Ada Peran Bandar Judi di Kasus Pengaturan Skor?

Liputan6.com, Jakarta – Wakil Ketua Satgas Antimafia Bola, Brigjen Pol Krishna Murti, menyebut adanya keterlibatan bandar judi terkait pengaturan skor yang terjadi pada pertandingan sepak bola di Indonesia.

Khrisna mengatakan informasi tersebut hasil pemeriksaan dari Vigit Waluyo pemeran utama dalam kasus pengaturan skor di Liga 2 dan salah satu orang penting di PS Mojokerto Putra (PSMP).

“Satu tersangka yang kami periksa menyatakan itu ada dari luar, main. Satu tersangka yang kami periksa menjelaskan detil soal itu saudara VW (Vigit Waluyo),” kata Krishna seperti dikutip dari Antara, Sabtu (16/2/2019) .

Dia menjelaskan keterlibatan bandar judi tidak hanya berlangsung di luar negeri saja, melainkan juga di dalam negeri. Menurut Krishna, di beberapa negara, judi merupakan hal yang biasa di sepak bola.

“Di sepak bola, toto (judi) itu biasa, seluruh dunia. Di Inggris itu ada judi, di luar negeri sah. Di Indonesia tidak ada perjudian itu, yang jadi problem, dia pasang pertandingan yang sudah terlihat statistiknya kemudian berkeinginan taruhannya menang. Itu yang dilakukan pemain judi,” ucapnya.

Sementara itu, Krishna enggan menjawab ketika disinggung mengenai ada atau tidaknya penetapan Pelaksan tugas (Plt) Ketua Umum PSSI Joko Driyono sebagai tersangka dengan pernyataan Vigit Waluyo.

“Belum bisa disampaikan,” kata Krishna.

2 dari 2 halaman

Vigit Waluyo Tersangka

Tim Satgas Mafia Bola menetapkan Vigit Waluyo menjadi tersangka pada Senin (14/1/2019. Vigit diduga sebagai otak pengaturan skor.

“Kasus dari pada perkara antara yang dilaporkan, Pak Vigit Waluyo, VW pada malam ini sudah menjadi tersangka,” kata Ketua Tim Media Satgas Anti Mafia Bola, Kombes Pol Prabowo Argo Yuwono, di Mapolda Metro Jaya, Senin 14 Januari 2019 malam.

Argo menuturkan, penetapan tersangka tersebut berdasarkan gelar perkara. “Tim melakukan gelar perkara, mekanisme gelar sudah menaikkan tersangka VW menjadi tersangka,” ujar dia.

“(Vigit) Menjadi tersangka dalam kasus PSMP Mojokerto,” pungkas Argo.

Tim Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola hingga kini masih terus mengusut kasus pengaturan skor di liga sepak bola Indonesia.


Saksikan video pilihan berikut ini:


Elipitua Siregar Siap Tempur di One: Clash of Legends

Liputan6.com, Jakarta – Atlet mixed martial arts (MMA) asal Indonesia, Elipitua Siregar saat ini sedang berada di Bangkok, Thailand, dalam persiapan akhir menuju gelaran ONE: CLASH OF LEGENDS.

Selain Elipitua Siregar, gelaran bersejarah ini akan menjadi saksi perebutan perdana gelar juara ONE Bantamweight Muay Thai World Title antara Nong-O Gaiyanghadao dan Han Zi Hao.

Pertandingan utama ini merupakan bagian dari pertandingan fenomenal antara petarung-petarung kelas dunia di ONE: CLASH OF LEGENDS. Sebagian besar pertandingan yang akan diadakan di Impact Arena menampilkan petarung ONE Super Series terbanyak dalam sejarah ONE Championship.

Sebagai satu-satunya petarung ONE Championship asal tanah air dalam ajang tersebut, Elipitua Siregar akan menghadapi Liu Peng Shuai asal Cina, di dalam pertandingan divisi strawweight.

Pria yang akrab disapa ‘Pitu’ ini tergabung di bawah Bali MMA dan telah mencatatkan tiga rekor kemenangan beruntun sepanjang tahun 2018, yang menjadi motivasi utamanya untuk membela merah putih di negeri Gajah Putih.

Kemenangan pertama langsung diraih Pitu dalam pertandingan debut pada bulan Mei tahun lalu melawan atlet Indonesia, Dodi Mardian, di gelaran ONE: GRIT AND GLORY. Atlet asal Sumatera Utara ini melanjutkan dengan kemenangan atas Phat Soda pada September lalu, dalam ajang ONE: BEYOND THE HORIZON di Shanghai, Cina.

Menutup tahun 2018, ia kembali mencatatkan kemenangan atas Muhammad Imran dalam ONE: WARRIOR’S DREAM pada bulan November di Jakarta.

Sejak berada di Bangkok hari Selasa, Pitu terus melakukan persiapan final demi menyajikan penampilan terbaik dan mempertahankan catatan rekor kemenangan di awal tahun ini. Bersama tim pelatihnya, juara gulat nasional ini juga intens melakukan observasi dan analisis atas calon lawannya, Liu Peng Shuai.

“Lawan saya bagus dalam striking, jadi defense dan blok saya harus rapat dan saya harus menjaga jarak,” ujar Elipitua.

Selain melakukan persiapan final secara teknis, Elipitua pun beradaptasi dengan suasana Thailand dengan mendatangi beberapa lokasi pariwisata, guna relaksasi dan jelang laga. Menurut Pitu,

“Rekreasi itu penting agar kita tidak terbebani oleh pikiran menang dan kalah saja. Perlu ada santainya. Saya ingin merasakan bedanya suasana pantai di Bali dan Thailand”.

Petarung Indonesia ini juga berencana mencicipi wisata kuliner khas Thailand, setelah pertandingan usai. “Kalau sebelum bertanding, makanan bisa mempengaruhi berat badan. Jadi, mungkin nanti setelah hari Sabtu,” pungkasnya.

Pitu menyadari betul bahwa mental yang kuat dan kondisi fisik yang prima akan menjadi modal utama kemenangannya di laga ONE: CLASH OF LEGENDS di Bangkok, yang akan semakin membawanya lebih dekat pada peluang merebut gelar juara divisi strawweight; yang saat ini dipegang petarung asal Jepang, Yosuke Saruta.

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Caleg Viral Mirip Artis Korea, Ini Potret Davin Kirana Putra Bos Lion Air

Liputan6.com, Jakarta Saat ini, di sepanjang jalan banyak ditemukan spanduk dan baliho caleg (calon anggota legislatif) yang terpampang sebagai media kampanye. Namun, ada salah satu baliho caleg yang rupanya menarik perhatian netizen.

Di beberapa titik di Jakarta, terdapat baliho berukuran besar menampilkan seorang caleg dari Partai Nasdem bernama Davin Kirana. Yang menarik dari baliho ini, sosok caleg yang dikampanyekan memiliki wajah oriental bak artis Korea.

Hal ini mengundang banyak perhatian netizen khususnya para pecinta Korea. Sebenarnya siapa sosok caleg yang disebut mirip artis Korea ini?

2 dari 8 halaman

Sosok Davin Kirana Caleg Partai Nasdem

Dikutip dari laman KPU, Davin Kirana terdaftar sebagai Calon Legislatif DPR RI Dapil DKI Jakarta II Partai Nasdem. Diketahui Davin Kirana saat ini masih berusia 22 tahun.

Davin Kirana juga merupakan anak dari Rusdi Kirana, pendiri maskapai penerbangan Lion Air. Rusdi Kirana sendiri juga sudah lama terjun ke dunia politik.

Pada 12 Januari 2014, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Rusdi Kirana juga pernah dipilih oleh Presiden Joko Widodo untuk menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden.

Pencalonan David Kirana dinilai mengejutkan karena David Kirana memilih Partai Nasdem sebagai tunggangannya dalam berpolitik.

Davin Kirana sendiri terbilang aktif di media sosial Instagram dengan akun @davinkirana. Davin aktif mengunggah kegiatan dan konten-konten kampanye pencalonan dirinya.

Dalam kampanyenya, Davin Kirana menyatakan akan fokus pada kepedulian terhadap para TKI di luar negeri. Beberapa kali Davin Kirana terlihat mengunggah kebersamaanya bersama para WNI yang berada di Malaysia.

Berikut potret Davin Kirana yang dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Sabtu (16/2/2019).

3 dari 8 halaman

Davin Kirana Bersama Ketum Partai Nasdem Surya Paloh

4 dari 8 halaman

Davin Kirana Merupakan Putra Rusdi Kirana, Bos Lion Air

5 dari 8 halaman

Davin Kirana Bertemu dengan TKI di Malaysia

6 dari 8 halaman

Davin Kirana Disebut Mirip dengan Artis Korea

7 dari 8 halaman

Gaya Santai Davin Kirana, Mirip Artis Korea kan?

8 dari 8 halaman

Davin Kirana Hadir di Acara Komunitas Guru

Erdogan: Turki Belum Ungkap Semua Hal Soal Pembunuhan Khashoggi

Ankara – Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan bahwa pihaknya belum mengungkap semua informasi yang dimiliki soal kasus pembunuhan wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi. Erdogan juga menegaskan tekad Turki untuk membawa kasus Khashoggi ke pengadilan internasional.

“Kami bertekad untuk membawa kasus ini ke pengadilan internasional. Kementerian Kehakiman, Kementerian Luar Negeri dan badan intelijen kami sedang mengupayakan hal itu,” tegas Erdogan dalam wawancara dengan television A-Haber, seperti dilansir AFP dan Press TV, Sabtu (16/2/2019).

Pada Oktober tahun lalu, beberapa minggu usai Khashoggi dibunuh, empat kelompok HAM terkemuka seperti Human Rights Watch, Amnesty International, Committee to Protect Journalists dan Reporters Without Borders, mendorong Turki untuk meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyelidiki kasus Khashoggi.


Dalam wawancara dengan A-Haber, Erdogan melontarkan kritikan untuk pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang disebutnya ‘mengabaikan’ kasus Khashoggi karena hubungan bilateral dan aliansi dengan Kerajaan Saudi.

“CIA belum memberi perhatian penuh untuk isu ini. Kami memiliki harapan besar dari AS untuk kasus ini. AS perlu menempatkan kehadirannya, perhatiannya di sini,” cetus Erdogan.

Ditambahkan Erdogan bahwa otoritas Turki sebelumnya belum mengungkapkan seluruh informasi yang didapatkan dari penyelidikan kasus pembunuhan Khashoggi.

“Kami belum memberikan seluruh elemen yang kami miliki,” ujar Erdogan tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Diketahui bahwa Saudi yang sempat menyangkal, akhirnya mengakui bahwa Khashoggi tewas dalam ‘operasi liar’ oleh agen-agen intelijennya di Istanbul. Namun, otoritas Saudi dengan tegas membantah keterlibatan Putra Mahkota Saudi Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dalam kasus tersebut.

Penyelidikan yang dilakukan otoritas Turki menunjukkan bahwa Khashoggi dibunuh oleh sebuah tim beranggotakan 15 warga Saudi yang ditugaskan ke Istanbul. Turki menyebut Khashoggi tewas dicekik sesaat setelah masuk ke dalam Konsulat Saudi di Istanbul untuk mengurus dokumen untuk pernikahannya dengan wanita Turki bernama Hatice Cengiz.

Tim yang diduga kuat menghabisi nyawa Khashoggi itu diketahui telah kembali ke Saudi. Otoritas Turki meminta agar Saudi mengekstradisi mereka agar bisa diadili di Turki, namun otoritas Saudi menolak mentah-mentah. Ditegaskan Saudi bahwa orang-orang yang terlibat kasus Khashoggi akan diadili di wilayahnya.

Khashoggi yang seorang wartawan senior Saudi dan kolumnis The Washington Post ini dikenal kerap mengkritik kebijakan Saudi dan MBS.

Simak Juga ‘Pompeo Temui Raja Salman dan MBS Bahas Khashoggi’:

[Gambas:Video 20detik]

(nvc/haf) <!–

polong.create({ target: ‘thepolong’, id: 57 }) –>

Shahrukh Khan Ungkap Kesedihan atas Bom Bunuh Diri Pulwama

Mumbai – Serangan bom bunuh diri di Pulwama, India, pada Kamis (14/2/2019) lalu, mengundang keprihatinan Shah Rukh Khan. Apalagi peristiwa tersebut menewaskan 44 orang Central Reserve Police Force (CRPF) atau pasukan kepolisian India.

Dilansir dari Hindustan Times, Shah Rukh Khan mengucapkan belasungkawa kepada para korban melalui akun media sosial pribadinya. 

“Turut berbelasungkawa dengan sepenuh hati kepada keluarga pelindung kami yang gagah berani. Semoga jiwa para pelindung negeri ini yang menyerahkan nyawanya bisa beristirahat dalam damai,” tulis aktor Raees ini. 

Tak hanya Shah Rukh Khan, sejumlah artis Bollywood lain juga mengucapkan belasungkawa kepada para korban dan kemarahan atas peristiwa ini. 

 Simak berita menarik lain di JawaPos.com

2 dari 3 halaman

Dukacita

“Belasungkawa yang mendalam untuk keluarga para pemberani kami. Sedih. Marah,” tulis Ranveer Singh.

“Turut berduka mendengar tentang serangan di Pulwama. Saya turut berbelasungkawa kepada keluarda dan mereka yang mati syahid,” tulis Hirthik Roshan.

“Aku kaget dengan serangan di Pulwama. Benci tidak pernah menjadi jawaban. Semoga keluarga yang terluka dalam serangan itu diberi kekuatan,” tulis Priyanka Chopra.

“Hatiku terluka membaca tentang serangan teroris kepada CRPF Jawans di Pulwama. Sangat tragis. Turut berduka cita kepada keluarga yang menjadi korban,” tulis Aamir Khan.

“Hatiku tertuju kepada orang-orang Jawan di negara kita tercinta dan keluarga dari mereka yang kehilangan nyawa untuk menyelamatkan keluarga kita,” tulis Salman Khan.

3 dari 3 halaman

Bom Bunuh Diri

Diketahui, serangan tersebut diklaim oleh teroris yang disponsori oleh organisasi Pakistan, Jaish-e-Mohammed (JeM). Mereka menyatakan bertanggung jawab atas serangan teror terhadap pasukan keamanan dalam beberapa kali terakhir.

Serangan teror di Pulwama sendiri berupa ledakan bom bunuh diri oleh pelaku bernama Adil Ahmad Dar yang menabrakkan mobil SUV yang berisi 350 kilogram bahan peledak kepada bus yang berisi para petugas kepolisian. Bus tersebut merupakan bagian dari konvoi keamanan dari 78 kendaraan yang masing-masing bus membawa sekitar 40-45 tentara. Akibat kejadian ini, 44 petugas kepolisian tewas dan lainnya luka-luka. (Sumber: JawaPos.com)

LTMPT Terapkan Pendaftaran SNMPTN 2019 Sistem Ganjil-Genap, Ini Penjelasannya

Liputan6.com, Jakarta Untuk kedua kalinya Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memperpanjang masa pendaftaran dan finalisasi Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN).

Pada awalnya masa pendaftaran SNMPTN dijadwalkan berakhir pada 14 Februari 2019. Namun dikarenakan banyak para calon peserta SNMPTN 2019 yang belum melakukan pendaftaran dan finalisasi, maka LTMPT memperpanjang masa pendaftaran hingga Sabtu 16 Februari 2019.

Jadwal pun kembali berubah. Dikarenakan belum optimalnya akses untuk pendaftaran dan finalisasi SNMPTN 2019, maka masa pendaftaran diperpanjang lagi hingga Selasa, 19 Februari 2019 pukul 22.00 WIB. Hal ini berdasarkan surat edaran LTMPT bernomor 01/Peng.LTMPT/2019 tentang perpanjangan masa pendaftaran dan finalisasi SNMPTN 2019.

Surat edaran ini disampaikan Ravik Karsidi selaku Ketua LTMPT. Surat edaran ini terpampang dalam laman LTMPT. Berikut yang disampaikan oleh Ravik Karsidi pada pengumumannya, Jumat (15/2/2019) lalu sebagaimana Liputan6.com kutip, Sabtu (16/2/2019).

“Memperhatikan akses untuk Pendaftaran dan Finalisasi SNMPTN 2019 yang masih belum optimal, siswa dimohon tenang dan akan dilakukan pelayanan pendaftaran sampai dengan SELASA tanggal 19 Februari 2019 pukul 22.00 WIB. Jika ada siswa yang masih belum dapat melakukan pendaftaran dan finalisasi, maka akan dicarikan solusi yang pada prinsipnya tidak merugikan siswa.”

2 dari 3 halaman

LTMPT Terapkan Mekanisme NISN Ganjil-Genap

Pada SNMPTN 2019 ini, LTMPT menerapkan mekanisme pendaftaran NISN Ganjil-Genap. Informasi ini dapat dilihat melalui akun twitter resmi sekretariat SNMPTN @SekreSNMPTN.

“Untuk memberikan kesempatan lebih baik kepada siswa untuk mendaftar, sistem snmptn menerapkan giliran untuk login berdasarkan NISN ganjil genap. NISN ganjil diberikan giliran pada jam ganjil (13.00-14.00 wib, 15.00-16.00 wib, dst), dan sebaliknya.”

Begitu kurang lebih pernyataan resmi dari sekretariat SNMPTN. LTMPT melalui sekretariat SNMPTN menjelaskan bahwa mekanisme pendaftaran calon peserta SNMPTN diatur dengan mekanisme NISN Ganjil genap.

Bagi pemilik Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) ganji hanya dapat mulai melakukan pendaftaran pada jam ganjil seperti 13.00-14.00, 15.00-16.00, 17.00-18.00 dan seterusnya.

Sebaliknya jika calon pendaftar SNMPTN memiliki nomor genap, maka mereka hanya dapat mulai mendaftar pada jam genap seperti 12.00-13.00, 14.00-15.00, 16.00-17.00 dan seterusnya.

Namun meski demikian, masih banyak calon peserta yang belum berhasil melakukan pendaftaran dikarenakan server tidak dapat diakses dengan baik.

3 dari 3 halaman

Cara Mendaftar SNMPTN 2019 Menurut LTMPT

LTMPT menjadwalkan Pengumuman Hasil SNMPTN akan diumumkan pada 23 Maret 2019. Dengan diperpanjangnya pendaftaran SNMPTN 2019 hingga 19 Februari mendatang, masih ada kesempatan bagi para calon mahasiswa untuk mendaftarkan diri.

Berikut cara mendaftar SNMPTN 2019

– Siswa pendaftar login menggunakan NISN dan password ke laman SNMPTN 2019 snmptn.ac.id untuk melakukan pendaftaran.

-Pastikan pendaftar mendaftar pada jam yang sudah ditentukan sesuai mekanisme NISN ganjil genap.

– Siswa pendaftar mengisi biodata, pilihan PTN, dan pilihan program studi, serta mengunggah (upload) pasfoto resmi terbaru dan dokumen prestasi tambahan (jika ada).

– Siswa pendaftar harus membaca dan memahami seluruh ketentuan yang berlaku pada PTN pilihan.

– Siswa pendaftar pada program studi bidang seni dan olahraga wajib mengunggah portofolio dan dokumen bukti keterampilan yang telah disahkan oleh Kepala Sekolah menggunakan pedoman yang dapat diunduh dari laman snmptn.ac.id.

– Tahap terakhir siswa mencetak Kartu Bukti Pendaftaran sebagai tanda bukti peserta SNMPTN.

Pengumuman dari hasil seleksi SNMPTN 2019 akan dilakukan pada 23 Maret 2019. Jadwal pelaksanaan proses verifikasi dokumen peserta dan/atau pendaftaran ulang di PTN dapat dilihat di laman masing-masing PTN.

Komika Ge Pamungkas Ikut Antre Tukar Poin di CIMB Niaga Xtra Xpo

Liputan6.com, Jakarta – Komika G Pamungkas dengan sang istri, Anastasia Herzigova, terlihat antri di konter iBox milik Apple dalam gelaran CIMB Niaga Xtra Xpo di ICE BSD, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/2/2019).

Dia mengaku ingin menukar poin yang dimiliki dengan iPhone. “Awalnya tahu dari teman ada event begini, trus dipikir poin yang saya punya belum pernah ditukarkan sama sekali, ya sudah saya pikir menarik, sekalian saja ke sini,” ujarnya.

Dia mengaku punya sekitar 78 ribu poin atau setara dengan Rp 35 juta lebih, yang bisa ditukarkan. Kebetulan, selama ini dia lama menggunakan android dan ingin beralih memakai iPhone.

“Saya ngincar iPhone, mungkin sekalian untuk istri juga. Atau nanti kalau ada yang lebih menarik lain, kita cari tahu lagi,” ujar pasangan yang menikah tahun lalu itu.

Ge pun ikut mengantri demi mendapatkan iPhone di konter yang disediakan. Bahkan sembari ngantri pasangan baru tersebut terlihat mesra saling menyuapi makanan, dan sesekali menerima permintaan untuk swafoto dengan pengunjung lain.

Seperti diketahui, CIMB Niaga Xtra Xpo tersebut berlangsung hingga besok, Minggu (17/2/2019). Nasabah dengan memiliki poin 20 ribu hingga 70 ribu berkesempatan menukarkannya dengan DP rumah atau mobil, serta bisa membeli berbagai produk gadget dan paket liburan.

Bila nasabah lain dengan kepemilikan sedikit poin, bisa melakukan transaksi pembelian produk tersebut dengan potongan harga sampai 50 persen dari harga normal.

2 dari 3 halaman

CIMB Niaga Targetkan Transaksi KPR Capai Rp 700 Miliar di Gelaran Xtra Xpo

Di tahun ketiga digelar, CIMB Niaga Xtra Xpo masih tetap diserbu para nasabah. Bahkan, Direktur Utama PT Bank CIMB Niaga Tbk Tigor M. Siahaan mengklaim pada gelaran tahun ini para nasabah lebih antusias dalam menukarkan poin ekstra.

“Ini tahun ketiga, dan benar antusiasnya lebih membludak, ramai, bahkan sampai ada yang datang dari kemarin atau subuh tadi,” ujar Tigor, Sabtu (16/2/2019).

Bukan tanpa alasan, Tigor memprediksi nasabah lebih membanjiri pameran kali ini lantaran banyaknya program penukaran poin ektra dengan berbagai program yang lebih mahal. Seperti menukar poin dengan uang muka pembelian rumah, secara KPR.

“Ada juga pembelian mobil, gadget dan juga tiket perjalanan liburan ke luar negeri,” kata Tigor. 


Ternyata, CIMB Niagamelipat gandakan nilai poin selama acara berlangsung. Biasanya Rp 10 per poin selama akhir pekan ini naik menjadi 50 kali lipat atau Rp 500 per poin.

Sehingga, bila nasabah bank memiliki poin senilai 70.000 atau senilai Rp 35 juta, sudah bisa membayar uang muka rumah dengan pembayaran kedepannya secara KPR. Atau dengan poin 50.000 atau setara Rp 25 juta, untuk pembayaran uang muka mobil.

Sisanya, poin senilai 24.000 atau Rp 12 juta, untuk membeli gadget baru.

“Jadi penawaran kita disesuaikan dengan perolehan poin yang dimiliki, termasuk penukaran poin untuk ongkos perjalanan liburan ke luar negeri,” kata Tigor.

Namun, untuk transaksi code QR saja yang bisa melayani semua transaksi di pameran atau diluar penukaran poin, Tigor memprediksi pencapaian di angka Rp 50 miliar.

Sementara, menurut Budiman Tanjung selaku Head of Reatail Product CIMB Niaga, pihaknya menyediakan sekitar 1.700 gelang perhari untuk menukar poin tersebut. Dari ribuan ketersediaan gelang perharinya, peminat tiket perjalanan liburan yang paling banyak diminati.

“Dari 1.700 itu sekitar 3/4 nya didominasi oleh travel, itu tahun kemarin. Prediksi yang sama kami perkirakan di tahun ini,” katanya.

Dengan target pendapatan sekitar Rp 50 miliar, lalu disusul pengajuan KPR. Bila tahun lalu senilai Rp 500 miliar, tahun ini diprediksi naik sekitar 30 sampai 40 persen atau mencapai Rp 700 miliar.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:

Sandiaga Prihatin Lihat Kondisi Ahmad Dhani di Lapas Medaeng

Liputan6.com, Surabaya – Cawapres Sandiaga Salahuddin Uno menjenguk Ahmad Dhani di Lapas Kelas I Surabaya Jalan Medaeng Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019). 

Sandiaga langsung masuk ke lapas untuk bertemu Dhani yang sudah 10 di penjara Medaeng setelah dipindahkan dari Cipinang beberapa waktu lalu. 

Selama 15 menit berada di dalam lapas, Sandiaga mengaku menyatakan keprihatinannya pada pentolan grup band Dewa 19 itu. 

“Kami prihatin keadaan beliau dan Alhamdulillah hari ini senyum, jadi hadapi dengan senyuman betul- betul dilakukan. Dhani memiliki spirit sangat postitif dan memyampaikan kondisinya sehat- sehat saja,” ungkap cawapres nomor urut 1 ini. 

Kepada Sandi, Dhani mengaku diperlakukan dengan baik. Suami Mulan Jameela ini menitipkan salam kepada teman-teman seperjuangan.

“Insya Allah, berliau diberikan kesehatan dan ketabahan. Karena tentunya menghadapi tekanan, baik proses hukum dan prosedur hukum. Ini membutuhkan mental yang sangat kuat,” jelas Sandi. 

2 dari 3 halaman

Kapasitas Lapas Medaeng

Selain menjenguk Dhani, Sandiaga juga menyoroti kapasitas Lapas Medaeng. Eks Wakil Gubernur DKI Jakarta ini ingin pengelolaan lapas lebih baik.

“Di sini kapasitasnya hanya 700 napi, tapi ada 2.900 napi di sini. Delapan puluh persen lebih napi narkoba. Ini mesti jadi catatan kita. Dan ini bukan hanya terjadi di Medaeng, tapi di seluruh Lembaga Pemasyarakatan di negeri ini. Kita negara darurat narkoba,” jelas Sandi.

Sandi pun berharap proses hukum Ahmad Dhani berlangsung adil, tidak tebang pilih dan tidak tajam ke satu sisi.

“Hukum itu tidak digunakan untuk memukul lawan, tapi memihak kepada kawan. Hukum itu harus adil tanpa pandang bulu. Itu harapan kita. Insya Allah, hukum di bawah kepemimpinan Prabowo Sandi, lebih adil lagi,” tutup Sandiaga Uno.


Reporter: Muhammad Genantan Saputra

Sumber: Merdeka 

3 dari 3 halaman

Saksikan video pilihan di bawah ini:

Selain Joko Driyono, 2 Ketua Umum PSSI Ini Sempat Bermasalah dengan Hukum

Jakarta Sejak mendeklarasikan diri sebagai organisasi sepak bola tertinggi Tanah Air pada 19 April 1930, tercatat 17 figur bercokol sebagai Ketua Umum PSSI. Mulai dari Soeratin Sosrosoegondo hingga yang terkini Joko Driyono yang berstatus caretaker menggantikan Edy Rahmayadi yang mengundurkan diri pada saat kongres tahunan awal 2019 ini.

Sejak pertama kali berdiri PSSI sering mencuatkan banyak kontroversial. Mulai dari keberanian PSSI melakukan perlawanan ke penjajah Belanda dan Jepang, kasus-kasus yang melibatkan Timnas di pentas internasional, hingga kisruh internal organisasi yang tak berkesudahan sejak 2011 silam.

