasi PT Lion Mentari Airlines,” demikian vonis MA yang diputuskan majelis kasasi Prof Dr Valerine J Kriekhoff, Prof Dr Takdir Rahmadi dan Dr Nurul Elmiyah.

6. Lion Air Dihukum Bayar 19,1 Juta

Kasus bagasi hilang menimpa Robert dan sang istri, Ruth Erlin Pujiati pada 12 Juli 2011 yang menggunakan pesawat dari Medan menuju Semarang dengan Lion Air JT 387. Karena bagasi hilang, mereka mengajukan klaim ke Lion Air sebesar Rp 19,1 juta.

Lion Air hanya mengganti rugi sebesar Rp 2 juta hingga kasuss ini dibawa ke ranah hukum. Pengadilan Negeri Semarang menangani kasus memutuskan mengabulkan gugatan penggugat sebagian.

Selain itu, Lion Air dihukum mengganti rugi Rp 19,1 juta ke penggugat sesuai dengan total kerugian sebenarnya atas kehilangan bagasi. Lalu, pihak Lion Air diwakili kuasa hukum, Harris Arthur Hedar, mengajukan upaya hukum berupa kasasi ke MA yang menyatakan pihak penggugat tak memiliki hak atau kapasitas menggugat maskapai.

Namun, MA mementahkan kasasi itu. MA tetap memerintahkan Lion Air untuk mengganti rugi Rp 19,1 juta kepada Ruth Erlin Pujiati.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Syachrul Anto, relawan Basarnas Lion Air jatuh yang gugur karena dekompresi, diketahui baru saja pulang bertugas dari aksi kemanusiaan bencana gempa dan tsunami di Palu.

Bara di Tangan Bara Hasibuan

Jakarta – Pembelaan untuk para pengurus PAN daerah yang terang-terangan mengaku pro calon presiden petahana Joko Widodo seolah jadi bara yang digenggam Bara Hasibuan. Bara itu kini membakarnya lewat desakan mundur dari sejumlah pengurus partai berlambang matahari putih itu.

Desakan agar Bara Hasibuan diperiksa partai diakui Ketua DPP PAN Yandri Susanto. Yandri menyebut ada dinamika di kalangan internal partai. Bara Hasibuan yang menjabat Waketum DPP PAN diusulkan dimintai keterangan terkait sikapnya di Pilpres 2019.

“Bukan di internal secara resmi, ya. Tapi memang ada beberapa kader, lintas daerah lah. Bukan khusus DPP, bukan provinsi tertentu, tapi beberapa teman dari lintas daerah mengusulkan Bang Bara itu diminta keterangan lah, dipanggil sebenarnya bagaimana sikapnya di Pilpres 2019,” kata Yandri kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (7/1/2019).


Dinamika soal pemecatan Bara Hasibuan baru sebatas diskusi, belum ada pengajuan resmi dari pengurus partai. Namun, diakui Yandri, diskusi soal Bara menghangat di kalangan internal. Bara diminta patuh dengan keputusan DPP PAN.

“Tapi itu diskusi memang menghangat. Bang Bara memang harus patuh terhadap keputusan DPP. Kalau dia jelas-jelas bertolak belakang dengan keputusan DPP, ya, dia harus menerima risikonya. Mungkin itu yang diminta teman-teman supaya diperjelas, Bang Bara itu gimana sih sebenarnya sikapnya,” tutur Yandri.

Bara Hasibuan melawan. Dia berdalih sikapnya selama ini semata-mata demi PAN.

Untuk diketahui, Bara diusulkan untuk dipanggil terkait kejelasan sikap politiknya. Desakan untuk memanggil Bara Hasibuan juga diikuti dengan dorongan agar putra pendiri PAN Albert Hasibuan itu mundur jika memang tak sejalan dengan partai.

“Sikap politik seperti apa saya juga nggak mengerti. Yang jelas apa yang saya lakukan adalah membela para pengurus daerah yang melakukan deklarasi untuk mendukung Jokowi. Saya bisa memahami apa yang mereka lakukan dan betul yang mereka lakukan itu adalah untuk kepentingan partai dalam konteks pileg April ini dan mereka tahu sendiri realita daerah mereka masing-masing,” tuturnya.

“Sehingga mereka menganggap bahwa keputusan mendukung Jokowi itu adalah keputusan yang harus diambil demi kepentingan partai, demi kebutuhan bahwa partai harus mendapat suara yang signifikan di daerah mereka masing-masing,” sambung Bara.

Di sisi lain, Wakil Ketua Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo makin menghangatkan polemik terkait Bara Hasibuan. Menurut dia, Bara memang pendukung Jokowi.

“Desakan mundur ke Bara itu merupakan reaksi yang manusiawi dari para kader. Sebenarnya selama ini pimpinan dan kader PAN sudah tahu bahwa Bara mendukung Pak Jokowi. Bahkan saya pribadi kurang yakin kalau pada tahun 2014 Bara berkampanye untuk Prabowo-Hatta,” ujar Dradjad
(gbr/jor)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Rupiah Kian Perkasa, Ini Saham-saham yang Ketiban Untung

Gerak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang sempat perkasa malah alami penguatan terbatas pada awal pekan ini.

Pada penutupan perdagangan saham, Senin (7/1/2019), IHSG naik 12,68 poin atau 0,20 persen ke posisi 6.287,22. Pada pembukaan, IHSG sempat berada di posisi 6.317 atau naik 43,08 poin. Indeks saham LQ45 menanjak 0,11 persen ke posisi 1.002,77. Sebagian besar indeks saham acuan kompak menghijau.

Sebanyak 240 saham menguat sehingga mengangkat IHSG. 166 saham melemah dan 146 saham diam di tempat. Pada sesi pertama, IHSG sempat berada di level tertinggi 6.354,75 dan terendah 6.287,22. 

Transaksi perdagangan cukup ramai. Total frekuensi perdagangan saham 462.503 kali dengan volume perdagangan 12 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8,5 triliun. Investor asing beli saham Rp 463,85 miliar. Posisi dolar Amerika Serikat (AS) berada di kisaran Rp 14.090.

Sebagian besar sektor saham menghijau. Sektor saham pertanian naik 1,95 persen, dan catatkan penguatan terbesar. Sektor saham infrastruktur mendaki 1,19 persen dan sektor saham konstruksi menanjak 1,1 persen.

Sektor saham aneka industri melemah 1,87 persen, dan bukukan penurunan terbesar. Disusul sektor saham manufaktur susut 0,37 persen dan sektor saham barang konsumsi susut 0,17 persen.

Saham-saham yang catatkan top gainers antara lain saham RELI melonjak 34,34 persen ke posisi 266 per saham, saham ENRG mendaki 27,27 persen ke posisi 70 per saham, dan saham SAFE bertambah 26,26 persen ke posisi 250 per saham.

Selain itu, saham-saham yang merosot antara lain saham OCAP turun 24,56 persen ke posisi 258 per saham, saham HDFA tergelincir 18,34 persen ke posisi 138 per saham, dan saham GLOB merosot 12,70 persen ke posisi Rp 550 per saham.

Bursa saham Asia kompak menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,82 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi mendaki 1,34 persen, indeks saham Jepang Nikkei menanjak 2,44 persen, dan bukukan penguatan terbesar.

Disusul indeks saham Thailand menguat 1,09 persen, indeks saham Shanghai mendaki 0,72 persen, indeks saham Singapura bertambah 1,42 persen dan indeks saham Taiwan melonjak 2,21 persen.

Analis PT Binaartha Sekuritas, Nafan Aji menuturkan, penguatan IHSG didorong sejumlah faktor. Pertama, pernyataan bank sentral Amerika Serikat (AS) yang kurang agresif, harga komoditas menguat, meredanya sentimen perang dagang antara AS dengan China.

“IHSG sempat menguat tapi sekarang penguatannya terbatas. Hal ini disebabkan oleh para pelaku pasar mulai melakukan aksi ambil untung,” ujar Nafan saat dihubungi Liputan6.com.

Maia Estianty Jodohkan Dul dan Aaliyah Massaid, Begini Respons Ahmad Dhani

Jakarta Maia Estianty sempat mengunggah foto sedang berlibur berasama ketiga anaknya di Bali, yakni Al, El, Dul. Yang menjadi perhatian warganet adalah dalam foto yang diunggah Maia lewat Instragram-nya tersebut juga terlihat anak penyanyi Reza Artamevia, Aaliyah Massaid.

Dalam foto itu memperlihatkan Dul duduk berhadapan dengan Aaliyah di dalam pesawat pribadi. Keduanya terlihat tersenyum seolah mengetahui kedekatannya tertangkap kamera yang diambil oleh Maia Estianty.

Saat diklarifikasi kemungkinan Maia menjodohkan Dul dengan Aaliyah, Ahmad Dhani selaku sang ayah mengaku tidak tahu. Tetapi, Dhani menegaskan bahwa yang berhak menjodohkan anak adalah ayahnya dan bukan ibunya.

“Biasanya kan yang menjodohkan ayahnya ya. Saya nggak pernah denger tuh kisah-kisah nabi yang jodohin itu ibu, sebagai orang yang belajar risalah kenabian gitu,” ujar mantan suami Maia Estianty, Ahmad Dhani saat ditemui di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (7/1/2019).

Tonton Sekarang! Nurhadi-Aldo dan Politik Akal Sehat

Jakarta – Kemunculan Nurhadi-Aldo sebagai pasangan pilpres alternatif menjadi perhatian banyak orang. Dari yang menangggapinya serius sampai yang hanya menjadikan pasangan ini sebagai hiburan politik saja.

Lalu bagaimana poisi Nurhadi-Aldo sebenarnya. Tonton Layar Pemilu Tepercaya CNN Indonesia di bawah ini:


(gah/gah) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Cerita Pilu Bayi Kembar Asal Aceh yang Tertahan di Rumah Sakit Malaysia

Liputan6.com, Aceh – Kabar miris datang dari Nagan Raya, Aceh. Bayi kembar dari pasangan suami istri Ranjani (34) dan Yulita (27) harus tertahan di salah satu rumah sakit Malaysia karena orangtuanya tidak mampu membayar biaya persalinan.

Yulita, ibu bayi kembar yang dihubungi dari Aceh, Senin (7/1/2019) mengatakan, dari kedua bayinya itu, satu orang bisa dibawa pulang karena keluarganya hanya mampu membayar untuk satu orang bayi, sementara yang satu lagi masih di rumah sakit.

“Faiz (laki-laki) sudah bisa keluar, namun Azizah (perempuan) masih tertahan di rumah sakit sampai kami melunasi semua biaya administrasi persalinan. Kami saat ini tinggal di Malaysia,” kata Yulita, seperti dikutip laman Antara.

Dia berkata, untuk biaya administrasi persalinan bayi kembarnya di Rumah Sakit Malaysia, keluarganya harus membayar 26.000 Ringgit atau setara Rp 78 juta, sementara dirinya hanya punya uang 5.000 Ringgit.

Khusus biaya persalinan per bayi 3.500 Ringgit, kemudian untuk keduanya senilai 7.000 Ringgit, kemudian ditambah beberapa biaya administrasi lain yang wajib dilunasi sehingga total biaya yang dibebankan senilai 26.000 Ringgit.

“Untuk per bayi dikasih kurang sama pihak rumah Sakit jadi 4.137 Ringgit, sementara kami cuma punya 5.000 Ringgit sehingga hanya mampu membayar untuk satu orang bayi,” imbuhnya.

Yulita menyampaikan, saat ini keluarganya harus mengeluarkan dana tambahan lagi untuk biaya perawatan bayi kembar yang masih tertahan senilai 195 Ringgit, termasuk memperhitungkan biaya transportasi senilai 20 Ringgit atau Rp 60 ribu per hari.

Keluarganya tinggal di Ceras Bete 4, Jalan Cengkeh, Malaysia, sementara kondisi bayinya dalam keadaan sehat di rumah sakit, namun keluarganya terpaksa mengurangi jadwal kunjungan melihat anaknya dua hari satu kali.

Persoalan ini juga tenggah ditangani oleh Anggota DPD RI Asal Aceh, Sudirman, yang mengkonfirmasi langsung keberadaan warga asal Kabupaten Nagan Raya tersebut di “Negara Jiran”.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Nagan Raya, Abdul Latif, menyampaikan, saat ini mulai menempuh sejumlah upaya untuk membantu warganya yang bermasalah di Malaysia.

“Kita akan upayakan untuk mengeluarkan bayi kembar yang ditahan di rumah sakit Malaysia, masalah ini memang harus ada solusinya, kita tidak akan membiarkannya begitu saja dan berlarut-larut,” sebutnya.

Kepala Dinas Sosial Nagan Raya, Nasruddin, SH menyampaikan Pemkab Nagan Raya tidak tinggal diam dan tetap memperhatikan kasus bayi kembar yang tertahan sejak beberapa hari lalu di rumah sakit di Malaysia.

“Sekarang kita sedang menelusuri bagaimana proses yang sebenarnya, untuk ditindak lanjuti masyarakat Nagan Raya yang sedang membutuhkan pertolongan biaya di Malaysia,” sebutnya lagi.

Pemkab Nagan Raya melakukan rapat koordinasi, dihadiri Sekda Nagan Raya H TR Johari, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPKD) Nagan Raya, Ali Munir, dan Kepala Dinas Sosial Nagan Raya, Nasruddin.

Simak juga video pilihan berikut ini:

Polisi akhirnya mengungkap sosk penyewa jasa artis VA yang ada di Surabaya. Pelaku ternyata seorang pengusaha asal Lumajang.

Dedikasi Christian Bale Demi Peran Berujung Piala Golden Globes 2019

Salah satu perubahan tubuhnya yang paling ekstrem adalah saat dia bermain di film “The Machinist” pada 2004. Untuk menjadi seorang pekerja industri yang tidak bisa tidur, dia mengurangi berat badan hingga 120 pon.

“Metode yang benar-benar brilian hanya dengan merokok dan minum wiski untuk menurunkan berat badan,” kata Bale seperti dikutip dari Vanity Fair.

Beberapa bulan kemudian, dia harus memperbesar tubuhnya untuk berperan sebagai Batman di film Batman Begins. Dia mengatakan bahwa dirinya harus berolahraga seperti orang gila agar tubuhnya seperti pahlawan super.

Belum selesai sampai di situ, Bale harus beperan sebagai Irving Rosenfeld dalam film American Hustle. Bale menaikkan berat badannya hingga 43 pon, menumbuhkan rambut di wajah, serta memakan apa pun yang dia inginkan.

“Aku makan banyak donat, burger keju, dan apa pun yang bisa kudapatkan,” katanya.

Tentu saja, semua dedikasi bertahun-tahun tersebut rasanya terbayar saat dia berhasil memenangkan Golden Globes 2019.

“Terima kasih, telah memberiku inspirasi,” tuturnya di atas panggung Golden Globes 2019.

3 Miliarder Paling Dermawan di Dunia, Siapa Saja?

Michael Bloomberg adalah pengusaha sekaligus mantan walikota New York City selama tiga periode berturut-turut dari 1 Januari 2002 hingga 31 Desember 2013. Ia juga bos dari perusahaan media Bloomberg LP.

Tahun lalu, ia menyumbangkan USD 6 miliar (Rp 84,4 triliun (USD 1 = Rp 14.084) atau 12 persen dari total hartanya.

Di antara sumbangannya adalah sebesar USD 1,8 miliar (Rp 25,3 triliun) ke alma maternya, Universitas Johns Hopkins. Harapannya agar tidak ada lagi calon mahasiswa yang ditolak akibat urusan uang.

AC Milan Ramaikan Perburuan Mesin Gol Genoa

Liputan6.com, Jakarta AC Milan siap bersaing dengan klub-klub Eropa dalam perburuan Krzysztof Piatek. Rossoneri bahkan kabarnya sudah menghubungi Genoa untuk menanyakan peluang transfer Piatek.

Krzysztof Piatek mencuri perhatian setelah tampil menawan bersama Genoa pada musim 2018-19. Padahal, Piatek sedang menjalani musim perdananya di Serie A Italia.

Hingga pekan ke-19 Serie A, Piatek sudah menyarangkan 13 gol. Catatan tersebut membuat Piatek disebut berpotensi menggusur posisi Robert Lewandowski sebagai striker utama timnas Polandia.

Performa positif yang ditunjukkan Piatek membuat direktur olahraga AC Milan, Leonardo Araujo, mempertimbangkan untuk memboyong Piatek pada bursa transfer musim panas 2019. Leonardo disebut sudah bertemu dengan presiden Genoa, Enrico Preziosi, untuk mengamankan jasa Piatek.

AC Milan disebut bersedia menebus harga jual Piatek yang dipatok Genoa. Menurut kabar yang beredar di Italia, Piatek memiliki label harga sebesar 60 juta euro.

Jumlah tersebut berlipat sangat besar dari uang yang dikeluarkan Genoa untuk memboyong Piatek dari Cracovia. Saat itu, Genoa hanya mengeluarkan dana sebesar 4 juta euro.

Genoa dipastikan tak akan melepas Piatek pada Januari 2019, namun tak menutup kemungkinan untuk menjualnya pada bursa transfer musim panas 2019. AC Milan akan bersaing dengan Chelsea dan Barcelona untuk memboyong pemain berusia 23 tahun itu.

Sumber: Caught Offside/Bola.com

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

AC Milan Urungkan Niat Renovasi San Siro?