7 Kelakuan Emak-Emak Pakai Helm Nyeleneh Ini Bikin Tepuk Jidat

Liputan6.com, Jakarta Sepeda motor memang menjadi moda transportasi yang paling banyak digunakan di Indonesia. Pasalnya, kendaraan beroda dua ini masih menjadi alat transportasi murah, dan praktis bagi masyarakat Indonesia. 

Dengan bodynya yang tidak sebesar mobil, motor mampu melintasi jalanan yang macet dan lebih gesit. Nah, hal yang tidak boleh dilupakan bagi pengendara sepeda motor ialah menggunakan helm sebagai alat pelindung kepala.

Ada beragam variasi helm dari yang harganya ratusan ribu saja hingga jutaan rupiah. Motif dan warna helm saat ini pun juga sudah beragam.

Tetapi alih-alih menggunakan helm sebagai pelindung kepala, kelakuan emak-emak dibawah ini menggunakan helm ini terbilang nyeleneh dan bikin kamu auto geleng kepala. Duh memang ya, emak-emak ini ada aja tingkahnya! Penasaran kan gimana kelakuan emak-emak ini? 

Berikut Liputan6.com rangkum dari berbagai sumber 7 kelakuan emak-emak pakai helm yang bikin kamu tepuk jidat, Selasa (23/4/2019) 

Deretan Pesan Warganet bagi Calon Presiden yang Terpilih, Nyeleneh Banget

Liputan6.com, Jakarta Dalam hitungan hari seluruh masyarakat Indonesia dengan serentak akan melakukan pemilihan umum (pemilu) untuk menentukan Capres dan Cawapres yang hendak memimpin Indonesia 5 tahun ke depan.

Rangkaian debat yang cukup panjang pun telah berakhir pada Sabtu (13/4) malam. Debat tersebut menjadi kesempatan masing-masing paslon menyampaikan visi, misi serta program kerja yang akan dilakukan jika terpilih nanti.

Dengan berakhirnya debat tersebut, diharapkan kalian sudah memiliki pilihan yang akan dipilih pada tanggal 17 nanti. Tentunya banyak harapan dan impian yang diharapkan dapat diwujudkan oleh presiden terpilih nanti untuk kemajuan Tanah Air.

Rupanya banyak warganet yang memiliki harapan-harapan yang nantinya akan dikabulkan oleh siapapun presiden yang terpilih kelak. Tapi bukan warganet Indonesia namanya jika tak membuat harapan-harapan nyeleneh yang mampu mengocok perut. Dikutip dari berbagai sumber, berikut pesan nyeleneh warganet bagi calon presiden yang terpilih kelak.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Prabowo-Sandi beberkan visi tentang Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi, serta Industri saat debat capres.

5 Video Inovasi Nyeleneh ala Debri Sumule Ini Sukses Bikin Emosi

Liputan6.com, Jakarta Sebuah inovasi diciptakan dengan tujuan yang sederhana, yaitu memudahkan seseorang dalam melakukan aktivitas. Selain itu, inovasi bisa juga diciptakan untuk lebih menghemat waktu agar aktivitas yang dilakukan tidak terhambat.

Ada berbagai macam alat inovasi, mulai dari alat yang canggih atau pun dari barang bekas yang dimodifikasi hingga menjadi suatu alat yang bermanfaat. 

Tetapi, berbeda dengan inovasi yang satu ini. Pasalnya, inovasi ala Debri Sumule ini terbilang nyeleneh. Alih-alih memudahkan aktivitas seseorang tetapi justru sebaliknya. Kamu bahkan bisa emosi melihat inovasi nyeleneh ini. 

Penasaran kan? Berikut 5 video inovasi nyeleneh ala Debri Sumule yang Liputan6.com rangkum dari akun Instagram @debrisumule, Jumat (5/4/2019).

Media Jepang Soroti Tingkah Laku Nyeleneh Penumpang MRT Jakarta

Liputan6.com, Jakarta Mass Rapid Transit atau disebut juga sebagai Moda Raya Terpadu (MRT) Jakarta baru saja diresmikan pada Minggu (24/3/2019) lalu. Peresmian dari MRT ini dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo di Bundaran HI.

Dengan mulai beroperasinya MRT di Jakarta, diharapkan mampu untuk menjadi solusi kemacetan yang tak kunjung selesai. Proyek dari pembangunan MRT Jakarta ini pun merupakan sebuah proyek yang telah direncanakan dari 34 tahun yang lalu. Namun pada saat Jokowi masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, proyek ini baru mulai dilaksanakan.

Pembangunan dari MRT ini pun salah satu bentuk kerja sama dengan beberapa pihak, salah satunya ialah Japan International Cooperation Agency atau JICA. Karena memiliki kerja sama dengan salah satu perusahaan Jepang, pembangunan dari MRT ini pun dilirik oleh media Jepang.

Dilansir Liputan6.com dari Asahi, Selasa (26/3/2019), media Jepang ini bukan hanya menyori pembangunan MRT saja. Akan tetapi tingkah nyeleneh para penumpang MRT Jakarta ini pun turut menjadi sorotan mereka. Tingkah kurang terpuji para penumpang MRT Jakarta ini memang sempat viral di berbagai media sosial, baik Twitter ataupun Instagram.

Pria Ini Ubah Gaya Rambutnya Jadi Nyeleneh, Alasannya Bikin Tepuk Jidat

Ternyata, Wu, adalah seorang dokter di Rumah Sakit Universitas Nasional Taiwan. Wu mengubah gaya rambunya setelah ia ditolak oleh seorang wanita, karena dianggap sudah tua. Hal itulah yang membuat Wu mengubah gaya rambut sebagai cara untuk membuat dirinya terlihat seperti pria di usia 20-an atau 30-an. Entah bagaimana ia sampai pada model rambut persegi untuk membuatnya menjadi terlihat lebih muda, tetapi model itu memang membuatnya menarik.

Lima tahun lalu media melaporkan tentang Wu Goren, dan ia pun mendapatkan “lima menit ketenarannya” berkat gaya rambutnya yang nyeleneh itu. Pria berusia 59 tahun ini sebenarnya telah menikmati popularitas online-nya selama lima tahun terakhir. Banyak Orang-orang secara rutin mengambil foto dirinya ke mana pun ia pergi dan mempostingnya secara online.

Baru-baru ini Wu Goren mendapat sebuah julukan “Square Head Bro” Taipei, dan saat ini sedang viral di media sosial Asia.

Deretan Warung Super Nyeleneh yang Hanya Bisa Ditemui di Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Bagi masyarakat Indonesia, warung makan tampaknya sangat mudah ditemukan di setiap wilayah. Tentu keberadaan warung sangat membantu masyarakat ketika mencari berbagai kebutuhan, mulai dari makanan hingga perintilan rumah tangga.

Banyak kebiasaan di warung yang tak akan kamu jumpai di tempat lain. Misalnya saja kasbon atau berutang belanjaan, obrolan-obrolan seru yang cuma ada di warung dan suasana kekeluargaan yang bisa kamu rasakan.

Bicara soal warung, biasanya para pemilik melakukan berbagai cara untuk membuat warung mereka menarik minat para calon pelanggannya. Misalnya saja dengan menyediakan fasilitas tertentu, atau membuat nama yang unik buat warungnya. Dengan begitu, para calon pelanggan bakal penasaran dan mampir ke warung tersebut.

Tapi, apa jadinya ya jika ada penampakan absurd di warung yang biasa kamu kunjungi sehari-hari? Pasti waktu mau beli malah gagal paham nih.

Nah, penasaran seperti apa? Berikut potretnya seperti melansir dari berbagai sumber.

1. Biar makin dingin kali ya, jadinya di kipasin 

2 dari 6 halaman

2. Ada spesialis lontong nih

3 dari 6 halaman

3. Spanduk sama yang dijual beda gitu ya

4 dari 6 halaman

4. Loh, ada yang jagain nih

5 dari 6 halaman

5. Enggak salah tarus banner-nya nih?

6 dari 6 halaman

6. Awas ketahuan emak-emak

Reporter:

Weni Arfiyani

Sumber: Brilio.net


Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Mimpi Kiki Gumelar Mencokelatkan Indonesia

Liputan6.com, Garut – Kiprah panganan cokelat dodol (Chocodot) asal Garut, Jawa Barat ini memang terus berkibar. Berasal dari rintisan usaha kecil menengah (UKM) skala rumahan, produk cokelat ini terus berkembang mengepakan sayap hingga luar pulau Jawa, bahkan luar negeri.

Mimpinya mencokelatkan makanan khas Garut dan Indonesia, tengah dirintis dalam rencana Kiki Gumelar (38) saat ini. Bahkan pengusaha muda asal kota intan ini, berhasrat  mampu menghasilkan produk cokelat, sebagai bahan makanan khas kota-kabupaten di Indonesia, oleh-oleh khas setempat.

“Modal uang itu bukan segalanya, tapi yang mahal itu ide dan inovasi, intinya coba dulu berusaha jangan banyak mikir,” ujar dia sambil tersenyum, membuka obrolan hangatnya dengan Liputan6.com di kantor pusat PT Tama Cokelat Indonesia, Garut, beberapa waktu lalu.

Menggunakan stelan jas hitam, plus kaos oblong di dalamnya. Dandanan necis Kiki memang seolah menunjukan semangat usaha, generasi muda milenial saat ini.

Saat pertama kali memasuki ruangan kerjanya, sebuah tulisan besar ‘Chocolate, Travel, Dreams, Chocodot World the Office’, langsung menjadi tagline utama, di ruangan yang dibalut dengan mayoritas serba cokelat tersebut.

Tak ketinggalan deretan prestasi dan penghargaan berlabel nasional yang berhasil ia sabet, nampak tertata rapi seolah menjadi pendamping setia, di ruang kreasinya yang mungil dan bersih tersebut.

Menurutnya, kesuksesannya selama ini merupakan karunia terbesar Tuhan, sebagai ganjaran dari setiap ide gila dan perjuangannya selama ini, dalam membesarkan Chocodot, sebagai makanan khas baru warga Garut.

Meskipun usahanya mulai banyak dijiplak, namun dalam obrolan ringan dan hangat tiga hari yang lalu, ia tak pelit berbagi pengalaman mengenai awal mula rintisan Chocodot dimulai.

Sedih, pedih hingga sukses seperti saat ini, ia sampaikan tanpa beban sambil disisipi guyon dan banyolan khas sunda, hingga banyak pesan dan motivasi bagi generasi muda untuk dicontoh.

2 dari 5 halaman

Merangkak dari Dasar

Menurut Kiki, rintisan Chocodot berawal dari hobi masa kecil yang doyan cokelat. Beruntung dari hobi itu, ternyata dia memiliki bakat alami mengolah cokelat secara otodidak, menjadi produk makanan enak nan lezat.

“Saya ada teknik terbaru juga mengolah cokelat, saya juga pernah menjadi konsultan cokelat di salah satu perusahaan di Bekasi,” ungkap Kiki.

Saat itu, niatan membuka usaha secara mandiri muncul saat menjadi kepala cabang perusahaan di Yogyakarta pada 2009 silam. Di provinsi istimewa itu, minat masyarakat terhadap panganan cokelat cukup tinggi.

“Kebetulan mamah membawakan oleh-oleh dodol, pas lagi ngolah cokelat, eh salah satu dodolnya masuk ke dalam adonan cokelat, kok enak ya,” ujar dia sambil tersenyum lebar, mengenang awal mula kolaburasi cokelat dan dodol dipadukan.

Gayung bersambut, rencana itu mendapat sokongan keluarga terutama Yusuf, paman sekaligus orang pertama yang selalu mengompori Kiki untuk membuat produk cokelat dodol.

“Namanya saat itu ada dua pilihan Chocodot dan chocodol, tapi dua duanya sudah kita kita daftarkan ke HAKI,” ujar dia.

Akhirnya, dengan modal pas-pasaran sokongan keuangan keluarga sebesar Rp 17 juta, Kiki memberanikan diri untuk membuka sebuah gerai Chocodot di jalan babakan Selawi, saat itu. “Itu sebenarnya modal buat kuliah adik saya, saya pinjam dulu ke mamah,” ujarnya sambil tersenyum.

Agar produknya cepat menyebar, berbagai even pameran tanpa malu dan ragu, ia ikuti dari satu tempat ke tempat lainya dengan penuh semangat, hingga akhirnya produk mereka mulai mendapat perhatian masyarakat.

“Saya bersyukur pas pertama ikut pameran dagang, produk kita habis semua, ini mungkin petunjuk produk kita disukai,” ujarnya.

Dasar milik tidak jauh ke mana, di sela-sela salah satu pameran yang tengah diikuti, Kiki mengaku kedatangan seorang pengunjung emak-emak dari Jakarta.

Ia nampak tertarik mencicipi produk chocodot dan merekomendasikannya, sekaligus mengajak ikut pameran di JCC Jakarta secara gratis.

“Ternyata di sana (JCC Jakarta) juga responnya bagus sekali, kita kaget sekaligus bersyukur,” kata dia.

Dari situlah, awal mula produk chocodot akhirnya berkembang. Jika awal mula produksi cokelat hanya 20 kilogram per hari, saat ini di pabriknya yang terletak di jalan otista, Taogong Kaler, Garut, produksi mencapai 1 ton lebih per hari. “Ada sekitar ratusan produk cokelat yang kami produksi,” ujarnya.

3 dari 5 halaman

Kaya Ide dan Inovatif

Sejak pertama kali dirintis 2009 lalu, kehadiran produk Chocodot seolah memberikan alternatif belanja oleh-oleh Garut. Selain kemasan yang nyeleneh dan unik, juga rasa yang ditawarkan selalu up to date alias kekinian mengikuti selera pasar, terutama segmen utama kaula muda.

“Dulu pertama kali launching ada sekitar 25 rasa yang kita jual, mulai cokelat rasa pedas, cokelat rasa galau dan lainnya,” ujar Kiki mengenang awal rintisan pertama saat menjajakan barang dagangannya di kota Garut.

Namun bukan Kiki namanya jika hanya puas dengan satu produk, ia terus berinovasi dengan tampilan kemasan chocodot yang semakin ciamik, termasuk peningkatan kualitas rasa cokelat yang terus berevolusi.

“Pokonya ada ide dan gagasan, saya langsung terapkan, jangan pernah takut mencoba,” ujar dia mengingatkan generasi muda.

Ia tak sungkan mencontohkan beberapa produk chocodot yang kurang sukses di pasaran, meskipun memiliki rasa unik dan khas. “Dulu ada cokelat rasa peuyeum, ada cokelat rasa bandek, bajigur, bahkan cokelat rasa abon, kurang diminati pasar, ya bagaimana lagi, tapi kita sudah mencoba,” ujar Kiki menerangkan.

Waktu pun berputar, produk chocodot yang awalnya hanya puluhan, kini sudah mencapai 350 varian rasa dengan kemasan semakin kece dan menarik. Tak ayal penghargaan IKM Ovop Bintang 5, berhasil disabet tahun lalu.

Capaian ini terasa istimewa, sebab penghargaan tertinggi dari pemerintah untuk produk khas dalam negeri itu, diperoleh tepat beberapa bulan menyambut pesta ’10 magical years’, menandai 10 tahun kiprah mereka di belantika industri panganan khas cokelat dalam negeri.

“Alhamdulillah itu berkat kerjasama semua pihak, atas capain kami selama ini membangun negeri,” kata dia.

Menurut Kiki, diraihnya predikat IKM OVOP (one village one product) bintang lima yang langsung diserahkan Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat itu, merupakan kerja keras semua bagian di PT Tama Coklet Indonesia.

Bahkan sebagai bentuk eksistensi perusahaan, festival Choconation yang merupakan pesta terbesar se tanah air, sudah menjadi agenda wajib perusahaan sejak tiga tahun terakhir.

Rencananya kegiatan itu bakal dijadikan agenda tahunan kalender wisata Indonesia dibawah koordinasi Kementerian Pariwisata, mulai tahun depan.

Kini seiring berjalannya waktu, bagi anda yang belum sempat ke Garut, jaringan galery Chocodot telah menyebar di Bali, Jogjakarta, Jakarta, dan Bandung. “Kita sudah melakukan eksport juga ke India,” kata dia.

Kiki bersyukur, meskipun produk chocodot terbilang lokal, namun soal kualitas boleh diadu. Tak ayal dengan penghargaa itu, perusahaannya mendapatkan kemudahan dari pemerintah dalam mendistribusikan produk hingga mancanegara.

“Kita dua kali ikut pameran coklat dunia di Paris, Perancis, kemudian pameran agricultura di Maroko, Korea Selatan, hingga Hongkong,” papar Kiki bangga menjelaskan kemudahan produknya menjelajah dunia.

4 dari 5 halaman

Wisata Edukasi Cokelat

Selain puluhan gerai yang tersebar di Garut dan luar kota, Kiki pun membuat terobosan membangun museum cokelat kelas dunia di Garut. Meskipun sejak lama Garut dikenal sebagai kota dodol, namun kehadiran museum ini bak oase bagi pengunjung yang datang.

Mereka bisa menyaksikan ragam produk cokelat dengan kemasan uniknya di sana. Termasuk menyaksikan cara mengolah cokelat, sambil mengetahui pengetahuan sejarah cokelat dunia hingga sampai di Garut. “Tentu mereka bisa belanja sepuasanya di sana,” ujar Kiki.

Chocodot World, demikian nama museum itu merupakan salah satu museum cokelat terbesar tanah air, dan satu-satunya di Jawa Barat saat ini. Kiki menyatakan, kehadiran museum itu diharapakan menjadi alternatif menarik hiburan keluarga.

Di sana, pengunjung bakal mendapatkan informasi seputar cokelat dunia, termasuk perjalannya sampai hingga kota Garut. “Garut itu adalah kota pertama di Indonesia dibangunnya pabrik cokelat terbesar di tanah air,” ujar dia.

Tidak hanya itu, untuk memanjakan mata pengunjung, pengelola museum sengaja membuat satu bangunan replika Candi Cangkuang berukuran raksasa setinggi tiga meter, berbahan dasar Cokelat. 

Replika ini memang cukup unik, selain pengerjaannya yang harus telaten, juga replika candi berbahan 1,7 ton cokelat itu bisa dijadikan spot selfi keluarga sambil berlanja di sana.

Tidak hanya itu, di atas bangunan seluas 1.000 meter persegi itu, ada beberapa replika lain, seperti domba Garut, patung, dan lain-lain, yang seluruhnya terbuat dari cokelat.

5 dari 5 halaman

Semangat Kolaborasi

Selain hobi cokelat, kegemarannya traveling ke berbagai kota dan daerah di Indonesia, termasuk luar negeri, membawa berkah tersendiri bagi dia. “Saya dari setahun paling hanya tiga bulan di Garut, sisanya jalan-jalan cari ide dengan traveling,” ujar Kiki bangga.

Dari jalan-jalan itu, ia kerap menemukan ide makanan baru, untuk segera diaplikasikan saat kembali ke tanah kelahirannya di Garut.

“Kebetulan sekarang ada tim kretif khusus, jadi kita tinggal sampaikan,” ujarnya. 

Menurutnya, keunikan dan kekhasan makanan Indonesia di tiap daerah, kerap menjadi inspirasi dalam setiap produk chocodot yang ia ciptakan. “Dulu ada chocodot rasa jogja, dan rasa daerah lainnya, ternyata responnya bagus,” kata dia.

Menurutnya, pola kemasan produk dengan menjiplak nama daerah atau kota lain, mampu menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus mengingatkan mereka agar tertarik menikmati produk olahannya. “Pengunjung kan bertanya ada produk chocodot nama daerahnya gak, dan lainnya,” ujar dia.

Namun bukan hanya itu, kecerdikan Kiki melihat potensi makanan khas Indonesia yang cukup beragam, menjadi inspirasi didirinya dalam menghasilkan produk baru yang enak dinikmati.

“Memang konsepanku berbeda, misal cokelat rasa kopi, atau rangginang rasa cokelat, banyak lah, lihat saja nanti,” kata dia.

Bahkan saat melakukan umroh bersama orang tua, Kiki sempat terlintas untuk mengkolaburasikan kurma, makanan khas arab, dengan cokelat. “Bagaimana kita buat cokelat kurma atau Cokor,” ujar dia sambil tersenyum riang.

Untuk itu, ia berharap ragam kekayaan makanan lokal Indonesia, bisa dikolaborasikan dengan cokelat menjadi oleh-oleh khas daerah setempat.

“Nanti kita buat cokelat rasa Makassar, cokelat rasa lainnya sesuai makanan khas daerahnya,” kata dia.


Simak juga video pilihan berikut ini:

Marinus Wanewar Dapat Julukan Balotelli Indonesia

Jakarta – Penyerang Timnas Indonesia U-22 Marinus Wanewar kembali dpaat sorotan pengguna media sosial Tanah Air menyusul penampilannya pada semifinal Piala AFF melawan Vietnam.

Striker asal Papua itu melakukan aksi lucu pada pertandingan di Olympic Stadium, Phnom Penh, Minggu (24/2/2019) sore.

Marinus Wanewar mendapat pengawalan ketat dari Vietnam sepanjang laga. Pemain yang kerap melakukan aksi nyeleneh dan kontroversial itu mampu menahan emosinya.

Namun, menjelang laga berakhir, Marinus kembali dilanggar oleh pemain Vietnam. Tak seperti biasa, Marinus hanya santai dan tersenyum merespons pelanggaran itu. Justru, rekan-rekan Marinus yang terlihat tidak terima.

Marinus meluapkan ekspresinya setelah Indonesia memastikan kemenangan 1-0. Ia beberapa kali berjoget sambil mengarah ke pemain Vietnam.

Aksi ini mengundang perhatian pengguna media sosial. Mereka menjuluki Marinus sebagai Mario Baloteli Indonesia.


Terlepas dari aksi-aksinya itu, Marinus Wanewar untuk sementara menjadi pencetak gol terbanyak bagi Indonesia dengan tiga gol. Ia pun punya peluang menjadi top scorer Piala AFF U-22 2019.


Sumber: Bola.com



Pilu Penyandang Disabilitas Dicabuli Ayah-Kakak-Adik Kandung Ratusan Kali

Jakarta – Sungguh pilu nasib AG (18). Dia jadi korban incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayah, kakak dan adik kandungnya sendiri. Disetubuhi ratusan kali, AG yang juga seorang penyandang disabilitas kini trauma.

AG saat itu tinggal bersama ibu dan neneknya. Saat ibunya meninggal karena sakit, M membawa AG tinggal di rumahnya di wilayah Kabupaten Pringsewu, Lampung. Tidak dijelaskan kenapa ayah dan ibu AG pisah tempat tinggal.

Petaka pun terjadi setelah AG baru tinggal di rumah M sekitar dua bulan. Orang yang seharusnya melindunginya itu justru memperkosanya. Perbuatan itu dilakukan beberapa kali, bahkan dilihat langsung oleh kakak AG berinisial (SA) dan adiknya YF (15).

Melihat kelakuan sang ayah, SA dan YF bukannya menolong. Mereka justru ikut-ikutan memperkosa AG. Perbuatan ini dilakukan berulang, setiap hari sejak Agustus 2018. AG dalam sehari bisa beberapa kali dipaksa melayani nasfsu bejat ketiga orang yang seharusnya melindunginya. AG tidak kuasa melawan karena takut.

“Kakaknya (SA) itu sudah menyetubuhi 120 kali dalam setahun, adiknya (YF) 60 kali. Kalau bapaknya (M) sudah berulang kali, saya yakin sudah sering,” kata AKP Edi saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (24/2/2019). Namun M saat diperiksa penyidik mengaku baru lima kali menyetubuhi korban.

“Korban merupakan penyandang disabilitas atau ada keterbelakangan mental,” sambung AKP Edi menguatkan alasan kenapa AG tidak kuasa melawan saat diperkosa.

M,SA dan YF memang begitu leluasa memperkosa korban. Menurut AKP Edi, AG selama ini terkungkung di dalam rumah. Keluarga ini pun dikenal sangat tertutup sehingga sulit bagi tetangga untuk mengetahui kasus ini.

Namun lama kelamaan, tetangga curiga dengan aktivitas di rumah M. Terlebih karena melihat kondisi AG yang semakin kurus, jauh berbeda dari saat AG pertama kali datang ke rumah tersebut. Entah bagaimana, akhirnya warga pun tahu bahwa AG telah jadi korban kekerasan seksual oleh M dan kedua putranya.

Salah seorang anggota Satgas Merah Putih Perlindungan Anak setempat pun melapor ke polisi. Polisi pun bergerak atas dasar laporan polisi No.Pol: LP/B-18/II/2019/PLD LPG/RES TGMS/SEK SUKO.

M, SA dan YF ditangkap di rumah tanpa perlawanan Kamis (21/2) sekitar pukul 21.00 WIB. Dari lokasi, polisi menyita sejumlah barang bukti berupa beberapa helai baju dan celana milik M, SA dan YF serta korban. Para terduga pelaku lalu dibawa ke Polsek Sukoharjo untuk diperiksa. Lebih lanjut, kasus ini dan para tersangka dilimpahkan penanganannya ke Unit Perempuan PPA Satreskrim Polres Tanggamus.

Saat diperiksa M, SA dan YF mengakui perbuatannya. Polisi pun langsung menahan dan menetapkan ketiganya tersangka. Mereka dipersangkakan Pasal 76D Pasal 81 ayat (3) UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 8 huruf a Jo Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau Pasal 285 KUHPidana.

“Ancaman hukuman untuk Pasal 81 ayat 3 UU RI No 17 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak minimal 5 tahun maksimal 15 tahun ditambah 1/3 dari ancaman maksimal apabila dilakukan oleh orang tua, wali, orang-orang yang mempunyai hubungan darah. Untuk Pasal 46 UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga ancaman hukuman paling lama 12 tahun. Untuk Pasal 285 KUHPidana ancaman hukuman paling lama 12 tahun,” jelas AKP Edi.

AKP Edi mengatakan, pihaknya masih terus mendalami kasus ini. Baik tersangka dan korban akan diperiksa lebih lanjut pada Senin (25/2) besok dengan mendatangkan ahli dan psikolog. Kondisi kejiwaan M, SA dan YF akan diperiksa terutama YF karena diduga kuat mengalami penyimpangan.

“Keluarga ini ada kelainan sepertinya karena adiknya (YF) ada pengakuan bahwa dia pernah berhubungan juga dengan binatang, kambing, sapi. Nanti mau kami periksakan juga ke psikolog, pemerhati, kenapa keluarga ini bisa seperti ini, kita mau urut ke belakang supaya hal-hal ini tidak terjadi lagi,” kata AKP Edi.

Hal senada juga disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila. Pihaknya terus melakukan pendalaman agar tepat menangani kasus ini.

“Ini lagi coba kita dalami lagi karena bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” kata Laila saat berbincang dengan detikcom lewat telepon.

Menurut Ipda Laila, secara visual tidak ada keanehan dari tersangka M dan SA. Namun tersangka YF ini memang agak berbeda karena terlihat santai saat diperiksa. Saat ditanya, tidak ada penyesalan terlontar dari mulutnya telah berulangkali memperkosa kakak kandungnya sendiri.

“Memang yang nyeleneh dikit ini yang bungsu, yang kecil. Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja. Makanya kita Senin mau melakukan pemeriksaan psikologi, sudah panggil psikolog juga terkait kelakuan tiga pelaku ini,” tutur Laila.

Ipda Dona sendiri merasa sangat prihatin dengan kondisi AG. Menurutnya, AG mengalami keterbelakangan mental. Pihaknya akan terus memonitor kondisi AG.

“Sejauh ini belum kita temukan adanya gejala kehamilan karena korban juga baru mau kita ambil keterangannya Senin besok dengan didampingi ahli bahasa. Korban bukan kategori tunarungu, tunawicara atau tunagrahita tapi dia memang masuk dalam katagori disabilitas karena kalau ditanya harus ada panduan, ada yang mendampingi, jadi bisa jelas,” ujar Ipda Dona.

“Secara visual anaknya sehat. Anaknya putih, cantik malah. Tapi dia keterbelakangan mental. Kurang lebih seperti itu. kondisi korban memang masuk dalam kategori disabilitas. Dia tidak dalam kategori disabilitas tunarungu maupun tunawicara tetapi masih bisa menjelaskan apabila ditanya oleh aparat kepolisian. Mungkin bisa kita katakan kurangnya pendidikan dari si korban sehingga kalau kita lihat secara visual kondisi korban baik, bagus, tetapi dengan pandangan yang kosong. Kami rasa psikisnya mungkin sudah kena,” jelas Dona.

Ipda Dona menambahkan, dirinya berharap pemerintah dan lembaga dan dinas terkait ikut mengawal kasus ini. Dia berharap nasib AG diperhatikan, agar masa depannya jelas. Dia sendiri telah meminta Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia, (LPAI) Seto Mulyadi meluangkan waktu untuk datang memonitor kasus ini.

“Kejadian ini ada wilayah hukum Kabupaten Pringsewu, sementara di sini polresnya Unit PPA baru ada di Polres Tanggamus. Jadi tujuan kita buat narik kasus tersebut supaya lebih intens ditangani oleh unit PPA yang ada di Polres Tanggamus. Sementara kita di P2TP2A kita maupun Teksos kita yang ada di Tanggamus itu berjalan memang aktif. Tapi P2TP2A di sini tidak mau nanti disalahkan kalau mengambil alih kasusnya untuk menyelamatkan korban sementara P2TP2A Pringsewu ada. Harus koordinasi intinya,” kata Dona.

“Nanti kalau berkenan datang ke sini bisa menekankan ke pemkab setempat untuk bisa memberikan jaminan pemenuhan hak-hak korban ke depannya, masa depannya seperti apa. Apakah masuk Dinsos, atau mendapat pelatihan atau bimbingan. Karena ke depan siapa yang mau jamin? Lebih aman dia jadi anak negara saja,” pungkas Dona.
(hri/rvk)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Selain Kakak, Pelaku Incest di Lampung Juga Setubuhi Kambing-Sapi Tetangga

Lampung – Perempuan berinsial AG (18) jadi korban incest atau hubungan sedarah yang dilakukan ayahnya M (45) dan kakaknya SA (24), serta adiknya YF (15). YF diduga mengalami kelainan.

“Keluarga ini ada kelainan sepertinya karena adiknya ada pengakuan bahwa dia pernah berhubungan juga dengan binatang, kambing, sapi,” kata Kasat Reskrim Polres Tanggamus AKP Edi Qorinas saat dihubungi detikcom lewat telepon, Sabtu (23/2/2019).

“Nanti mau kami periksakan juga ke psikolog, pemerhati, kenapa keluarga ini bisa seperti ini, kita mau urut ke belakang supaya hal-hal ini tidak terjadi lagi,” sambungnya.


Menurut AKP Edi, para tersangka sudah menyetubuhi korban berulang kali sejak 2018. Korban tidak kuasa melawan karena takut dan mengalami keterbelakangan mental.

“Kakaknya itu sudah menyetubuhi 120 kali dalam setahun, adiknya 60 kali. Kalau bapaknya sudah berulang kali, saya yakin sudah sering,” jelasnya.

Selain Kakak, Pelaku Incest di Lampung Juga Setubuhi Kambing-Sapi TetanggaBarang bukti yang disita dari lokasi Foto: Dok. Polres Tanggamus

Hal senada juga disampaikan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Tanggamus Ipda Primadona Laila. Pihaknya terus melakukan pendalaman agar tepat menangani kasus ini.
“Ini lagi coba kita dalami lagi karena bapaknya tahu anak-anaknya itu menyetubuhi anak kandungnya tapi dibiarkan saja. Saling tahu tapi dibiarkan. Waktu itu adiknya yang bungsu ini melihat kalau saudara perempuannya ditiduri bapaknya, dibiarin. Jadi saling tahu mereka ini,” ujarnya saat berbincang dengan detikcom lewat telepon.

Menurut Ipda Dona, secara visual tidak ada keanehan dari tersangka M dan SA. Namun tersangka YF ini memang agak berbeda karena terlihat santai saat diperiksa. Saat ditanya, tidak ada penyesalan terlontar dari mulutnya telah berulangkali memperkosa kakak kandungnya sendiri.

“Memang yang nyeleneh dikit ini yang bungsu, yang kecil. Dia sempat meniduri kambing dan sapi milik tetangga. Kenapa kita bilang agak kelainan karena tidak ada rasa penyesalan. Hanya senyum cengengesan, nggak ada muka menyesal atau merasa malu, merasa berdosa, santai aja. Makanya kita Senin mau melakukan pemeriksaan psikologi, sudah panggil psikolog juga terkait kelakuan tiga pelaku ini,” ucapnya.
(hri/idh)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>