Sebagai organisasi yang memayungi sepak bola, olahraga paling populer di Indonesia, merupakan sesuatu hal yang wajar jika PSSI seringkali mendapat sorotan dari banyak pihak. Di sepanjang sejarahnya mencuat sejumlah figur kontroversial yang duduk di singgasana kepemimpinan PSSI.

Joko Driyono yang saat ini ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pengaturan skor oleh Satgas Antimafia Bola bentukan Mabes Polri bukan orang pertama yang tersandung kasus hukum.

Sebelumnya ada dua orang lainnya Ketua Umum PSSI yang juga harus berurusan dengan pihak berwajib. Mereka bahkan sempat merasakan derita ada di balik jeruji besi.

2 dari 3 halaman

La Nyalla Mattalitti

Selama lima tahun terakhir, nama La Nyalla Mahmud Mattalitti begitu nyaring terdengar di telinga pecinta sepak bola Indonesia. Ia jadi figur sentral kasus dualisme federasi serta kompetisi dan kini pembekuan PSSI. Daftar sikap kontroversialnya banyak semenjak aktif sebagai pengurus teras di PSSI pada tahun 2011 silam.

Figur pria asal Makassar ini sebetulnya bukan orang baru di dunia sepak bola. Tercatat, ia adalah salah satu pendiri Yayasan Suporter Surabaya (YSS) yang saat ini lebih dikenal dengan Bonek YSS. Bersama enam tokoh suporter lainnya, La Nyalla membidani lahirnya kelompok suporter militan asal Surabaya ini pada 3 November 1994 lalu.

Setelah kelahiran YSS, nama La Nyalla seperti hilang ditelan bumi. Ini tak lepas dari kesibukannya mengurusi bisnis kontraktor yang ia geluti. Karena itu, ia memilih berada di belakang layar dan mempercayakan jalannya yayasan ke mendiang Wastomi Suheri.

Setelah tujuh tahun sejak berdirinya YSS, pada 2011 La Nyalla justru muncul lagi di dunia olahraga sebagai wakil ketua KONI Jatim era kepemimpinan Saifullah Yusuf. Dari sinilah cikal bakal La Nyalla menggeluti organisasi sepak bola.

Ada pun konflik Persebaya dengan PSSI era Nurdin Halid yang membuat La Nyalla terpanggil. Ia bersama pelaku sepak bola di Jawa Timur serta mayoritas klub di provinsi paling timur pulau Jawa itulah yang mendorong La Nyalla melakukan perlawanan terhadap PSSI kala itu. Ia mendirikan PSSI tandingan dengan basis di Surabaya.

Tampaknya, perlawanan yang dilakukan La Nyalla ini mengundang simpati klub-klub di Jawa Timur. Tak heran, di awal 2011 La Nyalla didorong maju dalam pencalonan Ketua Pengurus Provinsi (sekarang Asosiasi Provinsi) PSSI Jatim. Ia pun terpilih sebagai Ketua Pengprov PSSI Jatim.


Ketua Umum PSSI 2011-2015, Djohar Arifin Husin (kiri) berbincang dengan La Nyalla Mattalitti saat Kongres Luar Biasa PSSI 2015 di Surabaya, (18/4/2015). Kongres menetapkan La Nyalla sebagai Ketua Umum PSSI 2015-2019. (Liputan6.com/Helmi Fithriansyah)


Perlawanan yang ia lakukan semakin getol. Bersama mayoritas voters, La Nyalla pun terus berupaya melengserkan kepengurusan PSSI era Nurdin Halid. Arus besar yang menghendaki pergantian Ketua Umum PSSI inilah yang kemudian membuat FIFA turun tangan dan membentuk Komite Normalisasi yang bertugas menggelar Kongres PSSI.

Melalui Kongres PSSI pada 9 Juli 2011 La Nyalla terpilih sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI. Namun, tak lama setelah ia menjabat sebagai anggota Exco PSSI bidang hukum, La Nyalla bersama ketiga anggota Exco lainnya, Toni Aprilani, Roberto Rouw, dan Erwin Budiawan didepak oleh Komite Etik PSSI karena dianggap melanggar kode etik.

La Nyalla pun melawan, ia bersama Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) menggelar KLB di Hotel Mercure Ancol pada 18 Maret 2012. Di forum itu, La Nyalla terpilih sebagai ketua KPSI-PSSI untuk menandingi PSSI pimpinan Djohar Arifin Husin.

Pada 2013, melalui perjanjian antara KPSI dan PSSI yang dimediasi oleh AFC, pria yang menjabat sebagai ketua ormas Pemuda Pancasila Jatim kembali masuk ke PSSI. Melalui Kongres Luar Biasa PSSI pada 17 Maret 2013, La Nyalla pun terpilih sebagai Wakil Ketua Umum PSSI.

Setelah masa kepengurusan Djohar selesai, La Nyalla maju sebagai calon Ketua Umum PSSI. Ia pun terpilih sebagai ketua umum PSSI lewat Kongres PSSI pada 17 Maret 2015 di Hotel JW Marriot, Surabaya.

Namun, hanya saat setelah ia terpilih, Menpora Imam Nahrawi menjatuhkan sanksi administratif terhadap kepengurusan PSSI pimpinan La Nyalla. Kegaduhan pun terjadi, roda organisasi yang ia pimpin lumpuh akibat hukuman tersebut.

Selain oleh Kemenpora, status PSSI juga dibekukan sejak bulan Mei 2015 oleh FIFA. Otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut menjatuhkan sanksi ke PSSI karena intervensi pemerintah (Kemenpora). Hal yang dinilai tabu oleh FIFA.

Selama setahun ia terpilih sebagai nakhoda PSSI, kepemimpinan La Nyalla tak berhenti digoyang prahara. Ditekan Kemenpora ia sama sekali tak takut. Hingga saat ini klub-klub anggota belum ada yang berani menggoyang kepengurusannya. 

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim menetapkannya sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana hibah Kaamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim. Suara-suara yang menginginkan digelarnya Kongres Luar Biasa PSSI untuk mencari pemimpin baru mulai bermunculan.

Gara-gara huru hara antara pemerintah dengan La Nyalla, FIFA sempat menjatuhkan vonis pembekuan keanggotaan selama setahun lebih. Otoritas tertinggi sepak bola dunia menilai pemerintah Indonesia terlalu ikut campur dalam urusan sepak bola.

La Nyalla Mattalitti, tetap keras hati menolak mundur sekalipun jadi tersangka.  Ia minta publik menghormati proses pengadilan hingga memiliki kekuatan hukum tetap. Ia secara kontroversial menuding Menpora, Imam Nahrawi, menjadi dalang penetapan status tersangka di kasus uang hibah Kadin Jatim.

La Nyalla akhirnya terpingirkan dari PSSI karena terkena penahanan oleh kepolisian. PSSI kemudian menggelar Kongres Luar Biasa dengan memunculkan Edy Rahmayadi sebagai nahkhoda baru.

Dalam persidangan pada 17 Desember 2016, La Nyalla diputus bebas. Walau divonis tak bersalah, kursi kekuasaannya di PSSI hilang.

3 dari 3 halaman

Nurdin Halid

Menggantikan Agum Gumelar, Nurdin Halid terpilih sebagai Ketua Umum PSSI pada Rapat Anggota PSSI di Hotel Indonesia tahun 2003. Ia dikenal sebagai sosok kontroversial karena beberapa kali memimpin organisasi dari balik terali besi penjara.

Pada 16 Juli 2004, pria asal Makassar tersebut ditahan sebagai tersangka dalam kasus penyelundupan gula impor ilegal. Ia kemudian juga ditahan atas dugaan korupsi dalam  distribusi minyak goreng.

Pada tanggal 16 Juni 2005, dia dinyatakan tidak bersalah atas tuduhan tersebut oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan dan dibebaskan. Hanya saja putusan itu kemudian dibatalkan Mahkamah Agung pada 13 September 2007. MA memvonis Nurdin dua tahun penjara.

Selanjutnya ia kemudian dituntut dalam kasus yang gula impor pada September 2005, namun dakwaan terhadapnya ditolak majelis hakim pada 15 Desember 2005 karena berita acara pemeriksaan (BAP) perkaranya cacat hukum.

Selain kasus ini, ia juga terlibat kasus pelanggaran kepabeanan impor beras dari Vietnam dan divonis penjara dua tahun 6 bulan oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada 9 Agustus 2005. Tanggal 17 Agustus 2006 ia dibebaskan setelah mendapatkan remisi dari pemerintah bertepatan dengan HUT Kemerdekaan Indonesia.

Pada 13 Agustus 2007, Nurdin Halid kembali divonis dua tahun penjara akibat tindak pidana korupsi dalam pengadaan minyak goreng. Berdasarkan standar statuta FIFA, seorang pelaku kriminal tidak boleh menjabat sebagai ketua umum sebuah asosiasi sepak bola nasional.

Nurdin Halid (Liputan6.com/Johan Tallo)

Karena alasan tersebut, Nurdin didesak untuk mundur dari berbagai pihak. Jusuf Kalla (Wakil Presiden RI), Agum Gumelar (Ketua KONI), dan juga FIFA bersuara kritis ke NH.

FIFA bahkan mengancam untuk menjatuhkan sanksi kepada PSSI jika tidak diselenggarakan pemilihan ulang ketua umum. Namun, Nurdin tetap bersikeras untuk tidak mundur dari jabatannya sebagai Ketua Umum PSSI. Kekuasaannya tidak goyah sekalipun ia mengendalikan organisasi dari penjara.

Kontroversi muncul saat ia merubah statuta PSSI, berkaitan dengan status ketua umum. Statuta yang sebelum berbunyi “harus tidak pernah terlibat dalam kasus kriminal” (They…, must not have been previously found guilty of a criminal offense) diubah dengan menghapuskan kata “pernah” (have been previously).

 Arti harafiah dari pasal tersebut menjadi “harus tidak sedang dinyatakan bersalah atas suatu tindakan kriminal” (must not found guilty of a criminal offense). Para anggota PSSI menyetujui perubahan tersebut. Posisi Nurdin aman sebagai Ketua Umum PSSI.

Sepanjang masa kepemimpinanya sejumlah kasus mencuat. Mulai dari penghilangan status degradasi kompetisi kasta tertinggi, pelanggaran disiplin di pentas kompetisi, hingga kasus-kasus dugaan pengaturan skor.

Nurdin jadi public enemy pencinta sepak bola Indonesia, karena di saat bersamaan prestasi Timnas Indonesia di berbagai event internasional terpuruk. 

Desakan meminta Nurdin lengser dari PSSI seusai Piala AFF 2010. Pengusaha minyak, Arifin Panigoro, terlibat aktif menggoyang kepengurusan PSSI. Ia menggelontorkan dana besar untuk membiayai pelaksanaan kompetisi tandingan, Liga Primer Indonesia.

Walau begitu pria kelahiran 17 November 1958 tetap percaya diri memimpin PSSI. Ia pun bersama Nirwan Dermawan Bakrie kembali mencalonkan diri dalam bursa pemilihan Ketua Umum PSSI pada 2011. Ia menjegal duet George Toisutta-Arifin Panigoro untuk ikut bersaing. Suporter dari berbagai penjuru Tanah Air turun ke jalan mendemo PSSI.

Untuk mengamankan jabatannya ia menggelar kongres di Kepulauan Riau. Sayangnya kongres berakhir ricuh. FIFA kemudian mengambil keputusan tegas melarang Nurdin Halid, Nirwan Dermawan Bakrie, George Toisutta, Arifin Panigoro, ikut serta dalam pemilihan pemimpin di PSSI. Di sisi lain Menpora, Andi Mallarangeng, juga membekukan status kepengurusan PSSI.

Nurdin secara menyakitkan lengser dari PSSI digantikan oleh Djohar Arifin. Sang mantan manajer klub PSM Makassar dan Pelita Jaya tersebut mengaku trauma. Ia kini memilih tak mau lagi jadi pengurus bola untuk kemudian fokus di Partai Golkar.

CIMB Niaga Targetkan Transaksi KPR Capai Rp 700 Miliar di Gelaran Xtra Xpo

Liputan6.com, Jakarta – Di tahun ketiga digelar, CIMB Niaga Xtra Xpo masih tetap diserbu para nasabah. Bahkan, Direktur Utama PT Bank CIMB Niaga Tbk Tigor M. Siahaan mengklaim pada gelaran tahun ini para nasabah lebih antusias dalam menukarkan poin ekstra.

“Ini tahun ketiga, dan benar antusiasnya lebih membludak, ramai, bahkan sampai ada yang datang dari kemarin atau subuh tadi,” ujar Tigor, Sabtu (16/2/2019).

Bukan tanpa alasan, Tigor memprediksi nasabah lebih membanjiri pameran kali ini lantaran banyaknya program penukaran poin ektra dengan berbagai program yang lebih mahal. Seperti menukar poin dengan uang muka pembelian rumah, secara KPR.

“Ada juga pembelian mobil, gadget dan juga tiket perjalanan liburan ke luar negeri,” kata Tigor.

Ternyata, CIMB Niagamelipat gandakan nilai poin selama acara berlangsung. Biasanya Rp 10 per poin selama akhir pekan ini naik menjadi 50 kali lipat atau Rp 500 per poin.

Sehingga, bila nasabah bank memiliki poin senilai 70.000 atau senilai Rp 35 juta, sudah bisa membayar uang muka rumah dengan pembayaran kedepannya secara KPR. Atau dengan poin 50.000 atau setara Rp 25 juta, untuk pembayaran uang muka mobil.

Sisanya, poin senilai 24.000 atau Rp 12 juta, untuk membeli gadget baru.

“Jadi penawaran kita disesuaikan dengan perolehan poin yang dimiliki, termasuk penukaran poin untuk ongkos perjalanan liburan ke luar negeri,” kata Tigor.

Namun, untuk transaksi code QR saja yang bisa melayani semua transaksi di pameran atau diluar penukaran poin, Tigor memprediksi pencapaian di angka Rp 50 miliar.

Sementara, menurut Budiman Tanjung selaku Head of Reatail Product CIMB Niaga, pihaknya menyediakan sekitar 1.700 gelang perhari untuk menukar poin tersebut. Dari ribuan ketersediaan gelang perharinya, peminat tiket perjalanan liburan yang paling banyak diminati.

“Dari 1.700 itu sekitar 3/4 nya didominasi oleh travel, itu tahun kemarin. Prediksi yang sama kami perkirakan di tahun ini,” katanya.

Dengan target pendapatan sekitar Rp 50 miliar, lalu disusul pengajuan KPR. Bila tahun lalu senilai Rp 500 miliar, tahun ini diprediksi naik sekitar 30 sampai 40 persen atau mencapai Rp 700 miliar. (Pramita Tristiawati)

2 dari 3 halaman

Antre Sejak Malam

Sebelumnya, ratusan orang mengantri panjang di gelaran CIMB Niaga Xtra Xpo di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (16/2/2019) yang digelar oleh PT Bank CIMB Niaga Tbk. Bahkan antrian sudah terlihat sejak malam hari sebelum acara.

Seperti yang dilakukan Arif, pria asal Jakarta Utara ini mengaku sudah dari jam 8 malam sudah berada di pelataran parkir depan ICE BSD. “Dari jam 8 malam saya sama teman-teman sudah di sini,” ujarnya.

Ternyata bukan hanya Arif, dia kaget saat sampai di lokasi sudah banyak orang atau nasabah CIMB Niaga lain yang juga sudah berada di lokasi. Namun, Arif mengaku saat tengah malam dia memilih untuk menginap di rumah saudaranya yang tak jauh dari lokasi. 


“Nah tadi habis solat subuh saya kembali ke sini, makin banyak antriannya. Ya sudah langsung ikutan antri,” katanya.

Dia pun membawa bekal sarapan dan minuman air mineral dari rumah. Antisipasi ketika sudah diperbolehkan masuk ke dalam area Expo tidak sempat makan atau minum.

Cerita lain diceritakan Alya Aulia, dia mengaku bersama sang suami sudah berada di lokasi sejak jam 3 subuh. “Rumah kami kan di Bogor, jadi mau enggak mau antri dari subuh lah,” ujarnya.

Dia mengaku mengincar pembelian mobil dengan pembayaran uang muka hanya menukarkan point extra yang sudah dikumpulkannya. “Iya ngincar mobil, lumayan enggak usah ngeluarin uang DP, mudah-mudahan dapat,” katanya.

CIMB Niaga Xtra Xpo ini digelar mulai hari ini sampai besok, 17 Februari 2019. Nasabah bank tersebut bisa menukarkan poinnya dengan berbagai program di dalam, seperti pembayaran DP rumah, DP mobil atau pembelian berbagai macam gadget terbaru.

3 dari 3 halaman

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini: