Prabowo: Pemimpin Tak Hanya Satu Golongan, Kita Hidup Majemuk

Jakarta – Capres Prabowo Subianto mengatakan Indonesia merupakan bangsa yang majemuk. Seorang pemimpin, menurut Prabowo, tak bisa berasal dari satu golongan saja.

“Pemimpin itu tidak bisa hanya untuk satu golongan saja, kita hidup di tengah-tengah kemajemukan. Nenek moyang kita hidup di nusantara saja rukun,” kata Prabowo saat menghadiri undangan ramah tamah bersama tokoh, pengusaha dan warga Tionghoa di Selecta Royal Ballroom, di Medan, Sumatera Utara, Jumat (22/2/2019).

Prabowo kemudian bicara soal keadilan dan kemakmuran bagi seluruh elemen bangsa. Dia ingin memastikan rakyat Indonesia aman dan tidak ada yang kelaparan jika dirinya terpilih menjadi presiden di Pilpres 2019.

“Saudara-saudara saya bekerja untuk semua, saya tidak ingin rakyat saga tidak aman, saya tidak ingin ada rakyat saya kelaparan. Tidak boleh lagi ada yang gantung diri karena tidak bisa makan,” ujar Prabowo.

Dalam acara ramah tamah itu, Prabowo mendapatkan sambutan hangat dari para peserta yang hadir. Dia juga diteriakan ‘Prabowo Presiden” oleh ribuang warga etnis Tionghoa Medan yang hadir.

Ketua panitia acara, Harti Hartidjah, mengatakan ada ribuan orang yang datang ke acara tersebut. Mereka memberikan dukungan karena yakin Prabowo bisa membawa perubahan bagi Indonesia.

“Ini yang hadir lebih dari 1.500 warga etnis Tionghoa, kami mendukung Pak Prabowo jadi Presiden karena ingin adanya perubahan. Kami percaya kepada Pak Prabowo,” ujarnya.

(knv/dkp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

101 Ribu Orang Akan Hadiri Haul Gus Dur di Kampung Jokowi

Liputan6.com, Solo – Haul ke-9 mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur akan digelar di Solo pada Sabtu malam, 23 Februari 2019. Selain akan dihadiri sekitar 101 ribu orang, haul yang dipusatkan di Stadion Sriwedari itu juga mengundang Presiden Joko Widodo.

Ketua Panitia Haul Gus Dur, Hussein Syifa mengatakan penyelenggaraan haul KH Abdurrahman Wahid di Solo karena mendiang mantan Ketua Umum PBNU itu memiliki kenangan dengan Kota Solo. Bahkan, Gus Dur pernah merupakan orang dari luar keluarga keraton yang pernah memperoleh gelar bangsawan tertinggi dari Keraton Kasunanan Surakarta, yakni Kanjeng Pangeran Aryo (KPA) KH Abdurrahman Wahid.

“Kenapa di Solo, karena kita ingin memperingati Gus Dur. Beliau pernah memiliki kenangan di Solo dengan mendapat gelar Kanjeng Pangeran Aryo dari keraton. Gus Dur juga biasanya makan gudeg di Adem Ayem Solo. Ini tapak tilas kulier,” kata dia, Kamis, 21 Februari 2019.

Selain itu, lanjut Hussein, Gus Dur pun memiliki kenangan dengan Presiden Jokowi tatkala yang bersangkutan masih menjabat sebagai Wali Kota Solo. Gus Dur juga pernah merestui Jokowi saat menjadi Wali Kota Solo.

“Beliau pernah ke Solo dan berinteraksi di Solo. Saat ada acara di Solo, Gus Dur juga pernah diajak mampir ke Loji Gandrung oleh Pak Jokowi,” Hussein menambahkan.

2 dari 2 halaman

Haul Dihadiri Umat Lintas Agama

Oleh sebab itu, dalam acara haul di Stadion Sriwedari pada Sabtu malam tersebut, pihak panitia turut mengundang Jokowi untuk hadir dalam acara tersebut. Pasalnya, Presiden Jokowi pernah menjadi Wali Kota Solo dan memiliki kedekatan dengan Gus Dur.

“Makanya kami mengundang beliau. Jangan dikaitkan dengan politik karena Pak Jokowi juga warga Solo,” ucapnya.

Hussein menyebutkan selain mengundang Presiden Jokowi, rencananya rangkaian acara haul tersebut akan dihadiri para peserta dari Gusdurian, Nahdlyin, kalangan umat lintas agama, lintas etnis serta perwakilan dari seluruh kelurahan yang ada di Solo.

