Bhayangkara FC Berpeluang Ditangani Fakhri Husaini

Jakarta Eks pelatih Timnas Indonesia U-16, Fakhri Husaini, mengindikasikan bersedia melatih Bhayangkara FC. Fakhri menganggap The Guardian adalah klub Liga 1 yang punya manajemen baik dan terus berupaya meraih kejayaan.

Setelah dipastikan tidak kembali menangani tim nasional, Fakhri mulai dikaitkan dengan sejumlah tim Liga 1. Bhayangkara FC merupakan satu di antaranya.

Fakhri dianggap sebagai sosok ideal pengganti Simon McMenemy yang didapuk melatih Timnas Indonesia. Anggapan tersebut berkaca dari prestasi yang ditorehkan sosok berusia 53 tahun itu ketika menangani Timnas Indonesia U-16.

“Melihat kondisi seperti sekarang ini, saya yakin Bhayangkara FC adalah klub yang punya komitmen untuk sepak bola yang lebih baik,” kata Fakhri.

“Kalau saya berkarier di klub, saya butuh klub yang profesional dan sehat. Sejauh ini saya melihat Bhayangkara FC masuk dalam kategori tersebut,” tutur Fakhri.

Fakhri Husaini bukanlah satu-satunya pelatih yang menjadi incaran Bhayangkara FC. Manajemen klub juga diberitakan tengah memburu tanda tangan mantan juru taktik Bali United, Widodo Cahyono Putro.

Tak terasa sudah di penghujung tahun 2018 dan berikut hal-hal besar yang terjadi pada tahun ini di dunia olahraga.

Juventus Tak Susah Dapatkan Cristiano Ronaldo

Turin – Direktur Olahraga Juventus, Fabio Paratici, mengungkapkan jika timnya tak kesulitan mendapat Cristiano Ronaldo. Pasalnya, CR7 sudah berencana memperkuat I Bianconeri.

Kapten timnas Portugal itu ditebus Juve dari Real Madrid pada bursa transfer musim panas tahun ini. Manajemen Juventus harus mengeluarkan dana 100 juta euro (Rp 1,6 triliun) demi bisa memboyong Cristiano Ronaldo ke Kota Turin.

“Transfer Cristiano Ronaldo itu sangat sederhana, karena dia sudah siap untuk datang ke Juventus,” kata Paratici.

“Kami tidak perlu meyakinkannya. Saya merasa sekitar 25 Mei, setelah final Liga Champions musim lalu, dia memutuskan (untuk bergabung ke Juventus). Ronaldo berkata: “jika ada Juve, saya hanya ingin Juve”,” lanjutnya.

Bersama I Bianconeri, CR7 terus memperlihatkan sentuhan magisnya. Meski telah berusia 33 tahun, dia berhasil mencetak 12 gol dan tujuh assist dari 22 pertandingan yang sudah dijalani pada musim ini.

Berkat kontribusi Cristiano Ronaldo, Juventus masih nyaman berada di puncak klasemen sementara Serie A dengan nilai 49, unggul delapan poin atas Napoli di peringkat kedua. Selain itu, Juve juga lolos ke-16 besar Liga Champions pemuncak Grup H.

Sumber: Football Italia

Saksikan siaran langsung pertandingan-pertandingan Premier League, La Liga, Ligue 1, dan Liga Europa di sini.

Asian Games, Mo Salah dan Tragedi Haringga Warnai 2018

Ternyata Mudah Saja Bagi Juventus Rekrut Ronaldo

JakartaCristiano Ronaldo mengejutkan dunia ketika meninggalkan Real Madrid dan gabung Juventus. Terungkap bahwa Juventus juga mudah saja membeli bintang Portugal itu.

Musim panas 2018 lalu, Ronaldo meninggalkan Madrid yang memberinya sukses besar. Kabar ini relatif mengejutkan karena pemain 33 tahun itu sedang menikmati puncak kesuksesan bersama Los Blancos.

Ronaldo baru saja memenangi tiga titel Liga Champions beruntun, yang membuatnya sudah empat kali juara di turnamen itu. 15 trofi diraihnya bersama Los Merengues, termasuk dua gelar La Liga, dua Copa del Rey, dan tiga kali jadi kampiun Piala Dunia Antarklub.

Selain itu rumor ke Juventus juga nyaris tak terdengar sebelumnya. Ronaldo lebih banyak disebut bakal pulang ke Manchester United, yang berupaya membangun kembali kejayaan.

“Dengan Cristiano sih cukup simpel, karena dia sudah memikirkan untuk datang ke Juventus. Bahkan tak perlu meyakinkan dia. Saya rasa sekitar tanggal 25 Mei, usai Liga Champions, dia memutuskan. Dia bilang ‘Kalau ada Juve, maka saya cuma mau Juve’,” ungkap Direktur Keolahragaan Juventus Fabio Paratici.

“Ketika kami bertemu Mendes untuk bicara soal Joao Cancelo, dia bilang ‘Anda takkan percaya, tapi Cristiano mau ke Juventus. Saya bilang ‘Bukannya saya tak percaya, tapi sepertinya sulit untuk membuat semuanya cocok’,” imbuhnya kepada Sky seperti dilansir Football Italia.

Keinginan Ronaldo untuk bergabung tak mau disia-siakan Juventus. Presiden Andrea Agnelli pun diceritakan Paratici tak membuang waktu untuk mengambil keputusan.

“Presiden Agnelli sangat mudah ditemui sehari-hari, karena dia selalu bersama kami atau setidaknya bisa dihubungi, jadi mudah untuk bertemu. Kami biasa merencanakan transfer berhari-hari, tapi yang ini tak direncanakan sejak awal,” sambungnya.

“Saya bilang ke dia ‘Mungkin ada kans, tapi penting untuk Anda mendengarkan sampai akhir’. Ketika Anda muncul di kantornya dan bilang Anda perlu membeli Cristiano Ronaldo…itu berita yang bagus secara olahraga, tapi kan ada hal lain juga.”

“Meski demikian, dia langsung paham dan saya menyadari bahwa dia sudah berpikir di alur yang sama. Ketika saya pergi, saya pikir kami akan mewujudkannya. Agnelli bilang ‘beri satu atau dua hari untuk berpikir’ tapi dia sudah menelepon lagi setelah tiga jam,” tandas Paratici.
(raw/yna)


Pemain Arema Selamat dari Tsunami Selat Sunda

Sementara itu, nasib nahas akibat terjangan tsunami ini menimpa rombongan Kementerian Pemuda dan Olahraga dari Unit Pusat Pengembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Keolahragaan Nasional (PP ITKON), yang tengah mengadakan kegiatan Pelatihan SDM pada 21-23 Desember 2018.

Jatuh korban dari rombongan berjumlah 50 orang ini. Dari korban selamat, Bapak Afu, diketahui bahwa korban meninggal 1 orang, beberapa luka berat, termasuk Kepala Pusat PP ITKON, 4 orang belum ditemukan dan sisanya luka ringan. Saat ini para korban dirawat Poliklinik Cikadu, RS Cikadu, Rumah Camat Cikadu dan tempat lainnya.

“Saat ini, tim tanggap Kemenpora tengah menuju lokasi untuk membantu evakuasi. Tim ini terdiri dari dokter, paramedis, tim humas dan perangkat lainnya,” demikian rilis dari Biro Humas dan Hukum Kemenpora.

Sumber: Bola.net

Tatap SEA Games 2019, Dua Tim Ini Rival Kuat Timnas Indonesia U-22

Jakarta – Perjuangan Timnas Indonesia U-22 untuk meraih medali emas SEA Games 2019 diprediksi akan berlangsung sulit. Pelatih Indra Sjafri, memprediksi ada dua tim yang berpotensi menjadi lawan tangguh untuk timnya tersebut.

Medali emas SEA Games memang menjadi sesuatu yang langka buat Timnas Indonesia. Cabang olahraga sepak bola belum lagi mampu menjadi yang pertama dalam pesta olahraga antarnegara Asia Tenggara itu sejak edisi 1991 alias 28 tahun silam.

Pada edisi sebelumnya, bermaterikan pemain-pemain elite yang diasuh Luis Milla, Timnas Indonesia hanya mampu meraih perunggu. Pelatih saat ini, Indra Sjafri, memprediksi peta persaingan untuk SEA Games 2019 tak banyak berbeda dari edisi dua tahun lalu itu.

“Sepak bola di Asia Tenggara sekarang sudah merata. Itu tergambar dari Piala AFF, Piala AFC, dan Asian Games kemarin,” kata Indra Sjafri kepada Bola.com, Jumat (21/12/2018).

“Semua bagus sekarang. Mulai dari Thailand dan sekarang Vietnam juga bagus,” ujar pelatih berusia 55 tahun itu.

Prediksi Indra Sjafri memang bukan isapan jempol belaka. Thailand saat ini menjadi pengoleksi medali emas SEA Games terbanyak yakni 16 keping yang tiga di antaranya diraih beruntun pada 2013, 2015, dan 2017.

Timnas Indonesia gagal tampil sesuai ekspektasi di Piala AFF 2018, lalu siapa yang mesti bertanggung jawab?

River Plate Bantah Jual Palacios ke Real Madrid

Namun semua kabar itu dibantah oleh D’Onofrio. Pasalnya, sejauh ini tak ada perkembangan dalam proses negosiasi antara River dengan manajemen Madrid

“Dengan Real Madrid kami hanya berbicara pada satu kesempatan. Emilio Butragueno (direktur hubungan kelembagaan Real Madrid) memanggil Enzo Francescoli (direktur olahraga River) dan mengatakan kepadanya bahwa mereka ingin berbicara dengan kami tentang pemain tersebut,” bebernya pada La Red.

“Tetapi ketika kami berada di Spanyol, mereka tidak melakukan kontak dengan kami tentang dirinya,” tegas D’Onofrio.

Sumber: Bola.net

Harga Buyout Clause Isco Setelah Teken Kontrak Baru dengan Real Madrid

Jangan Sembarangan, Ini 6 Alasan Diet Bisa Sebabkan Kulit Rusak

Liputan6.com, Jakarta – Menjaga berat badan guna me-maintain kesehatan bisa dilakukan dengan diet. Mengingat efek yang bisa jadi sangat berbahaya, cara ini tak bisa dilakukan secara sembarangan. Salah-salah, dampaknya sungguh mencemaskan, termasuk ancaman kerusakan kulit.

Sebagai organ terbesar di tubuh, menjaga kesehatan kulit sudah semestinya jadi prioritas Anda. Supaya lebih hati-hati, coba simak sederet alasan diet ternyata bisa sebabkan kulit rusak seperti dilansir dari huffingtonpost.com, Jumat, 21 Desember 2018.

Mengonsumsi jenis karbohidrat yang salah

Karbohidrat olahan seperti tepung putih dan gula dikenal sebagai makanan dengan indeks glikemik yang tinggi. Konsumsi dalam kadar yang salah dapat meningkatkan gula darah, insulin, dan membuat kulit meradang.

Selain itu, mengonsumsi jenis karbohidrat yang salah juga bisa meningkatkan produksi minyak, menyumbat pori-pori, membuat kulit lebih sulit terkelupas, dan menyebabkan munculnya lebih banyak jerawat.

Mengonsumsi terlalu banyak susu

Susu memang adalah salah satu cara terbaik untuk menyehatkan tulang dan menjaga asupan protein. Namun, beberapa produk susu jelas terkait dengan jerawat, khususnya susu skim dan es krim. Juga, susu mengandung protein tertentu yang dapat memicu peradangan.

Salah mengonsumsi suplemen setelah olahraga

Whey protein isolate adalah jeenis suplemen protein bubuk yang populer. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen tersebut dapat menyebabkan munculnya lebih banyak jerawat pada kulit.

Diet rendah lemak

Seperti diketahui, selaput sel terdiri dari lemak. Jika mereka tidak berfungsi dengan baik, maka kulit tidak akan memiliki kelembapan yang cukup. Lemak penting untuk membuat kulit selalu tampak terhidrasi.

Terbiasa mengonsumsi gula

Gula tambahan dalam permen dan soda adalah cara lain untuk memperjelas tampilan garis-garis halus, juga kerutan. Molekul gula dapat menempel pada serat kolagen dan elastin kulit, melenturkan serat yang membuat tubuh berpikir bahwa mereka rusak dan perlu dipecah.

Rendah protein

Asam amino dalam protein bertindak sebagai blok bangunan yang memberikan kulit elastisitas dan kekuatan. Kalau kadarnya tidak memenuhi kebutuhan, maka kulit cenderung akan cepat kering dan jadi gerbang segudang permasalahan lain.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Bingung cari skin care yang cocok untuk kulit berjerawat? Yuk simak, Fimela Editor sharing tentang pengalaman mengatasi jerawat mereka.

Legenda MotoGP Kagumi 2 Kelebihan Rossi

Jakarta Legenda MotoGP, Mick Doohan, mengaku tak terkejut dengan torehan Valentino Rossi DI MotoGP 2018. Namun, ada dua faktor yang membuatnya mengagumi sosok The Doctor. 

Pada MotoGP 2018, Rossi tampil kurang kompetitif, terutama karena tak didukung motor yang mumpuni. Meski demikian, dia masih mampu finis di posisi ketiga, di belakang Marc Marquez (Repsol Honda)  dan Andrea Dovizioso (Ducati). 

Rossi masih bersaing di papan atas pada usia 39 tahun. Gairahnya bersaing di MotoGP belum padam. Faktor itulah yang membuat Doohan mengagumi Rossi. 

“Saya tak terkejut dengan performa Rossi, tapi daya tahan, gairahnya untuk menang dan membalap selama ini. Tak banyak orang di dunia ini, apa pun cabang olahraganya, yang mendorong diri sendiri untuk sekian lama berada di papan atas sebuah olahraga,” kata Doohan, seperti dilansir GP One, Kamis (20/12/2018).  

“Tak diragukan dia luar biasa untuk olahraga ini, karakter hebat, dan dia menambah daya tarik balapan,” imbuh Rossi. 

Menurut Doohan, ketangguhan Rossi serta pembalap lain seperti Marc Marquez tak lepas dari faktor mental mereka. 

“Saya rasa kekuatan Valentino Rossi, Marc Marquez, dan satu atau dua pembalap lain adalah aplikasi mental mereka, serta kemampuan terus ngotot lap demi lap,” ujar Doohan.  

Berita video pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi, memiliki mimpi buruk di MotoGP Italia.

Masuki Usia 40, Meisya Siregar Mulai Terapkan Pola Hidup Sehat

Liputan6.com, Jakarta – Meisya Siregar akan berusia 40 pada 2019 mendatang. Alhasil, banyak hal yang harus diubahnya termasuk fisik yang tentunya berpengaruh pada kesehatan.

Meski Meisya Siregar mengaku tidak pernah diet, namun ia tetap ingin hidup sehat. Bahkan, ia ingin menurunkan berat badannya. Hal tersebut dilakukannya dengan rutin berolahraga.

“Aku normalnya 50 kilogram sebenarnya, sekarang 52, 53, 52, 53, penginnya stabil di 50,” ungkap Meisya Siregar saat ditemui di bilangan Tendean, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018).

“Kan tahun depan sudah 40 tahun, metabolisme sudah mulai melambat, jadi enggak semudah kayak dulu aku ngurusin badan, cuma ngurangin makan doang terus kurus, enggak kayak gitu lagi. Sekarang tuh sudah berasa bertambah umur makin sulit. Aku pikir memang jalan satu-satunya harus disiplin olahraga seminggu tiga kali, aku pengin olahraga jadi lifestyle aku gitu,” lanjutnya.

Asian Para Games 2018 Berjalan Sukses, INAPGOC Beri Apresiasi untuk Media

Jakarta – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menyelenggarakan malam apresiasi untuk media di Jakarta, Jumat (21/12/2018). Acara terseut digelar INAPGOC sebagai bentuk rasa syukur atas kesuksesan penyelenggaraan Asian Para Games yang mendapatkan dukungan penuh dari media-media dalam dan luar negeri.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Ketua INAPGOC, Raja Sapta Oktohari, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, serta petinggi INAPGOC dan Kemenpora.

Dalam sambutannya, Raja Sapta Oktohari, mengucapkan terima kasih kepada media yang tak henti-hentinya mendukung kesuksesan Asian Para Games 2018 melalui berita-berita yang disajikan sebelum hingga sesudah penyelenggaraan. Dukungan dari media itu membuat atmosfer Asian Para Games terasa di dalam maupun luar negeri.

“Saya mengucapkan terima kasih sebanyak-banyaknya kepada media yang sudah meliput Asian Para Games 2018 sejak awal hingga akhir,” kata Raja Okto.

“Selama berlangsungnya Asian Para Games, tidak hanya media nasional saja yang meliput, melainkan juga ada media internasional. Dengan demikian, gaung Asian Games terasa di mana-mana,” ujar Raja Okto.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi, berharap penyelenggaraan Asian Para Games 2018 dalam direkam melalui bentuk foto, video, dan dokumen-dokumen yang bisa dinikmati generasi mendatang hingga puluhan tahun ke depan. Imam juga memberikan apresiasi terhadap kinerja para jurnalis yang sudah mendukung suksesnya Asian Para Games.

“Saya memberikan apresiasi kepada para jurnalis yang tidak henti berkarya melalui tulisan, foto, dan video. Semoga semua hasil karya para jurnalis bisa disimpan dan dinikmati para generasi mendatang,” ujar Imam Nahrawi.

Pada acara tersebut, Liputan6.com unit usaha dari KapanLagi Youniverse mendapatkan penghargaan Bronze untuk kategori Productive Online Media.

Adapun Vidio.com yang merupakan salah satu unit usaha dari EMTEK Grup mendapatkan penghargaan khusus sebagai The Official Online Media of Indonesia 2018 Asian Para Games. Penghargaan itu diberikan karena selama perhelatan Asian Para Games 2018 yang berlangsung pada 6-13 Oktober 2018, Vidio.com menayangkan semua cabang secara live streaming.

Penari down syndrome dari Sanggar Tari Gigi Art of Dance meriahkan Asian Para Games di Zona Inspirasi.