‘Gattuso Sudah Tepat untuk Milan dan Layak Didukung’

Milan – Performa AC Milan masih belum stabil di bawah arahan Gennaro Gattuso. Namun, Andriy Shevchenko menilai Gattuso sudah tepat untuk Milan.

Gattuso ditunjuk sebagai pelatih Milan pada November 2017. Dia diharap mampu mengembalikan kejayaan Rossoneri.

Hal itu belum juga tercapai sampai saat ini. Milan masih berada di posisi kelima klasemen Serie A dengan 31 poin, tertinggal 22 poin dari Juve yang ada di puncak klasemen.


Milan juga sudah tersingkir di Europa League dan baru menang lagi pada 29 Desember 2018, setelah lima laga beruntun tanpa kemenangan. Gattuso pun sempat diisukan bakal terdepak dari Milan.

Meski belum dalam performa yang oke di bawah asuhan Gattuso, Shevchenko menegaskan bahwa sangat penting memberikan dukungan untuk pelatih 40 tahun tersebut.

“Penting untuk terus mendukung Rino, karena dia memberi tim identitas dan rasa memiliki,” kata Shevchenko kepada La Gazzetta dello Sport.

“Dia orang yang tepat untuk Milan saat ini. Saya senang bahwa klub menjaga kepercayaan kepadanya,” sambungnya.

“Saya menyukai sikap klub ini. Ada orang-orang yang memiliki gagasan yang jelas, yang tidak goyah saat kesulitan. (Direktur olahraga) Leonardo dan Paolo Maldini bekerja dengan tenang dan kompeten. Milan ada di tangan yang tepat,” tegasnya.

(ran/cas)

Nonton Aksi Pebalap Top Asia di Velodorome Rawamangun, Tiketnya Rp 50 Ribu

Jakarta – Indonesia menjadi tuan rumah Asian Track Cycling Championship (ACC) 2019. Tiket nonton balap sepeda se-Asia itu dijual dengan harga Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu.

Indonesia untuk kali pertama bakal menjadi tuan rumah kejuaraan balap sepeda trak Asia. Pebalap top dunia akan hadir meramaikan kejuaraan yang juga sebagai ajang pemburuan poin Olimpiade 2020 Tokyo di Velodrome, Rawamangun, mulai 9 sampai 13 Januari.

Ketua Panitia Penyelenggara ACC 2019, Parama Nugroho, mengatakan persiapan lomba saat ini berjalan lancar tanpa kendala. Ajang itu akan diikuti 16 negara dan menunggu kepastian Uni Emirat Arab dan Macau.


“Jadi tinggal menunggu itu. Tidak ada kendala tapi tantangan bagaimana membuat olahraga ini digemari, penontonnya berdatangan, dan dapat sponsor,” kata Parama saat dihubungi detikSport, Minggu (6/1/2019).

Untuk itu, tiket yang dijual pun nantinya tidak akan mahal-mahal. Parama menyebut tiket yang dijual dibandrol dengan harga Rp 50 ribu.

“Kami buka Rp 50 ribu dulu. Kami mau melihat animonya seperti apa. Sekalipun dinaikkan paling tinggi Rp 100 ribu dari 3000 lembar yang dilepas baik secara online maupun offline. Kami kerjasama dengan loket.com,” dia menjelaskan.

Usung Konsep Sportaiment

Tak hanya tiket yang dijual, tuan rumah juga sudah menyiapkan konsep sportaiment dalam kejuaraan nanti.

Velodrome yang sudah teruji saat Asian Games dan Asian Para Games 2018 dinilai masih belum ramah penonton lantaran ketersediaan kuliner selama balapan tak optimal.

“Kemarin yang kurang di Asian Games dan Asian Para Games kan kesulitan untuk mencari makan. Dan itu yang akan kami coba buat. Nanti akan ada foodcourt sehingga penonton ini akan lebih mudah untuk mencari makan pada saat rehat nonton,” ujar dia.

(mcy/fem)

3 Jurus Ampuh Membakar Lemak Perut Selain Olahraga

Liputan6.com, Jakarta – Banyak perempuan menyangka, lemak perut termasuk masalah yang paling sulit diatasi. Alasan utamanya, dengan olahraga rutin dan diet, lemak pada lengan dan paha dapat dengan mudah berkurang dalam jangka waktu tertentu.

Namun, lemak pada perut masih saja belum terbakar. Mendapatkan perut yang rata memang tak mudah bagi sebagian orang. Apa lagi, bagi mereka yang sudah melakukan banyak jenis latihan dan olahraga yang berfokus pada core area, tapi perut tetap saja buncit.

Dilansir dari Live Strong, melakukan sit-up justru akan membuat perut buncit mengeras. Bukannya menjadi rata, perut tetap saja besar dan berlemak.

Penyebabnya, karena Anda sudah membentuk otot pada perut, sedangkan lemak pada area tersebut belum terbakar dengan efisien. Berikut ini ada tiga tips yang membantu membakar lemak perut menjadi lebih cepat, selain olahraga cardio.

Makanan Berprotein

Makanan berprotein memang sangat baik untuk kamu yang sedang fokus membentuk otot, tak terkencuali core muscles. Namun, Women’s Health Magazine menulis, makanan berprotein tinggi juga bisa membantu menghilangkan lemak pada area perut.

Hal ini karena tubuh mulai memproduksi insulin lebih banyak. Dengan begitu, lemak dalam tubuh, terutama pada area perut, otomatis bakal menumpuk. Makanan berprotein tinggi akan membantu membangun proteksi tubuh terhadap insulin.

Yang Terbaru dari Kasus Mafia Pengaturan Skor

Jakarta – Satgas Antimafia Bola terus bekerja mengungkap skandal sepakbola Indonesia. Belum sebulan bekerja, satgas telah menerima ratusan aduan dari masyarakat.

Untuk penanganan kasus, satgas yang dibentuk Polri ini sudah menetapkan empat orang tersangka. Dari empat tersangka, satgas ada tiga berkas kasus yang tengah dilengkapi.

Koordinasi dengan pihak lain seperti Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dilakukan. Satgas mendeteksi adanya aliran dana ratusan juta rupiah terkait kasus pengaturan skor ini.


Dalam kasus mafia bola ini, beragam tindak pidana diduga dilakukan para pelaku di antaranya penipuan penggelapan, pidana suap, hingga tindak pidana pencucian uang (TPPU). Pemeriksaan terhadap sejumlah pihak pun terus diagendakan.

Sepakbola yang merupakan olahraga terfavorit di Indonesia tentu memancing antusiasme. Publik punya harapan besar dari penanganan satgas ini dalam memberantas mafia bola.

Terkait kasus ini, polisi menetapkan empat tersangka dan telah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. Mereka adalah anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI, Johar Lin Eng; eks anggota Komisi Wasit, PSSI Priyanto; perempuan bernama Anik Yuni Artika Sari; dan yang terakhir Dwi Irianto alias Mbah Putih.

Para tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana penipuan dan/atau penggelapan dan/atau tindak pidana suap dan/atau tindak pidana pencucian uang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 378 KUHP dan/atau Pasal 372 KUHP dan/atau UU No 11 Tahun 1980 tentang Tindak Pidana Suap dan/atau Pasal 3, 4, 5, UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang TPPU.

Berikut fakta-fakta terbaru kasus mafia bola:

1. Ada 278 Info Masuk, 60 Layak Ditindaklanjuti

Satgas membuka call center, ruang pengaduan dari masyarakat terkait kasus mafia bola. Ada 278 info diterima petugas, 60 di antaranya layak ditindaklanjuti.

“Sampai hari ini ada 278 informasi yang masuk ke satgas namun info yang masuk itu kita telaah lagi. Itu info yang masuk ke call center kita. Dari jumlah itu kita analisa yang layak untuk ditindak di tingkat penyelidikan ada 60,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, dalam diskusi di Cafe d’consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).

Laporan tersebut nantinya akan dijadikan bahan informasi, diklarifikasi, dikonfirmasi, dan diverifikasi kepada pihak terkait. Syahar mengatakan kasus tersebut kini ditangani di tingkat Polda dan Direktorat Tipikor Bareskrim Polri.

Dia menjelaskan laporan pengaduan yang diterima umumnya terkait penipuan hingga pencucian uang. Banyak dari pelapor yang mengaku dicurangi terkait hasil pertandingan.

“Sesuai dengan pengakuan pihak pelapor, penipuan penggelapan, tindak pidana suap dan TPPU. Jadi sesuai laporan pelapor merasa ditipu karena selama ini klubnya itu selalu dicurangi dalam permainan sehingga kalah,” ungkapnya.

2. Ada Aliran Dana Rp 600 Juta

Polisi menemukan aliran dana Rp 600 juta terkait dugaan pengaturan skor sepak bola. Jumlah itu disebut berasal dari beberapa kali transfer yang terdeteksi oleh Satgas Antimafia Bola.

“Dalam penyidikan yang ada di Polda Metro total aliran dana ada sekitar Rp 600 juta. Itu beberapa kali transfer,” kata Kabag Penum Div Humas Polri, Kombes Syahar Diantono, dalam diskusi di Restoran d’Consulate, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (5/1/2019).
<!–

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program “Reportase Sore” TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

–>

Saat Wali Kota Risma Berhadapan dengan 3 Pelajar Mabuk di Surabaya

Liputan6.com, Surabaya – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Surabaya mendapati 3 pelajar Surabaya yang baru mengkonsumsi minuman keras, Sabtu (5/1/2019) dini hari tadi. Mereka pun dibawa ke Mako Satpol PP Kota Surabaya untuk dimintai keterangan lebih lanjut dan diberi bimbingan.

Mendengar informasi itu, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini atau Risma langsung mendatangi Mako Satpol PP. Meski duduk di kursi roda, Risma siap mengahadapi tiga pelajar itu.

Risma pun bertatap muka dengan ketiga pelajar. Dia menegaskan, minuman keras berpotensi merusak saraf. Apabila saraf otak mati, maka akan kesulitan untuk berpikir.

“Sekali minum-minuman keras itu, maka satu juta sel sarafmu mati. Apabila diterus-teruskan nanti tidak bisa mikir dan jadi bodoh,” kata Risma.

Risma pun memanggil orang tua ketiganya dan pihak sekolah. Setelah orang tua masing-masing pelajar datang, Risma meminta tiga pelajar itu untuk meminta maaf dengan mencium kaki orang tuanya.

“Cium kakinya. Kalian juga harus berjanji tidak minum-minuman lagi,” ujarnya.

Kepala Satpol PP Kota Surabaya Irvan Widyanto menjelaskan tiga pelajar itu terjaring yustisi yang dilakukan oleh tim Asuhan Rembulan Satpol PP Kota Surabaya. Mereka terjaring dini hari tadi sekitar pukul 04.40 WIB di Jalan Tanjung Anom, Gubeng, Surabaya.

“Setelah kami dalami, ternyata mereka minum-minuman di kafe kawasan Banyuurip,” kata Irvan di kantornya.

Pihaknya juga berencana melakukan penyisiran ke lokasi tempat ketiga pelajar minum-minuman keras. “Semoga tidak ada lagi pelajar yang kedapatan minum-minuman,” harapnya.

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DP5A) Surabaya, Chandra Oratmangun mengaku pemanggilan orang tua dan pihak sekolah untuk bersinergi memberikan pendampingan kepada mereka.

Ia juga mengimbau kepada para orang tua di Surabaya untuk mengawasi anak-anaknya supaya tidak mengenal miras.

“Anak-anak ini tugasnya hanya mempersiapkan masa depan mereka supaya sukses dan mempersiapkan masa depan bangsa ini,” ujarnya.

Ia juga mengajak anak-anak Surabaya untuk memanfaatkan lapangan olahraga dan free wifi yang sudah tersebar di berbagai titik di Kota Surabaya. Dengan cara itu, diharapkan tidak ada lagi kenakalan remaja di Kota Surabaya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Dengan berkursi roda, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini kembali memantau pengerjaan perbaikan Jalan Raya Gubeng yang ambles gunakan drone.

Egy Maulana Vikri Sukses Tumbangkan Juara Asia FIFA 19

Jakarta – Egy Maulana Vikri berhasil mengalahkan juara Asia FIFA 2019, pasangan Amraan Gani dan Josep Yeo dari team Falsh di laga eksebisi penggabungan olahraga konvensional dengan eSports FIFA 2019.

Dalam pertandingan ekshibisi tersebut, Egy Maulana sebenarnya bakal berduet dengan rekan setimnya di Timnas U-19, Witan Sulaeman. Namun, karena merasa tak enak badan, posisi Witan digantikan oleh caster acara, Kornet.

Pada akhirnya, Egy Maulana berpasangan dengan Joseph Yeo, sedangkan Kornet berduet dengan Amraan Gani. Egy bersama Joseph memakai Juventus, di sisi lain Kornet dan Amraan menggunakan Liverpool.

Egy bersama Joseph berhasil unggul lebih dulu lewat aksi Cristiano Ronaldo pada menit ke-8. Akan tetapi, Kornet dan Amraan menyamakan kedudukan berkat Sadio Mane menit ke-51.

Skor 1-1 bertahan sampai laga berjalan 90 menit. Alhasil, pertandingan berlanjut ke babak tambahan.

Pada extra time, Egy Maulana dan Joseph berhasil mencetak gol kemenangan lewat Mario Mandzukic pada penghujung pertandingan. Skor 2-1 untuk kemenangan Agy dan Joseph tetap tidak berubah.

Bocah 13 Tahun Buat Liga E-Sports di New York

Juventus Tak Mau Jual Strikernya ke AC Milan

Liputan6.com, Jakarta AC Milan saat ini sedang mencari striker baru untuk menggantikan Patrick Cutrone dan Gonzalo Higuain. Milan dilaporkan tengah membidik striker Juventus Moise Kean.

Calciomercato.com, melansir, Jumat (4/1/2019), AC Milan menawarkan untuk mengambil Kean dengan pinjaman enam bulan. Tapi, mereka juga berpeluang mendapat opsi untuk membelinya.

Namun, keinginan AC Milan itu ditolak Juventus. Direktur Olahraga Bianconeri Fabio Paratici, atas perintah Pelatih Max Allegri, menegaskan Kean tidak untuk dijual, apalagi ke AC Milan.

Juventus juga bekerja sama dengan agen Mino Raiola untuk mencoba dan mendapatkan pembaruan untuk striker muda itu. Manajemen Juventus menjelaskan kepada agen bahwa perpanjangan kontrak harus dilakukan sebelum peminjaman.

Highlights Serie A, Juventus Vs Sampdoria 2-1

Menengok Gaya Santai di Luar Lapangan Christian Pulisic, Penyerang Baru Chelsea

Seperti kebanyakan pemuda Amerika Serikat (AS), Christian Pulisic tergila-gila dengan NBA dan basket. Akan tetapi, nasib justru membawa Pulisic menjadi pemain sepak bola, olahraga lain yang juga dia gemari.

Pulisic menyukai sepak bola karena pengaruh kedua orang tuanya yang bermain pada tingkat universitas. Ayahnya, Mark Pulisic, merupakan pemain sepak bola indoor profesional pada dekade 1990an.

Di AS, sepak bola bukanlah olahraga nomor satu sehingga tidak banyak pemuda yang memainkannya. Kondisi tersebut membuat Pulisic kesulitan mencari teman bermain sepak bola.

Alhasil, Pulisic menggeluti basket pada masa kecilnya di Philadelphia, AS. Pulisic mengaku biasa menghabiskan waktu bermain basket bersama teman-temannya.

“Saya biasa bermain basket dengan teman-teman setiap pulang sekolah karena mereka semua tidak suka bermain sepak bola. Sejujurnya, saya masih mencintai basket hingga saat ini,” ungkap Pulisic ketika ditanyai ESPN.

“Banyak orang meragukan kemampuan saya dalam bermain basket. Namun pada kenyataanya saya bisa melompat tinggi dan melakukan dunk,” lanjut Christian Pulisic.

Rupanya Pulisic tidak sekadar bermain basket untuk senang-senang. Pria berdarah Kroasia tersebut sempat mempertimbangkan untuk menjadi pebasket profesional ketika masih sekolah.

“Ketika masih di sekolah menengah, saya sempat mengikuti kejuaraan bola basket. Saat itu saya bermain sebagai point guard karena menjadi orang terkecil dalam tim,” tutur Pulisic.

Lebih lanjut, Pulisic menyebut nama LeBron James sebagai pemain basket idolanya. Namun, untuk tim basket, Pulisic mengaku sebagai penggemar Philadelphia 76ers.

5 Gerakan Simpel untuk Meratakan Perut Buncit

Jakarta – Apakah lemak di perut mengganggu aktivitas kamu? Pasti akan terlihat tidak percaya diri dong kalau perutnya membuncit. Jika kamu mengalaminya juga, maka kamu harus melakukan beberapa perubahan gaya hidup untuk mendapatkan tumbuh impian.

Tidak bisa dipungkiri, lemak perut terlihat tidak menyenangkan secara estetika. Ini dapat menjadi hal yang serius dan dapat memengaruhi kesehatan jangka panjang, jika tidak diatasi pada waktu yang tepat.

Diet dan olahraga harus berjalan beriringan lho. Jika kamu berpikir hanya diet yang bisa membakar lemak perut, kamu salah. Setidaknya, kamu juga memasukkan satu jam olahraga dalam rutinitas harian kamu untuk menargetkan dan mengurangi lemak di perut.

Berikut ini, detikHealth sudah merangkum beberapa gerakan olahraga untuk membantu mengecilkan lemak yang ada di perut.

Simak selengkapnya. (up/up)