Selain menghadiri haul, para peserta akan mengikuti kirab kebangsaan dengan tema ‘Berjuta Warna Satu Jiwa Indonesia’ mulai dari kawasan Stadion Manahan hingga Stadion Sriwedari Solo.

“Acara yang diinisiasi oleh Gusdurian dan warga Solo itu rencananya akan dihadiri sekitar 101 ribu orang. Mereka berasal dari Solo dan sekitar Solo. Kirab kebangsaan digelar pada Sabtu siang hingga sore. Setelah itu peserta kirab yang akan mengikuti haul bisa masuk ke dalam stadion,” ucapnya.

Kegiatan haul ke-9 KH Abdurrahman Wahid itu juga akan dihadiri oleh keluarga Ciganjur. Dalam puncak acara haul di Stadion Sriwedari pada Sabtu malam itu akan diisi mauizah hasasah dari KH Mustofa Bisri atau Gus Mus dan testimoni dari Mahfud Md. “Ibu Sinta Nuriyah dan putri-putrinya juga akan rawuh dalam haul,” Hussein menandaskan.


Simak video pilihan berikut ini:

3 Gempa Hari Ini Menguncang Indonesia

Liputan6.com, Jakarta – Gempa hari ini kembali terjadi di beberapa wilayah Indonesia. Ada tiga wilayah di Nusantara yang dilanda lindu dengan kekuatan magnitudo dan waktu berbeda-beda.

Melalui laman resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) www.bmkg.go.id, tercatat gempa terjadi pada pukul 01.47 hingga 11.58 WIB pada wilayah yang berbeda-beda.

Gempa pertama terjadi pada pukul 01.47 WIB di wilayah Manokwari, Papua dengan kekuatan terbesar bermagnitudo 3,7 pada hari ini.

Gempa kedua terjadi di Kolaka, Sulawesi Tenggara pada pukul 11.26 WIB. BMKG melaporkan, ketiga gempa yang terjadi pada hari ini tidak berpotensi tsunami.

Berikut tiga gempa hari ini yang terjadi di Indonesia dihimpun Liputan6.com:

2 dari 5 halaman

1. Manokwari

Gempa hari ini pertama kali terjadi di kawasan Manokwari, Papua pada pukul 01.47 WIB. Gempa tersebut bermagnitudo 3,7 dengan kedalaman 10 kilometer.

Lokasi gempa berada pada titik 1.45 Lintang Selatan-134.21 Bujur Timur. Pusat gempa berada di darat 67 kilometer tenggara Manokwari.

3 dari 5 halaman

2. Kolaka

Daerah kedua yang diguncang lindu pada hari ini adalah Kolaka, Sulawesi Tenggara pada pukul 11.26 WIB dengan kedalaman 10 kilometer. Pusat gempa berada di darat 21.4 kilometer tenggara Kolaka.

Lokasi gempa berada pada titik 4.1 Lintang Selatan-121.78 Bujur Timur.

4 dari 5 halaman

3. Bima

Gempa hari ini terakhir terjadi di wilayah Bima, Nusa Tenggara Barat. Gempa terjadi pada pukul 11.58 WIB dengan kedalaman 26 kilometer.

Pusat gempa berada di laut 55 kilometer tenggara Bima. Lokasi gempa berada pada titik 8.54 Lintang Selatan-119.23 Bujur Timur.

5 dari 5 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Tiga Wahana Falcon 9 Meluncur ke Antariksa, Salah Satunya Milik Indonesia

Liputan6.com, Florida – SpaceX, sebuah perusahaan dirgantara swasta Amerika, meluncurkan roket raksasa bernama Falcon 9. Roket tersebut diluncurkan dari Stasiun Angkatan Udara Cape Canaveral di Florida pada Kamis malam, 21 Februari 2019 waktu setempat.

Terdapat tiga wahana antariksa yang dibawa oleh Falcon 9, yakni milik Indonesia, Israel, dan Amerika Serikat (AS) sebagaimana dikutip dari CNBC pada Jumat (22/2/2019).

Muatan utama roket raksasa Falcon 9 adalah Satelit Nusantara Satu (PSN VI).

Satelit Nusantara Satu merupakan satelit komunikasi geostasioner (GEO) Indonesia. Wahana antariksa itu dibuat oleh SSL, salah satu anak perusahaan Maxar Technologies, dikutip dari situs web Pasifik Satelit Nusantara (PSN).

Dibekali dengan teknologi High Throughput Satellite (HTS), Satelit Nusantara Satu adalah satelit canggih jenis broadband pertama Indonesia. Wahana antariksa ditempatkan oleh Falcon 9 pada posisi di atas garis khatulistiwa, tepatnya pada 146 BT dan bergerak bersamaan dengan rotasi bumi.

Satelit canggih Indonesia itu, akan berfungsi untuk telekomunikasi. Termasuk di antaranya adalah komunikasi suara, konektivitas internet, dan distribusi video.


Simak pula video pilihan berikut:

2 dari 2 halaman

Turut Diluncurkan Wahana Antariksa Israel dan AS

Tidak hanya mengangkut satelit Indonesia, Falcon 9 juga membawa wahana antariksa milik Israel dan AS.

Israel meluncurkan wahana antariksanya bernama Baresheet yang berstatus milik lembaga SpaceIL, Israel. Baresheet akan berusaha mendarat di bulan. Apabila berhasil, Israel akan menjadi negara keempat yang mendarat di bulan setelah AS, Rusia, dan China.

Baresheet berencana akan mengumpulkan data dari satelit alami bumi, serta mengirimkan kapsul waktu.

Dalam kapsul waktu yang di bawa oleh Baresheet, terdapat gambar tangan anak-anak, Alkitab, serta teks deklarasi kemerdekaan Israel.

Untuk misi besar tersebut, Israel menggelontorkan dana US$ 100 juta (sekira Rp 1,4 triliun).

Proyek Baresheet termanifestasi berkat dukungan dari donor swasta serta Israel Aerospace Industries milik negara yang terlibat sebagai mitra.

Adapun muatan terakhir Falcon 9 adalah pesawat eksperimental kecil milik Laboratorium Penelitian Angkasa Udara AS, disebut sebagai S5.

Pesawat S5 akan melakukan misinya selama lima tahun.

Peluncuran Falcon9 adalah misi kedua dari SpaceX. Pada Desember lalu, perusahaan ini pertama kali menerbangkan roket bernama Falcon 9 Block 5. Roket itu disebut-sebut sebagai versi paling canggih dari roket yang memiliki misi berat.

Pesona Gunung Bromo Tetap Memikat Meski Sedang ‘Batuk’

Liputan6.com, Malang – Gunung Bromo sedang menggeliat, ditandai dengan keluarnya asap bercampur abu vulkanis di dalam kawah. Namun, ‘batuk’ gunung berapi purba itu tak menyurutkan minat wisatawan untuk datang berkunjung.

Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS) mencatat, pada Rabu, 20 Februari 2019, ada 408 wisatawan nusantara (wisnus) dan 23 wisatawan mancanegara (wisman) berkunjung. Jumlah pelancong di Gunung Bromo itu tak jauh berbeda dengan sehari sebelumnya.

“Masih banyak kemarin, tapi hanya selisih empat orang saja. Ini menunjukkan situasi tetap kondusif,” kata Humas BB TNBTS, Ponco Supriyandogo di Malang, Rabu, 20 Februari 2019.

Sebelumnya, Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Gunung Bromo mencatat ada erupsi pada Senin dan Selasa lalu. Selama dua hari itu, kolom kawah mengeluarkan asap kecokelatan disertai material abu setinggi 600 meter. Terekam intensitas tremos tipis 0,5–1 milimeter.

Status gunung suci bagi masyarakat Suku Tengger itu juga tak berubah, tetap pada level waspada. Sesuai rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), zona aman dari kawah ada dalam radius 1 kilometer.

“Pengunjung harus selalu mematuhi aturan itu, tak boleh mendekat ke kawah demi keselamatan,” ujar Ponco.

Pesona Gunung Bromo selalu mampu menarik ratusan ribu wisatawan tiap tahunnya. Pada 2017, tercatat ada 623.895 wisnus dan 23.568 wisman. Wisata Gunung Bromo ini menghasilkan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) lebih dari Rp 21 miliar.

Sedangkan, pada 2018 lalu angka kunjungannya ada 828.247 wisnus dan 24.769 wisman. PNPB yang diterima lebih dari Rp 27 miliar. Fakta ini menegaskan gunung yang masuk wilayah Malang, Probolinggo, dan Lumajang ini menjadi salah satu tujuan favorit untuk berpelesir.


Simak video pilihan berikut ini:

Kala Said Aqil Ungkit Ahmad Dhani Berlindung ke NU Saat Diancam FPI

Jakarta – Politikus Partai Gerindra Ahmad Dhani menuliskan jenis-jenis Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah surat. Ketum PBNU Said Aqil Siradj menyebut Dhani tak paham NU. Dia lantas mengungkit momen Dhani meminta perlindungan NU.

Said Aqil mengatakan, NU sudah beberapa kali memberikan kesempatan untuk Ahmad Dhani. Dia mengungkit cerita lama saat NU memberikan perlindungan ketika Ahmad Dhani terjerat kasus pelecehan asma simbol Allah. Tapi, kini Ahmad Dhani justru melecehkan NU.

“Saya masih ingat ketika dia diancam oleh FPI, karena dia nyanyi dan alasnya itu ada kaligrafi tulisan Allah, terus minta tolong kepada NU dan dilindungi sama Gus Dur,” kata Said Aqil di gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Rabu (20/2/2019).

“Kemudian dia ingin masuk pengurus PBNU kita masukkan. Sekarang berani melecehkan NU. Sebenarnya dia bukan kader NU sama sekali. Dia nggak paham NU, mulai kapan dia paham NU? Dia cuma seniman, selebriti, itu saja kok,” lanjut Said Aqil.
Said Aqil mensyukuri hukuman yang telah dijatuhkan kepada Ahmad Dhani. Said Aqil menganggap Ahmad Dhani patut diberi hukuman yang setimpal atas kesalahannya.

“Alhamdulillah dia sudah merasakan akibat dari gegabahnya ngomong yang sembarangan, dan saya sarankan dihukum seadil-adilnya,” tuturnya.

Sebelumnya, Ahmad Dhani menuliskan membeberkan jenis-jenis Nahdlatul Ulama (NU) dalam sebuah surat. Tulisan tangan itu ditulisnya di Rutan Kelas 1 Medaeng, Surabaya.

“Jika NU adalah Islam Nusantara, saya bukan bagian dari ini,” demikian sepenggal kalimat dalam surat yang dibawa Ahmad Dhani ke PN Surabaya jelang sidang putusan sela terkait kasus ‘idiot’ pencemaran yang menjeratnya, Selasa (19/2).
(gbr/rna)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Bangunan Cagar Budaya di Pekalongan Jadi Toko

Liputan6.com, Pekalongan – Pegiat sejarah Pekalongan Heritage Community Mohammad Dirhamsyah menyatakan prihatin terkait temuan belasan bangunan cagar budaya di Kota Batik ini yang telah beralih fungsi menjadi tempat usaha.

Dirhamsyah mengatakan, saat ini lebih dari seratusan bangunan cagar budaya berada di wilayah Kota Pekalongan, namun sebagian sudah beralih fungsi.

“Oleh karena itu, kami minta Pemerintah Kota Pekalongan melakukan langkah antisipasi penyelamatan terhadap bangunan cagar budaya yang memiliki nilai sejarah itu,” katanya, Rabu (20/2/2019) dilansir Antara.

Menurut dia, seratusan bangunan cagar budaya tersebut terdiri atas bangunan rumah kuno milik warga, 23 bangunan cagar milik Pemkot Pekalongan dan Pemprov Jateng, 2 bangunan milik PT Kereta Api Indonesia, dan PT Pertani yang berada di kawasan budaya di Jalan Jetayu.

Adapun sebanyak 23 bangunan cagar budaya milik pemkot, kata dia, sebagian besar berada di kawasan budaya di Jalan Jetayu, antara lain Museum Batik Nasional, eks-Bakorwil Pekalongan, kantor pos, pengadilan negeri, rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas), serta kantor Perum Perikanan Indonesia Pekalongan.

“Saat ini sebagian besar bangunan cagar budaya milik pemerintah tersebut dimanfaatkan untuk aktivitas perkantoran dan lembaga pendidikan. Adapun bagi bangunan cagar budaya yang dimiliki swasta yang sudah beralih fungsi seperti bekas gedung bioskop Rahayu dan rumah Bupati Pekalongan yang berada di Jalan Nusantara Kota Pekalongan,” katanya.

Ia mengatakan bangunan cagar budaya yang dimiliki oleh warga sebagian sudah beralih fungsi digunakan untuk toko moderen dan sektor perdagangan.

“Kami berharap pemerintah membentuk tim ahli cagar budaya dan tim ahli bangunan cagar budaya sebagai upaya melestarikan dan menetapkan sebagai bangunan cagar budaya. Bangunan cagar budaya tidak boleh sembarangan diubah bentuknya dengan menghilangkan keasliannya,” katanya.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda, dan Olahraga Kota Pekalongan Ninik Murniasih mengatakan pemkot sudah mengirimkan registrasi usulan pelestarian bangunan cagar budaya ke pusat yang akan ditindaklanjuti dengan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) dan Tim Ahli Bangunan Cagar Budaya (BCB) Provinsi Jateng.

“Setelah dikirim ke TACB dan BCB kami menunggu rekomendasi atau kajian apakah disahkan atau tidak. Saat ini, kami masih menunggu karena masih diproses,” katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

PHRI Gelar Penghargaan untuk Hotel Terbaik yang Meningkatkan Pariwisata

Liputan6.com, Jakarta – Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) adalah suatu organisasi yang berorientasi kepada pembangunan dan peningkatan kepariwisataan melalui bidang jasa perhotelan dan restoran di Indonesia.

Di ulang tahun ke-50, mereka memberikan penghargaan pada hotel dan restoran terbaik dalam berbagai kategori di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, pada 11 Februari 2019.  Patra Comfort Bandung meraih penghargaan sebagai hotel bintang tiga terbaik atau The Best 3-Star Hotel’ di Indonesia.

“Penghargaan ini membuktikan bahwa Patra Jasa telah mengelola hospitality melalui hotel Patra Comfort Bandung secara lebih modern dan lebih baik,” ucap Direktur Utama PT Patra Jasa, Hari Tjahya Wibowo dilansir Antara, 15 Februari 2019.

Di acara yang juga dihadiri Presiden Jokowi itu, Hari mengatakan penghargaan ini membuktikan Patra Comfort Bandung masih dipercaya menjadi salah satu tujuan wisatawan untuk menginap di Bandung. Salah satunya karena letaknya yang sangat strategis, yaitu di Jalan Ir. H. Djuanda Dago.

Kategori penghargaan lainnya dalam Anugerah PHRI 2019 adalah Best Resort Hotel, Best City Hotel, Best Affordable Hotel, Best 1 Star Hotel, Best 2 Star Hotel, Best 4 Star Hotel, Best 5 Star Hotel.

Berdiri sejak 1975, PT Patra Jasa adalah salah satu anak perusahaan PT Pertamina (Persero) yang telah berkembang dan fokus pada bisnis Pengembangan Properti (Property Development).

Saat ini mereka memiliki tiga pilar bisnis yaitu pengembang properti, hotel dan restoran, dan multi layanan. Sementara untuk restoran terdapat tiga penghargaan yakni The Best Nusantara Restaurant, The Best Oriental Restaurant, The Best Continental Restaurant. 

Selain 11 penghargaan tersebut, PHRI juga memberikan tiga penghargaan spesial untuk Wellness Resort, Moslem Friendly Hotel, dan Bahari Restaurant.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

NU Bersyarat Ala Ahmad Dhani

Jakarta – Ahmad Dhani menulis surat tentang Nahdlatul Ulama (NU). Lewat surat itu, Dhani menegaskan dirinya merupakan bagian dari ‘NU Gusdurian’.

Surat itu dia tulis di Rutan Klas 1 Surabaya sebagai sebagai Pondok Pesantren Medaeng. Surat kemudian dibagikan menjelang sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik atau kasus ‘idiot’ di Pengadilan Negeri Surabaya, Selasa (19/2/2019).

NU yang diikuti Dhani adalah NU yang bukan Islam Nusantara. Dhani juga menyebut dirinya bukan bagian dari NU yang mendukung Joko Widodo.
“Saya NU pengikut Hadratussyekh Hasyim Asy’ari,” demikian petikan tulisan Dhani.

NU Bersyarat Ala Ahmad DhaniFoto: Deny Prastyo Utomo

Bagi Dhani, NU juga bukanlah orang yang menganggap kelompoknya paling benar. Dia menegaskan sejak dulu merupakan pengikut ‘NU Gusdurian’.

Berikut tulisan lengkap Dhani tentang NU:

Jika NU adalah…
1. ISLAM NUSANTARA
Saya bukan bagian dari ini
2. Harus Jadi PENDUKUNG JOKOWI
Apalagi ini, saya pasti bukan bagian dari ini
3. MEREKA YANG MENGANGGAP KELOMPOKNYA YANG PALING BENAR
Obviously Not My Kinda Gruoup
4. MEREKA YANG TIDAK BELAJAR DARI MASA LALU
Apalagi ini, jelas bukan golongan saya

MAKA SAYA BUKAN “NU” JENIS INI
Saya NU pengikut Hadratussyekh Hasyim Asy’ari

Saya NU GUSDURIAN
100 % Islamnya Gus Dur
Dari dulu hingga sekarang.
Ahmad Dhani, Pondok Pesantren Medaeng, 19-02-19

Sebelum tulisan tersebut dibuat, putra Pengasuh Ponpes KH Wahab Hasbulloh Tambak Beras, Jombang, Kiai Wahib Wahab atau Gus Aam menemui Dhani selepas sidang lanjutan kasus ‘idiot’ di Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (14/2). Gus Aam memberikan serban putih kepada pentolan grup musik Dewa 19 itu.

Gus Aam juga memberikan kesaksiaAnnya tentang sosok Dhani. Menurut dia, Dhani merupakan warga NU.

“Beliau ini orang Surabaya. Beliau juga Nahdlatul Ulama, warga Nahdlatul Ulama,” kata Gus Aam.

Namun pernyataan itu seolah dibantah oleh Ketum PBNU Said Aqil Siradj. Said mengatakan Dhani bukan anggota NU sebab sudah menghina organisasi yang didirikan oleh Hasyim Asy’ari itu.

“Sudah menghina NU, bukan warga NU dong,” kata Said kepada wartawan di sela Rakornas ke-IV NU Care-Lazisnu di Pondok Pesantren Pangeran Diponegoro, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jumat (15/2).

Dhani dianggap menghina warga NU karena sudah mengaitkan NU dengan Nasakom. Padahal, menurut Said, Dhani pernah dibela Gus Dur dan PBNU pada 2005 silam.

“Nyatakan soal nasakom, NU dan PDIP itu,” jelasnya.

Said pun menegaskan pihaknya enggan kembali merangkul Dhani. Bagi Said, warga NU sudah sangat kecewa terhadap Dhani karena secara terang-terangan menghina NU.

“Biarin aja, nggak usah dimasukin (beri masukan dan nasihat). Nanti kualat, kualat sendiri,” kata Said.

(knv/idh)



<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Didiet Maulana Pamerkan Harmoni Ikat Indonesia di London

Liputan6.com, Jakarta – Harmoni Ikat Indonesia yang apik disuguhkan Didiet Maulana dalam 12 busana yang mengusung tajuk Senandung Nusantara di London, Inggris. Konsep tersebut diambil berdasarkan keberagaman tekstil Nusantara yang dipadu corak dan siluet.

Koleksi ini hadir dalam potongan yang menawarkan ruang untuk bergerak, terutama untuk mereka yang menginginkan kebebasan seperti saat melakukan perjalanan.

Sebut saja model blazer dan jakert yang dipadu bersama bralette, flare pants, atau maxi dress berpotongan longgar. Ada pula sentuhan aksesori, choker corsage dari bahan tenun Ikat hingga kaus kaki jumputan.

Nuansa berkarakteristik kuat etnik ini diperhalus dengan styling urban dari fashion stylist, Yudith Kindangen. Sedangkan pemakaian dalaman dari bahan tulle berwarna serasi dari kain pilihan Ikat Denpasar, Klaten, Kediri, dan Sumba.

Ke-12 koleksi busana pria dan perempuan persembahan Didiet Maulana ditampilkan dalam acara Indonesian Cultural Late yang digelar oleh BEKRAF dan Komite Buku Nasional. Gelaran ini bertujuan mempromosikan Indonesia sebagai Market Focus Country di London Book Fair 2019 pada 12-14 Maret 2019 di Olympia London.

Kawan lama Didiet yang tidak lain adalah muse desainer, Wiwied Muljana juga turut memamerkan beberapa tampilan. Acara kian meriah lewat penampilan trio Ubiet Raseuki dan sajian canapes lezat ala Indonesia oleh Chef Petty Elliott dan Chef Santhi Serad.

Lewat kesempatan ini pula, Didiet Maulana juga mulai memperkenalkan buku perdananya bertajuk Kisah Kebaya. Rencananya, buku ini akan dirilis dalam ajang London Book Fair.

Kisah Kebaya berisi hasil riset Didiet Maulana selama enam tahun, mulai dari menelusuri asal usul kebaya hingga modifikasinya. Tak ketinggalan, buku ini memuat potret para muses, kumpulan puisi karya Didiet, hingga tata cara mix and match kebaya.

Saksikan video pilihan di bawah ini: