Ma’ruf Amin: Jokowi Bukan Omong Doang, Tapi Bukti Nyata

Sebelumnya, Ma’ruf Amin disambut dengan menggunakan pakaian adat Melayu dibalut dengan kain songket berwarna kuning. Kehadirannya di Sumut juga disambut sejumlah tokoh, seperti Bupati Deli Serdang, Ashari Tambunan, kemudian Sultan Serdang, Tengku Ahmad Talaah, mantan Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, Ketua Joko Mania Pusat, Eman Suryaman, dan beberapa pihak lainnya.

Ma’ruf Amin juga akan berangkat ke Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Padang Sidempuan. Dia menegaskan, di daerah sana memang menjadi sasaran safari dua hari ini.

“Sebenarnya sasaran kita di sana memang, di dua daerah itu. Tetapi karena teman-teman di Medan juga ingin saya hadir, maka hari ini sampai sore di Medan,” tandasnya. (Reza Efendi)

Saksikan video pilihan berikut ini:

Terkait banyak hoaks yang menimpa Jokowi, Ma’ruf Amin angkat bicara dan membela capres no urut no 01 tersebut.

Laporan Eggi Sudjana soal Jokowi Dihentikan, BPN: Hukum Tak Bisa Uji Omong Kosong

JakartaBawaslu memutuskan menghentikan penanganan laporan terhadap Joko Widodo (Jokowi) soal impor jagung dan kebakaran hutan karena tidak memenuhi unsur pidana pemilu. BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menilai apa yang disampaikan Jokowi mengenai data impor jagung yang berbeda tidak salah, tetapi dianggap omong kosong. BPN menilai Bawaslu memang tidak bisa menguji omong kosong.

“Kalau bagi saya pribadi, Pak Petahana tidak hoax soal data itu. Bisa saja beliau lupa. Kalau orang berbohong, syaratnya dia harus tau mana yang benar. Saya juga tidak yakin petahana sadar mengatakan hal yang salah. Ini soal kepentingan untuk terpilih lagi saja, tidak peduli benar atau salah. Ini yang biasa disebut omong kosong,” kata
Juru bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Faldo Maldini, saat dihubungi, Sabtu (9/3/2019).

“Hukum tidak bisa uji omong kosong. Kalau semua omong kosong diselesaikan di pengadilan, sudah berapa banyak pejabat publik yang dilaporkan oleh warga. Pemilu ini tempat omong kosong berseliweran, tinggal mendidik warga dikuatkan imun politisnya, agar tidak termakan omong kosong,” imbuh Faldo.
Faldo lalu memuji Eggi Sudjana yang dianggap berani menguji laporan tersebut ke Bawaslu. Faldi menyebut Bawaslu belum berani memutuskan trobosan baru mengenai laporan tersebut, padahal menurutnya substansi laporan tersebut jelas agar tidak ada pejabat yang sembarangan melakukan klaim.

“Saya rasa apa yang dilakukan oleh Pak Eggi dan kawan-kawan ini adalah sebuah eksperimen hukum. Belum pernah ada kejadian semacam ini. Apakah klaim politis yang keliru bisa diuji secara hukum? Ternyata, Bawaslu putuskan tidak lanjut. Sebagai praktisi hukum, apa yang dilakukan Pak Eggi ini sebuah terobosan. Sayangnya, Bawaslu tidak tanggapi laporan itu dengan cara out of the box,” ujar Faldo.

“Substansinya kan jelas, agar calon pejabat publik tidak sembarangan melakukan klaim. Ini capres, bayangkan kalau itu terjadi di tingkat daerah, yang sumber datanya tidak selengkap nasional. Publik tidak bisa cek. Semangatnya Pak Eggi bagus sekali, apa yang dilakukan Bawaslu juga tidak salah secara formal. Namun, putusan itu tidak memberikan pelajaran baru bagi masyarakat,” sambungnya.

Sebelumnya, laporan terhadap Joko Widodo (Jokowi) soal impor jagung dan kebakaran hutan dihentikan Bawaslu. Bawaslu menyatakan laporan tidak dapat ditindaklanjuti karena tidak memenuhi unsur pelanggaran pemilu. Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat (1) huruf b, c, d, dan e Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Menanggapi pelaporan yang dihentikan itu, Kuasa hukum Aktivis Koalisi Masyarakat Anti Hoax, Eggi Sudjana menilai Bawaslu tidak fair dalam menghentikan laporan terhadap Jokowi soal data impor jagung dan kebakaran hutan di debat capres kedua. Eggi akan melaporkan Bawaslu dan Jokowi ke Bareskrim.

“Ya di sini lah terjadinya tidak fair di dalam menerima laporan, tidak fairnya adalah dia cuma memakai pasal UU Pemilu Pasal 280, itu memang tidak ada kaitannya dengan itu,” kata Eggi saat dihubungi, Sabtu (9/3).
(yld/hri)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

TKN Bantah Fahri: yang Omong Kosong Itu, Banyak Ngomong Tapi Nggak Kerja!

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin membantah tudingan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut sejumlah program Jokowi sebagai omong kosong. Menurut TKN, yang omong kosong adalah yang banyak ngomong tapi tak banyak kerja.

“Yang omong kosong itu adalah orang yang banyak ngomong tapi nggak banyak kerja! Yang dia lihat cuma kerja-kerja yang belum paripurna!” kata Jubir TKN Irma Suryani Chaniago kepada detikcom, Senin (4/3/2019).

Dia meminta Fahri untuk membuka mata dan melihat kerja Jokowi selama 4 tahun ini. Irma menyatakan menyelesaikan program kerja yang sangat banyak butuh waktu dan anggaran.

“Buka mata, lihat kerja-kerja 4 tahun yang luar biasa untuk rakyat. Menyelesaikan program kerja yang sangat banyak itu butuh waktu dan anggaran,” ucapnya.

Irma lantas menyerang balik Fahri. Dia mengatakan orang yang ingin KPK bubar sudah pasti bukan orang yang tidak benar.

“Sudahlah, orang yang ingin KPK bubar pasti orang yang nggak benar! Orang nggak benar pasti ngomongnya juga nggak benar,” ujar Irma.

Dia pun menjelaskan terkait tudingan Fahri soal BPJS yang bangkrut, Irma menyebut BPJS sangat berguna bagi rakyat dan jika saat ini masih defisit hal itu wajar.

“Ngomong soal BPJS bangkrut, ngerti nggak masalahnya? BPJS itu sangat berguna untuk rakyat, kalau s msh defisit, wajar karena memang butuh waktu untuk tidak defisit, kenapa? Banyak faktor yang harus diperbaiki agar biaya kuratif bisa diminimalisir. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui makanan, minuman dan kebersihan lingkungan harus lebih dulu ditingkatkan, agar rakyat kita sehat dan biaya kuratif turun. Karena sebesar apapun anggaran kesehatan disiapkan, jika rakyat banyak yang sakit tentu anggaran tidak Akan cukup karena sehat itu mahal, ngerti nggak dia?” ucap Irma.

Fahri Hamzah sebelumnya meragukan program kartu pra-kerja yang diluncurkan presiden Jokowi dengan mempertanyakan dari mana anggarannya. Dia pun menyebut program itu hanya omong kosong karena sejumlah janji Jokowi yang disebutnya tak ditepati hingga BPJS yang dinilainya bangkrut.

“Dari mana dia (Jokowi) mau dapat duit? ASN dia janjikan nggak ada. Honorer nggak angkat, subsidi kita dicabut, BPJS kita bangkrut, sudah lah omong kosong itu,” kata Fahri di Al Jazzeerah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (3/3).

Selain itu, Fahri juga mengatakan banyak dana yang belum diberikan Jokowi kepada masyarakat seperti bantuan untuk korban bencana alam. Dia pun mengkritik Jokowi yang memberi bonus ke para pemain timnas U22. Dia menganggap hal itu tak masuk akal dan bohong belaka.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kisah Yusuf Mansur Jadi Anak Bungsu Ibunda Jokowi

JakartaUstaz Yusuf Mansur mengaku memiliki kedekatan dengan Joko Widodo (Jokowi) sejak 2007. Ketika itu Jokowi masih menjabat Wali Kota Solo dan Yusuf Mansur tengah mengembangkan dakwahnya ke sejumlah kota di Indonesia.

Dalam perjalanan waktu, kedekatan juga melibatkan Ibu Sudjiatmi Notomiharjo (Ibu atau Eyang Noto). Oleh Ibunda Jokowi itu, Yusuf Mansur dianggap sebagai anak ragilnya (bungsu). Setiap berkunjung ke Solo, Ibu Noto selalu memasakkan menu nasi sambel tumpang untuk Yusuf Mansur.

“Aku sering dimasakin tumpang, sambel tumpang itu the best. Itu (buatan) eyang Noto. Dimasakin sendiri,” kata Yusuf Mansur dalam sesi Wawancara Eksklusif dengan detikcom yang tayang hari ini, Selasa 19 Februari 2019.

Sementara dengan Jokowi, Yusuf Mansur juga kerap berdiskusi. Selama 2018 mereka sering berdiskusi terkait urusan membangun ekonomi umat, ekonomi kebangsaan dan gerakan ekonomi kerakyatan. “Bagaimana pak Jokowi bukan cuma omong kosong tapi benar-benar memimpin ada konglomerasi umat,” kata Yusuf Mansur.

Meski dekat dengan Jokowi dan keluarganya, Yusuf Mansur tak pernah mengumumkan ke publik. Sebab Jokowi juga melarangnya.

Jokowi juga tak pernah menggunakan kedekatannya dengan Yusuf Mansur yang seorang ustaz. Misalnya ketika Jokowi diterpa isu keluarga komunis, nonmuslim dan China.

Yusuf Mansur pun mengaku tak menggunakan kedekatannya itu untuk mendapatkan kemudahan menjalankan bisnis. Seperti diketahui, Yusuf Mansur selain seorang ustaz dan juga menjalankan sejumlah bisnis, antara lain Paytren.
(erd/jat)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

TKN Jawab Sandiaga: Senyum Pak Jokowi Pas, Tak Cengengesan

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin membela calon presiden (capres) yang diusungnya dari penilaian rival mengenai ekspresi. Jokowi disebut TKN sudah pas dalam berekspresi saat debat.

“Yang jelas, Pak Jokowi bisa menempatkan ekspresi wajah yang pas. Tidak serius berlebihan, tapi senyumnya tidak cengengesan,” ujar Direktur Program TKN Aria Bima di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/2/2019).

Penilaian soal ekspresi memang sebelumnya dilontarkan calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno. Dia menyebut Jokowi tampak rileks, tetapi kurang tersenyum.

“Saya lihat tampilan Pak Jokowi pada posisi yang pas, tidak kaku, tidak serius berlebihan, tapi juga tidak menempatkan forum itu sebagai tempat guyonan,” kata Aria.

“Ini bukan stand up comedy, tapi juga bukan debat yang asal omong atau debat cenderung jadi bentuk adu mulut. Menurut saya, masih pas (ekspresi Jokowi), karena kemarin kita ada kurang-kurangnya. Namanya juga kita masih cari format yang paling tepat seperti apa, ini kan kita juga jadi belajar,” imbuh Aria.

Sandiaga sebelumnya memuji penampilan Jokowi. Namun menurut Sandiaga, Jokowi kurang tersenyum.

“(Jokowi) rileks juga, tapi kurang senyumnya. Tapi Pak Jokowi rileks. Pak Jokowi tajam. Tadi sempat langsung referensi pada pribadi Pak Prabowo. Itu sebetulnya tidak kami siapkan,” ujar Sandiaga.

Ikuti perkembangan terbaru Pemilu 2019 hanya di detikPemilu. Klik di sini.
(dhn/dhn)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Maaf Achmad Zaky Disambut Seruan Jokowi Setop Uninstall Bukalapak

Jakarta – Chief Executive Officer (CEO) sekaligus pendiri Bukalapak Achmad Zaky diundang Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Istana Kepresidenan. Zaky pun menyampaikan permohonan maaf sekaligus mengklarifikasi cuitan soal presiden baru dan anggaran riset yang sempat jadi kontroversi.

Pertemuan digelar tertutup. Dalam pertemuan itu ikut hadir Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

“Secara pribadi saya sampaikan maaf kepada Bapak dan luruskan juga yang kemarin terus selanjutnya saya apresiasi tadi kita diskusi banyak mengenai rancangan pemerintah untuk membuat supaya Indonesia maju,” kata Zaky usai bertemu Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).


Zaky juga menyampaikan terima kasih karena diluangkan waktu bertemu Jokowi. Dia mengatakan dirinya diundang langsung Jokowi.

Pada pertemuan itu, Zaky menyampaikan klarifikasi soal cuitan soal anggaran riset untuk membangun Industri 4.0. Dia menjelaskan cuitan tersebut bukan semata ditujukan ke pemerintah tapi juga ke pelaku bisnis.

“Pemerintah saya kira sudah siapkan dana itu. Namun saya pikir semangatnya antara pemerintah dan kami pelaku industri sama-sama harus membangun riset. Poin tweet saya bukan hanya untuk negara, tapi juga pelaku bisnis. Karena dana riset tak hanya untuk pemerintah,” ujar Zaky.

Dia mengatakan Bukalapak sendiri mendukung penuh riset dan teknologi serta menyiapkan SDM berkualitas. Hal tersebut, lanjutnya, jadi formula agar bisnis di Indonesia tak melulu soal perang harga.

“Tolong teman wartawan diambil semangatnya. Saya anak muda pelaku industri fokus ke SDM yang berkualitas dengan riset dan teknologi. Karena perang ke depan bukan dengan manusia. Tapi pinter-pinteran. Kalau nggak fokus di riset kita akan perang harga,” ujar dia.

Cuitan Zaky menyinggung soal anggaran riset dan pengembangan (research and development atau R&D) di Indonesia yang rendah yakni sebesar USD 2 miliar. Dia menyebutkan Indonesia tertinggal dari Singapura dan Malaysia yang masing-masing menganggarkan USD 10 miliar untuk R&D. Menurutnya dengan anggaran riset yang kecil, omong kosong Indonesia bisa menghadapi industri 4.0.

Memang dalam cuitan tersebut, Zaky menuliskan data yang ditulisnya tersebut ialah data 2016. Dia mengatakan data itu didapatnya dari Wikipedia.

“Datanya kan Wikipedia. Tapi saya pikir semangatnya. Saya belum dapat data update terbaru. Saya pikir semangatnya,” ujar Zaky

Selain itu, Zaky juga menjelaskan maksud ‘presiden baru’ dalam cuitannya. Dia mengatakan ‘presiden baru’ yang dimaksudnya adalah yang terpilih nanti.

“Sebenarnya waktu nge-tweet, saya sudah nge-tweet di atasnya. Beberapa jam setelahnya, setelah bangun tidur, saya kaget itu. Cuma kan kalau sudah viral susah dikendalikan. Kan maksudnya terpilih, Pak Jokowi pun masuk di situ. Terpilih. Sudah masuk semuanya,” ucap Zaky.

Buntut dari cuitan tersebut, sempat muncul gerakan tanda pagar (tagar) uninstallbukalapak di media sosial. Jokowi meminta gerakan #uninstallbukalapak tersebut dihentikan. Dia menyatakan mendukung penuh inovasi anak muda.

“Saya ajak hari ini untuk menghentikan, untuk setop uninstall Bukalapak. Setop. Karena kita harus dorong. Dorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, memiliki kreativitas untuk maju,” kata Jokowi.

Jokowi menegaskan tak tersinggung dengan adanya cuitan Zaky.

Terkait dana riset, Jokowi mengatakan pemerintah sudah menganggarkan jumlah yang cukup besar. Dia mengatakan pemerintah punya komitmen untuk mengembangkan riset.

“Supaya kita semuanya tahu bahwa dana pengembangan dan riset ini kita sudah Rp 26 triliun,” kata Jokowi.

Sementara itu, Teten mengatakan Jokowi memahami anak muda seperti Zaky. Dia mengatakan Jokowi melihat sektor e-commerce sebagai aset kebanggaan nasional.

“Ya beliau memahamilah ini anak muda. Jokowi pahamlah. Zaky ini kan aset nasional. Presiden saya kira lebih mempertimbangkan aspek bisnis online ini karena harus tahu 4 unicorn e-commerce ada pada waktu Pak Jokowi,” kata Teten.
(jbr/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi Tegaskan Tak Tersinggung Cuitan ‘Presiden Baru’ CEO Bukalapak

Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan tidak tersinggung atas cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyebut ‘Presiden baru’. Dia menyatakan tak marah ke Zaky.

“Tadi sudah bertemu dan saya tidak ada perasaan apa-apa terhadap Mas Zaky. Sudah tiap hari ketemu,” ujar Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2/2019).

Hal ini disampaikan Jokowi setelah bertemu Zaky pada pagi ini. Jokowi menegaskan, mendukung penuh kreativitas anak muda Indonesia, termasuk Zaky. Apalagi, Bukalapak menjadi salah satu Unicorn di Indonesia.
“Kita ini, kita semuanya ini harus mendorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, yang memiliki kreativitas. Kita juga ingin mendorong UMKM kita dari offline supaya masuk ke marketplace, online system,” kata Jokowi.

“Sehingga lagi kita harus juga mendorong unicorn-unicorn Indonesia agar juga memiliki ruang untuk berkompetisi dengan negara-negara lain,” imbuhnya.

Inti cuitan Zaky mengenai ‘Presiden baru’ karena ia menyinggung bujet riset dan pengembangan (R&D) Indonesia. Zaky menyebut omong kosong industri 4.0 jika bujet R&D Indonesia masih USD 2 miliar yang dinilainya rendah dibanding negara lain.

Cuitan Zaky itu sebenarnya sudah dihapus. Namun karena sudah terlanjur viral, muncul pula gerakan tagar uninstallbukalapak di lini masa Twitter.

Jokowi pun enggan cuitan Zaky tersebut jadi polemik. “Tadi kan sudah saya sampaikan. Kita harus bersikap bijak dan matang dalam bertindak,” kata Jokowi.
(dkp/haf)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Kalah dari PSG, Berbatov Bela Manajer MU

Liputan6.com, Manchester – Mantan striker Manchester United (MU) Dimitar Berbatov berang dengan kritikan yang ditujukan kepada manajer interim Ole Gunnar Solskjaer menyusul kekalahan dari Paris-Saint Germain (PSG). Berbatov menganggap kecaman kepada Solskjaer tidak adil.

“Dia telah membawa MU ke empat besar, sesuatu yang orang pikir tidak mungkin di musim ini. Tetapi ketika kalah di satu pertandingan dari tim penuh bintang, orang-orang mulai omong kosong lagi,” kata Berbatov seperti dilansir Goal.

Solskjaer masuk ke MU pada Desember lalu menggantikan Jose Mourinho yang dipecat. Di bawah asuhannya, performa Paul Pogba dan kawan-kawan meningkat.

Sebelum kalah 0-2 melawan PSG, MU tak pernah kalah di 11 pertandingan. Peringkat MU pun melonjak ke posisi empat di Liga Inggris.

Menurut Berbatov, kritikan kepada manajer adalah hal lumrah di era sepak bola masa kini. “Tetapi mereka yang mengerti sepak bola, tahu kerja Solskjaer bagus,” kata Berbatov.

2 dari 3 halaman

Lawan PSG

Terkait laga melawan PSG, Berbatov mengatakan gol pertama yang dicetak Presnel Kimpembe menjadi momentum yang mematikan MU. Setelah gol itu, Berbatov melihat PSG bermain dengan percaya diri.

“Perbedaan yang besar di pertandingan itu adalah gol pertama, bahkan tim yang paling kreatif terkadang mengandalkan bola mati, yang memberikan PSG kepercayaan diri dan kontrol pertandingan,” kata Berbatov.

3 dari 3 halaman

Bakal Dipermanenkan

Sementara itu, Solskjer sendiri rumornya bakal dipermanenkan oleh MU dalam waktu dekat. Saat ini, statusnya masih sebagai manajer sementara dengan kontrak hingga akhir musim ini.

Dukungan agar Solskjaer menjadi manajer tetap sudah datang dari internal maupun eksternal MU. Para pemain seperti Pogba dan Lingard kabarnya mendukung agar Solskjaer bertahan.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara Politik

JakartaBukalapak bukan perusahaan pertama yang diboikot gara-gara dinamika politik Tanah Air. Sebelumnya, Traveloka dan Sari Roti juga pernah menjadi sasaran boikot.

Gerakan pemboikotan ini banyak bergema lewat media sosial. Aksi pemboikotan dilakukan tak hanya oleh satu kubu. Ada yang berkonteks politik Pilpres, ada pula berkonteks politik dalam arti yang lebih umum. Terbaru, Bukalapak diboikot oleh kubu pendukung pasangan Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikCEO Bukalapak Achmad Zaky (Agus Tri Haryanto/detikINET)

Awalnya, CEO dan founder Bukalapak Achmad Zaky mencuit lewat akun Twitter-nya, @achmadzaky, pada Kamis (15/2) kemarin. Dia mencuitkan kritik tentang anggaran penelitian dan pengembangan (research and development/R&D) Indonesia. Kritiknya memuat istilah ‘presiden baru’. Berikut cuitannya.
“Omong kosong Industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” cuit Zaky.
Warganet berang. Tagar #uninstallbukalapak bergema di jagat media sosial. Tagar untuk menyerukan pencopotan aplikasi toko online milik Zaky itu menjadi trending topic di Twitter. Zaky mengaku kaget cuitannya itu menjadi viral di tahun politik ini. Dia menjelaskan, istilah ‘presiden baru’ bukan ditujukan untuk satu orang saja, tapi siapapun yang bakal jadi presiden produk Pilpres 2019 nanti, bisa Jokowi dan bisa juga yang lain. Zaky meminta maaf atas cuitannya sendiri.

Produk Sari Roti juga pernah kena boikot. Waktu itu 2 Desember 2016, Aksi Bela Islam 212 berlangsung di Jakarta. Ustaz kondang Abdullah Gymnastiar mengunggah gambar dan tulisan di akun Twitter @aagym, pada 3 Desember 2016. Gambar itu memperlihatkan seorang pedagang roti ‘Sari Roti’ yang menempelkan kertas bertuliskan ‘Gratis untuk mujahid’ di kaca kotak dagangannya. Ada pula kabar-kabar lain yang memberi informasi serupa.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikFoto: Pernyataan PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (Istimewa)

Pada 6 Desember 2016, produsen Sari Roti, PT Nippon Indosari Corpindo Tbk, membantah terlibat dalam aksi bagi-bagi roti saat aksi 2 Desember di Monas. Bagi-bagi roti Sari Roti gratis saat itu merupakan aksi dari konsumen.

“Dengan tidak mengurangi apresiasi kami atas Aksi Super Damai kemarin, dengan ini kami sampaikan bahwa PT Nippon Indosari Corpindo Tbk tidak terlibat dalam semua kegiatan politik. Kemunculan informasi mengenai pembagian produk Sari Roti secara gratis oleh penjual roti keliling (hawker tricycle), merupakan kejadian yang berada diluar kebijakan dan tanpa seizin PT Nippon Indosari Corpindo Tbk,” tulis perusahaan itu dalam keterangannya.

Klarifikasi dari perusahaan yang menaungi Sari Roti justru menuai boikot di jagat media sosial internet. Tanda pagar #boikotsariroti muncul saat itu. Namun ada pula tagar #savesariroti yang muncul sebagai reaksi boikot itu.

Perusahaan aplikasi pemesan tiket, Traveloka, juga pernah menjadi sasaran boikot. Namun ada unsur salah sasaran dalam seruan boikot terhadap Traveloka ini.

Perusahaan-perusahaan yang Pernah Diboikot Gegara PolitikFoto: Traveloka

Tagar #BoikotTraveloka bertengger di trending topics Twitter Indonesia pada 14 November 2017 lalu. Sebabnya adalah aksi walk out pianis Ananda Sukarlan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato di acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JIExpo Kemayoran, empat hari sebelumnya.

Pendiri Traveloka, Derianto Kusuma, tak nampak di acara itu. Absennya Derianto memunculkan asumsi bahwa bos Traveloka juga mendukung aksi Ananda Sukarlan untuk WO saat Anies Baswedan berpidato. Informasi ini kemudian memancing sebagian netizen untuk melakukan aksi boikot Traveloka. Hashtag #BoikotTraveloka bertengger menjadi salah satu trending topic Twitter Indonesia.

Belakangan diketahui, Derianto memang tak hadir di acara itu, bukan karena alasan politis melainkan karena dia sedang ada acara lain. “Traveloka turut berbangga bahwa salah satu pendiri kami bapak Derianto Kusuma, menerima penghargaan dari alumni Kanisius. Akan tetapi beliau berhalangan hadir dikarenakan beliau sedang melakukan perjalanan dinas yang telah direncanakan beberapa bulan sebelumnya. Jadi kalau dibilang ada pak Deri di sana dan disebut memberikan dukungan (kepada Ananda), beliau tidak ada di situ,” kata PR Manager Traveloka Busyra Oryza saat itu, mengklarifikasi.

Setujukan Anda dengan aksi boikot produk perusahaan dengan cara semacam itu?

(dnu/fjp)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Gerindra Bela CEO Bukalapak yang Minta Maaf Gegara ‘Presiden Baru’

JakartaCEO Bukalapak Achmad Zaky mengaku khilaf soal cuitan ‘Presiden Baru,’ di akun Twitter pribadinya. Partai Gerindra menganggap cuitan Zaky tidak ada hubungannya dengan pilpres, tapi hanya sebatas penyampaian fakta.

“Saya rasa, Achmad Zaky sampaikan realitas dan fakta tanpa ada hubungan dengan Pilpres. Bahwa pada zaman sekarang, anggaran untuk R&D (research and development) kita memang rendah,” ucap anggota Badan Komunikasi Partai Andre Rosiade kepada wartawan di Hotel Ibis Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (25/2/2019).

Dia menyebut anggaran untuk penelitian dan pengembangan di Indonesia hanya 0,9 persen dari APBN. Ini, klaim dia, tidak sesuai dengan visi pemerintah mendukung industri digital.
“Kalau tidak salah 2017, anggaran untuk research itu hanya 0,9 persen. Dari APBN 2017, Singapura 2,1 dari APBN yang sangat besarnya. Tentu, keberpihakan pemerintah kepada industri start up atau industri digital harus diwujudkan dana research,” kata Andre.

Andre menyebut respons #UninstallBukalapak sebagai tindakan berlebihan atau lebay. Baginya, kritik kepada pemerintah adalah hal yang lumrah.

“Pernyataan Achmad Zaky itu tidak ada yang salah, hanya lebay saja kalau ada yang kecewa lalu viralkan #UninstallBukalapak. Biasa saja, kritik itu kan biasa saja,” kata Andre.

Andre pun meminta Jokowi berbicara soal anggaran penelitian dan pengembangan di Indonesia. Benar tidak apa yang disampaikan oleh Zaky.

“Coba Pak Jokowi ngomong, benar tidak anggaran research kita rendah. Jangan dari para pendukung saja. Tanya Pak Jokowi? Memang rendah dibanding negara lain di Asia Tenggara, Asia, bahkan dunia,” ucap Andre.

Sebelumnya, Zaky menyebut omong kosong Industri 4.0 jika bujet research & development (R&D) Indonesia masih jauh dibandingkan negara lain. Dalam data yang dia sodorkan, Indonesia jauh tertinggal dari Singapura dan Malaysia.

“Omong kosong Industri 4.0 kalau budget R&D negara kita kaya gini (2016, in USD) 1. US 511B 2. China 451B 3. Jepang 165B 4. Jerman 118B 5. Korea 91B 11. Taiwan 33B 14. Australia 23B 24. Malaysia 10B 25. Spore 10B 43. Indonesia 2B. Mudah2an presiden baru bisa naikin,” tulis Zaky. Cuitan itu sudah dihapus Zaky.

Zaky sendiri sudah meminta maaf. Dia mengaku menyesal dan khilaf dan meminta dibukakan pintu maaf selebar-lebarnya.

“Saya, Achmad Zaky, selaku pribadi dan sebagai salah satu pendiri Bukalapak, dengan ini menyatakan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan yang saya sampaikan di media sosial. Saya sangat menyesali kekhilafan tindakan saya yang tidak bijaksana tersebut dan kiranya mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya,” ujar Achmad Zaky.
(aik/gbr)

<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>