Barcelona vs Real Valladolid: Rotasi Demi Liga Champions

Liputan6.com, Jakarta Barcelona bakal merotasi pemainnya saat menghadapi Real Valladolid di Camp Nou, Senin (18/2/2019). Ini untuk menjaga-jaga kondisi pemain sebelum laga Liga Champions menghadapi Olympique Lyon pada leg pertama 16 besar Liga Champions.

Tak hanya itu, laga leg kedua semifinal Copa del Rey juga ada di pikiran pelatih Barcelona, Ernesto Valverde. Barcelona masih dihantui bayang-bayang kegagalan di Liga Champions musim lalu.

Dimana mereka harus takluk dengan cara menyakitkan dari AS Roma. Meski unggul 4-1 di Camp Nou, AS Roma kalahkan Barcelona 3-0 di Olimpico sehingga mereka unggul gol tandang 4-4.

Valverde ingin memastikan bintangnya tampil penuh saat Lyon. Namun tanpa mengecilkan pentingnya laga Real Valladolid di lanjutan Liga Spanyol nanti.

Dua bintang Lionel Messi dan Luis Suarez bakal jadi target rotasi. Namun seperti dilansir as, hanya Messi yang kemungkinan dicadangkan.

2 dari 2 halaman

Pulih Total

Tim medis Barcelona juga mengindikasikan Messi bakal pulih total kalau diistirahatkan lawan Valladolid. Dia akan pulih dari masalah jaringan otot dan pencernaan yang membuatnya sulit tampil 100 persen.

Suarez mungkin tampil jadi starter tapi tidak akan main 90 menit. Posisinya akan digantikan Kevin Prince Boateng.

Sergio Busquets, Ivan Rakitic, Gerard Pique dan Clement Lenglet juga akan diistirahatkan. Barcelona benar-benar fokus ke laga melawan Lyon.

Capello: Gaya Zaniolo Mirip-Mirip Pogba

JakartaNicolo Zaniolo tengah menanjak. Gelandang muda AS Roma itu dinilai punya gaya permainan yang serupa dengan bintang Manchester United, Paul Pogba.

Zaniolo didatangkan Roma di awal musim 2018/2019 ini dari Inter Milan. Pemain 19 tahun itu tak langsung mendapatkan kesempatan di Giallorossi, bahkan cuma bermain tiga kali dalam 13 pertandingan pertama klub, dengan total waktu bermain 93 menit.

Tapi sejak bulan November 2018 lalu, Zaniolo mulai mendapatkan perhatian lebih besar dari pelatih Roma, Eusebio Di Francesco. Zaniolo tak pernah absen satu laga pun sejak saat itu, tampil di 19 laga.

Kepercayaan Di Francesco membuahkan hasil. Dalam sembilan penampilan terakhir, Zaniolo sudah mencetak lima gol dan dua assist, termasuk saat dua kali menjebol gawang Porto di Olimpico, Rabu (13/2/2019) dinihari WIB.

Dua golnya itu memenangkan Roma 2-1 di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Mantan pelatih Roma Fabio Capello tak luput memerhatikan perkembangan Zaniolo. Baginya secara gaya permainan dan karakter, pemain yang dikontrak lima tahun oleh Roma itu serupa dengan Pogba.

Zaniolo dan Pogba sama-sama senang mengambil risiko dan amat percaya diri dengan bola.

“Baik Pogba dan Zaniolo selalu ingin memainkan bola. Mereka tak pernah mau pilihan aman. Mereka ingin lebih lagi dan mengincar gawang lawan,” ungkap Capello kepada Sky Sport Italia.

“Itu adalah sebuah tanda kepercayaan diri, hasrat untuk mengambil risiko, dan karakter. Dia selalu menjaga bola, ingin melewati lawan, dan mengincar gol.”

“Itu hal yang sama dengan yang dilakukan Pogba. Mereka ingin membuat assist dan menembak dengan baik dari jarak jauh. Dia punya karakter, kekuatan, dan kualitas,” imbuhnya seperti dilansir Football Italia.
(raw/yna)


Roma vs Porto Masih Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama

Roma – Babak pertama AS Roma vs FC Porto di leg pertama babak 16 besar Liga Champions sudah tuntas. Belum ada gol alias skor masih 0-0.

Laga dimulai dengan memberi tribute untuk Emiliano Sala, striker Cardiff City yang tewas akibat kecelakaan pesawat. Usai kick off dilakukan, laga di Stadio Olimpico, Rabu (13/2/2019) dini hari WIB, berjalan cukup lambat.

Baik Roma dan Porto bermain dengan hati-hati. Roma dan Porto cukup kesulitan memasuki kotak penalti yang dituju. Crossing dari kedua tim sama-sama bisa dipatahkan.

Pada menit ke-27, percobaan dilakukan Lorenzo Pellegrini. Ia melepaskan sepakan ke gawang Porto, namun bolanya mendarat tepat di pelukan Iker Casillas.

Tiga menit berselang, Porto gantian mengancam. Melalui Fernando Santos, bola sepakannya juga masih bisa diredam kiper Roma Antonio Mirante.

Pada menit ke-37, peluang didapat Roma. Edin Dzeko nyaris membobol gawang Casillas, andai sepakannya yang meneruskan umpan Fazio tidak membentur mistar.

Hingga babak pertama tuntas, tidak ada gol tercipta. Sementara babak pertama Roma vs Porto berakhir imbang tanpa gol.

Susunan Pemain

AS Roma: Mirante, Florenzi, Manolas, Fazio, Kolarov, Pellegrini, De Rossi, Cristante, Zaniolo, El Shaarawy, Dzeko

FC Porto: Casillas, Telles, Pepe, Felipe, Militao, Hector, Danilo, Otavio, Brahii, Santos, Tiquinho
(yna/raw)


Starting XI AS Roma Vs FC Porto

Jakarta – Berikut ini adalah susunan pemain AS Roma melawan FC Porto yang akan menjalani leg pertama 16 besar Liga Champions 2018-2019, di Stadion Olimpico, Roma, Rabu (13/2/2019) pukul 03.00 WIB.

Susunan pemain

AS Roma: 83-Antonio Mirante; 24-Alessandro Florenzi, 44-Kostas Manolas, 20-Federico Fazio, 11-Aleksandar Kolarov; 7-Lorenzo Pellegrini, 16-Daniele De Rossi, 4-Bryan Cristante; 22-Nicolo Zaniolo, 9-Edin Dzeko, 92-Stephan El Shaarawy

Pelatih: Eusebio Di Francesco

FC Porto: 1-Iker Casillas; 3-Eder Militao, 28-Felipe, 33-Pepe, 13-Alex Telles; 37-Fernando, 16-Hector Herrera, 22-Danilo Pereira, 25-Otavio, 8-Yacine Brahimi; 29-Tiquinho

Pelatih: Sergio Conceicao

Wasit: Danny Makkelie (Belanda)

Sumber: uefa.com

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini:

Formasi: Menanti Drama Fase Gugur Liga Champions 2018/19

Liputan6.com, Jakarta Sebanyak 16 tim terbaik Eropa akan tampil pada fase gugur Liga Champions 2018/19. Hasil di leg pertama bakal menentukan langkah masing-masing tim menuju babak berikutnya. 

Babak 16 besar Liga Champions musim ini bakal dimulai, Rabu, 13 Februari 2019 dinihari WIB. Di hari pertama, Manchester United bakal menjamu Paris Saint Germain (PSG) di Old Trafford. Sementara AS Roma bakal bertemu wakil Portugal, FC Porto di Stadio Olimpico.  

Ini jadi ujian perdana MU bersama Solskjaer di ajang Liga Champions. Kecerdikan pelatih asal Norwegia itu kembali diuji setelah sukses menorehkan 10 kemenangan dari 11 laga. 

Seperti diketahui, performa MU mencuri perhatian sejak ditinggal Jose Mourinho akhir tahun lalu. Kehadiran Solskjaer yang ditunjuk sebagai manajer sementara mengubah Setan Merah menjadi tim yang belum terkalahkan. Bahkan kemenangan demi kemenangan yang ditorehkan membawa MU ke posisi empat klasemen sementara Liga Inggris musim ini. 

MU mulai melewati rival-rival terkuat seperti Chelsea yang kini terpaut 1 poin. The Blues harus rela tergusur setelah tim besutan Maurizzio Sarri itu dihancurkan Manchester City 0-6. MU melambung setelah sehari sebelumnya berhasil mengalahkan Fulham dengan skor 3-0. 

Performa gemilang MU bersama Solskjaer kini mendapat ujian di level yang lebih tinggi. Mental bertanding para pemain bakal kembali diuji saat menjamu PSG di Old Trafford. Hanya saja, Solskjaer harus memutar otak mengingat laga berat lain juga menanti Setan Merah. 

Rotasi pemain pun jadi pilihan terbaik Solskjaer. Sejumlah pemain disimpan saat MU bertemu Fulham. Marcus Rashford yang kembali bersinar disimpan dalam duel ini. Begitu juga dengan bek tangguh, Victor Lindelof. Mereka diharapkan bisa pulih saat bertemu PSG. 

“Ada beberapa ketidaknyaman, Marcus Rashford mengalami keram saat melawan Leicester City. Kami tidak ingin mengambil risiko,” kata Solskjaer. 

“Di belakang, Victor Lindelof memang cedera. Tapi tidak terlalu mengkhawatirkan. Keduanya seharusnya baik-baik saja untuk hari Selasa,” ujar mantan pemain MU tersebut. 






2 dari 4 halaman

Tanpa Neymar

Meski demikian, tuan rumah setidaknya bisa bernafas lega. Pasalnya, tim lawan datang dalam kondisi compang-camping. Les Parisien harus kehilangan striker andalannya Neymar. Pemain asal Brasil itu dipastikan absen melawan MU karena mengalami cedera cukup parah. 

Neymar menderita cedera metatarsal saat PSG bertanding melawan Strasbourg pada ajang Coupe de France beberapa waktu lalu. Kondisi mantan pemain Santos itu bertambah buruk karena cedera tersebut berada di tempat yang membuatnya absen 4 bulan musim lalu. 

Kehilangan Neymar tentu saja jadi pukulan telak bagi PSG. Sebab, pemain yang diboyong dari Barcelona itu merupakan salah satu mesin gol Les Parisien. Musim ini saja, Neymar sudah mengemas 20 gol dalam 23 penampilan bersama PSG di semua kompetisi. 

“Sekarang, ini waktu yang sulit bagi kami karena Ney (Neymar) cedera. Bagi kami, Ney adalah pemain yang sangat penting, karena dia telah melakukan hal-hal luar biasa untuk tim selama tiga bulan terakhir,” kata kiper PSG, Gianluigi Buffon seperti dilansir Four Four Two.

Beban pelatih PSG, Thomas Tuche, semakin bertambah setelah penyerang lain, Edinson Cavani juga dipastikan absen saat bertemu MU. Pemain asal Uruguay itu mengalami cedera panggul saat PSG mengalahkan Girondins de Bordeaux, Sabtu lalu. Diagnosa dokter usai pertandingan juga menunjukkan hasil yang kurang baik. Mantan pemain Napoli tersebut ternyata  mengalami otot paha kanan yang memaksanya absen hingga bulan depan.

Selain Neymar dan Cavani, PSG juga terancam tanpa bek andalannya, Thomas Meunier. Posisi pemain asal Belgia tersebut mengalami gegar otak ringan usai bertabrakan dengan rekannya, François Kamano saat latihan kemarin. Posisinya lalu digantikan Colin Dagba. 

Menurut Solskjaer, absennya pemain-pemain hebat bakal mengurangi bobot duel MU vs PSG. “Saat Anda bertemu tim hebat, Anda ingin bertarung melawan para pemain. Publik ingin melihat pemain-pemain terbaik. Sangat mengecewakan bagi Old Trafford,” katanya.

Tanpa pemain bintang, pertandingan menurut Solskjaer bakal terasa hambar. Sebab kehadiran pemain-pemain hebat juga memberikan semangat tambahan bagi pemain. 

 “Saya sudah beberapa kali bermain saat kami bertemu Real Madrid dan Ronaldo dan Figo dan semua yang pernah ke Old Trafford.  Ini memberikan semangat tambahan,” katanya. 



3 dari 4 halaman

Kiprah Pemain Debutan

Sementara itu, babak 16 besar Liga Champions 2018/19 bakal jadi panggung bagi sejumlah pemain baru. Sebab seluruh kontestan tidak melewatkan kesempatan untuk memasukkan 3 nama baru sesuai aturan UEFA untuk memperbesar peluang meraih gelar juara.  

Satu nama yang mencuri perhatian adalah Arlvaro Morata yang akan memperkuat Atletico Madrid. Pemain asal Spanyol tersebut baru saja diboyong dari Chelsea dan langsung didaftarkan untuk tampil pada babak 16 besar. (Ikuti berita lengkapnya di sini). 

Liverpool juga memanfaatkan kesempatan ini untuk memasukkan nama Alex Oxlade Chamberlain setelah sempat absen selama setengah musim akibat cedera. Sedangkan Barcelona memasukkan nama Kevin Prince Boateng yang baru dipinjam dari Sassuolo.



4 dari 4 halaman

Jadwal Leg 1

13 Februari 2019

Manchester United vs PSG

AS Roma vs FC Porto


14 Februari 2019

Tottenham Hotspur vs Borussia Dortmund

Ajax Amsterdam vs Real Madrid


20 Februari 2019

Olympique Lyonnais vs Barcelona

Liverpool vs Bayern Munchen


21 Ferbruari 2019

Schalke 04 vs Manchester City

Atletico Madrid vs Juventus


Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Alarm Bahaya bagi Juventus

Liputan6.com, Jakarta Juventus masih belum tersentuh kekalahan di Liga Italia Serie A 2018-2019 dari 22 pertandingan yang sudah dilakoni. I Bianconeri pun kokoh di puncak klasemen sementara.

Pasukan Massimiliano Allegri sudah mengoleksi 60 poin dari 22 laga. Juventus unggul sembilan poin dari peringkat dua Napoli. Baru tiga tim yang bisa mengimbangi Juventus sejauh ini yakni Genoa, Atalanta dan Parma. 

Juventus juga menjadi satu-satunya tim di lima liga top Eropa yang belum pernah kalah di musim 2018-2019. Namun laju positif Juventus ini perlahan mulai terancam.

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan mulai tertatih-tatih sejak awal 2019. Buktinya di tiga laga terakhir, Juventus cuma bisa menang satu kali saja.

Juventus tersingkir dari Coppa Italia setelah secara memalukan kalah 0-3 dari Atalanta di babak perempat final. Kemudian pada laga terakhir Serie A, La Vecchia Signora ditahan imbang Parma 3-3 meski sempat unggul 3-1 terlebih dahulu.

Sebelum kalah dari Atalanta, Juventus susah payah menang atas Lazio 2-1 d Serie A. Saat itu, Juventus nyaris kalah. Lazio unggul 1-0 lebih dulu dan punya banyak peluang emas. Kala itu Juventus tak bisa mencatatkan tembakan ke arah gawang di babak pertama.

Tiga pertandingan terakhir ini menjadi alarm bahaya bagi Juventus. Allegri harus menemukan racikan yang tepat untuk mengembalikan kehebatan I Bianconeri.

2 dari 3 halaman

Trio BBC

Terpuruknya Juventus tak lepas dari cederanya trio BBC Andrea Barzagli, Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Ketiga bek tangguh andalan Juventus itu sedang mengalami cedera.

Trio BBC tidak turun saat Juventus ditahan imbang Parma. Saat itu Daniele Rugani dan Martin Caceres yang diturunkan mengawal pertahanan. Untuk pertama kalinya sejak Maret 2012, Juventus tidak dapat mengandalkan salah satu dari trio BBC.

“Sepak bola cantik tak ada gunanya, pada akhirnya tendang saja ke arah penonton,” kata Allegri seperti dikutip Football Italia seusai ditahan Parma.

“Kami terlalu lembek saat bertahan dan melakukan beberapa kesalahan. Ada gerakan tak perlu gara- gara kurang konsentrasi. Kami harus lebih fokus, kami tak boleh terus anggap enteng.”

3 dari 3 halaman

Tetap Tenang

Ujian selanjutnya bagi Juventus adalah Sassuolo pada laga Serie A Minggu (10/2/2019). Trio BBC masih belum bisa diturunkan Juventus pada laga tersebut.

Meski sedang dalam tren menurun, Ronaldo meminta fans tak cemas. Dia yakin Juventus akan kembali tampil perkasa.

“Saya rasa ini tak ada hubungannya dengan level kebugaran maupun latihan ekstra. Ini hanya sepakbola. Semua orang melihat Juve karena kami adalah tim terbaik dan mereka mempelajari cara- cara untuk mengalahkan kami. Namun kami harus tetap tenang,” kata Ronaldo.

“Kami tak cemas, karena kami percaya pada tim, teknik kami, juga pelatih dan stafnya. Tak perlu cemas,” pungkasnya.

Klasemen Liga Italia: Juventus Belum Terkejar

Liputan6.com, Jakarta – Liga Italia telah memasuki pekan ke-22. Juventus masih mendominasi klasemen untuk sementara.

Ya, Si Nyonya Tua telah mengoleksi 60 poin. Hebatnya, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan belum tersentuh kekalahan sama sekali.

Sementara di posisi kedua masih dikuasai oleh Napoli. Mereka terpaut sembilan poin dengan Juventus.

Di posisi ketiga klasemen Liga Italia sendiri dipegang oleh Inter Milan. Anak asuh Luciano Spalletti mengoleksi 40 poin dari 22 laga.

Meski demikian persaingan di posisi ketiga bakal ketat karena Inter hanya berselisih poin tipis dengan Lazio dan AC Milan. Berikut klasemen Liga Italia hingga pekan ke-22:

2 dari 3 halaman

Klasemen

3 dari 3 halaman

Jadwal Liga Italia

Jadwal Liga Italia Pekan Ke-23

Jumat, 8 Februari 2019

02.30 WIB Lazio vs Empoli

Sabtu, 9 Februari 2019

02.30 WIB Chievo vs AS Roma

Minggu, 10 Februari 2019

00.00 WIB Fiorentina vs Napoli

02.30 WIB Parma vs Inter Milan

18.30 WIB Bologna vs Genoa

21.00 WIB Sampdoria vs Fronsinone

21.00 WIB Atalanta vs SPAL

21.00 WIB Torino vs Udinese

Senin, 11 Februari 2019

00.00 WIB Sassuolo vs Juventus

02.30 WIB Milan vs Cagliari

Saksikan video pilihan di bawah ini

Jadwal Liga Italia Pekan ke-23: AC Milan Hadapi Cagliari

Liputan6.com, Firenze – Kompetisi teratas Liga Italia Serie A bakal memasuki pekan ke-23. Sebanyak 10 pertandingan Liga Italia akan berlangsung pekan ini.

Duel Lazio versus Empoli memulai Liga Italia pekan ke-23, di mana laga tersebut akan berlangsung dini hari nanti WIB di Stadion Olimpico, Roma, markas I Biancoceleste.

Sehari berikutnya giliran AS Roma yang menyambangi markas juru kunci sementara Liga Italia, Chievo Verona. AS Roma saat ini menempati posisi keenam di klasemen.

Partai seru pekan ini mempertemukan Fiorentina melawan Napoli. Fiorentina bisa menjadi ganjalan Napoli dalam misi mengejar Juventus, yang masih memuncaki klasemen sementara Liga Italia.

Sementara itu, Juventus bakal menyambangi markas Sassuolo di pekan ke-23 Liga Italia pada Senin (11/2/2019) dini hari WIB. Parma siap menjamu Inter Milan di Ennio Tardini.

2 dari 3 halaman

Lawan AC Milan

AC Milan, yang mulai menunjukkan tajinya, bersiap menjamu Cagliari di San Siro. Kemenangan akan semakin mendekatkan I Rossoneri ke Inter Milan, yang berada di posisi ketiga klasemen. 

Jadwal Liga Italia Pekan ke-23 

Jumat, 8 Februari 2019

02.30 WIB Lazio vs Empoli

Sabtu, 9 Februari

02.30 WIB Chievo vs AS Roma

3 dari 3 halaman

Jadwal Lengkap Liga Italia

Minggu, 10 Februari 2019

00.00 WIB Fiorentina vs Napoli

02.30 WIB Parma vs Inter Milan

18.30 WIB Bologna vs Genoa

21.00 WIB Sampdoria vs Fronsinone

21.00 WIB Atalanta vs SPAL

21.00 WIB Torino vs Udinese

Senin, 11 Februari 2019

00.00 WIB Sassuolo vs Juventus

02.30 WIB AC Milan vs Cagliari

Saksikan video pilihan di bawah ini

Barcelona vs Real Madrid: Ujian Dua Pelatih Bijak

Liputan6.com, Jakarta Dua pelatih, Ernesto Valverde dan Santiago Solari untuk kali pertama bakal bertemu di lapangan hijau. Keduanya bakal berada di tepi lapangan saat Barcelona menjamu Real Madrid pada leg pertama semifinal Copa del Rey 2018/19, Kamis (7/2) dini hari WIB.

El Clasico tak pernah mengecewakan. Pertandingan antara dua tim terbaik di Spanyol itu selalu menjanjikan banyak hiburan, mulai dari adu taktik, sampai adu fisik yang melibatkan kedua pemain tim.

Uniknya, laga ini juga akan jadi pembuktian Santiago Solari, pelatih anyar Madrid perihal kualitasnya menangani Los Blancos. Solari sudah mampu meningkatkan permainan Madrid, tapi Barcelona mungkin akan jadi lawan yang sesungguhnya.

Graham Hunter meyakini duel El Clasico kali ini adalah duel dua pelatih bijak. Valverde misalnya, banyak fans Barca yang belum benar-benar yakin dengan kemampuan Valverde dalam meramu taktik, tapi di sisi lain Valverde jelas berhasil mengelola ego banyak pemain Barca.

Valverde berani mempromosikan pemain mudah, dia berani mencadangkan pemain-pemain hebat seperti Philippe Coutinho dan Ousmane Dembele. Valverde begitu memahami kualitas skuat Barca, dia juga sudah mendapatkan kepercayaan Lionel Messi. Bagi pelatih Barca mana pun, kepercayaan Messi sangatlah penting.

Valverde juga mampu mengatasi jiwa muda Dembele yang masih liar. Saat Dembele banyak berulah, tidak disiplin, Valverde mampu membujuk dia, mengajarinya, memberinya ruang, sekaligus mendorongnya. Valverde juga memainkan Dembele di laga yang tepat untuk membantunya mendapatkan kepercayaan diri lagi.

Juga, Valverde mengembangkan Nelson Semedo, memercayai Arthur, meningkatkan Carles Alena, menjinakkan Arturo Vidal. Bukan berarti taktik Valverde kurang apik, sistem dia cukup apik, tapi kekuatan utama Valverde adalah manajemen manusia.

2 dari 2 halaman

Solari Juga Sama

Kemampuan serupa ternyata juga dimiliki Santiago Solari. kemampuan manajemen manusia Solari sangat bagus, dia bisa memecahkan banyak masalah Madrid. Siapa yang berani membayangkan Marcelo dan Isco akan sering duduk di bangku cadangan?

Solari bersikap adil. Dia memercayai Karim Benzema, dia juga mendukung pemain muda seperti Vinicius Junior. Thibaut Courtois harus merelakan tempatnya ketika tampil buruk, Keylor Navas naik.

Isco dan Marcelo dicadangkan. Kabarnya, Solari menilai kondisi fisik dua pemain itu tidak bagus, terlalu gemuk. Saat Marcelo absen, Solari tak ragu memercayai Sergio Reguilon, bek yang masih sangat muda.

Dia bermain memainkan Marcos Llorente ketika Toni Kroos dan Casemiro tidak fit. Bergantian memainkan Alvaro Odriozola dan Dani Carvajal.

Kemampuan itu [Valverde dan Solari] bukan taktik, itu manajemen. Manajemen tim, manajemen situasi, manajemen risiko, pemecahan masalah. Dua pelatih ini sama-sama jenius.

Sumber: Bola.net

Saksikan juga video menarik di bawah ini:

Roma vs AC Milan: Nicolo Zaniolo Penerus Francesco Totti

Liputan6.com, Roma – AS Roma tampaknya telah menemukan penerus Francesco Totti, penyerang legendaris mereka. Namanya, Nicolo Zaniolo.

Minggu (3/2), saat menjamu AC Milan di laga Serie A, gelandang serang berusia 19 tahun ini tampil gemilang. Dia mencetak satu gol untuk menghindarkan timnya dari kekalahan.

Krzysztof Piatek membawa AC Milan unggul terlebih dahulu dengan gol yang dicetaknya dari assist Lucas Paqueta di menit 26. Roma membalas lewat gol Zaniolo di awal-awal babak kedua, dan skor 1-1 bertahan hingga peluit panjang.

Di Serie A musim ini, Zaniolo sudah mencetak tiga gol untuk Roma. Gelandang serang 19 tahun Italia itu mengukirnya dalam 13 penampilan, termasuk lawan AC Milan.

Ada beberapa hal yang membuatnya sangat mirip dengan mantan kapten dan pemain legendaris Roma, Totti.

2 dari 3 halaman

Pencetak Tiga Gol Termuda

Zaniolo mencetak tiga gol Serie A pertamanya untuk Roma di usia 19 tahun 7 bulan.

Zanilo adalah pemain termuda Roma yang mencetak tiga gol Serie A pertamanya untuk Roma, sejak Francesco Totti melakukannya di usia 18 tahun 6 bulan pada 1995 silam. Pelatih Eusebio Di Francesco juga mengakui kalau Zaniolo dan Totti memiliki beberapa kesamaan.

“Kesamaan antara Zaniolo dengan Francesco Totti adalah dia selalu menginginkan bola,” kata Di Francesco setelah laga melawan Milan, seperti dikutip Football Italia.

3 dari 3 halaman

Tak Pernah Menyerah

Di Francesco juga menyebut, Zaniolo sebagai sosok pekerja keras. Dia tak pernah menyerah di lapangan.

“Jika melakukan kesalahan, dia tak berputus asa, tapi ingin langsung memperbaikinya dan kembali mencoba. Saya harap dia terus bermain dengan rasa senang dan semangat seperti itu,” ujar Di Francesco, lagi.

Sumber: Bola.net