AC Milan Terima Kabar Baik Jelang Hadapi Sassuolo

Liputan6.com, Turin – AC Milan mendapat kabar gembira terkait kondisi Franck Kessie. Cedera gelandang asal Pantai Gading tersebut tidak terlalu serius.

Kessie gagal menyelesaikan pertandingan saat AC Milan ditahan Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2/2019).

Pemain berusia 22 tahun itu mengalami nyeri di lutut. Partisipasinya pada duel melawan Sassuolo di Serie A, Sabtu (2/3/2019), pun diragukan.

“Dia tidak bisa berlari dan minta diganti,” kata pelatih AC Milan Gennaro Gattuso, dilansir situs resmi AC Milan.

Namun, perkembangan lain menunjukkan kondisi Kessie tidak serius. Dia diganti pada pertandingan versus Lazio sebagai langkah pencegahan.

2 dari 3 halaman

Siap Tampil

Lutut Kessie dilaporkan hanya bengkak dan tidak mengalami masalah otot. Mantan pemain Atalanta tersebut siap membantu I Rossoneri mengalahkan Sassuolo.

Kontribusinya dibutuhkan karena AC Milan tengah berusaha mengamankan posisi di zona Liga Champions. Saat ini mereka menempati peringkat empat klasemen dengan perolehan 45 poin, unggul satu nilai atas pesaing terdekat AS Roma.

3 dari 3 halaman

Peran Kessie

Kessie merupakan pilihan pertama Gattuso pada musim ini. Dia tampil di 23 laga Serie A dan hanya melewatkan dua pertandingan akibat sanksi disiplin.

AC Milan Imbang Lawan Lazio, Gattuso Sebut Langkah Mundur

Liputan6.com, Jakarta – AC Milan bermain imbang tanpa gol saat lawan Lazio di laga pertama semifinal Coppa Italia, Selasa (26/2) atau Rabu dini hari WIB, di Stadion Olimpico.

Situasi ini sama seperti dua pertandingan semifinal musim lalu, ketika itu AC Milan dan Lazio bermain imbang 0-0. Dan, musim lalu hasil akhir harus diputuskan melalui adu penalti.Untuk pertama kalinya di starting XI, Krzysztof Piatek gagal menemukan gawangnya untuk Rossoneri.

Usai pertandingan, pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso, mengakui kecewa dengan hasil itu. Ia menyebut langkah mundur dalam hal kualitas.

“Itu adalah langkah mundur dalam hal kualitas permainan, tapi kami tahu itu akan diputuskan lebih dari 180 menit,” kata sang pelatih AC Milan kepada Rai Sport.

2 dari 3 halaman

Lakukan Kesalahan

Gattuso juiga mengakui AC Milan menghadapi tim yang selalu mendorong empat atau lima pemain ke depan. Untungnya, AC Milan melakukan dengan sangat baik di lini pertahanan.

“Sayangnya, kami membuat banyak kesalahan di sepertiga akhir dan tidak memberikan pelayanan kepada Piatek,” kata Gattuso.

3 dari 3 halaman

Belum Terkalahkan

Dengan hasil ini, AC Milan tetap tak terkalahkan dalam sembilan pertandingan. Dan, pada Sabtu nanti mereka akan menghadapi pertandingan lawan Sassuolo di San Siro..

“Penghargaannya untuk tim. Saya beruntung menemukan sekelompok pemain muda yang percaya pada pekerjaan dan mempercayai kami. Saya hanya fokus untuk bekerja dan mendapatkan yang terbaik dari mereka.”

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26: Sengitnya Derby Ibukota, Lazio vs AS Roma

Liputan6.com, Jakarta – Jadwal Liga Italia memasuki pekan ke-26, akhir pekan nanti. Giornata pekan ini akan dibuka dengan laga Cagliari melawan Inter Milan, dilanjutkan dengan pertandingan Empoli melawan Parma.

Di Jadwal Liga Italia pekan ke-26, AC Milan yang tengah dalam performa apik akan menerima tamunya Sassuolo pada lanjutan pertandingan Liga Italia pekan ke-26, Minggu dini hari.

Krzysztof Piatek kemungkinan masih dipercaya oleh Gennaro Gatuso untuk menjadi mesin gol I Rossoneri pada pertandingan nanti.

Sementara itu, partai panas akan tersaji di Ibukota Italia. Kali ini Lazio akan menjadi tuan rumah dan lawan yang akan dihadapi adalah rival sekota mereka AS Roma.

Kubu tuan rumah harus disibukan terlebih dahulu dengan partai semifinal Coppa Italia melawan AC Milan malam nanti. Ini merupakan pekan yang cukup melelahkan bagi tim asuhan Simone Inzaghi, karena mereka sudah ditunggu rival mereka, AS Roma pada, Minggu (3/3) di Satdion Olimpico.

Berikut selengkapnya jadwal Liga Italia pekan ke-26.

2 dari 3 halaman

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26

Sabtu, 2 Maret

02.30 WIB  Cagliari vs Inter Milan

21.00 WIB  Empoli vs Parma

Minggu, 3 Maret

00.00 WIB  AC Milan vs Sassuolo

02.30 WIB  Lazio vs AS Roma

18.30 WIB  Torino vs Chievo

21.00 WIB  Udinese vs Bologna

21.00 WIB  Genoa vs Fronsinone

21.00 WIB  SPAL vs Sampdoria


3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-26

Senin, 4 Maret

00.00 WIB  Atalanta vs Fiorentina

02.30 WIB  Napoli vs Juventus

Prediksi Lazio Vs AC Milan: Kerap Merepotkan I Rossoneri

Jakarta AC Milan akan menghadapi Lazio pada leg pertama semifinal Coppa Italia, di Stadio Olimpico, Selasa (26/2/2019) malam waktu setempat. Duel ini akan menjadi ujian konsistensi buat Milan.

I Rossoneri tampil impresif dalam tujuh laga terakhir di seluruh ajang. Mereka sukses meraih lima kemenangan dan dua hasil imbang.

Kehadiran Krzysztof Piatek pada Januari 2019 turut membawa dampak positif terhadap performa AC Milan. Berkat Piatek, Milan berhasil mencetak 12 gol. Dari jumlah tersebut, tujuh di antaranya disumbangkan penyerang asal Polandia tersebut.

Bersua Lazio, performa apik skuat Merah-Hitam bakal diuji. Pasalnya, I Biancocelesti kerap merepotkan Milan. Dari enam pertemuan terakhir, AC Milan hanya meraih dua kemenangan, tiga hasil imbang, dan menelan satu kekalahan.

“Kami memang dalam performa yang bagus, tetapi kami menghadapi tim yang telah menjadi kekuatan di sepak bola Italia,” kata pelatih AC Milan, Gennaro Gattuso.

“Kami sangat menghormati Lazio dan kami tahu kami memiliki pertandingan yang sulit untuk dihadapi, tetapi kami pasti akan melawannya dengan kerendahan hati yang tinggi,” lanjut Gattuso.

Di sisi lain, Lazio sedang dalam tren minor. Skuat Elang Ibukota menelan kekalahan dalam tiga pertandingan terakhir diseluruh ajang. Mereka juga kebobolan lima gol dan hanya mencetak satu gol dari laga tersebut.

Tak ingin terus terpuruk, Lazio berambisi merengkuh kemenangan. Bermain di hadapan pendukung sendiri, Le Aquile optimistis mampu membungkam AC Milan.

Hasil positif akan menjaga kans mereka untuk bisa lolos ke final Coppa Italia musim ini. Pada leg kedua, giliran Lazio yang melawat ke markas Milan di San Siro pada 23 April 2019.

“Kami memiliki empat hari untuk bekerja dengan baik dan itulah yang paling penting. Besok kami harus memastikan jika kami siap,” kata pelatih Lazio, Simone Inzaghi.

“Kami harus menghadapi pertandingan melawan AC Milan dengan kerendahan hati, mengingat itu adalah duel yang akan berlangsung lebih dari 180 menit,” papar Inzaghi. 

2 dari 3 halaman

Prakiraan susunan pemain:

Lazio (3-5-2): Thomas Strakosha; Francesco Acerbi, Patric, Stefan Radu; Milan Badelj, Romulo, Marco Parolo, Sergej Milinkovic-Savic, Jordan Lukaku; Ciro Immobile, Joaquin Correa.

Pelatih: Simone Inzaghi (Italia)

AC Milan (4-3-3): Gianluigi Donnarumma; Davide Calabria, Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli, Diego Laxalt; Franck Kessie, Tiemoue Bakayoko, Lucas Paqueta; Suso, Krzysztof Piatek, Fabio Borini.

Pelatih: Gennaro Gattuso (Italia)

3 dari 3 halaman

Statistik dan catatan pertemuan kedua tim

Head to head:

  • 26/11/18 Lazio 1 – 1 AC Milan (Serie A)
  • 01/03/18 Lazio 0 – 0 AC Milan (Coppa Italia)
  • 01/02/18 AC Milan 0 – 0 Lazio (Coppa Italia)
  • 29/01/18 AC Milan 2 – 1 Lazio (Serie A)
  • 10/09/17 Lazio 4 – 1 AC Milan (Serie A)

Lima pertandingan terakhir Lazio:

  • 05/02/19 Frosinone 0 – 1 Lazio (Serie A)
  • 08/02/19 Lazio 1 – 0 Empoli (Serie A)
  • 15/02/19 Lazio 0 – 1 Sevilla (Liga Europa)
  • 17/02/19 Genoa 2 – 1 Lazio (Serie A)
  • 21/02/19 Sevilla 2 – 0 Lazio (Liga Europa)

Lima pertandingan terakhir AC Milan:

  • 30/01/19 AC Milan 2 – 0 Napoli (Coppa Italia)
  • 04/02/19 AS Roma 1 – 1 AC Milan (Serie A)
  • 11/02/19 AC Milan 3 – 0 Cagliari (Serie A)
  • 17/02/19 Atalanta 1 – 3 AC Milan (Serie A)
  • 23/02/19 AC Milan 3 – 0 Empoli (Serie A)

Persentase menang:

Lazio 45 – 55 AC Milan

3 Alasan Real Madrid Sulit Juara Liga Spanyol Musim Ini

Madrid – Real Madrid ternyat tidak memiliki catatan yang bagus di Liga Spanyol dalam satu dekade terakhir. Los Blancos hanya meraih juara dua kali dalam rentang 10 tahun itu.

Hampir setiap tahun, Los Blancos terlihat kacau dalam tahap penting dan tidak mampu mengejar rival berat mereka Barcelona. Mereka sepertinya juga mengalami hal yang sama pada musim ini.

Real Madrid sempat tampil bagus dalam beberapa pertandingan terakhir dan membuka peluang dalam perburuan gelar La Liga. Setelah mengalahkan sang tetangga Atletico Madrid 3-1 di Wanda Metropolitano, sepertinya Madrid akan bisa mengejar Barcelona.

Namun, mereka justru terpeleset ketika menjamu Girona di Santiago Bernabeu. Tim asuhan Santiago Solari itu secara mengejutkan kalah 2-1 di depan pendukungnya sendiri.

Setelah kekalahan itu, Real Madrid turun ke posisi ketiga di klasemen dan saat ini berjarak 9 poin dari posisi puncak. Sepertinya impian mereka untuk meraih gelar liga pada musim ini sudah berakhir.

Berikut adalah alasan utama kegagalan mereka tersebut seperti dilansir Sportskeeda.

2 dari 4 halaman

Pertahanan yang Bermasalah

Real Madrid membeli kiper peraih Golden Glove Piala Dunia Thibaut Courtois dan mencoret kiper utama mereka Keylor Navas. Tetapi transfer ini masih belum berjalan sesuai rencana.

Courtois adalah kiper yang bagus tetapi ia melakukan banyak kesalahan dan belum mampu mengemas banyak clean sheet. Mantan kiper Chelsea itu sudah kebobolan 29 gol di liga dan sangat buruk di belakang. Penampilannya di El Clasico juga sangat memalukan dan Madrid kalah 5-1.

Pertahanan Madrid musim ini sangat rapuh karena pemain bintang seperti Marcelo dan Raphael Varane tampil sangat buruk. Sergio Ramos merupakan pemimpin di lini belakang, tetapi bek Spanyol itu sangt tidak mungkin untuk mengendalikan pertahanan sendirian.

Cedera juga menjadi momok bagi tim asuhan Santiago Solari itu karena Dani Carvajal, Varane dan Marcelo sudah absen dalam banyak pertandingan.

3 dari 4 halaman

Faktor Piala Dunia

Pemenang Ballon D’or Luka Modric selalu menjadi salah satu pemain paling penting bagi Real Madrid. Dia selalu konsisten dan tim yang bermarkas di Bernabeu itu sudah memenangkan banyak pertandingan karena kecemerlangannya.

Lini tengah Madrid sudah menjadi salah satu yang terbaik di dunia selama beberapa tahun terakhir dan Modric menjadi pemain penting di sana bersama dengan bintang Jerman Toni Kroos. Tapi musim ini, karena Piala Dunia, penampilannya sangat berbeda jauh dan tidak terlihat istimewa. Ini sangat merugikan Madrid karena mereka tidak bisa mengontrol permainan. Baik Kroos dan Modric tidak tampil bagus dan mengecewakan sepanjang musim.

Hal yang sama terjadi dengan peraih Golden Glove Thibaut Courtois dan juara Piala Dunia Raphael Varane. Mereka berdua kembali ke Madrid setelah Piala Dunia yang panjang dan tidak mendapat waktu istirahat yang panjang. Mereka terlihat kelelahan dalam banyak pertandingan dan itu sangat memperngaruhi performa mereka.

4 dari 4 halaman

Lini Depan Mandul

Setelah Cristiano Ronaldo hengkang ke Juventus, Real Madrid tidak membeli pengganti yang sepadan pada musim panas. Satu-satunya striker yang mereka beli adalah Mariano Diaz yang belum bisa menggantikan posisi Ronaldo. Kepergian Ronaldo adalah salah satu alasan utama mengapa Madrid belum bisa memenangkan pertandingan.

Jumlah gol yang dicetak Madrid menurun secara signifikan dan tidak ada yang mampu mencetak banyak gol seperti yang dilakukan oleh Ronaldo. Setelah Gareth Bale dan Marco Asensio bermain di bawah standar dan Isco terus menerus dicampakkan oleh oleh Solari, penyerang yang sering diturunkan Madrid adalah Karim Benzema, Vinicius Junior, dan Lucas Vazquez. Mereka pun belum cukup konsisten untuk selalu mencetak gol di setiap pertandingan.

Sumber: Bola.net

Barcelona vs Real Valladolid: Rotasi Demi Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta Barcelona bakal merotasi pemainnya saat menghadapi Real Valladolid di Camp Nou, Senin (18/2/2019). Ini untuk menjaga-jaga kondisi pemain sebelum laga Liga Champions menghadapi Olympique Lyon pada leg pertama 16 besar Liga Champions.

Tak hanya itu, laga leg kedua semifinal Copa del Rey juga ada di pikiran pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. Barcelona masih dihantui bayang-bayang kegagalan di Liga Champions musim lalu.

Dimana mereka harus takluk dengan cara menyakitkan dari AS Roma. Meski unggul 4-1 di Camp Nou, AS Roma kalahkan Barcelona 3-0 di Olimpico sehingga mereka unggul gol tandang 4-4.

Valverde ingin memastikan bintangnya tampil penuh saat Lyon. Namun tanpa mengecilkan pentingnya laga Real Valladolid di lanjutan Liga Spanyol nanti.

Dua bintang Lionel Messi dan Luis Suarez bakal jadi target rotasi. Namun seperti dilansir as, hanya Messi yang kemungkinan dicadangkan.

2 dari 2 halaman

Pulih Total

Tim medis Barcelona juga mengindikasikan Messi bakal pulih total kalau diistirahatkan lawan Valladolid. Dia akan pulih dari masalah jaringan otot dan pencernaan yang membuatnya sulit tampil 100 persen.

Suarez mungkin tampil jadi starter tapi tidak akan main 90 menit. Posisinya akan digantikan Kevin Prince Boateng.

Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Gerard Pique dan Clement Lenglet juga akan diistirahatkan. Barcelona benar-benar fokus ke laga melawan Lyon.

Capello: Gaya Zaniolo Mirip-Mirip Pogba

JakartaNicolo Zaniolo tengah menanjak. Gelandang muda AS Roma itu dinilai punya gaya permainan yang serupa dengan bintang Manchester United, Paul Pogba.

Zaniolo didatangkan Roma di awal musim 2018/2019 ini dari Inter Milan. Pemain 19 tahun itu tak langsung mendapatkan kesempatan di Giallorossi, bahkan cuma bermain tiga kali dalam 13 pertandingan pertama klub, dengan total waktu bermain 93 menit.

Tapi sejak bulan November 2018 lalu, Zaniolo mulai mendapatkan perhatian lebih besar dari pelatih Roma, Eusebio Di Francesco. Zaniolo tak pernah absen satu laga pun sejak saat itu, tampil di 19 laga.

Kepercayaan Di Francesco membuahkan hasil. Dalam sembilan penampilan terakhir, Zaniolo sudah mencetak lima gol dan dua assist, termasuk saat dua kali menjebol gawang Porto di Olimpico, Rabu (13/2/2019) dinihari WIB.

Dua golnya itu memenangkan Roma 2-1 di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Mantan pelatih Roma Fabio Capello tak luput memerhatikan perkembangan Zaniolo. Baginya secara gaya permainan dan karakter, pemain yang dikontrak lima tahun oleh Roma itu serupa dengan Pogba.

Zaniolo dan Pogba sama-sama senang mengambil risiko dan amat percaya diri dengan bola.

“Baik Pogba dan Zaniolo selalu ingin memainkan bola. Mereka tak pernah mau pilihan aman. Mereka ingin lebih lagi dan mengincar gawang lawan,” ungkap Capello kepada Sky Sport Italia.

“Itu adalah sebuah tanda kepercayaan diri, hasrat untuk mengambil risiko, dan karakter. Dia selalu menjaga bola, ingin melewati lawan, dan mengincar gol.”

“Itu hal yang sama dengan yang dilakukan Pogba. Mereka ingin membuat assist dan menembak dengan baik dari jarak jauh. Dia punya karakter, kekuatan, dan kualitas,” imbuhnya seperti dilansir Football Italia.
(raw/yna)


Roma vs Porto Masih Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama

Roma – Babak pertama AS Roma vs FC Porto di leg pertama babak 16 besar Liga Champions sudah tuntas. Belum ada gol alias skor masih 0-0.

Laga dimulai dengan memberi tribute untuk Emiliano Sala, striker Cardiff City yang tewas akibat kecelakaan pesawat. Usai kick off dilakukan, laga di Stadio Olimpico, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB, berjalan cukup lambat.

Baik Roma dan Porto bermain dengan hati-hati. Roma dan Porto cukup kesulitan memasuki kotak penalti yang dituju. Crossing dari kedua tim sama-sama bisa dipatahkan.

Pada menit ke-27, percobaan dilakukan Lorenzo Pellegrini. Ia melepaskan sepakan ke gawang Porto, namun bolanya mendarat tepat di pelukan Iker Casillas.

Tiga menit berselang, Porto gantian mengancam. Melalui Fernando Santos, bola sepakannya juga masih bisa diredam kiper Roma Antonio Mirante.

Pada menit ke-37, peluang didapat Roma. Edin Dzeko nyaris membobol gawang Casillas, andai sepakannya yang meneruskan umpan Fazio tidak membentur mistar.

Hingga babak pertama tuntas, tidak ada gol tercipta. Sementara babak pertama Roma vs Porto berakhir imbang tanpa gol.

Susunan Pemain

AS Roma: Mirante, Florenzi, Manolas, Fazio, Kolarov, Pellegrini, De Rossi, Cristante, Zaniolo, El Shaarawy, Dzeko

FC Porto: Casillas, Telles, Pepe, Felipe, Militao, Hector, Danilo, Otavio, Brahii, Santos, Tiquinho
(yna/raw)


Starting XI AS Roma Vs FC Porto

Jakarta – Berikut ini adalah susunan pemain AS Roma melawan FC Porto yang akan menjalani leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019, di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (13/2/2019) pukul 03.00 WIB.

Susunan pemain

AS Roma: 83-Antonio Mirante; 24-Alessandro Florenzi, 44-Kostas Manolas, 20-Federico Fazio, 11-Aleksandar Kolarov; 7-Lorenzo Pellegrini, 16-Daniele De Rossi, 4-Bryan Cristante; 22-Nicolo Zaniolo, 9-Edin Dzeko, 92-Stephan El Shaarawy

Pelatih: Eusebio Di Francesco

FC Porto: 1-Iker Casillas; 3-Eder Militao, 28-Felipe, 33-Pepe, 13-Alex Telles; 37-Fernando, 16-Hector Herrera, 22-Danilo Pereira, 25-Otavio, 8-Yacine Brahimi; 29-Tiquinho

Pelatih: Sergio Conceicao

Wasit: Danny Makkelie (Belanda)

Sumber: uefa.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini: