Jokowi: Jangan Sampai Ada yang Ngomong Curang, Dihitung juga Belum

Jakarta – Capres petahana Joko Widodo (Jokowi) meminta segala kabar beredar soal Pemilu 2019 diverifikasi kebenarannya. Jokowi juga menepis penghitungan surat suara di luar negeri sebagaimana beredar lewat broadcast WhatsApp.

“Penghitungan surat suara itu dilakukan nanti pada tanggal 17, mekanisme itu harus tahu. Nanti juga penghitungannya berjenjang. Jadi jangan sampai ada yang ngomong curang, curang dihitung juga belum. Berjenjang,” ujar Jokowi kepada wartawan di Depok, Kamis (11/4/2019).

Jokowi juga mempercayakan pengawasan pada pelaksanaan Pemilu serentak 2019. Semua ‘mata’ termasuk masyarakat ikut mengawasi.

“Kalau ada yang curang di TPS mana, kalau ada yang curang di kecamatan mana, kalau curang di kabupaten mana, gampang sekali ngitungnya. Hitungannya berjenjang kok, semua masyarakat, semua anak muda yang memiliki aplikasi bisa dicek itu, bisa ngecek semuanya,” papar Jokowi.

“Oleh sebab itu seluruh rakyat saya ajak semua untuk melihat TPS, hasilnya dijepret, jadi kalau nanti ada yang curang gampang carinya,” kata Jokowi.

Sebelumnya KPU sudah menepis broadcast yang berisi hasil pemungutan suara Pilpres 2019 di luar negeri. Menurut KPU, hasil pemungutan suara di luar negeri baru diketahui setelah proses penghitungan suara pada 17 April 2019.

“Hoax, penghitunganya baru dilakukan pada 17 April. Dapat kami pastikan itu hoax, mengapa demikian? Ada early voting atau pemilihan umum di awal waktu, kalau di dalam negeri 17 April, di luar negeri mulai tanggal 8 hingga 14 April, bisa juga sebelumnya, yaitu pengiriman pos, itu kegiatan pemungutan suara, perhitungannya 17 April, bagaimana mungkin dihitung saja belum tapi udah muncul,” kata Komisioner KPU Viryan Aziz, Rabu (10/4).

Viryan Aziz mengatakan hanya pemungutan suara yang dilakukan lebih dulu di luar negeri. Sementara penghitungan suara tetap dilakukan pada 17 April 2019 di kantor perwakilan luar negeri Indonesia.
(fdn/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Jangan Ngomong Curang Cureng, Sampaikan Dong

Liputan6.com, Tangerang – Capres petahana Joko Widodo atau Jokowi menanggapi pernyataan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto tentang adanya potensi kecurangan di Pilpres 2019. Jokowi meminta agar semua pihak tak asal menuding adanya kecurangan dalam Pilpres.

“Kalau curang, curangnya dimana? Sampaikan dong, jangan ngomong curang cureng, curang cureng. Darimana (curangnya)? Tunjukkan,” tegas Jokowi usai menghadiri Deklarasi Pemuda, Influencer, Disabilitas di ICE BSD Tangerang Selatan Banten, Minggu (7/4/3019).

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mempersilakan masyarakat yang menemukan kecurangan untuk melaporkan kepada lembaga terkait.

Jokowi mengatakan bahwa terdapat Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelanggara Pemilu (DKPP) yang siap memantau pelaksanaan Pilpres 2019.

“Kecurangan gimana? Itu urusannya KPU, itu urusannya Bawaslu, di situ ada DKPP. Ada semua mekanismenya, kalau curang, curang dimana? tutur dia.

Jokowi menjamin pelaksanaan pesta demokrasi kali ini berjalan dengan jujur dan adil. Sebab, dia menjelaskan bahwa proses penghitungan suara dilakukan bertahap dari tingkat TPS hingga nasional secara manual.

“Tahapan Pemilu itu bertahap dari TPS, naik lagi, naik lagi, dan semuanya dihitung manual kok. Ada bukti, bukti C1 ada semua,” ucapnya.

Jokowi: Jika Ada Kecurangan di Pemilu Segera Lapor, Jangan Cuma Ngomong!

Jakarta – Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) menanggapi soal narasi Pemilu 2019 akan diwarnai kecurangan yang pernah dilontarkan kubu calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga. Jokowi pun mempertanyakan tudingan kecurangan itu.

“Kecurangan gimana? Itu urusannya KPU, Bawaslu, di situ ada DKPP, ada semua mekanismenya. Iya kan?” kata Jokowi ditemui di kawasan ICE BSD, Tangerang, Minggu (7/4/2019).

Jokowi mengatakan, Pemilu 2019 dilakukan dalam berbagai tahapan. Bahkan penghitungan suara juga akan dilakukan secara manual lengkap dengan bukti-buktinya.

“Kalau curang, curang di mana? Karena tahapan pemilu adalah bertahap, dari TPS naik lagi, naik lagi, naik lagi, semua dihitung manual ada bukti-bukti, ada semuanya kok,” kata Jokowi.

Jokowi pun mengatakan, jika ditemukan adanya dugaan kecurangan, maka sebaiknya segera melaporkan kepada pihak yang berwenang. Dia tak mau narasi kecurangan itu hanya dibesar-besarkan.

“Kalau curang, curangnya di mana? Ya disampaikan dong, jangan ngomong curang-cureng, curang-cureng, gimana gitu loh. Tunjukkan,” katanya.

Jokowi pun yakin, Pemilu 2019 akan berlangsung dengan baik, jujur dan adil. “Iya, yakin jujur adil,” katanya.

Seperti diketahui, Dewan Pengarah Badan Nasional Pemenangan (BPN) Prabowo-Sandiaga, Amien Rais beberapa kali menyinggung soal kecurangan pemilu. Ia menyindir soal daftar pemilih tetap (DPT) abal-abal hingga menuding KPU sebagai bentukan politik petahana.

“Kalau menurut logika saya, from day one, sejak hari pertama itu tugas dari KPU yang terutama ini merupakan political creature atau bentukan politik dari petahana ini yang memikul beban, supaya apa? Supaya petahana bisa reelected,” ungkap Amien Rais.

Amien, yang juga tergabung dalam Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, juga sempat mengancam akan menggerakkan massa bila terjadi kecurangan. Ia berbicara soal people power.

“Kalau nanti terjadi kecurangan, kita nggak akan ke MK (Mahkamah Konstitusi). Nggak ada gunanya, tapi kita people power, people power sah,” kata Amien di Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (31/3).
(jor/nvl)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Jangan Ngomong Ibu Pertiwi Diperkosa, Ibu Pertiwi Sedang Berprestasi!

Tangerang Selatan – Calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo menanggapi pidato calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto. Jokowi menegaskan jika Ibu Pertiwi saat ini sedang berprestasi, bukan sedang diperkosa.

“Dalam beberapa tahun ini kita melihat bahwa negara kita terus mendulang prestasi-prestasi. Jangan sampai ada yang ngomong ibu Pertiwi sedang diperkosa, yang benar Ibu Pertiwi sedang berprestasi,” kata Jokowi dalam sambutannya di acara deklarasi komunitas olahraga, pemuda, influencer dan disabilitas di ICE BSD, Tangerang, Minggu (7/4/2019).

Jokowi lanjut menjabarkan keberhasilan-keberhasilan yang berhasil dicapai Indonesia. Ia menjabarkan keberhasilan dari bidang olahraga hingga bidang keamanan.

“Coba kita lihat Asian Games peringkat 4, sebelumnya peringkat 16-17. Di Asian Para Games kita masuk ke peringkat 5. Kemudian juga kita baru saja sepakbola kita menjuarai AFF di U-22 juara, terakhir prajurit terbaik TNI kita jadi juara 1, ini prestasi,” ungkap Jokowi.

Selanjutnya, Jokowi mengajak masyarakat berpikir optimis. Ia mengajak masyarakat tidak memiliki pemikiran buruk dan tidak mudah terhasut dengan berita-berita hoax.

Sebelumnya, capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Ibu Pertiwi diperkosa. Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat mengahdiri kampanye akbar di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

“Saya bersyukur, berterima kasih Allah SWT Tuhan Maha Besar, terima kasih ya Tuhan, kau berikan kesempatan untuk membela rakyat saya. Kau beri kesempatan untuk melawan angkara murka, untuk melawan ketidakadilan, untuk melawan pemimpin-pemimpin yang menipu rakyatnya sendiri,” kata Prabowo di GBK, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

“Saya berdiri di sini karena saya berpandangan bahwa negara kita sedang sakit, saudara-saudara sekalian. Ibu pertiwi sedang diperkosa, saudara-saudara sekalian!” kata Prabowo.
(sam/tor)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Arya Ketipu Dipoliandri: Ayu Pintar Ngomong, Bodi Bagus

Denpasar – Akal bulus Ayu mengaku single dan mahasiswa S2 Kedokteran UGM berhasil menarik hati suami keduanya. Padahal, Ayu berusia matang. Apa alasannya?

“Ayu ngaku umur 30 tahun, nggak nikah. Katanya dia dapat pacaran terus setelah sudah didapetin dia ditinggal katanya. Terus frustasi, terus fokus sekolah dulu, karir dulu, kan kalau dokter banyak umur yang belum nikah,” kata suami kedua Ayu, I Gede Arya Sudarsana via telepon, Jumat (29/3/2019).

Meski mengaku sempat tidak naksir, semakin lama kenal dan berkomunikasi via telepon maupun BBM membuat Arya menjalin hubungan serius. Dia tidak menyangka Ayu rupanya hanya tamatan SMP.

“Omongannya pinter, coba ajak ngomong kayak pengacara, apa-apa tahu,” cetusnya.

Arya mengakui awal mula berkenalan, Ayu terlihat sederhana. Namun, sejak mendapatkan sejumlah uang darinya Ayu mulai berias.

“Nggak cantik, kalau sekarang dia berias punya banyak uang, pakai sulam alis, memutihkan badan, lebih terawat. Tinggi orangnya, bodinya bagus, pantatnya besar, zumba dia,” ujar Arya.

Arya dan Ayu menikah secara adat pada Desember 2016. Selama dua tahun menikah dengan Ayu, Arya ditipu miliaran rupiah dengan dalih untuk biaya kuliah S2 kedokteran di UGM Yogyakarta.

Padahal Ayu sudah menikah dengan seorang polisi di Ngawi berinisial Y (38) pada 2004. Tipu daya Ayu pun menyeretnya ke pengadilan.
(ams/asp)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Jokowi: Saya Ambil Freeport, Ketemu Trump Nggak Ngomong Apa-apa

Magelang – Presiden Joko Widodo (Jokowi) kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah. Saat di Magelang, Jokowi hadir dalam pertemuan bersama para tokoh dan kiai se-eks Karisidenan Kedu.

Dalam sambutannya Jokowi sempat menyinggung perjuangan pemerintah mengambilalih 51% saham PT Freeport Indonesia. Menurut Jokowi mengambilalih mayoritas saham di Freeport bukan hal mudah karena harus melalui tahap negosiasi yang cukup panjang, cuma masih saja dituding antek asing.

“Freeport 40 tahun lebih dikelola Freeport McMoRan. Di situ ada tanah, gunung. Tapi kurang lebih Rp 2.400 T, kita ambil 51,2% mayoritas sudah kita ambil. Kok dituduh antek asing? Dipikir ambil seperti ini gampang? Kalau mudah, sudah diambil sejak dulu. Ini sulit negonya,” ujar Jokowi di Magelang, Sabtu (23/3/2019).


Belum lagi ada yang menakut-nakuti saat pengambilalihan saham Freeport lantaran harus berurusan dengan Amerika Serikat. Merespons hal itu, menurut Jokowi, dia tidak mengalami persoalan terkait Freeport saat bertemu para pemimpin negeri Paman Sam.

Bahkan, kata Jokowi, Presiden Donald Trump pun tidak menyinggung soal kebijakan Indonesia mengambil 51% saham Freeport.

“Banyak yang sampaikan ke saya, ini Amerika lho, ini Amerika lho. Ya saya ngapain sih? Kita negara besar. Saya ambil Freeport, ketemu Obama saat itu, dia nggak ngomong apa-apa. Saya ketemu Donald Trump, berapa kali 4-5 kali nggak ngomong apa-apa juga. Artinya apa, kita ini takut karena ditakut-takuti,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu.

Selain soal Freeport Jokowi juga mengungkit sudah mengambil blok migas Rokan dan Mahakam dari pihak asing, tapi masih saja yang menuding dirinya antek asing.

“Tahun 2015 namanya Blok Mahakam sudah 50 tahun dikelola Prancis dan Jepang. Tapi 2015 Blok Mahakam sudah kita ambil 100%. Begitu dituduh antek asing, saya ngomong, sudah diambil, difitnah, dituduh lagi antek asing. Blok Rokan dikelola Chevron dari AS sudah 90 tahun lebih. 2018 sudah dimenangkan 100% oleh Pertamina. Kok dituduh antek asing,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (hns/knv)

TKN Bantah Fahri: yang Omong Kosong Itu, Banyak Ngomong Tapi Nggak Kerja!

Jakarta – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin membantah tudingan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah yang menyebut sejumlah program Jokowi sebagai omong kosong. Menurut TKN, yang omong kosong adalah yang banyak ngomong tapi tak banyak kerja.

“Yang omong kosong itu adalah orang yang banyak ngomong tapi nggak banyak kerja! Yang dia lihat cuma kerja-kerja yang belum paripurna!” kata Jubir TKN Irma Suryani Chaniago kepada detikcom, Senin (4/3/2019).

Dia meminta Fahri untuk membuka mata dan melihat kerja Jokowi selama 4 tahun ini. Irma menyatakan menyelesaikan program kerja yang sangat banyak butuh waktu dan anggaran.

“Buka mata, lihat kerja-kerja 4 tahun yang luar biasa untuk rakyat. Menyelesaikan program kerja yang sangat banyak itu butuh waktu dan anggaran,” ucapnya.

Irma lantas menyerang balik Fahri. Dia mengatakan orang yang ingin KPK bubar sudah pasti bukan orang yang tidak benar.

“Sudahlah, orang yang ingin KPK bubar pasti orang yang nggak benar! Orang nggak benar pasti ngomongnya juga nggak benar,” ujar Irma.

Dia pun menjelaskan terkait tudingan Fahri soal BPJS yang bangkrut, Irma menyebut BPJS sangat berguna bagi rakyat dan jika saat ini masih defisit hal itu wajar.

“Ngomong soal BPJS bangkrut, ngerti nggak masalahnya? BPJS itu sangat berguna untuk rakyat, kalau s msh defisit, wajar karena memang butuh waktu untuk tidak defisit, kenapa? Banyak faktor yang harus diperbaiki agar biaya kuratif bisa diminimalisir. Kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui makanan, minuman dan kebersihan lingkungan harus lebih dulu ditingkatkan, agar rakyat kita sehat dan biaya kuratif turun. Karena sebesar apapun anggaran kesehatan disiapkan, jika rakyat banyak yang sakit tentu anggaran tidak Akan cukup karena sehat itu mahal, ngerti nggak dia?” ucap Irma.

Fahri Hamzah sebelumnya meragukan program kartu pra-kerja yang diluncurkan presiden Jokowi dengan mempertanyakan dari mana anggarannya. Dia pun menyebut program itu hanya omong kosong karena sejumlah janji Jokowi yang disebutnya tak ditepati hingga BPJS yang dinilainya bangkrut.

“Dari mana dia (Jokowi) mau dapat duit? ASN dia janjikan nggak ada. Honorer nggak angkat, subsidi kita dicabut, BPJS kita bangkrut, sudah lah omong kosong itu,” kata Fahri di Al Jazzeerah Polonia, Jalan Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Minggu (3/3).

Selain itu, Fahri juga mengatakan banyak dana yang belum diberikan Jokowi kepada masyarakat seperti bantuan untuk korban bencana alam. Dia pun mengkritik Jokowi yang memberi bonus ke para pemain timnas U22. Dia menganggap hal itu tak masuk akal dan bohong belaka.
(haf/haf)


<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Tangkis Hoax Antek Asing, Jokowi Beberkan Rebut Freeport hingga Rokan

Gorontalo – Calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) meminta kepada seluruh Tim Kampanye Daerah (TKD) menangkis isu miring soal isu antek asing dengan membeberkan capaian pemerintah. Menurut Jokowi capaian itu adalah keberhasilan pemerintah mengambil alih blok migas Mahakam dan Rokan, serta akuisisi 51% saham PT Freeport Indonesia

Pernyataan itu disampaikan Jokowi dalam acara silaturahmi dan pemberian arahan kepada Tim Kampanye Daerah (TKD) Provinsi Gorintalo, Kamis malam (28/2/2019).

“Mengenai antek asing, harus punya jawaban, jawaban yang gampang mengenai isu antek asing pada 2015 yang namanya Blok Mahakam dikelola oleh Total dan Inpex, kini sudah 100% kita berikan ke Pertamina,” kata Jokowi di Hotal Maqna Kota Gorontalo, Kamis (28/2019).


“Tidak ada yang tahu kan karena saya diam, kalau dituding antek asing saya mulai bersuara,” sambung Jokowi.

Setelah selama 4 tahun diam dan tidak menanggapi isu antek asing, menurut Jokowi dia perlu membeberkan keberhasilan mengambil mayoritas kepemilikan Indonesia dari perusahaan asing.

“Saya nggak ngomong apa-apa saya diam, masih ada antek asing. Akhir 2018 kemarin ada Freeport, itu tambang emas dan tembaga kita paling besar,” jelas Jokowi.

Dengan keberhasilan-keberhasilan tersebut, Jokowi percaya hal itu bisa menjawab isu-isu yang selama ini hoax atau tidak benar.

“Itu yang harus diceritakan, saya itu terlalu lama diam, bapak ibu bisa menceritakan, jangan dibilang antek asing kita diam. Masalah yang bermasalah fitnah, hoax dijawab,” tutur mantan Gubernur DKI Jakarta itu. (hek/hns)

Kasus Prostitusi, Begini Kondisi Terkini Artis VA

Liputan6.com, Surabaya – Tersangka kasus dugaan pornografi, artis VA sudah hampir sebulan ini mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim). Komisioner Komnas Perempuan, Sri Nurherwati menduga artis VA mengalami gangguan psikologis akibat terlalu lama berada dalam sel.

Hal tersebut diungkapkannya saat mendatangi Mapolda Jatim untuk menemui tersangka kasus dugaan pornografi itu.

Dia menilai, artis VA butuh konseling untuk meringankan beban psikologisnya.

“Kami tadi mengusulkan kepada penyidik supaya VA bisa dilakukan pemulihan secara psikologis melalui konseling,” tutur Sri di Mapolda Jatim, Kamis (28/2/2019).

Menurut dia, secara kasat mata, artis VA terlihat sehat. Namun, tak berarti VA baik-baik saja.

“Dia sehat, hanya saja merasa tidak nyaman. Mungkin karena didalam sel. Kami usulkan bisa dilakukan pemulihan dengan cara konseling yang akan dilakukan lembaga layanan yang ada di Surabaya,” ujar Sri.

Sebelumnya, artis VA menjalani rawat inap di rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim Surabaya, Sabtu 2 Februari 2019.

Artis VA rencananya dipindahkan ke Rumah Tahanan (Rutan) Polda Jatim pada hari ini. Namun, pemindahan tersebut batal atau ditunda lantaran VA mendadak terserang penyakit diare.

“Kita percaya saja kalau memang VA mengatakan sakit diare. Tentunya alasan yang sampaikan butuh penjelasan dokter,” tutur Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera.

Barung memastikan Polri menjamin kesehatan setiap tahanan. Jika ada keluhan dari pasien, tentunya dokter akan memeriksan dan melakukan observasi. “Dokter pastinya akan melakukan observasi untuk memastikan sakit yang dikatakan VA,” ujar Barung.

Artis VA juga pernah mengidap penyakit sinus yang sudah lama dideritanya. Hal itu sempat disampaikan kuasa hukum Vanessa, Rahmat Santoso di Surabaya yang dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera.

“Iya, memang VA juga sakit sinus. Dokter juga ngomong kok,” kata Barung di Mapolda Jatim.

Artis VA masih menjadi tahanan Polda Jatim yang dirawat di rumah sakit. Namun sayang belum ada kejelasan hingga kapan VA harus menjalani perawatan.

2 dari 3 halaman

Pernah Dirawat karena Maag Akut

Dia juga sempat menderita sakit maag akut usai menjalani serangkaian pemeriksaan selama 12 jam di gedung Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim.

Artis VA akhirnya dirawat di Ruang Anggrek 4 Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Jalan A Yani, Surabaya, Jumat 1 Februari 2019.

Salah satu tim penasehat hukum, VA Rahmat Santoso menuturkan, akibat sakit tersebut berat badan VA turun hingga 6 kilogaram. “Kondisi VA masih drop. Sekarang VA masih sakit. Sekarang berat badannya turun 6 kilogram,” tutur Rahmat pada saat itu.

Rahmat menegaskan, kliennya akan kooperatif dalam menjalani pemeriksaan yang dijadwalkan penyidik. Pihaknya berharap masalah hukum yang menjerat VA segera selesai. Sebab VA masih muda, yang mana masa depannya masih panjang.

“Saya mendampingi VA karena terdorong rasa kemanusian. Semoga VA bisa melalui persoalan ini dan proses hukum segera selesai,” ujar Rahmat.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Spanduk Jokowi Picu Ricuh di Acara Prabowo, Ini Respons TKD DIY

Spanduk Jokowi Picu Ricuh di Acara Prabowo, Ini Respons TKD DIY Ricuh di Yogya (Foto: Istimewa)

Yogyakarta – Polisi melepas tembakan peringatan saat terjadi kericuhan di dekat kegiatan kampanye Prabowo di Grand Pacific Hall Sleman, siang tadi. Pemantiknya karena ada dua orang tak dikenal membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf di tengah pendukung Prabowo.

Terkait insiden ini, Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan DIY, Bambang Praswanto, menegaskan pihaknya tak tahu menahu atas insiden tersebut.

“Saya enggak tahu. Enggak ada perintah apapun (untuk membawa spanduk Jokowi-Ma’ruf), enggak ada perintah, juga enggak ada laporan,” jelas Bambang saat dihubungi detikcom, Rabu (27/2/2019).


“Ya jelas (pembawa spanduk) bukan (dari TKD KIK DIY), karena enggak ada perintah. Kalau ada ya semestinya mereka ada laporan, sampai sekarang enggak ada laporan,” sebutnya.

Disinggung mengenai dua orang pembawa spanduk Jokowi-Ma’ruf, Bambang menegaskan pihaknya tak mengenal. Dia kembali menegaskan bahwa bukan dari Timses Jokowi yang membawa spanduk tersebut.

“Itu membawa poster (spanduk Jokowi-Ma’ruf) kan enggak teridentifikasi. Terus terang saya enggak punya laporan, enggak ada yang ngomong,” tutupnya.
(ush/mbr)
<!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>