3 Pelatih yang Doyan Bongkar Pasang Skuat, Jose Mourinho Salah Satunya

Jakarta – Jose Mourinho dikenal sosok pelatih dan manajer yang gemar memborong pemain bintang dan membongkar pasang tim. Pria asal Portugal itu kerap meminta dibelikan pemain baru di tim yang dilatihnya termasuk saat di Manchester United.

Selama 2,5 musim di Old Trafford, Jose Mourinho telah menghabiskan 455 juta euro atau sekitar Rp 7,2 triliun untuk membeli pemain baru. Mereka antara lain Paul Pogba, Nemanja Matic, Alexis Sanchez, dan Romelu Lukaku.

Namun selama karier kepelatihannya, Jose Mourinho juga gemar menjual pemain. Sudah puluhan pemain yang dijual mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu.

Yang bikin fans MU jengkel, tingkah boros Mourinho itu ternyata tak mampu mendatangkan prestasi, sehingga akhirnya dia dipecat dan digantikan Ole Gunnar Solksjaer.

Berikut 3 pelatih yang ahli menjual pemain, termasuk Jose Mourinho:

2 dari 4 halaman

Jose Mourinho (510,59 Juta Pound)

Jose Mourinho kini berstatus bebas. Pria asal Portugal itu belum kembali melatih klub setelah dipecat Manchester United pada Desember 2018.

Sepanjang karier kepelatihannya, mantan pelatih Inter Milan dan Real Madrid itu telah menjual total 64 pemain. Nilainya 510,59 juta pound atau sekitar Rp 9,2 triliun.

Sejumlah pemain yang pernah dijual Mourinho antara lain Mohamed Salah, Romelu Lukaku, serta Kevin De Bruyne. Mereja jadi pemain hebat di klub lain.

3 dari 4 halaman

Massimiliano Allegri (595,59 Juta Pound)

Massimiliano Allegri berpeluang memenangkan Scudetto Liga Italia kelima bersama Juventus. Selain itu, perekrutan Cristiano Ronaldo pada 2018 membuat Juventus diunggulkan meraih trofi Liga Champions musim ini.

Selama karier kepelatihannya, Allegri telah menjual 100 pemain. Jumlahnya mencapai 595,59 juta pound atau sekitar Rp 10,8 triliun.

4 dari 4 halaman

Leonardo Jardim (785,66 Juta Pound)

AS Monaco kembali menunjuk Leonardo Jardim, kurang dari empat bulan setelah digantikan legenda Arsenal Thierry Henry. Pelatih berusia 44 tahun itu sebelumnya sukses membawa Monaco juara Ligue 1 2016/17.

Namun, terpuruknya prestasi Monaco di musim ini diakibatkan kesalahan klub. Sebab dalam beberapa tahun terakhir, klub telah menjual sejumlah pemain terbaik.

Mereka di antaranya Kylian Mbappe (PSG), Bakayoko (Chelsea), Benjamin Mendy (Manchester City), Bernando Silva (Manchester City), Fabinho (Liverpool), dan Thomas Lemar (Atletico Madrid).

Secara total, Jardim telah menjual 52 pemain di lima klub yang telah dilatihnya sejauh ini. Nilai seluruh pemain itu mencapai 785,66 juta pound.

Sumber: Bola.net

Tiga Nama Masuk Bidikan MU di Bursa Transfer Musim Panas

Liputan6.com, Manchester – Performa Manchester United (MU ) terus menjulang bersama manajer Ole Gunnar Solksjaer. Saat ini, di Liga Inggris, mereka belum terkalahkan di 11 laga: sembilan kali menang dan dua kali imbang.

Namun begitu, mereka tampaknya sudah mulai merancang skuat untuk musim depan. Termasuk mendatangkan sejumlah pemain baru.

Belakangan, dikabarkan ada tiga nama baru dalam bidikan MU di bursa transfer musim panas. Ini merupakan kabar baru lantaran di bursa transfer Januari lalu, tak satu pemain pun mereka datangkan.

TalkSPORT merilis, setidaknya ada tiga nama yang kini dalam pantauan MU di bursa transfer musim depan. Mereka adalah Aaron Wan-Bissaka (Crystal Palace), Kalidou Koulibaly (Napoli), dan Ivan Rakitic (Barcelona).

Untuk mendatangkan ketiga pemain ini, manajemen MU dikabarkan telah menyiapkan dana yang tak sedikit. Diperkirakan mereka siap menggelontorkan uang lebih dari 170 juta pound sterling atau sekitar Rp 3,1 triliun!

2 dari 3 halaman

Wan-Bissaka Bisa Gantikan Valencia dan Young

Wan-Bissaka adalah bek kanan mudah Palace berusia 21 tahun. Kehadirannya di MU tentu akan sangat berguna.

Setidaknya, dia bisa jadi pelapis, atau bahkan pengganti Antonio Valencia atau Ashley Young, yang sudah berusia 33 tahun.Tak heran, harganya lumayan mahal, mencapai 40 juta pound.

Sedangkan Koulibaly merupakan seorang bek tengah yang tangguh. MU bahkan digosipkan sempat menawarkan uang tak kurang dari 95 juta pound kepada Lazio, sebelum memecat Jose Mourinho.

3 dari 3 halaman

Rakitic Ideal

Rakitic juga bisa menjadi pemain yang berguna bagi MU, jika jadi didatangkan. Kemampuannya dalam mengatur permainan tak perlu diragukan lagi.

Peluang MU pun relatif besar mengingat ada kabar Barcelona juga ingin melepas pemain asal Kroasia ini. Hanya memangm harganya pun lumayan mahal, sekitar 39 juta pound.

Saksikan video pilihan di bawah ini

Solskjaer Akan Kembali Mainkan Wonderkid MU

Jakarta Manajer interim Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer, mengisyaratkan bakal kembali memainkan wonderkid James Garner. Sebab, Setan Merah sedang mengalami krisis gelandang. 

Garner menjadi debut sebagai pemain profesional saat MU menang 3-1 atas Crystal Palace, Rabu (27/2/2019). Pemain berusia 17 tahun itu masuk menggantikan Fred pada menit ke-89.

“Kami telah menantikan kesempatan memainkan Garner. Tentu saja, cedera Nemanja Matic dan Ander Herrera membuat peluang Garner bermain lebih besar,” kata Solskjaer.

“Akan tetapi, dia berpotensi menjadi gelandang tengah hebat. Kita akan melihatnya kembali bermain. Kami mungkin akan memainkannya saat melawan Southampton pada akhir pekan ini,” lanjut Solskjaer.

Sejak ditangani Solskjaer, MU telah memberikan debut profesional kepada dua pemain. Selain Garner, sebelumnya Tahith Chong juga menjalani debut ketika melawan Reading di Piala FA, awal Januari 2019.

“Kami adalah Manchester United. Kami memiliki skuad berkualitas dan akan terus memunculkan pemain. Setiap tim di liga pasti akan menghadapi masalah cedera pada periode krusial seperti sekarang,” ujar Solskjaer.

Sumber: manutd.com

Tinggalkan MU, Rossi Jalani Trial di LA Galaxy

Liputan6.com, Manchester – Giuseppe Rossi akhirnya meninggalkan MU setelah sempat berlatih bersama beberapa waktu terakhir. Amerika Serikat menjadi tujuan baru eks pemain Setan Merah tersebut.

Rossi sempat digadang-gadang sebagai salah satu pemain dengan segudang talenta pada usia mudanya. Manchester United (MU), yang kala itu diasuh Sir Alex Ferguson, lalu membajaknya dari skuat muda Parma pada tahun 2004.

Sayangnya, ia gagal menembus skuat utama. Bersama The Red Devils, ia hanya mampu mengantongi lima penampilan saja di Premier League. Alhasil, ia harus bergonta-ganti klub guna mendapatkan kesempatan bermain yang lebih.

Rossi sempat menemukan performa terbaiknya bersama Villarreal. Tapi, cedera parah yang dialaminya membuatnya harus tersingkir dari klub asal Spanyol itu pada tahun 2013. Setelah mondar-mandir di tim lain, ia akhirnya berakhir tanpa klub di tahun 2018 lalu.

Pada Januari 2019, ia sempat turut serta dalam sesi latihan MU yang diasuh oleh Ole Gunnar Solskjaer. Kehadirannya di tempat latihan memantik rumor soal dirinya bergabung dengan The Red Devils untuk sisa musim ini.

Namun tak lama berselang, kabar tersebut ditampik langsung oleh Solskjaer. Alhasil, Rossi pun kembali terluntang-lantung mencari klub baru untuk melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola.

2 dari 2 halaman

Ke LA Galaxy

Lama tak terdengar kabar soal dirinya, hingga rumor soal masa depannya kembali muncul baru-baru ini. Rossi disebut sedang melakoni masa percobaan dengan klub yang berbasis di kota Los Angeles, Amerika Serikat.

Menyusul unggahan di Instagram yang menunjukkan dirinya sedang terbang ke Amerika, La Gazzetta dello Sport mengklaim bahwa Rossi akan segera bergabung dengan LA Galaxy. Di klub tersebut, ia bisa dipasangkan dengan mantan penyerang MU, Zlatan Ibrahimovic.

Namun media lainnya, The Athletic, menebar laporan yang berbeda. Disebutkan bahwa pria berumur 32 tahun tersebut akan melakoni sesi percobaan bersama rival sekota LA Galaxy, yakni Los Angeles FC.

Klub yang bermarkas di Banc of California Stadium itu tak memiliki nama-nama mentereng. Meskipun demikian, mereka tetap mampu mencatatkan torehan apik dengan finis di peringkat tiga klasemen Grup B Major League Soccer dengan koleksi 57 poin.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

Romelu Lukaku Siap Bermain di Posisi Apa Pun demi MU

Liputan6.com, Manchester – Romelo Lukaku makin cinta kepada Manchester United (MU) . Penyerang asal Belgia itu bahkan mengaku siap dimainkan di posisi manapun yang dibutuhkan Setan Merah.

Dalam dua bulan terakhir, Lukaku memang jarang dimainkan sebagai penyerang tengah oleh manajer Ole Gunnar Solskjaer. Ia kalah bersaing dengan sosok Marcus Rashford, sehingga ia kebanyakan bermain di sisi kanan serangan MU dalam satu bulan terakhir.

Dini hari tadi, Solskjaer memasang Lukaku sebagai penyerang tengah sebagai pengganti Rashford yang mengalami cedera. Sang striker menuntaskan tugasnya dengan baik, di mana ia membuat dua gol ke gawang tuan rumah sehingga MU menang dengan skor 3-1 di Selhurst Park.

Lukaku juga menyebut bahwa ia senang akhirnya kembali dipercaya tampil sebagai ujung tombak MU. “Saya hanya berharap saya bisa mendapatkan kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah,” buka Lukaku kepada MUTV.

2 dari 3 halaman

Siap Berikan Segalanya 

Meski lebih senang bermain sebagai penyerang tengah, Lukaku menegaskan bahwa dirinya selalu siap untuk bermain di posisi manapun yang diinginkan sang pelatih.

“Hari ini pelatih memberikan saya kesempatan untuk bermain sebagai penyerang tengah dan saya senang bisa membantu tim ini memenangkan pertandingan.”

“Saya tidak terlalu mempedulikan saya bermain di sisi kiri, kanan atau di tengah. Saya selalu memberikan yang terbaik untuk tim ini. Selama tim ini menang dan saya bisa memberikan kontribusi atas kemenangan ini, maka saya akan bahagia.”

3 dari 3 halaman

Rekor Apik 

Kemenangan di Selhurst Park tadi menjadi milestone baru bagi MU. Pasalnya ini pertama kalinya Setan Merah meraih delapan kemenangan tandang beruntun sejak tim ini didirikan lebih dari satu abad yang lalu.

Lukaku sendiri merasa senang timnya bisa mencatatkan rekor yang sangat baik itu kali ini.

“Itu [delapan kali menang tandang beruntun] merupakan sebuah pencapaian yang sangat bagus terlebih jika anda melihat tim mana yang harus kami hadapi. Semua orang terus meragukan kami namun kami merespon keraguan itu dengan cara Manchester United, yaitu menang dan mendominasi pertandingan.” tandasnya.

Sumber: Bola.net

Saksikan video pilihan di bawah ini

MU Tekuk Palace, Solskjaer Temukan Penerus Carrick

Liputan6.com, Jakarta – Kemenangan Manchester United (MU) atas Crystal Palace, Kamis dini hari WIB (28/2/2019) jadi panggung bagi James Garner. Tampil untuk pertama kali bersama Setan Merah, pemain berusia 17 tahun tersebut berhasil mencuri perhatian sang pelatih, Ole Gunnar Solskjaer.

Debut Garner bersama MU tidak berlangsung lama. Dia baru masuk pada menit ke-89 saat Setan Merah sudah unggul 3-1 pada pertandingan yang berlangsung di Selhurst Park itu. 

Garner masuk menggantikan posisi Fred. Meski hanya beberapa menit di lapangan, Garner ternyata mampu membuat Solskjaer terkesima. Pelatih asal Norwegia itu bahkan tidak ragu membandingkannya dengan salah satu gelandang terbaik Setan Merah di era modern. 

“Saya percaya dia punya kesempatan untuk masa depan yang hebat,” kata Solskjaer dilansir Dailymail.co.uk. “Tentu kami masih terus bekerja, dia tahu kami percaya kepadanya.”

“Kami yakin dia bakal jadi penerus Michael Carrick. Saya tahu dia masih muda, dan saya tahu tidak adil membandingkan anak-anak dengan pemain hebat seperti Michael, tapi dia punya watak yang sama,” beber mantan penyerang MU tersebut menambahkan. 

2 dari 3 halaman

Bermain Simpel

Garner bukan wajah yang familiar di skuat MU. Dia baru menandantangani kontrak profesional bersama MU pada 23 Mei 2018. Sebelum menjalani debutnya melawan Palace, Garner sebernarnya sudah dua kali dipanggil ke skuat utama, yakni melawan Reading dan Valencia di awal musim ini. Namun saat itu, Garner hanya berada bangku cadangan. 

Garner kembali dipanggil setelah MU diterpa badai cedera. Pria kelahiran Birkenhead itu masuk skuat inti bersama beberapa pemain muda lainnya, Tahith Chong dan Angel Gomes. 

Ada beberapa yang menurut Solskjaer membuat Garner mirip Carrick yang kini menjadi bagian dari staf pelatih Setan Merah. “Dia bisa melihat permainan, dia bermain simpel, dia bermain menyusuri garis, di mana saya pikir Scott McTominay juga tampil baik hari ini.”

“Beberapa umpan menyusur garis kepada Paul (Pogba) sangat luar biasa,” bebernya. 

3 dari 3 halaman

Berpekuang Tampil Lawan Southampton

Penampilan gemilang melawan Palace bukan tidak mungkin bakal membuka peluang Garner kembali ke skuat inti MU saat menjamu Southampton di Old Trafford, Sabtu (2/3/2019). 

Saksikan juga video menarik di bawah ini:


Crystal Palace vs MU: Diogo Dalot Kunci Kemenangan Setan Merah

Liputan6.com, Manchester – Manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Soslkjaer menyebut nama Diogo Dalot sebagai salah satu kunci kemenangan atas Crystal Palace. MU menang atas tuan rumah Crystal Palace 3-1 dalam lanjutan Liga Inggris, Kamis (28/2/2019) dini hari WIB.

Seperti dilansir Manchester Evening News, Solskjaer mengaku sebetulnya memilih Dalot karena terpaksa. Maklum, MU dihantam badai cedera dengan absenya Juan Mata, Ander Herrera, dan Marcus Rashford.

Namun keputusan memainkan Dalot ternyata tepat. Pasalnya, pemain asal Portugal itu turut membantu pertahanan MU.

“Anda bisa lihat dia punya kemampuan untuk maju ke depan. Tetapi tentu saj adia membantu (pertahanan, red). Zaha dan Van Aanholt bagus di sisi kiri untuk Palace,” kata Solskjaer.

Pertandingan Palace vs MU sendiri berlangsung di Selhurst Park, Romelu Lukaku menciptakan dua gol awal MU masing-masing pada menit 33 dan 52.

Palace sempat membalas berkat aksi Joel Ward di menit 66. Namun harapan Palace untuk menyamakan kedudukan pupus setelah Ashley Young menciptakan gol ketiga di menit 83.

2 dari 3 halaman

Membantu Ashley Young

Dalam pertandingan ini, Dalot dimainkan Solskjaer di sisi kanan untuk membantu Ashley Young. Keberadaan Dalot membuat Young tidak kerepotan menahan serangan sayap Palace yang dikenal berbahaya lewat Wilfried Zaha dan Andros Townsend.

“Mereka para pemain yang bagus, secara individu mereka mencoba masuk ke dalam dan melawan Anda satu lawan satu,” kata Solskjaer.

3 dari 3 halaman

Delapan Kemenangan

Hasil positif ini membuat MU menorehkan sejarah. Untuk pertama kalinya, MU menang dalam delapan laga tandang beruntun.

Kemenangan tandang pertama MU diraih saat melibas Cardiff City 5-1. Laga itu juga menjadi debut Solskjaer sebagai manajer sementara MU.

Striker MU Buka Peluang Gabung Juventus

Manchester – Rencana Juventus untuk merekrut Romelu Lukaku mendapat titik terang. Kabarnya, striker MU itu ingin pindah ke sana agar satu tim dengan Cristiano Ronaldo.

Sejak Ole Gunnar Solskjaer duduk di kursi manajer MU pada 19 Desember 2019, pemain timnas Belgia itu mulai terpinggir dari lini serang. Solskjaer lebih sering memainkan Marcus Rashford sebagai juru gedor.

Romelu Lukaku tampil dalam 34 pertandingan dengan waktu bermain selama 2.210 menit. Sementara itu, Rashford mencatatkan 2.223 menit dari 33 laga yang dijalani bersama The Red Devils.

Situasi tersebut membuat pemain 25 tahun itu dikabarkan ingin angkat kaki dari Manchester United. Jika pada akhirnya harus pergi dari Old Trafford, Lukaku ingin bergabung dengan Juventus.

Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport pada Oktober tahun lalu, Romelu Lukaku tak menutup kemungkinan untuk membela Juventus. Menurutnya, Juve memiliki ambisi untuk selalu meraih trofi juara.

Bukan hanya itu, kehadiran Cristiano Ronaldo membuat Lukaku kepincut dengan Juventus. Dia ingin bisa berada satu tim dengan kapten timnas Portugal tersebut.

Sumber: Bola.com

Saksikan video pilihan di bawah ini

Arsenal Berperan di Balik Membaiknya Pertahanan MU

Liputan6.com, Jakarta – Luke Shaw tampil sebagai man of the match saat Manchester United (MU) bermain imbang dengan Liverpool, Minggu lalu. Dalam duel ini, MU berhasil menahan The Reds tanpa gol. Ini merupakan clean sheet keempat beruntun yang mampu diraih Setan Merah di liga domestik.

Penampilan barisan pertahanan MU semenjak ditangani oleh Ole Gunnar Solksjaer memang terus membaik. Sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho, Desember lalu, Setan Merah hanya kemasukan 9 gol dalam 14 pertandingan dan berhasil mencatat 7 clean sheet.  


Ini jauh berbeda dengan situasi yang dialami MU saat masih ditangani Mourinho. Musim lalu, MU sempat kebobolan satu gol lebih sedikit dari 29 gol yang dicetak dalam 17 pertandingan. Sejak ditangani Solkjaer, agregat gol MU berubah dari nol di era Mourinho menjadi +17. 

Peningkatan ini tidak lepas dari kejelian Solskjaer dalam menempatkan pemainnya. Di lini belakang MU yang menggunakan empat bek, pelatih asal Norwegia itu menempatkan duet Ashley Young dan Luke Shaw sebagai bek sayap. Dia juga mempertahankan Victor Lindelof yang tampil memukau di era Mourinho. Sementara Phil Jones diplot sebagai patner utama Lindelof dan keduanya telah tampil sebagai starter dalam delapan pertandingan. 

Sedangkan Eric Baily dipercaya tampil dalam 4 laga dan Chris Smalling tiga pertandingan.  

Smalling sebenarnya baru saja pulih dari cedera yang membuatnya sempat absen dua bulan. Namun di bawah Solskjaer, Smalling mampu membantu MU mencetak 3 cleen sheet

Sejak bermain imbang 2-2 melawan Burnley (29/1), MU belum sekalipun kebobolan Menurut Solskjaer, kebangkitan barisan pertahanan MU ternyata tidak lepas dari pengalaman saat mengalahkan Spurs 1-0 (13/1) dan kemenangan 3-1 atas Arsenal di Piala FA (26/1). 

“Kami menghabiskan banyak waktu membangun struktur dan bentuk,” kata Solskjaer seperti dilansir Manchestereveningnews. “Bagaimana kami bertahan, sebab pada laga-laga awal kami tidak mendapat banyak kesempatan untuk menguji hal tersebut,” kata Solskjaer. 

“Tapi ketika kami ke markas Arsenal dan Anda bisa melihat bagaiman kami pontang-panting di lini tengah dan empat bek kami tampak menyedihkan seperti domba babak belur.” 


2 dari 3 halaman

Benahi Lini Tengah

Setelah pertandingan tersebut, Solskjaer tidak hanya meperbaiki barisan belakang pasukannya. Dia juga berusaha membenahi komposisi lini tengah Setan Merah.  

“Bentu lini tengah meningkat pesat, yang akhirnya membantu empat bek untuk bermain sebagai empat bek dan tidak tersebar di semua tempat,” kata Solskjaer. 

“Itu prinsipil. Prinsip saya adalah jangan pernah mengikuti dia; saya selalu bermain dan melatih dengan sistem zona. Saya bukan fans sistem man to man marking.”

Ketangguhan barisan pertahanan MU kembali akan diuji Kamis (28/2/2019). Dalam duel ini, Setan Merah akan bertandang ke markas Crystal Palace dalam lanjutan Premier League. 

3 dari 3 halaman

Jadwal Pertandingan Liga Inggris

Jadwal Liga Inggris

Kamis (28/2/2019)

02:45 WIB, Arsenal vs Bournemouth

02:45 WIB, Southampton vs Fulham

03:00 WIB, Crystal Palace vs Manchester United

03:00 WIB, Chelsea vs Tottenham Hotspur

03:00 WIB, Liverpool vs Watford

03:00 WIB, Manchester City vs West Ham United

Saksikan juga video menarik di bawah ini: